Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016269458/pengadilan-039srimulat039-wa-ode---menutupi-bohong-dengan-bohong---semuanya-pasti-bohong
Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong
Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong !!
Mon, 03/09/2012 - 15:30 WIB

JAKARTA, RIMANEWS -- Menonton persidangan Tipikor tersangka kasus korupsi Banggar anggota dewan, Wa Ode Nurhayati, sangat konyol dan sering mengundang tawa, kebohongan yang mencoba ditutupi dengan kebohongan akhirnya menjadi sinopsis dengan logika absurd - membingungkan akal sehat. Sehingga mengundang keganjilan nan lucu. Kelucuan muncul dari para saksi yang memberikan kesaksian didalam persidangan tersebut, bagaimana seorang anggota dewan berbisnis telepon sehingga mencapai omzet Rp 9 Milyar, dengan pengusaha handphone yang bermukim di kota Palangkaraya, pengambilan barang dagangan sebanyak itu tanpa dilengkapi invoice ataupun nota penjualan secuil pun, apalagi bukti pengiriman barang.

Padahal pusat bisnis handphone di Indonesia terbesar ada di Jakarta yaitu di ITC Roxy, kenapa Wa Ode membeli handphone, yang entah untuk dipakai sendiri atau dijual lagi, dari seorang pengusaha yang bermukim di Palangkaraya, pembelian handphone tersebut hingga mencapai Rp 9 milyar tanpa disertai bukti selembar pun baik dari si penjual dan si pembeli, tidak ada invoice , tidak bukti pengiriman barang. Luar biasa. Sebagai pembeli Wa Ode membayar hutang pembelian handphone tersebut dengan rumah seharga Rp 9 milyar yang justru ditempati sendiri oleh Wa Ode, dan rumah itu di fully furnished oleh Wa Ode, sungguh aneh logika minor ini bisa terjadi dan terungkap didalam pengadilan Tipikor. Kebohongan yang ditutupi oleh kebohongan akhirnya menghasilkan kebohongan yang berubah menjadi dagelan yang lucu ala Srimulat tempo dulu hingga kini yang sarat menjual kekonyolan dan kebodohan yang absurd.

Pengadilan tipikor menjadi panggung dagelan yang sangat lucu bahkan lebih lucu dari dagelan Srimulat ataupun stand up comedy, beberapa saksi nampak sekali berusaha untuk menutupi kebohongan dengan narasi cerita yang justru tidak masuk logika akal sehat. Sesungguhnya dari persidangan tersebut masyarakat awam pada umumnya sudah paham bahwa ada kebohongan yang mencoba untuk ditutupi dengan kebohongan lagi, maka yang terjadi adalah sebuah dagelan yang lucu, getir, satir dan absurd. Ternyata perilaku korup sudah merajalela menggerogoti seluruh kehidupan bangsa ini, pengusaha, politikus, aparat penegak hukum, pejabat, pengacara semuanya sudah tercemar dan dicemari budaya terang-terangan tanpa malu untuk korupsi.

Dari lapisan paling atas sampai bawah semua secara masif dan berjamaah melakukan korupsi, menjadi maling dari atas yaitu maling elitis (white collar crime) sampai maling kelas bawah - maling kelas teri. Kita melihat ada maling sepatu -sandal ketika solat Jumat, rambu lalu lintas dan penunjuk jalan tol menjadi sasaran maling, halte bis, box telepon umum, pagar taman kota, lampu jalan, semuanya habis di curi, menjadi sasaran maling. Kalangan bawah mencontoh kalangan atas untuk sama sama menjadi maling, kalangan bawah bilang kalau diatas bisa maling triliunan, kalangan bawah bisa maling semua yang tersisa yang bisa dijadikan sasaran maling. Ini negeri para maling, dan kelucuan yang muncul di pengadilan tipikor hanyalah menjadi sebuah dagelan semata untuk bisa sekedar tertawa atau sebenarnya kita ini sedang menertawakan diri sendiri, menertawakan nasib negeri ini....sebuah Republik Dagelan.....menjadi Negeri Kondang Sarang Maling..
http://www.rimanews.com/read/2012090...a-pasti-bohong


Janda Adjie Massaid Itu Sebentar Lagi Jadi Pesakitan?
Mon, 03/09/2012 - 18:59 WIB
Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

JAKARTA, RIMANEWS - Sebentar lagi tersangka suap pembangunan Wisma Atlet Sea Games, Angelina Sondakh, akan menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Sujatmiko, mengatakan sidang perdana Angie, sapaan akrabnya, bakal digelar Kamis mendatang. "Ya, sidang Angie dijadwalkan hari Kamis, 6 September," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (1/9/2012).

