Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016147307/menuju-sepakbola-indonesia-yang-lebih-baik---part-6
Inspiratif [update 23 Januari 2012] Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik
Quote:Update PDF 22 Januari 2012

Code:
http://www.4*shared.com/office/n1m40G28/Menuju_Sepakbola_Indonesia_yan.html


atau bisa langsung dibaca di bit.ly/sepakbolakita thx supportnya gan salimonprogress :)


Akses singkat thread ini: [url]www.saveoursoccer.tk[/url]
Thx to agan wa2nlinux dan hdindonesia


Gerakan Kaskuser telah dimulai!! klik! 'n klik!
Testimoni kaskuser! klik! 'n klik!












Quote:Aturan Main

  1. Thread ini didedikasikan untuk kemajuan sepakbola tanah air. Di tengah simpang-siurnya informasi mengenai ISL-IPL, diharapkan thread ini mampu menjadi penyeimbang opini. Yang pasti ane akan selalu berupaya menyajikan fakta yang sesungguhnya. Baik itu mengenai kebaikan/keburukan ISL dan IPL. You better believe Kaskus.
  2. Silahkan berdiskusi mengenai permasalahan-2 yang belum dibahas. Hasil diskusi kaskuser sekalian akan ane rangkum. InsyaAllah perjuangan kaskuser berdiskusi nantinya tidak akan tenggelam percuma. Selain itu juga akan menambah pengetahuan kaskuser lainnya.
  3. Hasil diskusi kaskuser yang ane angkat adalah yang memiliki sumber berita.
  4. Di thread ini ada beberapa sub bagian. Fokuslah diskusi dalam 5 sub bagian di bawah.
    • FAQ to PSSI – IPL ::: A B C D E F
      Berisi mengenai tuduhan pada PSSI – IPL dan bantahannya.
    • Kesalahan PSSI ::: A B
      Berisi mengenai tuduhan pada PSSI – IPL dan bukti kebenarannya.
    • Kesalahan KPSI – PT LI – ISL ::: A B C D E F G H I J K L M
      Berisi mengenai tuduhan pada KPSI – PT LI – ISL dan bukti kebenarannya.
    • Manuver kubu pembangkang ::: A B C D
      Berisi mengenai manuver-2 para dedengkot kubu pembangkang.
    • Debatable zone ::: A B
      Berisi mengenai area abu-abu yang belum jelas kebenarannya.
    • Lampiran
      • Sejarah J-League ::: A
      • Program kerja PSSI yang terkubur di media 'tertentu' ::: A B C
      • Wawancara eksklusif dengan Timo Scheunemann ::: A B C
      • Suporter cerdas, Suporter teladan ::: A
      • ANT* ::: A B
      • Sepakbola Profesional Kita Berada di Level Terendah Asia ::: A B
      • Perjuangan Melawan LUPA ::: A
      • Kejahatan Media: Dubbing di Laga Sepakbola ::: A


  5. Dilarang membuat sebutan lain yang berkonotasi negatif pada Bakrie dan Arifin Panigoro.
  6. Flamer dilarang masuk, ane mencekal ID-2 berikut:
    • senatorask
    • cfc
    • sagodig

  7. Untuk pengunjung baru yang ingin mengkritisi PSSI-IPL, bacalah page one atau PDF baik-baik terlebih dulu, jangan mengulang-ulang pembahasan yang sudah selesai. Kalau masih tidak setuju dengan pemaparan page one, tunjukkan di poin mana ketidak-setujuannya PLUS bukti dan fakta yang menguatkan. Dilarang membuat tuduhan liar tanpa dasar.



Pelanggaran 5 & 7, request delete postingan.
Pelanggaran 6, request ban 3 hari.
Bagi siapapun yang menemukan pelanggaran 3 hal diatas, mohon dibantu laporkan Momod.




Quote:Original Posted By aturanpakai
Join now

[url= http://www.facebook.com/pages/Menuju-Sepakbola-Indonesia-yang-Lebih-Baik-Mari-perjuangkan-kebenaran-/134547703323278?sk=app_106878476015645]Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik [ Mari perjuangkan kebenaran !][/url]








FAQ to PSSI - IPL


PSSI memberikan promosi gratis pada 6 tim!

Fakta: Tidak ada promosi gratis, yang ada adalah klub manapun boleh tampil asal lolos verifikasi sebagai peserta kompetisi professional kelas 1 atau kelas 2.
Quote:Sementara itu, Djohar juga menjelaskan status kompetisi Indonesia di mata Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

“AFC kita undang dan menurut mereka, klub kita sudah tidak ada yang dianggap profesional. AFC sendiri menjelaskan apa itu klub profesional, karena itu kita mulai lagi dari nol,” terangnya.

Djohar menjelaskan, statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien dari kompetisi musim lalu tidak lagi digunakan musim ini, sehingga semua klub yang ada memiliki posisi yang sama.

“Kasta musim lalu tidak ada. ranking tidak ada, tapi siapa yang memenuhi syarat profesional (berhak mengisi kompetisi profesional kasta tertinggi),” terangnya.

“Seharusnya yang ikut ada 36 klub, Indonesia sangat besar dan banyak penduduk. kita harapkan semua Indonesia bersatu. peluang itu ada. Kami tetap membuka pintu, tetapi kalau orangnya tak mau, mau bagaimana lagi?” tandasnya.

http://bola.inilah.com/read/detail/1...mulai-dari-nol

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/14603583 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/13391596 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/12808925 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/12237035 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.

Autolock Thread by Hansip

Thread ini adalah thread lanjutan dari http://kask.us/11799319 yang sudah melebihi batas reply.
\t\t\t\t\t\t\t\t\t
\t\t\t\t\t\t\t\t\tTerima kasih.
Quote:Inilah 15 syarat dokumen yang menjadi acuan rangking AFC :
  1. Deposit Partisipasi.
  2. Kontrak Pemain Tim Senior.
  3. Klub mempunyai pendapatan dari:
    • Penjualan tiket.
    • Hak Siar.
    • Kerjasama sponsor.
    • Merchandising.
    • Fee transfer pemain/official.
    • Bagi hasil liga.

  4. Klub berbadan hukum/entitas secara komersial sesuai hukum negara yang bersangkutan.
  5. Klub tidak mempunyai pembayaran yang tertunda.
  6. Laporan audit external atas keuangan klub.
  7. Pemilik klub tidak memiliki atau mempunyai saham di klub lain.
  8. Direksi klub beserta jajaran Top Management berstatus Full-Time dan tidak bekerja atau memiliki saham di klub lain.
  9. Klub mempunyai:
    • Media Officer.
    • Security Officer.
    • Finance Officer.
    • Marketing Officer.

  10. Klub mempunyai sistem pembinaan usia muda.
  11. Pelatih kepala di tim senior berlisensi AFC 'A' atau lisensi yang equivalent dengan persetujuan AFC.
  12. Pemilik tempat latihan menjamin penggunaan sebagai Training Ground kepada klub.
  13. Pemilik stadion menjamin penggunaan lapangan/stadion sebagai Home Ground kepada klub.
  14. Klub melakukan kegiatan yang berkontribusi terhadap komunitas dari daerah Home Base Club.
  15. Daftar harga tiket di klub.

http://www.beritajatim.com/detailnew...kumen_Ini_Dulu

Fakta: Penentuan jumlah peserta liga ini adalah hak prerogatif Exco sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (a): Exco berwenang mengatur tanggal, tempat, dan jumlah peserta kompetisi.
Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6
Fakta: Tapi ingat 6 tim itu kemarin harus diverifikasi lagi, kalo lolos silahkan ikut kompetisi profesional, kalo ga, ya ga bisa.... Jadi bukan gratis.
Quote:Djohar menjelaskan, pertimbangan dimasukkannya enam klub baru itu di antaranya adalah untuk eks Liga Primer Indonesia (LPI) (Persema, Persibo dan PSM) telah diputihkan dari sanksi yang diterima.

Untuk pemilihan klub PSMS Medan dan Persebaya Surabaya, kata dia, didasarkan pada banyaknya pendukung dan sejarah serta keinginan dari sponsor. Sedangkan Bontang FC dipilih karena terbaik dari klub yang didegradasi.

"Data ini belum final. Jika ada yang tidak lolos verifikasi, maka jumlah klub akan berkurang seiring dengan hasil verifikasi," kata Djohar menegaskan.

http://www.tempo.co/read/news/2011/0...Kompetisi-PSSI

Fakta: Kelompok klub pembangkang dan PT LI menuduh PSSI memberikan promosi gratis, padahal ISL 2011/2012 juga memberikan promosi gratis kepada: Persiram, Gresik United, PSAP, dan PSMS. Kali ini apa dasarnya? Tanpa verifikasi?


***


Kenapa harus ada reset kompetisi! Pasti ini adalah akal-akalan saja untuk melegalkan promosi gratis!

Fakta: Reset kompetisi disebabkan oleh AFC yang menilai klub kita tidak ada yang profesional. Untuk memperbaiki sistem yang bobrok ini sudah sangat sulit. Oleh karena itu, kita merubuhkan bangunan sistem reyot masa lalu, dan membangun sistem liga baru yang profesional. Refresh!

