Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016184736/mahasiswa-d3-teknik-mesin-uns-kembangkan-sepeda-listik
Thumbs up Mahasiswa D3 Teknik Mesin UNS Kembangkan Sepeda Listik
Mahasiswa D3 Teknik Mesin UNS Kembangkan Sepeda Listik

Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) mengembangkan sepeda listrik hybrid yang akan diproduksi secara massal. Keunggulan sepeda listrik itu jika dibandingkan sepeda serupa di pasaran adalah murni dibuat dari rangka sepeda angin. Sehingga bentuk body bukan perkimpoian antara skooter dengan sepeda angin.

Sepeda tersebut adalah hasil kreasi dari tim D3 Fakultas Teknik Mesin UNS yang beranggotakan seorang dosen pembimbing dan 8 mahasiswa. Ada dua tipe sepeda yang berhasil dirancang oleh tim, yakni sepeda downhill dan sepeda lipat (seli). "Saat ini memang banyak sepeda listik buatan luar negeri. Tapi sepeda listrik ini murni menggunakan rangka sepeda angin yang dimodifikasi, bukan rangka skooter," kata Prof Muhammad Nizam ST, MT, Phd, Rabu (29/8).

Menurut Nizam, keuntungan penggunaan rangka sepeda tersebut adalah tak merepotkan jika sewaktu-waktu mesin macet dijalan. Sebab, pengendara bisa langsung menggenjot pedal untuk menjalankan sepeda. "Jadi tak perlu repot-repot menggenjot mesinnya. Tinggal dioperkan, untuk menjalankan sepeda secara manual. Tenaga sepeda ini bisa berasal dari listrik dan manual," katanya.

Menurut Nizam, pada tipe sepeda downhill, memiliki berat sekitar 60 kilogram. Sedangkan tipe seli namun tak bisa di lipat memiliki berat sekitar 45 kilogram. Sepeda cukup berat karena menggunakan in whell motor dan aki berbatrey 15 volt. "Sekali charge, aki butuh waktu sekitar 3 hingga 4 jam. Saat dipakai, akan tahan hingga 40 kilometer sampai 50 kilometer,” ujarnya.


Tak hanya tahan lama, sepeda ini juga terbilang kuat karena mampu mengakut beban hingga berat 100 kilogram atau 1 kwintal. Soal kecepatan, sepeda mampu melaju setara dengan 0,5 hingga ¼ horse power (tenaga kuda). Namun kecepatan itu masih perhitungan kasar, karena tenaga bisa ditingkatkan lagi setelah sejumlah perbaikan dilakukan.


Biaya pembuatan untuk satu unit sepeda berkisar antara Rp 6 hingga 7 juta. Namun menurut Nirzam, jika diproduksi secara massal, harganya bisa lebih murah lagi. Tapi berapa kisaran harga pasti jika sepeda dijual dipasaran, masih belum dihitung. "Untuk awal-awal, akan digunakan di dalam kampus UNS dulu. Misalnya digunakan bagi petugas pengantar surat atau satpam di tiap-tiap fakultas. Jadi mereka tak perlu pakai motor, cukup pakai sepeda," katanya.


Staf Humas dan Kerjasama UNS Bachtiar mengatakan, tak seperti mobil listrik yang sebelumnya sudah dikembangkan, sepeda listirk itu belum punya nama. Pemberian nama kemungkinan akan dilakukan pada saat mulai diluncurkan nanti. Saat ini, sepeda dipajang di pameran Hari Teknologi Nasional yang diselenggarakan di Bandung pada , Kamis (30/8). “Kami juga memamerkan mobil listrik UNS, yang masuk dalam program nasional pengembangan mobil listrik,” ujarnya.


SUMBER

majulah terus mahasiswa2 kreatif....buatlah sesuatu yg bermanfaat bagi negeri...

