alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016411340/ical-cuma-tertawa-bisnisnya-gonjang-ganjing-yang-bilang-ical-bukan-capres-zalim
Ical Cuma Tertawa Bisnisnya Gonjang-ganjing. Yang Bilang Ical Bukan Capres, Zalim!
Ical Cuma Tertawa Bisnisnya Gonjang-ganjing. Yang Bilang Ical Bukan Capres, Zalim!


''Yang Bilang Ical Bukan Capres Golkar, Zalim''
Rabu, 12 September 2012 | 05:03 WIB

TEMPO.CO , Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Markham mengatakan keputusan Aburizal Bakrie sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2014 dari Partai Golkar sudah final. "Siapa saja yang megatakan pencalonan presiden Aburizal Ical akan dievaluasi berarti sedang melakukan penzaliman," kata Idrus di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa 11 September 2012.

Menurut dia, keputusan Aburizal sebagai Calon Presiden dari partai berlambang beringin itu sudah final berdasarkan Rapat Pimpinan Nasional. Pernyataan Idrus ini disampaikan untuk menanggapi sejumlah kader Partai Golkar yang mengatakan pencalonan presiden Aburizal Bakrie masih mungkin dievaluasi.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nudirman Munir mengatakan pengevaluasian bisa dilakukan jika sampai Oktober 2013 elektabilitas Aburizal tak juga menunjukan peningkatan signifikan. Isu evaluasi juga berhembus setelah sejumlah perusahaan Bakrie Grup mengalami keruntuhan. Ditengah pencalonan Ical, sejumlah perusahaan miliknya menanggung utang mencapai trilunan rupiah. Dengan kondisi keuangan yang minus seperti ini, langkah Aburizal memoles citranya diperkirakan akan sangat sulit.

Idrus menambahkan Golkar tak akan mengevaluasi pencalonan Aburizal apapun yang terjadi. Suara sumbang yang ditujukan kepada Aburizal Bakrie, menurut dia adalah bagian dari skenario untuk mendzalimi Ical, sapaan Aburizal. "Siapa yang memberi waktu? Saya ini Sekretaris Jenderal partai. Saya ketua steering committe kemarin. Semua sudah bulat," ujarnya. "Itul bagian dari skenario pendzaliman. Orang-orang yang melakukan pendzaliman itu nanti Bang Ical yang mendapatkan barokah."

Soal pendanaan, Idrus mengatakan Golkar akan menanggung beban pendanaan pencalonan presiden Aburizal. Dia mengatakan, selama ini seluruh kader Golkar sudah memberikan kontribusi untuk menjalankan roda partai dengan bentuk iuran, sumbangan dan sebagainya. Golkar memang pernah meminta seluruh anggota DPR membeli tas dengan gambar Ical seharga Rp 10 juta. Idrus pun tak membantah strategi seperti ini akan kembali dilakukan oleh Golkar. "Tidak ada yang salah dengan itu," katanya.
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...s-Golkar-Zalim


Terganjal Bisnis, Peluang Menipis?
Selasa, 11 September 2012 20:13

Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Zainal Bintang mendesak Golkar mengevaluasi pencalonan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai calon presiden. PIMPINAN organisasi sayap Golkar ini menilai peluang Ical terus merosot seiring krisis yang menimpa konglomerasi perusahaannya. “Golkar tidak boleh tersandera krisis kerajaan bisnis Aburizal,” kata Zainal ketika dihubungi, Minggu (9/9).

Zainal meminta seluruh pengurus partai di daerah dan pusat untuk berpikir rasional dalam rangka memenangkan pemilu dan Pemilihan Presiden 2014. Jadi, perlu dipikirkan calon alternatif. “Apakah Golkar sebagai partai kader tunduk pada nasib Aburizal?” tukasnya. Menurut Zainal, kesempatan untuk mengevaluasi –dan bilamana perlu, mengubah—keputusan Golkar untuk mencalonkan Ical sebagai presiden, akan datang pada momen Rapat Pimpinan Nasional Golkar, Oktober depan.

Dalam Rapimnas itu, Zainal berharap, Aburizal Bakrie memberi jalan pada kader Golkar lain untuk maju menjadi calon presiden dari partai itu. “Capres Golkar harus dipilih lewat konvensi partai, dan diyakinkan dengan hasil survei,” kata Zainal. Zainal juga menambahkan, hasil survei pun harus benar-benar mencerminkan keinginan rakyat di akar rumput. Jika dipilih lewat konvensi, kata dia, otomatis siapapun yang terpilih akan didukung penuh semua elemen Golkar.

