Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016285511/sumur-jobong-lapis-enam-peninggalan-majapahit-ditemukan
Sumur Jobong Lapis Enam Peninggalan Majapahit Ditemukan
Sumur Jobong Lapis Enam Peninggalan Majapahit Ditemukan
Quote:

Mojokerto (beritajatim.com) - Sumur jobong lapis enam ditemukan Muhammad Taufiq Ikwan (36) warga Nglinguk, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat menggali tanah untuk membuat batu bata merah. Namun cangkulnya mengenai bangunan sumur jobong.

Setelah digali lebih dalam, bangunan sumur jobong tersebut terlihat berlapis enam dengan dikelilingi batu bata merah. Meski baru digali di sisi timur, bangunan sumur jobong tersebut berlapis enam dengan tinggi bervariasi mulai 20 cm hingga 60 cm.

"Total sumur di lokasi ini, sejak saya membuat batu bata merah tiga tahun lalu sebanyak 24 sumur tapi ini yang berbeda karena sebelum-sebelumnya, sumur yang saya temukan kalau tidak berbentuk batu bata merah yang disusun melingkar, ya jobong tak cela tapi ini jobong lapis enam," ungkapnya, Jum'at (31/08/2012).

Tanah yang ada di sekitar sumur berupa pasir, sementara dibawah berisi air. Diduga sumur jobong peninggalan Kerajaan Majapahit ini masih memiliki sumber mata air di dalamnya, pasalnya saat digali semakin dalam air terus keluar dari dalam tanah.

"Saya sendiri kurang tahu sebenarnya ini dulu digunakan untuk apa karena jarak sumur satu ke yang lain dekat. Tanah seluas 32 meter x 20 meter tersebut sudah ditemukan 24 sumur, tujuh sumur berbentuk batu batu yang diisusun sedang 17 sumur berbentuk jobong, satu diantaranya jobong berlapis enam," katanya.

Meski sudah memberitahu ke pihak Balai Penyelamatan Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Timur di Trowulan, Kabupaten Mojokerto namun Ikwan mengaku belum didatangi pihak BP3 Jawa Timur. Padahal sebelumnya, ia juga menemukan patung bima setinggi 55 cm dan langsung diserahkan ke BP3 Jawa Timur.





Diperkirakan Masih Ada 200 Sumur Era Majapahit

Quote:

Mojokerto (beritajatim.com) - Sumur jobong berlapis enam yang ditemukan warga Desa Nglinguk, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto diyakini merupakan salah satu sumur milik Penduduk saat jaman Majapahit. Diperkirakan di area tersebut merupakan kawasan penduduk.

Kepala BP3 Jawa Timur, Aris Soviyani mengatakan, penemuan sumur bojong di Desa Nglinguk, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto tersebut seharusnya berlapis ganjil. "Lapis sumur bojong itu seharusnya ganjil, bisa lima atau tujuh," ungkapnya, Sabtu (01/09/2012) tadi siang.

Di area pembuatan batu bata merah seluas 32 meter x 20 meter tersebut sudah ditemukan 24 semur sejak digali tahun 2009 lalu untuk bahan pembuatan batu bata merah. Tujuh sumur berbentuk batu batu yang disusun rapi sedang 17 sumur berbentuk jobong, satu diantaranya jobong berlapis enam. "Sudah ada 24 sumur yang ditemukan di lahan tersebut dengan posisi yang saling berdekatan. Diperkirakan di lokasi tersebut masih ada 200 sumur dan area penemuan sumur tersebut dipekirakan diluar kedaton," jelasnya.

Menurutnya, karena dibuktikan banyaknya ditemukan sumur. Selain itu, di sekitar lokasi warga juga banyak menemukan gerabah yang diyakini milik penduduk saat itu sehingga di sekitar lokasi penemuan sumur tersebut diperkirakan merupakan kawasan pemukiman penduduk.

Sebelumnya, sumur jobong lapis enam ditemukan Muhammad Taufiq Ikwan (36) warga Nglinguk, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto saat menggali tanah untuk membuat batu bata merah. Bangunan sumur lapis enam tersebut mempunyai tinggi bervariasi mulai 20 cm hingga 60 cm.





sumber
Sumur Jobong Lapis Enam Peninggalan Majapahit DitemukanSumur Jobong Lapis Enam Peninggalan Majapahit Ditemukan
MOJOKERTO, 31/8- PENEMUAN SUMUR KUNO. Muhammad Taufiq Ikwan (36) melihat sumur kuno temuannya di Dusun Nglinguk, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (31/8). Sumur kuno diduga peninggalan Kerajaan Majapahit, saat ini sudah ada 24 sumur kuno yang ditemukan. FOTO ANTARA/SYAIFUL ARIF/mes/12


BP3 Jawa Timur sudah dilapori gak di response, mungkin dia sudah tahu kalau isinya paling air .. terlalu
.
semoga dengan penemuan sumur tersebut dapat membuka khasanah ilmu arkeologi di Indonesia,

jangan lupa dijaga dan dirawat ya, jangan sampai ada tangan usil
Peninggalan dalam bentuk apapun itu, tetap harus dilestarikan demi anak cucu kita...
Quote:Original Posted By khan10

BP3 Jawa Timur sudah dilapori gak di response, mungkin dia sudah tahu kalau isinya paling air .. terlalu
.


bikin ngakak aje lu pagi2 bro wkwk
asal jangan dicorat coret tangan tangan usil nih
peninggalan sejarah kerajaan majapahit ternyata banyak juga

sumurnya dah ketemu banyak.semoga istananya cepet ketemu.
kalo didalamnya ditemukan bongkahan emas baru ditindak lanjuti. kalo cuma isi air ya paling didatengi tukang klenik
Di lahan ukuran 32x20 m2 udah ada 24 sumur??? Buat apa yak? Sumber air? Resapan air? Septic tank? Atau bagian sistem tata air kota yg lebih kompleks?
Mohon pencerahan para sesepuh...
kalo yg di temukan berupa arca emas, pasti respon lebih cpt..
Andaikan Kaskus bisa membuat perusahaan film seperti NATGEO ...
Membiayai ilmuwan ilmuwan dengan konsesi dokumentasi film menjadi hak milik Kaskus Film...

Iri rasanya melihat traveler, ilmuwan yang didokumentasikan oleh National Geographic.

Ane yakin ilmuwan lokal bakal minta dana ke kaskus daripada ke Kemdiknas, coz masuk film dan bisa menjadi bagian dari sejarah indonesia.

Mimpi......ada Kaskus Geographic

kayak gue peduli ajah ama sumur2 ga jelas begono
mendingan mikirin duit pajak
Quote:Original Posted By kokopampam
sumurnya dah ketemu banyak.semoga istananya cepet ketemu.


dan semoga ditemukan juga harta karunnya ya gan
Bah nemu , bah gak nemu , gak ngoros.

Penting ,
Gimana kabarmu kawanku Khan10.
Quote:Original Posted By srvhm


bikin ngakak aje lu pagi2 bro wkwk


Betul gan ane juga jadi coba kalau yang diketemukan Patung Emas seberat 200 Kilo, langsung terbirit birit itu instansi pemerintah sayang hanya air ya gan yang diketemukan
wow nice info gan
mungkin ada harta karun
semoga kalo nemu benda bersejarah baik artefak ato apa gak di colong trus di jual ke kolektor benda antik
semakin banyak situs purbakala ditemukan, makin banyak lagi kekayaan Indonesia, semoga bisa dimanfaatkan dengan maksimal khususnya di bidang pariwisata...