Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016349867/dahlan-iskan-lagi-kali-ini-pelabuhan-merak-bakauheni
[DAHLAN ISKAN LAGI] Kali ini Pelabuhan Merak-Bakauheni
Quote:Jakarta (ANTARA News) - Ini kisah tentang seorang pemimpin baru. Pemimpin yang levelnya kelas menengah, sehingga bisa kena petir dari atas dan kena bara dari bawah.

Ini kisah seorang pemimpin kelas menengah yang dalam posisinya yang tanggung, harus melakukan pembenahan, perombakan, dan perbaikan. Ini kisah seseorang yang sebenarnya hanya manajer, tapi karena tindakannya jadilah dia seorang pemimpin. Kisah ini bermula dari krisis keadaan.

Tentu masih ingat keruwetan tiga bulan lalu. Keruwetan di pelabuhan penyeberangan Merak. Banyak kapal feri rusak. Dermaga tidak kunjung selesai diperbaiki. “Petruk” ada di mana-mana. Antrean mobil yang hendak menyeberang ke Sumatera “mengular kobra”. Bahkan sampai ke jalan tol. Berkilo-kilo meter. Berhari-hari. Ruwet. Kisruh. Banyak yang pesimistis keadaan bisa segera diurai. Padahal tidak lama lagi musim mudik Lebaran tiba. Alangkah amburadulnya mudik Lebaran itu nanti.

Menteri Perhubungan, Pak Mangindaan, beserta seluruh jajarannya, ampai harus terjun ke lapangan. Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Danang S Baskoro, turun tangan langsung. Kami (Kemenhub + Kementerian BUMN) sepakat untuk mengatasi bersama tanpa saling lempar tanggung jawab. Rakyat tentu tidak mau tahu siapa punya tugas apa. Rakyat tahunya hanya satu: pemerintah.

Kami pun sepakat bersama-sama memberikan dukungan pada ASDP. Bukan hanya untuk mengurai keruwetan hari itu, tapi juga sekaligus mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di hari yang lebih krusial: mudik Lebaran. Bayangkan kalau keruwetan itu berlanjut ke hari Lebaran. Alangkah marahnya pengguna jasa penyeberangan.

Direksi ASDP sampai pada kesimpulan: harus ada pemimpin baru di Merak. Persoalan di Merak sudah menggurita sehingga tambal sulam akan kalah oleh gurita persoalan. Direksi ASDP memilih satu nama ini: Supriyanto

Dia dinilai berhasil membenahi penyeberangan Gilimanuk-Banyuwangi. Kali ini ditugasi membenahi Merak. Karir Supriyanto di ASDP cukup panjang. Bahkan berliku. Ia pernah sakit hati lantaran jadi korban gurita di masa lalu. Dia dibuang ke Kalbar dengan level turun tiga tingkat.

Tapi dia tumpahkan sakit hatinya pada pekerjaan. Dia buat penyeberangan di Kalbar dari rugi menjadi untung. Dalam waktu hanya enam bulan. Tentu banyak yang tidak senang. Terutama yang kehilangan obyekan. Dia pun tidak peduli dengan ancaman: santet maupun parang.
Apa yang pertama-tama dia lakukan saat diterjunkan ke Merak yang begitu ruwet? Pelajaran apa yang bisa diberikan kepada jajaran manajemen tingkat menengah di semua BUMN?

“Saya awali tugas di Merak dengan mengambil alih apel pada setiap pergantian regu. Selama tujuh hari berturut-turut,” jelasnya. Apel ini wajib diikuti oleh semua karyawan/karyawati organik, outsourcing, security, dan cleaning service. “Saya sampaikan bila mereka melakukan penyimpangan, saya tidak akan segan-segan memberikan sanksi,” katanya. Dia pernah men-skors 33 orang yang membandel di Ketapang. Tentu seluruh direksi ASDP juga terjun ke Merak lebih intensif. Demikian juga pengawasan dari Kemenhub. Mulai dari menteri, wamen, sampai dirjen.

