Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016310362/destination-australia-tangkap-imigran-gelap-8-anggota-tni-terima-penghargaan
Thumbs up [Destination: Australia] Tangkap Imigran Gelap, 8 Anggota TNI Terima Penghargaan
Rabu, 05 September 2012 , 10:02:00
Tangkap Imigran Gelap, 8 Anggota TNI Terima Penghargaan


BOGOR–Karena berhasil menggagalkan pelarian puluhan imigran gelap ke Cianjur, delapan anggota TNI AD Kodim 0608 Cianjur mendapatkan penghargaan dari Komandan Korem 061/Suryakancana Kolonel Infanteri AM Putranto. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Korem 061 Suryakancana dan halalbihalal di Kebun Raya Bogor (KRB), kemarin.

Kol Inf AM Putranto mengungkapkan, operasi penggagalan kaburnya imigran tersebut dipimpin langsung Danramil Cidaun Kapten Inf Indrian Masyar. Tim gabungan berhasil menangkap 28 orang imigran gelap yang melarikan diri ke dalam hutan di wilayah pesisir Pantai Selatan Cianjur, Jawa Barat, pada 19 Agustus lalu.

“Mereka patut mendapat penghargaan karena berhasil menjalankan tugasnya di luar hal yang wajar dan dalam kondisi kritis,” ujarnya.

Para imigran tersebut, lanjut Putranto berasal dari Irak, Afghanistan, Pakistan dan Iran. Tujuan mereka adalah Pulau Christmas, di selatan Pulau Jawa, dengan tujuan akhir minta suaka ke Australia. PBB melalui IOM menjadi badan yang akan menangani mereka lebih lanjut.

Selanjutnya, ungkap dia, dari koordinasi sementara pihak IOM, Imigrasi dan Polres Cianjur, para imigran gelap yang kabur akan diberangkatkan ke Cisarua, Bogor.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Bogor Bambang Catur mengaku kewalahan mengatasi maraknya imigran gelap di kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. “Jumlah imigran gelap asal timur tengah di kawasan Puncak memang ribuan, personil kita (pengawas penindakan imigrasi) terbatas, jadi kerepotan juga kalau setiap saat harus mengawasi ribuan imigran di kawasan Puncak,” katanya.

Terlebih lagi, keberadaan mereka (ilegal) bercampur dengan yang legal dan pengungsi di bawah perlindungan UNHCR dan IOM. Parahnya lagi, yang ilegal ini terkesan seperti dipelihara oleh oknum-oknum yang mengambil keuntungan pribadi. “Jadi kadang kita dilema juga menindaknya. Bukan karena aturan yang longgar. Aturan keimigrasian kita tegas. Hanya banyak yang bermain dalam permasalahan keimigrasian ini,” jelasnya.


Pihaknya membenarkan terkait maraknya imigran gelap yang singgah ke Indonesia dengan tujuan ke Australia. Sempat tersiar kabar biaya keberangkatan seorang imigran gelap dari Irak mencapai 5.000 dolar Amerika Serikat. Jaringan penyelundup ini meliputi berbagai kalangan, dari nelayan, pemilik rumah penampungan, mata-mata, hingga aparatur pemerintahan di dalam dan luar negeri.(sdk)

SUMBER

Bisa2 warga pulau christmas mengeluh lagi nih.

Sebelumnya:

Warga Melayu di Christmas Island Kesal Perilaku Imigran Gelap Asal Iran
Rabu, 11/07/2012 - 04:08

CHRISTMAS ISLAND, (PRLM).- Sejak menjadi kekuasaan Australia, Christmas Island dijadikan sebagai pusat detensi imigran gelap. Hal ini telah menyebabkan kehidupan di pulau kecil tersebut mengalami perubahan. Sejumlah warga Christmas Island dengan terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya terhadap kelompok imigran gelap tersebut. Mereka berharap pemerintah Australia mencari tempat lain untuk para pendatang illegal tersebut.

