Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016178190/berita-dolly-trik-psk-baru-dikoskan
[Berita Dolly] Trik, PSK Baru Dikoskan
Spoiler for Ilustrasi Paspampres555:


SURABAYA - Komisi E DPRD Jawa Timur menilai kinerja Pemkot Surabaya memberantas praktik prostitusi belum maksimal. Apalagi saat ini ditemukan modus baru dalam upaya melanggengkan bisnis amoral tersebut.

“Para mucikari menempatkan PSK (Pekerja Seks Komersial) baru ini di luar lokalisasi dengan cara kos di rumah kos atau kontrak di rumah kontrakan. Siang hari mereka tinggal di rumah kos atau rumah kontrakan, dan malam harinya baru mereka berdatangan di wisma dimana mereka praktik prostitusi,” ujar Ahmad Jabir, Anggota Komisi E DPRD Provinsi Jatim, Senin (27/8).

Hal ini dilakukan, tambahnya, untuk menghindari pendataan dari Pemkot, sebab selama ini, upaya pendataan umumnya dilakukan siang hari. “Jelas tidak ada PSK baru kalau didata siang, lha mereka ditempatkan di kos-kosan,” tandasnya.

Menurut Jabir, hal tersebut terjadi lantaran beberapa Peraturan Daerah (Perda) yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya tidak dijalankan dengan maksimal. Misalnya Perda 7 Tahun 1999 tentang larangan bangunan digunakan untuk tindakan asusila. Namun sampai sekarang Pemkot belum menjalankannya.

“Istilahnya selama ini, perda-perda tersebut seperti macan kertas. Pemkot selama ini tidak melaksanakan kewajibannya sebagaimana yang dimandatkan oleh isi Perda, sejak Perda ditetapkan tahun 1999,” katanya
Dirinya menambahkan kejadian penutupan dua wisma di Jl Dupak Bangunsari hasil operasi gabungan Pemkot pada tanggal 24 Agustus 2012 kemarin, adalah kejadian yang sejak tahun 1999 harusnya sudah dilaksanakan karena merupakan amanat perda 7 tahun 1999.

Jabir melanjutkan, dari sekian kali bertemu dengan warga, dia mengaku mendapat laporan warga atas fakta modus yang dialakukan oleh para mucikari untuk menambah PSK baru tanpa menambah data penghuni baru di wismanya. “Operasi yang lebih intensif dan masif harus dilakukan pada saat jam-jam mereka melakukan aktivitas prostitusi, yakni di malam hari, mengingat sekarang ada modus para PSK tersebut tidak tinggal menetap di lokalisasi,” katanya.

Ketua RT dan RW diharapkan menjadi garda terdepan untuk memagari bisnis prostitusi tersebut. “Jangan sampai mereka dapat intensif atau setoran dari wisma sehingga tidak bisa tegas mengusir pendatang PSK baru. Kalau perlu dalam kaitannya dengan program ini, bisa dialokasikan APBD untuk intensif bagi RT dan RW sebagai anggota tim penghapusan prostisusi di lokalisasi,” imbuhnya.

Sementara, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, permasalahan ekonomi bukan hanya menjadi satu-satunya penyebab prostitusi masih marak hingga kini. Sehingga menurutnya perlu dicari solusi lain di luar ekonomi. “Solusinya tidak hanya masalah ekonomi. Jadi banyak orang miskin juga yang tidak jadi PSK,” papar Soekarwo. “Semuanya prinsipnya penutupan tanpa relokasi, mereka diajak bicara. Jangan sampai mereka itu menjadi objek terhadap program saja, tapi dia subjek terhadap solusi itu. Ini kan ngajak orang, jadi harus dibicarakan,” pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Pemkot Surabaya menunjukkan jumlah PSK semakin berkurang. PSK mengalami penurunan sejak tahun 2009 hingga tahun 2011. Terjadi penurunan drastis sekitar 32 persen untuk PSK dan 24 persen mucikari. Pada 2009, tercatat 3.225 PSK dan 868 mucikari yang tersebar di enam lokalisasi di Surabaya. Sementara pada 2010, jumlah PSK mengalami penurunan dan tinggal 2.996 dengan 805 mucikari. Pada 2011, PSK sebanyak 2.027 orang dan mucikari 612 orang.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Surabaya juga menilai pengentasan PSK di Surabaya gagal. Kemudian, Pemkot memasang target jika PSK di lokalisasi Dolly, Sememi dan Bangunsari tutup dalam waktu 2-3 tahun mendatang. Ini terjadi karena jumlah PSK diyakini Pemkot akan terus berkurang dan akhirnya habis dengan sendirinya.