Silahkan Mampir ke Trit ane yg lain:

Pemilik The Jakarta Limousine, Dulu Loper Koran Kini Bos Rental
[SEMANGAT]Teguh, Seorang Penderita Stroke Nekat Bersepeda Keliling Dunia
[PRIHATIN]Dokter Spesialis Tawarkan Aborsi Secara Online
[HOT NEWS]Berantas Buta Huruf, Indonesia Raih Penghargaan UNESCO
[HOT INFO]Indonesia Menjadi Tuan Rumah Miss World 2013

Jika berkenan mohon sumbangan -nya
Syukur2 dihujani
wew keren..

tapi jalan khusus untuk sepeda ada gak?




~۞۩ஜ~ Real Project dengan Dividen Saham tinggi (8 - 20 % per Bulan) ~۞۩ஜ~
Karya yang bagus :

Ya ... dipancal , ya bisa distrum juga.
Okelah lebih baik begini daripada demo melulu kagak ada hasilnya..
wew, mantab dah UNS. kembangkan jadi motor ya
Quote:Original Posted By Khoontol
Karya yang bagus :

Ya ... dipancal , ya bisa distrum juga.


makasih om...biasa om....bir bintang lima...
meski berat, tp gpp produk inovatif karya putra bangsa macem gini perlu di apresiasi positif & di dukung (drpd banggain bangsa luar).

maju terus untuk berkarya (jgn meniru para pejabat negara yg sibuk cari muka & memperbaiki muka2).

just go ahead !!!
Quote:Original Posted By ibnutiangfei
makasih om...biasa om....bir bintang lima...



Hahahah .....



Oke , Oke.

Langsung bintang limo buat tritnya dholurku Ibnu
Quote:Original Posted By primula.
meski berat, tp gpp produk inovatif karya putra bangsa macem gini perlu di apresiasi positif & di dukung (drpd banggain bangsa luar).

maju terus untuk berkarya (jgn meniru para pejabat negara yg sibuk cari muka & memperbaiki muka2).

just go ahead !!!


memperbaiki muka biar ga nger-ngeri sedap ya gan....

sepeda listrik

Orang indonesia itu memang pinter-pinter, namun sistem dan birokrasi yang buruk membuat orang pintar berubah jadi banyak korupsi, Semangat muda kawan-kawan, mantap sepeda listrik,,

daripada demo, mendingan diem-diem kreatif seperti itu, .... saluuuttt, ....
mungkin perlu dipikirkan kemungkinannya menggunakan "mesin potong rumput"....

Spoiler for sekedar pendorong imajinasi:
unik dan kreatif..patut dikembangkan nie..buat yang lebih canggih biar bs lari kayak motor
keren gan...
apalagi kl bisa di produksi massal dgn harga terjangkau, biar byk yg sepedahan buat kurangin polusi..
bnr bgt tuh mst pake sepeda biar ga banyak polusi
wah nunggu penampakan sepeda nya deh
mudah2an keren dan harganya terjangkau

ralat sedikit ya gan beratnya untuk yg downhill sekitar 37 klo yg seli 27,, untuk estimasi dananya jauh lebih murah lagi gan,, 3-4 doang klo masal mungkin bisa jauh lbh murah lg...

ni ane tambahin selain 2 sepeda itu
Spoiler for two wheel:

sory ane blur mukanya...

:cwim
Quote:Original Posted By ibnutiangfei
Mahasiswa D3 Teknik Mesin UNS Kembangkan Sepeda Listik

Universitas Sebelas Maret Solo (UNS) mengembangkan sepeda listrik hybrid yang akan diproduksi secara massal. Keunggulan sepeda listrik itu jika dibandingkan sepeda serupa di pasaran adalah murni dibuat dari rangka sepeda angin. Sehingga bentuk body bukan perkimpoian antara skooter dengan sepeda angin.

Sepeda tersebut adalah hasil kreasi dari tim D3 Fakultas Teknik Mesin UNS yang beranggotakan seorang dosen pembimbing dan 8 mahasiswa. Ada dua tipe sepeda yang berhasil dirancang oleh tim, yakni sepeda downhill dan sepeda lipat (seli). "Saat ini memang banyak sepeda listik buatan luar negeri. Tapi sepeda listrik ini murni menggunakan rangka sepeda angin yang dimodifikasi, bukan rangka skooter," kata Prof Muhammad Nizam ST, MT, Phd, Rabu (29/8).