Politikus senior ini juga memerkirakan melemahnya saham-saham perusahan Bakrie & Brothers (BNBR) dan utang beberapa anak usahanya akan mengganggu pencalonan Ical. “Anjloknya kerajaan bisnis Bakrie tentu dan pasti berpengaruh terhadap perjuangan Ical. Saat ini Ical lagi menaikkan pamor dan elektabilitasnya tapi terganjal kerajaan bisnisnya yang anjlok,” ucapnya.

Dia melihat selama ini Ical meningkatkan tingkat elektabilitas mengandalkan fulus. Berbeda dengan tokoh seperti Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla. “Kerajaan bisnis Ical sedang merosot, terlilit utang. Ibaratnya terkena tsunami, ya otomatis mengganggu pencapresan,” imbuhnya. Zainal Bintang dikenal sejak awal kritis pada kepemimpinan Ical di Golkar. Dia dikenal pendukung Jusuf Kalla.

Apa yang dipaparkan Zainal soal bisnis Ical bisa jadi benar. Akhir-akhir ini mesin uang Bakrie mulai mengkerut. Buktinya saham-saham perusahaan Bakrie & Brothers (BNBR) dan beberapa anak usahanya melemah di lantai bursa. Beberapa perusahaan yang berada di bawah BNBR antara lain Bumi Resources (35 persen), Bakrie Sumatera Plantations (54,59 persen), Bakrie Telecom (52,6 persen), Energi Mega Persada (40 persen), Bakrieland Development (40 persen), Bakrie Metal Industries (99,9 persen), dan Bakrie Indo Infrastructure (99,9 persen).

Sebagian besar penurunan disebabkan beban utang perseroan. Bahkan, analisis mengatakan bukan tidak mungkin Bumi Resources akan bangkrut. “Pemegang saham mulai tidak mood membeli saham-saham perusahaan grup Bakrie. Salah satunya akibat beban utang,” ujar analis pasar saham Indosurya Asset Management, Reza Priyambada.

Tak hanya BUMI, Bakrie Telecom (BTEL) pun mencatatkan kerugian akibat utang. BTEL pada semester pertama lalu mencatatkan kerugian Rp287 miliar atau naik 150 persen dari periode sama tahun lalu. Namun merosotnya kinerja bisnis Grup Bakrie tak membuat Golkar ciut untuk tetap menggadang Ical. Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, harus ada pemisahan antara perusahaan dan sistem organisasi partai. “Pak Ical hanya ketawa-ketawa saja karena tahu itu tidak mungkin. Pak Ical nggak kesal. Dia adalah pemimpin yg memiliki keyakinan politik yang pasti,” kata Idrus kepada wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (11/9).

Dia juga meminta pemisahan antara kondisi perusahaan Bakrie dengan pencalonan Ical sebagai capres.
Berikut daftar utang Grup Bakrie dengan jatuh tempo tahun 2012 bersama afiliasinya.

1. Bakrie & Brothers mencapai Rp 5,4 triliun
2. Bumi Resources Rp 6,38 triliun
3. Bakrieland Development Rp 17,707 triliun
4. Energi Mega Persada Rp 11,215 triliun
5 Bakrie Sumatera Plantations Rp 9,644 triliun
6. Bakrie Telecom Rp 7,844 triliun
7. Bumi Resources Minerals Rp 3,338 triliun
8. Berau Coal Energy Rp 1,535 triliun
9. Visi Media Asia Rp 822,276 miliar
10. Darma Henwa Rp 406,165 miliar
http://monitorindonesia.com/nasional...g-menipis.html


Ical cuma tertawa bisnisnya gonjang-ganjing
Selasa, 11 September 2012 16:06:22

Mengkerutnya beberapa kerajaan bisnis Bakrie tak membuat Partai Golkar ciut untuk tetap menggadang Aburizal Bakrie sebagai capres 2014. Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, harus ada pemisahan antara perusahaan dan sistem organisasi partai. Menurut Idrus, tak akan ada evaluasi tentang pencapresan Ical pada Rapimnas Golkar Oktober mendatang. "Pak Ical hanya ketawa-ketawa saja. Karena tahu bahwa itu tidak mungkin. Pak Ical enggak kesal. Dia adalah pemimpin yg memiliki keyakinan politik yang pasti," kata Idrus kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/9).

