alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014895030/polisi-blokir-rekening-pengurus-gradasi-anak-negeri
Peringatan! Polisi blokir rekening pengurus gradasi anak negeri
Aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya terus melakukan penyidikan atas dugaan penggelapan dana investor PT Gradasi Anak Negeri. Rekening salah satu pengurus PT Gradasi Anak Negeri telah diblokir polisi.

"Yang diblokir rekening atas nama Sasongko, yang menurut tersangka digunakan untuk menampung dana masyarakat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (11/6/2012).

Rikwanto mengatakan, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah saldo yang tertampung di rekening Sasongko.

"Masih didalami lagi," ujar dia.

Rikwanto melanjutkan, pihaknya akan memeriksa rekening PT Gradasi Anak Negeri di sejumlah bank seperti BRI, BCA dan Mandiri.

"Untuk mengetahui dana masyarakat yang pernah masuk lewat rekening itu," katanya.

Sementara polisi telah menyita sejumlah aset di kantor Gradasi Anak Negeri di Cipondoh, Tangerang seperti 11 unit CPU, 1 standing banner Gradasi Anak Negeri, 2 eksemplar brosur dan beberapa dokumen penting lainnya.

Selain itu, petugas juga telah melakukan penyegelan di lima kantor cabang Gradasi Anak Negeri yang berada di Cipondoh, Taman Royal-Poris, Duta Garden Cipondoh, Cikupa dan Jatiuwung, Tangerang.

"Menurut tersangka, kantor tersebut disewa," katanya.

Sebelumnya, ratusan nasabah PT Gradasi Anak Negeri mendatangi Polda Metro Jaya pekan lalu. Mereka meminta bertemu dengan Hendra Gunawan, Dirut PT Gradasi Anak Negeri yang diamankan polisi lantaran disekap di kantornya, Cipondoh, Tangerang.

Para nasabah terus memburu manajemen Gradasi Anak Negeri lantaran mengalami keterlambatan pembayaran bonus sejak Maret 2012.

Polisi telah menahan dan menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut yakni Hendra Gunawan selaku komisaris dan H Ilham Hidayat selaku direktur. Sementara, tiga orang lainnya Arman Arsito selaku pendiri, M Rizal selaku penggerak nasabah, dan Sunan Sasongko selaku penampung dana transfer nasabah dan pembelajaan barang ditetapkan sebagai DPO.

Sementara itu, menurut Hendra dalam sebuah wawancara singkat dengan detikcom menyatakan bahwa pencairan bonus terhadap para nasabah terjadi lantaran ada pihak internal yang korup.

"Ada masalah di internal, ada pejabat kita yang korup," kata Hendra.

Terkait hal ini, Hendra mengaku telah melapor ke aparat kepolisian. Namun ia enggan membeberkan siapa yang telah melakukan korupsi di PT Gradasi Anak Negeri itu.

"Ya adalah. Saya sudah laporkan," tukas Hendra.



FOTO-FOTO DEDENGKOT NYA GAN

emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Marah emoticon-Blue Guy Bata (L)

Spoiler for ILHAM:


Spoiler for SASONGKO:


Spoiler for RIJAL:


Spoiler for imela Febrita:



Spoiler for SUMBER:




TURUT BERDUKA GAN, SEMOGA CEPAT SELESAI MASALAHNYA

emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka t

Ngakak 

Spoiler for ILHAM:


ane kenal ama yg ini gan,,,, dari klinik monhal balaraja ....semoga cepat selesai masalahnya emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
setelah diblokir kemudian tiba2x rekening menjadi Rp0 emoticon-Big Grin
polisi mustinya sejak awal adanya demo segera blokir tuh rekening...

nunggu laporan...???


lari lah kuras duit nasabahnya dulu para tersangka...