Konsekuensi dari refresh adalah membersihkan statistik-statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien musim lalu. Semua klub posisinya sama. Nol kembali. Siapapun yang lolos verifikasi berhak tampil di liga baru! Meskipun tim itu dulunya ada di divisi 2.
Quote:AFC kita undang dan menurut mereka, klub kita sudah tidak ada yang dianggap profesional. AFC sendiri menjelaskan apa itu klub profesional, karena itu kita mulai lagi dari nol,” terangnya.

Djohar menjelaskan, statistik pertandingan dan nilai-nilai koefisien dari kompetisi musim lalu tidak lagi digunakan musim ini, sehingga semua klub yang ada memiliki posisi yang sama.

“Kasta musim lalu tidak ada. ranking tidak ada, tapi siapa yang memenuhi syarat profesional (berhak mengisi kompetisi profesional kasta tertinggi),” terangnya.

http://bola.inilah.com/read/detail/1...mulai-dari-nol

Believe it: Jangan terlalu skeptis pada perubahan. Hanya orang gila yang berharap hasil yang berbeda dengan melakukan cara yang sama! Hanya orang gila yang menginginkan Timnas berprestasi dengan menggunakan sistem lama yang terbukti bobrok!

Dengan berubah, mungkin saja kita berhasil, dan mungkin saja kita gagal. Tapi bila tidak berubah, kita sudah terbukti gagal! Bangkit dan berubah! Perubahan dimulai dari mengubah pola pikir kita!

Contoh Liga Jepang. Tahun 1993, Jepang menghentikan Japan Soccer League yang telah berlangsung sejak 1965. Kemudian merombak liganya menjadi lebih profesional yang bernama J-League. Di musim pertamanya hanya tercatat 10 tim yang tergabung. Namun perlahan tim bertambah dan liga menjadi semakin profesional. Sekarang lihat hasilnya, Jepang mampu berbicara di pentas dunia.

Sekarang momentum kita tepat seperti di Jepang 18 tahun lalu. Jangan takut berubah. Jepang telah memberi kita pelajaran bahwa kita masih punya harapan.
Quote:http://www.j-league.or.jp/eng/history/
Contoh lain dari klub yang tidak perlu ‘berdarah-darah’ untuk mencapai liga utama adalah Gwangju FC. Meskipun baru berdiri pada Desember 2010, Gwangju FC langsung menjadi peserta K-League 2011. Itu karena memang Gwangju FC memenuhi persyaratan dan verifikasi. Lalu buktinya tidak ada pergolakan dari klub-klub lain yang merasa ‘didzalimi’, dan tidak ada tuntutan KLB di Football Association Korea Selatan. Itulah cirri dari bangsa yang cerdas, tidak seperti segelintir pengurus sepakbola Indonesia yang primitif.
Quote:http://en.wikipedia.org/wiki/Gwangju_FC

Quote:At present the K-League is the only professional league in Korea. It contains sixteen member clubs.

Below the level of the K-League there is the National League, a closed semi-professional/amateur league with fifteen clubs, established in 2003. The third level of football in Korea is the Challengers League.

There is, at present, no official system of promotion and relegation between any of the three leagues. However, beginning in 2006, the champions of the National League had been eligible for promotion to the K-League provided they had met certain criteria. Goyang Kookmin Bank and Ulsan Mipo Dockyard, National League champions in 2006 and 2007 respectively, both rejected the opportunity to move up to the K-League. After back-to-back K-League promotion refusals, the National League committee decided to discontinue the conditional promotion system prior to the 2008 season.

http://en.wikipedia.org/wiki/K-League


Quote:New Delhi - Dua eks bintang Liga Italia, Fabio Cannavaro serta Hernan Crespo, akan membuka lembaran baru di penghujung karier mereka sebagai pesepakbola. Mulai bulan depan keduanya akan merumput di Liga Primer India.

Asosiasi sepakbola India baru saja "merenovasi" liga lokal mereka dan melahirkan apa yang disebut Liga Primer India. Di sana akan ada enam tim franchise yang mewakili enam kota yakni Kolkata, Haldia, Durgapur, Barasat, Siliguri dan Howrah.

Selain Cannavaro dan Crespo, bakal ada bintang-bintang gaek lain macam eks kapten Argentina, Juan Pablo Sorin, mantan bintang Nigeria Jay Jay Okocha, eks bntang Arsenal Robert Pires dan serta penyerang legendaris Liverpool, Robbie Fowler.

Keenam pemain bintang itu akan bermain di masing-masing tim tersebut. Nantinya tim-tim itu akan dilatih oleh pelatih-pelatih ternama yang akan diproses dalam waktu 10 pekan ke depan,termasuk di antaranya Peter Reid, John Barnes, Tony Adams, Samson Saisia, Marco Etcheverry, Colin Todd, Teitur Thodarson dan Milos Rus.

http://www.detiksport.com/sepakbola/...a-india?bt1033



***


Keanggotaan PSM, Persibo, dan Persema sudah dicabut! Harusnya tidak boleh ikut kompetisi!

Fakta: Hukuman bagi ketiga klub itu sudah diputihkan oleh Komite Normalisasi yang dipimpin oleh Agum Gumelar.
Quote:TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meski para pemilik suara PSSI mengusulkan pemutihan tiga tim yang kini berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI), yakni PSM Makassar, Persibo Bojonegoro, dan Persema Malang, namun hasil kongres di hotel Sultan 14 April kemarin hanya memutihkan satu klub saja, yakni PSM Makassar.

http://www.tribunnews.com/2011/04/16...n-psm-makassar


Quote:PSSI juga menjelaskan perihal sanksi terhadap klub Persibo dan Persema yang diputuskan dalam Kongres Bali. Menurut juru bicara PSSI, Eddi Elison, sanksi tersebut telah dicabut dalam Kongres yang dilaksanakan oleh KN (Komite Normbalisasi) di Hotel Sultan (Mei 2011) pada pertemuan konsultasi yang kemudian oleh Agum Gumelar sebagai Ketua KN atas permintaan peserta, diubah menjadi kongres.

http://mediasepakbola.com/inilah_pen...erita1902.html
Berdasar kongres di Bali, liga cuma boleh 18 klub!

Fakta: Tidak ada keputusan kongres yang menyatakan peserta liga hanya 18
Quote:10 poin keputusan kongres bali

  1. Pertanggungjawaban Ketua Umum PSSI terkait dengan program kerja 2010 mulai dari kompetisi hingga masalah keuangan bisa diterima peserta kongres dan disahkan secara aklamasi.
  2. Penetapan program kerja PSSI selama 2011, termasuk dengan pengelolaan keuangan serta penentuan budget yang dibutuhkan selama 2011.
  3. Pengesahan pemecatan klub Persema Malang dan Persibo Bojonegoro yang telah mengundurkan diri dari ISL dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI). Sanksi juga berlaku bagi klub di bawahnya dan berlaku mulai adanya keputusan hingga kongres berikutnya.
  4. Kongres merestui pelaksanaan pelatnas jangka panjang bagi timnas U-23 yang akan diturunkan pada SEA Games 2011 nanti. Timnas di bawah asuhan pelatih Alfred Riedl ditargetkan mampu merebut medali emas.
  5. Kongres menetapkan 23 calon anggota baru PSSI, yaitu Lhokseumawe FC, Pidie Jaya, PS Solsel, Tabir FC, PSSL, Porkab Koba, Cilegon Mandiri, Sultan Muda FC, Bandung Barat FC, Blaster FC, Petro Jabrix FC, Maung Bandung FC, Bina Putra FC, PS Tunas Yogya, Gresik Putra, Barabai FC, Persikat Katingan, Persibilmut, Persikokot, Nusaina FC, Persindung, Persidei, Persiyali.
  6. Memberikan sanksi kepada PSM Makassar yang mengundurkan dari dari ISL ke LPI, yaitu turun ke kompetisi Divisi I. Sanksi ini bisa berubah menjadi pemecatan, hanya saja sanksi akan diberikan pada kongres berikutnya. Pemecatan akan berlaku jika PSM tetap menjalani pertandingan LPI dan telah menggunakan hak pembelaannya di kongres.
  7. Pemberian sanksi oleh FIFA kepada tiga klub yaitu Persma Manado, Gaspa Palopo, dan Persegi Gianyar. Dengan adanya sanksi itu kongres menambah hukumannya dengan memecat ketiga klub itu dari keanggotaan PSSI.
  8. Pengembalian 99 persen saham PT Liga Indonesia yang saat ini dikuasi PSSI kepada masing-masing klub yang saat ini turun dikompetisi Indonesia Super League (ISL) mulai tahun ini.
  9. Menargetkan pada 2014 seluruh klub yang bertanding di ISL (kompetisi profesional red) terbebas dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
  10. Exco PSSI memutuskan kongres pemilihan ketua umum PSSI periode 2011-2015 berlangsungl 19 Maret mendatang di Bintan Kepulauan Riau. Kongres ini digelar satu bulan lebih cepat dibandingkan dengan habisnya masa jabatan Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI yaitu bulan April tahun ini.(ANT).


