alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Menyikapi Dengan Proporsional Fatwa Haram MUI Soal Memilih Pemimpin Non-Muslim
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016189395/menyikapi-dengan-proporsional-fatwa-haram-mui-soal-memilih-pemimpin-non-muslim

Menyikapi Dengan Proporsional Fatwa Haram MUI Soal Memilih Pemimpin Non-Muslim

Bismillahirrahmanirrahim. Saya muslim, dan tulisan ini saya buat sebagai hak jawab saya terhadap berkembangnya opini di dunia maya, khususnya di forum macam Kaskus dan jejaring sosial tentang fatwa MUI soal haramnya memilih pemimpin non muslim. Ada sebagian pengguna internet yang mempermasalahkan fatwa ini, dan dibalut dengan pernyataan-pernyataan tendensius dan provokatif, antara lain:
• MUI Dukung Foke-Nara
• MUI dibayar untuk berfatwa menjegal Jokowi-Ahok
• Umat Islam Indonesia Tidak Toleran
• Indonesia Bukan Negara Islam, MUI tak berhak melarang-larang
Insya Allah, saya akan berusaha menjawab itu semua dengan santun dan logis. Begitu pula, Anda yang membaca tulisan ini, jika ingin mengomentari tolong juga dengan cara yang santun dan logis. Sebelum lanjut, agar tidak menimbulkan fitnah, saya akan menyampaikan pendapat pribadi saya mengenai kedua cagub DKI tersebut. Saya BUKAN pendukung beliau berdua, baik Cang Fauzi Bowo maupun Pakdhe Joko Widodo. Jujur, sebetulnya keduanya pun belum tentu saya pilih. Masih ada kemungkinan saya akan memilih golput. (Golput ini tidak diatur secara eksplisit dalam al-Qur’an, jadi fatwa haram golput sebetulnya masih debatable)
Spoiler for Fauzi Bowo:

Spoiler for Joko Widodo:

Spoiler for Tentang Fatwa MUI:

Spoiler for Opini “MUI Dukung Foke-Nara” dan “MUI Dibayar”:

Spoiler for Opini “Umat Islam Tidak Toleran”:

Spoiler for Opini “Indonesia Bukan Negara Islam, MUI Tak Berhak Atur-atur”:

Demikianlah tulisan ini saya buat, bukan untuk memantik konflik. Sekali lagi, saya menggunakan hak jawab saya sebagai seorang muslim.
Urutan Terlama
hmm baca dulu takut salah tapsiremoticon-Embarrassment
btw ane
Spoiler for :
wah ane males deh gan kl bicara tentang politik
Jangan harap deh orang Non Muslim bisa jd pemimpin di Indonesia.....
Gak bakalan bisa......kecuali mau ngubah agamanya menjadi Muslim dulu,baru deh bisa jd pemimpin....
Karena beragama Muslim itu syarat mutlak untuk jadi pemimpin di Indonesia
POLITIK YG MENGGELITIK

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
sebenarnya hak MUI sebagai wadah yang bertugas mengatur berbagai hkum dan aturan syariat islam, namun polemik ini di sayangkan karena baru muncul saat jokowi dan foke saling berhadapan, sehingga akhirnya timbul berbagai opini seperti yang berkembang sekarang. Menurut saya, sebagai warga negara yang baik tentu saja harus mempertanggung jawabkan setiap pilihannya, mereka yang merasa Foke hanya akan membuat mereka bersalah memilih , dilebih dengan kewajibannya mentaati hukum haram tentu saja akan 100% memilih GOLPUT ! Ingat politik bukan pemaksaan kehendak, sesuai hati nurani.

Akan tetapi masih banyak di Indonesia hukum yang ditetapkan haram oleh MUI tidak pernah dijalankan oleh sebagian orang muslim, contohnya merokok, merokok adalah HARAM dan sampai sekarang maaf ada ustad setelah menyampaikan kotbah di masjid pulangnya merokok di warung. Contoh kedua adalah korupsi, mengambil, mencuri urang rakyat sudah pasti HARAM apalagi menikmatinya, bahkan masih ingat di film "Betapa lucunya negeriku" , betapa mirisnya seorang haji harus menangis dan meratapi karena pernah menikmati uang hasil mencopet. Tetapi kenyataannya korupsi tidak berkurang malah mungkin lebih banyak.

Contoh lain yang lebih nyata adalah Fitnah , atau bersaksi dusta terhadap sesamamu, saya tidak mengerti apakah fitnah adalah haram menurut hukum Islam tetapi sudah jelas Fitnah adalah perbuatan dosa, akan tetapi Roma Irama seorang dai dengan embel embel bang Haji, melakukan nya dengan mengatakan ortu Jokowi Kristen, padahal sudah jelas mereka sudah Haji sejak 15 tahun yang lalu, bahkan tidak tanggung tanggung, fitnah itu dilakukan di dalam masjid pada saat menyampaikan kotbah. Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak mungkin benar adanya.

Jadi apakah karena sesuatu yang haram lantas memilih seseorang yang akan berbuat haram, dimanakah pertanggung jawaban anda sebagai seorang warga negara juga sekaligus muslimin yang sejati ? Ingat agama juga mewajibkan kita bukan hanya hubungan vertical ( Tuhan-manusia ) tetapi juga horizontal yang mana termasuk kesejahteraan dimana anda tinggal.