Ngakak 

si ilham itu dulu leader TANSHIT lo......stockistnya juga ditutup emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
lalu dia nyoba buat MLM sendiri ... dasar MAHO emoticon-Genit emoticon-Genit emoticon-Genit emoticon-Genit emoticon-Genit

KLB JAYA KOMARA juga gak ada beritanya lagi yaemoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung

Spoiler for salah satu FB para korban KLB:
itu orangnya rapih rapih tapi penipu semua gt ya..
Quote:Original Posted By TaMaArthe
itu orangnya rapih rapih tapi penipu semua gt ya..


Gan,penipu sekarang tampilannya keren2x,wangi2x,mewah2x
tapi siap2x aja emoticon-Big Grin

Ngakak 

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

update beritanya nya Gradasi Anak Negeri


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan Jumat, (22/6/2012) penyidik akan menerima print out dari Bank BCA, bank yang menjadi koresponden GAN atas rekening milik Direktur GAN, Ihlam yang kini berstatus tersangka.

"Berdasarkan kesepakatan, Jumat besok penyidik akan menerima print out dari Bank BCA periode Januari 2012 - Mei 2012 bagaimana dinamika keuangannya," ucap Rikwanto, Selasa (19/6/2012) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, melalui print out tersebut penyidik akan menelusuri dari mana saja uang berasal, disalurkan kemana saja, dan berapa jumlah uang yang pernah dihimpun.

Rikwanto menambahkan untuk tiga bank lainnya masih menunggu kapan pihak bank memberikan print out kepada penyidik.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, penyidik telah menyita uang sebesar Rp 4.876.000 dari empat rekening Ilham Hidayat, Direktur GAN. Empat rekening itu yakni BCA cabang Thamrin, Mandiri KCP Kisamaun Tangerang, Mandiri KCP Merdeka Tangerang dan BRI Unit Balaraja.

Uang tersebut akan dijadikan barang bukti dengan terlebih dahulu dicairkan oleh Ilham sendiri.
Penyidik belum memeriksa rekening Hendra, Komisaris GAN karena buku tabungannya hilang saat nasabah ramai-ramai menyerbu GAN. emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S) emoticon-Bata (S)








emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By aanankarancak


Seperti telah diberitakan sebelumnya, penyidik telah menyita uang sebesar Rp 4.876.000 dari empat rekening Ilham Hidayat, Direktur GAN. Empat rekening itu yakni BCA cabang Thamrin, Mandiri KCP Kisamaun Tangerang, Mandiri KCP Merdeka Tangerang dan BRI Unit Balaraja.


yang ditipunya bejibun, sisanya cuma segini?? busyet emoticon-Berduka (S)

Ngakak 

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Polisi Akan Geledah Kantor Pusat GAN di Jakarta Barat



emoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingung emoticon-Bingung

Terkait perkembangan penyidikan kasus Gradasi Anak Negeri (GAN), penyidik Satuan Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Metro Jaya akan menggeledah kantor pusat GAN di Ketapang, Krukut, Jakarta Barat dan satu kantor cabang di Jati Uwung, Tangerang.

Hal ini diutarakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Selasa (19/6/2012) di Mapolda Metro Jaya.

"Sebelumnya penyidik telah mendatangi dua kantor cabang GAN di Duta Garden dan Tangerang Kota. Namun di dua tempat itu polisi tidak menemukan barang berharga hanya meja dan kursi saja. Tidak ada barang berhagra yang bisa dijadikan barang bukti maupun untuk dikembalikan pada nasabah," tutur Rikwanto.

Nantinya dikatakan Rikwanto, barangkali di kantor pusat dan kantor cabang GAN di Jati Uwung ditemukan barang berharga yang bisa disita polisi guna penelusuran lebih lanjut.

"Ini supaya semuanya jelas. Apa memang masih ada barang berharga yang disimpan GAN. Jadi biar para nasabahnya tidak penasaran," ucap Rikwanto.

Kemudian saat ditanya kapan penggeledahan akan dilakukan, Rikwanto mengatakan dalam waktu dekat ini.

Seperti diketahui, belakangan ini maraknya praktek bisnis investasi bodong yang menyeret banyak korban, selain Koperasi Langit Biru (KLB), ada juga kasus yang sama yakni PT Gradasi Anak Negeri (GAN).