Tapi tanpa komandan lapangan yang tangguh sulit membayangkan bisa dilakukan pembenahan keadaan yang begitu ruwet. Alhamdulillah, sejak 11 Juni 2012 antrian truk yang biasanya mengular panjang sampai di jalan tol tidak terjadi lagi. Tapi di balik itu bukan tidak ada cerita. Misalnya kisah dipotongnya atap loket nomor 4 dan 5. Di masa lalu, untuk memotong atap seperti itu saja diperlukan proses keputusan yang panjang. Usulan harus diajukan, dianggarkan dan dibahas. Belum tentu pula disetujui. Padahal yang membahas dan yang harus menyetujui belum tentu merasakan dampak atap itu pada kelancaran arus kendaraan. Hanya yang sehari-hari di situlah yang lebih tahu. Supriyanto langsung ambil risiko: dia potong atap loket no 4 dan 5 itu. Hasilnya, truk bisa dilayani di dua loket itu. Sungguh sepele tapi selama ini dibuat ruwet. Di masa lalu tindakan manajer seperti ini bisa disalahkan. Bisa dianggap melanggar prosedur. Bahkan bisa dipakai alasan untuk menyingkirkannya!

Sebagai orang lama ASDP, Supriyanto paham benar ini: untuk mendapatkan persetujuan tidaklah mudah. Maka untuk yang satu ini pun dia tidak menunggu persetujuan: menambal sendiri jalan masuk yang berlubang-lubang. Jalan yang berlubang dia lihat menjadi salah satu penyebab macetnya antrean truk di Merak. Lihatlah: memotong atap dan menambal jalan berlubang. Alangkah dianggap sepelenya problem seperti ini dalam sebuah manajemen.

Supriyanto juga memutuskan sendiri pembuatan cainstein (beton pemisah) jalur keluar dari side ramp Dermaga III dan MB Dermaga II. Agar tertata rapi. Jika tetap menggunakan barier gate seperti selama itu, akan sering ada truk bersenggolan dan terjadilah keruwetan.

Tentu tidak mudah jalan bagi pemimpin baru yang banyak action seperti itu. Apalagi saat dia sampai pada kesimpulan harus mengganti manajer operasi. Penentangan pun datang dari atas dan bawah. Dari luar dan dari dalam. Tidak hanya penentangan tapi juga ancaman. Tapi Supriyanto tetap melantik Nana Sutisna sebagai manajer operasi yang baru. Dengan tim yang baru Supriyanto mulai membenahi jantung persoalan.

Dia sangat tahu, Merak adalah penyeberangan yang banyak pungli, semrawut, kotor, dan kumuh. Lebih parah lagi, pengaturan muatan kapal sebenarnya dikendalikan oleh orang luar! Di Merak mereka biasa disebut petruk (pengurus truk). Petruklah yang dengan leluasanya berlalu lalang keluar masuk pelabuhan melalui toll gate dengan menggunakan sepeda motor. Petruk naik motor! Tidak ada yang berani melarang. Kesannya di Merak ini tidak memliki aturan.

“Saya memiliki rasa optimis dan keyakinan yang kuat bahwa Merak dalam satu tahun menjadi yang terbaik di Indonesia,” ujar Danang S Baskoro, yang bangga pada anak buahnya itu. Danang sendiri terjun langsung di Merak selama Lebaran, tapi kini dia disertai komandan lapangan yang lebih bisa diandalkan. Maka kalau selama mudik Lebaran tahun ini Merak banyak dipuji orang, pembenahan mendasar memang dilakukan di sana. Direksi ASDP Indonesia Ferry sedang menyiapkan yang lebih besar lagi untuk kebanggaan baru di Merak.

*Dahlan Iskan, Menteri BUMN
(AntaraNews, Setper-31/8)


Wew~ kaget juga ada yang namanya Pak Supriyanto dengan kinerja yang bagus... bangga dengan orang seperti beliau. Salut juga buat Pak Dahlan yang kembali mengangkat orang kompeten tapi terbuang.