Sudjatmiko mengaku memimpin langsung sidang yang diperkirakan bakal diliput banyak wartawan ini. Sidang perdana beragenda pembacaan dakwaan. "Sidang Angie, ketua majelis hakimnya saya sendiri," imbuhnya. ini diduga, telah menerima imbalan uang terkait pembahasan anggaran proyek wisma atlet SEA Games di Kemenpora. Angie juga diduga menerima imbalan serupa dalam pembahasan anggaran untuk proyek pengadaan fasilitas universitas negeri di Kemendikbud.

Angie disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau, Pasal 11 atau Pasal 5 ayat 2 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mengacu pasal-pasal tersebut, mantan Wakil Sekjen Partai Demokrat itu terancam dipidana dengan hukuman penjara paling lama 20 tahun serta denda paling banyak Rp1 miliar.
http://www.rimanews.com/read/2012090...jadi-pesakitan


Remisi Gayus Tambunan terlalu tinggi
Kamis, 16 Agustus 2012 16:50 WIB

Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

Jakarta (ANTARA News) - Remisi empat bulan kepada terpidana penggelapan pajak Gayus Halomoan Tambunan oleh Kementerian Hukum dan HAM dinilai terlalu tinggi oleh anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan. "Memang hak seorang terpidana mendapat remisi. Tapi pemberian remisi hingga empat bulan itu terlalu tinggi. Saya menyayangkan hal tersebut," kata Trimedya kepada ANTARA News di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan, pemberian remisi kepada Gayus itu tidak sejalan dengan keinginan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam memberantas korupsi. "Pemberian remisi kepada Gayus tidak paralel dengan pernyataan SBY yang mengakui masih banyak pelaku korupsi di Indonesia," ujarnya. Ia meminta pemerintah tidak mengumbar pemberian remisi."Kita setuju pemberian remisi tapi harus diperketat. Kemenkumham harus jelaskan kepada masyarakat soal pemberian remisi kepada Gayus yang baru saja diputus bersalah," ujar Trimedya. Anggota DPR Taslim Chaniago juga menyatakan pemberian remisi itu semakin menunjukkan pemerintah menerapkan standar ganda.

Pemerintah, kata dia, telah mendua sebab mengeluarkan moratorium, tapi sekarang malah memberikan remisi, "Ini sikap tak jelas dan sekarang pemerintah tak konsisten dengan pemberantasan korupsi dan kita akan panggil Menkumham," kata dia.
http://www.antaranews.com/berita/327...terlalu-tinggi

----------------------

Koruptor sekarang ini bak pemain sinetron aja! Jadi 'pesakitan' di sel KPK atau di depan Pengadilan Tipikor, bak selebrities yang selalu disorot kamera tivi dan wartawan berita. Nanti kalau sudah di dalam sel, terus pula diikuti jalan kisah hidupnya selama dalam sel. Dan, remisi pun selalu datang setiap ada momen untuk pengampunan oleh Negara. Akhirnya, jeratan vonis Hakim yang rata-data hanya 3-4 tahun itu, meski korupsi ratusan miliar seperti Gayus atau Anggi itu, , maksimal dinikmati tak sampai 1 tahun kurang. Itupun dengan "kebebasan" bisa keluar masuk penjara, asal ada fulus yang cukup untuk sipir penjara. Bijimana orang mau kapok untuk melakukan tindak korupsi ??? Saya juga mau melakukan korupsi kalau ada kesempatan mengkorup duit Negara ratusan miliar (jangan tanggung-tanggung kalau mau korupsi itu), toh nanti hukumannya bisa diatur, dan penjara bisa dibeli dengan duit hasil korupsi itu, yang ada di tabungan ratusan miliar tadi.
pengadilan dagelan..... kapan ya..... koruptor bisa dihukum mati & keluarganya di miskinkan...... # ngimpi.....
koruptor keluarganya dimiskinkan dan dibunuh seharusnya
Quote:Original Posted By kh4msin
Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

