alexa-tracking

The Death of Samurai : Robohnya Sony, Panasonic, Sharp, Toshiba dan Sanyo

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016349678/the-death-of-samurai--robohnya-sony-panasonic-sharp-toshiba-dan-sanyo
The Death of Samurai : Robohnya Sony, Panasonic, Sharp, Toshiba dan Sanyo

Quote:Hari-hari ini, langit diatas kota Tokyo terasa begitu kelabu. Ada kegetiran yang mencekam dibalik gedung-gedung raksasa yang menjulang disana. Industri elektronika mereka yang begitu digdaya 20 tahun silam, pelan-pelan memasuki lorong kegelapan yang terasa begitu perih.

Bulan lalu, Sony diikuti Panasonic dan Sharp mengumumkan angka kerugian trilyunan rupiah. Harga-harga saham mereka roboh berkeping-keping. Sanyo bahkan harus rela menjual dirinya ke perusahaan China. Sharp berencana menutup divisi AC dan TV Aquos-nya. Sony dan Panasonic akan mem-PHK ribuan karyawan mereka. Dan Toshiba? Sebentar lagi divisi notebook-nya mungkin akan bangkrut (setelah produk televisi mereka juga mati).

Adakah ini pertanda salam sayonara harus dikumandangkan? Mengapa kegagalan demi kegagalan terus menghujam industri elektronika raksasa Jepang itu? Di Senin pagi ini, kita akan coba menelisiknya.

Serbuan Samsung dan LG itu mungkin terasa begitu telak. Di mata orang Jepang, kedua produk Korea itu tampak seperti predator yang telah meremuk-redamkan mereka di mana-mana. Di sisi lain, produk-produk elektronika dari China dan produk domestik dengan harga yang amat murah juga terus menggerus pasar produk Jepang. Lalu, dalam kategori digital gadgets, Apple telah membuat Sony tampak seperti robot yang bodoh dan tolol.

What went wrong? Kenapa perusahaan-perusahaan top Jepang itu jadi seperti pecundang? Ada tiga faktor penyebab fundamental yang bisa kita petik sebagai pelajaran.

Faktor 1 : Harmony Culture Error.
Dalam era digital seperti saat ini, kecepatan adalah kunci. Speed in decision making. Speed in product development. Speed in product launch. Dan persis di titik vital ini, perusahaan Jepang termehek-mehek lantaran budaya mereka yang mengangungkan harmoni dan konsensus.

Datanglah ke perusahaan Jepang, dan Anda pasti akan melihat kultur kerja yang sangat mementingkan konsensus. Top manajemen Jepang bisa rapat berminggu-minggu sekedar untuk menemukan konsensus mengenai produk apa yang akan diluncurkan. Dan begitu rapat mereka selesai, Samsung atau LG sudah keluar dengan produk baru, dan para senior manajer Jepang itu hanya bisa melongo.

Budaya yang mementingkan konsensus membuat perusahaan-perusahaan Jepang lamban mengambil keputusan (dan dalam era digital ini artinya tragedi).

Budaya yang menjaga harmoni juga membuat ide-ide kreatif yang radikal nyaris tidak pernah bisa mekar. Sebab mereka keburu mati : dijadikan tumbal demi menjaga “keindahan budaya harmoni”. Ouch.

Faktor 2 : Seniority Error.
Dalam era digital, inovasi adalah oksigen. Inovasi adalah nafas yang terus mengalir. Sayangnya, budaya inovasi ini tidak kompatibel dengan budaya kerja yang mementingkan senioritas serta budaya sungkan pada atasan.

Sialnya, nyaris semua perusahaan-perusahaan Jepang memelihara budaya senioritas. Datanglah ke perusahaan Jepang, dan hampir pasti Anda tidak akan menemukan Senior Managers dalam usia 30-an tahun. Never. Istilah Rising Stars dan Young Creative Guy adalah keanehan.

Promosi di hampir semua perusahaan Jepang menggunakan metode urut kacang. Yang tua pasti didahulukan, no matter what. Dan ini dia : di perusahaan Jepang, loyalitas pasti akan sampai pensiun. Jadi terus bekerja di satu tempat sampai pensiun adalah kelaziman.

