alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Di Tubuh 'Raksasa' Airbus 380 Ada Komponen Pesawat Made in Bandung
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016362533/di-tubuh-039raksasa039-airbus-380-ada-komponen-pesawat-made-in-bandung

Di Tubuh 'Raksasa' Airbus 380 Ada Komponen Pesawat Made in Bandung

Di Tubuh 'Raksasa' Airbus 380 Ada Komponen Pesawat Made in Bandung


Jakarta - Kinerja PT Dirgantara Indonesia (PT DI) semakin membaik secara keuangan maupun pengerjaan proyek. Pelan-pelan tapi pasti, BUMN pesawat terbang nasional ini semakin dipercaya oleh produsen pesawat dunia seperti Airbus, Prancis.

Bahkan pesawat raksasa Airbus 380, ada komponen sayapnya merupakan produksi PT DI di Bandung. Airbus A380 sebuah pesawat 'raksasa' dua tingkat, dengan empat mesin yang mampu menampung 850 penumpang.

"Pesanan komponen misalnya dengan Airbus mengerjakan komponen Airbus 320, 330, 340, 380, dan 350. Jadi kalau lihat pesawat Airbus 380 yang gagah, itu bagian dari sayapnya adalah buatan Bandung dengan kontrak lifetime. Sepanjang Perusahaan Airbus masih buat pesawat maka pesannya akan ke DI terus," kata Menteri BUMN Dahlan Iskan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (7/9/2012)

Dahlan menuturkan, PT DI saat ini memecahkan rekor mendapatkan pekerjaan yang terbanyak, nilainya itu di atas Rp 7 triliun, yang dalam tiga tahun harus selesai. Misalnya pembuatan Helikopter yang harus dipenuhi ada 68 yang harus dikerjakan.

"Sisa pesawat CN-212 yang dulu itu kan masih ada 6 yang belum laku lalu diminati Merpati. Tapi belakangan pun Merpati tidak kebagian. Pesanan dari luar untuk pasar ke mereka dari negara di sekitar kita juga," katanya.

Menurut Dahlan pemesanan dari Airbus menjadi harapan PT DI karena dipesan secara kontinyu. Sayangnya Dahlan tidak tahu berapa nilainya, namun ia memastikan pembuatan komponen pesawat mencapai 25% dari keseluruhan omzet PT DI.

"Kita juga jadi subkontrak dari Boeing Korea. Maksudnya, pabrik Boeing pusat memesan komponen ke Korea dan Boeing Korea memesan ke kita, ada ribuan komponen yang wujudnya lebih kecil," katanya.

jgn lupa dirate ya ganemoticon-Rate 5 Star

[url=http://finance.detik..com/read/2012/09/07/150117/2011366/1036/di-tubuh-raksasa-airbus-380-ada-komponen-pesawat-made-in-bandung?]sumber[/url]

setidaknya masih ada yang bisa dibanggakan indonesiaemoticon-Blue Guy Cendol (S)
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
makin eksis aja nih indonesia di pesawat terbang dunia
semoga negara kita bisa menghasilkan pesawat terbang sendiri ya gan emoticon-I Love Indonesia
Quote:


mudah2an titik awal kebangkitan indonesiaemoticon-I Love Indonesia (S)
wow distro bandung go international

mantap gan

keren
Saluuutttt !!!!
asal jgn kaya di MotoGP aj, di team Honda repsol ... sebuah stiker dgn bhsa indonesia " satu Hati" emoticon-Mewek
Post ini telah dihapus oleh
Quote:


yoi gan, ga cuman sticker doank

its real wing
wiww kerenn..emoticon-thumbsup:
wah baru tau ane ada komponen A380 asli bikinan indo,bangga ane emoticon-I Love Indonesia (S)emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


mudah2an buatnya ga abal2an gan
wah mantap nih ada yang Made in Bandungemoticon-thumbsup:
wah mntep ada produk buatan indonesia emoticon-I Love Indonesia
yah udah biasa kali gan ga mungkin diproduksi di satu tmpat atau negara
tapi kan ttp aja istilahnya cuma bahan baku nilainya renda
emas minyak dll tu juga banyak dari indonesia tapi kan cuma mentah dan murah
Tul mudah-mudahan buatnya gak ABAL-ABAL.. emoticon-Cool
tuh Airbus / Boeing pasti ngak mungkin semua material/komponennya diproduksi oleh mereka sendiri, soalnya bagian2 pesawat kan banyak banget.. Mangkanya mereka bekerja sama dengan industri2 pesawat terbang lainnya emoticon-I Love Indonesia (S)IPTNemoticon-I Love Indonesia (S)
i love my country emoticon-I Love Indonesia
hebat juga euy
wah produk lokal emoticon-I Love Indonesia
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di