Idrus meminta agar membedakan antara perusahaan Bakrie dengan pencalonan Ical sebagai capres 2014. "Seakan-akan semua langkah Pak Ical jadi satu kesatuan. Yang namanya usaha ya usaha, politik ya politik," tegas Idrus. Ia menceritakan, mendengar hal ini, Aburizal Bakrie atau Ical hanya ketawa-ketiwi. Menurutnya, ical adalah seorang tokoh yang memiliki keyakinan. Selain itu, menurut Idrus, dengan menurunnya Grup Bakrie tak berpengaruh terhadap pencapresan Ical 2014. "Kalau cara-cara kita merespons seperti ini, kapan negeri ini mau maju. Gak berpengaruh dan menghambat kerja politik kita," tandas Idrus.

Diketahui, melalui perusahaan Bakrie & Brothers, Bakrie mengumpulkan pundi-pundi emasnya. Namun, akhir-akhir ini mesin uang Bakrie mulai mengkerut. Hal tersebut ditunjukkan dengan melemahnya saham-saham perusahaan Bakrie & Brothers (BNBR) dan beberapa anak usahanya.
http://www.merdeka.com/politik/ical-...g-ganjing.html

---------------

Mari semua rakyat Indonesia mendukung dan mensukseskan pencalonan bapak Abu Riza Bakrie atau pak Ical menjadi Calon Presiden dari Partai GOLKAR di tahun 2014 kelak. Kalau beliau berhasil terpilih, maka gonjang-ganjing bisnis beliau dan utang-utangnya itu, otomatis akan terselesaikan dengan mudah. Ingatlah bagaimana beliau dengan bijaknya bisa menyelesaikan kasus lumpur LAPINDO dengan semua pihak tidak dirugikan.
Ical Cuma Tertawa Bisnisnya Gonjang-ganjing. Yang Bilang Ical Bukan Capres, Zalim!

Ical: Saya Pernah Lebih Miskin dari Pengemis

Selama ini banyak orang bertanya kepada saya bagaimana rahasianya menjadi pengusaha yang sukses. Mereka berharap saya bersedia membagi pengalaman dan kiat-kiat berusaha supaya sukses. Bagi saya, membagi pengalaman kepada orang lain menyenangkan, apalagi bila pengalaman saya tersebut bermanfaat.

Senin 5 April lalu, saya diundang oleh Universitas Islam As Syafiiyah, Jakarta, untuk membagi pengalaman. Dalam acara bertajuk “Studium Generale Kewirausahaan” itu saya diminta memberikan ceramah mengenai kewirausahaan dan kiat sukses berbisnis.

Kepada para mahasiswa saya katakan untuk sukses berbisnis kita tidak bisa hanya belajar di bangku kuliah saja. Bangku kuliah hanya mengajarkan dasar dan teori. Sisanya kita belajar kepada mereka yang telah berhasil. Orang itu tidak harus S3 untuk menjadi pengusaha. Bisa jadi hanya S1 seperti saya, bahkan ada yang tidak memiliki ijasah.

Apa langkah pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha dan menggapai kesuksesan? Jawabannya adalah mimpi. Kita harus berani bermimpi menjadi orang yang sukses. Sejarah juga membuktikan banyak temuan hebat dan orang sukses dimulai dari sebuah mimpi. Kalau anda bermimpi saja tidak berani, ngapain membuka usaha.

Tentu saja tidak hanya berhenti sekedar mimpi untuk mencapai sukses. Setelah mimpi anda bangun, lalu pikirkanlah mimpi anda. Berfikirlah yang besar. Seperti kata miliarder Amerika Donald Trump; if you think, think big. Pikir yang besar, pikir jadi presiden, jangan pikir yang kecil-kecil.

Setelah itu anda buat rencana, buat rincian, dan bentuk sebuah tabel. Terakhir, yang paling penting, segera jalankan rencana tersebut. Jika anda bertanya perlukah berdoa? saya katakan berdoa itu perlu. Tapi perencanaan juga perlu. Doa saja tanpa perencanaan saya rasa tidak akan berhasil.