Lalu apa artinya semua itu bagi inovasi ? Kematian dini. Ya, dalam budaya senioritas dan loyalitas permanen, benih-benih inovasi akan mudah layu, dan kemudian semaput. Masuk ICU lalu mati.

Faktor 3 : Old Nation Error.
Faktor terakhir ini mungkin ada kaitannya dengan faktor kedua. Dan juga dengan aspek demografi. Jepang adalah negeri yang menua. Maksudnya, lebih dari separo penduduk Jepang berusia diatas 50 tahun.

Implikasinya : mayoritas Senior Manager di beragam perusahaan Jepang masuk dalam kategori itu. Kategori karyawan yang sudah menua.

Disini hukum alam berlaku. Karyawan yang sudah menua, dan bertahun-tahun bekerja pada lingkungan yang sama, biasanya kurang peka dengan perubahan yang berlangsung cepat. Ada comfort zone yang bersemayam dalam raga manajer-manajer senior dan tua itu.

Dan sekali lagi, apa artinya itu bagi nafas inovasi? Sama : nafas inovasi akan selalu berjalan dengan tersengal-sengal.

Demikianlah, tiga faktor fundamental yang menjadi penyebab utama mengapa raksasa-raksasa elektronika Jepang limbung. Tanpa ada perubahan radikal pada tiga elemen diatas, masa depan Japan Co mungkin akan selalu berada dalam bayang-bayang kematian.

Sharing is Giving. Please share this good article to your friends

Ini adalah artikel yang menarik yang ane temukan di internet.emoticon-Smilie
Jepang yang merupakan maestro teknologi terkemuka di dunia, kini tengah dilanda krisis hebat (kata artikel emoticon-Hammer)
Jujur ane agak kaget juga dengan kondisi ini (kalau mengacu sepenuhnya pada artikel ini).
Sebenernya ane udah ngerasa ada sesuatu yang kurang baik terjadi di perusahaan elektronika jepang waktu nyari dan mau pesen GPS receiver dari JRC (Japan Radio Co.). Terlihat sekali kalau mereka tengah bersusah payah untuk melakukan recovery pasca bencana gempa di Sendai silam. (pengalaman ane doang lo emoticon-Malu)

Yang mau komeng menanggapi atau menyanggah silahken emoticon-Big Grin
Barangkali ada yang punya data yang lebih akurat emoticon-Malu
hhhmmm..
tp kayaknya produk2 mereka jg ngikutin perkembangan jaman kok gan..
ato cuma perasaan ane aj yah gan...emoticon-Hammer2
raksasa dunia nanti akan bergeser gan.. china,indonesia, india, korea nanti akan menjadi raksasa dunia seiring waktu. tinggal tunggu waktunya aja gan.. bumi itu bulat gan kadang di atas kadang di bawah. tinggal waktu yang menentukan nanti
Iya sih .. invasi samsung sama LG di dunia elektronik emng gila banget..

contohnya TV dehh .. SMART tv LG sama samsung itu paling laku d pasaran ..

walaupun sony keluarin produk yang sama tetep aja susah saingin LG sama

samsung, soalnya kualitasnya bisa dibilang udah setara atau bahkan lebih bagus.

itu produsen smartphone sony itu udah ga ad nama, aplg apple samsung HTC

NOKIA inovasinya cepet banget, ga sampe 2 tahun ada produk baru yang bener2

bagus ..

So mnrt gw perusahaan jepang bakal terkikis abis .. semua komsumen bakal

milih barang korea atau china.

kalau mau barang bagus ya pilih barang korea kalau mau barang murah ya pilih

china ..
Quote:Original Posted By MarlboroRedRush
hhhmmm..
tp kayaknya produk2 mereka jg ngikutin perkembangan jaman kok gan..
ato cuma perasaan ane aj yah gan...emoticon-Hammer2

Tapi kalo di pasaran indonesia aja, keknya Jepang harus "berbagi lapak" sama produk2 China dan Korea Selatan, dan ane kira bisa turun di atas 50%. emoticon-Takut (S)
Ane sih pengennya kualitas barang elektronik makin bagus dan murah, dan untuk urusan kualitas bagus, biasanya jepang ahlinya. Sayang rasanya kalo kalah sama produk2 "crap" karena masalah harga doang emoticon-Big Grin