PT GAN merupakan sebuah perusahaan yang didirikan sejak Januari 2012. Perusahaan ini merupakan perusahaan bisnis investasi produk sarden Kiku. Sejak didirikan hingga saat ini berhasil menjaring 21.000 investor.

Kasus penipuan dan penggelapan koperasi gradasi anak Negeri telah dilaporkan ke Polres Tangerang Kota pada 23 Mei 2012 setelah proses pemberian bonus macet, dengan LP/542/V/2012/PMJ/Restro Tangerang Kota. Kemudian 28 Mei 2012, kasus ini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan ditangani Subdit Resmob Polda Metro Jaya.

Modus dari koperasi ini ialah dengan menawarkan paket investasi atas produk sarden Kiku dengan minimal modal Rp 5juta. Dan para investor ini dijanjikan keuntungan 10 persen dari setoran awalnya pada minggu kedua.

Nanti setiap minggu berikutnya, investor kembali mendapatkan keuntungan yang sama hingga bulan ke 52. Namun di bulan April-Mei 2012 lalu, pemberian keuntungan melalui terhambat. Beberapa nasabah tidak dapat mengambil uang lantaran cek yang diberikan pada mereka ternyata kosong.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan tawaran investasi Sarden Kiku tidak nyata karena tidak menemukan adanya aliran dana untuk pembelian atau pun penjualan sarden dalam laporan keuangan yang disita polisi.

Kepolisian telah menetapkan status tersangka terhadap para pengurus dan petinggi Koperasi Gradasi Anak Negeri yakni Hendra Gunawan sebagai Komisaris PT Gradasi Anak Negeri sejak 5 Juni 2012. Dan Ilham Hidayat sebagai Direktur PT Gradasi Anak Negeri sejak Rabu, 6 juni 2012.

Dan tiga tersangka lainnya yang masih DPO. Sedangkan tiga tersangka yang masih DPO ini yakni Arman Arsito sebagai pencetur berdirinya PT Gradasi Anak Negeri, M Rizal sebagai penggerak nasabah dan Sunan Sasongko sebagai penampung dana transfer dari nasabah dan pembelanjaan barang.

Terhadap kelima tersangka, dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.






emoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingungemoticon-Bingung emoticon-Bingung



emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

Ngakak 

Kasus PT Gradasi, Polisi Panggil Saksi Ahli

emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

Kasus PT Gradasi, Polisi Panggil Saksi Ahli – Polisi berencana meminta keterangan saksi ahli untuk menelisik kasus penipuan yang dilakukan PT Gradasi Anak Negeri (GAN). Keterangan saksi ahli ini dinilai penting guna menganalisis kesalahan-kesalahan yang dilakukan perusahaan itu. “Rencananya, kami akan mengundang Badan Pengawas Koperasi serta Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan,” ujar juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, Jumat 8 Juni 2012. emoticon-Bata (S)

Menurut Rikwanto, Keterangan yang dibutuhkan dari saksi ahli itu antara lain mengenai izin operasi perusahaan. “Kami perlu tahu, bagaimana perusahaan itu bisa memiliki izin,” katanya. Namun sejauh ini penyidik belum menetapkan agenda pemanggilan para saksi ahli itu. emoticon-Bata (S)

Kasus PT Gradasi, PT Gradasi beroperasi sejak Januari 2012, yang cara kerjanya mirip perusahaan multilevel marketing (MLM). Setiap investor dijanjikan keuntungan 10 persen dari total modal yang disetor. Sedangkan minimal penyetoran adalah Rp 5 juta. Pembagian keuntungan dilakukan per pekan. Perusahaan menjanjikan keuntungan tersebut berulang-ulang selama 52 minggu. emoticon-Bata (S)

Sejumlah nasabah mengaku pernah mendapat keuntungan seperti yang dijanjikan perusahaan. Namun sebagian nasabah lainnya justru belum pernah mendapatkannya sama sekali. Nasabah-nasabah inilah yang belakangan melapor ke polisi karena merasa ditipu dengan Kasus PT Gradasi. emoticon-Bata (S)

