Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016284337/norwegia-ketemu-gas-1970-an-jadi-kaya-ri-sudah-100-tahun-lalu-kok-miskin
Norwegia Ketemu Gas 1970-an Jadi Kaya, RI Sudah 100 Tahun Lalu Kok Miskin?
Salah satu negara di Eropa, Norwegia baru berhasil menemukan cadangan besar gas bumi, sebelumnya negara tersebut juga menemukan gas bumi sejak tahun 70-an. Dengan kedua hal tersebut Norwegia menjadi negara yang makmur. Lantas Indonesia yang sudah lebih 100 tahun menemukan gas kenapa masih miskin?

Hal tersebut menjadi pertanyaan para ahli energi dan warga di Norwegia yang berpenduduk sekitar 5 juta jiwa, kenapa Indonesia yang sudah lama ketemu Migas dan banyak tapi masih miskin juga.

"Pertanyaan-pertanya seperti itu banyak ditanyakan kepada saya, kenapa Indonesia masih miskin juga padahal sudah lama punya Migas hingga sampai saat ini ketika berbicara di International oil and gas business day di Stavanger, Norwegia dalam lawatannya ke Norwegia dan Jerman beberapa hari lalu ," kata Wakil Menteri ESDM, Rudi Rubiandini ketika berkunjung ke Ruang Wartawan di Kementerian ESDM, Selasa (4/9/2012).

Dikatakan Rudi, Norwegia memang menjadi negara kaya dengan gas, dari ekspor gas ke negara-negara eropa, digunakan kembali (investasi) untuk membangun fasilitas pembangkit energi lainnya seperti pembangkit hydro (air).

"Mereka tidak gunakan untuk subsidi sama sekali, justru subsidi di negara tersebut negatif, tapi mereka menggunakan keuntungan dari jual gas dengan investasi membuat pembangkit hydro dan lainnya yang merupakan energi baru terbarukan," ucap Rudi.

Sehingga hasil keuntungan dari Migas yang didapat negara tersebut benar-benar digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Bagus infrastrukturnya disana, mulai jalan, jembatan, pembangkit listrik, transaportasi dan lainnya, sebagian besar dari hasil penjualan energi fosil mereka," ungkapnya.

Lantas, kenapa kenapa Indonesia sekian lama menemukan Migas tapi masih dikira miskin?

"Saya jelaskan, di Indonesia 248 juta yang mulai pagi-siang-malam minta makan, berapa piring yang harus disediakan, hasil Migas yang didapat hampir sebagian besar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Sementara di norway jumlah penduduknya cuma 5 juta orang, masih banyakkan di Jakarta, sementara di kota minyak mereka sendiri jumlah penduduknya cuma 120.000 jiwa, tentu banyak uang untuk membuat negara tersebut maju," tandasnya.

[url]http://finance.detik..com/read/2012/09/04/205342/2008107/1034/norwegia-ketemu-gas-1970-an-jadi-kaya-ri-sudah-100-tahun-lalu-kok-miskin?f9911013[/url]

=====

tanyaaa...

kennn



apaaaaaa

btw kyknya beda cara mengelolanya di indonesia segala sesuatu yg bisa dijual... dijual ke asing
ia nih gan. kita butuh RATU ADIL sepertinya
Kekorupsian yang merajalela dan butuh hukuman mati buat koruptor
karena kebanyakan kor... you know lah

anti vbot :
lah ini udah dijelasin

"Saya jelaskan, di Indonesia 248 juta yang mulai pagi-siang-malam minta makan, berapa piring yang harus disediakan, hasil Migas yang didapat hampir sebagian besar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Sementara di norway jumlah penduduknya cuma 5 juta orang, masih banyakkan di Jakarta, sementara di kota minyak mereka sendiri jumlah penduduknya cuma 120.000 jiwa, tentu banyak uang untuk membuat negara tersebut maju," tandasnya.


dan gak ada negara yang enslave mereka selama berabad2 juga kan
Quote:Original Posted By


"Mereka tidak gunakan untuk subsidi sama sekali, justru subsidi di negara tersebut negatif, tapi mereka menggunakan keuntungan dari jual gas dengan investasi membuat pembangkit hydro dan lainnya yang merupakan energi baru terbarukan," ucap Rudi.

Sehingga hasil keuntungan dari Migas yang didapat negara tersebut benar-benar digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Bagus infrastrukturnya disana, mulai jalan, jembatan, pembangkit listrik, transaportasi dan lainnya, sebagian besar dari hasil penjualan energi fosil mereka," ungkapnya.



"Saya jelaskan, di Indonesia 248 juta yang mulai pagi-siang-malam minta makan, berapa piring yang harus disediakan, hasil Migas yang didapat hampir sebagian besar digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Sementara di norway jumlah penduduknya cuma 5 juta orang, masih banyakkan di Jakarta, sementara di kota minyak mereka sendiri jumlah penduduknya cuma 120.000 jiwa, tentu banyak uang untuk membuat negara tersebut maju," tandasnya.

[url]http://finance.detik..com/read/2012/09/04/205342/2008107/1034/norwegia-ketemu-gas-1970-an-jadi-kaya-ri-sudah-100-tahun-lalu-kok-miskin?f9911013[/url]

=====

tanyaaa...

kennn



apaaaaaa

btw kyknya beda cara mengelolanya di indonesia segala sesuatu yg bisa dijual... dijual ke asing


subsidi negatif berarti beban negara kecil ato gak ada.sementara beda jumlah penduduk juga udah ketauan berarti kebutuhan infrastruktur lebih sedikit norwegia dibanding indonesia.dijual ke asing juga ga masalah asal ada keuntungan yang kita dapet.

yang jadi masalah di kita
subsidi ga tepat sasaran
infrastruktur dikorup = masa jalan baru 3 bulan dibenerin dah rusak lagi
dijual ke asing tapi dibawah harga pasar,buntung adanya
North sea oil dan Gas, penduduk cuma 5 jt, subsidi infrastruktur ....
Gimana ga makmur coba
kita mah masuk cadangan devisa gan..