http://www.seputarsepakbola.com/hasi...s-pssi-di-bali

Fakta: Pasal 23 ayat 1 kongres Bali hanya menyatakan jumlah peserta kongres pada saat itu. Kebetulan ISL musim lalu pesertanya ada 18 tim. Sehingga makna di pasal 23 ayat 1: peserta kongres yang berasal dari ISL adalah 18 orang sesuai jumlah tim saat itu. Pasal ini tidak mengatur jumlah klub peserta liga untuk seterusnya.
Quote:Pasal 23 “Peserta Kongres”
Ayat 1
““Kongres diikuti 108 peserta sebagai berikut:
a. 18 (delapan belas) peserta kongres dari Super Liga (satu suara untuk tiap peserta)”
http://mediasepakbola.com/apakah_pss...erita1381.html

Fakta: Penentuan jumlah peserta liga adalah hak prerogatif Exco sesuai statuta PSSI pasal 37 ayat 1 (a): Exco berwenang mengatur tanggal, tempat, dan jumlah peserta kompetisi.
Quote: http://www.goal.com/id-ID/news/1387/...dir-keinginan-
Fakta: Tuntutan format kompetisi kemungkinan berlandaskan surat palsu yang sengaja diedarkan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab. SK yang beredar ini tertanggal 2011 namun di bagian lain 2010.
Quote:Kini beredar copy surat keputusan hasil Kongres Bali yang diterbitkan pada 22 Januari 2011. Padahal, PSSI tak pernah mengeluarkan surat hasil Kongres Bali pada tanggal tersebut. Parahnya dalam copy surat tersebut hanya ditulis dua poin yakni berkaitan dengan Restrukturisasi Kepemilikan Saham dan format kompetisi.

"Tertanggal 1 Januari sampai 26 Januari 2011 tidak ada surat keputusan itu. Berarti bisa anda simpulkan surat keputusan macam apa itu," tukasnya.

http://www.tribunnews.com/2011/10/25...rat-palsu-pssi


Quote:Menurut Rudy, dirinya pernah ditunjukkan adanya salinan keputusan yang dipegang oleh anggota Komite Eksekutif PSSI yang selama ini selalu berteriak berdasarkan kongres Bali. Namun saat ingin diminta, tidak diberikan.

"Ini apa namanya, kami berkeyakinan mereka-mereka itu ada agenda besar di balik penyelenggaraan kompetisi Liga Super Indonesia yang katanya berdasarkan Kongres Bali, padahal tidak ada keputusan saat di Bali lalu," seloroh Rudy.
Selama ini masyarakat Indonesia selalu diberi informasi yang berat sebelah mengenai PSSI. "Kami sebenarnya ingin sekali buka-bukaan bahwa sesungguhnya yang terjadi ini tidak seperti yang dikatakan oleh para peserta Liga Indonesia itu," kata Rudy.
http://www.tribunnews.com/2011/12/08...pssi-tak-jelas


Quote:Djohar menegaskan, saat ini sudah ada usaha pembohongan atas keputusan hasil kongres Bali berdasarkan rekaman yang dimiliki PSSI.

Hasil keputusan kongres di Bali pertama melakukan evaluasi program, kedua paparan rencana tahun depan, ketiga paparan program liga amatir dan keempat pemaparan timnas U-23.

Tidak ada yang lain atas permintaan tersebut dari hasil kongres Bali dan tidak ada satu pun keputusan kongres yang dituduhkan telah dilanggar dan terjadi pelanggaran oleh Pengurus PSSI saat ini."Saya akan mengusut kasus pembohongan tersebut dan jangan suka-suka rusak sepak bola Indonesia," kata dia.

http://www.republika.co.id/berita/se...bi-klub-daerah


Spoiler for SK Palsu:



***


Menurut hasil kongres Bali, PT LI adalah yang ditunjuk sebagai penyelenggara liga! Bukan yang lain!

Fakta: Tuntutan format kompetisi kemungkinan berlandaskan surat palsu yang sengaja diedarkan oleh pihak yang tidak bertanggung-jawab. Bukti telah dipaparkan di atas.

Fakta: Sebenarnya PT Liga Prima tidak akan ditunjuk kalau PT LI mau bekerja sama. Rencana awal, PSSI akan mengaudit dulu PT LI. Untuk menganalisa kesehatan perusahaan ini. Tapi niatan ini ditentang PTLI, mereka menolak diaudit. Bagaimana PSSI bisa menggelar liga? PSSI tidak mau mengambil resiko bekerja-sama dengan perusahaan yang tidak akuntabel dan transparan, sebab mayoritas uang PSSI berputar disana. Di lain pihak deadline kompetisi dari AFC sudah mepet. Maka ditunjuk dulu PT Liga Prima untuk menjalankan kompetisi. Agar terhindar dari sanksi AFC. Jangan sampai gara-gara PT LI, bangsa ini rugi.
Quote: http://www.tribunnews.com/2011/12/05...uk-kepada-pssi
Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6
Quote: “The final deadline between the Football Association of Indonesia (PSSI) and AFC is October 14. PSSI need to select and confirm the number of clubs and the league should commence before October 14.”

Suzuki was speaking here during a visit by an AFC Special Mission Team (SMT) to Indonesia from Aug 2 to 3 which he led to assist all the clubs to participate in a professional league in Indonesia and ACL.
http://www.the-afc.com/en/news-centr...s-eye-acl-2012



***


ISL lebih seru! Tim besar semua! Pemainnya beken!

Jawaban: Menentukan benar-tidaknya kompetisi bukan dari seru-seruan. Melainkan legalitas. Bagaimana legalitas ISL? Bisa dibaca di FAQ ISL di bawah. Kalau melihat klub besar yang bermain disana, itu tergantung keputusan pengurus klub tersebut. Pertanyaannya, siapa orang-orang yang ada di balik pengurus klub? Ada kepentingan apa?


***


Klub kebanggaan ane di ISL! Jadi ane dukung ISL!

Jawaban: Mendukung ISL atau IPL adalah hak agan. Tapi yang jelas, kita harus bersatu untuk mendukung kemajuan sepakbola nasional. Jangan diam melihat sepakbola kita dirusak. Boleh dukung klub, tapi jangan lupakan kepentingan nasional yang lebih besar.
Terserah lo ngomong apa! Biarkan seleksi alam yang menentukan! Liat itu tiap pertandingan ISL penontonnya puluhan ribu! Pertandingannya enak ditonton!

Jawaban: Mau nonton ISL atau tidak itu kembali pada agan lagi. Silahkan apresiasi kalau pertandingan yang disuguhkan berkualitas. Tapi kalau ingin mendukung kemajuan sepakbola nasional, dan merindukan Timnas berprestasi di kancah dunia, ayo dukung juga liga yang resmi. Karena liga resmi adalah awal mula pembentukan sistem pembinaan yang baik dan profesional.


***


Gara-gara PSSI, Persipura gagal tampil di LCA! Mendzalimi rakyat Papua!

Fakta: PSSI sudah berupaya mendaftarkan Persipura ke AFC.

Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6

Fakta: Sayangnya AFC hanya mengakui liga resmi.
Quote:Menurut Saleh, sebelum bergulirnya Indonesia Super League (ISL) yang dikelola PT Liga Indonesia, pengurus PSSI mendatangi Gubernur Papua dimana Persipura bernaung, untuk meminta kepada pengurus Papua tidak mengikuti kompetisi di luar PSSI.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapat jawaban, akhirnya Persipura memilih ISL ketimbang Liga Prima Indonesia (IPL) yang dikelola PT LPIS.

"Harusnya Persipura sudah tahu jika ada sanksi jika mengikuti kompetisi yang bukan dilaksanakan PSSI. Rudy Maswi yang duduk di pengurusan adhoc AFC harus ditanyai sendiri oleh Persipura," katanya.
http://www.mediaindonesia.com/read/2...etan-Persipura


Quote:ACL 2011 Criteria

- Club who participate in ACL 2013 must be authorized as a licensee from the Member Association/League which are the licensor by 2013, in accordance with the approval procedure in the Club Licensing Regulations.
- The league governing body is a legal entity governed by its football association.
- The league has an auditor.
http://www.the-afc.com/uploads/afc/d...11criteria.pdf


Quote:DECLARATION IN RESPECT OF THE PARTICIPATION IN AFC CLUB COMPETITIONS

The licence applicant must submit a legally valid declaration confirming the following:
a) it recognises as legally binding the statutas, rules and regulations and decisions of FIFA, AFC, the national association and, if they exist, of the national league
d) at national level, it will play in competitions that are recognised and endorsed by the national association (e.g. national championship, national cup)
http://www.the-afc.com/en/resources/...al-regulations


Quote:Pada 21-22 November 2011, ketua PSSI Djohar Arifin menghadiri pertemuan AFC di Kuala Lumpur. Kemudian Djohar bertanya, apabila Persipura tidak mengikuti kompetisi resmi PSSI, apakah tetap diizinkan mengikuti ACL? Exco AFC dengan tegas menjawab tidak! Dan tidak bisa digantikan oleh runner-up. Sebab untuk runner-up sudah ada kompetisinya sendiri
http://www.youtube.com/watch?v=M2Q7KE3Yqik

Jadi sekarang terbukti bahwa Persipura gagal tampil di LCA adalah karena kesalahan mereka sendiri. Coba kita kembali pada peristiwa 6 tahun lalu. Saat Persipura juga gagal tampil di LCA gara-gara kesalahan PSSI Nurdin Halid, saat itu kemana suara mereka? Kenapa diam saja didzalimi? Padahal posisinya terang benderang Persipura yang benar PSSI Nurdin Halid yang salah.
Quote:Sabtu, 25/02/2006 04:54 WIB
Jakarta - Disamping PSSI, Badan Liga Indonesia menjadi pihak yang disorot dalam kasus pencoretan Arema Malang dan Persipura Jayapura di Liga Champions Asia. Tapi otoritas liga tanah air itu tak mau berkomentar soal peristiwa terebut. Diberitakan sebelumnya, AFC mencoret dua wakil Indonesia dari ajang Liga Champions Asia. Gara-gara terlambat menyerahkan formulir daftar pemain, Persipura Jayapura dan Arema Malang harus memupus harapan berlaga bersama klub papan atas Asia. Perwakilan Arema dan Persipura yang dihubungi detiksport mengaku kecewa berat dengan kegagalan mereka berlaga di ajang Liga Champions Asia.

