alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016380965/mahfud-md-sertifikasi-ulama-melanggar-ham

Ngakak 
Mahfud MD: Sertifikasi Ulama Melanggar HAM

Wacana sertifikasi ulama yang digaungkan Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT), dinilai oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Hal ini disampaikan Mahfud seusai menyampaikan orasi ilmiahnya dalam Dies Natalis 56 Tahun Universitas Hasanuddin, di Makassar, Senin (10/9/2012).

"Sertifikasi ustadz itu berbahaya, di dalam Islam siapa pun dapat menjadi ustadz, orang yang mengerti satu ayat saja diharuskan berdakwah, saya sangat tidak setuju, negara malah menekan rakyatnya, bukan melindunginya. Ini melanggar HAM dan harus kita lawan, ini lebih orde baru dari orde baru," ujar Mahfud yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia ini.

Mahfud menambahkan, wacana sertifikasi yang akan dilakukan BNPT ini akan mengidentikkan ulama atau ustadz dengan teroris. Padahal, lanjut Mahfud, di Indonesia sangat banyak ustadz yang nasionalis. Apalagi jika sertifikasi ustadz tersebut dilakukan oleh polisi.

Sebelumnya, Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris menilai sertifikasi ustadz adalah salah satu cara mencegah ajaran radikal.

"Dengan sertifikasi, maka pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi," kata Irfan dalam diskusi Sindo Radio, Polemik, bertajuk "Teror Tak Kunjung Usai" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9) lalu.

BNPT sendiri, sudah melakukan pengamatan langsung ke dua negara yakni Arab Saudi dan Singapura. Hasilnya, kedua negara tersebut dinilai efektif menekan ajaran radikal.

[url]http://news.detik..com/read/2012/09/10/191816/2014091/10/mahfud-md-sertifikasi-ulama-melanggar-ham?991104topnews[/url]

=====

kalau sudah menyangkut kata sakti HAM
biasanya bakalan rame ceritanya nechhemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Yang buat ide sertifikasi... orang yang mengerti HAM...


Quote:Original Posted By
Wacana sertifikasi ulama yang digaungkan Badan Nasional Penanggulangan Teror (BNPT), dinilai oleh Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sebagai bentuk pelanggaran HAM.

Hal ini disampaikan Mahfud seusai menyampaikan orasi ilmiahnya dalam Dies Natalis 56 Tahun Universitas Hasanuddin, di Makassar, Senin (10/9/2012).

"Sertifikasi ustadz itu berbahaya, di dalam Islam siapa pun dapat menjadi ustadz, orang yang mengerti satu ayat saja diharuskan berdakwah, saya sangat tidak setuju, negara malah menekan rakyatnya, bukan melindunginya. Ini melanggar HAM dan harus kita lawan, ini lebih orde baru dari orde baru," ujar Mahfud yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Islam Indonesia ini.

Mahfud menambahkan, wacana sertifikasi yang akan dilakukan BNPT ini akan mengidentikkan ulama atau ustadz dengan teroris. Padahal, lanjut Mahfud, di Indonesia sangat banyak ustadz yang nasionalis. Apalagi jika sertifikasi ustadz tersebut dilakukan oleh polisi.

Sebelumnya, Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris menilai sertifikasi ustadz adalah salah satu cara mencegah ajaran radikal.

"Dengan sertifikasi, maka pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi," kata Irfan dalam diskusi Sindo Radio, Polemik, bertajuk "Teror Tak Kunjung Usai" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9) lalu.

BNPT sendiri, sudah melakukan pengamatan langsung ke dua negara yakni Arab Saudi dan Singapura. Hasilnya, kedua negara tersebut dinilai efektif menekan ajaran radikal.

[url]http://news.detik..com/read/2012/09/10/191816/2014091/10/mahfud-md-sertifikasi-ulama-melanggar-ham?991104topnews[/url]

=====

kalau sudah menyangkut kata sakti HAM
biasanya bakalan rame ceritanya nechhemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak


Bener gan, mending kaga usah ikut ikutan deh kalo udah make jurus HAM
ya udah kalo gitu terorisnya aja yang disertifikasi.
Benar kata pak Mahfud, masih banyak ustad yang nasionalis spt ditempat saya. Masalahnya gara2 nila setitik rusak susu sebelanga. emoticon-Embarrassment
Dasar dari ketidak becusan malah akan membuat konflik baru.





