alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016326741/berziarah-ke-kuburan-gantung-pesanggrahan-djojodigdan
Video & Image 
Berziarah ke Kuburan Gantung Pesanggrahan Djojodigdan
emoticon-Traveller Selamat Datang di Trit Ane emoticon-Traveller

Beberapa waktu yang lalu sebuah tayangan program TV Swasta yang bernama INSIDE mengangkat cerita dari lokasi ini, sebagai orang Blitar saya pun langsung meluncur ke lokasi yang sudah saya ketahui semenjak kecil untuk berbagi cerita langsung dengan Agan2 & Sista

Spoiler for Presents:


Quote:Jam masih menunjukkan pukul 4 sore, saya dan istri saya yang baru saja dari Candi Simping untuk mencari bahan ikut postingan Travellista langsung menuju ke Pesanggrahan Djojodigdan atau oleh masyarakat Blitar lebih dikenal dengan Kuburan Gantung. Tidak seperti biasanya, pintu gerbang masuk Pesanggrahan yang biasanya terlihat selalu tertutup waktu itu sedikit terbuka dan sangat kebetulan sekali Mbah Ram dan Mbah Man juru kunci Pesanggrahan Djoodigdan ada di pintu gerbang belakang, lansung saya dan istri saya berbincang dan mengutarakan niat saya untuk melihat-lihat Pesanggrahan sekaligus soan ke Makam Eyang Djojodigdo. Dengan ramahnya, Mbah Ram mempersilahkan untuk masuk dan memarkir motor saya disamping rumah beliau yang terletak di sebelah barat bangunan utama dari Pesanggrahan.

Area Pesanggrahan ini cukup luas, terdapat sebuah bangunan rumah yang cukup besar dan hampir di sekeliling Pesanggrahan terdapat kebun yang cukup rindang. Saya pun bertemu dengan Mbah Man, suami dari Mbah Ram, dari beliau saya mendapat banyak info tentang Pesanggrahan ini dan dari beliau juga saya mengetahui bahwa Mbah Ram merupakan salah satu cucu dari Eyang Djojodigdo. Sebelum saya mengulas Pesanggrahan Djojodigdan lebih lanjut, saya akan sedikit membahas mengenai Eyang Djojodigdo. Menurut cerita yang beredar dan dari beberapa sumber informasi yang saya peroleh, beliau merupakan sahabat dekat Pangeran Diponegoro dan dia juga merupakan keturunan darah biru Mataram. Sepak terjang Eyang Djojodigdo berkaitan erat dengan Perang Diponegoro (melawan Belanda) selama masa peperangan lima tahun (1825-1830), beliau merupakan salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro.

Dari keterangan nisan yang saya baca di foto2 dinding dalam Rumah Mbah Djojodigdan, beliau lahir pada tanggal 29 Juli 1827, banyak orang percaya bahwa beliau mempunyai Ajian Pancasona. Aji Pancasona merupakan ilmu yang bila pemiliknya mati, dia akan hidup kembali dengan catatan tubuhnya menyentuh tanah. Dalam epos Ramayana, hanya ada satu orang yang dikenal memiliki Aji Pancasona. Dia adalah Subali, saudara kembar Sugriwa. Mereka berdua berasal dari bangsa kera. Namun, karena rayuan Rahwana, ajian ini jatuh ke tangan raja Alengka. Dengan kesaktiannya itu, konon Joyodigdo tak hanya sekali tertangkap dan dieksekusi mati oleh Belanda. Namun, karena mempunyai Aji Pancasona, begitu jasadnya dibuang (dan menyentuh tanah), dia hidup kembali tanpa sepengetahuan kompeni. Setelah Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda, Joyodigdo (yang usianya masih sekitar 30 tahun kala itu) masih meneruskan gerilya. Karena Yogyakarta dijaga terlalu banyak pasukan Belanda, Joyodigdo memilih bergerilya ke arah timur. Sepanjang perjalanan, dia menyerang tiap pos Belanda yang lengah.

Sesampainya di Blitar, Joyodigdo berhasil mengusir Belanda dari wilayah ini. Keberadaan Joyodigo pada akhirnya diketahui oleh Adipati Blitar. namun Joyodigo menolak saat Adipati memintanya datang dengan alasan sibuk melatih laskar untuk melawan Belanda. Dua tahun kemudian, utusan Adipati kembali datang dengan maksud meminta Joyodigdo untuk menggantikan patih Kadipaten Blitar yang mangkat. Joyodigdo pun menerima permintaan ini. Dia kemudian diberi tanah perdikan yang sekarang berada di Jln. Melati, Blitar. Di tanah ini Joyodigo mendirikan rumah besar untuk keluarganya yang diberi nama Pesanggrahan Joyodigdo yang hingga sekarang pun masih berdiri kokoh. Eyang Joyodigdo pun wafat pada 1905 di usia 100 tahun lebih. Bagi yang tertarik untuk menguasai Ajian ini, konon syarat utamamnya adalah melakukan puasa ngalong, yaitu bergelantungan di pohon dengan posisi kepala di bawah (seperti kalong) selama 40 hari 40 malam tanpa makan dan minum. Ada yang bermininat?