Bagaimana tidak, segala syarat yang dibutuhkan sudah mereka laksanakan dan keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan AFC bukan karena kesalahan mereka. Kewajiban menyerahkan formulir nama pemain memang sudah dipenuhi dan diserahkan pada liaison officer (LO) AFC untuk Indonesia, yang juga Asisten Manager Urusan Pemain Badan Liga Indonesia (BLI), Barry Sihotang. Arema menyerahkannya pada 9 Februari sementara Persipura pada 7 Februari 2006. Tapi anehnya dokumen tersebut sempat nyasar entah kemana, karena AFC ternyata baru menerimanya tanggal 14 Februari.

Alhasil tenggat waktu yang jatuh tanggal 12 Februari pun terlewati. PSSI melalui sekjennya, Nugraha Besoes sudah mengeluarkan komentar yang berisi pengakuan bahwa kesalahan memang berada di pihak mereka. Tapi BLI yang "dititipi" formulir pendaftaran pemain untuk diserahkan ke PSSI sebelum dikirim ke AFC tidak mau berkomentar seputar hal tersebut. Dihubungi detiksport, Jumat (24/2/2006) malam, Direktur BLI, Andi Darussalam Tabusala menolak memberi komentar seputar kasus memalukan yang menimpa persepakbolaan Indonesia itu.

"Saya gak bisa kasih komentar. Pokoknya semua seperti yang dibilang pak Nugraha (Nugraha Besoes, sekjen PSSI). Kami juga dilarang kasih komentar dulu sama pak Nirwan (Nirwan D Bakri*, ketua BLI)," ujar Andi singkat. Siapa yang sebenarnya bertugas mengurus pendaftaran klub ke AFC, apakah PSSI atau BLI, masih rancu. Andi Darussalam Tabusala juga tak mau berkomentar soal hal tersebut.

Padahal dengan diketahui siapa yang memiliki kewenangan tersebut maka bisa diketahui siapa yang sebenarnya bersalah atas kejadian ini. Dan kepentingan hukum untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang salah bisa dilakukan.
http://www.detiksport.com/sepakbola/...ma-bli-bungkam



***


Saham PT Liga Prima dikuasai Djohar 70%! Sisanya Farid Rachman! Pasti keuntungan mau dimakan sendiri! Tidak sesuai hasil kongres Bali!

Fakta: Sebenarnya PT Liga Prima tidak akan ditunjuk kalau PT LI mau bekerja sama. Rencana awal, PSSI akan mengaudit dulu PT LI. Kemudian menilai bagaimana keadaan perusahaan tersebut, apakah sahamnya layak dibagikan sekarang pada klub atau ditunda dulu. Kalau misal setelah audit ternyata PT LI sedang menanggung hutang 200 miliar. Tentu akan memberatkan klub bila saham dibagikan sekarang. Artinya hutang warisan itu juga akan dibagi-bagikan. Maukah?
Quote:Diakui Rudy, PSSI berjanji memberikan saham kepada klub peserta kompetisi PSSI. "Jika kita bagikan sekarang saham kepada peserta kompetisi, maukah peserta kompetisi itu menanggung beban hutang yang Rp 50 Miliar itu? kan pemegang saham harus ikut menanggung. Itulah yang tidak kita kehendaki. Kita tahu dulu hutang piutang kita, kita harus tahu aset kita apa, kita paparkan kepada klub, iniloh PT Liga Indonesia, peserta kompetisi masih mau?" urai Rudy.
http://www.tribunnews.com/2011/12/05...uk-kepada-pssi

Fakta: Sebenarnya klub-2 pembangkang itu paham mengenai penundaan pembagian saham ini. Entah mereka lupa, amnesia, atau bagaimana.
Quote:Spartacks Cyber. Sebanyak 15 CEO klub peserta kompetisi Indonesia Premier League (IPL) menghadiri pertemuan dengan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta. Ke-15 klub itu adalah Arema, Persebaya, Persema, Persiba Bantul, Persibo, Persidafon, Semen Padang FC, PSMS Medan, Persiraja, Persijap, Persija, Persib, Mitra Kukar, PSM Makassar, dan Persipura.

Turut dibicarakan soal tawaran struktur kepemilikan saham LPIS kepada klub. Para CEO menyambut baik skema saham yang dilontarkan LPIS selaku pengelola kompetisi. “Ya begini inilah yang kita mau, semuanya diawali dengan transparansi. Tidak seperti dulu-dulu, di awal katanya baik semua tapi pada akhirnya yang terjadi justru sebaliknya,” kata Idham Samawi, perwakilan Persiba Bantul.

Dirut PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP), Erizal Anwar, sependapat dengan Idham. Kata dia, saat ini klub sebaiknya jangan dulu berpikir soal berapa prosentase saham yang akan dimiliki di LPIS. “Yang lebih penting adalah memikirkan bagaimana agar PT-nya untung dulu. Untuk apa punya PT kalau rugi?” katanya.
http://spartacks.net/berita/2011/11/09/2202.html
PSSI diktator! Bisanya maen ancam! Degradasi lah, sanksi lah!

Fakta: Sebelum sanksi turun, PSSI sudah berusaha agar klub-2 itu kembali ke IPL. PSSI sudah memberikan kesempatan.
Quote:REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, masih berharap klub peserta Liga Super Indonesia (ISL) bisa ikut bergabung dalam kompetisi Liga Prima Indonesia (IPL) binaan PSSI. Djohar menyerukan klub-klub peserta ISL untuk kembali pada PSSI.

“Kami ingin satu wadah. Marilah, kembali ke rumah. PSSI ini rumah kita bersama,'' katanya. ''Kami berharap semua Indonesia bersatu dan peluang itu ada.''
http://www.republika.co.id/berita/se...lilah-klub-isl

Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6
Quote:Sementara Rudi Kinanta, Direktur Legal PSSI menjelaskan, pertemuan dengan klub ISL merupakan tindak lanjut dari surat AFC dan FIFA yang menyarankan PSSI berdialog dengan klub-klub ISL. Perwakilan PSSI menyebar secara serentak ke seluruh klub ISL guna menyerap aspirasi dan keinginan peserta liga yang dianggap ilegal tersebut.

"Permintaan dari SFC sudah kami terima dan akan segera dilaporkan pada Ketua Umum PSSI. Kami mengambil langkah komunikasi terlebih dahulu kepada klub ISL sebelum mengambil keputusan agar PSSI tetap solid dan kompetisi bisa bergulir sesuai harapan," ujar Rudi.
http://bola.okezone.com/euro/read/20...-manajemen-sfc



***


Alah! Semua pemberitaan di media membuktikan kalo PSSI yang salah!

Fakta: Hati-hati dalam menerima/membaca/mendengar berita. Beberapa media kini cenderung tidak netral. Kalau ingin mengetahui informasi yang obyektif, cari tahu dari berbagai sumber. Contoh : Viv*news, TV O*e, dan AN*V. Adakah dia mengulas status hukum PT LI? Atau surat pendaftaran Persipura ke AFC oleh PSSI? Kebanyakan berita mengenai kisruh PSSI adalah berupa tuduhan dan opini tanpa menunjukkan fakta-2 yang sesungguhnya. Sepertinya mereka telah mengabaikan Kode etik wartawan Indonesia, khususnya pasal 3.
Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6
Quote:Wartawan Indonesia tidak menyiarkan berita, tulisan atau gambar yang menyesatkan, memutarbalikkan fakta, bersifat fitnah, cabul, sadis dan sensasi berlebihan.
http://witantra.wordpress.com/2008/0...wan-indonesia/



***


Tapi kenapa sekarang banyak suporter yang menuduh PSSI salah dan ISL benar! Lihat komen-2 di media online!

Fakta: Ini merupakan efek permainan media. Media tertentu mengaburkan fakta yang sebenarnya, dan lebih banyak mengulas tuduhan dan opini. Bangsa ini adalah bangsa yang pelupa, juga merupakan bangsa yang mudah dipancing emosinya. Media bertanggung-jawab dalam hal ini.


***


Tunggu dulu! Sistem konsorsium IPL merupakan tindakan monopoli! Sama dengan mengekang klub!

