Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016248344/perampok-di-pukul-polisi-warga-marah-ruko-di-bakar--di-jarah-warga--binjai
Thumbs down Perampok di pukul polisi. Warga marah. Ruko di bakar + di jarah warga !! BINJAI
[quote=]

UPDATE !!!

Binjai Mencekam,Toko-Toko Tutup

Toko milik Cristevan Wijaya di Jalan Imam Bonjol Binjai porakporanda dirusak ratusan warga, Sabtu malam.

Suasana Kota Binjai, Minggu, masih terasa mencekam, pascaratusan warga mengamuk dan merusak sebuah rumah toko (ruko) di Jalan Imam Bonjol No 190, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota, Sabtu (1/9) sekitar pukul 23.30 WIB.

Puing-puing ban bekas dibakar massa saat berunjuk rasa dan puing dua sepeda motor yang juga dibakar warga masih teronggok di badan Jalan Imam Bonjol membuat jalan tersebut belum bisa dilintasi.Tiga truk dan puluhan personel Brigade Mobil (Brimob) berseragam lengkap masih berjaga-jaga di kawasan tersebut. Sedangkan satu truk Brimob masih terparkir tepat di depan toko pakaian milik Cristevan Wijaya, 32, yang dirusak massa.

Puluhan toko yang berjejer di sepanjang Jalan Imam Bonjol masih tutup.Hanya sekitar lima toko yang membuka usahanya. Ruas Jalan Imam Bonjol yang biasanya ramai, hingga kemarin sore,terlihat sepi dari lalu lalang warga. Salah satu pedagang oli,A Guan, 48, yang hanya berkelang tiga ruko milik Cristevan Wijaya mengatakan, biasanya di akhir pekan seluruh toko di kawasan itu buka.

Tapi, sesudah aksi massa banyak pemilik toko belum berani membuka usahanya. “Saya masih membuka toko, tapi hanya untuk beberapa jam saja. Saya buka tadi pagi (kemarin) mulai pukul 10.00. Biasanya pukul 07.00 saya sudah buka hingga pukul 19.00. Tapi,karena kejadian kemarin, toko buka lewat dari jam biasanya. Saya khawatir aksi massa berlanjut dan toko-toko lain menjadi sasaran,”tuturnya.

Aksi perusakan toko milik Cristevan Wijaya tersebut dipicu dari penangkapan buron kasus pencurian,yakni Junaidi alias Juned, 31, warga Lingkungan IV, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota. Diketahui pemuda ini telah lima kali melakukan aksi kriminalitas, dan salah satu korbannya Cristevan Wijaya. Dari informasi menyebutkan, warga menilai perlakuan polisi yang menembak Junaidi saat penangkapan kurang manusiawi, sehingga warga pun mendemo Kantor Polresta Binjai.

Bentrokan antara aparat kepolisian dengan warga nyaris terjadi,hingga berlanjut ketika tersangka dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) dr Djoelham Binjai. Warga menduga Cristevanlah yang memicu polisi bertindak tidak manusiawi terhadap Junaidi. Massa pun bergerak menuju toko milik Cristevan di Jalan Imam Bonjol Binjai,Sabtu (1/8) malam.

Entah siapa yang memuilai, warga mulai melempari toko yang saat itu telah tutup.Warga juga menghancurkan rolling door dan kemudian menerobos masuk serta mengobrak-abrik seisi toko. Tidak puas, warga pun membakar dua unit sepeda motor milik Cristevan.
Ratusan warga berangsur meninggalkan lokasi setelah ratusan personel polisi datang ke lokasi. Polisi pun meletuskan senjata api ke atas untuk membubarkan kerumunan warga yang membelokade Jalan Imam Bonjol,Binjai Kota.

Menurut seorang pedagang, Kasiman,41,ratusan warga yang membawa batu, balok kayu berkerumun dan melempari toko itu. Saat itu toko pakaian milik Cristevan sudah mau tutup,tapi karena banyaknya warga karyawan toko langsung menyelamatkan diri. “Massa langsung masuk dan menghancurkan apa pun yang ada di toko itu,termasuk membakar dua sepeda motor yang sedang terparkir di depan,”tuturnya.