Berhubung KalBar disebut, emang ane ngerasain sekitar 5 tahun lalu tiba2 kapal feri sungai Kapuas yang jelek n bau solar, tiba2 jadi bagus n berAC..

Pengalaman baru2 ini nyebrang di Gilimanuk-Ketapang juga enak n bagus kapalnya, n waktu tunggunya udah gak selama 2 tahun lalu.

Kalo Merak-Bakauheni gimana neh? Ane gak pernah lewat sana, ada agan2 yang bisa konfirmasi? Diharapkan testimoninya yg nyebrang disana

link berita

bro itu kan berita tinggal copas aja...
agak berbaik hati lah, paragraf nya di benerin kasih spasinya
di atur supaya orang jadi makin tertarik buat baca...


gue yg tua begini jadi puyeng liat tulisan rapet - rapet begitu
Quote:Original Posted By fothermucker
bro itu kan berita tinggal copas aja...
agak berbaik hati lah, paragraf nya di benerin kasih spasinya
di atur supaya orang jadi makin tertarik buat baca...


gue yg tua begini jadi puyeng liat tulisan rapet - rapet begitu


baru ane betulin gan~ maaf... post dulu baru edit, kebiasaan buruk lama. hehe. harap dimaafkan ^^
ane pernah ngerasain tahun 2007 naik bis bandung-medan via merak bakahuni
kondisinya persis beberapa h-sebelum lebaran

- macet luar biasa di seputaran merak, sekitar 12 jam lebih tertahan di pelabuhan dan ane cuma makan pop mie
- di dalam kapalnya juga rada was-was, soalnya banyak 'oknum2' yang membahayakan nyawa dan harta kita

apreciate dengan berita menggemberikan ini

ga tau deh sekarang, ane udah naik pesawat terus
Quote:Original Posted By monikaruwaimana
baru ane betulin gan~ maaf... post dulu baru edit, kebiasaan buruk lama. hehe. harap dimaafkan ^^


mantap gan, kalo gini pan gue bacanya jadi enak sambil ngupi pula


semoga pak Supriyanto makin bagus kinerjanya yah...
emang harus berani mendobrak birokrasi yg udah terkenal njelimet...!!

TS nanya rasanya nyebrang merak - bakau ?
kemaren ane nyebrang, Bakauheuni - Merak nunggu 2 jam an
yg bikin kesel sih itu kapal mau sandar di merak lama banget ngantri kayaknya
tapi wajar sih soalnya lagi puncak arus balik...
wah ternyata ada orang yang luar biasa juga, semoga bisa mengatasi masalah di merak, biar pada lancar nyebarangnya
semoga tuh pelabuhan semakn mantap....pusing w taon kemarin mau ke palembang nyampe di merak jam 7 malem kok bisa2 nya naek ke kapal jam 3 pagi
Quote:Original Posted By aris_kir
ane pernah ngerasain tahun 2007 naik bis bandung-medan via merak bakahuni
kondisinya persis beberapa h-sebelum lebaran

- macet luar biasa di seputaran merak, sekitar 12 jam lebih tertahan di pelabuhan dan ane cuma makan pop mie
- di dalam kapalnya juga rada was-was, soalnya banyak 'oknum2' yang membahayakan nyawa dan harta kita

apreciate dengan berita menggemberikan ini

ga tau deh sekarang, ane udah naik pesawat terus


Pengenya testi dari yang dulu nyebrang, dibandingin sama yang sekarang.. hehe.
tapi terima kasih banyak gan, ane sangat mengapresiasi testi agan...
brarti dulu parah amat ya di Merak.

Quote:Original Posted By fothermucker
mantap gan, kalo gini pan gue bacanya jadi enak sambil ngupi pula

semoga pak Supriyanto makin bagus kinerjanya yah...
emang harus berani mendobrak birokrasi yg udah terkenal njelimet...!!

TS nanya rasanya nyebrang merak - bakau ?
kemaren ane nyebrang, Bakauheuni - Merak nunggu 2 jam an
yg bikin kesel sih itu kapal mau sandar di merak lama banget ngantri kayaknya
tapi wajar sih soalnya lagi puncak arus balik...

yah, dibangingin cerita agan aris_kir yang dulu macet mpe 12 jam, berkurang jadi 2 jam. ada peningkatan lah.
kalo hari2 biasa gimana gan? masih macet2an gak?


