alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016415497/ngeri2-sedapperakit-bom-pipa-beji-depok-teridentifikasi-sebagai-rizal
[Ngeri2 Sedap]Perakit Bom Tambora Menyerah
Ilustrasi Sang Tero diperagakan oleh model
[Ngeri2 Sedap]Perakit bom pipa beji depok teridentifikasi sebagai Rizal

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - M Thoriq, perakit bom di Tambora, Jakarta, semula dicurigai sebagai Mr X yang terluka parah di lokasi ledakan kantor Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara, Beji, Depok. Bapak satu anak itu kabur dari rumahnya, Gg Melati VII, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat, setelah terjadi ledakan, Rabu (5/9/2012) lalu.

Dugaan Mr X itu adalah Thoriq, lantaran ada kesamaan profil bom rakitan dan material yang ditemukan di Tambora dan Beji, Depok.
Namun dugaan itu terbantahkan, dan mengarah mengarah kepda Yusuf Rizaldi, pengontrak rumah di Jl Nusantara Raya 63, Beji, Depok, karena profil dan urutan kejadian terkait Rizal cocok dengan peristiwa ledakan di Depok, Sabtu malam.

Apalagi Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab, Minggu (9/9/2012) malam menyatakan M Thoriq menyerahkan diri kepada polisi. Namun Kapolda tidak menyebutkan lokasi Thoriq menyerahkan diri. Ia hanya mengatakan pria penjual pulsa elektrik itu bakal menjalani pemeriksaan awal di Polda Metro Jaya.
Kini, petugas kepolisian sedang berusaha memastikan, Mr X adalah Rizal. Laki-laki itu diduga sedang meracik bom pipa di rumah Bom Depok. Caranya, melakukan tes DNA terhadap dua anak kembar pasangan Rizal-Siti Nafsah, Thoriq (2,5) dan Taufik (2,5). Dua Balita itu, kemarin siang terlihat dibawa ibunya ke RS Polri dr Soekanto untuk diambil sampel DNA.
Siti Nafsah tiba di RS Polri sekitar pukul 13.50, ditemani sejumlah perempuan. Istri Rizal bersama dua anak laki-laki kembarnya langsung masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), tanpa bersedia memberi keterangan kepada wartawan.

Sebelumnya, Nafsah harus menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, setelah pada sekitar pukul 01.00 dibawa anggota Densus 88 bersamaan penggerebekan rumahnya, di Jl Petojo Binatu V/18, RT, 9/RW 8, Kelurahan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta.
"Saya sendiri yang menemai Siti Nafsah dan dua anaknya ke Polda Metro Jaya," kata Abdul Gani, Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan Petojo.
Dini hari itu, sejumlah petugas juga membawa sebuah kardus mi instan yang berisi CD (compact disc), dan sejumlah buku-buku bertuliskan jihad yang diambil dari dalam rumah Rizal. "Polisi menggeledah rumah, kira-kira sekitar 30 menit," kata Gani.
Penggeledahan dini hari itu dilanjutkan pada sekitar pukul 15.00 kemarin. Tim Gegana dan INAFIS (Indonesia Automatic Fingger Print Identification System) datang memeriksa kediaman Rizal. Rumah itu kemudian diberi garis polisi (police line).

Istri Menangis

Siti Hafsah sudah lama tinggal di kawasan itu, bersama kedua orang saudaranya, yakni Siti Fatimah dan Muhamad Toha. Namun kedua saudaranya itu telah menikah dan meninggalkan rumah itu. Sedang orangtuanya telah meninggal.

Indah (44), tetangga samping rumah keluarga Rizal, mengungkapkan, perkenalan Hafsah dan Rizal berlangsung sekitar 2004 lalu. Saat itu Hafsah masih berprofesi sebagai guru mengaji privat. Setiap mengajar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ia selalu menunggu bus di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.
Di tempat itu ia mengenal Rizal, seorang pedagang buku agama di Harmoni. Pernikahan mereka dilangsungkan di tahun yang sama, resepsi digelar di kawasan Petojo. Namun mulai dari lamaran hingga resepsi pernikahan, orangtua kandung Rizal tidak pernah muncul. Yang pernah kelihatan hanya orangtua angkatnya, warga Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Kehidupan keluarga tersebut mulai berubah setelah kelahiran anak kembar mereka, Thoriq dan Taufik. Perlahan, mereka mulai terbuka terhadap warga lain. Segala aktivitas Rizal diketahui, yaitu setiap pukul 06.00-08.00 pergi berdagang bubur di kawasan Tanah Sereal, Tambora, menggunakan sepeda motor.
Siang hari, jika ada pasien, Rizal siap mempraktikan ilmu pengobatan alternatif, mulai dari bekam hingga rukyah. Pada malam hari, Rizal berbelanja buah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mengenai tamu yang pernah bertandang ke rumah Rizal, Indah mengungkapkan sejumlah pria pernah datang bertamu.
Para tamu di antaranya pria berjanggut cukup panjang. "Kalau ada tamu, pasti diterima di ruangan depan. Warga pasti tahu, karena ruang tamu itu kelihatan dari rumah," ujar Indah.