Koruptor sekarang ini bak pemain sinetron aja! Jadi 'pesakitan' di sel KPK atau di depan Pengadilan Tipikor, bak selebrities yang selalu disorot kamera tivi dan wartawan berita. Nanti kalau sudah di dalam sel, terus pula diikuti jalan kisah hidupnya selama dalam sel. Dan, remisi pun selalu datang setiap ada momen untuk pengampunan oleh Negara. Akhirnya, jeratan vonis Hakim yang rata-data hanya 3-4 tahun itu, meski korupsi ratusan miliar seperti Gayus atau Anggi itu, , maksimal dinikmati tak sampai 1 tahun kurang. Itupun dengan "kebebasan" bisa keluar masuk penjara, asal ada fulus yang cukup untuk sipir penjara. Bijimana orang mau kapok untuk melakukan tindak korupsi ??? Saya juga mau melakukan korupsi kalau ada kesempatan mengkorup duit Negara ratusan miliar (jangan tanggung-tanggung kalau mau korupsi itu), toh nanti hukumannya bisa diatur, dan penjara bisa dibeli dengan duit hasil korupsi itu, yang ada di tabungan ratusan miliar tadi.


manteb bgt si gayus tiap taun bisa dapet remisi 4 bulan. tar lagi bisa'' dah keluar penjara tuh, uang sisa korupsi msi banyak pula. emang lucu ya gan nyaingi srimulat
gw yakin di dpr ada banyak yg muak dengan tingkah laku teman2nya yang korup sayang sekali mereka tidak berani mengambil resiko.
salut atas keberanian wa ode mengungkapkan fakta, sayang sekali pemerintah sekarang korup, percuma berjuang seorang diri.

mending tunggu 2014 pilih partai yang musuhin demokrat pasti kebobrokan demokrat keluar semua.
Itulah namanya surga bagi koruptor. Seakan-akan masuk sel merupakan suatu formalitas saja agar tidak menimbulkan masalah baru dalam suatu masalah, tapi secara "halus" mereka seakan-akan diberi jalan keluar yang pasti.
wah gayanya tuh perempuan waktu di interview "mata-najwa" kaya orang suci ajah .............
tuntutan terhadap wa ode memang aneh dan terlalu dipaksakan. Padahal yang melaporkan terjadinya suap dan korupsi itu wa ode, tapi yang ditangkap malah dia sang pelapor. kalo kayak gini siapa lagi yang berani buka-bukaan melapor, kalo akhirnya malah pelapor yang akan dihukum. (sampai sekarang gak kedengaran tindak lanjut aparat atas laporan yang diberikan wa ode)
korup 32M denda 250jt ya ane juga mau lah, masih untung kan apalagi cuma 4taun aslinya paling setaun jg bebas
wa ode.. wa ode..
otak lu di mana sih
goblok banget klo berbohong
udah lu pulang ke kampung lu sana
Quote:Original Posted By kabeian
Sama dengan Gayus, Angie Divonis 4,5 Tahun
Kamis, 10 Januari 2013, 19:56 WIB

Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angelina 'Angie' Sondakh telah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor hukuman empat tahun enam bulan pidana kurungan, serta denda Rp 250 juta. Menanggapi hukuman yang diterima Angie, koleganya dari Partai Demokrat menyatakan prihatin dan mendoakan Angie tabah. "Turut prihatin atas cobaan yang dialami Angie, semoga beliau tabah dan ikhlas hadapi vonis hukum tersebut," kata Ketua DPP Demokrat Andi Nurpati kepada Republika, Kamis (10/1).

Andi berharap agar keluarga mantan anggota Komisi X itu terus mendukung Angie agar menjalani hukumannya dengan tabah. Hukuman yang jauh dibawah tuntutan hakim, dinilai Andi sebagai pertimbangan majelis hakim atas hal-hal positif yang dilakukan Angie. Seperti sikap kooperatifnya selama persidangan, dan catatan hukumnya yang cukup baik.