Are you robot emoticon-Embarrassment
No , I am Khoontol. emoticon-Stick Out Tongue
kalau gitu Singapore dan Arab Saudi, ga becus ngatur hukum dan melanggar HAM dong???emoticon-Berbusa (S)

banyakan mana, radikalisme di NKRI sama dua negara tersebut???
masalahnya banyak ustad yang ga pernah belajar agama, hanya bermodal sorban sama kopiah doang
SUNDAY, 09 SEPTEMBER 2012 04:33 \t\t\t
Cegah teroris, RI bisa tiru Arab Saudi dan Singapura



(okezone.com)
JAKARTA - Indonesia dapat mencontoh Singapura dan Arab Saudi dalam melakukan deradikalisasi yang efektif kepada masyarakatnya sehingga meminimalisir aksi teror.

Demikian disampaikan Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris, dalam sebuah diskusi di Jakarta, hari ini.



"Pengamatan kami Singapura dan Arab Saudi yang telah melaksanakan deradikalisasi secara efektif," ujar Irfan.

Irfan menambahkan, Singapura dan Arab Saudi telah melaksanakan sertifikasi dai dan imam masjid di negaranya. Dengan sertifikasi, pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi.

Menanggapi banyak pihak yang meragukan BNPT di Indonesia, Irfan sesumbar justru negara lain mengakui Indonesia mampu menekan radikalisme cukup efektif. Bahkan, imbuh irfan, banyak negara yang datang ke BNPT untuk belajar langsung ke BNPT dan menerapkan pola BNPT dalam mencegah aksi teror.

Ia menjelaskan BNPT dalam melakukan aksi pencegahan selalu menggandeng seluruh lapisan masyarakat mulai dari RT/RW hingga pimpinan pondok pesantren termasuk juga pelatihan kepada pegawai Lapas agar tidak terjadi perekrutan pelaku aksi teror di dalam penjara.

Pemerintah, Densus 88 Antiteror Polri, Intelijen dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) seharusnya sejak awal bisa melakukan antisipasi dini demi mencegah munculnya teroris-teroris baru.

Hal itu disampaikan Jurubicara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Son Hadi, dalam diskusi yang sama, hari ini.

Tak hanya itu, sambungnya, tindakan preventif lebih diperlukan dibanding dengan aksi main tembak yang tidak berperikemanusiaan terhadap pelaku terduga teroris.

"Ini kan seakan dibiarkan. Begitu ditangkap, pelaku ditembak dari jarak dekat sampai kepala pecah. Ini malah menambah masalah dengan menanamkan dendam keluarga korban dan jaringan korban pada pemerintah," tegas Hadi.
(dat06/rmol/kompas/mediaindonesia)


http://www.waspada.co.id/index.php?o...ama&Itemid=131


Arab Saudi aja melakukan Sertifikasi kok... Bukannya Malah Bagus... Ndak akan muncul Ustad2 dan dai-dai dadakan...

Contoh lain lagi... Orang yg baru Mualaf juga suka tiba2 Jadi Ustad dadakan... Menceramahi Orang yg Seumur Hidupnya Muslim... Jadi Lucu kan...emoticon-Ngacir
Quote:Original Posted By KimaxKaw

[...]
Contoh lain lagi... Orang yg baru Mualaf juga suka tiba2 Jadi Ustad dadakan... Menceramahi Orang yg Seumur Hidupnya Muslim... Jadi Lucu kan...emoticon-Ngacir[/B]
[...]


bener nih gan. emang dia (mualaf) itu ngerti apa, masuknya aja baru kemaren.
Mahfud MD: Sertifikasi Ulama Melanggar HAM

If you like, you can add a score for this thread.
wahh jd menjurus ke HAM gni emoticon-Big Grin
gmn si ni yg ngurus emoticon-Big Grin
malah bagus,
mencegah munculnya ulama mesum dan bajingan macam rhoma brewok !

bacod bisa lebih dijaga dan menjaga keharmonisan kehidupan beragama

sekalian usul sertifikasi pendeta kristen,
sering denger kotbah kristen yang provokatif juga

pernah denger anak muda kristen di mimbar berkoar2,
diundang ke mesjid terbesar di aceh, begitu masuk ke dalam,
"kita sudah duduki itu mesjid terbesar di aceh,
bukti kekuatan kristus !"

pale lu pitak, diundang koq bacod menduduki, keq gini ini yang bikin
ribut antar agama melulu
pejabat antiteror tololnya luar biasa.

