alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016223101/terduga-penembak-polisi-di-solo-dieksekusi-densus-88
Terduga Penembak Polisi Di Solo Dieksekusi Densus 88
Terduga Penembak Polisi Dieksekusi Oleh Densus 88
Jumat, 31 Agustus 2012 23:46 WITA
SOLO, TRIBUN-TIMUR.COM-- Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88) Polri dikabarkan melakukan
eksekusi terhadap orang yang diduga terlibat dengan aksi penembakan di Solo dan menewaskan
Bripka Dwi Data Subekti kemarin. Eksekusi dilakukan di Jalan Veteran 1, Tipes,Solo Jumat (31/8/2012).
Eksekusi dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB. Belum ada keterangan resmi dari pejabat kepolisian terkait
eksekusi terhadap terduga teroris itu.
Menurut penuturan sejumlah warga, dua orang pengendara motor berboncengan yang diduga
jaringan teroris ditembaki dari arah belakang oleh sejumlah anggota Densus 88.
Tak hanya sekali dua kali, bunyi letusan senjata terdengar berkali-kali. Dua orang tersebut langsung
jatuh tersungkur bersimbah darah.
Belum diketahui apakah kedua orang tersebut masih hidup atau mati. Namun setelah tergeletak,
keduanya langsung diangkut ke dalam mobil dan dibawa pergi.
Editor : imam
Source : Tribunnews.com
http://makassar.tribunnews.com/mobil...oleh-densus-88

Seorang Anggota Densus 88 Terbunuh

Solo - Penyergapan terduga teroris di Jalan Veteran, Solo, diketahui secara luas oleh warga karena
terjadi di tengah jalan. Seorang warga melihat target yang kemudian disebut sebagai terduga teroris
saat itu datang berboncengan menggunakan motor dari arah timur. Terjadi kontak tembak dengan
aparat beberapa saat setelah terduga teroris berhenti makan soto di pinggir jalan.
Seorang warga, Boni, memaparkan melihat kedua target berboncengan motor di Jalan Veteran dari
arah timur, Jumat (31/8/2012) sekitar pukul 21.00 WIB. Semula keduanya sempat hendak berhenti di
kios sate ayam, mungkin untuk mencari makan. Namun karena sate ayam tutup, keduanya lalu
menuju ke arah barat ke kios soto yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kios sate ayam.
"Dia baru saja memesan soto. Mungkin baru makan dua hingga tiga suapan, salah satu diantaranya
terlihat bereaksi. Mungkin karena sudah merasa diikuti mobil yang berada di belakangnya. Dia
kemudian menuju ke tengah jalan, menyerang dengan mengeluarkan senjata api dan menembakkan
senjatanya ke arah mobil tersebut," papar Boni.
Setelah itu, sejumlah orang yang berada di dalam mobil keluar dari mobil yang ditembaki. Orang-
orang dari mobil itu lalu mengepung dan memberondongkan tembakan ke arah si target yang
bereaksi itu. Sedangkan seorang lainnya yang tidak memberikan reaksi, langsung diamankan dengan
dimasukkan ke dalam mobil. Demikian juga dengan sepeda motor mereka.
Seorang saksi lainnya, Pak Jo, mengaku melihat kejadian penyergapan dari jarak dekat karena dia
sedang berada di warung angkringan tak jauh dari lokasi penyergapan. Pak Jo melihat, target yang
sudah terkepung diberondong tembakan oleh aparat berpakaian preman. Target tewas seketika
dengan luka parah di bagian kepala. Hingga saat ini ceceran darah masih terlihat di lokasi kejadian.
Sedangkan seorang saksi lainnya yang tidak bersedia disebut namanya mengaku melihat ketika
seorang anggota polisi yang terhuyung-huyung karena mengalami luka tembak. Polisi yang terluka
itu lalu ditolong oleh temannya dan dibawa pergi. Belakangan diketahui polisi yang terluka itu adalah
anggota Densus Bripda Suherman yang kemudian meninggal di RS Brayat Minulyo, Solo, akibat luka
tembak di bagian perut.
Siapakah kedua orang tersebut? Hingga saat ini masih belum ada keterangan dari pihak kepolisian.
Namun informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan dua orang itu adalah anggota jaringan
teroris lama yang punya dendam terhadap polisi. Dua orang itu berinisial F dan B. F adalah target
yang tewas diberondong peluru anggota, sedangkan B adalah yang ditangkap dalam kondisi hidup.
"F ini punya pengalaman latihan kemiliteran sangat baik. Dia berpengalaman di berbagai medan
tempur kawasan konflik," ujar seorang sumber di lapangan.
dapet lawan seimbang nehh keliatannya.

