alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000014129018/fr-petualangan-seru-body-rafting-di-green-canyon
[FR] Petualangan SERU, Body Rafting di GREEN CANYON
Diantara banyak tempat yang pernah saya kunjungi sampai sekarang, bisa dibilang petualangan di Green Canyon ini yang paling berkesan. Green Canyon ini bukan nama tempatnya, melainkan sebuah sebutan yang diberikan oleh seorang wisatawan Prancis yang mengunjungi tempat ini sekitar tahun 1993. Nama aslinya adalah Cukang Taneuh (Jembatan Tanah), sebuah aliran sungai yang terletak di daerah Cijulang, dekat Pangadaran (6 jam dari Bandung, perbatasan dengan Cilacap). Disebut Green Canyon karena tempat ini menjadi hijau di musim tertentu, baik pepohonan maupun aliran air sungainya.

Spoiler for "Visit Green Canyon":


Untuk menikmati keindahan Green Canyon, para penjelajah akan melakukan Body Rafting, yaitu mengarungi jeram dengan baju pelampung dan membiarkan tubuh terbawa arus sungai secara perlahan. Mirip arung jeram dengan perahu karet itu, tapi kali ini tanpa perahu dan hanya memakai baju pelampung saja. Perjalanan mengarungi Green Canyon ini biasanya makan waktu 5-6 jam. Ada beberapa tempat yang tidak bisa dilalui dari air, jadi harus sedikit manjat-manjat dan jalan kaki.

Untuk ke Green Canyon ini, saya cari info dulu. Dari kaskus sy dpt kontaknya Mas Marli
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8530987
Dan akhirnya saya berada di Green Canyon dan Pangadaran selama 3 hari, 22-24 Juli 2011.

BATU KARAS

Tim petualangan kami terdiri dari 4 bujangan penggembira, kami berangkat dari Jakarta dengan mobil pribadi, dan menempuh perjalanan sekitar 8 jam untuk sampai di tujuan. Pagi-pagi kami berangkat dan sampai di desa Cijulang sudah sore, dan untuk memudahkan aktivitas kami memesan penginapan di sana. Kami menginap di sebuah penginapan sederhana di Pantai Batukaras.

Spoiler for "Pantai Batukaras":


Karena hari masih sore, kamipun mencoba jalan-jalan disekitar Pantai Batukaras. Ada dua pantai yang pemandangannya cukup istimewa menurut saya. Yaitu Pantai Batukaras itu sendiri dan satu lagi Pantai Legok Jawa, yang letaknya sekitar 10 kilo dari Batukaras.

Spoiler for "Pantai Legok Jawa":


Malam harinya….terjadi hal yang tidak diharapkan, yaitu HUJAN DERAS. Karena hujan deras, kami sempat khawatir tidak bisa mengarungi Green Canyon, air sungainya menjadi deras dan membahayakan.

GREEN CANYON

Pagi harinya, kami ditelp oleh pemandu kami bahwa Green Canyon tetap bisa dijelajahi dan aman, hanya saja airnya tidak hijau jernih seperti promosi wisata. Melainkan jadi keruh kecoklatan akibat hujan deras semalaman. Dia mengkonfirmasi ulang untuk tetap ikut atau batal. Karena sudah terlanjur datang, kami tetap ikut walaupun keindahan pemandangannya jadi berkurang.

Spoiler for "Green Canyon setelah hujan":


Kami pun di briefing singkat oleh pemandu kami di basecamp Kisunda Adventure, Pak Abdul, tentang prosedur keselamatan yang harus diikuti oleh peserta. Dan kami berempat digabungkan dengan beberapa peserta lain dari Depok. Lalu kemudian kami semua diangkut dengan mobil pickup menuju lokasi start body rafting.

Spoiler for "Diangkut Pickup ke Starting Point":


Ternyata kami dibawa ke atas bukit, dan dari sana kami harus sedikit berjalanan menuruni jalan setapak yang curam untuk menuju ke sungai. Semua peralatan elektronik kami, kamera dan handphone semua dimasukan kedalam sebuah tas ransel kedap air (dry bag) dan dibawa oleh pemandu kami.

Spoiler for "Jalur Treking menuju sungai":


Awal starting point, arus sungainya masih tenang, malah sangat tenang sehingga kami harus sedikit berenang supaya bisa gerak. Dan kami membiarkan tubuh terbawa arus secara perlahan. Pemberhentian pertama kami adalah GOA KELELAWAR. Tempat ini dicapai kurang lebih 30 menit setelah permulaan tadi.

Spoiler for "Goa Kelelawar":


Kami pun istirahat sebentar, sambil dengar cerita-cerita dan latar belakang dari Green Canyon ini dari pemandu kami. Ternyata dulunya, ribuan tahun lalu, Green Canyon ini adalah sebuah goa besar. Kemudian karena gempa besar, goa ini runtuh dan batu-batu stalaktiknya itu menjadi batu-batu besar yang di sungai.