singapura dan arab saudi itu negara tidak demokratis. jangankan ulama, bicar kritik langsung dbungkam.

pake taktik intelijen militer orba tp skenario ala sinetron.
cuma PENGECUT yg ga berani di sertifikasi

guru, dosen aja wajib ikut sertifikasi

cuman masalahnya ustad kan bukan 'profesi' seperti guru atau dokter.
kalo profesi brarti pemerintah harus menggaji mereka. abis dong APBN..

belum lagi kalo ada yg guru, merangkap ustad. dobel dong tunjangan sertifikasinya.

tapi tetep perlu uji kompetensi ustad semacam itu untuk meminimalkan munculnya ustad gadungan atau aliran sesat.
Quote:Original Posted By cavaliers
pejabat antiteror tololnya luar biasa.

singapura dan arab saudi itu negara tidak demokratis. jangankan ulama, bicar kritik langsung dbungkam.

pake taktik intelijen militer orba tp skenario ala sinetron.


kalo saudi sih iya,
tapi kalo singapua apa ga demokratis ????
idenya BNPT kok kelihatan ecek ecek ya emoticon-Big Grin
apa gak malu tuh.. emoticon-Bingung
Quote:Original Posted By craycent
cuma PENGECUT yg ga berani di sertifikasi

guru, dosen aja wajib ikut sertifikasi

cuman masalahnya ustad kan bukan 'profesi' seperti guru atau dokter.
kalo profesi brarti pemerintah harus menggaji mereka. abis dong APBN..

belum lagi kalo ada yg guru, merangkap ustad. dobel dong tunjangan sertifikasinya.

tapi tetep perlu uji kompetensi ustad semacam itu untuk meminimalkan munculnya ustad gadungan atau aliran sesat.


cuman masalahnya, diindonesia yang menguji siapa? NU, Muhammadiyah? Persis? MUI? NII? LDII? Al Irshad? Syi'ah? Salaf?
kalo menguji bidang matematika sih gampang, tapi kalo menguji keyakinan, itu yang bisa menimbulkan perpecahan baru.

daripada bikin masalah baru, meski yang dipikir bisa saja ini proyek baru "sertifikasi".

lebih baik bina saja mereka yang pasti dah didaftar inteljen siapa saja, dikumpulkan mereka dengan ulama2 yang tinggi ilmu dan benar pemahaman agamanya, seperti yang dilakukan di saudi. pisahkan dedengkotnya dengan pengikut2nya. jauhkan media dari mulut2 mereka.

ini pernah saya lihat di penjara krobokan bali, ada beberapa ustad rajin mengajar disana, meski harus berhadapan face to face dengan imam samudra cs. niatnya hanya membendung mereka mengumpulkan pengikut disana.
Quote:Original Posted By macmania
malah bagus,
mencegah munculnya ulama mesum dan bajingan macam rhoma brewok !

bacod bisa lebih dijaga dan menjaga keharmonisan kehidupan beragama

sekalian usul sertifikasi pendeta kristen,
sering denger kotbah kristen yang provokatif juga

pernah denger anak muda kristen di mimbar berkoar2,
diundang ke mesjid terbesar di aceh, begitu masuk ke dalam,
"kita sudah duduki itu mesjid terbesar di aceh,
bukti kekuatan kristus !"

pale lu pitak, diundang koq bacod menduduki, keq gini ini yang bikin
ribut antar agama melulu


yang punya title pendeta itu dah lulus sarjana theologia gan... s
kayaknya itu fakta yang akan berbicara, ulama adalah org yg berilmu, dianut dan menjadi rujukan di masyarakat umum... mereka berdiri menjadi ulama bukan karena gelar yg diberikan oleh segelintir manusia atau org berkuasa maupun instansi2 bodoh... melainkan mereka memang diakui secara umum menjadi pemuka masyrakat dan menjadi tokoh2 masyarakat yg mengayomi masyarakatnya... jika ada yg membuat sertifikasi ulama dan ujung2nya untuk mengkultuskan seseorang karena sudah punya sertifikasi apalagi dari golongan tertentu.... bisa dijamin... bakal banyak nyawa yg melayang...

so.. mending beresin tuh maling2 berdasi yg bertampang sok kalem malah nguber2 KPK buat beresin kasus2.. emoticon-Nohopenohopeemoticon-No Hope