Fakta: Ingat. Pemerintah melalui Permendagri Nomor 22 Tahun 2011 telah melarang penggunaan APBD untuk klub sepakbola profesional. Sementara selama ini hanya 4 klub yang sanggup bertahan tanpa APBD, yaitu: Persib, Arema, Pelita Jaya, dan Semen Padang. Karena peraturan ini mengikat, maka kelangsungan liga terancam karena mayoritas klub terancam gulung tikar.

Solusinya adalah dengan sistem konsorsium. Dengan mekanisme perjanjian tertentu, klub yang butuh bantuan finansial akan ditolong, sehingga klub akan survive, dan liga terus berjalan.
Quote:Musim kompetisi yang lalu, sebagian besar peserta kompetisi resmi PSSI, Indonesian Super League (ISL), masih mengandalkan pendanaan dari APBD. Apalagi untuk kompetisi Divisi Utama dan Divisi I, hampir semuanya masih mengandalkan uang rakyat tersebut. Tercatat hanya Persib Bandung, Arema Malang, Pelita Jaya Purwakarta dan Semen Padang yang sejauh ini terdeteksi menjalani roda kompetisi dengan dana yang mandiri, bukan uang dari negara.
http://beritabola.com/kolom/37-kolom...ih-impian.html


Quote:Rencana pemerintah menghentikan aliran dana APBD bagi klub sepak bola dinilai Ketua Harian PSIS Simon Legiman sebagai langkah yang tergesa-gesa. Jika musim depan keputusan tersebut jadi diterapkan, akan banyak klub yang mundur karena tak memiliki dana.
http://www.persijapjepara.com/2011/0...-sepak_07.html

Fakta: Kenapa harus dibantu konsorsium? Karena selama ini klub-klub sudah pernah diberi waktu sejak 2007/2008 untuk menjadi klub yang mandiri. Tapi selalu gagal. Manajemen yang buruk diduga menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, konsorsium datang bukan hanya sebagai pemberi uang, tapi juga bantuan manajemen.
Quote:Misalnya, sebenarnya Permendagri serupa pernah dikeluarkan tahun 2007, namun kemudian dianulir lagi di tahun 2008 melalui Kongres Sepakbola Nasional di Malang. Walaupun sudah ada peraturan yang melarang, toh klub masih mengandalkan dana dari APBD. Permendagri saat itu masih memberikan celah uang rakyat mengalir, yaitu melalui KONI.
http://beritabola.com/kolom/37-kolom...ih-impian.html

Jawaban: Konsorsium berbeda dengan sponsor klub. Sponsor klub adalah pihak/perusahaan yang melakukan kesepakatan bisnis dengan suatu klub dengan perjanjian timbal balik yang seimbang.

Seumpama, Google men-sponsori Persebaya. Google berkewajiban membayarkan sejumlah dana untuk mendapatkan fasilitas promosi yang dimiliki Persebaya selama jangka waktu tertentu, bisa pencantuman logo di jersey, di bus klub, dlsb. Sebaliknya Persebaya harus memfasilitasi itu semua. Perjanjiannya bisnis. Clear.

Sedangkan konsorsium maknanya adalah sekumpulan pihak/perusahaan yang berkumpul untuk melakukan pembiayaan atau pekerjaan bersama. Dalam kasusnya di IPL, konsorsium datang untuk membeli saham klub-klub profesional. Artinya posisi konsorsium di klub adalah pemilik. Bukan sponsor.

Dalam pengertiannya sebagai pemilik, pertama, konsorsium wajib menggelontorkan dana untuk biaya operasional klub sekaligus menjadi manajemen untuk mengelola klub tersebut. Kedua, konsorsium berhak mengomersilkan klub. Maksudnya, klub dapat ditawarkan kepada perusahaan-2 lain yang mau menjadi sponsor. Tentu dengan imbalan seperti contoh perjanjian klub-sponsor diatas.

Karena kondisi tiap klub di Indonesia berbeda-beda, maka perjanjian dari konsorsium kepada tiap klub pun berbeda. Untuk klub yang sepenuhnya telah mandiri, seperti 4 klub di atas, konsorsium mungkin tidak perlu datang membantu. Namun untuk Persiwa misalnya, konsorsium bisa membeli 90% saham.

Apa keuntungan bagi klub?
  1. Klub lepas dari APBD.
  2. Klub belajar mengelola perusahaan dan profesionalitas dari pihak manajemen yang diterjunkan oleh konsorsium.
  3. Jangka panjang klub semakin berkembang dan maju.

Apa keuntungan bagi konsorsium?
  1. Mengomersilkan klub melalui sponsor atau bentuk lain.
  2. Bila dalam jangka panjang klub semakin maju, maka nilai saham akan meningkat, inilah yang diincar oleh konsorsium.

Apa keuntungan bagi negara?
  1. Beban APBD untuk klub telah lepas.
  2. Bila nanti pengelolaan menjadi profesional, diharapkan akan lahir bibit-2 pesepakbola yang bermutu di masa depan.
  3. Timnas akan lebih berprestasi. Sebab dengan pengelolaan liga yang bobrok selama ini saja sudah bisa melahirkan Tibo, Andik, Egi melgiansyah, dkk. Apalagi kalau dikelola secara profesional...
Jadi niat PSSI menggulirkan IPL semata-mata karena uang?!

Jawaban: Kesampingkan masalah uang dulu, sekarang kita hanya dihadapkan pada 2 pilihan, mau politisasi sepakbola atau industrialisasi sepakbola. Perbedaan ini sangat mendasar. Politisasi sepakbola hanya menjadikan orang-2 di dalamnya bermental korup, malas, tidak kreatif, dan tidak peduli. Apalagi masih dibekingi APBD. Sedangkan pada industrialisasi sepakbola, jelas tujuannya adalah uang. Dengan orientasinya pada uang, maka pengurus klub dan liga dituntut bekerja keras, profesional, kreatif, dan bersih.

Itu dari sisi pengurus. Ditinjau dari sisi pemain dan kualitas sepakbola...
Politisasi sepakbola
Mental dan kelas permainan para pemain sulit berkembang. Sebab semua pertandingan bisa diatur dengan uang. Pertandingan berjalan dengan tidak fair. Pemain terbiasa emosi, terbiasa bermain kasar, terbiasa berkelahi, terbiasa menyerang wasit, terbiasa mendapat penalti di menit 89, terbiasa kalah dalam away, dlsb. Kualitas permainan sudah tidak penting. Yang penting dengan uang pertandingan lancar sesuai skenario.

Industrialisasi sepakbola
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, liga harus profesional dan bersih untuk bisa meraih keuntungan finansial non APBD. Dengan demikian pengaturan pertandingan harus dihapuskan, dan kualitas kepemimpinan wasit harus ditingkatkan. Sehingga, pertandingan bisa berjalan dengan fair. Hanya tim dengan permainan terbaik-lah yang akan menang. Dari sini, akan mulai adu cerdik antar tim untuk meningkatkan mutu permainan, bukan adu gede uang suap. Akibatnya, mental pemain akan bagus, dan kualitas sepakbola akan meningkat.

Ditinjau dari pembinaan usia dini...
Politisasi sepakbola
Paham politikus di Indonesia adalah politik praktis. Pokoknya semua serba instan dan harus memberikan keuntungan sebesar-besarnya. Dengan pemahaman seperti itu, PSSI akan mengabaikan pembinaan usia dini. Prioritasnya adalah naturalisasi. Yang penting bisa juara, supaya bisa cari keuntungan. Di level klub pun demikian, mengontrak pemain yang sudah jadi dianggap lebih baik dari membina pemain muda.

Industrialisasi sepakbola
Justru pembinaan usia muda yang menjadi prioritas. Sebab pengurus ingin menciptakan pemain-2 hebat di masa depan sehingga bisa dijual dengan harga mahal. Syukur-2 kalau bisa diekspor bahkan ke eropa. Sekarang perhatikan, hebatnya bangsa Indonesia adalah, dengan pembinaan usia dini yang minim selama ini, ternyata bisa muncul bibit-2 alami seperti Andik, Tibo, Wanggai, dll. Apalagi kalau pembinaan dilakukan secara serius? Sulit membayangkan bagaimana hebatnya nanti timnas kita.
Quote:LAPORAN OLAHRAGA AKHIR TAHUN 2011, KOMPAS, 17 Desember 2011
Sepak Bola dan PSSI yang Terkoyak
Di level yunior, prestasi itu tidak menggembirakan. Diwakili tim SAD yang tampil di kompetisi Uruguay, Indonesia kembali gagal lolos ke Piala Asia U-19 2012. ”Merah Putih Junior” juga gagal tampil di Piala Asia U-16 2012. Negeri ini memang tidak punya fondasi pembinaan usia muda.

Klub-klub anggota PSSI dan para pengurus daerah (provinsi dan cabang) juga setali tiga uang. Keputusan AFC yang merilis tak satu pun klub Indonesia memenuhi syarat tampil di Liga Champions Asia adalah bukti pengurus klub tidak berbuat apa-apa untuk memajukan klub mereka. Pengurus daerah juga berpangku tangan tidak memutar kompetisi usia muda yang idealnya harus mereka gelar di level regional. [/RIGHT]



***


Kalau memang PSSI menuduh kisruh yang terjadi sekarang karena pengurus lama kurang legowo, harusnya PSSI berinisiatif untuk membuka perundingan dong!

