alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014833238/semua-info-tentang-mobil-listrik-buatan-insinyur-indonesia
Semua Info tentang Mobil listrik buatan Insinyur Indonesia
Mobil Listrik Nasional Dirancang Insinyur Indonesia
Jakarta - Masyarakat Indonesia sebentar lagi akan memiliki mobil listrik nasional. Mobil kebanggaan Indonesia itu diakui bakal bersaing dengan mobil listrik buatan Toyota, Nissan dan produsen tersohor lainnya di dunia.

Nah, tahukah Anda siapa insinyur dibalik mobil listrik yang lahir di Bogor tersebut. Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama (SAP), Dasep Ahmadi mengatakan desainer bodi hingga insinyur mesin listriknya adalah asli orang Indonesia.

"Tidak ada orang luar yang mengerjakannya. Teknisi dari mana saja? banyak yang dari lokal. Dari ITB, ada juga dari beberapa politeknik di Indonesia. Semua dari Indonesia. Pokoknya lokal," tegas Dasep kepada detikOto.

Ia mengutarakan alasan hanya merekrut orang Indonesia karena menyesuaikan tema dari awal yakni buatan Indonesia. Ia pun menjunjung tinggi slogan tersebut hingga hanya melibatkan anak bangsa yang kreatif dan semangat melahirkan mobil nasional.

"Pada dasarnya mobil tersebut adalah asli buatan Indonesia, semuanya orang lokal," cetus Dasep.

Mobil listrik nasional bisa menampung 4 penumpang. Mobil tersebut diperkuat baterai lithium ion sebanyak 36 buah dengan kapasitas baterai yang mencapai 21 kWh yang mampu berjalan hingga sejauh 130 kilometer dengan sekali isi.

Mobil listrik nasional tersebut sangat fleksibel dan bisa melakukan pengisian di rumah dengan tegangan 220 V dan hanya membutuhkan waktu 4-5 jam hingga baterai tersisi penuh. Sementara dengan cara sistem cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit pada tegangan 220 V.

[URL="http://oto.detik..com/read/2012/06/08/142949/1936358/1207/mobil-listrik-nasional-dirancang-insinyur-indonesia?hlutama"]Sumber[/URL]
Pic Mobil listriknya
Semua Info tentang Mobil listrik buatan Insinyur Indonesia

kalau bisa kesampaian pasti bagus nih,penggunaan BBM bakal lebih sedikit dan polusi udara pun akan berkurang karena asap mobil

yuk kaskuser kita bahas lebih mendalam tentang mobil listrik ini

komen kaskuser yang layak masuk page one

Quote:Original Posted By hokiedokie
mobil listrik tegangan akinya benar 12 volt. tp di seri gan..nanti dptnya skitar 300-400volt. jadi walaupun arus yg dihasilkan kecil. tp lbh efektif karena tegangan kerjanya besar.
klo dilihat dari jumlah akinya skitar 36 buah. jadi perhitungannya 36*12 volt= 432 volt.
21000Wh/432 volt=48.61111Ah (48Ah) untuk kapasitas aki..
jadi masih mungkin klo quick chargenya 30 menit, membutuhkan arus dua kali dari kapasitas aki 21kWh * 2= 42kWh.
sedangkan listrik rumah di indonesia rata2 1300watt. ane jamin jepret tuh MCB agan klo pake quick charge. bahkan yg charge standar 4 jam pun masih membutuhkan daya 21kWh /4 = 5KkWh. masih jepret rumah ane gan emoticon-Cape d... (S)
menariknya bisa kita lihat pemakaian rata2 dalam rupiah.
untuk tarif dasar pln R1 rata2 Rp.800,- per kWh. jadi untuk mengisi penuh baterai2 mobil listrik dibutuhkan 21x800=Rp. 16.800,- ( anggap saja chargenya tidak ada loss emoticon-Big Grin)
maksimal daya tempuh 130km
jadi harga yg agan perlukan untuk perKm =16.800/130 =Rp. 129.230 (Rp. 130.-) coba bandingkan dengan jarak tempuh mobil internal combustion di sini
luar biasa murah tenaga listrik ini. bebas polusi dan bebas ganti oli seumur2.
mungkin masalahnya adalah harus di buat tempat mengisi ulang baterei2 mobil listrik ini sebanyak mungkin. semacam SPBU2 lah, sehingga pemilik mobil listrik tidak kesusahan untuk mengisi ulang mobilnya. masa mau bli mobil listrik harus naikin daya PLN dulu emoticon-Smilie