Tentu saja golput akan menjadi pilihan utama , bila golput juga diharamkan, semua kembali ke hati nurani masing-masing. saya rasa Allah tidak mungkin akan mengirim anda ke neraka hanya karena ditetapkan HARAM karena memilih seorang pemimpin Islam yang kebetulan wakilnya beragama Kristen.

Kok ada yang ngebata?

@hienyin, maksud saya adalah seperti ini:
  • Saya tak dukung siapapun, foke emoticon-Najis, jokowi emoticon-Ngacir2 sebelum masa jabatan selesai
  • Tak ada kepentingan bagi saya soal siapapun yang terpilih jadi Gubernur
  • Mau ngata-ngatain foke atau jokowi silahkan saja. Bukan urusan saya.
  • Kedua kandidat sejujurnya tak masuk kriteria ideal saya
  • Soal fitnah, dan sumpah palsu terlarang dan bahkan termasuk dosa besar dalam Islam. Hanya saja, bukan berarti ketika ada orang Islam yang melakukan fitnah, tak berarti ajaran agamanya boleh dihina. Yang salah oknumnya , bukan agamanya.
  • Menjalankan isi kitab suci bukanlah isu SARA, melarangnya justru SARA
  • Saya menulis ini semata-mata tidak terima ajaran agama saya diperlakukan sembarangan.
mari bersatu dalam perbedaan
emoticon-Shakehand2





Quote:

Contoh respon yang tidak proporsional, terlalu paranoid.

Mengkritik satu bukan otomatis pro ke lawannya...
Islamedia - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Jakarta Barat melakukan aksi damai di Bunderan Hotel Indonesia (HI).

Demonstran meminta kepada para tim sukses Joko Widodo-Basuki T Purnama (Ahok) untuk tidak menghina ustadz dan para ulama yang mengkritik terhadap kepemimpinan Jokowi tidak amanah.

Pasalnya, tindakan para pendukung Jokowi-Ahok ini dinilai oleh HMI sebagai bentuk tindakan yang keterlaluan. Ketua Umum HMI cab Jakarta Barat, Rhezki Jovie Pratama mengatakan, sebelumnya Rhoma Irama yang dinilai menyebarkan SARA, sekarang yaitu Ustadz Yusuf Mansyur.

Menurutnya, apa yang salah dari seorang mubalig yang berdakwah dan mengingatkan umat Islam sesuai dengan sumbernya yakni al-Qur'an dan Hadits.

"Ustadz Yusuf Mansyur hanya mengingatkan jamaahnya yang ditulis dalam akun twitter, tapi tiba-tiba beliau diserang dan dihujat oleh relawan kotak-kotak dengan bahasa yang sungguh sangat menyakitkan ummat muslim, ini pemilu gaya apa?," kata Jovie di Jakarta, Ahad (9/9/2012).

Jovie menjelaskan, sebagai keluarga besar HMI meminta kepada relawan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok untuk tidak mengusik dan menganggu serta menghina ulama Islam yang sedang berdakwah dan mengingatkan ummat.

"Sebab, menganggu ulama sama saja menganggu umat Islam. Kami akan selalu berada di garda terdepan untuk membela ustadz dan ulama dalam menjalankan syiar Islamnya, apalagi sampai ulama dan ustadz kami yang notabenenya pemimpin dihujat dan dihina," tandasnya.

Untuk diketahui, Ustadz Yusuf Mansyur dalam account twitternya menulis soal pemimpin yang amanah. Hal ini dikaitkan dengan kepempinan Jokowi yang masih aktif di Wali Kota Solo, Jawa Tengah sampai 2015 mendatang.

Dalam Twiitnya tersebut langsung mendapat respon dari account yang selama ini membela Jokowi. Seperti misalnya, "@kurawa: tapi ingat tad substansi&timing; anda bcr spt itu jgn pikir kita ini bodoh" yusuf hanya menjawab "wooo... Maaf ya. Maafin saya. Ga mikir gitu koq".

@asbabul_junub: Ente dibayar berapa sama Foke? ustad abal2 ente nih" kemudian dijawab dengan santai "(Maksudnya? Saya paham, pasti ttg tweet saya ya? Itu universal Pak)," balas YM sebutan nama Yusuf Mansyur

Dalam aksinya para mahasiswa ini mengenakan baju koko dan membawa spanduk serta poster, 'Jangan Hina Ustadz Kami', menyampaikan kitab suci itu bukan SARA. 'Cintai Ulama Jangan Sakiti'. 'Musuh Ulama=Musuh Kami'. 'Stop Penghinaan ustad dan ulama'. 'Jangan pojoki ulama lewat twitter'. Aksi ini cukup menarik dan menjadi perhatian para pengguna jalan.[dakwatuna/inilah/jat]
Quote:


BOCAH KLO NGOMONG ENAK BENER YA emoticon-Cape d... (S)

LO KIRA INDONESIA NEGARA ISLAM ????

CONGOR DIJAGA WOOY emoticon-Cape d... (S)
betul apa yang disampaikan agan mujahid, sebagai muslim sudah pasti akan menaati tuntunan Islam. tapi yang sekarang terjadi, apakah kita akan diam saja melihat jakarta sekarang ini? golput atau tidak itu hak perseorangan, betul, tapi apakah kita akan diam saja dan tidak ikut melakukan perbaikan pada keadaan yang sudah rusak?
trit yang sangat bagus dan menarik untuk dikunjungi.. very nice post emoticon-Ngakak
apakah ulama harus dihormati?


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di