Penyidik memperkirakan, jumlah dana yang bisa dihimpun perusahaan sebesar Rp 390 miliar. Uang tersebut berasal dari 21 ribu nasabah yang disetor ke lima cabang PT Gradasi di wilayah Tangerang. Polisi sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Mereka adalah Hendra Gunawan sebagai komisaris dan Ilham Hidayat sebagai direktur perusahaan. emoticon-Bata (S)

Perihal kasus maraknya penipuan di bidang investasi, Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang memperketat pengawasan terhadap 900 koperasi di Tangerang. »Kami tidak ingin kasus serupa terulang,” kata Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tangerang Mahdiar.
emoticon-Bata (S)



emoticon-Cendol (S)

emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung


emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
penipunya sangat keren2,cakep2,pinter ngomong juga.
ati2 gan sama penipu kelas kakap beginian.

Ngakak 

Quote:Original Posted By amircilacap
penipunya sangat keren2,cakep2,pinter ngomong juga.
ati2 gan sama penipu kelas kakap beginian.


Bener gan emoticon-I Love Indonesia (S) ,, apalagi si ilham hidayat itu, dulunya direktur RS.MONHAL dibalaraja & leader tianshit, lalu bikin MLM sendiri yg nipuin orang spt sekarang ini emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S) emoticon-Cape d... (S)

Ngakak 

saat - sat si ILHAM HIDAYAT lagi nyari mangsa ni gan



emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d... emoticon-Cape d...

Ngakak 

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia

Rumah Petingggi MLM Gradasi Anak Negeri Pasca Jadi Tontonan Warga



PASCA amuk massa di rumah Sasongko, petinggi Multi Level Marketing (MLM) Gradasi Anak Negeri, di Jl Duta Raya Blok H1 No 9 Kelurahan Sangiang Jaya Kecamatan Periuk Kota Tangerang, banyak warga berbondong-bondong ke rumah tersebut. Rasa penasaran jelas menghinggapi kepala warga akan apa yang sesungguhnya terjadi Selasa (5/6) malam. emoticon-Bata (S)

Rabu (6/6) pagi, sekitar pukul 06.20 WIB, sejumlah anak berseragam SD berjajar rapih di pagar besi bercat warna emas yang sudah dibentangkan garis polisi warna kunging. Kepala mereka melongok jauh ke dalam rumah milik Sasongko yang penuh brangkas berserakan pasca amukan massa Selasa malam. emoticon-Bata (S)

Nampak sekali, anak-anak ini ingin mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi di rumah yang juga dijadikan toko jual/beli mobil tersebut. Yang mana, dengan cukup melongoknya saja, dapat tergambar betapa marah massa yang datang malam itu. Apa lagi, bukan hanya brangkas yang sudah terbuka yang terlihat sudah berserakan. Pintu rumah, jendela, dan seisi rumah pun nampak dipaksa dikeluarkan seluruhnya. emoticon-Bata (S)

Tak kurang, ada tujuh brangkas besi di depan halaman itu. Enam diantaranya yang tersusun di atas kursi adalah brangkas kecil yang sudah terbuka dan kosong isinya. Sedangkan satu lagi, lemari besi yang juga sudah rusak pintunya akibat dibuka paksa oleh massa yang merasa tersendat hasil investasinya di MLM Gradasi Anak Negeri. emoticon-Bata (S)

Setelah puas melihat rumah itu, anak-anak SD ini pun hanya geleng-geleng kepala. Dari mulut mereka hanya terucap kalimat miris. “Bang, ini hancur banget yah. Emang warga marah kenapa?” tanya seorang siswa yang seterusnya melanjutkan perjalannya ke sekolah. emoticon-Bata (S)

Rasa penasaran itu bahkan menjalar ke sejumlah warga lainnya yang tidak sempat menyaksikan amuk massa secara mendadak di lokasi itu. Sebab, selepas anak-anak SD itu pergi, satu persatu warga mendatangi rumah itu dan lagi-lagi melongokkan wajahnya ke dalam rumah yang kini sudah tergembok besi pada pagarnya. “Penasaran mas, kenapa rumah ini diamuk massa. Warga saja tidak tahu kalau ini kantor MLM,” kata Ikhsan, warga setempat. emoticon-Bata (S)

