alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015981407/sulit-dimengerti-rhoma-irama-diputus-tak-bersalah
(Sulit Dimengerti) Rhoma Irama Diputus Tak Bersalah
COPAS isi ceramah Rhoma.

Memilih pemimpin bukan hanya soal politik, tapi sudah termasuk ibadah, (baca ayat) hai orang-orang yang beriman jangan sekali-sekali kau mengangkat pemimpin dari orang-orang kafir disamping orang-orang yang beriman, (ayat lagi) kalau memilih pemimpin yang nonmuslim maka sanksinya adalah mendapat azab dari Allah SWT.

Diperbolehkan menggunakan yang namanya SARA, diperbolehkan oleh yang namanya dewan pembina KPU Prof DR Jimly Ashiddiqie. Kenapa? karena ini zaman keterbukaan, karena ini zaman demokratisasi, tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Rakyat, umat harus dijelaskan siapa calon pemimpin mereka, maka SARA dibenarkan.

Dalam hal ini ada dua kandidat kita, buka siapa kandidat ini biar umat mengerti, biar umat tahu. Yang pertama, Fauzi Bowo dan Nachrowi. Fauzi Bowo Gubernur dan Nachrowi Wakil Gubernur, Fauzi Bowo Muslim, Nachrowi Muslim, Fauzi Bowo Betawi, Nachrowi Betawi. Harus jelas ini jaman keterbukaan. Calon kedua, Jokowi sama Ahok. Jokowi Muslim, tapi orang tuanya Kristen, suku bangsanya Jawa. Ahok suku bangsanya Cina, agamanya Kristen. Ini harus dijelaskan bahwa siapa pemimpin agar kita memilih pemimpin tidak seperti beli kucing dalam karung.

Waktu tahun 72 saya pergi ke Singapura untuk mengikuti ASEAN Pop Festival. Dan juara Pop Singer Asia Tenggara adalah Rhoma Irama. Di sana saya ngobrol-ngobrol, saya diminta tolong sampaikan hati-hati bahayanya salah Gubernur, saya khawatir Jakarta jadi Singapuranya Indonesia. Dulu Singapura ini wilayah Malaysia, tapi setelah dikepung secara ekonomi, dikuasai secara politik, maka Singapura memisahkan diri menjadi negara sendiri. Negara yang tadinya wilayah Melayu jadi negara Cina, dari negara Muslim menjadi negara Kristen, innalillahi.

Saya tahun 72 sudah diingatkan oleh Tengku Ghazali Ismail kasih tahu orang Islam hati-hati. Maka ketika sekarang terjadi, saya merinding. Jangan-jangan sinyalemen dari Ghazali Ismail sebentar lagi akan terjadi, kalau umat Islam tidak bersatu, kalau umat Islam tidak menyadari hal ini, bukan mustahil sinyalemen Ghazali Ismail akan terjadi.

Karena yang namanya Jokowi ini hanya batu loncatan saja. Oke dia menyelesaikan beberapa periode sebagai gubernur, tapi setelah beliau siapa yang jadi Gubernur? Ahok? Kalau sudah Ahok yang seorang nonpribumi menjadi Gubernur di Jakarta Ibu Kota Indonesia, maka martabat bangsa tergadaikan citra binasa tercabik-cabik.

Kalau sudah seorang Kristen memimpin Ibu Kota Jakarta, negara yang mayoritas Muslim ini maka umat Islam menanggung aib besar di mata dunia internasional, Inalillahi. Saya tahu banyak umat Muslim yang mengidolakan Jokowi, saya tahu betul, betul, karena memang beliau orangnya, menurut mereka dia sabar, santun, ini, itu, idola banget deh. Tapi inget Jokowi hanya batu loncatan nanti yang berkuasa adalah Ahok yang non muslim, Ahok yang cina, Ahok yang Kristen, inalillahi, naudzubillah min dzalik.

