Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015371941/orang-miskin-disebut-tak-boleh-lagi-ditolak-berobat-di-rs
Orang Miskin Disebut Tak Boleh Lagi Ditolak Berobat di RS
“Kalau terjadi lagi kasus seperti itu, mestinya hukum harus ditegakkan."

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Herlini Amran, mengatakan naiknya anggaran Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) berarti tidak boleh ada lagi orang miskin ditolak berobat.

“Saya menghimbau kepada seluruh pengelola fasilitas kesehatan Jamkesmas agar jangan pernah sekalipun mengabaikan pelayanan kesehatan kepada orang miskin, utamanya anak atau balita miskin yang orang tuanya jelas-jelas pemegang kartu Jamkesmas. Jangan sampai ada lagi kejadian Orang Miskin Dilarang Berobat,” ujar Anggota Panja Jamkesmas Komisi IX, Herlini Amran, di Gedung DPR, Minggu (8/7).

Anggaran Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pada 2012 meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya, dari total Rp6,3 triliun pada 2011 menjadi Rp7,4 triliun pada 2012.

Hal itu disebut Herlini merupakan jaminan dari Wamenkes ketika Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR, pada Senin (2/7) lalu.

“Kalau terjadi lagi kasus seperti itu, mestinya hukum harus ditegakkan," katanya.

Lebih jauh Herlini mengatakan, kasus-kasus pasien Jamkesmas ditolak Rumah Sakit masih terus bermunculan.

"Masih banyak orang miskin yang tengah merintih kesakitan karena hak layanan Jamkesmasnya diabaikan Pemerintah, seperti kasus yang lagi ‘trend' saat ini, yaitu ditolaknya bayi atau balita sakit di sejumlah fasilitas kesehatan penyelenggara Jamkesmas karena mereka dianggap tidak memiliki kartu Jamkesmas padahal orang tuanya berstatus miskin dan jelas-jelas pemegang kartu Jamkesmas," ujarnya.

Herlini menyebut kesehatan merupakan hak asasi manusia. Konstitusi telah mewajibkan negara menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan bagi rakyatnya. Undang-Undang juga mewajibkan negara memberikan pelayanan kesehatan bagi orang miskin dan tidak mampu.

“Sebelum beroperasinya BPJS Kesehatan, pemerintah harus memaksimalkan pelaksanaan program Jamkesmas dan Jaminan Persalinan (Jampersal) dalam rangka menjalankan amanah konstitusi yaitu memberikan pelayanan kesehatan bagi orang miskin dan tidak mampu,” katanya.

Legislator Dapil Kepulauan Riau itu juga mengingatkan pemerintah untuk segera membuat cadangan anggaran Jamkesmas guna mengantisipasi kasus-kasus penolakan orang miskin berobat ke rumah sakit yang mana jaminan kesehatannya samasekali belum terjangkau.

Menurutnya jika mekanisme ini tidak diciptakan maka dalam dua tahun kedepan kasus-kasus seperti itu akan terus mewarnai pemberitaan media.

"Janganlah penderitaan orang miskin ini dieksploitasi negara terus-terusan, karena sebenarnya solusinya sudah jelas, masalah klasik seperti keterlambatan pencairan klaim, buruknya perlakuan terhadap pasien Jamkesmas, rendahnya kavitasi provider, kekurangan tempat tidur, dan rendahnya utilisasi program, hendaknya tidak terjadi lagi dimasa kepemimpinan Bu Menkes baru”, kata Herlini.

http://www.beritasatu.com/kesehatan/...bat-di-rs.html

Orang Miskin Disebut Tak Boleh Lagi Ditolak Berobat di RS

Orang Miskin Disebut Tak Boleh Lagi Ditolak Berobat di RS

jadi orang miskin kalau sakit harus kemana

Quote:Original Posted By fachrul88
Sorry gan, menurut ane gambar satu ini ga tepat.....karena kami sebagai dokter mau miskin ato kaya sama aja, kita udah di sumpah untuk mengobati orang yang sakit....ga kan milih2....

Masalahnya ada pada manajemen, pemerintah, dan kemenkes nya.....di RS ane aja, utang JAMKESDA udah numpuk 10M ga di bayar2 sama pemerintah....LOGIKA nya aja di pake, dokter udah keluarin resep obat-obatan, tapi OBAT nya ga bisa dapet krn di apotek ga bisa keluarin OBAT lagi, udah ga sanggup nalangin utang yg ga di bayar-bayar sama Pemerintah....
kaya judul lagunya Marjinal "rumah sakit brengsek"
biar gak sakit, jaga kesehatan baik-baik ya

- jangan suka begadang nonton bola
- jangan ngerokok
- jangan mabok2an
- naek motor pake jaket biar gak masuk angin
- kalo libur ya istirahat, jangan malah keluyuran

hehe semoga Indonesia makin sehat
turut berduka cita atas kebijakan pemerintah tidak mementingkan rakyat miskin
Pemerintah Kurang apa'an coba ??