Quote:Original Posted By Rikcy
buat yg super-optimis:

Rekaman mobil listrik di RCTI


buat yg agak-optimis:
Electric car in Northern Europe

“THE ELECTRIC CAR business is sluggish. Last year only 33 electric cars were sold, of which only two were purchased by private individuals. According to Pasi Kilpelä, an expert at Trafi, the Finnish transport safety agency, there are only five privately owned electric cars in the whole country. The rest are owned by companies or special interest groups. Buyers are put off by high prices. An electric car costs two to three times as much as a car with a combustion engine. Short driving ranges and long charging times also discourage potential buyers. In Norway 1,996 new electric cars were registered last year. Sweden subsidises electric car purchases to the tune of 470 euros. Yet last year only four new electric cars were registered in Sweden.”
Berita-Berita yang berhubungan dengan Mobil Listrik

Garap Mobil Listrik, Dahlan Iskan Panggil Pulang WNI dari Jepang

Quote:Malang - Indonesia akan segera mempunyai tenaga ahli baru dalam pembuatan komponen mesin yang digunakan mobil listrik nasional. Menteri BUMN Dahlan Iskan melobi seorang Warga Negara Indonesia (WNI) ahli pembuat motor untuk mobil listrik nasional yang saat ini tinggal di Jepang.

"Nah saya ketemu seorang anak muda dia sudah 14 tahun di Jepang. Dia punya banyak sekali hak paten di Jepang sana di bidang motor. Dia mau dipanggil pulang," ungkapnya kepada awak media di Malang, Minggu (27/5/2012).

Sebelumnya Dahlan telah memilih 4 pemuda yang akan diadu karyanya untuk membuat protipe mobil listrik nasional tetapi Dahlan kemudian mengatakan jika semua komponen motor pada mobil listrik nasional tersebut dibuat dan berasal dari produk Impor sehingga dia menilai perlu untuk menambah seorang ahli yang memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang motor serta memiliki semangat untuk melahirkan industri motor (komponen mesin) di Indonesia.

"Karena itu saya pikir kalau kita nggak punya industri motor. Nanti mobil kita belum bisa disebut mobil listrik nasional. Maka dari itu saya cari lagi 1 orang yang ahli dalam bidang motor," sambungnya.

Dahlan optimis, jika telah kembali ke Indonesia. Pemuda pilihan mantan bos PT PLN ini dalam 3 bulan telah dapat melahirkan prototipe motor untuk keperluan mobil listrik nasional dan permesinan.

"Ketika prototipe ini sudah diuji baru kita produksi motor secara massal untuk mobil listrik nasional dan industri apapun," sebutnya.

Selain itu, ketika prototipe motor untuk keperluan mesin pada mobil listrik nasional ini telah jadi. Dahlan mempersilakan pihak swasta atau BUMN untuk memproduksinya secara massal.

"Nanti kalau ada swasta yang tertarik silahkan kalau tidak ya BUMN," tutupnya.

Tantangan Mobil Listrik

Sementara itu pembuatan mobil listrik nasional diprediksi akan memakan waktu 1 tahun hingga bisa diproduksi secara massal. Realisasi mobil listrik nasional akan terkendala pada proses pembuatan peraturan.

"Nanti yang paling berat itu soal peraturan. Peraturannya misalnya STNK-nya siapa yang mengeluarkan. Padahal ini kan perlu uji emisi. Tapi dalam UU mobil itu harus ada uji emisi," ujarnya.

Dahlan menjelaskan, bahwa presiden SBY memiliki komitmen yang tinggi untuk merealisasikan mobil listrik nasional ini. Pada acara rapat koordinasi yang membahas pengembangan mobil elektrik dan juga hybrid di Yogyakarta (26/5), Dahlan mengatakan jika presiden SBY meminta supaya dalam 3 bulan perumusan peraturan untuk mobil listrik nasional ini dapat selesai.

"Presiden kemaren sangat tegas. Dalam 3 bulan seluruh peraturan-peraturan ini harus sudah dirumuskan," sambungnya.

Mantan Dirut PT PLN ini menilai, jika dalam waktu 1 tahun mobil listrik nasional telah siap diproduksi secara massal.

"Peraturan 3 bulan selesai dirumuskan, proses pengesahan kemudian fasilitas dan insentif dari Kementerian Keuangan sedang dirumuskan juga kemudian pihak industri juga mempersiapkan juga, kemudian industri motor mempersiapkan juga. Jadi 1 tahun lahirlah," sebutnya.