Peringatan! bukan PUPPET GOVERNMENT

disana hukum tegak kale gan?
ada korupsi, mungkin ditindak tegas.
klo dimari, msh byk "kesempatan" negosiasi (wani piro?)

pencoleng yg jd pejabat jg g ada,
klo pun ada mungkin akan dimusuhi bersama.
tp klo disini? ketuanya pejabat kudu jd boneka tukang teken.

dimari bkn cuma ada minyak bumi, semuanya ada.
gemah ripah loh jinawi, katanya (sekali lg "katanya", mbuh kata siapa, anonim ato sekedar dongeng penghibur pengantar tidur)
sungguh utopia, ada seperti tiada.

untuk membuktikan RI bukan PUPPET GOVERNMENT, beranii tidak pihak KEMENTERIAN ESDM RI mempelopori kampanye >>> NASIONALISASI ASET REPUBLIK ?

Norwegia Ketemu Gas 1970-an Jadi Kaya, RI Sudah 100 Tahun Lalu Kok Miskin?

walah matematika ya gan, tak cari calculator dulu ya
Lho ... koq menteri / pemerintah senantiasa ngomong soal SUBSIDI?

Angka yg dijadikan SUBSIDI itu kan hanya permainan angka. Yang jelas, di negara ini komponen PAJAK nya juga cukup banyak. Semuanya dipajak. Mau masuk ke pasar, kena pajak. Setelah tiba di pasar, kena pajak parkir. Mau pipis di wc umum, juga dikutip pajak.

Pulang ke rumah, kalau lewat jalan TOL ... kena pajak. Makan2 di rumah makan, kena pajak, bayar telp. list. dll. kena pajak. Apakah arti hidup di negara merdeka ini

Sudah bayar pajak, pemerintah masih ngotot bahwa mereka banyak membantu rakyat, dan ujung2 nya cerita soal subsidi.
katanya orang indonesia bodoh2 makanya diserahin ke asing
Berita SAMPAH gitu kok di-posting...

Itu namanya buka aib sendiri, kliatan banget kualitas orang2 yg hidup di 2 negara itu...yg satu jelas orangnya berpendidikan, smart dan taff....sementara negara satunya orangnya goblok2, ga punya otak dan yg dipikir cuma makan apa hari ini.
Dasar GOBLOK, aib kok diumbar dimuka umum.
Quote:Original Posted By shegiet99
katanya orang indonesia bodoh2 makanya diserahin ke asing


lah di surabaya ada 3 universitas blom swasta, belom daerah lain....masak dibilang bodoh, dosennya ga dihitung? wadooh2 katanya siapa gan, uplod fotonya dong

apa beda pajak & upeti?

nyari pembenaran, ngotot subsidi mulu
mustinya BUMN dituntut nyediain dana buat APBN,
bukan pajak, apalagi nyari2 celah pembenaran melalui pencabutan subsidi.
penghindaran subsidi sama saja pembebanan negara ke rakjat,
ingat, sektor pajak makin hari target makin meningkat.
obyek pajak tentu bakal ada perluasan (ekstensifikasi) & imbasnya juga ke rakjat, sedangkan pejabat sibuk menghambur-hamburkan uang rakyat melalui berbagai macam pemborosan. ingat, kampanye hemat bukan alasan di bibir saja.

kalo negara beralasan ada pengeluaran yg tidak seimbang dgn yg diterima rakjat, memang tugas negara menyediakan yg menjadi hajat hidup orang banyak. kalo kita bs menyediakan sendiri, LALU BUAT APA ADA NEGARA ?

kalo tidak, rakjatketjil bolehlah bertanya: apakah kita msh hidup di era pra-kemerdekaan?

ada beda antara pajak & upeti hayo?
Quote:Original Posted By INCUBATOR
lah di surabaya ada 3 universitas blom swasta, belom daerah lain....masak dibilang bodoh, dosennya ga dihitung? wadooh2 katanya siapa gan, uplod fotonya dong



maksudnya bodoh dari lahir kali, Gan ???
semacam bakat gitu deh....jadi sulit dan ga bs dirubah
Quote:Original Posted By primula.
disana hukum tegak kale gan?
ada korupsi, mungkin ditindak tegas.
klo dimari, msh byk "kesempatan" negosiasi (wani piro?)

pencoleng yg jd pejabat jg g ada,
klo pun ada mungkin akan dimusuhi bersama.
tp klo disini? ketuanya pejabat kudu jd boneka tukang teken.

dimari bkn cuma ada minyak bumi, semuanya ada.
gemah ripah loh jinawi, katanya (sekali lg "katanya", mbuh kata siapa, anonim ato sekedar dongeng penghibur pengantar tidur)
sungguh utopia, ada seperti tiada.

untuk membuktikan RI bukan PUPPET GOVERNMENT, beranii tidak pihak KEMENTERIAN ESDM RI mempelopori kampanye >>> NASIONALISASI ASET REPUBLIK ?


kiranya berani g pejabat esdm bikin berita nasionalisasi?
ente baru yaa di indonesia gan??jangan kaget lho klo indonesia spti itu

uda biasa,indonesia ga suka pegang duit banyak,ntr boros dibelanjain ke mana2,jadi kekayaan alamnya dibagi ke negara2 lain,hbt kan gan,.baek bgt dah indonesia ni,seneng ane tinggal disini
ya beda gan, indonesia yg kellola warga asing
lha lo norwegia dikelola sendiri