Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014729647/sardjono-kartosoewirjo-fpi-obrak-abrik-tempat-yang-tidak-beri-kontribusi
Sardjono Kartosoewirjo: FPI Obrak-abrik Tempat Yang Tidak Beri Kontribusi
Sardjono Kartosoewirjo: FPI Obrak-abrik Tempat Yang Tidak Beri Kontribusi

Sardjono Kartosoewirjo, putra bungsu pendiri DI/TII pernah menyaksikan aksi FPI merusak sebuah tempat hiburan.

Sardjono Kartosoewirjo memiliki penilaian sendiri tentang Front Pembela Islam (FPI). Putra bungsu pendiri Darul Islam/ Tentara Islam Indonesia (DI/TII), Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo itu pernah menjadi saksi bagaimana FPI merusak sebuah tempat hiburan.

Menurut cerita Sardjono yang disampaikan ke Beritasatu.com, awal pekan ini (28/05), saat itu ia berkantor di Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) yang berkantor di Kawasan Niaga Duta Merlin, Jakarta Pusat. Tahun 2007, Sardjono lupa persis harinya, ruko di Duta Merlin digegerkan oleh aksi yang dilakukan FPI, Mereka merusak tempat billiard.

Atas nama menegakkan amar ma'ruf dan nahi mungkar, FPI lalu merusak tempat billiard. "Forum Silaturrahmi Anak Bangsa (FSAB) itu dulu kantornya di Duta Merlin Jakarta. Di depan kantor kita itu ada billiard, cafe, panti pijat plus plus. Tapi yang diobrak-abrik itu yang billiard," kata Sardjono yang juga Wakil Ketua FSAB.

Ia heran karena yang dirusak FPI cuma tempat billiard, padahal tempat billiard itu terbuka. "Wong billiard itu terbuka, kelihatan dari jalan, gelas dan semua barang di situ dipecah. Kenapa panti pijat, night club tidak diobrak-abrik," ujar Sardjono.

Dari kejadian itu Sardjono mengaku heran. "Berarti yang tidak ada kontribusi diobrak-abrik. Saya di sana waktu mereka operasi, saya lihat dari kantor," ujarnya. Sardjono juga mendapat informasi kalau pemilik billiard yang diobrak-abrik itu juga protes ke Kodam, pasalnya mereka sudah lapor ke polisi dan tidak didengar. "Maka dia ke Kodam dan minta FPI dibubarkan. Tapi kata Pangdam menyatakan FPI masih dibutuhkan," katanya.

Gerakan anarkis berlatar belakang agama ini menurut Sardjono sulit dikendalikan. "Karena orang yang jaga night club itu menyusup ke FPI dengan alasan mau tobat. Orang seperti ini nyumbangnya besar. Tapi setelah lama ia mulai mikir darimana sumber makan. Karena tidak ada penghasilan dia balik lagi ke night club. Jadi dia jaga plus pakai seragam FPI. Jadi kalau ada FPI datang obrak-abrik dia tahu temannya," jelasnmya.

Organisasi macam FPI ini, menurut Sardjono, akan beres dengan amplop. "FPI itu kan sporasdis. Kalau dikasih amplop diam juga. Siapin amplop saja akan lewat. Malah dia tahu kapan ada razia. Jadi dia tinggal siapkan amplop. Makanya aman-aman saja night club. FPI anggaran dari mana. Ada yang nasih ya terima saja," katanya.

Gerakan radikal dan intoleran seperti ini, kata Sardjono, menunjukkan ketidakmurnian perjuangan Islam. "Saya tidak melihat perjuangan Islam yang sekarang murni, terutama di level pimpinan. Sekarang itu materi yang berkuasa, yang dihormati yang berduit. Kehormatan harus dibeli dengan duit. Islam itu sesuatu yang mahal. Membeli akhirat pakai jalan Islam itu mahal. Muhammad itu kalau bukan jadi nabi akan jadi raja melanjutkan ayahnya yang penguasa Masjdidil Haram. Nabi saja diperangi, diusir. Jadi kalau tidak bener-bener dipilih Allah untuk memperjuangkan Islam, dia tidak akan kuat dengan godaan materi," ujarnya.

http://www.beritasatu.com/mobile/nas...ontribusi.html
kok gak di komenin beritanya, tar di delete momod lho

kalo soal FPI, udah berita lama kayak gitu, cuman pom2nya yang kebanyakan makan nasi bungkus jadi bebalnya setengah mati
Quote:banned indomie!!!!
ane sih udah tahu tabiat FPI kayak gitu.
wah busuk banget nih ormas.
kalo modusnya kayak gini ngapain juga pake Embel2 Agama?.