Quote:Original Posted By t_apue
wah ternyata ada orang yang luar biasa juga, semoga bisa mengatasi masalah di merak, biar pada lancar nyebarangnya


sip~ makin penasaran ane ma Pak Supriyanto ini... kalo di KalBar ane dah ngerasain sendiri kinerjanya, walopun baru hari ini tau rupanya itu gawean beliau..
Kalo di Ketapang-Gilimanuk gatau neh, soale pas nyebrang disana udah taunya enak aja..
semoga mereka panjang umur dan betah untuk berjuang memperbaiki birokrasi yang udah korup. Amin.
Quote:Original Posted By monikaruwaimana
Pengenya testi dari yang dulu nyebrang, dibandingin sama yang sekarang.. hehe.
tapi terima kasih banyak gan, ane sangat mengapresiasi testi agan...
brarti dulu parah amat ya di Merak.


yah, dibangingin cerita agan aris_kir yang dulu macet mpe 12 jam, berkurang jadi 2 jam. ada peningkatan lah.
kalo hari2 biasa gimana gan? masih macet2an gak?


.


Nah kalo hari biasa ane kaga ngerti dah...
kemaren aja emang kebetulan pas mudik lagi pengen bawa mobil...
tapi itu pungli emang musti di beresin deh, kalo pungli truk bisa di berantas
salut deh gue..
Quote:Original Posted By aminudinpenipu
semoga tuh pelabuhan semakn mantap....pusing w taon kemarin mau ke palembang nyampe di merak jam 7 malem kok bisa2 nya naek ke kapal jam 3 pagi


jangan lupa gan kalo taun ini atau kedepannya nyebrang lagi, n ngeliat emang bener ada perubahan dishare gan~ biar kita tau, apakah benar ada perbaikan di negeri ini, dan siapa saja tokoh dibelakangnya.
daripada tiap hari mual baca berita koruptor

Quote:Original Posted By f4n6ky
semoga mereka panjang umur dan betah untuk berjuang memperbaiki birokrasi yang udah korup. Amin.


Amin
asiikk nihh.. semoga gak perlu dibuat ribet kalo emang pengen maju
berita 2 minggu lalu ini :
nunggu si neng hesty aja
banyak orang orang yang berkompeten untuk memajukan negara ini terbuang karena ulah para bedebah itu
hanya segelintir pejabat di Indonesia ini yang memperhatikan rakyat kecil contoh saja dahlan iskan, jokowi dan Ibu Risma walikota sby
Dahlan udah cari muka aja buat 2014

Hot Categories: Lounge | Berita & Politik | Computer | Jokes | Movies | Supranatural | Sports | Games | Otomotif | Music | Regional | all categories
Semoga bukan pencitraan belaka
banyak SDM yang sebenernya ideal , tapi politik kepentingan sering membuatnya terbuang
contohnya bapak yang satu ini
Quote:Original Posted By Akulahakula.
Dahlan udah cari muka aja buat 2014

Hot Categories: Lounge | Berita & Politik | Computer | Jokes | Movies | Supranatural | Sports | Games | Otomotif | Music | Regional | all categories


Biasanya dari wartapan bodrek yg bikin berita tentang keruwetan dan kemacatan, sekarang baca berita dari pemerintah yg memberi kronologi penguraian masalah. Lebih melegakan, kalau wartbodrex bikin geram dan galau

Kita yg diluar taunya beres aja. Kayae berita kemacetan merak digantikan berita kemacetan di seluruh jabar.

