alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016424919/bakal-rame-jk-siap-beberkan-soal-century
Breaking News! 
[Bakal Rame] JK Siap Beberkan Soal Century
Jusuf Kalla menyatakan siap membeberkan kasus dana talangan Bank Century kepada Tim Pengawas DPR pada 19 September 2012.

"Ya kita katakan saja yang sebenarnya," katanya, kepada ANTARA di Beijing, Rabu (12/9) petang, usai mengunjungi pabrik alat-alat medis dan farmasi di Yantai, Propinsi Shandong, China.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pembengkakan dana penyelamatan Bank Century tidak dilaporkan kepadanya, yang saat itu bertindak sebagai ad interim Presiden yang tengah melawat keluar negeri.

Pengucuran dana penyelamatan Bank Century dilakukan dalam beberapa tahap. Rapat pada tanggal 21 November 2008 memutuskan penyelamatan dilakukan dengan penggelontoran Rp632 miliar.

Namun saat eksekusi pada 23 November 2008, dana yang dikucurkan membengkak hingga lebih dari Rp2 triliun dan terus berlanjut mencapai Rp6,7 triliun sampai pada Juli 2009.

Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus dana talangan Bank Century akan memanggil mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pada 19 September. Keduanya akan dipanggil pada hari yang sama, tetapi pada jam yang berbeda.

Abraham Samad dijadwalkan akan didengar keterangannya pada pukul 11.00-13.00 WIB. Selain itu, tim kecil dalam Timwas sedang membahas pemanggilan selanjutnya yang akan ditujukan kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Kombes Susno Duadji.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dalam pernyataannya di hadapan Timwas kasus dana talangan Bank Century menegaskan dirinya tak pernah menyebutkan bahwa dalam rapat pada Oktober 2008, yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dibahas mengenai pengucuran dana talangan Bank Century.

Tim pengawas (Timwas) Century sepakat memutar rekaman rapat terbatas membahas soal antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi dunia yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Oktober 2008 di Kantor Presiden, Jakarta. Hal tersebut ditujukan untuk menyinkronkan pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar pada Timwas Century.

"Karena Fraksi Golkar dan PDI-P meminta rekaman rapat diperdengarkan, maka berdasarkan hasil kesepakatan dari semua fraksi, termasuk dari Fraksi Demokrat, maka sidang menyetujuinya. Timwas sudah secara resmi meminta notulen rapat, baik secara tertulis maupun rekamannya, kepada pemerintah,"ujar Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Pramono menjelaskan, rekaman rapat penting untuk diperdengarkan karena keterangan Antasari yang ditayangkan salah satu stasiun televisi berbeda dengan penjelasan di hadapan Timwas Century.

Mengenai hasil rekaman tertulis tersebut, Antasari mengaku jika dirinya hanya mendapatkan salinan foto kopi dari Istana Kepresidenan.

Antasari berharap, rekaman tersebut diputar karena dirinya mengakui masih ragu atas transkrip rapat yang diberikan Istana Kepresidenan.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyangkal bahwa rapat terbatas di Kantor Presiden membahas soal dana talangan untuk Bank Century. Namun, Antasari tidak sepenuhnya yakin dengan pendapatnya sehingga rekaman suara juga harus diperdengarkan agar pendapatnya tersebut lebih kuat.

"Kalau memang Timwas bisa mendapatkan rekaman suara itu maka pernyataan saya akan jadi jawaban. Tapi yang pasti apa yang saya sampaikan sekalipun saya dapat dari hasil fotocopy, semula saya harapkan benar-benar demikian dan asli," tambahnya.