“Kami berkeyakinan seperti itu, sebab, saat ini jumlah PSK di sana semakin susut,” jelas Hendro Gunawan, kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.m2, pur

==================================================

Jumlah yang terdata tetap aja ribuan
Menurut ane, percuma juga penertibannya dilakukan malam-malam, lha wong channel mereka ke aparat juga bagus kok. Lumayan kan, jadi radar untuk germo, dapat gratisan setiap kali mampir
DPRD Surabaya kebanyakan omong mah
koar-koar nutup Dolly tapi jadi pelanggan setia Harmony
WTF lah
modus itu gan, namanya perek kan emg kebanyakan ngekos
Kok tau ya anggota dprdnya ? Jangan-jangan sering "sidak" nih
Quote:Original Posted By ongki
Kok tau ya anggota dprdnya ? Jangan-jangan sering "sidak" nih

bukan sering sidak om,
tapi sering mangkal ke sana juga
mending psk-nya dipajakin aj. Jadi pemasukan buat negara, asal jgn dikorup aj pajaknya
wah yang baru berapa lembar merah nih :

aman dari penyakit ndak nih :

kaskuser surabaya, FR pliss :
jangan lupa perputaran uang & keuntungan dari lokalisasi juga besar buat para oknum
makanya susah buat nutup lahan basah kayak gitu
Quote:Original Posted By creep.
jangan lupa perputaran uang & keuntungan dari lokalisasi juga besar buat para oknum
makanya susah buat nutup lahan basah kayak gitu


giliran mau ditutup dibilang liat perputaran uang .. giliran disuruh buka casino bilang dosa ..
pleaseee dehhhh :
Quote:Original Posted By ongki
Kok tau ya anggota dprdnya ? Jangan-jangan sering "sidak" nih

sidak sampai "mendalam" gan

Quote:Original Posted By kakikushop
DPRD Surabaya kebanyakan omong mah
koar-koar nutup Dolly tapi jadi pelanggan setia Harmony
WTF lah

wkakakakakaka, kalo mereka tinggal telpon gan, mahasiswi2 butuh uang kan banyak

Quote:Original Posted By mrjack
wah yang baru berapa lembar merah nih :

aman dari penyakit ndak nih :

kaskuser surabaya, FR pliss :

om jack selalu bahas lembarannya

Quote:Original Posted By creep.
jangan lupa perputaran uang & keuntungan dari lokalisasi juga besar buat para oknum
makanya susah buat nutup lahan basah kayak gitu

tul, gan
salah satu pemasukan yang menjanjikan,
pemasukan sekaligus tempat untuk masukin juga... :
Quote:Original Posted By kakikushop
DPRD Surabaya kebanyakan omong mah
koar-koar nutup Dolly tapi jadi pelanggan setia Harmony
WTF lah


pengalaman pernah antar kesono ya gan?
Quote:Original Posted By konyolBESAR
sidak sampai "mendalam" gan


wkakakakakaka, kalo mereka tinggal telpon gan, mahasiswi2 butuh uang kan banyak


om jack selalu bahas lembarannya


tul, gan
salah satu pemasukan yang menjanjikan,
pemasukan sekaligus tempat untuk masukin juga... :


gw males kalau harus mengomentari masalah moral orang lain
belum tentu yang dikomentari lebih rendah daripada kita

yang jelas bagaimana area prostitusi itu tidak melebar ke daerah yang masih bersih,
cara wajar yang diterapkan pemerintah daerah saat ini yaitu menekan jumlah PSK kemudian melokalisasi tempat agar tidak merembet kemana mana,