Selain melahirkan dan memproduksi mobil listrik nasional. Pada saat lahirnya mobil tersebut, akan lahir pula sepeda motor listrik yang menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia. Dahlan menjelaskan untuk mendukung bahan bakar alat transportasi ramah lingkungan tersebut diperlukan pengembangan infrastruktur pendukung secara massal seperti charger kendaraan.

"Infrastruktur itu charger itu harus dibangun besar-besaran," tutupnya.


Komponen Mobil Listrik Nasional Diambil dari 4 Negara
Quote:Jakarta - Mobil listrik nasional siap menggeberak pasar mobil Indonesia dalam waktu dekat. Lalu dari mana komponen mobil listrik nasional. Usut punya usut ternyata beberapa komponen didatangkan dari Amerika Serikat, Korea, dan China.

Pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi menjelaskan tidak seluruh komponen mobil listrik buatan PT SAP adalah racikan industri otomotif lokal.

"Komponen ada beberapa lokal dan luar. Namanya juga awal produksi seperti merek lain awalnya begitu juga. Komponen ada dari Amerika, komponen dari Korea, dan China," tutur Dasep.

Alasan untuk mengimpor dari ketiga negara tersebuta adalah kualitas barang. Beberapa negera tidak dipilih karena kualitas barangnya tidak memenuhi syarat PT SAP.

Sayang Dasep tidak bisa merinci komponen mana saja yang diproduksi di dalam negeri. Namun ia menyakini mobil listrik nasional bakal rampung dalam waktu 1 tahun. Dengan begitu, Dasep mengakui mobil tersebut dengan segera memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Mudah-mudah cepat selesai. Kita sedang uji coba internal, dan dalam waktu dekat akan selesai dan segera diproduksi massal," kicau Dasep.

Lalu berapa harga per unit mobil listrik nasional? Untuk hal ini Dasep enggan berkomentar dengan alasan proses perampungan belum finish. Jika tidak pada waktunya, Dasep akan segera melansir harga resmi mobil listrik tersebut.

"Kalau harga belum final. Masih banyak pembenahan, tunggu," tegas Dasep.


FTUI Ragukan Mobil Listrik
Quote:Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah demam mobil listrik menyusul makin mahalnya BBM. Namun kalangan akademisi di tanah air menilai mobil listrik masih sulit digunakan.

"Bicara mobil listrik itu bicara teknologi. Mobil listrik itu sangat membutuhkan baterai untuk bisa menjalankannya, dan saat ini belum ada teknologi baterai yang canggih dan bisa bertahan lama," kata anggota tim peneliti Fakultas Teknik Universitas Indonesia Hengky Zulkifli Tambunan kepada detikOto.

Keraguan tim FTUI terhadap teknologi baterai yang akan diadopsi di tubuh mobil listrik, kian bertambah dengan sistem charger yang ditawarkan jika menggunakan mobil Listrik.

"Satu lagi masalah yaitu sistem ngecharge. Mengisi baterai itu membutuhkan waktu berapa lama, memang bisa ngecharge sambil berjalan?. Dan konsumen itu harus berhenti terlebih dahulu untuk nge-charge dan itu memakan waktu," katanya.

Meski ada keraguan pada baterainya, Hengky tidak memungkiri penggunaan mobil listrik bisa menjadi solusi kendaraan di masa depan.


Mobil Listrik Nasional Dirilis Akhir 2012
Quote:Jakarta - Derasnya dorongan untuk menghasilkan mobil listrik nasional serta banyaknya dukungan dari pihak luar membuat mobil listrik nasional cepat terkabul. Jika tidak aral melintang, mobil listrik nasional dilepas ke pasar mobil Indonesia akhir 2012.

Keyakinan itu disampaikan oleh pemilik PT Sarimas Ahmadi Pratama, Dasep Ahmadi yang juga memproduksi Mobira kepada detikOto.

"Paling cepat akhir 2012, dan paling lama 2013. Tahun depan sudah dijual bebas," yakin Dasep.

Menurut Dasep, pihaknya kini tengah berusaha keras untuk mewujudkan impian masyarakat Indonesia memiliki mobil listrik nasional. Ia pun berharap realisasi mobil listrik nasional mudah-mudah tak ada kendala dalam pada proses pembuatannya.