Sekedar ini yang bisa saya sampaikan, mohon nanti disampaikan pada semua umat Islam yang tidak hadir di sini, kepada saudara kita, teman-teman kita, tetangga kita, pengalaman saya di Singapura tolong disampaikan jangan sampai tragedi di Malaysia, Singapura menjadi negara sendiri, jadi negara Cina, yang negara kafir. Semoga Jakarta dilindungi Allah SWT dari cengkraman nonpribumi dari cengkraman kafir, Amin Ya Robbal Allamin.
sumber

Quote:
http://megapolitan.kompas.com/read/2...s.Tak.Bersalah

Rhoma Irama Diputus Tak Bersalah
Minggu, 12 Agustus 2012 | 17:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) memutuskan H. Rhoma Irama tidak bersalah atas kasus pernyataan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antargolongan). Pihak Panwaslu menganggap ceramah Rhoma yang dilakukan di Masjid Al Isra, Grogol, Jakarta Barat, tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Rhoma Irama dalam ceramahnya di Masjid Al Isra, secara kumulatif tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran Pemilukada sebagaimana yang diatur dalam UU Nomor 32 Tahun 2004," tegasnya dalam konferensi pers yang dilakukan di Kantor Panwaslu, Minggu (12/8/2012).

Ramdansyah melanjutkan, keputusan tersebut didapat berdasarkan konsultasi dengan beberapa pihak, yaitu Kepolisian Daerah Metro Jaya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan Ketua forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Pihaknya pun sudah melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang terlibat.

"Bapak Denny Handriatman sebagai tim kampanye Jokowi-Ahok, Bapak Ade Supriyadi sebagai saksi dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL, bapak Sabdopo sebagai saksi, H. Rhoma Irama sebagai terlapor," lanjutnya.

Karena Rhoma Irama tidak terbukti secara akumulatif melakukan pelanggaran, mala Panwaslu DKI akan melakukan diskresi dengan menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Kasus tersebut pun tidak dilanjutkan kepada pihak kepolisian.

Sebelumnya diberitakan, pada Minggu, (29/7/2012), raja dangdut Rhoma Irama melontarkan pernyataan yang menjadi kontroversi saat memberikan ceramah shalat tarawih di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Pria yang sekaligus tim sukses salah satu pasangan calon itu pun membenarkan dirinya melontarkan penyataan SARA. Bahkan, ia menyebutkan nama Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshidiqie atas dasar pembenaran penggunaan isu SARA.



Silahkan dinilai sendiri SARA atau tidak gan, Rhoma Irama sendiri juga membenarkan bahwa dirinya melontarkan penyataan SARA . emoticon-Embarrassment

Menurut gw, ini bukan cuma SARA saja tapi juga ada unsur menghasut, memfitnah dan doktrinasi kebencian yang sangat tidak pantas dan merusak persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia. emoticon-Nohope

Tapi Panwaslu ternyata tidak menganggap hal ini SARA, hebat. emoticon-Embarrassment
jakarta udah terlalu buruk dan kotor gan.

makanya ini kesempatan kita satu2nya untuk belok ke arah yang benar. lawan!
Oh jadi ajaran "ulama" (kan dia ngakunya gitu toh? emoticon-Bingung (S)) di Indonesia begitu.
Menarik sekali paparan di atas, kok pada betah ya duduk dengerin orang ngomong begitu? ............. emoticon-Ngacir
semoga panwaslu dibayar amat amat amat sangat mahal sekali atas keputusannya ini emoticon-Frown

Quote:mala Panwaslu DKI akan melakukan diskresi

diskresi --> disfungsi ereksi kah emoticon-Ngakak
tidak dianggap sara karena sesuai dengan isi quran koq emoticon-Malu (S)
uang lebih berkuasa.. semua bisa diputuskan klo ada uang... dah ga heran lagi..
Rhoma nganggap dirinya ulama, memang siapa yang ngakuin kalo dia ulama.. emoticon-Cape d... (S)
raja lendir ini memang gak cuma lebar muka dan juga tebal mukanya emoticon-fuck
paling panwaslu dapet kiriman nasi bungkus nih... lumayan buat buka puasa..
Kalau gue berada di pihak Jokowi - Ahok, justru bagus jika kasus Rhoma Irama ini tidak dibesar2kan lagi. Andai Rhoma Irama di penjara, tentu ini akan membuat Rhoma irama terkesan sebagai orang teraniaya...dan akhirnya masyarakat jadi kasian. Dan tentunya membuat orang tidak simpatik lagi dengan Jokowi - Ahok....
ya... mungkin memikirkan kepentingan yg lebih besar..
tp keputusan ini dalam hemat saya cukup bagus buat jokowi kok, memunculkan kesan pihak yg dizolimi....dan ga ada yg bela....

iya ga agan2?
Kalau praktek SARA semacam Rhoma Irama ini dibenarkan dan menjadi trend di seluruh Indonesia, maka tidak heran apabila suatu waktu negara ini akan hancur lebur karena hal tersebut. emoticon-Berbusa (S)
Astagfirullahaladzieem..