Karena khawatir akan hidup lagi begitu menyentuh bumi, kemudian oleh para kerabat, makamnya diusahakan agar tidak menyentuh tanah. Jasad Joyodigo dimasukkan ke dalam peti besi, dan peti itu kemudian disangga dengan empat tiang yang juga terbuat dari besi seperti yang tampak sekarang ini.

“Di usia yang sudah lebih seratus tahun, kan kasihan kalau Eyang terus menerus hidup lagi setelah meninggal. Karena itu, makamnya dibuat menggantung agar tidak menyentuh tanah. Kalau asal-usulnya ya, seperti yang saya katakan tadi. Eyang Joyodigo merupakan keturunan darah biru dari Mataram dan pernah menjadi patih di Kadipaten Blitar sini. Kalau saudara beliau, mantan bupati Rembang yang juga suami dari RA. Kartini,” terang juru kunci yang telah menjaga makam Eyang Joyodigo lebih dari 20 tahun.


Berikut penampakan dari Kuburan Gantung Djojodigjan
Maaf karena kamera yang ane gunakan kurang bagus
emoticon-Malu (S)


Quote:
Spoiler for Foto Beliau Gan:


Spoiler for Foto Ruang Dalam:


Spoiler for Ruang Dalam Lagi:


Spoiler for Ini dia makamnya:


Spoiler for Bagian atas makam:


Spoiler for Dari samping gan:


Spoiler for Halaman Depan Rumah:


Gimana Gan? bagus kan lokasi dan rumahnya emoticon-Cool
meski jujur aja, menurut ane agak serem juga sih
emoticon-Takut (S)


Itu cerita dari perjalanan ane, mohon maaf jika ada salah kata.
Sekian dari ane ya gan
Jangan Lupa emoticon-Rate 5 Star & memberikan Comment yang Bermutu
Terima kasih sudah membaca dan mampir ke trit ane

emoticon-Shakehand2
pertamax diamankan emoticon-Cool
wisata religi yang keren emoticon-thumbsup
keduax....
pengalaman pribadi ya... mantappp
Quote:Original Posted By .VOC
pertamax diamankan emoticon-Cool
wisata religi yang keren emoticon-thumbsup


makasih gan emoticon-shakehand

Quote:Original Posted By mbahpaijo
keduax....
pengalaman pribadi ya... mantappp


Iya Mod emoticon-Malu (S)
emoticon-Cendol (S) nya dari Momod mana neh emoticon-EEK!:
emoticon-Peace
widihh emoticon-Belo
sepertinya masih sepi ya pak guru emoticon-Thinking
apa gk ada yang berziarah emoticon-Thinking
_____
rumahnya masih Jawa asli ya emoticon-Belo
serem gtu pak di fotonya emoticon-Takut (S)
_____
Ajian Pancasona emoticon-Belo
emoticon-Takut (S)
_____
gk banyak cuap2 langsung emoticon-Rate 5 Star aja
emoticon-Ngacir
ntar kalau ke blitar maen ah emoticon-Ngacir2
_____
pengalaman yang sungguh mantab pak guru emoticon-I Love Indonesia (S)
pastinya mendebarkan bgt yah berkunjung kesitu
Quote:Original Posted By chiloGG
widihh emoticon-Belo
sepertinya masih sepi ya pak guru emoticon-Thinking
apa gk ada yang berziarah emoticon-Thinking
_____
rumahnya masih Jawa asli ya emoticon-Belo
serem gtu pak di fotonya emoticon-Takut (S)
_____
Ajian Pancasona emoticon-Belo
emoticon-Takut (S)
_____
gk banyak cuap2 langsung emoticon-Rate 5 Star aja
emoticon-Ngacir
ntar kalau ke blitar maen ah emoticon-Ngacir2
_____