"Mudah-mudahan lancar. Apa yang dibutuhkan negara saat ini adalah kendaraan ramah lingkungan dan hemat emisi. Kalau bisa mobil tanpa emisi. Dalam hal ini kita ingin menyediakan," paparnya.

Dasep pun menjelaskan, mobil listrik nasional sangat menunjang kebutuhan masyarakat Indonesia. Pasalnya mobil tersebut bernilai tinggi dalam hal efisiensi karena tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

Sedangkah dari segi perawatan, lanjutnya mobil listrik nasional tersebut cukup rutin ke bengkel setelah melakukan perjalanan 50.000 km.

"Mobil ini hanya menggunakan listrik. Perawatan ke bengkel per 50.000 km," jelas Dasep.

Mobil listrik nasional diperkuat baterai lithium ion sebanyak 36 buah dengan kapasitas baterai yang mencapai 21 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer.

Mobil listrik nasional tersebut sangat fleksibel dan bisa melakukan pengisian di rumah dengan tegangan 220 V dan hanya membutuhkan waktu 4-5 jam hingga baterai tersisi penuh.

Sementara dengan cara sistem cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit pada tegangan 220 V.


Biaya pemakaian mobil listrik dan mobil tradisional(BBM) dari awal s/d akhir

Semua Info tentang Mobil listrik buatan Insinyur Indonesia
Apakah nanti cara salah satu cara isi baterenya seperti beli aqua galon sekarang? dimana batere kosong ditukar dengan batere sudah yang terisi?
Setahuku kapasitas baterai satuannya Ah (Ampere hour).

Bisa juga kWh dengan asumsi tegangan 12V. Berarti baterai nya kapasitasnya
21.000 / 12 = 1.750 Ah? Gaban kali...

CMIIW
Quote:Original Posted By agungks
Apakah nanti cara salah satu cara isi baterenya seperti beli aqua galon sekarang? dimana batere kosong ditukar dengan batere sudah yang terisi?

pakai charger gan kalau baca dari berita

Quote:Original Posted By untaker
Setahuku kapasitas baterai satuannya Ah (Ampere hour).

Bisa juga kWh dengan asumsi tegangan 12V. Berarti baterai nya kapasitasnya
21.000 / 12 = 1.750 Ah? Gaban kali...

CMIIW


emang gede banget ya gan baterenya ?
Quote:Original Posted By agungks
Apakah nanti cara salah satu cara isi baterenya seperti beli aqua galon sekarang? dimana batere kosong ditukar dengan batere sudah yang terisi?


Kalau mau efisien harusnya begitu. Ongkos baterai sudah masuk ke biaya produksi. Paling masalahnya nanti di pemalsuan baterai .... lagi-lagi...

Jadinya tetep pakai SPBU Stasiun Pengecasan Baterai Umum.....
Dengan begitu polusi udara dll bisa lebih dilokalisir di sekitar pembangkit listrik saja. Apalagi kalau pembangkit pakai angin, air, gelombang, panas bumi, dsb...
mantap gan
kita harus menghargai ilmuwan indonesia
kalau tidak, pihak asing akan membajak mereka
emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By untaker
Setahuku kapasitas baterai satuannya Ah (Ampere hour).

Bisa juga kWh dengan asumsi tegangan 12V. Berarti baterai nya kapasitasnya
21.000 / 12 = 1.750 Ah? Gaban kali...

CMIIW


kan pake 36 biji aki, masing² 60 AH kayak aki mobil sekarang. apalagi batere kering ini ukuran sedikit lebh kecil.

kendala terbesar memang di batere dan sistem pengisian ulangnya. tapi kalau sdh diproduksi masal, pasti banyak yg mau riset batere yg lbh tahan lama dan cepat pengisiannya

gak beda kayak batere HP dulu itu lah, dulu kan HP segede balok dan tebal, berat banget. semakin banyak yg diproduksi, sekarang HP semakin kecil baterenya, semakin awet dan chargenya semakin cepet.

yg penting dimulai dulu, kalau nunggu sampai tersedia batere yg ideal ya nggak akan jalan lah proyek ini sampai kapan pun
Quote:Original Posted By KingOsiris
pakai charger gan kalau baca dari berita



emang gede banget ya gan baterenya ?


baterai laptop Li ion umumnya antara 3 - 6 Ah.
Baterai HP jenis android layar lebar semisal SE Arc sekitar 1.2 Ah...

Kalikan aja 1000 buah...
Tapi ya agak wajar juga sih.