ato

pengalih kasus sim..

emoticon-Bata (S)
ga taulah
Quote:Original Posted By sudiangraya
Terduga Penembak Polisi Dieksekusi Oleh Densus 88
Jumat, 31 Agustus 2012 23:46 WITA
SOLO, TRIBUN-TIMUR.COM-- Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88) Polri dikabarkan melakukan
eksekusi terhadap orang yang diduga terlibat dengan aksi penembakan di Solo dan menewaskan
Bripka Dwi Data Subekti kemarin. Eksekusi dilakukan di Jalan Veteran 1, Tipes,Solo Jumat (31/8/2012).
Eksekusi dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB. Belum ada keterangan resmi dari pejabat kepolisian terkait
eksekusi terhadap terduga teroris itu.
Menurut penuturan sejumlah warga, dua orang pengendara motor berboncengan yang diduga
jaringan teroris ditembaki dari arah belakang oleh sejumlah anggota Densus 88.
Tak hanya sekali dua kali, bunyi letusan senjata terdengar berkali-kali. Dua orang tersebut langsung
jatuh tersungkur bersimbah darah.
Belum diketahui apakah kedua orang tersebut masih hidup atau mati. Namun setelah tergeletak,
keduanya langsung diangkut ke dalam mobil dan dibawa pergi.
Editor : imam
Source : Tribunnews.com
http://makassar.tribunnews.com/mobil...oleh-densus-88

Semoga dengan penembakan terhadap oknum2 yg telah mengobok2 keamanan kota Solo menimbulkan efek jera .
Dan semoga motif dan oknum2nya segera terungkap.
Quote:Original Posted By sudiangraya
Solo - Penyergapan terduga teroris di Jalan Veteran, Solo, diketahui secara luas oleh warga karena
terjadi di tengah jalan. Seorang warga melihat target yang kemudian disebut sebagai terduga teroris
saat itu datang berboncengan menggunakan motor dari arah timur. Terjadi kontak tembak dengan
aparat beberapa saat setelah terduga teroris berhenti makan soto di pinggir jalan.
Seorang warga, Boni, memaparkan melihat kedua target berboncengan motor di Jalan Veteran dari
arah timur, Jumat (31/8/2012) sekitar pukul 21.00 WIB. Semula keduanya sempat hendak berhenti di
kios sate ayam, mungkin untuk mencari makan. Namun karena sate ayam tutup, keduanya lalu
menuju ke arah barat ke kios soto yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kios sate ayam.
"Dia baru saja memesan soto. Mungkin baru makan dua hingga tiga suapan, salah satu diantaranya
terlihat bereaksi. Mungkin karena sudah merasa diikuti mobil yang berada di belakangnya. Dia
kemudian menuju ke tengah jalan, menyerang dengan mengeluarkan senjata api dan menembakkan
senjatanya ke arah mobil tersebut," papar Boni.
Setelah itu, sejumlah orang yang berada di dalam mobil keluar dari mobil yang ditembaki. Orang-
orang dari mobil itu lalu mengepung dan memberondongkan tembakan ke arah si target yang
bereaksi itu. Sedangkan seorang lainnya yang tidak memberikan reaksi, langsung diamankan dengan
dimasukkan ke dalam mobil. Demikian juga dengan sepeda motor mereka.
Seorang saksi lainnya, Pak Jo, mengaku melihat kejadian penyergapan dari jarak dekat karena dia
sedang berada di warung angkringan tak jauh dari lokasi penyergapan. Pak Jo melihat, target yang
sudah terkepung diberondong tembakan oleh aparat berpakaian preman. Target tewas seketika
dengan luka parah di bagian kepala. Hingga saat ini ceceran darah masih terlihat di lokasi kejadian.
Sedangkan seorang saksi lainnya yang tidak bersedia disebut namanya mengaku melihat ketika
seorang anggota polisi yang terhuyung-huyung karena mengalami luka tembak. Polisi yang terluka
itu lalu ditolong oleh temannya dan dibawa pergi. Belakangan diketahui polisi yang terluka itu adalah
anggota Densus Bripda Suherman yang kemudian meninggal di RS Brayat Minulyo, Solo, akibat luka
tembak di bagian perut.
Siapakah kedua orang tersebut? Hingga saat ini masih belum ada keterangan dari pihak kepolisian.
Namun informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan dua orang itu adalah anggota jaringan
teroris lama yang punya dendam terhadap polisi. Dua orang itu berinisial F dan B. F adalah target
yang tewas diberondong peluru anggota, sedangkan B adalah yang ditangkap dalam kondisi hidup.
"F ini punya pengalaman latihan kemiliteran sangat baik. Dia berpengalaman di berbagai medan
tempur kawasan konflik," ujar seorang sumber di lapangan.


