alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014710720/lady-gaga-dng-logika-gagap
LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!(OI LITTLE MON < MASUK LOE SINI!!!!!)
LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!

Alhamdulillah, akhirnya Lady Gaga tidak jadi konser di Indonesia setelah manajemen Gaga sendiri yang membatalkan konser tersebut.
Jujur, Bisa jadi, ada beberapa pihak yang menghembuskan nafas lega karena ngak memutuskan apa-apa. Apalagi, Dubes AS sampai turun tangan menemui DPR dan Polri,
mendorong agar izin konser diberikan. bisa dibayangkan?, bagaimana sulitnya posisi para pengambil keputusan itu. Diizinkan, banyak yang akan marah. Tidak diizinkan,.. waduhh.. Bos Besar sudah turun tangan.

Namun tidak berarti masyarakat Indonesia yang peduli pada keselamatan anak-anak dan keluarga bisa bernafas lega.

PR besar masih menanti karena sejatinya, bukan keseronokan Lady Gaga saja yang menjadi sumber keprihatinan kita semua, melainkan skenario besar di balik ini semua. nah agan-agan perlu tau yang ini..

Pornografi dan homoseksualitas yang dipropagandakan, bukanlah letupan ekspresi seni orang per orang, namun sudah menjadi sebuah jejaring serangan budaya terhadap bangsa kita, apapun agamanya.
Tetapi betapa banyak dari kita yang abai dan tertipu oleh logika-logika yang salah kaprah.

Saya mencatat beberapa logika yang dikemukakan orang-orang di internet seputar kontroversi Gaga. Memang Gaga tidak jadi datang. Tapi, kesalahan logika ini bisa dipastikan akan kembali terulang untuk kasus-kasus lainnya.

Karena itu, kita perlu kritis terhadap logika gagap ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya.

Di antara logika gagap yang disampaikan terkait Gaga:

1. Mengapa sih polisi dan ulama heboh mengurusi Lady Gaga? Urusin hal lain sajalah! Masih banyak hal lain yang lebih penting diurusi!

2. Dangdut koplo merajalela (ngk tau deh ini asalnya dari mana.. nama dan acaranya bnr2 sesuai : Koplo!), yang nonton lebih banyak daripada yang mampu datang ke konser Lady Gaga. Mengapa polisi dan ormas-ormas tidak mengurusi itu semua dan cuma meributkan Gaga? Toh yang nonton Gaga cuma sedikit! mahal lagi tiketnya (sampai ada penggemar yang berhutang untuk membeli tiket konser)emoticon-Cape d... (S)

3. Gara-gara protes keras ormas-ormas radikal, Gaga malah semakin ngetop. Orang-orang yang tadinya tidak kenal Gaga akhirnya jadi tahu dan malah semakin banyak yang mengakses you tube-nya. Ini justru jadi promosi gratis buat Gaga. Sebaiknya gunakan cara-cara ilmiah, damai, dan simpatik!!

Sebelum saya menjawab argumen di atas,
saya mau membawakan analogi dulu. Begini, :

polisi menangkap si A yang korupsi 1 M. Si A marah dan berkata, “Pak Polisi! Saya ini cuma korupsi 1 M, kenapa ditangkap?! Itu si B, si C, si D, korupsinya jauh lebih besar daripada saya! Lepaskan saya, tangkap dulu mereka itu, baru Anda berhak menangkap saya!”

Menurut Anda, logiskah pembelaan yang dilakukan si A? Tidak kan?

Bila Anda mengakui bahwa Gaga memang membawa misi-misi amoral (pornografi, anti-Tuhan, pro-homoseksualitas),

Anda tentu setuju bila polisi dan ulama memang harus menghalangi konser Gaga di Indonesia.
Perkara mengapa polisi dan ulama tidak mengurusi dangdut koplo, itu masalah lain.

Seharusnya polisi dan ulama juga mengurusi dangdut koplo. Lalu mengapa mereka diam saja atas dangdut koplo?
Ya tanya saja sama para polisi dan ulama itu.
Tapi, yang jelas kita tidak bisa menggunakan logika ‘Anda tidak berhak menangkap si A yang korupsi 1 M karena Anda belum menangkap si B yang korupsi 2 M”.

Masalahnya berbeda jika secara esensi, Anda memang tidak mengakui amoralitas Gaga dan tidak peduli, “mau dia siapa, mau lagunya tentang apa, mau bajunya bagaimana, ya urusan dialah!”