Yah ini cuman artikel buatan orang, yang dilihat dari sudut pandang tertentu. emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By rg_gmr
raksasa dunia nanti akan bergeser gan.. china,indonesia, india, korea nanti akan menjadi raksasa dunia seiring waktu. tinggal tunggu waktunya aja gan.. bumi itu bulat gan kadang di atas kadang di bawah. tinggal waktu yang menentukan nanti

Ya andaikan Indonesia bisa memanfaatkan moment ini,
pastinya paling gak bisa memenuhi kebutuhan domestik emoticon-Smilie
Jadi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat juga gitu emoticon-Big Grin
Toh devisa gak lari ke luar negeri emoticon-Stick Out Tongue
Quote:Original Posted By albertjohansson
Iya sih .. invasi samsung sama LG di dunia elektronik emng gila banget..

contohnya TV dehh .. SMART tv LG sama samsung itu paling laku d pasaran ..

walaupun sony keluarin produk yang sama tetep aja susah saingin LG sama

samsung, soalnya kualitasnya bisa dibilang udah setara atau bahkan lebih bagus.

itu produsen smartphone sony itu udah ga ad nama, aplg apple samsung HTC

NOKIA inovasinya cepet banget, ga sampe 2 tahun ada produk baru yang bener2

bagus ..

So mnrt gw perusahaan jepang bakal terkikis abis .. semua komsumen bakal

milih barang korea atau china.

kalau mau barang bagus ya pilih barang korea kalau mau barang murah ya pilih

china ..

Setelah bertaun2 merajai dunia elektronik, rasanya agak aneh aja Jepang harus turun tahta emoticon-Big Grin
nambahin gan..
kehancuran perusahaan jepang juga dikarenakan tingginya quality control mereka, dimana setiap produk harus memiliki nilai 9, berbeda sama perusahaan korea seperti samsung dan lg, dimana jika suatu produk dinilai bagus pada nilai 7, maka samsung dan lg hanya akan memberi nilai 7,5 pda setiap produknya, karena jaman sekarang perubahan teknologi sangat cepat, mungkin dalam waktu 2 tahun konsumen sudah mengganti produknya, jadi ngapain buat produk yang sangat perfect..

kalo dilihat, kehancuran produk jepang seperti siklus gan, dimana dulu elektronik jepang menghancurkan produk elektronik eropa sebelum berjaya, dan sekarang mulai dilibas dengan produk korea...
Betul ni gan, kayanya produk Cina sama Korea dan Taiwan malah mudah bersaing...
Quote: Cek Thread Ane
Beberapa “Penampakan”
Quote:Original Posted By kooowalski
nambahin gan..
kehancuran perusahaan jepang juga dikarenakan tingginya quality control mereka, dimana setiap produk harus memiliki nilai 9, berbeda sama perusahaan korea seperti samsung dan lg, dimana jika suatu produk dinilai bagus pada nilai 7, maka samsung dan lg hanya akan memberi nilai 7,5 pda setiap produknya, karena jaman sekarang perubahan teknologi sangat cepat, mungkin dalam waktu 2 tahun konsumen sudah mengganti produknya, jadi ngapain buat produk yang sangat perfect..

kalo dilihat, kehancuran produk jepang seperti siklus gan, dimana dulu elektronik jepang menghancurkan produk elektronik eropa sebelum berjaya, dan sekarang mulai dilibas dengan produk korea...

Produk dengan nilai 9 juga ada pasarnya sendiri loh gan emoticon-Big Grin
Tapi emang gak sebesar pasar untuk "tukang ganti gadget tiap bulan" emoticon-Hammer
sama halnya dengan nokia bukan? nokia juga mengalami kerugian besar sehingga mem-phk beribu karyawannya. samsung sama apple mengalahkan produk keluaran nokia.
Quote:Original Posted By .ventisca.

