Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014265181/ustadz-ar-rozi-tolak-nuklir-harga-mati
Ustadz Ar-Rozi: Tolak Nuklir Harga Mati
Aksi Bersama Do’a Rakyat BaBel Menolak PLTN

Rakyat BaBel melakukan aksi do’a bersama menolak PLTN yang menjadi headline di salah satu surat kabar lokal: BaBel Pos Edisi Senin 30 April 2012.

Aksi ini berlangsung di lokasi tower seismograf BATAN di Muntok, Bangka. Warga berdo’a agar Bapak Gubernur Eko Maulana Ali terbuka hatinya untuk mendengarkan aspirasi rakyat. Mereka melakukan ini karena merasa Gubernur telah mati rasa karena tidak lagi mendengarkan rakyatnya.


Aksi ini juga diikuti oleh beberapa LSM lokal dan nasional seperti: Gempar, Geram, PPD, dan WALHI. Seperti yang dikatakan oleh salah satu perwakilannya:

Quote:“PLTN tetap menjadi mesin pembunuh masal bukan merupakan pembangkit listrik alternatif”.


Ustadz Ar-Rozi yang ikut membimbing do’a turut mengatakan:

Quote:“Tolak PLTN adalah harga mati bagi kami.”

“Masyarakat sudah cukup bersabar dengan kehadiran BATAN. Dari mulai sosialisasi, masyarakat sudah menolak kehadiran PLTN. Namun berkat dukungan pemerintah daerah, maka tower (seismograf) itu bisa berdiri.”

“PLTN sendiri bukan merupakan sumber listrik alternatif, namun mengancam ribuan nyawa di pulau Bangka ini”

“Janganlah jadi pemimpin yang zolim. Dengarkan keinginan masyarakat. Jabatan itu tidak akan kekal.”


Ustadz Ar-Rozi pun berpesan kepada masyakat yang hadir pada do’a bersama agar giat shalat malam dan meminta doa kepada Allah SWT agar PLTN tidak jadi.


Walhi, Organisasi berskala nasional dengan koordinatornya Ari yang ikut hadir pula bersama masyarakat, mengajak pemerintah daerah untuk melakukan adu pemaparan PLTN bersama. Karena Walhi juga mampu mendatangkan pembicara nasional maupun internasional. Bukan hanya Walhi (yg berskala nasional) yang menolak PLTN. Namun organisasi internasional pun ramai menolak PLTN.


Aksi bersama rakyat Babel ini merupakan buntut dari pernyataan Menristek yang mengatakan 50 persen masyarakat Bangka setuju dengan pembangunan PLTN di salah satu media nosial yang terbit pada tanggal 24 April 2012.

Quote:“Darimana mereka mengambil persetujuan itu? Jadi kami harap warga jangan terprovokasi dari statement menyesatkan itu. Karena ini salah satu cara pemerintah untuk mengadu-domba masyarakat”

Sulastri salah satu warga kampung dimana tower seismograf BATAN berada menceritakan:
Quote:
“Setiap hari masyarakat selalu bercerita dan merasa cemas.”

Oleh karena itu dia meminta agar BATAN segara angkat kaki dari kampung sini dan jangan menampakkan batang hidungnya kembali.

“Selama ini masyarakat sekitar hidup rukun damai. Namun dengan kehadiran BATAN membuat masyarakat terusik.”


Aksi isi diawasi ketat oleh Tim gabungan. Terdiri dari jajaran Polres Bangka Barat yang langsung dipimpin oleh kepalanya: Bapak Kapolres AKBP Solihin SIK MH dibantu Personil dari jajaran Koramil Muntok.



Quote:Komentar Ane:
Ternyata kenyataan di lapangan berbeda dengan ucapan menristek
Berita ini valid

BaBel Pos adalah koran lokal edisi cetak, bukan koran online. Saya berikan link diatas ke babelpos.net (mirror jawa pos grup), karena kalau ga pakai link vbot otomatis akan memblok beritanya. Ga semua berita itu online ya.

Konfirmasi langsung berita ini ke redaksi@babelpos.net

screenshot
Ustadz Ar-Rozi: Tolak Nuklir Harga Mati
Selama masih ada Sumber energi alternatif lain nuklir emang blom perlu direalisasikan. Kalo cuman sebagai bahan pembelajaran saya pikir no porblemo
serahkan ada ahlinya

ga usah pake dalil agama juga yah buat nolak sesuatu
jangan ngasi harga sembarangan, pak.

tar disuruh bayar matek dah.
Quote:Original Posted By REVO32
Selama masih ada Sumber energi alternatif lain nuklir emang blom perlu direalisasikan. Kalo cuman sebagai bahan pembelajaran saya pikir no porblemo


iya gan revo, tapi disini kita dipaksa gan. jadi ga damai. pemerintah mau apa rakyatnya mau apa.
Quote:Original Posted By kabei
serahkan ada ahlinya

ga usah pake dalil agama juga yah buat nolak sesuatu


ahlinya? yang dimaksud gan bei pasti orang-orang BATAN dan pengawasan super ketat dari IAEA kan?
Quote:Original Posted By japek
ahlinya? yang dimaksud gan bei pasti orang-orang BATAN dan pengawasan super ketat dari IAEA kan?


la iya dunks, kalo ngomongin nuklir percaya ke ilmuwan batan yang terakreditasi internasional apa percaya LSM yang kuliah aja mungkin ga lulus???

kalo ngomongin muamalah/iptek percaya ilmuwan apa ustad???


*sekarang aja nolak pake dalil agama, ntar kalo dah jadi dan sukses diklaim lagi bahwa teknologi "A" sukses karena udah tercantum dalam kitab
Quote:Original Posted By kabei
la iya dunks, kalo ngomongin nuklir percaya ke ilmuwan batan yang terakreditasi internasional apa percaya LSM yang kuliah aja mungkin ga lulus???

kalo ngomongin muamalah/iptek percaya ilmuwan apa ustad???