Spoiler for "batu-batu besar Green Canyon":


Sambil mendengar cerita, kami mulai mengambil gambar sekitar.

Spoiler for "pemandangan sekitar Goa Kelelawar":


Goa Kelelawar ini, didalamnya memang banyak kelelawar. Petani setempat sering masuk ke dalam untuk mengumpulkan kotoran kelelawar sebagai pupuk bagi tanaman. Dan jika ditelusuri ke dalam goa, bisa menembus ke sisi bukit lainnya.

Setelah beristirahat kurang lebih 20 menit, kami melanjutkan perjalanan. Setelah melewati goa kelelawar, arus sungai mulai sedikit kencang dan makin banyak batu-batu besar di tengah sungai. Dan kami sampai disatu tempat yang arusnya deras dan harus dilewati dengan menggunakan tali pengaman.

Spoiler for "menyeberang dengan tali":


Pemandu kami membuka jalan dengan menyeberang dulu, kemudian mengikatkan tali ke sebuah batu besar. Dan kami satu-persatu menyeberang dengan ditarik tali pengaman tersebut melewati arus jeram yang deras. Untuk melompat ke arus yang deras, hidung harus ditutup supaya tidak kemasukan air.

Spoiler for "melompat ke dalam air":


Setelah semua sudah menyeberang, kami kembali lagi mengarungi arus yang tenang. Ada sebagian rute yang mengharuskan kami jalan kaki naik turun bebatuan, karena sungainya terlalu dangkal untuk dilewati dengan body rafting. Dan sekitar 2 jam kemudian, kami sampai di perberhentian berikutnya untuk menikmati snack dan sambil ngopi menghangatkan badan dan merilekskan otot-otot yang tegang.

Spoiler for "tempat peristirahatan":


Pemandu kami mengeluarkan panci dan briket berbentuk sebagai bahan bakar. Dan acara ngopi dan snack dimulai. Sekitar 15 menit kemudian, ternyata ada rombongan lain yang menyusul kami dan kami pun berbagi tempat peristirahatan. Sambil istirahat kami foto-foto pemandangan sekitar sebagai kenang-kenangan.

BERSAMBUNG…

Kunjungi Blog saya, berisi catatan perjalanan, info kuliner, dan info menarik lainnya
http://titozheng.wordpress.com/categ...-pangadaran-1/
GREEN CANYON

Pada bagian sebelumnya, kami sudah mulai merasakan debar-debar jantung mengarungi jeram di Green Canyon. Bagi yang pertama kali merasakan, apalagi yang tidak bisa berenang, pasti ada rasa was-was, dan juga penasaran. Dan ternyata itu HANYA PEMANASAN. Tapi jika mengikuti prosedur keamanan dan mengikuti instruksi dari pemandu, maka aktivitas body rafting ini 100% AMAN.

Spoiler for "view Green Canyon":


Di tempat peristirahatan untuk snack siang dan ngopi, kami bersantai cukup lama. Kurang lebih ada 30 menit, karena harus menunggu air mendidih buat seduh kopi. Kopinya diseduh dengan gelas besar dan kami nikmati bersama dari mulut ke mulut, sungguh indah sekali kebersamaan.

Spoiler for "ngopi sejenak utk hangatkan badan":


Setelah cukup istirahatnya, kami melanjutkan perjalanan. Dan yang seru dari tempat peristirahatan ini adalah arusnya yang deras. Jadi setelah istirahat, kembali jantung kami dipacu. Untuk masuk ke arus deras ini harus melompat sekuat tenaga, supaya jatuhnya pas ditengah sungai dan tidak nyangkut di tepian. Dan tentu saja hidung tetap harus ditutup jika masuk ke arus yang deras.

Spoiler for "nyebur setelah istirahat":


Dan beberapa saat kemudian, kami memasuki arus yang tenang. Disini kami mulai membentuk barisan manusia terapung dan bermain kereta-keretaan. Seru dan unik sekali rasanya.

Spoiler for "kereta-keretaan":


Arus yang tenang itu akhirnya membawa kami ke suatu tempat yang harus sedikit manjat-manjat, yaitu tempat yg disebut goa hujan abadi.

Spoiler for "hujan abadi":


Disebut demikian karena sepanjang tahun, ada air tanah yang merembes dari akar pohon di tebing dan menetes turun kebawah. Airnya cukup bersih kok, bisa diminum langsung.

Tempat ini memang harus manjat, karena tidak bisa dilalui dengan cara body rafting. Arusnya terlalu deras dan berkelok-kelok. Kalo nyangkut repot, tidak ada tempat buat pijakan kaki, walaupun tidak berbahaya tapi bakal sakit terbentur dengan batu.