Produk dengan nilai 9 juga ada pasarnya sendiri loh gan emoticon-Big Grin
Tapi emang gak sebesar pasar untuk "tukang ganti gadget tiap bulan" emoticon-Hammer


bener gan, tapi pola pikir konsumen sekarang udah berubah, ngapain beli elektronik tahan lama, kalo tahun depan udah keluar produk baru, atau bahkan bulan depan,

tapi itu kalo barang elektronik, beda dengan di otomotif dimana kualitas masih jadi pertimbangan momor satu,

kalo ane sih lebih seneng produk jepang gan, tapi berhubung hp jepang kagak masuk sini jadi pindah haluan ke sams*ng emoticon-Ngakak (S)
tapi kalo lepi masih sony vaioemoticon-Ngakak (S)
sebuah pelajaran klo hidup itu selalu bergulir..

tak ada yg perkasa selamanya
gak ad yg hebat sampai akhir jaman.

siapa tw indonesia bisa naik ke tahta itu suatu saat *ngarep
nyimak dulu gan

sekalian nitip lapak nih nintendo ds lite black
http://livebeta.kaskus.co.id/thread/...bulan-mulus-95
bis baca ntu artikel (diluar data statistik yg membosankan) agaknya memang rada keteter prduk jepang..
dan jika mengacu pada tiga hal tersebut juga masuk akal.
Jangankan produk jepang, apple aja keteter digempur habis ama samsung emoticon-Matabelo
ane setuju ama yg koment di atas, jgn hanya mengutamakan variasi dengan embel-embel fitur berlimpah dan harga murah tp kualitas like bunch of crap emoticon-Big Grin
lo ane pribadi seringnya make produk jepang. gak tau kenapa? emoticon-Bingung (S)
mungkin dari tiga hal di atas, karena kebanyakan pekerja adalah orang tua, dan mereka selalu memberikan kualitas yg terbaik.
lo kata orang jawa alon-alon sing penting klakon emoticon-Malu (S)
artikan sendiri emoticon-Big Grin

CMIIW
baru aja temen ane ngajuin resign dri perusahaan otomotif punya jepang, ane tnya alesanya ya,,, mirip2 sama isi artikel di atas

btw, nice share gan, good article
Bener sih gan, gw setuju dengan ulasan artikelnya,

Sepertinya memang pasar elektronik belakangan ini memang dikuasain produk Korea,
Korean Wave bener-bener mendunia ya ternyata... semua lini dilibas...
Gw setiap mampir ke sudut toko elektronik entah di mall2 atau di manapun, brand2 macam SAMSUNG dan LG memang menjawarai segala jenis produk elektronik,
produk TV deh, paling banyak ya 2 brand korea itu yg terpajang, selain bisa kasih fitur dan tampilan yg gress bgt, harganya jg lebih bersaing dibanding produk jepang. Bahkan produk smartphone aja brand SAMSUNG udah masuk jajaran brand kelas dunia

Ya, ekonomi dunia yg dl didominasi Pasar Global Amerika dan Eropa kini dikuasai China, who knows, apa mungkin branding elektronik dari negeri ginseng suatu saat jg dilibas oleh yg lain
ya, setuju bgt, smuanya udah nampak dari entertaiment ampe technology smuanya udah disaingiin ama yg laen, tingal kita aja pandai2 milih productnya, kualitas dan harganya
Kalo dari segi harga produk jepang lebih mahal.

Selain itu ane lebih suka produk dalam negri kyk poly***nemoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By kooowalski
bener gan, tapi pola pikir konsumen sekarang udah berubah, ngapain beli elektronik tahan lama, kalo tahun depan udah keluar produk baru, atau bahkan bulan depan,

tapi itu kalo barang elektronik, beda dengan di otomotif dimana kualitas masih jadi pertimbangan momor satu,

kalo ane sih lebih seneng produk jepang gan, tapi berhubung hp jepang kagak masuk sini jadi pindah haluan ke sams*ng emoticon-Ngakak (S)
tapi kalo lepi masih sony vaioemoticon-Ngakak (S)

Nah itu lah "sifat tamak" manusia *)kek ane hidup udah bener aja emoticon-Hammer
Kadang orang beli gadget dengan fitur luar biasa dan terus berburu gadget dengan model/fitur terbaru.

Pertanyaannya :
Apa orang2 butuh fitur itu? emoticon-Bingung
Apa kebutuhan sehari2 tidak dapat dipenuhi dengan gadget yang lama?

Sifat manusia ini yang dimanfaatkan oleh para produsen "baru" untuk terus mengembangkan gadget dengan fasilitas wah, yang kesannya perkembangan teknologi sangat cepat, tapi tanggung (beda dikit sama teknologi generasi sebelumnya). Dan implikasinya konsumen terangsang untuk beli gadget baru tanpa pikir panjang dan mengganti gadget lamanya walaupun masih bisa dipakai (dan teknologinya gak ketinggalan banget).

