Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016274952/mampukah-039finger-print039-atasi-039penyakit039-malas-anggota-dpr
Mampukah 'Finger Print' Atasi 'Penyakit' Malas Anggota DPR?
JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat akan menerapkan sistem presensi dengan finger print di ruang rapat paripurna. Rencana yang akan direalisasikan sebelum akhir tahun 2012 itu disebut untuk mengatasi "penyakit" anggota Dewan yang malas menghadiri rapat paripurna.

Apakah sistem itu akan ampuh untuk membuat anggota Dewan mau duduk dan mengikuti rapat membahas kepentingan rakyat di ruang paripurna? Tidak ada jaminan. Pasalnya, sistem presensi finger print nantinya hanya akan mendata kehadiran dan tidak mendata hingga si anggota Dewan mengikuti rapat hingga usai.

Ketua Badan Kehormatan DPR M Prakosa mengatakan, finger print hanya akan mendata pada saat kehadiran lantaran mengacu pada peraturan tata tertib DPR.

Dalam Pasal 243 ayat 1 tentang Tata Cara Rapat diatur "Setiap anggota wajib menandatangani daftar hadir dan membubuhkan cap jari pada alat kehadiran elektronik sebelum menghadiri rapat". Lalu, pada ayat 2 diatur "Kehadiran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah kehadiran fisik."

"Aturannya seperti itu, hanya kehadiran fisik," kata Prakosa sebelum rapat paripurna di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa ( 4/9/2012 ).

Prakosa mengatakan, jika ingin presensi finger print juga mendata seusai rapat, ketentuan dalam tata tertib harus diubah. Menurut dia, sebenarnya, kunci utama agar anggota Dewan disiplin mengikuti rapat ada di tangan fraksi.

Fraksi, kata Prakosa, bisa membuat aturan yang ketat berikut sanksi agar seluruh anggotanya disiplin. BK, lanjut dia, selama ini terkendala longgarnya aturan dalam Nomor 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) untuk memberikan sanksi anggota yang malas.

Dalam Pasal 127 UU MD3, BK baru bisa memberikan sanksi anggota Dewan setelah 6 kali berturut-turut tak hadir tanpa alasan yang sah.

"Jadi, masalah kedisiplinan ada pada masing-masing fraksi. Komandan anggota adalah fraksi," kata politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Saan Mustofa mengatakan, jangan menginterpretasikan kehadiran itu hanya datang secara fisik lalu tidak ada kewajiban mengikuti rapat. Kehadiran itu, kata dia, adalah datang lalu mengikuti jalannya rapat hingga selesai.

Menurut Saan, tidak akan ada perubahan jika presensi finger print hanya diterapkan ketika kedatangan.

"Kalau hanya sekali, nanti datang lalu pulang lah. Minimal presensi dua kali, datang dan pulang. Kalau bisa tiga kali, datang, ditengah rapat, lalu pulang," kata politisi Partai Demokrat itu.

Seperti diberitakan, saat ini DPR masih menerapkan presensi manual dengan menandatangani daftar kehadiran di depan ruang rapat. Praktiknya selama ini, anggota kerap hanya tanda tangan lalu meninggalkan ruang rapat. Ada pula yang berbuat curang dengan meminta staf ahli atau asisten pribadinya untuk menandatangani presensi.

Akhirnya, pemandangan kursi kosong jamak terlihat. Contohnya dalam rapat paripurna hari ini, paripurna baru dimulai pukul 10.48 WIB karena belum kuorum. Padahal, sesuai jadwal rapat seharusnya dimulai pukul 10.00 WIB. Selain molor, hanya 301 dari 560 orang anggota Dewan yang menandatangani lembar kehadiran.

KOMPAS

bener ga sih aggota DPR malas ?
gak akan bisa lah,
lha membolos itu sudah jadi hobi mereka,
pasti ada saja cara untuk ngakali finger print
Alesan kan bisa dibuat gan biar ga dtg ke kantor. Bisa blg aja ada kunjungan ke xx,dll ato sampe blg ban kereta api bocor.
pelajar/mahasiswa aja bisa ngakalin apalagi anggota DPR yg sudah expert..
Quote:Original Posted By anwarbrother

bener ga sih aggota DPR malas ?


ente becanda aja gan, siapa bilang mereka malas. mereka paling rajin kok.




rajin tidak hadir nya
Quote:Original Posted By EkstraPedaz
pelajar/mahasiswa aja bisa ngakalin apalagi anggota DPR yg sudah expert..


ini bisa jadi lahan mahasiswa untuk cari duit, training mbolos



















Dukung DJ_BX aka Jembut_Ketombe jadi moderator :
Kalo laporan absensinya di publikasikan pasti gak malas.
Quote:Original Posted By EkstraPedaz
pelajar/mahasiswa aja bisa ngakalin apalagi anggota DPR yg sudah expert..


karena dulunya mereka juga bekas mahasiswa jg gan, apalagi yg aktivis

org udah sakit kronis, mau diapain jg ga bakal sembuh
masuknya seminggu sekali masih aman dunk... secara ga 6 kali berturut2

iya tuh presensinya jgn sekali doang..bisa2 abis absen trus pulang
kalo perlu sejam sekali, secara anggota hewan eh dHEwan
bener gan, biar para wakil rakyat serius buat benerin rakyat nya jgn suka pake waktu sesuka mereka udh tw mereka wakil rakyat
Kayaknya G menjamin deh...
Tapi Mudah2an aja ada perubahan karenanya...
datengpun kalo cuma buat tidur atau maen angry birds doang juga sama aja...
gk urus gan,.. gk ada manfaatnye bahas ginian, yang jelas pengadaan barang/jasa lagi tuh..

Coba kalo pimpinan dHEWAN bilang "besok kita bagi2 proyek sampe T" ke semua anggota dHEWAN

ane jamin pada dateng tepat waktu + kursi FULL
paling2 juga nyala seminggu doang buat nyenengin rakyat kayak kita2*, abis itu paling udah rusak/sengaja dirusak..

*kita..?? elo aja kali, gue nggak..
Quote:Original Posted By red_starlet
paling2 juga nyala seminggu doang buat nyenengin rakyat kayak kita2*, abis itu paling udah rusak/sengaja dirusak..

*kita..?? elo aja kali, gue nggak..


nah bener kata agan ini nih

cuma seminggu doang .. kesono sononya mah RUSAK (sengaja ) palingan
klo fingerprint gampang diakalinnya, mending pake absen retina aja, klo mau nitip absen kan jd matanya si dewan yg katanya terhormat itu harus dicongkel dan klo bisa yg megang absen pihak ketiga dari luar negeri yg profesional dan yg pasti kpk harus ikut campur dalam ngawasin tendernya...
pengadaan alat finger-print sendiri bisa jadi sarang korupsi juga nih,
ckkckckc, alasan mereka aja yang setuju, biar bisa terus meras rakyat,
Ga efek Gan. Bisa aja datang finger print terus bobo atau cari yg esek2
Kalau hatinya sudah ga mau melayani rakyat bisa byk aja akalnya
haiyahh...tinggal pagi absen trus cabutt....sore balik absenn n'cabutt lageee
kayak lagunya mbahh Suripp
×