Spoiler for "spot yang berbahaya":


Di tempat yang susah dilalui ini, ada satu lorong yang bau sekali. Karena disana banyak bangkai kepiting kecil yang bertumpukan. Kepiting kecil ini benar-benar kecil, hanya sebesar semut merah. Mungkin memang disana sarang mereka, karena banyak sekali jumlahnya. Dinding tebing terlihat seolah hidup dan bergerak.

Spoiler for "tempat bau":


Dan setelah melewati tempat yg bau tadi, kami kembali nyemplung ke arus yang tenang sambil bermain kereta-keretaan. Dan arus tersebut membawa kami ke suatu tempat yang sering dimanfaatkan untuk loncat indah dari ketinggian.

Spoiler for "spot loncat indah":


Tingginya kurang lebih 10 meter dan ketika melompat, ada suatu sensasi tersendiri seolah jantung berhenti berdetak untuk 1-2 detik. Dan tiba-tiba tubuh sudah berada di dalam air. SERU!!!

Spoiler for "lompat indah":


Dan ternyata lompatan spektakuler itu mengakhiri petualangan di Green Canyon. Karena beberapa saat kemudian, kami pun sampai di ujung lintasan. Dan perahu motor sudah menunggu kami untuk dijemput kembali ke basecamp. Di basecamp, kami membersihkan badan dan menikmati hidangan makan siang (yg kesorean) ala kadarnya yang sudah disiapkan tour leader kami. Setelah itu kembali ke penginapan dan beristirahat.

Keesokan harinya, kami menghabiskan hari terakhir di daerah Pangadaran untuk menikmati Pantai Pangadaran yang terkenal itu.

BERSAMBUNG…

Kunjungi Blog saya, berisi catatan perjalanan, info kuliner, dan info menarik lainnya
http://titozheng.wordpress.com/categ...-pangadaran-2/
PANTAI PANGADARAN

Setelah seharian mengarungi Green Canyon, pada hari ketiga ini kami bersantai untuk menikmati keindahan alam di Pantai Pangadaran. Pantai ini pasirnya kecoklatan dan pasirnya halus, air lautnya kebiruan dan di tempat yang agak dalam airnya jernih seperti kolam renang. Mungkin karena Pangadaran ini di pantai selatan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, maka airnya lebih bagus.

Spoiler for "Pantai Pangadaran":


Pantai Pangadaran ini merupakan daya tarik utama kabupaten Ciamis, disepanjang pantai banyak penginapan murah. Banyak wisatawan asing yang berkunjung ke sini juga.

Spoiler for "Turis Asing":


Kami tidak berlama-lama di Pantai Pangadaran, hanya sekedar untuk makan siang saja. Setelah makan kami masuk ke cagar alamnya dan dan pantai Pasir Putih. Di tepian pantai Pasir Putih, banyak terdapat pohon bakau yang rindang. Pengunjung memanfaatkan kerindangan pohon untuk bersantai, gelar tikar dan tiduran. Bule-bule juga ikutan berjemur disini hanya mengenakan bikini saja.

Spoiler for "pantai pasir putih":


Pantai Pasir Putih ini airnya jauh lebih jernih daripada air yang ada di Pantai Pangadaran. Banyak orang yang memanfaatkan untuk snorkling. Kami tidak lama-lama di pantai, kami lebih tertarik untuk menjelajahi hutan cagar alamnya. Di cagar alam ini, banyak kawanan kera dan rusa.

Spoiler for "Rusa di Cagar Alam":


Salah satu tempat yang menarik di cagar alam ini adalah Goa Jepang. Disebut demikian karena memang dibangun oleh tentara Jepang pada masa Perang Dunia ke-2 sebagai tempat perlindungan. Dindingnya terbuat dari semen, dan ada satu bilik didalamnya sebagai gudang senjata.

Spoiler for "Goa Jepang":


Kami kemudian semakin masuk kedalam hutan. Ternyata dalam hutan ini suasananya sangat adem, sejuk, dan bisa terdengar bunyi serangga dan kicauan burung. Di dalam hutan ini ada perkampungan monyet, kehidupan kawanan monyet ini benar-benar mirip manusia primitif. Mereka berkelompok, ada yang mencari kutu, dan anak-anak kera kejar-kejaran. Sedangkan seekor kera jantan yang besar hanya duduk saja, mungkin semacam kepala suku.

Spoiler for "Masuk ke Dalam Hutan":


Didalam hutan, kami menemukan pohon yang unik. Pohonnya sangat tinggi dan bentuk dasarnya sangat aneh, seperti papan. Disebut sebagai AKAR BANIR, yaitu akar yang mencuat ke permukaan tanah, dengan fungsi utama untuk menyerap lebih banyak sari makanan dan menguasai lahan.