Dulu waktu masih kuliah, saya biasa membuat perencanaan dan membagi waktu. Saya bangun sholat Subuh, lalu latihan karate, setelah itu tidur lagi sampai pukul 10. Baru pukul 11 belajar. Wakuncar atau waktu kunjung pacar juga diatur pukul 19.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Jika sudah pukul 22.00 WIB, meski lagi asyik harus pulang untuk istirahat. Intinya dengan perencanaan, masalah akan terselesaikan dengan baik. Sekarang juga begitu, saya bagi waktu untuk partai dan lainnya. Pukul sekian seminar, pukul sekian jadi pembicara, pukul sekian memutuskan calon di pilkada. Kadang 10 masalah bisa saya selesaikan sehari.

Keluhan paling sering dilontarkan orang yang tidak berani berusaha adalah tidak mempunyai modal atau dana. Banyak juga yang berkata saya bisa sukses karena ayah saya pengusaha. Itu salah besar. Saat memulai usaha saya tidak mempunyai uang. Saat akan membeli Kaltim Prima Coal (KPC) saya juga tidak memiliki dana. Caranya saya datangi calon kontraktor dan tawarkan kerjasama yang menguntungkan dia, tapi saratnya dia pinjami saya dana. Saya juga mendatangi bank dan berkata demikian. Lalu dari uang yang dipinjamkan itu, saya membeli KPC dan sekarang menjadi perusahaan besar.

Jangan pernah bicara tidak punya dana. Uang datang jika ada ide besar atau ada proyek yang visible. Bill Gates juga tidak mempunyai uang, tapi dia mempunyai ide bagus. Dia tidak lulus kuliah, dia bukan anak orang kaya, tapi dari garasinya dia bisa membuat Microsoft jadi perusahaan besar.

Maka pikirkan ide yang bagus, lalu anda cari partner yang punya uang. Yakinkan dia dan berkerjasamalah dengan dia. Jika dalam kerjasama partner anda meminta keuntungan lebih besar, jangan persoalkan. Misal semua ide dari anda tapi anda hanya dapat 10%, itu tidak masalah. Sebab 10% itu masih untung dari pada anda tidak jadi bekerjasama dan hanya dapat nol %. Jangan lihat kantong orang, jangan lihat untung orang, lihat kantong kita ada penambahan atau tidak.

Setelah anda menjalani usaha, suatu saat anda pasti akan menghadapi masalah. Hadapi saja masalah itu, karena masalah adalah bagian dari hidup yang akan terus datang. Saya sendiri juga pernah menghadapi masalah saat krisis ekonomi 1997-1998. Saat itu keadaan perekonomian sulit, semua pengusaha dan perusahaan juga sulit.

Saat itu saya jatuh miskin. Bahkan saya jauh lebih miskin dari pengemis. Ini karena saya memiliki hutang yang sangat besar. Hutang saya saat itu sekitar USD 1 miliar. Di saat yang sulit ini biasanya sahabat-sahabat kita, rekan-rekan kita semua lari.

Karena itu di saat yang sulit ini, kita tidak boleh memperlihatkan kita sedang terpuruk. Jangan perlihatkan kita sedang gelap. Seperti yang diajarkan ayah saya Achmad Bakrie; jangan biarkan dirimu di tempat yang gelap, karena di tempat yang gelap bayangan pun akan meninggalkanmu. Maka saat susah itu saya tetap tegar dan tidak menunjukkan keterpurukan. Bahkan saya terpilih jadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk yang kedua kalinya. Kalau saat itu saya tunjukkan keterpurukan, mana mau mereka memilih saya.

Tapi yang penting setelah kita terpuruk, kita harus bangkit kembali. Kalau saat itu saya tidak bangkit, maka tidak bisa saya seperti saat ini. Saya berprinsip hadapi saja masalah, jangan lari. Banyak usaha yang saya lakukan, misalnya melepas saham keluarga dari 55% jadi tinggal 2,5%. Saya juga mencari pinjaman sana-sini. Bahkan saya telah pergi ke 220 bank di seluruh dunia untuk menyelesaikan masalah saya. Akhirnya dengan usaha keras pada tahun 2001 saya bisa bangkit kembali dan hutang saya bisa dilunasi dan bisnis saya membaik kembali.