http://www.suarapembaruan.com/politi...-century/24553

semoga akan terkuat dengan segera pelakunya
mudah2an bener2 terkuat deh..jgn nti tiba2 ilang bgtu ajahemoticon-Cape d... (S)
sepi om, JK ga populer gan. kalah ama FPI
rakyat udah males sama ni kasus, ketawan banget diulur2, bukannya di selesaikan, malah dijadikan parpol buat transaksi politik emoticon-Najis
walau ada bukti baru atau apalah kasus ini bakal jalan di tempat
ingat pesan jin: kasus korupsi...........hilang! emoticon-Big Grin
JK kebanyakan commentar nih! Mending JK dukung ane aja, biar ane bisa menang lagi puteran kedua lawan si Jokaaoww emoticon-Angkat Beer
gue pengen liat berani gak JK buka2an soal century ini...

yang udeh2 semua pada ngeles.....
dah pulang toh pak jk?

rame sih pasti, tapi kalau dah ngomong dan blak blak an, gak kayak antasari
jk masih di china kok berani mo buka bukaan bang sentury? ntar ngga bisa balik sebelum 19 sept loh pak, pesawat delay lah.... ini lah itu lah........ emoticon-Embarrassment


ati2 kl makan minum yah pak, jangan mau kl di kasih makan minum ama orang yg blm di kenal emoticon-Hammer
Mantap Kayaknya Indonesia Bener" Mulai adanya perubahan besar"an

Mulai dari DKI 1 - Pak JK mau beberin Century Mantappppppppp

emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By xpoll
jk masih di china kok berani mo buka bukaan bang sentury? ntar ngga bisa balik sebelum 19 sept loh pak, pesawat delay lah.... ini lah itu lah........ emoticon-Embarrassment


ati2 kl makan minum yah pak, jangan mau kl di kasih makan minum ama orang yg blm di kenal emoticon-Hammer


ngakaks, bakrie sakit aja golkar cuek.... ayo pak jk cepet pulang
boedhi sampoerna udah ga bisa ngomong lagi emoticon-Big Grin
padahal karena dia duit 6T keluar dari apbn

dan si ibas dapat ruangan mewah di sampoerna strategic square, apakah kebetulan?
saya tunggu pak JK

*presiden pilihan ane di pemilu kmrn emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By keciput
Jusuf Kalla menyatakan siap membeberkan kasus dana talangan Bank Century kepada Tim Pengawas DPR pada 19 September 2012.

"Ya kita katakan saja yang sebenarnya," katanya, kepada ANTARA di Beijing, Rabu (12/9) petang, usai mengunjungi pabrik alat-alat medis dan farmasi di Yantai, Propinsi Shandong, China.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pembengkakan dana penyelamatan Bank Century tidak dilaporkan kepadanya, yang saat itu bertindak sebagai ad interim Presiden yang tengah melawat keluar negeri.

Pengucuran dana penyelamatan Bank Century dilakukan dalam beberapa tahap. Rapat pada tanggal 21 November 2008 memutuskan penyelamatan dilakukan dengan penggelontoran Rp632 miliar.

Namun saat eksekusi pada 23 November 2008, dana yang dikucurkan membengkak hingga lebih dari Rp2 triliun dan terus berlanjut mencapai Rp6,7 triliun sampai pada Juli 2009.

Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus dana talangan Bank Century akan memanggil mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pada 19 September. Keduanya akan dipanggil pada hari yang sama, tetapi pada jam yang berbeda.

Abraham Samad dijadwalkan akan didengar keterangannya pada pukul 11.00-13.00 WIB. Selain itu, tim kecil dalam Timwas sedang membahas pemanggilan selanjutnya yang akan ditujukan kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Kombes Susno Duadji.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dalam pernyataannya di hadapan Timwas kasus dana talangan Bank Century menegaskan dirinya tak pernah menyebutkan bahwa dalam rapat pada Oktober 2008, yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dibahas mengenai pengucuran dana talangan Bank Century.

Tim pengawas (Timwas) Century sepakat memutar rekaman rapat terbatas membahas soal antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi dunia yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Oktober 2008 di Kantor Presiden, Jakarta. Hal tersebut ditujukan untuk menyinkronkan pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar pada Timwas Century.