21.000 W = 28.16 hp.

buat ngangkat 4 orang, kalau mau sekencang misalnya Vario, maka butuh 20 hp.
Tapi kalau mau sedang2 saja, bisa saja dikasih 10 hp aja.

Nah, dari klaim itu bisa buat 130 km. Asumsi kecepatan rata2 40 km/h, maka baterai tahan 3 jam. Buat ngabisin 21.000 W selama 3 jam, berarti masing-masing jam habis 7 kWh.

Nah, 7000 W = 9.4 hp

Masalahnya gimana convert kWh ke hp? emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By untaker
baterai laptop Li ion umumnya antara 3 - 6 Ah.
Baterai HP jenis android layar lebar semisal SE Arc sekitar 1.2 Ah...

Kalikan aja 1000 buah...
Tapi ya agak wajar juga sih.

21.000 W = 28.16 hp.

buat ngangkat 4 orang, kalau mau sekencang misalnya Vario, maka butuh 20 hp.
Tapi kalau mau sedang2 saja, bisa saja dikasih 10 hp aja.

Nah, dari klaim itu bisa buat 130 km. Asumsi kecepatan rata2 40 km/h, maka baterai tahan 3 jam. Buat ngabisin 21.000 W selama 3 jam, berarti masing-masing jam habis 7 kWh.

Nah, 7000 W = 9.4 hp

Masalahnya gimana convert kWh ke hp? emoticon-Big Grin


gitu ya bro....ga kepikiran sampai sana
tapi kurang efektif juga kalau pemakaian yang hanya 3 jam chargenya bisa sampai 5 jam kalau dirumah atau 30 menit.

nice info gan emoticon-2 Jempol:
Quote:Original Posted By Negosiator
kan pake 36 biji aki, masing² 60 AH kayak aki mobil sekarang. apalagi batere kering ini ukuran sedikit lebh kecil.

kendala terbesar memang di batere dan sistem pengisian ulangnya. tapi kalau sdh diproduksi masal, pasti banyak yg mau riset batere yg lbh tahan lama dan cepat pengisiannya

gak beda kayak batere HP dulu itu lah, dulu kan HP segede balok dan tebal, berat banget. semakin banyak yg diproduksi, sekarang HP semakin kecil baterenya, semakin awet dan chargenya semakin cepet.

yg penting dimulai dulu, kalau nunggu sampai tersedia batere yg ideal ya nggak akan jalan lah proyek ini sampai kapan pun


Betul juga si.

Asumsi baterainya 12V, berarti 1,750 Ah / 36, masing2 48.6 Ah.
Berat mobil paling banyak di baterai ya.

btw, kenapa di Amrik dulu proyek Electric Car dihentikan ya??
bentukny butuh anak2 desen kayanya
masi ada bau2 jepun n korya tapi gpp lah awalan
depan trios, blakang astos . . .

mudah2an ini bukan barang rakitan, dan bener2 RnD anak negeri yaa ,, ,,
Quote:Original Posted By ATHELETE68
bentukny butuh anak2 desen kayanya
masi ada bau2 jepun n korya tapi gpp lah awalan
depan trios, blakang astos . . .

mudah2an ini bukan barang rakitan, dan bener2 RnD anak negeri yaa ,, ,,


kalau komponenya ga semua dari lokal tapi ada yang import masih termasuk barang rakitan atau buatan anak negeri ya gan?
Eniway, asal nantinya harganya terjangkau setara 2x motor lah....
Mungkin banyak peminatnya emoticon-Big Grin

Ane juga mau buat wira wiri ke kantor.

Sekarang kalo ngitung biaya buat charge:
CMIIW gan sebelumnya

Buat listrik 1300 VA, selama ini biaya per kWh (dah termasuk biaya penerangan jalan) Rp 852.

Diketahui:
- Biaya per kWh: Rp 852
- Kapasitas total baterai: 1,750 Ah
- Asumsi tegangan baterai: 12V
- Asumsi efisiensi charging: 75%

> Energi yang dibutuhkan: 1,750 * 12 = 21.000 = 21 kW.
> Buat ngecas dengan rate 1kWh dibutuhkan 21 meter listrik / 0.75 = 28 meter.

> Biaya ngecas = 28 * 852 = Rp 23,856

+ Saat ini, ane pake motor Jupiter MX + BBM Pertamax.
Untuk 130 km, habisnya 2.7 liter = Rp 26,000

Ya masih lebih murah......