Fakta: PSSI lewat Saleh Ismail Mukadar sudah pernah berupaya melakukan itu dengan menemui perwakilan dari keluarga Bakri*. Tapi keluarga Bakri* meminta diberi wewenang mengelola timnas dan liga, dua area dimana berpotensi banyak uang mengalir dan rawan politisasi. Selain itu bisa dibilang dua hal tersebut sangat vital posisinya bagi perkembangan sepakbola tanah air. Tentu saja PSSI pasti berat melepaskannya.
Quote:Bukti sahih lainnya adalah pengakuan Deputi Sekjen PSSI Saleh Ismail Mukadar di koran Jawa Pos beberapa waktu lalu. Saya yakin koran-koran nasional tidak mengutipnya. Katanya: “Saya telah menemui perwakilan keluarga Bakri* yakni Rahim Soekasah (untuk bicara rekonsiliasi). Tapi mereka menjawab hanya mau jika mereka diberi hak mengelola timnas dan kompetisi. Untuk urusan pembinaan usia dini, kompetisi amatir, dan sport science diserahkan pada kami (pengurus sekarang)
http://olahraga.kompasiana.com/bola/...er-tournament/



***


PSSI tidak bisa seenaknya memecat anggota Exco!

Fakta: Berkaca pada FIFA, komite etik diperkenankan memecat anggota Exco apabila yang bersangkutan melanggar peraturan. Pada kasus La Nyalla, Roberto Rouw, Erwin Budiawan, dan Toni Apriliani, keempatnya dinilai telah melakukan pembohongan publik. Komite etik PSSI sebenarnya tidak langsung menghukum, melainkan diawali dengan meminta klarifikasi. Sayangnya kesempatan itu diabaikan oleh terhukum, kecuali Roberto Rouw. Lalu komite etik tetap bersabar dengan tidak langsung menjatuhkan sanksi pemecatan, mereka hanya menghukum dengan meminta surat permintaan maaf resmi dari terhukum. Lagi-lagi keempat pembangkang itu menampiknya.
Quote:Dari keempat anggota Exco tersebut tercatat cuma Roberto yang sudah memenuhi panggilan Komite Etika yang diketuai Todung Mulya Lubis. Komite Etika sudah menjadwalkan pemanggilan kedua pada Selasa (6/12/2011) besok.
http://www.detiksport.com/sepakbola/...-takut-dipecat


Quote:VIVAnews - Majelis Sidang Komite Etik PSSI memutuskan menjatuhkan sanksi terhadap empat anggota Komite Eksekutif PSSI, yaitu La Nyalla M Matalitti, Erwin D Budiawan, Robertho Rouw, dan Tony Apriliani. Mereka disanksi harus menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada Ketua Umum PSSI, Komite Eksekutif PSSI, AFC, dan FIFA dalam waktu 2x24 jam.
http://bola.vivanews.com/news/read/2...pecat-permanen


Quote:Sebelumnya, Juru Bicara PSSI, Eddi Elison, mengatakan, SK putusan pemacatan atas La Nyalla M Matalitti, Erwin D Budiawan, Robertho Rouw, dan Tony Apriliani telah disiapkan. SK tersebut tinggal ditandatangani oleh anggota Komite Etik PSSI, sebelum diumumkan ke publik.
http://bola.vivanews.com/news/read/2...-pssi-tak-acuh

Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6

FIFA sebelumnya diketahui telah memecat salah seorang anggota Exco-nya, Mohamed bin Hammam, melalui komite etik.
Quote:The FIFA Ethics Committee, under the chairmanship of Petrus Damaseb (Namibia), has today decided to ban football officials from taking part in any football-related activity (administrative, sports or any other) for periods of between life and one year, after they were found to have breached various articles of the FIFA Code of Ethics.

The decisions, which were taken during a two-day meeting of the Ethics Committee held in Zurich on 22 and 23 July 2011, are the following:
  • Mohamed bin Hammam (FIFA Executive Committee member) was banned from taking part in any kind of football-related activity (administrative, sports or any other) at national and international level for a period of life.
  • Debbie Minguell (Caribbean Football Union official) was banned from taking part in any kind of football-related activity (administrative, sports or any other) at national and international level for a period of one year.
  • Jason Sylvester (Caribbean Football Union official) was banned from taking part in any kind of football-related activity (administrative, sports or any other) at national and international level for a period of one year.
  • Furthermore, Chuck Blazer (FIFA Executive Committee member) received a warning for comments he made on 30 May at the CONCACAF Caucus held in Zurich. These comments suggested some CFU members were “under investigation”, when this was not true.

http://www.fifa.com/aboutfifa/organi...068/index.html
Mengapa jatah Indonesia di ACL terancam hilang?

Quote:Original Posted By Riza.Fahdli


Raport pengelola profesionalisme liga 2011 di mata AFC:
Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6

ke nilai minimun 500 aja msh jauh, padahal untuk ACL tahun ini nilainya sdh diturunin 100 dari sebelumnya harus 600.

Menurut Stuart Ramalingan, Indonesia harus lebih memacu lebih banyak menuju profesional. Masalah dualisme yg pelik harus segera diakhiri


Mengapa ISL 2013 disiarkan TVONE
Quote:Original Posted By dikcil

Antv masih mengancam tak mau menyiarkan ISL sblm hutang 22 M dilunasi shg ISL dipindah ke TvOne

Mau tau kenapa? Cekidot ya.... Tolong disikapi dewasa. Yang nggak suka ya unfollow aja, enak toh? Daripada stalking dan kepo gak jelas :P

1. Seperti yg pernah sy tulis sebelumnya, Antv merugi 22 miliar akibat menyiarkan ISL musim lalu, belum lg kerugian PT LI yg hingga 35 M

2. Hutang/rugi itu antara lain disebabkan krn pelaku usaha jenuh krn tayangan ISL yg tiap hari main di Antv

3. Padahal PT Liga justru membayar Antv utk menyiarkan laga ISL. Nah, akumulasi hutang inilah yg sebesar 22 miliar tersebut

4. Hingga akhirnya tayangan ISL dipindah ke TvOne yg notabene adalah tivi dengan rating paling rendah diantara stasiun tivi nasional

5. Mengapa demikian? Ada beberapa faktor yg melatarbelakangi hal tsb. Pertama, Antv masih menuntut hutang 22 M yg dimiliki PT LI

6. Kedua, Antv tak mau tayangan reality shownya hilang krn menyiarkan ISL yg jelas2 memperparah citra Antv di masyarakat

7. Ketiga, krn rating TvOne ini paling remdah, otomatis nilai iklan akan dijual murah. Banyak iklan akan jd pencitraan khusus utk ISL

8. Mereka akan berpropaganda bhw iklan yg banyak berarti ISL laris dan diterima di masy. Pdhl, tarif iklan utk TvOne ini sgt murah

9. Sebenarnya, PT LI meminta Antv dan TvOne utk menyiarkan bersama laga ISL, namun Antv ttp menolak sblm hutang 22 M dibayarkan

10. Nirwan Bakrie pun sempat turun tangan dan mengatakan bahwa hutang PT LI sebesar 22 M akan dibebankan ke internal Antv via Bakrie

11. Namun scr tegas Antv menolak. Krn walaupun sama2 Bakrie Group, Antv tak ingin peluang bisnisnya rusak krn pembebanan internal tsb

12. Nah pertanyaannya, mengapa memilih TvOne? Selain krn TvOne adalah tivi dgn rating terendah, ternyata ada hal lain yg ingin dilakukan

13. Nantinya, berita2 ISL akan dibikin sedemikian rupa agar goodlook dan diberitakan dlm acara berita primetime di TvOne seperti Kabar Malam

14. Dengan harapan agar pembelokan opini bisa terjadi dalam propaganda via acara berita primetime tsb ..

15 ... Sehingga masy yg tadinya tak lg simpatik dg KPSI akibat blunder tim KPSI FC v QSCA akan kembali mendukung KPSI. Nice strategy

16. Mengenai harga yg dibayar PT LI utk menayangkan ISL di TvOne ternyata tak lebih dari 10 miliar utk 1 musim. Jumlah yg sgt murah

17. Sekedar info, TvOne dan Antv ini nama-nama jurnalisnya sdh jatuh di kalangan wartawan krn beritanya yg tak pernah kredibel

18. Demikian twit singkat ini. Semoga dapat menjadikan pencerahan bagi kita semua. Selamat weekend

Sumber : Footballnesia


Quote:Original Posted By izza87


Berikut Latar Belakang Orang-orang Di KPSI n The Genk..