Bahkan, seperti dilaporkan news.com.au, Selasa (10/7/12), komunitas warga Australia keturunan Melayu yang mendiami pulau tersebut dengan terang-terangan meragukan motif kedatangan para imigran gelap yang mayoritas berasal dari negara Timur Tengah dan Asia Selatan itu, seperti dituturkan oleh salah seorang warga Christmas Island yang juga Imam Masjid Flying Fish Cove, Abdul Ghaffar.

Dalam wawancaranya kepada jurnalis Daily Telegraph pekan lalu, Ghaffar mengatakan, pada awalnya dia dan komunitas Melayu lainnya merasa iba dan bersimpati kepada para imigran gelap tersebut. Apalagi mereka berasal dari negara-negara Islam yang membuat warga Melayu terpanggil untuk menolong atas nama persaudaraan Islam.

Akan tetapi, belakangan ini, kata Ghaffar, dia dan warga Melayu lainnya tidak lagi simpati dengan para imigran gelap tersebut.
Pasalnya, mereka meragukan motif para pendatang tersebut untuk mencari suaka di Australia.

Menurut Ghaffar, kini dirinya tidak lagi percaya, motif para imigran gelap tersebut adalah untuk mencari suaka. "Saya kira,mereka ke sini bukan untuk itu, tapi motif ekonomi.Mereka hanya ingin hidup enak di Australia," ujarnya.
(A-133/A-108)***

SUMBER
kasihan warga Pulau Christmas yg terganggu dengan para imigran gelap, semoga Indonesia tidak mengalami hal yang sama.

Salah satu penjelasan dari kaskuser:
Quote:Original Posted By umeboshi
Mereka itu etnis minoritas Zahara tampangnya setengah arab setengah mongol (asia) di Afganistan yang ngaku ditindas oleh taliban, lantas sodara2 habib ini yang sudah mendapat suaka di Australia promosi ke kenalan mereka bahwa di Australia itu enak nggak kerja dapet tunjangan2 dari pemerintah...jadi mana mau mereka tinggal di Indonesia yang nggak ada benefit/keuntungan-nya. Penyelundup orang gelap juga dari golongan habib, mereka memungut bayaran yang jumlahnya fantastis dari pencari suaka itu dan kemudian diangkut ke perairan Australia.
Quote:Original Posted By citox

Para imigran tersebut, lanjut Putranto berasal dari Irak, Afghanistan, Pakistan dan Iran. Tujuan mereka adalah Pulau Christmas

[B]
Heran gue... Demen amat sih ke Australia... Kayak di Timur Tengah udah Gak ada Negara Lain aja...
christmas island yg di bawahnya pulau jawa kan yah CMIIW

kadang bingung jg kok ni pulau bs jauh sendiri ama ostrali
Quote:Original Posted By KimaxKaw

Heran gue... Demen amat sih ke Australia... Kayak di Timur Tengah udah Gak ada Negara Lain aja...

Untuk hidup enak dan dapat tunjangan gratis di Australia, gan kimak.
Quote:Original Posted By umeboshi
Mereka itu etnis minoritas Zahara tampangnya setengah arab setengah mongol (asia) di Afganistan yang ngaku ditindas oleh taliban, lantas sodara2 habib ini yang sudah mendapat suaka di Australia promosi ke kenalan mereka bahwa di Australia itu enak nggak kerja dapet tunjangan2 dari pemerintah...jadi mana mau mereka tinggal di Indonesia yang nggak ada benefit/keuntungan-nya. Penyelundup orang gelap juga dari golongan habib, mereka memungut bayaran yang jumlahnya fantastis dari pencari suaka itu dan kemudian diangkut ke perairan Australia.
gila ada ribuan dipuncak, ntar lama2 mereka beranak pinak disana, bisa muncul masalah baru dunk.....

knp ga pemerintah biarin aja ke pulau christmas? biar penuh disana
Quote:Original Posted By emasmurni
gila ada ribuan dipuncak, ntar lama2 mereka beranak pinak disana, bisa muncul masalah baru dunk.....

knp ga pemerintah biarin aja ke pulau christmas? biar penuh disana

Kasihan warga pulau christmas dong, gan.

