Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016292375/menko-polhukam-ini-alasan-intelijen-tidak-impotent
Menko Polhukam: Ini Alasan Intelijen Tidak IMPOTENT
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto membantah tudingan bahwa intelijen lemah sehingga serangkaian aksi teror terjadi di Solo selama Agustus 2012 dan juga kekerasan terhadap komunitas Syiah di Sampang terjadi.

"Alam demokrasi mengharuskan kita bertindak secara akuntabel... zaman dulu, saya curiga sama Anda, saya bisa tangkap. Tetapi, sekarang tidak bisa. Harus benar-benar suspect, dan harus benar-benar ada jaringannya, ada tindakan-tindakannya," kata Djoko kepada para wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Djoko juga membandingkan, pada era dulu, tentara dapat menangkap orang-orang yang dicurigai pemerintah. Namun, saat ini TNI tidak boleh menangkap orang-orang yang mencurigakan.

"Jadi, intelijen sekarang berbeda dengan intelijen zaman dahulu," tegas Djoko.

Djoko mengatakan, pemerintah, dalam hal ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, terus melakukan upaya deradikalisasi untuk menekan aksi teror dan kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

"Ini memerlukan kerja sama semua pihak, tak hanya pemerintah. Tokoh masyarakat dan tokoh agama harus ikut terlibat dalam upaya deradikalisasi," katanya.

Perkembangan terakhir, kepolisian berhasil menangkap Firman, seorang terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) aksi teror di Solo. Penangkapan berlangsung pada Rabu (5/9/2012) pukul 05.30 WIB di Jalan Raya Kalimulya, Perumahan Anyelir, Depok, Jawa Barat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, Firman diduga terlibat dalam kasus penembakan pos pengamanan Lebaran, pelemparan granat, dan penembakan pos polisi di Solo yang terjadi pada Agustus 2012.

"Saat ini, tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88 Polri," ujar Boy dalam keterangannya kepada wartawan pagi ini.
http://nasional.kompas.com/read/2012...en.Tidak.Lemah

-------------------------------------------------------------

trus kalau diduga itu sudah supect blum pak...paaak....nanya aku pak

jadi adek-adek kalau mau jadi teroris harus benar-benar jangan harus benar atau harus saja
msh bnyk yg hrus dibuktikan gan
udah..belkauin aja lagi UU subversi...toh amerika punya Homeland security Act ..jiwanya sama..hehehe
Dikerasin ntar banyak yang mewek.













vbot mewek gak?
berantas aja dah tuh tero, mampus mampus dahh....:


nggak usah peduliin orangyg ngomong tentang pengalihan isu, konspirasi, dan tetek bengeknya...
tohhh kalo udah kejadian DHUARRR....tuh orang2 tetep pada nyalahin aparat juga....
Quote:Original Posted By rockbenk
berantas aja dah tuh tero, mampus mampus dahh....:


nggak usah peduliin orangyg ngomong tentang pengalihan isu, konspirasi, dan tetek bengeknya...
tohhh kalo udah kejadian DHUARRR....tuh orang2 tetep pada nyalahin aparat juga....


azas praduga tetep ditegaken dong


kalau terhadap koruptor bagaimana ?
Quote:Original Posted By Ban.N.Dot
azas praduga tetep ditegaken dong

kalau terhadap koruptor bagaimana ?



Owwh tak bisa begitu, kepada koruptor harus lembut penuh cinta kasih, karena koruptor adalah selebritis dan media darling.
intinya terpentok dengan uu yg ada pada saat ini
Quote:Original Posted By Ban.N.Dot
azas praduga tetep ditegaken dong


kalau terhadap koruptor bagaimana ?


ya iya laa gan....kalo nggak punya bukti kuat trus asal maen tangkep/dor aje ya nggak bener juga kalee...


kalo koruptornya pake pestol buat ngelawan aparat yang nangkep ya dilumpuhkan lah...
masak diajak maen gaple...
×