*sekarang aja nolak pake dalil agama, ntar kalo dah jadi dan sukses diklaim lagi bahwa teknologi "A" sukses karena udah tercantum dalam kitab


kalau ngomongin nuklir jelas ane jelas percaya ke ilmuwan batan dong, akreditasi yang mereka dapat juga bukan sesuatu yang sifatnya ecek-ecek

kalau ngomongin iptek jelas ane lebih percaya dengan ilmuwan, lha wong itu bidang mereka
Quote:Original Posted By kabei
serahkan ada ahlinya

ga usah pake dalil agama juga yah buat nolak sesuatu


Sikap mengabaikan Ulama seperti inilah yang menyebabkan penolakan di jawa yang didukung pula oleh fatwa haram PLTN dari Ulama. Apa iya sikap seperti masih dipertahankan?
Quote:Original Posted By muntok
iya gan revo, tapi disini kita dipaksa gan. jadi ga damai. pemerintah mau apa rakyatnya mau apa.


Termasuk warga ya gan?

mayoritas menolak PLTN kah?
kepengaruh kampanye ormas twolol eropa kya green peace
dasar greenpipis mbawa paham kbencian nuklir yg ngak bdasar
Quote:Original Posted By berylucu
Termasuk warga ya gan?

mayoritas menolak PLTN kah?


Iya gan anggota DPRD juga ikut menolak nanti deh kalo ada waktu ane tulis disini juga proses di DPRD babel. Mohon dukungannya gan. Bahaya nuklir bisa menjangkau pulau-pulau lain.
Quote:Original Posted By muntok
Sikap mengabaikan Ulama seperti inilah yang menyebabkan penolakan di jawa yang didukung pula oleh fatwa haram PLTN dari Ulama. Apa iya sikap seperti masih dipertahankan?


oh yang di jawa yah
jadi inget ceritanya gini.....

ada LSM, datang ke jepara.
tuh LSM dateng ke pesantren pesantren kampung dimana santrinya fanatik sama kiainya dan kiayinya (sorry) ga gaul sama perkembangan teknologi (internet dan sebagainya).
LSM dateng, ngasih bantuan buat ngerehab sebagian pesantren sambil cerita kalo PLTN itu berbahaya dll.

akhirnya ketika orang batan datang (belum sempat ngomong), langsung kiainya bilang "PLTN harammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........."

selesai.....
au ah gelap

yang nentuin mati apa ngga kan bukan PLTN
Quote:Original Posted By kabei
oh yang di jawa yah
jadi inget ceritanya gini.....

ada LSM, datang ke jepara.
tuh LSM dateng ke pesantren pesantren kampung dimana santrinya fanatik sama kiainya dan kiayinya (sorry) ga gaul sama perkembangan teknologi (internet dan sebagainya).
LSM dateng, ngasih bantuan buat ngerehab sebagian pesantren sambil cerita kalo PLTN itu berbahaya dll.

akhirnya ketika orang batan datang (belum sempat ngomong), langsung kiainya bilang "PLTN harammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........."

selesai.....



Lah kok nyalahin orang lain yang sowan ke Ulama? Ga pernah berpikir untuk nyalahin pemerintah yang arogan? intropeksi kenapa fatwa bisa keluar?
nuclear mah terlalu bahaya jdi sduah swajar y di tolak, jepang ja yg pd jago di bidang nuklir klabakan klo bocor...
Quote:Original Posted By kabei
oh yang di jawa yah
jadi inget ceritanya gini.....

ada LSM, datang ke jepara.
tuh LSM dateng ke pesantren pesantren kampung dimana santrinya fanatik sama kiainya dan kiayinya (sorry) ga gaul sama perkembangan teknologi (internet dan sebagainya).
LSM dateng, ngasih bantuan buat ngerehab sebagian pesantren sambil cerita kalo PLTN itu berbahaya dll.

akhirnya ketika orang batan datang (belum sempat ngomong), langsung kiainya bilang "PLTN harammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........."

selesai.....


bwahahahahhahahaaaaaaa....

untung ente ga sampe dibilang haram bei, ntar br sampe terminal disamperin dibilang "kabei haram"
Quote:Original Posted By kabei
oh yang di jawa yah
jadi inget ceritanya gini.....

ada LSM, datang ke jepara.
tuh LSM dateng ke pesantren pesantren kampung dimana santrinya fanatik sama kiainya dan kiayinya (sorry) ga gaul sama perkembangan teknologi (internet dan sebagainya).
LSM dateng, ngasih bantuan buat ngerehab sebagian pesantren sambil cerita kalo PLTN itu berbahaya dll.

akhirnya ketika orang batan datang (belum sempat ngomong), langsung kiainya bilang "PLTN harammmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm........."

selesai.....


LSM-LSM gajebo itu memang makin banyak saat ini

tapi jika LSM itu diminta memberi alternative sumber energi mereka bisa memberi solusi apa gak ya?
Quote:Original Posted By muntok
Lah kok nyalahin orang lain yang sowan ke Ulama? Ga pernah berpikir untuk nyalahin pemerintah yang arogan? intropeksi kenapa fatwa bisa keluar?


fatwa keluar karena kiayi kampung itu kolot, ga pernah buka internet
la wong buku kotbah aja cetakan jaman jebot masih dibaca pas kotbah jumat kok


*oh ya, orang kek situ harus konsisten dung, kalo anti pltn ya harus anti secara total
jangan ntar kalo ada negara favorit punya nuklir trus teriak teriak "hancurkan israel"
×