IBUNDA JOKOWI DAN AYAHANDANYA ADALAH SEORANG MUSLIM. CAMKAN ITU BANG HAJIII..

ente udah nyebar fitnah! bukan ceramah! semoga ente diberikan hidayah oleh Allah SWT..

jijik gue liat bulu lu bang haji..
Quote:Original Posted By Ryuutaros
spt biasa..............

saking biasanya jd ga heran lg klo kejadian kyk gini terjadi di Indonesia


ya jangan dibiasain dong..!!
coba pahamin perasaan korban dari SARA, pasti sakit bgt dijadiin sasaran terus. gw sendiri kalo di jadiin sasaran SARA terus mending keluar dr indonesia.
daripada nanti ada yg nyerbu panwaslu gara2 bersalah emoticon-Embarrassment

mending divonis bebas sambil menunggu reaksi dari yg bersangkutan dan yg disangkutkan emoticon-Embarrassment


banding masih bisa kok emoticon-Embarrassment
kalo bukan sara kenapa pideo yang di puter cuman 3 menit... lalu yang 4 menit berikutnya kemana?
Quote:Original Posted By Kamen-x
Kalau gue berada di pihak Jokowi - Ahok, justru bagus jika kasus Rhoma Irama ini tidak dibesar2kan lagi. Andai Rhoma Irama di penjara, tentu ini akan membuat Rhoma irama terkesan sebagai orang teraniaya...dan akhirnya masyarakat jadi kasian. Dan tentunya membuat orang tidak simpatik lagi dengan Jokowi - Ahok....


Quote:Original Posted By emasmurni
ya... mungkin memikirkan kepentingan yg lebih besar..
tp keputusan ini dalam hemat saya cukup bagus buat jokowi kok, memunculkan kesan pihak yg dizolimi....dan ga ada yg bela....

iya ga agan2?



Tidak tahu lagi bila ada pertimbangan demikian gan. emoticon-Embarrassment

Cuma rakyat Indonesia ini mudah ikut-ikutan, kalau hal seperti ini menjadi trend, maka akibatnya kelak akan sangat mengkhawatirkan bagi Bhinneka Tunggal Ika. emoticon-Berduka (S)
Quote:Original Posted By bombardiers
tidak dianggap sara karena sesuai dengan isi quran koq emoticon-Malu (S)


Jelasin bagian mana yang bukan dianggap SARA ? Di ayat ke berapa Al'Quran membahas sejarah Singapura dan menyebutkan ibu Jokowi beragama Kristen ?
itu dah masuk kategori sara itu emoticon-Marah
busyet enaknya diapain nih orang ya emoticon-Cape d...
keliatannya kpu berat sebelah nih mihak salah satu calon







(Sulit Dimengerti) Rhoma Irama Diputus Tak Bersalah
Quote:Original Posted By harluck
Astagfirullahaladzieem..

IBUNDA JOKOWI DAN AYAHANDANYA ADALAH SEORANG MUSLIM. CAMKAN ITU BANG HAJIII..

ente udah nyebar fitnah! bukan ceramah! semoga ente diberikan hidayah oleh Allah SWT..

jijik gue liat bulu lu bang haji..


yoi...

Itu fitnah yang paling elegan dan berkelas yang pernah ane dengar dan ditetapkan sebagai tak bersalah.

wowow emoticon-Belo wowow........ gua mau ke vietnam fitnah si fitri gara-2 banyak fikir kotor.

apa ya artinya ?

:emoticon-Cendol (S)

...TS Bego...
apapun pernyataannya ga akan merubah keadaan dimana popularitas Jokowi lebih bagus dari pada Foke