sorry gan bukan busuk tapi BBBBBBUUSSSUUUUUKKKKKKKKK banget
FPI imannya bisa ditukar pake amplop.
Tempat main billiard di rusak. Di sebelahnya tempat main otong di biarin aje.
Akhirnya ada sesama ikhwanul muslimin yang berbicara. Memang FPI itu tuhannya = DUIT.
ah..
ini mah sudah semua orang tau...
liat aja tempat tempat diskotik di kawasan kota, apa terjamah??
cuma anehnya di negara ini saja banyak yg entah pura pura tidak tahu atau bloon
Quote:Original Posted By AmierRuddin


Ia heran karena yang dirusak FPI cuma tempat billiard, padahal tempat billiard itu terbuka. "Wong billiard itu terbuka, kelihatan dari jalan, gelas dan semua barang di situ dipecah. Kenapa panti pijat, night club tidak diobrak-abrik," ujar Sardjono.



itukan panti pijat keluarga dan night club keluarga, mosok mo diobrak abrik
wow anak sang imam nongol juga
padahal kan diamanatkan underground. hati2 lo pak
1 cerita dari byk cerita yg ada dimasyarakat. contoh aja tempat2 striptis di night2 club besar mana pernah dilirik sama mereka. Pdhl kan tau sendiri tempat2 itu melanggar agama n adat istiadat juga toh. tanya kenapa! mana batang idungnya fpi gerebek tempat gituan
sungguh keberanian berpendapat yang arus di apresiasi...
Quote:Original Posted By AmierRuddin
Sardjono Kartosoewirjo: FPI Obrak-abrik Tempat Yang Tidak Beri Kontribusi

kata Sardjono, menunjukkan ketidakmurnian perjuangan Islam. "Saya tidak melihat perjuangan Islam yang sekarang murni, terutama di level pimpinan. Sekarang itu materi yang berkuasa, yang dihormati yang berduit. Kehormatan harus dibeli dengan duit. Islam itu sesuatu yang mahal. Membeli akhirat pakai jalan Islam itu mahal. Muhammad itu kalau bukan jadi nabi akan jadi raja melanjutkan ayahnya yang penguasa Masjdidil Haram. Nabi saja diperangi, diusir. Jadi kalau tidak bener-bener dipilih Allah untuk memperjuangkan Islam, dia tidak akan kuat dengan godaan materi," ujarnya.

http://www.beritasatu.com/mobile/nas...ontribusi.html


emang yang nikmatin cuma petinggi2nya aja, kasian anggota bawahnya, cuma dimanfaatin buat buncitin perut petingginya..
rasanya hal itu sudah rahasia umum deh

Hotel Keluarga pasti memberikan kontribusi yang gak kecil tuh
Quote:Original Posted By AmierRuddin


Dari kejadian itu Sardjono mengaku heran. "Berarti yang tidak ada kontribusi diobrak-abrik". Saya di sana waktu mereka operasi, saya lihat dari kantor," ujarnya. Sardjono juga mendapat informasi kalau pemilik billiard yang diobrak-abrik itu juga protes ke Kodam, pasalnya mereka sudah lapor ke polisi dan tidak didengar. "Maka dia ke Kodam dan minta FPI dibubarkan. Tapi kata Pangdam menyatakan FPI masih dibutuhkan," katanya.



Hayooooo....jangan berpikiran buruk dulu, kan udah diajarin di agama

punya mulut kan? tanya ke pimpinannya langsung dong....

takut ya??

keki ya??
wew mantat

hidup FPI
bagaimana FPI bisa hidup tanpa adanya dukungan amplop

lanjutken
Quote:Original Posted By Bakrie brother
Hayooooo....jangan berpikiran buruk dulu, kan udah diajarin di agama

punya mulut kan? tanya ke pimpinannya langsung dong....

takut ya??

keki ya??


mana ada maling ngaku
Quote:agama adalah tempat berlindung paling sempurna
kok gw ga heran ye???pengalaman serupa gw liat pas lg nongkrong di hayamwuruk. Ada sekelompok fpi lewat tp ga ngobrak abrik yg ada disitu
padahal banyak tukang 'daging' lagi mangkal
Quote:Original Posted By roni7704
kok gak di komenin beritanya, tar di delete momod lho

kalo soal FPI, udah berita lama kayak gitu, cuman pom2nya yang kebanyakan makan nasi bungkus jadi bebalnya setengah mati


agan minta di audisi ban ya?? indomie goreng itukan kesukaan ane, kalo ane gak makan indomie, masa ane musti makan mie sedap/supermie??

btw, sdh jd rahasia umum tuh, soal razia pilih kasih yg tercinta ala FPI.... ............
Woogghhhh...

Kalo emang bener, Si Riziq Bakalan ngasih sanksi nggak nih?

Kabei ganti avatar


Jangan terang2an gini dong...ga papa malu2in bangsa di kancah dunia, yang penting duit ngalir



_______________________________________________________
Kunci Pintu Keren dan Canggih
PROMO PRODUK BARU GAN!!