Kepala Polresta Binjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Musa Tampubolon mengatakan, ratusan warga keberatan atas penangkapan tersangka Junaidi.Padahal, polisi memiliki catatan kriminal tersangka yang sudah melakukan lima kali tindakan kejahatan.Pengaduannya ada di Polresta Binjai.

“Penangkapan tersangka Junaidi alias Juned atas pengembangan lima kasus kejahatan yang dilakukannya, termasuk salah satu korbannya bernama Cristevan Wiajaya dengan kasus pengancaman disertai kekerasan, pada Senin (7/5) lalu.Jadi,atas pengaduan yang kami terima saya tugaskan anggota untuk segera melacak dan meringkus tersangka,” tuturnya kepada SINDO kemarin.

Sedangkan empat kasus lainnya yang dilakukan tersangka Junaidi, yakni pencurian dan kekerasan terhadap korban Maryati, Selasa (27/3), pengancaman dan pemerasan terhadap Ceng Abi, Jumat (20/4),penganiayaan berat terhadap David, Jumat (16/12/2011), dan penganiayaan berat terhadap korbannya bernama Dicky,Jumat (20/7).

“Sudah lima pengaduan yang kami terima, dan kasusnya hampir sama. Atas informasi yang kami terima dari salah satu pelapor,tersangka berada di Tandem Hilir, Deliserdang dan dia pun kami ringkus. Tersangka memang dikenal sangat licin dalam sergapan petugas. Dalam melakukan aksinya, tersangka dibantu temannya bernama Kentung,” imbuhnya.

Saat akan dibawa ke polres, tersangka mencoba melarikan diri dari mobil yang sedang berhenti.Menurut Musa, dua tembakan peringatan ke udara tidak dihiraukan hingga akhirnya petugas melepaskan tembakan ke kaki kiri Junaidi.Kini tersangka dalam perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Djoelham Binjai.

http://www.seputar-indonesia.com/edi...t/view/523000/
[/quote]

Awal cerita:

Polisi Tangkap Rampok, Warga Marah !!!

Metrotvnews.com, Binjai:

Ratusan warga bentrok dengan polisi di depan Rumah Sakit Umum Djoelham, Binjai, Sumatra Utara, Sabtu (1/9). Bentrokan dipicu penangkapan seorang warga yang dituduh merampok.

Bentrokan bermula saat polisi melakukan penggerebekan di Jalan Imam Bonjol. Dari penggerebekan itu, polisi berhasil mengamankan Juned yang diduga tersangka kasus perampokan. Saat ditangkap, polisi menembak kaki sebelah kiri tersangka. Juned kemudian dibawa ke rumah sakit.

Mendengar kabar polisi diduga menganiyaya tersangka, ratusan warga mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat. Warga langsung melakukan protes sehingga terjadi bentrok. :

Kapolres Binjai Ajun Komisaris Besar Polisi Musa Tampubolon yang berada di lokasi, sempat emosi saat seorang warga menantangnya. Musa mengatakan tersangka merupakan target yang telah lama diincar polisi. Pihaknya terpaksa menembak terangka lantaran tersangka melawan.

sumber: http://www.metrotvnews.com/read/news...si-di-Binjai/6

Kelanjutan nya :

Karna warga marah akhirnya 2 Ruko Di Bakar dan di Jarah !!! :

REPUBLIKA.CO.ID, BINJAI -- Aparat Kepolisian Resort Kota Binjai, Sumatera Utara menahan dua warga Jalan Imam Bonjol yang diduga melakukan penjarahan dan pembakaran isi ruko, pascabentrokan yang terjadi Sabtu tengah malam.

"Kita melakukan penahanan terhadap dua warga kota Binjai," kata Kepolres Binjai AKBP Musa Tampubolon di Binjai, Minggu.

Adapun dua warga yang ditahan tersebut, karena diduga sebagai pemicu yaitu berinitial Ro dan Ri, yang keduanya warga Jalan Imam Bonjol Binjai, katanya.

Keduanya ditangkap petugas karena diduga melakukan penjarahan dan pembakaran isi dua ruko.

Kini kduanya menjalani pemeriksaan intensif di unit pidana.

Sementara untuk tersangka perampokan dan narkoba berinitial Jn, sudah dibawa ke rumah sakit Bayangkara Polda.