Terakhir kali, Indah bertemu Rizal pada Jumat (7/9) saat keluar dari kawasan itu mengendarai sepeda motor. "Saat itu ia mengendarai sepeda motor bebek Honda Grand, membawa tas ransel terisi penuh, serta termos nasi yang kerap digunakan Rizal untuk berjualan bubur bayi. Ia mengaku hendak pergi ke Medan," katanya.
Siangnya, saat bertemu Nafsah, ia melihat ada yang aneh pada perilaku tetangganya itu. Saat itu, Nafsah menangis tersedu-sedu ketika bertemu dengannya. "Saya sempat meledek. Saya bilang, Siti Nafsah sekarang jadi single parent (orangtua tunggal) dong. Eh terus dia makin menangis, saya jadi bingung," kata Indah.
Siangnya, Indah mengaku kembali bertemu Hafsah di depan kediamannya. Kebetulan saat itu ibu-ibu di wilayah tersebut sedang berkumpul. Bermaksud hanya bercanda, ia kemudian mengumumkan kepada para tetangga bahwa saat itu Hafsah menjadi orangtua tunggal. "Dia (Siti Hafsah) malah nangis lagi, tentu saja saya makin bingung," ujar Indah.

Sudah melapor RT

Ketua RT 004, RW 013, Kelurahan Beji, Depok, Arifin, membenarkan orang bernama Yusuf Rizaldi sebagai penyewa bangunan yang diipasang spanduk Yayasan Yatim Piatu Pondok Bidara. "Saya tidak tahu apakah yang luka parah itu Yusuf atau bukan," kata Arifin ketika ditemui di Polres Depok, Minggu.
Arifin bersama istrinya terpaksa harus menginap di Polres Depok untuk dimintai keterangan terkait aktivitas Yusuf selama ini. Dikatakan, sekitar 15 menit setelah ledakan, ia sempat melihat lokasi. Kemudian ia dibawa ke kantor polisi. "Jadi saya tidak tahu siapa yang terluka parah," katanya.
Arifin menambahkan, Yusuf mempunyai tinggi badan sekitar 168 cm dan berat kurang lebih 60 kilogram dan rambut lurus. "Dia memelihara jenggot sedikit. Orangnya ramah dan santun," ujarnya.

Arifin menjelaskan, Yusuf telah melakukan aktivitas di lokasi leadakan sejak awal puasa, namun baru awal Agustus 2012 datang melapor kepada RT setempat. Saat melapor ia menyebut rumah kontrakannya akan dijadikan kantor pengelola yatim piatu.
"Di sini hanya kantor, sedangkan anak yatim piatunya ada di Tangerang," kata Arifin menirukan penjelasan Yusuf.
Lokasi yang disewa berada di pinggir jalan, di depannya terdapat tiang listrik SUTET bertegangan 70.000 volt, posko FBR Depok, dan warung rokok, sehingga terlihat tersembunyi. (tribunnews/rek/fer/zal)

sumber

ternyata pelaku nya Rizal toh emoticon-Cape d... (S) kenapa kok malah dikirain Thoriq ya

Semoga setelah terindentifikasi Rizal ini dapat membongkar calon2 pengantin lainnya. yang ane duga banyak anggota di Rizal ini yang berjibaku dikaskus juga
gilak si rizal laris bener sih jadi bahan trid ngeri2 sedap di BP... emoticon-Hammer

sekarang merambah ke terorisme juga rupanya. emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By ananda26
Lokasi yang disewa berada di pinggir jalan, di depannya terdapat tiang listrik SUTET bertegangan 70.000 volt, posko FBR Depok, dan warung rokok, sehingga terlihat tersembunyi. (tribunnews/rek/fer/zal)

salah satu target adalah KOMUNITAS BUDHA


udah keliatan kadar IQ bomber ini lah yang di rohingya itu kasus nya ama junta militer myanmar kok malah komunitas Buddhist yang ada di Indonesia dijadiin target balas dendam
Quote:Original Posted By ananda26
Lokasi yang disewa berada di pinggir jalan, di depannya terdapat tiang listrik SUTET bertegangan 70.000 volt, posko FBR Depok, dan warung rokok, sehingga terlihat tersembunyi. (tribunnews/rek/fer/zal)

salah satu target adalah KOMUNITAS BUDHA



Jangan2 dihubung2kan dan dicocok2an dengan kasus di Myanmar... emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By KimaxKaw
Jangan2 ada hubungannya dengan kasus di Myanmar... emoticon-Bingung


emang ada kok kasus nya ama yang di myanmar udah ada berita nya. jadi ini bomber mo balas dendam