Menurut Nizam, keuntungan penggunaan rangka sepeda tersebut adalah tak merepotkan jika sewaktu-waktu mesin macet dijalan. Sebab, pengendara bisa langsung menggenjot pedal untuk menjalankan sepeda. "Jadi tak perlu repot-repot menggenjot mesinnya. Tinggal dioperkan, untuk menjalankan sepeda secara manual. Tenaga sepeda ini bisa berasal dari listrik dan manual," katanya.

Menurut Nizam, pada tipe sepeda downhill, memiliki berat sekitar 60 kilogram. Sedangkan tipe seli namun tak bisa di lipat memiliki berat sekitar 45 kilogram. Sepeda cukup berat karena menggunakan in whell motor dan aki berbatrey 15 volt. "Sekali charge, aki butuh waktu sekitar 3 hingga 4 jam. Saat dipakai, akan tahan hingga 40 kilometer sampai 50 kilometer,” ujarnya.


Tak hanya tahan lama, sepeda ini juga terbilang kuat karena mampu mengakut beban hingga berat 100 kilogram atau 1 kwintal. Soal kecepatan, sepeda mampu melaju setara dengan 0,5 hingga ¼ horse power (tenaga kuda). Namun kecepatan itu masih perhitungan kasar, karena tenaga bisa ditingkatkan lagi setelah sejumlah perbaikan dilakukan.


Biaya pembuatan untuk satu unit sepeda berkisar antara Rp 6 hingga 7 juta. Namun menurut Nirzam, jika diproduksi secara massal, harganya bisa lebih murah lagi. Tapi berapa kisaran harga pasti jika sepeda dijual dipasaran, masih belum dihitung. "Untuk awal-awal, akan digunakan di dalam kampus UNS dulu. Misalnya digunakan bagi petugas pengantar surat atau satpam di tiap-tiap fakultas. Jadi mereka tak perlu pakai motor, cukup pakai sepeda," katanya.


Staf Humas dan Kerjasama UNS Bachtiar mengatakan, tak seperti mobil listrik yang sebelumnya sudah dikembangkan, sepeda listirk itu belum punya nama. Pemberian nama kemungkinan akan dilakukan pada saat mulai diluncurkan nanti. Saat ini, sepeda dipajang di pameran Hari Teknologi Nasional yang diselenggarakan di Bandung pada , Kamis (30/8). “Kami juga memamerkan mobil listrik UNS, yang masuk dalam program nasional pengembangan mobil listrik,” ujarnya.


SUMBER

majulah terus mahasiswa2 kreatif....buatlah sesuatu yg bermanfaat bagi negeri...

Silahkan Mampir ke Trit ane yg lain:

Pemilik The Jakarta Limousine, Dulu Loper Koran Kini Bos Rental
[SEMANGAT]Teguh, Seorang Penderita Stroke Nekat Bersepeda Keliling Dunia
[PRIHATIN]Dokter Spesialis Tawarkan Aborsi Secara Online
[HOT NEWS]Berantas Buta Huruf, Indonesia Raih Penghargaan UNESCO
[HOT INFO]Indonesia Menjadi Tuan Rumah Miss World 2013

Jika berkenan mohon sumbangan -nya
Syukur2 dihujani





anak teknik memang keren gan
Quote:Original Posted By silmu90

ralat ya gan beratnya untuk yg downhill sekitar 37 klo yg seli 27,, untuk estimasi dananya jauh lebih murah lagi gan,, 3-4 doang klo masal mungkin bisa jauh lbh murah lg...

ni ane tambahin selain 2 sepeda itu
Spoiler for two wheel:

sory ane blur mukanya...

:cwim


Waaah, saya mau yg ini!!!
Sore2 pasti enak kalau dipake utk nyalipin anak2 ABG yg lg jjs dg fixie nya
wah mantep bener ya gan tuh sepedanyaa
wuihh tmbah keren ajaa nihh
×