alexa-tracking

Tanpa doa bagai tentara tanpa senjata

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015505626/tanpa-doa-bagai-tentara-tanpa-senjata
Tanpa doa bagai tentara tanpa senjata

Quote:


Berbeda dengan makhluk-Nya, Allah mencintai orang-orang yang rajin memohon kepada-Nya. Karena hal itu menunjukkan bahwa manusia merasa fakir (butuh) kepada Allah. Dan Allah justru membenci orang-orang yang angkuh dan enggan berdoa kepada-Nya. Nabi shalallahu 'alaihi wasalam bersabda,

???? ???? ???????? ????? ???????? ????????

"Barangsiapa yang tidak memohon kepada Allah, maka Allah murka kepadanya" (HR Tirmidzi dan Bukhari dalam Adabul Mufrad)

Realitanya, ada orang-orang yang merasa dirinya cukup, merasa bisa mendapatkan keinginannya tanpa pertolongan Rabbnya, lalu meninggalkan doa. Sudah barang tentu ia akan mengenyam kesulitan demi kesulitan dalam menjalani hidup, di dunia apalagi di akhirat. Allah berfirman,

"Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. " (QS al-Lail 8 – 10)


Tanpa Doa, Seperti Tentara tanpa Senjata


Tanpa doa bagai tentara tanpa senjata

- Berbeda dengan makhluk-Nya, Allah mencintai orang-orang yang rajin memohon kepada-Nya. Karena hal itu menunjukkan bahwa manusia merasa fakir (butuh) kepada Allah. Dan Allah justru membenci orang-orang yang angkuh dan enggan berdoa kepada-Nya. Nabi shalallahu 'alaihi wasalam bersabda,

???? ???? ???????? ????? ???????? ????????

"Barangsiapa yang tidak memohon kepada Allah, maka Allah murka kepadanya" (HR Tirmidzi dan Bukhari dalam Adabul Mufrad)

Realitanya, ada orang-orang yang merasa dirinya cukup, merasa bisa mendapatkan keinginannya tanpa pertolongan Rabbnya, lalu meninggalkan doa. Sudah barang tentu ia akan mengenyam kesulitan demi kesulitan dalam menjalani hidup, di dunia apalagi di akhirat. Allah berfirman,

"Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. " (QS al-Lail 8 – 10)
Tanpa Doa, Seperti Tentara tanpa Senjata

Di antara kaum muslimin, ada lagi yang meninggalkan doa karena merasa tak mampu memenuhi persyaratannya. Seperti orang yang berkata, "Saya biasa makan dari rejeki yang tak jelas halal haramnya, sedangkan orang yang mengkonsumsi barang yang haram tidak dikabulkan do'anya, maka percuma saja kalau saya berdoa." Laa haula wa laa quwwata illa billah. Adakah sesuatu yang bisa diandalkan seorang muslim melebihi 'senjata' doa? Hingga ada yang rela mencampakkan doa agar bebas makan apa saja?

Seseorang yang mengerti urgensi doa, tentu lebih memilih untuk memenuhi syarat terkabulnya doa, katimbang ia harus bertelanjang dari doa. Karena meninggalkan hal yang haram itu lebih mudah dijalani daripada hidup tanpa menyandang senjata doa. Tanpa doa, keadaan seseorang lebih berat dari tentara yang tidak memiliki senjata, petani yang tidak memiliki cangkul, orang sakit yang tak mendapatkan obat, atau seseorang yang ingin membeli barang tanpa memiliki uang.

Hanya mengandalkan kecerdasan pikir, kekuatan fisik maupun alat canggih, jelas tidak memadai bagi manusia untuk bisa meraih tujuan bahagia yang sempurna, atau mencegah datangnya marabahaya. Alangkah kecil modal dan kekuatan, sementara begitu besar cita-cita yang diharapkan, dahsyat pula potensi bahaya yang mungkin datang di hadapan. Untuk itu, manusia membutuhkan 'kekuatan lain' di luar dirinya untuk merealisasikan dua tujuan itu. Dan barangsiapa yang menjadikan doa sebagai sarana, niscaya dia akan menjadi orang yang paling kuat, paling sukses dan paling beruntung. Karena doa mengundang datangnya pertolongan Allah Yang Maha Berkehendak, Mahakuasa, Mahakuat dan mampu melakukan apapun yang dikehendaki-Nya, Fa'aalul limaa yuriid. Karena itulah, Ibnul Qayyim dalam al-Jawaabul Kaafi berkata, "Doa adalah sebab yang paling kuat untuk mencegah dari perkara yang dibenci dan menghasilkan sesuatu yang dicari."


Perlu kiranya digarisbawahi, bahwa doa dengan segala kelebihan dan faedahnya, tidak menafikan atau menghapus keharusan untuk ikhtiyar. Masing-masing memiliki kadar tersendiri sebagai sebab terkabulnya doa, di samping juga memiliki nilai ibadah tersendiri Wallahu a'lam.[]

Quote:

Quote:

Quote:


Quote:
Pertamax ane amankan dulu



Posted with ilyasmanis
bener bgt, selalu awali hari dengan doa
KASKUS Ads
sblm ikhtiar wajib berdoa dulu
tp doa aja tanpa ikhtiar jg gk baik kan gan ?? cmiiw emoticon-Peace
Iya gan bener, doa memudahkan usaha kita gan ..
jangan sampe kita lupa untuk berdoa gan emoticon-Smilie
mari doa bersama2,indonesia bnyak doa makin sejahtera emoticon-I Love Indonesia (S)
setubuh gan.. emoticon-thumbsup
doa tu pnting gan, ,
gk da yg dpat merubah takdir selain dengan berdoa. .
Betul gan, kalau kita ikhtiar tanpa do'a, kalaupun berhasil ga akan berkah. Tapi kalau kita berdo'a tanpa ikhtiar itu namanya T E R L A L U U U....



Posted with kaskusBetaQR by Pacoboys
betul banget itu gan...
setubuh gan.doa memang paling mujarap emoticon-thumbsup
yang penting iklas aja gan,,,,,
sebenernya doa itu manifestasi dari keyakinan.. kalu yakin pasti selamat.. kalau ragu ragu semua kerjaan jadi berantakan.. ane rasa itu
setuju banget ama trit ini



- .o.oWas Here ! -
( Copas Postingan .o.o = Mati emoticon-shakehand )
Ya Allah ..
ampuni hambaMU ini ..emoticon-Mewek
ane mau doa dulu ya gan




PERTAMAX is Parental Advisory Explicit Content


Will Work for Bandwidth Tanpa doa bagai tentara tanpa senjata
SUBHANALLAH WABIHAMDI
Quote:


×