"Karena Fraksi Golkar dan PDI-P meminta rekaman rapat diperdengarkan, maka berdasarkan hasil kesepakatan dari semua fraksi, termasuk dari Fraksi Demokrat, maka sidang menyetujuinya. Timwas sudah secara resmi meminta notulen rapat, baik secara tertulis maupun rekamannya, kepada pemerintah,"ujar Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Pramono menjelaskan, rekaman rapat penting untuk diperdengarkan karena keterangan Antasari yang ditayangkan salah satu stasiun televisi berbeda dengan penjelasan di hadapan Timwas Century.

Mengenai hasil rekaman tertulis tersebut, Antasari mengaku jika dirinya hanya mendapatkan salinan foto kopi dari Istana Kepresidenan.

Antasari berharap, rekaman tersebut diputar karena dirinya mengakui masih ragu atas transkrip rapat yang diberikan Istana Kepresidenan.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyangkal bahwa rapat terbatas di Kantor Presiden membahas soal dana talangan untuk Bank Century. Namun, Antasari tidak sepenuhnya yakin dengan pendapatnya sehingga rekaman suara juga harus diperdengarkan agar pendapatnya tersebut lebih kuat.

"Kalau memang Timwas bisa mendapatkan rekaman suara itu maka pernyataan saya akan jadi jawaban. Tapi yang pasti apa yang saya sampaikan sekalipun saya dapat dari hasil fotocopy, semula saya harapkan benar-benar demikian dan asli," tambahnya.

http://www.suarapembaruan.com/politi...-century/24553


Sepertinya Indonesia Mulai Revolusi Ini Mantap...

Mulai DKI 1 sampai Pak JK juga udah mulai Bersuara

Moga" Pemerintahan Indonesia Mulai Berubah Menjadi baik Setelah ini Menjadi Pemerintahan yang mencintai rakyatnya Bukan Uangnya

Menjadi Pemerintah yang bener" mengayomi dan mensejahterakan rakyat

Amin..... Rindu saya untuk indonesia yang lebih baik dan manusiawi

emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S) emoticon-I Love Indonesia (S)
paling2 juga akal2an media,dari dulu teriak2 century gak ada hasil.

lagipula century ini bukan korupsi,hanya kebijakan...kayaknya gak ada masalah...hanya orang2 politik saja membesar2kan.
Quote:Original Posted By sarymin
paling2 juga akal2an media,dari dulu teriak2 century gak ada hasil.

lagipula century ini bukan korupsi,hanya kebijakan...kayaknya gak ada masalah...hanya orang2 politik saja membesar2kan.


ok lah kebijakan.......

kl dari kebijakan tadi ternyata di temukan unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain gimana?

korupsi kan ngga harus memperkaya diri sendiri, tapi bisa juga memperkaya orang lain..........


apalagi ada yg berusaha cuci tangan dengan bilang ngga tau menahulah sedang di luar negrilah emoticon-Embarrassment


kl kebijakannya wajar dan benar, ngapain pake ngumpet2?
ditunggu pak kabar selanjutnya,,yang lebihy heboh tentunya... emoticon-Blue Guy Smile (S)

ayo bongkar kasus senturi,,mumpun orang2 yang terlibat masih ada..
Quote:Original Posted By renjanarose
ok lah kebijakan.......

kl dari kebijakan tadi ternyata di temukan unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain gimana?

korupsi kan ngga harus memperkaya diri sendiri, tapi bisa juga memperkaya orang lain..........


apalagi ada yg berusaha cuci tangan dengan bilang ngga tau menahulah sedang di luar negrilah emoticon-Embarrassment


kl kebijakannya wajar dan benar, ngapain pake ngumpet2?


buktinya sampe sekarang gak nemu2 tuh...mana yg bersalah dikasus century.
kasus uda basi.. kok baru mo buka2an? emoticon-Bingung (S)
Quote:Original Posted By keciput
Jusuf Kalla menyatakan siap membeberkan kasus dana talangan Bank Century kepada Tim Pengawas DPR pada 19 September 2012.