CMIIW. Mohon koreksi jika ada kesalahan hitung !
Quote:Original Posted By untaker
Eniway, asal nantinya harganya terjangkau setara 2x motor lah....
Mungkin banyak peminatnya emoticon-Big Grin

Ane juga mau buat wira wiri ke kantor.

Sekarang kalo ngitung biaya buat charge:
CMIIW gan sebelumnya

Buat listrik 1300 VA, selama ini biaya per kWh (dah termasuk biaya penerangan jalan) Rp 852.

Diketahui:
- Biaya per kWh: Rp 852
- Kapasitas total baterai: 1,750 Ah
- Asumsi tegangan baterai: 12V
- Asumsi efisiensi charging: 75%

> Energi yang dibutuhkan: 1,750 * 12 = 21.000 = 21 kW.
> Buat ngecas dengan rate 1kWh dibutuhkan 21 meter listrik / 0.75 = 28 meter.

> Biaya ngecas = 28 * 852 = Rp 23,856

+ Saat ini, ane pake motor Jupiter MX + BBM Pertamax.
Untuk 130 km, habisnya 2.7 liter = Rp 26,000

Ya masih lebih murah......

CMIIW. Mohon koreksi jika ada kesalahan hitung !


ya kalau setara 2x motor ga mungkin lah gan,masa mobil harganya cuma 30-50jt

mobil listrik lagi,tapi kalau bisa mantap banget tuh emoticon-Recommended Seller
Quote:Original Posted By KingOsiris
ya kalau setara 2x motor ga mungkin lah gan,masa mobil harganya cuma 30-50jt

mobil listrik lagi,tapi kalau bisa mantap banget tuh emoticon-Recommended Seller


kalau haganya murah, jalan makin macet gan, orang2 jepang juga bakalan meradang bisa2 cabut investasi dari indonesia dan dipindah ke cina lagi

kalaupun mau dirintis, menurut ane mobnas listrik ga akan terealisasi dalam waktu dekat, infrastrukturnya belum siap
Quote:Original Posted By KingOsiris
kalau komponenya ga semua dari lokal tapi ada yang import masih termasuk barang rakitan atau buatan anak negeri ya gan?


Komponennya ada yg import gpp lah. Ntar pelan2 bikin sendiri.
iPhone 4S aja kameranya CMIIW dari Sony yg juga dipake di Arc & Arc S.
Quote:Original Posted By nenex.rambo
kalau haganya murah, jalan makin macet gan, orang2 jepang juga bakalan meradang bisa2 cabut investasi dari indonesia dan dipindah ke cina lagi

kalaupun mau dirintis, menurut ane mobnas listrik ga akan terealisasi dalam waktu dekat, infrastrukturnya belum siap


Kalo ngecasnya di rumah bisa juga tuh... gak perlu Stasiun Penukaran Baterai Umum.

Tapi in your dream kalau mau ngecas aki 1,750 Ah dalam waktu 30 menit penuh....
Butuh listrik kapasitas besuar itu.
Quote:Original Posted By untaker
baterai laptop Li ion umumnya antara 3 - 6 Ah.
Baterai HP jenis android layar lebar semisal SE Arc sekitar 1.2 Ah...

Kalikan aja 1000 buah...
Tapi ya agak wajar juga sih.

21.000 W = 28.16 hp.

buat ngangkat 4 orang, kalau mau sekencang misalnya Vario, maka butuh 20 hp.
Tapi kalau mau sedang2 saja, bisa saja dikasih 10 hp aja.

Nah, dari klaim itu bisa buat 130 km. Asumsi kecepatan rata2 40 km/h, maka baterai tahan 3 jam. Buat ngabisin 21.000 W selama 3 jam, berarti masing-masing jam habis 7 kWh.

Nah, 7000 W = 9.4 hp

Masalahnya gimana convert kWh ke hp? emoticon-Big Grin


1 pk skitar 900watt gan ciimw.
Quote:Original Posted By KingOsiris
Berita-Berita yang berhubungan dengan Mobil Listrik

Garap Mobil Listrik, Dahlan Iskan Panggil Pulang WNI dari Jepang



Komponen Mobil Listrik Nasional Diambil dari 4 Negara


FTUI Ragukan Mobil Listrik


Mobil Listrik Nasional Dirilis Akhir 2012


Nah sekarang harganya berapa gan ? setau saya mobil listrik gini rada mahal dibanding mobil2 biasa.