Akibat aksi massa yang terjadi dini hari tadi, mengakibatkan dua ruko dijarah.

Muspida Binjai juga turun ke lokasi untuk menenangkan massa agar tidak terjadi bentrokan susulan, diantaranya Dandim 0203 Langkat Letkol YP Girsang dan Ketua DPRD KOta Binjai Zainuddin Purba.

Sejumlah warga masih terlihat berkerumun disekitr lokasi untuk melihat sisa-sisa bentrokan tadi malam.

Juga terlihat dua ruko yang dijarah dan dirusak masih diberi police line oleh polisi.

Sedangkan barang-barang dan dua unit sepeda motor yang dibakar ditengah jalan sudah dibersihkan.

Bentrokan atara aparat kepolisian dan warga ini, dipicu penangkapan terhadap seorang terduga perampok dan agen narkoba berinitial Jn, warga Jalan Imam Bonjol.

Saat ditangkap Sabtu siang (1/9) tersangka Jn ini dalam keadaan sehat, namun malam tadi tersangka Jn ini dibawa ke rumah sakit Djoelham Binjai dengan mengalami luka di kepala, wajah, dada dan luka tembak di paha, diduga terlebih dahulu dianiaya oleh oknum polisi.

Warga yang mendengar kejadian itu, emosi dan memprotes tindakan polisi dengan memblokir jalan Imam Bonjol Binjai, hingga terjadi pengrusakan dua ruko.

http://www.republika.co.id/berita/na...okan-di-binjai


This is Binjai. Sumatera Utara

sepertinya banyak ya orang2 yg dalam hati nya sangat menunggu kesempatan bisa menjarah dan merusak milik orang lain, manusia ga punya malu dan ga punya agama.


Quote:Original Posted By grosson
jln imam bonjol memang terkenal sarang penjahat dan mayoritas warga sana adalah suku melayu yang terkenal sebagai pencuri dan rampok sadis


hanya saja ini semua tergantung dari aparatur negara sih menurut ane

ichsan dan tanta awas klen yah kalo ketemu ane eace:


Quote:Original Posted By grosson
dari cerita yang beredar sih sebenarnya ruko yang dirampok sebelumnya adalah warnet game onlen ... dulunya sebelum adanya preman imam bonjol yang sering memalak anak gamers warnet tersebut rame dan karena sepi maka usaha warnetpun tutup dan diganti usaha butik namun setelah itupun akhirnya jadi sasaran rampok dan terakhir korban amuk massa dari preman imam bonjol dan dari lokasi kejadian ada aja yang berlaku sara parahnya itu ibu ibu warung lagi

haishhh cemmana ni


Kemaren ane nonton di TV. warga beramai2 ke DPRD minta 2 tersangka penjarahan di bebaskan dan minta Pak Kapolres Musa Tampubolon di copot dari jabatan nya.

Inilah saat-saat dimana DEMOKRASI sudah mulai Kebablasan :
Siapa pun dia ,pelaku kejahatan sangat pantas di tindak tegas,apalagi kejahatan perampokan dan narkoba yang menyangkut keselamatan jiwa masyarakat luas.Kalau ada yang menganggap proses penangkapan tidak sesuai prosedur hukum,maka pihak kepolisian lah yang di hadapi.Ini aneh,dan memalukan ,kok pelampiasannya dengan menjarah dan membakar toko.....apa sih maksudnya....?
keknya nih anak robinhoodnya warga jl imam bonjol
negara tanpa hukum, tinggal tunggu almarhum aja republik ini
Quote:Original Posted By kartanegara57
Siapa pun dia ,pelaku kejahatan sangat pantas di tindak tegas,apalagi kejahatan perampokan dan narkoba yang menyangkut keselamatan jiwa masyarakat luas.Kalau ada yang menganggap proses penangkapan tidak sesuai prosedur hukum,maka pihak kepolisian lah yang di hadapi.Ini aneh,dan memalukan ,kok pelampiasannya dengan menjarah dan membakar toko.....apa sih maksudnya....?