"Ya kita katakan saja yang sebenarnya," katanya, kepada ANTARA di Beijing, Rabu (12/9) petang, usai mengunjungi pabrik alat-alat medis dan farmasi di Yantai, Propinsi Shandong, China.

Sebelumnya, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pembengkakan dana penyelamatan Bank Century tidak dilaporkan kepadanya, yang saat itu bertindak sebagai ad interim Presiden yang tengah melawat keluar negeri.

Pengucuran dana penyelamatan Bank Century dilakukan dalam beberapa tahap. Rapat pada tanggal 21 November 2008 memutuskan penyelamatan dilakukan dengan penggelontoran Rp632 miliar.

Namun saat eksekusi pada 23 November 2008, dana yang dikucurkan membengkak hingga lebih dari Rp2 triliun dan terus berlanjut mencapai Rp6,7 triliun sampai pada Juli 2009.

Tim Pengawas (Timwas) DPR untuk kasus dana talangan Bank Century akan memanggil mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad pada 19 September. Keduanya akan dipanggil pada hari yang sama, tetapi pada jam yang berbeda.

Abraham Samad dijadwalkan akan didengar keterangannya pada pukul 11.00-13.00 WIB. Selain itu, tim kecil dalam Timwas sedang membahas pemanggilan selanjutnya yang akan ditujukan kepada mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Kombes Susno Duadji.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar dalam pernyataannya di hadapan Timwas kasus dana talangan Bank Century menegaskan dirinya tak pernah menyebutkan bahwa dalam rapat pada Oktober 2008, yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dibahas mengenai pengucuran dana talangan Bank Century.

Tim pengawas (Timwas) Century sepakat memutar rekaman rapat terbatas membahas soal antisipasi menghadapi dampak krisis ekonomi dunia yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 Oktober 2008 di Kantor Presiden, Jakarta. Hal tersebut ditujukan untuk menyinkronkan pernyataan mantan Ketua KPK Antasari Azhar pada Timwas Century.

"Karena Fraksi Golkar dan PDI-P meminta rekaman rapat diperdengarkan, maka berdasarkan hasil kesepakatan dari semua fraksi, termasuk dari Fraksi Demokrat, maka sidang menyetujuinya. Timwas sudah secara resmi meminta notulen rapat, baik secara tertulis maupun rekamannya, kepada pemerintah,"ujar Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Pramono menjelaskan, rekaman rapat penting untuk diperdengarkan karena keterangan Antasari yang ditayangkan salah satu stasiun televisi berbeda dengan penjelasan di hadapan Timwas Century.

Mengenai hasil rekaman tertulis tersebut, Antasari mengaku jika dirinya hanya mendapatkan salinan foto kopi dari Istana Kepresidenan.

Antasari berharap, rekaman tersebut diputar karena dirinya mengakui masih ragu atas transkrip rapat yang diberikan Istana Kepresidenan.

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyangkal bahwa rapat terbatas di Kantor Presiden membahas soal dana talangan untuk Bank Century. Namun, Antasari tidak sepenuhnya yakin dengan pendapatnya sehingga rekaman suara juga harus diperdengarkan agar pendapatnya tersebut lebih kuat.

"Kalau memang Timwas bisa mendapatkan rekaman suara itu maka pernyataan saya akan jadi jawaban. Tapi yang pasti apa yang saya sampaikan sekalipun saya dapat dari hasil fotocopy, semula saya harapkan benar-benar demikian dan asli," tambahnya.

http://www.suarapembaruan.com/politi...-century/24553

semoga akan terkuat dengan segera pelakunya


Kalo pak JK sebagai ad interin dtidak dilapori, apanya yang mau diberberin. Media punya selera. emoticon-Big Grin