seharusnya ada tambahan lagi :
PSK diberikan ketrampilan khusus dan modal untuk beralih profesi secara continue,
hal ini tentu kaitannya dengan departemen hukum dan ham serta departemen pemberdayaan wanita yang selama ini gw anggap masih kurang aktif
bisnis zat cair yang ini memang tidak pernah kekeringan, walaupun dimusim kemarau yang panjang :
Quote:Original Posted By 3434502
bisnis zat cair yang ini memang tidak pernah kekeringan, walaupun dimusim kemarau yang panjang :


selama masi ada cairan* ......tubuh manusia secara alami akan mengeluarkannya om :
angka tiap tahun selalu menurun berarti tingkat kesadaran moral meningkat.
Daripada dilarang lebih baik diresmikan saja, dilegalkan saja. Lumayan menambah PAD dan uang setoran ke Aparat negara bisa disalurkan kembali ke masyarakat lewat jalur resmi, daripada dimakan sendiri sama aparat negara.
Lagipula beratus-ratus nabi, berpuluh Rosul, Beribu Kitab Suci, Beratus Agama, tetap saja Prostitusi tidak bisa hilang.
Quote:Original Posted By mrjack
gw males kalau harus mengomentari masalah moral orang lain
belum tentu yang dikomentari lebih rendah daripada kita

yang jelas bagaimana area prostitusi itu tidak melebar ke daerah yang masih bersih,
cara wajar yang diterapkan pemerintah daerah saat ini yaitu menekan jumlah PSK kemudian melokalisasi tempat agar tidak merembet kemana mana,

seharusnya ada tambahan lagi :
PSK diberikan ketrampilan khusus dan modal untuk beralih profesi secara continue,
hal ini tentu kaitannya dengan departemen hukum dan ham serta departemen pemberdayaan wanita yang selama ini gw anggap masih kurang aktif


ane setuju ma sepuh,
intinya bagaimana memberdayakan mereka agar mereka mendapat pemasukan tidak hanya dari selangkangan,
misalnya PSK dimodalin untuk jualan kondom dan obat kuat
ato PSK diajarin ketrampilan memasak, agar setelah mereka berhubungan mereka bisa masakin pelanggan dan ada tarif untuk setiap masakan yang mereka buat...

gitu kan maksudnya? :
Quote:Original Posted By konyolBESAR
ane setuju ma sepuh,
intinya bagaimana memberdayakan mereka agar mereka mendapat pemasukan tidak hanya dari selangkangan,
misalnya PSK dimodalin untuk jualan kondom dan obat kuat
ato PSK diajarin ketrampilan memasak, agar setelah mereka berhubungan mereka bisa masakin pelanggan dan ada tarif untuk setiap masakan yang mereka buat...

gitu kan maksudnya? :




nah :
itu yang gw maksud kenapa susah amat ngomong gitu ya
Quote:Original Posted By mrjack


seharusnya ada tambahan lagi :
PSK diberikan ketrampilan khusus dan modal untuk beralih profesi secara continue,
hal ini tentu kaitannya dengan departemen hukum dan ham serta departemen pemberdayaan wanita yang selama ini gw anggap masih kurang aktif


emang lo kira wanita itu kek gedebog pisang ga punya napsu gitu?ga butuh dipuaskan gitu???

ketrampilan kerja itu cuma bisa untuk memenuhi kebutuhan bibir atas, bukan bibir bawah
Quote:Original Posted By kabei
emang lo kira wanita itu kek gedebog pisang ga punya napsu gitu?ga butuh dipuaskan gitu???

ketrampilan kerja itu cuma bisa untuk memenuhi kebutuhan bibir atas, bukan bibir bawah


lho seburuk buruknya psk tentu gak punya cita cita jadi psk, tentu karena nasib
ya siapa tau ada jejaka yang mau menikahi si wanita, ada beberapa contoh kasus kan lelaki mau menikahi wanita mantan psk,
who knows
×