Bripda Suherman , do'a kami mengiringi kepergianmu ...
Semoga arwah nya diterima diterima disisiNya.
Semoga keluarganya diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.
: berduka
Quote:Original Posted By tongkola
dapet lawan seimbang nehh keliatannya.

ato

pengalih kasus sim..

emoticon-Bata (S)
ga taulah


emoticon-Ngakak
bener juga ya gan

pengalih kasus sim emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By tongkola
dapet lawan seimbang nehh keliatannya.

ato

pengalih kasus sim..

emoticon-Bata (S)
ga taulah


kasihan teroris....kalo ada kasus besar pasti ujung2nya udah jelas....modusnya mbok ya diganti to pak polisi...gak ada yang lain ya???? emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
untung tuh bapak penjual angkringan tidak jadi korban peluru nyasar seperti kejadian sebelumnya
udah kek di pelem2 koboi holiwut nih ckckckck
terorisnya masih doyan soto juga yah emoticon-Big Grin

vbot suka soto juga ga?
pengalihan isu paling, sebenarnya yg katanya terorist udah bisa d tangkap, cmn nunggu dulu, kalo ada kasus gede baru di tangkap,...emoticon-Big Grin

biar media ga fokus ke kasus itu dan tiba2 menguap begitu saja,...emoticon-Big Grin
RIP satu pahlawan dari densus, semoga amal ibadahnya diterima disisiNya.
kalo dari ceritanya kok kayaknya kena friendly fire yah emoticon-Berduka (S)

tiap terduga teroris yg ditangani densus selalu pada mokat emoticon-Cape d... (S)
pemain lama nih...nunggu kesempatan buat balas dendam...ya itu klo organisasi radikal dipiara bakal makan majikan sendiri emoticon-Ngakak
terlalu kata bang haji murtad, selalu teroris jadi pengalihan isu kasuskasus besaremoticon-Cape d... (S)
salut ama kinerja polisi kali ini....sayang harus ada korban dipihak polisi...emoticon-Berduka (S)
konspirasi pengalih kasus sim.
Itu densus 88 yang kena temabak apa ga pake rompi anti peluru?...
terlalu.. ga mau make atau memang tidak disediain nih?...

Ngakak 
saat nya mewalik

Quote:Original Posted By petepanggang
kalo dari ceritanya kok kayaknya kena friendly fire yah emoticon-Berduka (S)

tiap terduga teroris yg ditangani densus selalu pada mokat emoticon-Cape d... (S)


wah kalau friendly fire payah dong emoticon-Genit emoticon-Betty