Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016171713/risiko-di-balik-profesi-pengemis-topeng-monyet
Risiko di Balik Profesi Pengemis Topeng Monyet
Quote:“Ada beberapa penyakit yang spesifik diderita oleh monyet."

Seorang pengamen topeng monyet, Durjana, mengaku khawatir dengan resiko penularan penyakit dari interaksinya dengan monyet yang dibawanya untuk mengemis di beberapa titik di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Namun Durjana mengatakan dirinya selalu mengurus dan mengobati monyet yang dipekerjakannya bila monyet itu menunjukkan gejala sakit seperti bersin-bersin.

?“Kalau monyet kelihatan sakit flu dan mulai bersin, saya coba obati dengan memberinya obat flu yang biasa untuk digunakan manusia tapi dengan dosis setengah,” ujar Durjana ketika dihubungi, hari ini.?

Durjana, yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat ini mengatakan bahwa monyet yang dipekerjakannya untuk mengamen juga pernah menggigit orang.?

“Saya kawatir juga orang yang digigit itu akan sakit, tapi saya tanggung jawab dengan membawanya ke dokter untuk diobati,” klaim Durjana, sambil menambahkan bahwa dia juga selalu menanyakan dan memantau kondisi orang yang digigit monyetnya apabila dalam perjalanannya mengamen melewati daerah dimana korban gigitan monyetnya itu tinggal.
?
David van Gennep, direktur eksekutif AAP, suatu pusat penyelamatan dan perlindungan primata dan mamalia eksotik yang berbasis di Belanda, mengatakan bahwa mengobati monyet yang menunjukkan gejala sakit tidak semudah itu. Penyakit-penyakit yang mungkin diderita sang monyet, ujar van Gennep, tidak akan kelihatan di permukaan secara fisik pada hewan tersebut dan hanya bisa dideteksi melalui tes kesehatan, seperti yang dilakukan bulan lalu oleh kelompok penggiat kesejahteraan binatang, Jakarta Animal Aid Network (JAAN) terhadap beberapa monyet jalanan yang disita dari pengemis.

?Hasil tes terhadap empat dari 21 monyet yang disita menunjukkan mereka menderita tuberculosis, Hepatitis B, Hepatitis C, leptospirosis dan herpes, sehingga mereka terpaksa di euthanasia untuk mencegah terjadinya zoonosis, atau penularan penyakit dari hewan kepada manusia dan sebaliknya.

?Sebagai ahli virus, van Gennep mengatakan bahwa dia dapat mengetahui monyet-monyet yang dipekerjakan itu sudah terjangkit suatu jenis penyakit yang belum diketahui oleh manusia.

?“Ada beberapa penyakit yang spesifik diderita oleh monyet dan tidak akan jadi masalah bila hanya terjadi pada mereka, namun akan jadi masalah ketika terjadi transmisi penyakit itu dari hewan ke manusia atau sebaliknya,” ujar van Gennep ketika ditemui saat berkunjung ke Jakarta belum lama ini.

?“Hal inilah yang menjadi kekhawatiran utama saya dengan topeng monyet, karena kontak monyet yang terlalu dekat dengan manusia. Hal itu tidak baik untuk keduanya, baik hewan dan manusia, karena bila timbul penyakit menular, hewan akan dimusnahkan,” ujar van Gennep.

?Namun Durjana yang tinggal di kawasan Angke, Kecamatan Tambora Jakarta Barat, menampik kekhawatiran seperti itu.

?“Sejauh ini belum pernah ada kasus yang digigit monyet saya sampai sakit parah,” ujar Durjana yang tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi kebakaran di Dermaga Dua, Muara Angke, Jakarta Utara yang terjadi pada Senin (20/8). Tempat itu pula yang menjadi lokasi tempat tinggal sekelompok pengemis topeng monyet.

?“Saya dapat kabar ada satu monyet yang jadi korban mati dalam kebakaran itu,” ujar Durjana.


http://www.beritasatu.com/features/6...ng-monyet.html

Emang ngeri banget kalau di pikir potensi penyebaran penyakitnya. Nanti suatu saat bisa kaya Outbreak, gara2 di gigit, ada virus mematikan yg menyebar di Jakarta. Ane jg lihat banyak monyet ini yg kotor dan kelihatannya memang sakit. Ngeri tiap kali lihat monyet itu di jalanan. Tetapi sampai sekarang ngk ada tindakan dari Pemda atau pun dari Kementrian Kesehatan.
Quote:Original Posted By

Emang ngeri banget kalau di pikir potensi penyebaran penyakitnya. Nanti suatu saat bisa kaya Outbreak, gara2 di gigit, ada virus mematikan yg menyebar di Jakarta. Ane jg lihat banyak monyet ini yg kotor dan kelihatannya memang sakit. Ngeri tiap kali lihat monyet itu di jalanan. Tetapi sampai sekarang ngk ada tindakan dari Pemda atau pun dari Kementrian Kesehatan.


Gampang...
Masukin saja monyet dalam spesies yang hampir punah
Nama pengamen topeng monyetnya Durjana ya gan? nama yang aneh
mudah2an jangan sampai ada penyakit yang aneh2 lagi....

gara2 penularan hewan ke manusia,..jgn sampai sperti flu burung...:
daripada penyakit binatang

penyakit manusia masih lebih banyak dan macam2
Quote:Original Posted By hasbullah79
Nama pengamen topeng monyetnya Durjana ya gan? nama yang aneh


nama inisial moengkin ini sial kok doerdjana namanjah ...
isi berita kebanjakan tanda tanjaaaaa ....
gimana gak berpenyakit wong kaga diurus teratur
Takutnya bisa jadi SARS ke dua nih. Penyakit baru menyebar di Jakarta gara2 pemda ngk tegas. Bingung kenapa pemda sampe skrg masih biarin mereka pake monyet.
itu LSM gak angkat suara yah??

atau karena gak ada duit santunan untuk kampanye memarahi mereka?
segala pekerjaan pasti ada resiko nya

tinggal gimana kita aja harus waspada dimanapun
Mohon Monyet yang kena ViRUS mematikan, kirim ke Gedung DPR dan jangkiti mereka2 yang suka TIDUR
Kasihan si monyet, mau makan aja harus kerja dulu. padahal kalo dia hidup di hutan kan kalo mau makan, tinggal ambil aja. udah gitu manusianya juga ikut nebeng hasil kerja keras si monyetnya. kan hasil kerja monyet dibagi dua
Biasanya rabies dari gigitan liurnya
ntar monyet-monyet dihutan pada ikutan pindah kekota untuk mencari makan karena hutan udah mulai habis
trus dokter hewan penuh karena monyet minta vaksin rabies
nama yg punya monyetnya kok janggal ya gan bingung
kudu di vaksin rabies dahhh biar aman nieh jakarta dari monyet2 rabiesan
kasihan jg tuh monyet g bs cari nafkah buat tuannya
ati2 nanti digigit mala ikutan jadi monyet
Ngeri banget kalau bener monyet2 itu sakit. Apalagi monyetnya buat ngamen, takut menulari anak2 kecil yang menjadi penonton.
iya tuh ane suka liat monyet2 di jalanan dipake buat ngemis
mana pada kotor lg
×