Itulah pengalaman saya selama ini. Saya berharap bisa menjadi ilmu yang berguna. Papatah mengatakan pengalaman adalah guru yang paling baik. Sebagai penutup saya ingin bercerita mengenai kisah telur Colombus. Suatu saat Colombus menantang orang-orang untuk membuat telur bisa berdiri. Saat itu tidak ada satupun orang yang bisa membuat telur berdiri. Kemudian Colombus memberi contoh cara membuat telur berdiri dengan memecahkan bagian bawahnya. Lalu orang-orang berkata; ah, kalau begitu caranya saya juga bisa.

Nah, saya ingin menjadi Colombus. Saya tunjukkan caranya, lalu anda mengatakan; kalau begitu saya juga bisa. Kemudian anda memulai usaha dan menjadi berhasil dan sukses. Saya senang kalau anda sukses, karena semakin banyak orang sukses, semakin maju bangsa ini.
http://icalbakrie.com/?p=564


Ical Cuma Tertawa Bisnisnya Gonjang-ganjing. Yang Bilang Ical Bukan Capres, Zalim!

Don't Worry, man!
Ical Bakrie Punya Dana Kampanye Abadi Rp 1 Triliun
Senin, 10 September 2012 | 11:29 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Tsunami utang perusahaan dinilai banyak kalangan bakal menyulitkan langkah Aburizal di kancah politik. Cita-citanya menjadi presiden bakal sulit tercapai tanpa dukungan finansial yang memadai. Apalagi elite Partai Beringin tak sepenuhnya mendukung pencalonan Ical, sapaan Aburizal. Demikian terungkap dalam laporan majalah Tempo edisi 10 September 2012 berjudul Tsunami Utang Bakrie.

Krisis keuangan perusahaan Bakrie bahkan sudah menjadi bahan perbincangan kalangan politikus Golkar sejak medio Agustus lalu. "Kalau kondisi keuangannya karut-marut, bagaimana dia akan berkampanye?" kata seorang tokoh Golkar kepada Febriyan dari Tempo, Kamis pekan lalu. Menurut dia, tingkat elektabilitas Ical rendah akibat digerus kasus lumpur Lapindo serta dugaan penyelewengan pajak perusahaan Bakrie. Di sisi lain, pencitraan butuh fulus yang tak sedikit.

Di kalangan internal partai, Ical pernah mengumbar janji setelah merebut kursi ketua umum pada 2009. Kala itu, Ical berjanji menyediakan dana abadi Rp 1 triliun serta membangun kantor pusat di Slipi, Jakarta Barat, menjadi 25 lantai. "Belum ada yang dipenuhi. Kantong Ical sudah kempis," ucapnya.

Juru bicara Ical, yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, memastikan guncangan bisnis keluarga Bakrie tak akan mempengaruhi persiapan Ical menuju kursi RI-1. "Di bawah Pak Ical, elektabilitas Golkar melesat," ujarnya. Ia mengatakan waktu dua setengah tahun menjelang Pemilu 2014 cukup untuk memoles citra bosnya. Lalu Mara pun memastikan Ical tak ingkar janji. Tapi dia mengoreksi, "Janji ada dana abadi itu hanya kalau partai bisa berbisnis."
http://www.tempo.co/read/news/2012/0...i-Rp-1-Triliun
kebayang kalo si ical bener jadi presiden kelak

bakalan makin hancur aja negara Indonesia emoticon-Berduka (S)
kalo memang bakatnya pengusaha.. kenapa harus main politik segala emoticon-Nohope

apa naluri pengusahanya mengatakan bahwa jabatan lebih menguntungkan daripada usaha emoticon-Big Grin

ane rasa sejak terjun ke politik, bisnisnya amburadul deh.. apalagi sejak kasus Lapindo emoticon-Big Grin kena karma apa yah..?
pan kaga ada maling ngaku bos emoticon-Shutup
beberapa minggu ini wajah Ical tak muncul di media, setelah kepergiannya ke jerman dengan alasan menjenguk cucucnya yang sedang sakit di Jerman, semenjak sebelum hari raya lalu!

spekulasi pun berkembang, jangan-jangan alasan ke Jerman menengok cucunya yang sakit, hanya kamuflase saja untuk pengobatan bang Ical. Operasi jantung? wallahu'alam!