Aburizal Bakrie (Ketum GOLKAR, bos LAPINDO, Bakrie Group).
Nirwan Bakrie (Pelita Jaya, Bakrie Group).
Anindya Bakrie (ANTV:media partner ISL, Bakrie Group).
Andi Darussalam (ketua BLI, wapres PT LAPINDO, Bakrie Group).
La Nyalla Matalitti (Ketum KPSI, PEMUDA PANCASILA Jatim).
Rahim Soekasah (Waketum KPSI, Dirtek Pelita Jaya, Bakrie Group).
Robertho Rouw (Pengurus KPSI, PEMUDA PANCASILA Jakarta).
Diza Ali (Pengurus KPSI, PEMUDA PANCASILA Sulsel).
Toni Aprilani (Pengurus KPSI, mantan Anggota DPR dr GOLKAR).
Zulfadli (Pengurus KPSI, Komisi X DPR RI dr GOLKAR).
Ahmed Zaki (Pengurus KPSI, KomisiX DPR RI dr GOLKAR).
Hinca Panjaitan (Pengurus KPSI, komding era NURDIN HALID).
Dodi Reza Alex Noerdin (Sriwijaya FC, Anggota DPR RI dr GOLKAR).
Harbiansyah Hanafiah (Persisam, PEMUDA PANCASILA Samarinda).
Fadeli Hasan (Persela, Bupati Lamongan dr GOLKAR).
Herman Abdullah (PSPS Pekanbaru, KOSGORO Riau).
Endri Erawan (Mitra Kukar, mantanbendahara GOLKAR).
Benhur Tomy Mano (Persipura, Walikota Jayapura dr GOLKAR).
Habel Melkias Suwae (Persidafon, Cagub Papua dr GOLKAR).
Syahril MH Taher (Persiba, PEMUDA PANCASILA Balikpapan).
Rendra Kresna (Arema, bupati Malang dr GOLKAR).
Rahudman (PSMS, walikota Medan dr GOLKAR).
Mafiron (Deltras, exco era NURDIN HALID).
Fery Paulus (Persija, exco era NURDIN HALID).
Sambari Halim Radianto(Persegres, Bupati Gresik dr Golkar) Sambari Halim Radianto(Persegres, Bupati Gresik dr Golkar).

PENGURUS KLUB ISL golkar holic :
1. Sriwijaya FC.
CEO PT Sriwijaya Optimis Mandiri. (SOM) H Dodi Reza Alex merupakan anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi. Golkar dan ayahnya Alex Noerdin. yang merupakan gubernur Sumsel. juga berasal dari "partai Golkar".
2. Persela Lamongan
Ketua Umum Persela Fadeli Hasan. merupakan Bupati Lamongan hasil. pilkada 2010. Fadeli Hasan diusung. oleh "partai Golkar" dalam pilkada. tersebut.
3. PSPS Pekanbaru
Ketua Uum PSPS Pekanbaru Herman. Abdullah merupakan ketua Kosgoro. Riau. Kosgoro adalah organisasi. undrbow "Golkar".
4. Mitra Kukar
CEO Mitra Kukar Endri Erawan. merupakan mantan bendaharawan. "partai Golkar" yang sekarang. menjabat ketua Kadin Kukar.
5. Persipura
Ketua Umum Persipura 2010-2014. Benhur Tommy Mano yang. merupakan Walikota Jayapura berasal.
dari Partai Golkar. Ketua umum periode sebelumnya MR Kambu juga.
berasal dari "partai Golkar".
6. Persidafon
Ketau Umum Persidafon Habel Melkias. Suwae merupakan calon gubernur. Papua persiode 2011-2016 dari "Partai. Golkar".
7. Pelita Jaya
Wah, kalau yang ini sih ga usah di. gugling juga udah ketahuan nih klub. milik Bakrie yang salah satu.
kelurganya merupakan mbahe’ Golkar.
8. PS Deltras
Ketua Umum Mafiron merupak eks. "Exco era Nurdin Halid", kabarnya. Mafiron mengambila alih Deltras. dengan sokongan keluarga Bakrie. (sumber: Sindo)
9. Persebaya (Wisnu Wardhana).
Kalau saya bilang Persebaya yang satu. ini ada berkat campur tangan PSSI era.
Nurdin Halid. Persebaya ini lah yang di. dukung oleh La Nyalla. La Nyalla
sendiri merupakan ketua Kadin Jawa. Timur dan Ketua MPW Pemuda. Pancasila Jawa Timur. Sebelum mendirikan partai Patriot Pancasila, kader Pemuda Pancasila memberikan. aspirasinya kepada Partai Golkar.
10. Persiba Balikpapan
Ketua Persiba Balikpapan Syahril HM. Taher merupakan Ketua MPC Pemuda. Pancasila Balikpapan. Sama dengan La. Nyalla mereka adalah tokoh Pemuda. Pancasila.
11. Persisam
Untuk Ketua Umum Pesisam. Harbiansyah Hanfiah d belum.menemukan suatu link, mungkin. terlalu capek buat gugling-gugling. lagi… hehehehe
12. Persija
Ferry Paulus merupakan "Exco PSSI era. Nurdin Halid. 13. LA NYALI adlah ktua KONIe jatom, ktua PEMUDA PANCAroba. EXCO penprof jatim era nurdin halid.




Quote:Original Posted By janganemosi
Akhirnyaaaa.....


hoi postnya yang berbobot dikit

biar ga didelet pibot
pejwan


jangan lupa rate




kisruh yg dibangun oleh kelompok yg menamakan dirinya KPSI bukanlah persoalan/ bertujuan untuk memperbaiki sepakbola indonesia akan tetapi sangat besar bermuatan kepentingan kelompok bakrie yg sebelumnya memang pegang kendali kekuasaan di PSSI


terkait kisruh sepakbola indonesia yg sangat alot dan ga kunjung selesai, gw setuju dengan opini ini



Politik, Bisnis dan Uang: Kunci sebenarnya penyelesaian Kisruh PSSI

7 September 2012 | 7:58 pm

Quote:Lelah juga sebenarnya menulis terus soal kisruh sepakbola kami, sudah banyak orang yang menyoroti soal ini, memberikan saran, jalan keluar, opini bahkan tulisan-tulisan bernada pesimis terkait dengan sepakbola Indonesia.

Tak sedikit juga kita membaca tulisan yang bersifat tendensius mendukung atau menyudutkan salah satu pihak. Saya tidak tahu tulisan saya yang satu ini masuk kategori mana, tapi mudah-mudahan masih bisa cukup berimbang menyampaikan beberapa hal dalam bentuk opini ini. Karena namanya opini bisa jadi benar bisa saja tidak tepat, ketidak tepatan tersebut mungkin dikarenakan pemahaman, pengetahuan dan data yg dimiliki saya sebagai penulis yang terbatas, karenanya mohon dimaafkan dan saya juga tidak melarang opini yang berbeda dengan tulisan ini, sah-sah saja.

Saat ini banyak yang memahami bahwa kisruh sepakbola kita adalah soal dualisme kompetisi dan perebutan kekuasaan di federasi, sehingga semua cara dan jalan terkait penyelesaian kisruh ini selalu disandarkan kepada dua hal ini – penyatuan kompetisi, rehabilitasi exco sampai pada adanya usulan KLB untuk ganti ketua umum.

Ternyata setelah saya lihat lebih mendalam, apa yang hari ini muncul ke permukaan publik hanyalah cover dari persoalan dasar sesungguhnya yaitu soal bisnis, uang dan politik kekuasaan.

Jika masalahnya soal kompetisi, sebenarnya sejak awal tak ada masalah yang sangat krusial yg memungkinkan terjadi perpecahan di sepakbola Indonesia. Ketika EXCO PSSI menyepakati format kompetisi dan jumlah peserta kompetisi serta nama-nama peserta kompetisi, tak ada satupun yang melihat bahwa hal-hal ini dapat menyebabkan kisruh di sepakbola kita, apalagi saat itu AFC mendukung dan merestui keputusan yang diambil oleh EXCO PSSI.

Masalah baru muncul ketika PSSI mengalihkan operator pelaksana liga kepada operator baru PT. LPIS dikarenakan PT. LI tidak mau menyerahkan laporan-nya kepada PSSI (mereka hanya mau menyerahkan laporan kepada PSSI yg lama yg sdh demisioner) dan menolak di audit oleh auditor independent.

Hal lain yang memicu adalah ketika PSSI dan PT. LPIS memutuskan MNC Group sebagai pemenang bidding pengelolaan hak siar dan hak komersil Liga, setelah PT. Visi Media Asia dalam hal ini ANTV tidak mau melakukan revisi/addendum terkait perjanjian dengan PSSI karena PSSI merasa perjanjian tersebut mencederai asas keadilan dalam bisnis karena hanya menguntungkan salah satu pihak. PT. VMA sendiri tidak mengikuti bidding yang diselenggarakan PSSI dan PT. LPIS.

Disinilah muncul hal utama penyebab kisruh terjadi yaitu soal bisnis dan uang, bisa dibayangkan berapa uang yang harus hilang di pihak PT LI dan ANTV dikarenakan oleh kebijakan PSSI ini, apalagi dalam rencana bisnis salah satu Group Bakrie ini menjadikan pemasukan komersil dari Liga Indonesia sebagai salah satu unggulan baik dalam meningkatkan omset dan asset, penjualan saham sampai pada pencitraan brand. Silahkan di cari di google dokumen IPO PT. VMA dan Annual Report PT. VMA, kita akan melihat dengan jelas kaitan semua ini.


http://www.ongisnade.co.id/2012/09/0...pssi-bagian-1/




flash back opini ditwit gilang mahesa


Quote:
21. Semoga klub yg dijadikan alat hari ini bisa menyadari dan sadar, kembalilah ke rumah, kita perbaiki rumah ini bersama-sama


20. Itu dulu yah, tafsir soal pelanggaran statuta pasal 40a saya tweet nanti siang

19. Jika ini bisa dilakukan, maka Djarum ISL sebagai bagian dari rencana bisnis sebuah kelompok dapat diamankan dan diselamatkan

18. Tetap jaga sepakbola Indonedia dlm posisi kisruh sehingga PSSI rentan untuk digulingkan dan diganti kepemimpinannya

17. Jadi kondisi sepakbola kita saat ini bukan saja soal pelanggaran statuta tapi ada bisnis yg harus diselamatkan, caranya .......