aji mumpung.... warga nya juga mental rampok.
makanya pas raja rampok nya di tangkap polis warga nya pada marah.
dipukul ma ditembak gan
cuman aneh aja trus ngerusak ma ngejarah ruko "informan" (katanya)
mau kemana sih negara ini
hubungannya dituduh ngerampok ma bakar ruko apa ya?
ruko nya punya polisi apa?
Quote:Original Posted By urashimax
dipukul ma ditembak gan
cuman aneh aja trus ngerusak ma ngejarah ruko "informan" (katanya)
mau kemana sih negara ini


maklum negara auto pilot..... ujung-ujungnya..... ga sanggup bayangin
parah kale anak2 binjai itu, kalo emang ga suka ama polisi ya jangan pake kesempatan belain perampok trus maen bakar n jarah
Quote:Original Posted By urashimax
dipukul ma ditembak gan
cuman aneh aja trus ngerusak ma ngejarah ruko "informan" (katanya)
mau kemana sih negara ini


kalo ane dengar ceritanya sih, katanya ada bos preman malak pemilik ruko, karena ndak dikasih, pemilik ruko dipukul. Nah, pemilik ruko melapor ke polisi. Maka ditangkap dan ditembaklah bos preman. Anak buahnya tak senang, maka membalas membakar ruko.
Gila amat ... "terduga perampok" rupanya memiliki sejumlah massa yang masih simpatik dengannya. Salut deh.

Dan, yang disayangkan adalah tindakan kepolisian menangani "tersangka". Kemarahan warga simpatisan, saya kira mereka sebenarnya memiliki latar-belakang yang sama dengan tersangka, buktinya ... ujung-ujungnya menjarah. Apasih bedanya menjarah dengan merampok?

Setali tiga uang.
bangkitkan kembali "PETRUS!!!!!" :

tapi, mana berani si cemen beye membangkitkan petrus
paling banter doi beraninya bikin album doang
mungkin warga yang menjarah sama tersangka perampok satu kampung dan berarti kampung tersebut isinya perampok semua donk? Kalau bukan,napa juga belain perampok.
mental maling...cari kesempatan dalam kesempitan
beberapa tahun yg lalu, di daerah majalengka pernah terjadi mirip seperti ini.
polisi mengejar maling,
maling masuk ke pemukiman warga,
warga yang memang benci sama polisi gebukin polisi.
dikalungi ban, dibakar.
ada 1 polisi datang lagi, dibakar lagi.

banyak berita yang menjelek2an aparat, sama saja dengan melemahkan.
jadinya sudah tidak dianggap lagi.
ga semua warga binjai kok yang rusuh,warga binjai juga banyak yang masih punya otak dalam bertindak
Quote:Original Posted By donalduck
keknya nih anak robinhoodnya warga jl imam bonjol


Memang kedengarannya sih begitu,tapi julukan robinhood untuk jaman skrg sudah tidak relevan lagi, robinhood sekarang adalah buah akal licik merampok 100 tapi membantu orang 10,toh masih mengantongi 90 buat foya foya.Hitung hitung buat menarik simpati massa,sekaligus membentengi dirinya dari tangkapan polisi.Maka tidak mengherankan dalam berbagai berita akhir akhir ini,polisi selalu di hadapkan dengan massa ketika ingin menggerebek dan menangkap penjahat narkoba.Di zaman ini orang tidak akan mudah di kelabui,misalnya ada yg sok tajir meyumbang sana sini,supaya berkesan orang baik dan dermawan,padahal usaha yang di lakukannya sehari hari bertentangan dengan hukum bahkan kemudian hari diketahui dari hasil korupsi pula.Jadi prinsipnya,polisi tidak perlu sungkan sungkan bertindak tegas,tumpas terus segala kejahatan terutama yang merugikan masyarakat,hukum tidak perlu kenal yang namanya robinhood .....apalagi yang kW KW ini.
serba salah, maling ditangkap eh malah warga membela maling tersebut.. hiks

susah menegakkan hukum di negeri ini, aparat banyak yang jadi penjahat..
penjahat malah dibela oleh warga, jadi bingung siapa yg sebenarnya jadi penjahat?
didata aja agamanya apa, lalu dikembalikan ke pimpinan agama untuk dilurusin abis itu dimasukin penjara.
wah parah nihhh..bawaannya anarkis mulu..pantas aja ni negara ga aman2
×