Wajah-wajah penasaran warga terus berdatangan menjelang, siang hingga sore. Beberapa diantaranya berbisik, dan bahkan mengeluh. “Saya saja jadi korban, mas. Sudah cari sana-sini petinggi Gradasi Anak Negeri, tapi tidak ketemu. Meski direkturnya sudah ditangkap Polda, kami masih penasaran kenapa uang kami tidak ngalir lagi,” kata Iras, warga Karawaci yang mengaku salah satu MLM bermasalah tersebut. emoticon-Bata (S)

Usut punya usut, ternyata MLM ini sudah hampir dua bulan tidak menyerahkan hasil investasi yang dijanjikan manajemen PT Gradasi Anak Negeri. Semula, diantara mereka yang mengaku sudah menginvestasikan Rp5 juta, dan menuai hasilnya Rp500 ribu tiap bulannya, kini tidak lagi menerimanya. emoticon-Bata (S)

“Setelah investasi Rp5 juta, selama 15 bulan saya selalu dapat untung. Makanya, saya banyak bawa orang untuk masuk MLM, tapi kini saya sama buntungnya dengan anggota lain yang sudah tidak menerima bonus lagi. Saya juga dapat tekanan dari anggota bawaan saya,” singkat Iras. emoticon-Bata (S)

Kasus ini bahkan sudah jadi rahasia umum. Di banyak tempat, se-Jabodetabek, sudah banyak warga yang melaporkan aksi penipuan yang dilakukan manajemen PT Gradasi Anak Negeri ini ke Polda Metro Jaya.
Bahkan, Hendara Gunawan, Direktur Utama (Dirut) PT Gradasi Anak Negeri pun sempat ingin dihakimi massa, saat penyerbuan di Ruko Puri Metropolitan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Sabtu malam (26/5), emoticon-Bata (S)

lalu Kini, kasus itu pun masih dalam penanganan Polda Metro Jaya. Dimana, pihak berwenang sudah mengamankan Hendra Gunawan, dan terus melakukan pemeriksaan secara intensif atas kasus yang melibatkan dana tak kurang dari Rp12 miliar, namun kini tidak jelas keberadaannya, dan pengelolaannya oleh manajemen PT Gradasi Anak Negeri. emoticon-Bata (S)

Spoiler for rumah sasongko:



emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S)

emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung


emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
begitu ketemu, gak pake lama langsung gw tusuk ..
huahuahua.... dendam membara...

Ngakak 

Quote:Original Posted By Juindah
begitu ketemu, gak pake lama langsung gw tusuk ..
huahuahua.... dendam membara...


wah si agan korban gradasi ya ? emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2emoticon-Shakehand2
orang2 yg cepet pengen kaya apapun dilakukan demi uang walau dng cara nipu emoticon-Mad (S)

Ngakak 

Sekuriti Pun Diperiksa Polisi



emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung


emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2



Pihak kepolisian sejauh ini telah memeriksa 15 orang saksi terkait kasus penipuan dan penggelapan dana Koperasi Gradasi Anak Negeri (GAN). emoticon-Bata (S)

"Dari penyidik sudah periksa 15 orang dari saksi yakni pelapor atau investor, karyawan, kepala cabang, warga, istri tersangka dan security," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Rikwanto, Kamis (7/6/2012) di Mapolda Metro Jaya. emoticon-Bata (S)

Rikwanto menambahkan, selain memeriksa 15 saksi polisi juga menyita barang bukti yakni 11 unit CPU emoticon-Bata (S)

Berikut 15 saksi yang sudah diperiksa oleh penyidik:

1. Carini selaku saksi pelapor/investor sebesar 75 juta. emoticon-Berduka (S)
2. Subhi sebagai investor 100 juta. emoticon-Berduka (S)
3. Elyas Pikal selaku investor 15 juta. emoticon-Berduka (S)
4. Nanang Abimanyu selaku Kepala Cabang PT Gradasi wilayah Petir
Tangerang, investasi 20 juta dengan mengajak 20 orang. emoticon-Berduka (S)
5. Parulian Julkarnaen investor 25 juta. emoticon-Berduka (S)
6. Wildal Ridho investor 5 juta. emoticon-Berduka (S)
7. Abu Baharudin investor 20 juta. emoticon-Berduka (S)
8. Andri Supriyanto selaku warga. emoticon-Berduka (S)
9. Siska Kurniawati selaku karyawati PT GAN. emoticon-Berduka (S)
10. Yohana Dewi sebagai istri tersangka Arman Arseto Pendiri PT GAN. emoticon-Berduka (S)
11. Sofia Anggraeni sebagai kasir PT GAN cabang Petir dan selaku investor 10 juta. emoticon-Berduka (S)
12. Johan Martianto, investor 50 juta. emoticon-Berduka (S)
13. H. Wahyudin, investor 150 juta. emoticon-Berduka (S)
14. M. Safi'I, investor 30 juta. emoticon-Berduka (S)
15. Jumadi Yasep, sekurity PT GAN. emoticon-Berduka (S)

Seperti diketahui, belakangan ini maraknya praktek bisnis investasi bodong yang menyeret banyak korban, selain Koperasi Langit Biru (KLB), ada juga kasus yang sama yakni PT Gradasi Anak Negeri (GAN). emoticon-Bata (S)

PT GAN merupakan sebuah perusahaan yang didirikan sejak Januari 2012. Perusahaan ini merupakan perusahaan bisnis investasi produk sarden Kiku. Sejak didirikan hingga saat ini berhasil menjaring 21.000 investor. emoticon-Bata (S)

Kasus penipuan dan penggelapan koperasi gradasi anak Negeri telah dilaporkan ke Polres Tangerang Kota pada 23 Mei 2012 setelah proses pemberian bonus macet, dengan LP/542/V/2012/PMJ/Restro Tangerang Kota. Kemudian 28 Mei 2012, kasus ini dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dan ditangani Subdit Resmob Polda Metro Jaya. emoticon-Bata (S)

Modus dari koperasi ini ialah dengan menawarkan paket investasi atas produk sarden Kiku dengan minimal modal Rp 5juta. Dan para investor ini dijanjikan keuntungan 10 persen dari setoran awalnya pada minggu kedua. emoticon-Bata (S)

Nanti setiap minggu berikutnya, investor kembali mendapatkan keuntungan yang sama hingga bulan ke 52. Namun di bulan April-Mei 2012 lalu, pemberian keuntungan melalui terhambat. Beberapa nasabah tidak dapat mengambil uang lantaran cek yang diberikan pada mereka ternyata kosong. emoticon-Bata (S)

Tak hanya itu, polisi juga menemukan tawaran investasi Sarden Kiku tidak nyata karena tidak menemukan adanya aliran dana untuk pembelian atau pun penjualan sarden dalam laporan keuangan yang disita polisi. emoticon-Bata (S)

Kepolisian telah menetapkan status tersangka terhadap para pengurus dan petinggi Koperasi Gradasi Anak Negeri yakni Hendra Gunawan sebagai Komisaris PT Gradasi Anak Negeri sejak 5 Juni 2012. Ilham Hidayat sebagai Direktur PT Gradasi Anak Negeri sejak Rabu, 6 juni 2012. emoticon-Bata (S)

Tiga tersangka lainnya yang masih DPO. Sedangkan tiga tersangka yang masih DPO ini yakni Arman Arsito sebagai pencetur berdirinya PT Gradasi Anak Negeri, M Rizal sebagai penggerak nasabah dan Sunan Sasongko sebagai penampung dana transfer dari nasabah dan pembelanjaan barang. emoticon-Bata (S)

Terhadap kelima tersangka, dijerat pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. emoticon-Bata (S)



emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S) emoticon-Cendol (S)


emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung


emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2


emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
Sesuatu yang menyalahi ketentuan pasti akan hancur..