Masa pakai yang singkat ini dimanfaatkan oleh produsen untuk menurunkan standard kualitas mereka.

Jadi penyebab semua fenomena ini : sifat konsumtif dari manusia, yang tidak bisa membedakan mana yang dibutuhkan dan mana yang diinginkan

Kalau produk otomotif, paling "gitu2 doang", gak ada perkembangan berarti.
Yang berkembang malah sisi elektroniknya yang jadi daya tarik produk otomotif sekarang emoticon-Hammer
*)mungkin beda kapasitas mesin doang emoticon-Ngakak (S)

Ane sendiri sih pake laptop Toshiba 2 biji, yang satu yang seri L510 agak jadul, satunya lagi seri L840 baru bulan kemaren emoticon-Big Grin

Sayang hape susah cari produk jepang, jadi dulu pake Siemens (masih buatan eropa asli, sampe sekarang masih idup walopun udah 12 taun emoticon-Hammer), lalu ganti ke LG (setelah 10 taun emoticon-Ngakak (S), dan ternyata LG gak awet emoticon-Frown), dan sekarang lari ke samsung karena emang kualitasnya gak kalah sama jepang dan yang lebih penting, barangnya mudah dicari.
Quote:Original Posted By amnesiaselalu
sebuah pelajaran klo hidup itu selalu bergulir..

tak ada yg perkasa selamanya
gak ad yg hebat sampai akhir jaman.

siapa tw indonesia bisa naik ke tahta itu suatu saat *ngarep

Nah itu juga ane ngarep tuh gan emoticon-Big Grin
Kali ntar ada lowongan buat ane emoticon-Malu
Quote:Original Posted By s4lvotere
bis baca ntu artikel (diluar data statistik yg membosankan) agaknya memang rada keteter prduk jepang..
dan jika mengacu pada tiga hal tersebut juga masuk akal.
Jangankan produk jepang, apple aja keteter digempur habis ama samsung emoticon-Matabelo
ane setuju ama yg koment di atas, jgn hanya mengutamakan variasi dengan embel-embel fitur berlimpah dan harga murah tp kualitas like bunch of crap emoticon-Big Grin
lo ane pribadi seringnya make produk jepang. gak tau kenapa? emoticon-Bingung (S)
mungkin dari tiga hal di atas, karena kebanyakan pekerja adalah orang tua, dan mereka selalu memberikan kualitas yg terbaik.
lo kata orang jawa alon-alon sing penting klakon emoticon-Malu (S)
artikan sendiri emoticon-Big Grin

CMIIW

Karyawan dan pekerja senior itu sudah sangat berpengalaman dan bisa menjaga kualitas karena sudah tahu dan hapal betul tentang produk yang biasa mereka produksi. Jadi udah mendarah daging gitu emoticon-Big Grin

Soal fitur dan teknologi keknya Korsel itu sudah setara atau bahkan lebih dari Jepang emoticon-Belo
Tapi kalo masalah kehandalan dll, semakin hari emang semakin baik sih emoticon-Big Grin

Jepang mungkin masih juara di riset dan development di level "alpha"-nya (riset di level lab).
Tapi di level mass production untuk dijual, keknya untuk saat ini Korsel lebih unggul karena :
1. Perkembangan produk yang kontinu
2. Kualitas dan kehandalan yang semakin baik

Kalo produk China? (yang asli buatan China, bukan produk under license Jepang dan Korsel yang diproduksi di China). Masih kalah jauh keknya emoticon-Big Grin
ane simak dulu gan emoticon-Big Grin
wah kyaknya gak bakalan mati tuh gan emoticon-Smilie
mereka pasti bisa memutar otak dan memiliki ide brilliant utk naek naek dan naek emoticon-Hammer
Quote:Original Posted By rg_gmr
raksasa dunia nanti akan bergeser gan.. china,indonesia, india, korea nanti akan menjadi raksasa dunia seiring waktu. tinggal tunggu waktunya aja gan.. bumi itu bulat gan kadang di atas kadang di bawah. tinggal waktu yang menentukan nanti


iya gan,, mudah mudahan indonesia bisa nantinya emoticon-Cool