Senada dengan Andi, Wasekjen Demokrat Saan Mustopa ‎​mengatakan partai tetap mendoakan Angie agar tetap sabar dan tabah. Demokrat menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut kepada Angie, apakah akan dilanjutkan dengan banding."Kami legowo, hakim pasti punya pertimbangan yang jelas atas putusan tersebut," ujar Saan.
http://www.republika.co.id/berita/na...sikap-demokrat

-------------------

Vonis hanya 4,5 tahun itu, seperti kasus Gayus, tak akan sampai lama-lama di dalam sel. Soalnya nanti akan dapat remisi rutin, 2-3 kali dalam setahun @ 4 bulan. Tak akan sampai 1,5 tahun effektif dalam penjara. Dan selama di penjara pun, belajar dari kasus Gayus pula, si Angie bisa keluar-masuk sel penjara dengan bebas, asal setor 'uang jaminan' aja ke sipirnya. Dulu si Gayus, bahkan sampai bisa bikin bunting bininya di rumah, padahal dia resmi ditahan di sel penjara


kayaknya angka 4,5 thn adalah angka keramat buat koruptor ya?

Pohan, gayus, anggie etc

dan modusnya juga sama, remisi antara 4-6 bulan

Quote:Original Posted By urgdubai
pengadilan dagelan..... kapan ya..... koruptor bisa dihukum mati & keluarganya di miskinkan...... # ngimpi.....


Mesti dikirim ke China gan, biar mereka langsung dieksekusi pas korupsi.
matabelo wao omset jual hp bs smpe 9M
ane jd tertarik nih tp jgn" wa ode kaskuser yg bnyk nipu di kaskus BUYER N RUN
Quote:Original Posted By kabeian
Sama dengan Gayus, Angie Divonis 4,5 Tahun
Kamis, 10 Januari 2013, 19:56 WIB

Pengadilan 'Srimulat' Wa Ode - Menutupi Bohong dengan Bohong - Semuanya Pasti Bohong

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Angelina 'Angie' Sondakh telah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor hukuman empat tahun enam bulan pidana kurungan, serta denda Rp 250 juta. Menanggapi hukuman yang diterima Angie, koleganya dari Partai Demokrat menyatakan prihatin dan mendoakan Angie tabah. "Turut prihatin atas cobaan yang dialami Angie, semoga beliau tabah dan ikhlas hadapi vonis hukum tersebut," kata Ketua DPP Demokrat Andi Nurpati kepada Republika, Kamis (10/1).

Andi berharap agar keluarga mantan anggota Komisi X itu terus mendukung Angie agar menjalani hukumannya dengan tabah. Hukuman yang jauh dibawah tuntutan hakim, dinilai Andi sebagai pertimbangan majelis hakim atas hal-hal positif yang dilakukan Angie. Seperti sikap kooperatifnya selama persidangan, dan catatan hukumnya yang cukup baik.

Senada dengan Andi, Wasekjen Demokrat Saan Mustopa ‎​mengatakan partai tetap mendoakan Angie agar tetap sabar dan tabah. Demokrat menyerahkan sepenuhnya proses hukum tersebut kepada Angie, apakah akan dilanjutkan dengan banding."Kami legowo, hakim pasti punya pertimbangan yang jelas atas putusan tersebut," ujar Saan.
http://www.republika.co.id/berita/na...sikap-demokrat

-------------------

Vonis hanya 4,5 tahun itu, seperti kasus Gayus, tak akan sampai lama-lama di dalam sel. Soalnya nanti akan dapat remisi rutin, 2-3 kali dalam setahun @ 4 bulan. Tak akan sampai 1,5 tahun effektif dalam penjara. Dan selama di penjara pun, belajar dari kasus Gayus pula, si Angie bisa keluar-masuk sel penjara dengan bebas, asal setor 'uang jaminan' aja ke sipirnya. Dulu si Gayus, bahkan sampai bisa bikin bunting bininya di rumah, padahal dia resmi ditahan di sel penjara


buset cman 4,5 thn blm dpet remisi hari merdeka blm klo ud lbh dri 60% msa thanan bs jaminan bebas
apa lg cntoh gayus bs jd bos di sna pke laptop hp dll
itung" mah lburan itu

enak nya jadi koruptor bs dpet uang MM an hkum cman bbrp thun
kapan yah koruptor di gantung...
×