Nah!, kalau Anda permisif begitu, case closed. Kita tidak akan sampai pada kesepakatan karena titik tolaknya sudah beda:
saya menolak amoralitas, Anda permisif.
Tapi kalau Anda permisif, Anda ‘kalah’ dengan seorang anak SMP. Anak ini, anak seorang teman saya, berkata menanggapi Gaga, “Mereka itu kan cuma suka lagu dan penampilannya, Bu. Mereka tidak tahu siapa Gaga dan apa isi lagunya.”

Bayangkan, anak SMP saja sudah memahami bahwa ada masalah besar di balik ‘sekedar konser musik biasa’.

Yang jelas, banyak pihak yang sepakat bahwa seni yang diusung oleh Gaga ataupun dangdut koplo sama-sama merusak.
Ini sebenarnya aksiomatis. KPAI, komunitas parenting, psikolog, kaum agamawan, bahkan para pecinta budaya tradisional, sangat geram dengan segala macam tampilan seni yang berbau pornografis/pornoaksi.

Ini karena dampaknya sudah sangat jelas dirasakan. Indonesia adalah pangakses situs porno terbanyak ke-2 di dunia. Survey KPA menemukan data bahwa 62,7% siswi SMP/SMA sudah tidak lagi perawan. Perkosaan terjadi di mana-mana. Ini semua masalah besar yang mengancam bangsa ini.

Banyak pihak yang sudah berteriak-teriak minta perhatian pemerintah, agar masalah ini diselesaikan secara mendasar. Mereka mengadakan seminar-seminar, pelatihan-pelatihan parenting, dll. Tapi, gaungnya sangat kecil. Seperti kata bu Elly Risman dalam wawancara dengan Elshinta, “Kami ini sudah berusaha, tapi kami ibarat cacing yang cuma bisa menggemburkan tanah di sekitar. Perlu air hujan yang menyirami tanah secara keseluruhan. Dan air hujan itu adalah pemerintah.”


Menanggapi argumen, “sebaiknya gunakan cara-cara ilmiah, damai, dan simpatik,” saya ingin bertanya.
Apakah bila protes atas kehadiran Gaga dilakukan dengan diskusi-diskusi terbatas, atau tulisan di koran, gaungnya akan sebesar sekarang? Seperti saya ceritakan di atas, sudah banyak ‘pejuang’ (misalnya bu Elly Risman bersama Yayasan Kita dan Buah Hati dan Bunda Rani Noeman) yang berusaha meminta perhatian pemerintah dan publik atas bahaya pornografi dan propaganda homoseksualitas, tapi toh gaungnya hanya dirasakan oleh kalangan terbatas.

Saya tidak sepakat dengan ancaman kekerasan yang dilakukan oleh ormas tertentu.
Tapi, aksi-aksi demo beberapa ormas menurut saya bukanlah aksi kekerasan. Justru karena aksi-aksi demo itulah, kontroversi Gaga semakin mengemuka, dan itulah yang membuat kepala-kepala saling menoleh dan tersentak. Apa ini? Siapa Gaga? Apa yang membuat dia harus dilarang?

Kalaupun dikatakan aksi-aksi protes dan ancaman ormas terhadap Gaga menjadi promosi gratis bagi Gaga, sebenarnya, ini bagai pedang bermata dua.

Oke, bisa saja, orang yang tidak kenal Gaga akhirnya jadi penasaran dan ingin mencari tahu. Tapi, tanpa kontroversi pun, orang yang tadinya tidak tahu Gaga juga akan tahu karena pastilah televisi juga akan menyiarkannya sebagaimana TV juga menyiarkan berita (bahkan siaran ulang) konser-konser artis lainnya. Jika tidak ada aksi-aksi protes, mereka akan tahu juga, tapi tahu tanpa wawasan. Mereka mungkin akan menerima Gaga begitu saja, tanpa tahu apa yang sebenarnya sedang dipropagandakan Gaga.

Justru dengan adanya kontroversi ini, peluang untuk kembali mengangkat wacana soal moralitas, penguatan pondasi keluarga, dan diskusi anti homoseksualitas menjadi semakin terbuka. Orang-orang yang semula tidak ngeh pada kenyataan bahwa propaganda homoseksualitas sedemikian gencarnya dilakukan oleh banyak pihak, kini menjadi tersadarkan.

Para orang tua yang tadinya tidak tahu dan merasa aman-aman saja mendengar nama Lady Gaga, akhirnya tahu bahwa ternyata lirik-lirik lagunya berbahaya dan bisa meracuni otak anak-anak mereka.

Di sini, saya melihat, gonjang-ganjing Gaga, meskipun di satu sisi boleh dikatakan promosi gratis bagi si Gaga, tapi di sisi lain malah membantu upaya para pendekar parenting, pemerhati budaya, kaum agamawan, dll yang selama ini dicuekin itu, untuk membangkitkan kesadaran banyak orang mengenai bahaya yang sedang mengancam generasi muda kita.