O iy satu lagi biasakan baca yg benar dan baik biar otak yg cuma 10cc itu gak kelihatan bego. Ini pencitraan buat Supriyanto
Quote:Original Posted By vengeancuk
asiikk nihh.. semoga gak perlu dibuat ribet kalo emang pengen maju

iya gan~ asik banget kalo denger berita gini

Quote:Original Posted By klonengan.bpln
berita 2 minggu lalu ini :
nunggu si neng hesty aja

kan batasnya 15 hari. ini berita tanggalnya 31/8, masih 10 hari lalu

Quote:Original Posted By Pahlawan31
banyak orang orang yang berkompeten untuk memajukan negara ini terbuang karena ulah para bedebah itu
hanya segelintir pejabat di Indonesia ini yang memperhatikan rakyat kecil contoh saja dahlan iskan, jokowi dan Ibu Risma walikota sby

setuju gan~ semoga makin banyak orang seperti mereka yang mendapat kesempatan berkarya..

Quote:Original Posted By Akulahakula.
Dahlan udah cari muka aja buat 2014

Hot Categories: Lounge | Berita & Politik | Computer | Jokes | Movies | Supranatural | Sports | Games | Otomotif | Music | Regional | all categories


Quote:Original Posted By UltimateKuriboh
Semoga bukan pencitraan belaka

politik kan emang harus ada pencitraan, agar dikenal oleh masyarakat n kebijakan2nya diterima..
yang jadi masalah itu kalo pencitraan tapi kenyataannya gak sesuai
ini pak dahlan mencitrakan dan memperkenalkan Pak Supriyanto setelah kinerja beliau teruji di KalBar dan Gilimanuk... jadi pencitraan dan yang dicitrakan emang fakta

Quote:Original Posted By inBLu
banyak SDM yang sebenernya ideal , tapi politik kepentingan sering membuatnya terbuang
contohnya bapak yang satu ini

iya gan~ syukurlah beliau terangkat lagi..
"Dia dibuang ke Kalbar dengan level turun tiga tingkat.
Tapi dia tumpahkan sakit hatinya pada pekerjaan. Dia buat penyeberangan di Kalbar dari rugi menjadi untung. Dalam waktu hanya enam bulan. Tentu banyak yang tidak senang. Terutama yang kehilangan obyekan. Dia pun tidak peduli dengan ancaman: santet maupun parang."

merinding ane bacanya~
Ane sebagai warga KalBar sih bersyukur beliau sempat berkarya ^^
Tapi orang besar memang layak mendapat panggung lebih besar.

Quote:Original Posted By polkmn
Biasanya dari wartapan bodrek yg bikin berita tentang keruwetan dan kemacatan, sekarang baca berita dari pemerintah yg memberi kronologi penguraian masalah. Lebih melegakan, kalau wartbodrex bikin geram dan galau

Kita yg diluar taunya beres aja. Kayae berita kemacetan merak digantikan berita kemacetan di seluruh jabar.

O iy satu lagi biasakan baca yg benar dan baik biar otak yg cuma 10cc itu gak kelihatan bego. Ini pencitraan buat Supriyanto

setuju~ ane salut dengan pak dahlan yang memperkenalkan ke media orang seperti Pak Supriyanto dan Pak Jonas (KAI)..
orang2 seperti inilah yang layak disorot dan digembor2kan oleh media, agar kita mendapat harapan dan panutan, menimbulkan semangat berjuang untuk negeri ini.

Quote:Original Posted By udinsulaiman
Nah kalo hari biasa ane kaga ngerti dah...
kemaren aja emang kebetulan pas mudik lagi pengen bawa mobil...
tapi itu pungli emang musti di beresin deh, kalo pungli truk bisa di berantas
salut deh gue..


hooo.. iya gan, punglinya dalam wujud petruk bermotor itu menurut beritanya.. berharap kedepannya satu per satu masalah bisa diselesaikan, n merak minimal jadi seenak n setertib gilimanuk
merak sudah kacau, mau naik lebih dulu bisa aja asal ada pelicin
petugas petugas yang ada cuek aja, antrian mengular panjang gak hari ibur nggak hari biasa. Ane suka kasihan sama supir truk yang nunggu antrian tanpa kepastian, mukanya muka murung dan sedih. semoga dengan bapak yang ini, merak bisa diperbaiki kinerjanya
×