Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015523273/hukuman-percobaan-untuk-koruptor-vs-penjara-untuk-pencuri-sandal-apanya-yang-salah
Hukuman Percobaan untuk KORUPTOR vs Penjara untuk Pencuri SANDAL, Apanya yang salah?
Sebagai pembuka coba simak ini dulu ya

Ruhut: Hukuman Percobaan untuk Koruptor Rp 5 Juta Berbahaya

Dalam berita diatas bukan komentar pak Ruhut yang perlu digaris bawahi, akan tetapi lebih pada putusan Mahkamah Agung (MA) yang tidak memenjarakan pelaku korupsi Rp 5 juta yang dinilai sangat tidak adil dibandingkan isu2 yang lalu sebagai contoh orang yang didakwa mencuri sandal, mencuri semangka, mencuri kakao yang ketiganya nilai materinya tidak lebih dari Rp 50ribu dan semuanya dikenakan hukuman penjara.

Kebanyakan pendapat mempersalahkan Hakim Agung, apakah harus begitu?

Kalau saya kok punya pendapat lain ya.
Saya berpendapat bahwa kejadian tersebut terjadi karna DPR sebagai lembaga pembuat Undang Undang kurang maksimal dalam merancang dan membuat sebuah produk perundangan, selain itu tidak mampu menganalisa produk perundangan mana yang lemah dan harus segera direvisi.

Dua kasus diatas sama-sama kriminal akan tetapi dikenakan aturan hukum yang berbeda, yang korupsi kena undang-undang tipikor sedangkan yang pencurian kena KUHP.
Nah kira-kira nih, mana ya uu yang sesuai???
Emang apa bedanya sama,
1. Rumah Ibadah sendiri tak berIMB juga tak dimasalahkan
2. Rumah Ibadah orang lengkap perizinannya tetep dipermasalahkan

Ngaca deh!! emang dari sono pola pikir bawaannya gitu
Bisa tambah gencar gerakan korupsinya.
Mulai KTP, KK, Raskin, Pajak

"AYO KORUPSI"

DPR harus revisi :
1. KUHP= Kita sudah merdeka, bukan jajahan Belanda lagi. KUHP dibuat dan dirancang untuk membelenggu pribumi
2. UU Tipikor= Terlalu longgar

Jangan salahkan terus pelaksana undang- undangnya.
Sepintar pintarnya Hakim, sejujur jujurnya hakim kalau di UU nya memaksa dia tidak bisa bergerak, ya gak bisa ngapa ngapain
UU tipikor mlempem gan, bener kata agan-agan di atas.
yg bikin UU juga koruptor mau gimana lagi. yah dibuat menguntungkan diri mereka sendiri.
jadi seumpama nih ada pertandingan, noh tuh panitianya ikut tanding. bukannya panitia itu yg buat aturan dan yg tau semua kelemahan team yg terdaftar. bukannya itu curang.
nah yg bikin UU jangan koruptor, kalo perlu yg bikin itu korban koruptor.
biar adil dan fair. atau diserahkan ke rakyat aja hukumannya, kan mereka wakil rakyat, tentu kekuasaan tinggi rakyat. seperti wakil ketua yg dihukum sama ketuanya.
lucunya di negeri ini malah kebalik, wakilnya yg mendominasi daripada bosnya.
UU Tipikor masih terlalu lemah buktinya masih banyak juga yang korupsi. Seharusnya yang korupsi itu dihukum mati karena telah merugikan rakyat banyak seperti di Cina sehingga menimbulkan efek jera.
Quote:Original Posted By Mexalyth
UU Tipikor masih terlalu lemah buktinya masih banyak juga yang korupsi. Seharusnya yang korupsi itu dihukum mati karena telah merugikan rakyat banyak seperti di Cina sehingga menimbulkan efek jera.


Ah china tingkat korupsinya ga jauh beda kaya kita.
×