alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016228980/kta-pak-mahfud-md-95-koruptor-ri-lulusan-perguruan-tinggi
Kta Pak Mahfud MD: 95% Koruptor RI Lulusan Perguruan Tinggi
Spoiler for Beritanya:


sumber: http://kampus.okezone.com/read/2012/...rguruan-tinggi

Setuju banget pak. emang pendidikan sekarang sibuk mengasah otak, tapi mental, moral dan agama tidak diperhatikan.
calon president lagi pidato ne........ yang ga suka silahkan baca2 aja
lulusan perguruan tinggi lebih leluasa punya kesempatan memasuki akses2 kekuasaan dgn berbekal konaksi & ijazahnya. emoticon-Embarrassment
dan hampir 80% ijazah perguruaan tingginya didapat dengan membeli alias ijazah aspal emoticon-Embarrassment
Quote:Original Posted By
Spoiler for Beritanya:


sumber: http://kampus.okezone.com/read/2012/...rguruan-tinggi

Setuju banget pak. emang pendidikan sekarang sibuk mengasah otak, tapi mental, moral dan agama tidak diperhatikan.


Ya jelas lah... emoticon-Ngakak (S) kalo koruptor itu lulusan SMA aneh lah, bangsa ini bangsa goblok... pimpinan nya pendidikan rendah amat emoticon-Ngakak (S) Jelas pemegang posisi kunci sebagian besar minimal adalah lulusan S1 atau sederajad. Gak usah pake ilmu nujum juga tahu.... emoticon-Genits
bisa dikatakan itu benar pak....

selama pendidikan di perguruan tinggi gak ada pelajaran anti korupsi
setujuh...sedelapan...sesembilan

Orientasi Pendidikan harus diperbaiki...

Pinter dan berahlak mulia yang kami butuhkan
karena jaman sekarang GURU itu hanya mengajar.emoticon-Smilie
bukan mendidik.emoticon-Embarrassment
pada tau kan perbedaan mengajar dan mendidik.?emoticon-Smilie






1234 5678
tukang parkir juga korup tuh. lulusan S3



mana mungkn lulusan SD SMP SMA dapat duduk diposisi Tinggi. paling klinik serpis

Quote:Original Posted By lemon.water
ya iyalah, untuk korupsi skala besar kemungkinan memang banyak di dominasi pelaku dengan level sarjana, karena memegang jabatan-jabatn level atas.
tapi coba juga dicek ke level bawah, pegawai2 tingkat bawah yang non sarjana juga pada korupsi tuh, cuman skalanya saja yang kecil jadi gak terlalu terekspos.
intinya semua sudah terjerumus korupsi baik sarjana maupun non sarjana.
sekarang tinggal ketegasan pemerintah saja buat menumpas, serius apa tidak.!!



se 7
Quote:Original Posted By masbledek
karena jaman sekarang GURU itu hanya mengajar.emoticon-Smilie
bukan mendidik.emoticon-Embarrassment
pada tau kan perbedaan mengajar dan mendidik.?emoticon-Smilie






1234 5678™


mengajar hanyak mengikuti kurikulum saja....

padahal Mendidik itu .... mengajari sampai tertanam di hati.
hukum nya aja kgk tegas, pura2 sakit lah, udah jadi tersangka pun msh bisa lari keluar negri, blom lg dapet remisi.....hukumnya kgk ada yg bikin jera
mau lulusan mana juga kalo hukumnya kek begono sapa yg kagak mau korup, kucing mana yg nolak dilempar ikanemoticon-Ngakak

aneh2 aja kalo manusia dihimbau jgn korup emoticon-Cape d... (S)
ibarat nyuruh monyet gak boleh manjat pohon
Emang betul kok, karena orang yang bisa mencapai posisi yang bisa korupsi harus lulus perguruan tinggi. Tapi jangan lupa Mahfud, dan seluruh petinggi KPK juga lulusan perguruan tinggi.
Quote:Original Posted By RWH
bisa dikatakan itu benar pak....

selama pendidikan di perguruan tinggi gak ada pelajaran anti korupsi


Ane curiga neh, ente orang dari dunia pendidikan emoticon-Ngakak (S) mata kuliah ini sekarang lagi ini dibahas di dunia pendidikan emoticon-Genits
ya iyalah, untuk korupsi skala besar kemungkinan memang banyak di dominasi pelaku dengan level sarjana, karena memegang jabatan-jabatn level atas.
tapi coba juga dicek ke level bawah, pegawai2 tingkat bawah yang non sarjana juga pada korupsi tuh, cuman skalanya saja yang kecil jadi gak terlalu terekspos.
intinya semua sudah terjerumus korupsi baik sarjana maupun non sarjana.
sekarang tinggal ketegasan pemerintah saja buat menumpas, serius apa tidak.!!
Quote:Original Posted By RWH
mengajar hanyak mengikuti kurikulum saja....