.......................
Ada empat lokasi yang rencananya Toriq akan menjadi "pengantin" yakni di lokasi Mako Brimob, Pos Polisi Salemba, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Komunitas Budha terkait isu muslim Rohingya, katanya. "Bahan pembuat bom rakitan tersebut dibawa Toriq bersama rekan-rekannya ke rumahnya," kata Boy.

selengkap nya di http://www.republika.co.id/berita/na...asi-dari-toriq
Wee salah praduga berarti untung cepat selesai kalau g ketahuan bisa ksaihan yang korban salah duganya
Quote:Original Posted By 541245008
Wee salah praduga berarti untung cepat selesai kalau g ketahuan bisa ksaihan yang korban salah duganya


kagak kasihan jg gan. dua2nya pengantin bom kok. si Thoriq nya insaf n mengakui perbuatan dan menyerahkan diri. sementara si rizal terluka berat karena bom nya malah meledak sebelum sempat di bawa.

malah kalo tidak teridentifikasi malahan thoriq asli bisa kabur karena dikirain sudah mati.
Perasaan si Max demen banget ama yang namanya Rizal..... emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By ananda26
dari semua lokasi ledakan bom akibat ulah teroris (katanya), biasanya dipasang hanya "police line",
tapi di beji depok ini sangat spesial.....lokasinya ditutup pada pagar depan secara keseluruhan dengan spanduk sehingga tidak bs dilihat sm sekali


terkait ama yang ente bilang bakalan ada politisi yang bakalan di tangkap?
salah pelaku lagi ga nech...

kemarin2 beritanya salah alamat. emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By ananda26
semoga...
tp waktu itu kan sy sudah bilang di lounge BP, cuman terlintas aja n langsung curhat disana,

tp sayangnya fakta/buktinya blm cukup kuat secara hukum, mudah2an kasus "kecelakaan" bom beji depok, semakin terbuka ada apa sbnarnya


ada kaitan nya dengan partai kanan kah?
Quote:Original Posted By ananda26
gak ada, cuman seseorang yg berambisi jadi RI 1


filling saya kasi lewat pm ajaaa yaaa emoticon-Cek PM emoticon-Cek PM


[Ngeri2 Sedap]Perakit bom pipa beji depok teridentifikasi sebagai Rizal
wahh ini nama Rizal emank identik banget sama kriminal emoticon-Busa:

ga tero la, ngerampok la, memperkosa la.. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By batu.merah
salah pelaku lagi ga nech...

kemarin2 beritanya salah alamat. emoticon-Big Grin


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

yg salahh alamat kemarenn keknya udahh kena penjara omm emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
gak lama lagi pasti ada yang kasih komeng kalo teror bom ituu rekayasa pihak2x tertentu buat dapetin dana emoticon-Cape d... (S)

yang komeng kaya gitu, gw sumpahin anaknya jadi pengantin bomber atau keluarganya kena bom
Quote:Original Posted By LexLuthor.
gak lama lagi pasti ada yang kasih komeng kalo teror bom ituu rekayasa pihak2x tertentu buat dapetin dana emoticon-Cape d... (S)

yang komeng kaya gitu, gw sumpahin anaknya jadi pengantin bomber atau keluarganya kena bom


ya biasalah hidup mereka kan penuh konspirasi jadi ya dikit2 di hubung2kan dengan yang kehidupan nyata. emoticon-Cape d... (S)emoticon-Cape d... (S)

padahal udah jelas pelaku nya bahkan udah menyerahkan diri. kalo terorist insyaf dan menyerahkan diri di bilang itu konspirasi. tapi kalo terorist berhasil bunuh diri dan menyeret banyak nyawa tidak berdosa ikut tewas bersama tindakan nya baru di anggap pahlawan.

kek ABB, Bom Bali CS, Osama baru di anggap pahlawan ma ini tero2 munafik.
belum dibredel juga nih tret emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By kabei
belum dibredel juga nih tret emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
emoticon-Ngakak


giman sih
pan elu mod nya
cepetan bredel, kalo kagak gw bilangin rizal nih emoticon-Mad:
emoticon-Ngacir
Ilustrasi TS dan inisial R mengingatkan ane ama sesorang nih....emoticon-Big Grin

btw mampoes aja loe teroris semua!!!emoticon-Mad:
Rizal lagi?! haduh, bener-bener artis BP dah Rizal, banyak ceritanya. dari tewas sampai ngerakit bom. emoticon-Berduka (S)