Mudah-mudahan, kontroversi ini menyadarkan pemerintah juga, agar lebih aktif lagi, tidak sekedar mengomentari Gaga, tetapi juga mengambil langkah nyata, termasuk melarang pementasan artis lokal yang mengandung pornografi dan pornoaksi.

Menurut kamus, Gaga berarti ‘gila, pikun, loyo, atau berotak kosong’. Mudah-mudahan, diskusi masalah Gaga ini membuat kita terhindar dari kegilaan dan kebodohan; dan mampu mengkritisi beberapa logika gagap yang dikemukakan banyak pihak atas nama kebebasan bicara dan berekspresi.

Semoga Bermanfaat Gan... emoticon-I Love Indonesia (S)
asdasdasdasd. mantra berhasil

Bener gan, korupsi aja masih banyak yang belom ketangkep tuh emoticon-Cape d... (S)
Kayaknya lady gaga cuma buat pengalih perhatian kita aja deh emoticon-Cape d... (S)
Panjang amat gan
bingung ane bacanya emoticon-Bingung
ane tinggal jejak dulu ntar ane baca lagi
lady gaga gagap juga ya gan ??? sodara nya azis gagap donk gan ?????emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)emoticon-Ngakak (S)
tpi ane kasih special nih buat agan emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star




-----------------------------------------
LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!

Dapatkan extra 500-1000 followers GRATIS untuk pembelian paket apapun. Gunakan Ref. ID: wielda
stuju sma si agan emoticon-2 Jempol
wkwkk..

Lady gagal Gan...emoticon-Smilie

LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!
biar gak ada kejadian kayak gini lagi,kita emang perlu membekali diri ama orang lain juga ama logika yang bener,,

Quote:
mampir ke lapak ane gan

#Stiker keyboard korea

#Kopi Luwak asli Pagar Alam SUMSEL (luwak liar bukan ternak)

#tinta refill bisa buat art paper kualitas mantap

#Mukena Batik Lukis Exclusive asli pekalongan

#DVD atau VCD murottal terjemah al-Qur'an

#Happy Call Asli Korea Murah
ijin nyimak gan he3.. emoticon-I Love Indonesia (S)
no komen lah , serba salah dengan oknum2 kita

LADY GAGA dng LOGIKA GAGAP!
Like This Gan, akan saya quote kan thread agan di thread pembela ledi gaga supaya mereka terbuka matanya emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
hmmm... nice inpoh gan... emoticon-Traveller emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir2
lady gaga tuh icon dunia ibarat kata laba2 klo mau dibunuh ya kepalanya duluan jadi kaki kakinya ikut mati juga

Quote:[CENTER]Lihat di sini untuk info promo, event, traffic, diskon, dll[/CENTER]
one simply question....kenapa negara2 asia-tenggara yang pernah di sambangi lady gaga kaga jadi negara ancur ? seperti yg di takutkan penulis...
Ane setuju dengan opini agan.
Semoga kita semua menyadari ada hal yang lebih penting dan lebih bermanfaat buat diri dan kehidupan kita, dibandingkan sesuatu yang "katanya" SENI atau hiburan dll. Perlu memproteksi diri kita, keluarga kita, anak2 kita serta masyarakat kita.
Thanks gan, keep share!

emoticon-Shakehand2
Quote:Original Posted By mdsetiawan86
Like This Gan, akan saya quote kan thread agan di thread pembela ledi gaga supaya mereka terbuka matanya emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin


ane mencoba menjawab dengan logika sederhana gan.. thanks b4 gan.emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:Original Posted By wower
Ane setuju dengan opini agan.
Semoga kita semua menyadari ada hal yang lebih penting dan lebih bermanfaat buat diri dan kehidupan kita, dibandingkan sesuatu yang "katanya" SENI atau hiburan dll. Perlu memproteksi diri kita, keluarga kita, anak2 kita serta masyarakat kita.
Thanks gan, keep share!

emoticon-Shakehand2

nah itu dia gan, pondasi keluarga itu penting banget, ane yakin diantara2 agan ini udah ada yang jadi orang tua, or at least kaka deh, mungkin punya ade yang masih kecil.

Kita ngk perlu takut sama hal yang begini-begini yang penting kita udah memproteksi diri dan keluarga.. amin.
ane ngga suka lad gaga... mati pun ane ngga peduli
masih blm paham jg nich emoticon-Mewek
wah yang ane tau dari Lady Gaga cuma kostum nya yang aneh" aja