padahal Mendidik itu .... mengajari sampai tertanam di hati.


benar sekali emoticon-thumbsup: emoticon-shakehand
mengajar hanya membuat murid pintar di otak emoticon-shakehand

1234 5678
Quote:Original Posted By masbledek


benar sekali emoticon-thumbsup: emoticon-shakehand
mengajar hanya membuat murid pintar di otak emoticon-shakehand

1234 5678™


Ente pikir 4 tahun cukup untuk ngajarin kepinteran dan akhlaq.... negara ini maunya semua diserahkan kepada guru.... orang tuanya pada lepas tangan semua emoticon-Big Grin
Ya iyalah, pejabat tinggi apaan yang lulusan SMA kebawah emoticon-Hammer

Pendidikan moral itu yang benar ditanamkan pada masa SD, SMP, dan SMA, masa2nya seseorang memang harus belajar banyak mengenai nilai dan norma di masyarakat, masa2nya seseorang sedang mencari jati diri dan butuh bimbingan, masa2nya seseorang mulai beradaptasi dengan masyarakat disekitarnya, sehingga ia bisa berlaku sesuai norma yang ada atau setidaknya tidak menularkan sifat buruknya ke orang lain.

Perguruan tinggi suruh nyetak moral ? Sori, udah telat. Pada saat seseorang sudah masuk perguruan tinggi, ia sudah menentukan seperti apa jati dirinya dia. Memasukkan dengan paksa pendidikan moral dalam kurikulum perguruan tinggi juga tidak akan efektif, karena mahasiswa juga tidak menganggap serius lagi pendidikan moral.

Kenapa ? Karena pendidikan moral yang ada hanya mengulangi itu-itu aja yang sudah ia dengar dari dia masih balita sampe dewasa. Sehingga yang terjadi adalah matkul pendidikan moral di kampus malah dianggap sebagai matkul pendongkrak nilai bukan saja oleh mahasiswa tapi juga oleh dosennya sendiri emoticon-Ngakak (S)
Quote:Original Posted By GreatSultan
Ya iyalah, pejabat tinggi apaan yang lulusan SMA kebawah emoticon-Hammer

Pendidikan moral itu yang benar ditanamkan pada masa SD, SMP, dan SMA, masa2nya seseorang memang harus belajar banyak mengenai nilai dan norma di masyarakat, masa2nya seseorang sedang mencari jati diri dan butuh bimbingan, masa2nya seseorang mulai beradaptasi dengan masyarakat disekitarnya, sehingga ia bisa berlaku sesuai norma yang ada atau setidaknya tidak menularkan sifat buruknya ke orang lain.

Perguruan tinggi suruh nyetak moral ? Sori, udah telat. Pada saat seseorang sudah masuk perguruan tinggi, ia sudah menentukan seperti apa jati dirinya dia. Memasukkan dengan paksa pendidikan moral dalam kurikulum perguruan tinggi juga tidak akan efektif, karena mahasiswa juga tidak menganggap serius lagi pendidikan moral.

Kenapa ? Karena pendidikan moral yang ada hanya mengulangi itu-itu aja yang sudah ia dengar dari dia masih balita sampe dewasa. Sehingga yang terjadi adalah matkul pendidikan moral di kampus malah dianggap sebagai matkul pendongkrak nilai bukan saja oleh mahasiswa tapi juga oleh dosennya sendiri emoticon-Ngakak (S)


Tepatnya, pembentukan karakter di usia 7 sampai 14 tahun Gan, lebih dari itu sudah sulit.
Quote:Original Posted By norisakes
Ente pikir 4 tahun cukup untuk ngajarin kepinteran dan akhlaq.... negara ini maunya semua diserahkan kepada guru.... orang tuanya pada lepas tangan semua emoticon-Big Grin


maaf mas,saya sebut di atas guru,bukan dosen.masa dewasa atau masa dimana dosen mengajar biasanya hati manusia sudah membatu.susah untuk di beritahu krn merasa dirinya sudah dewasa,superior,sok pinter,dll...emoticon-shakehand



1234 5678
Quote:Original Posted By masbledek


maaf mas,saya sebut di atas guru,bukan dosen.masa dewasa atau masa dimana dosen mengajar biasanya hati manusia sudah membatu.susah untuk di beritahu krn merasa dirinya sudah dewasa,superior,sok pinter,dll...emoticon-shakehand



1234 5678™


Benernya yang paling dominan dalah rumah emoticon-Smilie sekolah benernya cuman nambahin dikit dikit. Seperti kata pepatah yang menulis hitam putihnya seseorang adalah orang tuanya emoticon-Smilie
×