Warga Melayu di Christmas Island Kesal Perilaku Imigran Gelap Asal Iran
Rabu, 11/07/2012 - 04:08

CHRISTMAS ISLAND, (PRLM).- Sejak menjadi kekuasaan Australia, Christmas Island dijadikan sebagai pusat detensi imigran gelap. Hal ini telah menyebabkan kehidupan di pulau kecil tersebut mengalami perubahan. Sejumlah warga Christmas Island dengan terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya terhadap kelompok imigran gelap tersebut. Mereka berharap pemerintah Australia mencari tempat lain untuk para pendatang illegal tersebut.

Bahkan, seperti dilaporkan news.com.au, Selasa (10/7/12), komunitas warga Australia keturunan Melayu yang mendiami pulau tersebut dengan terang-terangan meragukan motif kedatangan para imigran gelap yang mayoritas berasal dari negara Timur Tengah dan Asia Selatan itu, seperti dituturkan oleh salah seorang warga Christmas Island yang juga Imam Masjid Flying Fish Cove, Abdul Ghaffar.

Dalam wawancaranya kepada jurnalis Daily Telegraph pekan lalu, Ghaffar mengatakan, pada awalnya dia dan komunitas Melayu lainnya merasa iba dan bersimpati kepada para imigran gelap tersebut. Apalagi mereka berasal dari negara-negara Islam yang membuat warga Melayu terpanggil untuk menolong atas nama persaudaraan Islam.

Akan tetapi, belakangan ini, kata Ghaffar, dia dan warga Melayu lainnya tidak lagi simpati dengan para imigran gelap tersebut.
Pasalnya, mereka meragukan motif para pendatang tersebut untuk mencari suaka di Australia.

Menurut Ghaffar, kini dirinya tidak lagi percaya, motif para imigran gelap tersebut adalah untuk mencari suaka. "Saya kira,mereka ke sini bukan untuk itu, tapi motif ekonomi.Mereka hanya ingin hidup enak di Australia," ujarnya.
(A-133/A-108)***

SUMBER
hahahaha.. negara kita mah batu loncatan aje ye..
harusnya jadi artis sinetron aja di Indo..
atau mimpin geng..
Rebut Christmas, lawan 3000 tentara US Marine. Hahaha.
ngapain sih pemerintah Indonesia mesti repot ngurusin imigran yg mau ke Aussie? biarin aja lah mereka ke negri kanguru itu
Suruh pergi aj tu yang di Puncak klo sekira nya mengganggu, bikin Indo makin padet..
Quote:Original Posted By Ma5dab
Suruh pergi aj tu yang di Puncak klo sekira nya mengganggu, bikin Indo makin padet..


pastinya yang nongkrong di puncak membuat serabi-serabi lipat lokal jadi melar gan
Quote:Original Posted By Auto....Banned
christmas island yg di bawahnya pulau jawa kan yah CMIIW

kadang bingung jg kok ni pulau bs jauh sendiri ama ostrali


Sebelah selatan Jawa gan... kalo di map ya tentu di 'bawah' Pulau Jawa
orang indo lebih aman dan berkelas supaya bisa ke ostrali, belaga belajar dulu 1 taon, pake visa, naek pesawat. orang timur tengah nekat2 juga naek perahu, trus tuh iran bikin malu aja negara kaya minyak penduduknya jadi imigran
ada apa dengan iran sampe warganya banyak yang jadi imigran?
ga betahkah atau ada apakah?
Quote:Original Posted By nokstradamus
ada apa dengan iran sampe warganya banyak yang jadi imigran?
ga betahkah atau ada apakah?

Gak tahu, gan. Coba tanya ke Iran fanboy.
Quote:Original Posted By japek
pastinya yang nongkrong di puncak membuat serabi-serabi lipat lokal jadi melar gan

Kok malah diungsikan ke Puncak? Sampai ribuan lagi, memangnya proses imigrasi ke Australia lama?
wah berita jadul pada naik ya gara2 iklan
×