Sepi emang Sil,
soalnya serem amat,
oke sms ane aja kalo kesono,
ane jamu dirumah ane emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By abangojan
pengalaman yang sungguh mantab pak guru emoticon-I Love Indonesia (S)


mampir dong kesini,
kota proklamator nih jan emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By Apeglie
pastinya mendebarkan bgt yah berkunjung kesitu


gak gan,
ane biasa aja kesana emoticon-Cool
Quote:Original Posted By mbahpaijo
keduax....
pengalaman pribadi ya... mantappp


wuih ada si Mbah emoticon-Salaman
asik pengalaman di thread ini

sekolah percepatan
wah .. makam kluarga ane nih emoticon-Embarrassment emoticon-Matabelo

makasi udah share gan emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By yessyso
wah .. makam kluarga ane nih emoticon-Embarrassment emoticon-Matabelo

makasi udah share gan emoticon-2 Jempol


Yang boneng Gan emoticon-EEK!:
berarti masih sodaraan ma RA Kartini yah emoticon-Matabelo
Quote:Original Posted By izakaskus


Yang boneng Gan emoticon-EEK!:
berarti masih sodaraan ma RA Kartini yah emoticon-Matabelo


Bener Gan .. emoticon-Malu (S) .. ada photo ane ama keluarga di dinding pesanggrahan emoticon-Cool
Quote:Original Posted By yessyso
Bener Gan .. emoticon-Malu (S) .. ada photo ane ama keluarga di dinding pesanggrahan emoticon-Cool


ehm, yang mana yah emoticon-Bingung (S)
Bisa menceritakan lebih lanjut dong tentang buyutnya emoticon-Genit:

Kalo boleh tahu namanya siapa?
Keturunan dari yang mana?
Quote:Original Posted By izakaskus


ehm, yang mana yah emoticon-Bingung (S)
Bisa menceritakan lebih lanjut dong tentang buyutnya emoticon-Genit:

Kalo boleh tahu namanya siapa?
Keturunan dari yang mana?


wah bisa panjang kalo cerita Gan ...emoticon-Ngakak
Singkat aja ya, Patih Blitar (R.M. Ng. Bawadiman Djojodigdo) punya istri 4:
1. R.A. Djojodigdo
2. Mas Ayu Gondowati / Mas Ayu Gondoresmi
3. Mas Ayu Soekarsih
4. Mas Ayu Ngadinah
kalo ane keturunan dari R.A Moesini yang menikah dengan Patih Banyuwangi, R.M. Sosrosoebroto . R.A. Moesini adalah anak dari istri kedua Patih Blitar. sekian. emoticon-Malu
Quote:Original Posted By yessyso
wah bisa panjang kalo cerita Gan ...emoticon-Ngakak
Singkat aja ya, Patih Blitar (R.M. Ng. Bawadiman Djojodigdo) punya istri 4:
1. R.A. Djojodigdo
2. Mas Ayu Gondowati / Mas Ayu Gondoresmi
3. Mas Ayu Soekarsih
4. Mas Ayu Ngadinah
kalo ane keturunan dari R.A Moesini yang menikah dengan Patih Banyuwangi, R.M. Sosrosoebroto . R.A. Moesini adalah anak dari istri kedua Patih Blitar. sekian. emoticon-Malu


Wow, suatu kehormatan bisa bertemu di Kaskus.
Kapan2 kita bisa Gath dong Gan emoticon-Big Grin
Nih agan juga punya ajian Pancasona kali ya emoticon-Takut (S)
hmmm...

jadi pengen kesana juga neh emoticon-Big Grin

lokasi diblitar ya ?? lumayan deket dari kampung halaman emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By ghojer3322
hmmm...

jadi pengen kesana juga neh emoticon-Big Grin

lokasi diblitar ya ?? lumayan deket dari kampung halaman emoticon-Embarrassment


Kampung halaman lu dimana Jar?
Bekasi - Blitar gitu maksudmu. emoticon-Ngakak (S)
Serem Gan kuburannya emoticon-Takut (S)
kalo banyak orang ane berani kesana emoticon-Big Grin
Perang Diponegoro iti 1825-1830, lahirnya eyang Djojodigdan 1827.. Kok gak match ya jika eyang jadi pengikut P. Diponegoro....

Ane juga bingung, mana yg bener djojodigdan itu ayahnya bupati rembang atau saudaranya? Soalnya kalau lihat difoto Bupati Singgih dan RA Kartini selisih sekitar 20 tahun, dan RA Kartini meninggal 1904 dalam usia 25 tahun, perkiraan suaminya tentu 50 tahunan... Artinya selisih Eyang Djojodigdan dan Bupati Singgih itu bisa 30 tahunan...

emoticon-Blue Guy Cendol (L)
ada hantu nya kgak gan ,,
kan indonesia sering mengaitkan kuburan dgn hal2 yg mistis gvtu ,,
apalagi kburan yg udah lama