16. Sepakbola kita dikapitalisasi sedemikian rupa untuk keuntungan sebuah kelompok usaha, salah 1 keuntungannya digunakan bayar hutang

15. Hal ini hrs dilakukan utk menjaga agar harga saham tdk hancur atau bahkan di suspend dari lantai bursa --> hitung nilai kerugiannya

14. Rencana Bisnis perusahaan dan berpotensi mengganggu bisnis perusahaan, maka perlawanan thd hal ini harus dibangun --> propaganda media

13. Nah dengan keputusan PSSI yg lagi menggunakan Djarum ISL dan ANTV sebagai pengelola hak siar TV, ini sangat berpengaruh pada .........

12. Produk unggulan yg diproyeksikan akan mendapatkan pemasukan dan laba besar bagi perusahaan ---> diproyeksi diatas 39 m/thn

11. Di paragraf 2 lembar ke 2 dokumen disebutkan bahwa ANTV mendapat hak siar eksklusive 10 thn dari Djarum ISL, dan ini produk unggulan

10. Disinilah kemudian kita mulai tahu bahwa Program Indonesia Super League dijadikan sebagai alat untuk 'merayu' para calon pembeli saham

9. Di dokumen yg sama kemudian ditemukan bahwa sebagian besar penerimaan perusahaan di dapat dari .... ANTV sebesar 49%


9. Perusahaan baru berencana membagikan deviden sebesar 40% di tahun 2013 --> maka dirancanglah rencana bisnis perusahaan

8. Dari dokumen First Asia Capital juga diketahui bahwa sejak pertama didirikan perusahaan belum pernah membagikan deviden, artinya rugi

7. Pembayaran hutang kpd Credit Suisse AG sebesar USD 54 jt, sisanya untuk belanja modal dan modal kerja operasional perusahaan

5. Dalam dukumen penawaran IPO dari First Sia Capital tsb, terlihat bahwa rencana penggunaan dana dari penjualan saham 40% digunakan utk ...

5. ANTV, TV One dan Viva News menjadi bagian dari PT. Visi Media Asia Tbk tersebut, selain ada rencana membangun TV baru --> VIVA Sport

4. PT. Visi Media Asia tbk ini adalah perusaan Media milik group usaha Bakrie, tercatat PT. bakrie capital dan PT. CMA menguasai 92% saham

3. Sebenarnya biasa hal ini sebuah proses penawaran IPO yang biasa saja di lantai bursa, tapi menjadi tidak biasa jika kita teliti lbh dlm

2. Pada bulan juli 2011, First Asia Capital sebagai salah satu perusahaan di BEI merilis penawaran IPO PT. Visi Media Asia

1. Pagi ini mau tweet agak berat tekait dengan kepentingan bisnis dibalik sepakbola Indonesia, ini tafsir lain selain soal statuta



dokumen Penawaran IPO lembar 1

Quote:Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6


document penawaran IPO yg memuat soal Djarum ISL

Quote:Menuju Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik - Part 6


cukup mengejutkan membaca berita2 soal rontoknya saham group bakrie dilantai bursa, tapi ternyata hanya saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yg punya kinerja cukup baik ditahun ini

Quote:PT Bumi Resources Tbk memimpin kejatuhan saham-saham emiten Grup Bakrie. Harga mayoritas saham emiten Grup Bakrie kompak merosot, pada penutupan transaksi Rabu (29/8).

Harga saham Bumi, misalnya, kemarin menyusut 11,84% menjadi Rp 670 per saham. Dalam delapan hari terakhir, harga saham emiten berkode BUMI ini sudah anjlok 35%. Di periode yang sama, harga saham PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga merosot 11% menjadi Rp 136 per saham. Jika dihitung sejak awal tahun hingga kemarin (year to date), rata-rata harga saham Grup Bakrie sudah melorot 29%. Hanya saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yang menanjak sebesar 36,54% year to date. http://investasi.kontan.co.id/news/u...am-grup-bakrie


bisnis di industri media cukup sexy rupanya, dan sepertinya group bakrie sedang membentuk gurita bisnisnya di industri media


pernyataan jokdri yg tetap ingin melanggengkan ISL, sudah pasti orang2 bakrie masih mau pegang kendali ISL untuk kepentingan bisnis tuannya


Quote:Soal belum adanya kata sepakat antara kedua kubu dikeanggotaan JC, Joko menilai kedua belah pihak harus sama-sama sepakat dulu soal apa masalah utama yang harus diselesaikan. Sejauh ini, baik PSSI dan KPSI memang berbeda pendapat soal apa pokok masalah utama.

Jika PSSI menilai masalah kompetisi adalah yang utama, KPSI lebih mengutamakan masalah organisasi. PSSI menilai pembentukan format kompetisi baru di musim mendatang yang paling terpenting. Tapi sementara itu, KPSI terus bulat bahwa kompetisi Indonesia Super League (ISL), sudah tidak ada masalah.

“Kedua belah pihak harus sepakat dulu soal masalah apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Yang satu merasa masalah organisasi yang harus diselesaikan, sementara yang satu lagi kompetisi. Tapi bagi kami, masalah kompetisi itu bukan masalah utama yang harus diprioritaskan. Karena penentuan format kompetisi baru, bukan hanya sekedar penyatuan belaka,” terang Joko. http://bola.okezone.com/read/2012/09...soal-jadwal-jc



padahal sangat jelas sekali isi MoU yg ada adalah soal penyelesaian dualisme kompetisi dan penyatuan kompetisi

sebetulnya ga perlu lagi membuat kesepakatan seperti kata jokdri diatas, kesepakatan semua sudah sangat jelas pada isi MoU yg sebelumnya sudah disepakati


timnas tandingan dari KPSI hanyalah sebuah alat "bargaining" yg sia2, hanya saja yg bikin heboh adalah group medianya bakrie karena memang semua itu termasuk dalam kepentingan mereka juga :
mejeng di trit legendaris dulu ah ..
jarang2

nambahin ahh..
biar ga kena razia pibot
p05i5i b3r4p4 Eaa d1 huMzz y4nG b4ru

========
h0r3e dPt NuMzz 4 ...

cemungudhh ea kaka ..
Semoga sepakbola indonesia kembali seperti sediakala
Posting asli:
Spoiler for Posting Asli:


Mengenai Perjongi (Persatuan Jongos Indonesia)
alias Jongos DA FC

Apa itu jongos ?
Quote:jo.ngos
[n] pembantu rumah tangga (laki-laki); pelayan; bujang

Referensi: http://kamusbahasaindonesia.org/jong...#ixzz2AnxUffUd

Jadi kalau sudah disebut jongos, berarti sudah sangat rendah posisinya di mata masyarakat.

Kenapa sebagian pembaca di sini mau disebut jongos ?
Quote:Beberapa pembaca di forum ini bersedia merendahkan diri sedemikian rupa sampai dikatai jongos tersebut - termasuk di mata massa yang mengaku "super" itu - demi tercapainya iklim sepakbola nasional yang baik dan kondusif serta tim nasional yang cakap dan mumpuni. Selain juga bersama PSSI mengusir dan menendang segala anasir yang berbau rezim Nurdin Halid, termasuk KPSI, yang sudah terbukti selalu merusak dan menjadikan sepakbola Indonesia sebagai kendaraan politik mereka semata.

Kenapa disebut jongos DA ?
Quote:Karena faktanya hanya di pundak seorang Prof Djohar Arifin Husin lah seorang lah saat ini, pecinta sepakbola nasional non rezim NH menaruh harapan. Dan tidak ada orang lain lagi. Beliaulah ketua umum yang sah dan legitimate saat ini untuk memimpin PSSI. Selain juga terbukti program2 dan sepakterjangnya yang ternyata memang sangat bagus dan revolusioner.


Spoiler for Kronologi Terbentuknya Jongos DA:

Spoiler for Daftar Jongos-jongos DA:

Spoiler for Syarat jadi Jongos DA:

Spoiler for Cara Daftar jadi Jongos DA dan Membuat Member Card:

Spoiler for SURVEY : SAMPAI KAPAN AGAN AKAN MENJADI JONGOS DA ?:


Mengenai Kemajuan2 PSSI sejak ditangani Djohar Arifin
dibanding pengurus2 sebelumnya

Spoiler for Hasil Lengkap Instropeksi dan Rencana ke Depan PSSI DA, serta Harapan2 Masyarakat pada PSSI:




Quote:Original Posted By netalbert
mejeng di trit legendaris dulu ah ..
jarang2

wew ada sepuh yang mantau ternyata

eaaa diapus kan postnya
Quote:Original Posted By Fikri19ExDhen
hoi postnya yang berbobot dikit

biar ga didelet pibot


Beres gan.
Yang penting DP dulu.





Semoga dengan pekiwan ane, komen2 ane bisa lebih berbobot.
Dan berguna.


×