Berobat orang kaya dan miskin di puskesmas2 gratis ??

Quote:Original Posted By GPO2A
[B]

Orang Miskin Disebut Tak Boleh Lagi Ditolak Berobat di RS



Sorry gan, menurut ane gambar satu ini ga tepat.....karena kami sebagai dokter mau miskin ato kaya sama aja, kita udah di sumpah untuk mengobati orang yang sakit....ga kan milih2....

Masalahnya ada pada manajemen, pemerintah, dan kemenkes nya.....di RS ane aja, utang JAMKESDA udah numpuk 10M ga di bayar2 sama pemerintah....LOGIKA nya aja di pake, dokter udah keluarin resep obat-obatan, tapi OBAT nya ga bisa dapet krn di apotek ga bisa keluarin OBAT lagi, udah ga sanggup nalangin utang yg ga di bayar-bayar sama Pemerintah....
orang miskin gak boleh sakit??
Quote:Original Posted By fachrul88
Sorry gan, menurut ane gambar satu ini ga tepat.....karena kami sebagai dokter mau miskin ato kaya sama aja, kita udah di sumpah untuk mengobati orang yang sakit....ga kan milih2....

Masalahnya ada pada manajemen, pemerintah, dan kemenkes nya.....di RS ane aja, utang JAMKESDA udah numpuk 10M ga di bayar2 sama pemerintah....LOGIKA nya aja di pake, dokter udah keluarin resep obat-obatan, tapi OBAT nya ga bisa dapet krn di apotek ga bisa keluarin OBAT lagi, udah ga sanggup nalangin utang yg ga di bayar-bayar sama Pemerintah....


maaf sebelumya kalau pict tersebut tidak berkenan bro
semoga ada perbaikan aja deh. namanya rumah sakit ya komersil seperti bisnis lain, mau untung (kecuali yg memang rumah sakit sosial).
kalo nggak dibayar2 klaimnya sama pemerintah sampai merugi, gimana bisa melayani masyarakat miskin dgn maksimal?
sudah seharusnya setiap warga negara punya fasilitas kesehatannya, seperti di amrik sono
RSUD di kota ane udah komersilnya luar biasa, hasilnya juga dikorupsi luar biasa
kebetulan ibu gw kerja di rumah sakit milik pemerintah, bukannya orang miskin yang nggak boleh sakit tapi masalahnya ada di dana dari pemerintah,

soalnya dana jaminan kesehatan dari pemerintah tuh turunnya kaga pasti jadinya tunggakan di RS jadi numpuk buat nalangin jaminan kesehatan masyarakat, di kondisi kaya gini RS jadi serba salah

dan dana kaya gini kadang disalah gunakan oleh oknum jadi yang nggak berhak dikasih bantuan malah dikasih :
Iya gan.... susah bener bagi orang yg nggak punya duit utk berobat....
apalagi yg menyangkut operasi....
buset rumah sakit bener2 ampun!
rumah sakit itu bukan yayasan sosial non profit, pihak rumah sakit tidak bisa bertanggung jawab terhadap setiap orang miskin yg sakit dan harus disalahkan ketika tidak menerima mereka..

ini sama saja seperti kamu mempnyai sebuah warung makan dan kemudian kamu disalahkan atas banyaknya kelaparan dan busung lapar diindonesia. berpikir jika warung kamu mempunyai rasa kemanusian dan membagi-bagi makanan kepada orang yg kelaparan maka tidak ada lagi orang yg kelapran diindonesia. relevaan tidak ini, ketika warung kamu dipersalahkan atas kelaparan diindonesia. sama seperti ini posisi rumah sakit..

kemiskinan itu urusan pemerintah, bukan pihak rumah sakit..
bukan RS tp pemerintahnya yg gak jelas, suruh RS kasih gratis ke warga miskin, tp dananya malah gak turun2, dimanin dlu sana sini
yang bikin kaco mah emang duit pemerintah di korupsi ama oknum" k*parat dan s*alan itu,makanya gak bisa cair tuh uang buat berobat orang miskin
Yang penting dananya itu memang sampai ke rumah sakit dan instansi pelayanan kesehatan lainnya, jangan disunat di tiap tingkat pemerintahan.
Yang terpenting juga adalah sistem administrasinya. Banyak kasus juga orang gak mampu tidak bisa berobat ke rumah sakit karena gak ada jamkesmas atau jamkesda, dan alasan gak ada karena surat-surat seperti kartu keluarga atau ktp tidak terurus. Jadi pendataan juga perlu sekali dan mempermudah pelayanan.
lha perlu dibenahi itu, bkn hanya peraturan pemerintahx
tpi jg birokrasi di RS2 daerah mau periksa aja kok ruwet,
lht org2 lansia kasian gan ngurusin harus ini itu
beneran gak tuh...yang ada cuma gembar-gembor doang lagi..
×