Spoiler for "Akar Banir":


Semakin masuk ke hutan, ternyata arahnya menuju ke sebuah bukit. Kami mengikuti jalan setapak naik bukit itu.

Spoiler for "Jalan Setapak Naik Bukit":


Setelah puluhan langkah mendaki bukit dan sampailah kami di suatu goa besar yang alamiah, disebut Goa Lanang. Goa tersebut sangat gelap, dan luas, tapi pendek saja. Dinding goa itu banyak terdapat batu-batu kristal, yang apabila disorot lampu senter maka akan terlihat berkelap-kelip. Sangat indah…

Spoiler for "Goa Lanang":


Dan ternyata Goa Lanang itu merupakan bagian paling dalam dari cagar alam Pangadaran. Kami mengakhiri perjalanan, dan dari Pantai Pangadaran segera kembali ke Jakarta.

~ END of JOURNEY ~

Quote:Tips Perjalanan
1. Siapkan obat anti mabuk, atau minum tolak angin sebelum berangkat. Perjalanan cukup jauh, 8-9 jam dari Jakarta.
2. Sabun cair dan shampo bisa dibeli di minimarket terdekat, jadi cukup siapkan handuk kering dan pakaian pengganti.
3. Bawa sendal gunung yang nyaman dan kualitas lumayan, kalo pakai yg murahan nanti putus di tengah jalan sangat merepotkan.
4. Ikuti dan dengarkan semua instruksi dari pemandu, karena petualangan alam sangat beresiko.
5. Jika terjadi hal diluar dugaan, misalnya luka krn terbentur karang, jangan panik tapi tetap tenang dan biarkan pemandu yang mengambil alih.
6. Tidak cocok untuk anak kecil dibawah 10 tahun dan wanita hamil
7. Siapkan kamera anti-air, dan ikatkan dengan tali pengaman ke baju pelampung, buat jaga-jaga takut jatuh ke dalam air.
8. Siapkan uang cash yang cukup, soalnya ATM cukup jauh dari perkampungan.
9. Berangkat ke sana pada saat musim kemarau (Mei-September)


Kunjungi Blog saya, berisi catatan perjalanan, info kuliner, dan info menarik lainnya
http://titozheng.wordpress.com/categ...-pangadaran-3/
Itu namanya berubah jadi "BROWN CANYON" brarti gan. emoticon-Big Grin Ane udah kesana 2x jg selalu "BROWN CANYON" emoticon-Ngakak Awal April kemaren kesana malah gak bisa masuk kesana krn banjir emoticon-Hammer2 emoticon-Ngakak
yang brown lebih menantang gan..... emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By seCTe86
yang brown lebih menantang gan..... emoticon-Big Grin


Memang BENAR kalo ingin menikmati Body Rafting.
Kalo kondisi Green airnya dangkal, dan cape jalan dan manjat-manjatnya. Tapi bagus buat foto-foto
ane sama temen2 akhir maret kemarin sempet main kesana..emang seru banget di sana..sekedar info di sana kalo hari Jumat gak ada body rafting gan..ya bisa dibilang hari sakral lah...terus saran ane pake celana pendek yang fleksibel selama body rafting, soalnya rawan robek gan...pengalaman ane sendiri emoticon-Ngakak , sama di spot terakhir yang biasa disebut batu jamur, tempat yang paling seru untuk terjun bebas, jangan membawa barang2 penting seperti kamera..karena rawan tenggelam..pengalaman teman ane... hehehe..
Bawa kamera oke saja, asal ikat dengan tali pengaman dan selipkan dibalik rompi.
wah... green canyon itu di pangandaran ya? selain naik mobil bisa naik apa lg?kereta atau pswt gt bsa ga gan?
Naik mobil saja.
Tidak ada kereta api yang ke sana.

Kecuali ke Bandung dulu, lalu kemudian cari mobil Travel yg menuju Pangadaran.
ane pernah ikut rafting pake perahu.. kalo body rafting. berarti badannya dihanyutkan gitu ya..wew.. dengernya serem..
tapi patut dicoba tuh.. ditunggu lanjutannya TS..



follow @jazuely
Quote:Original Posted By D'killz
wah... green canyon itu di pangandaran ya? selain naik mobil bisa naik apa lg?kereta atau pswt gt bsa ga gan?


pesawat bisa...naik penerbangan Susi Air nama nya kalo dari Jakarta dari Halim PK ato bandung dari Husen S...saran, kalo naik mending dari bandung, bisa ngirit setengah nya kalo ga salah...untuk harga tiket ga tau...soale selama naik ini pesawat gratis siyh...heheheheh..
kangen............
mau body rafting kesana lagi emoticon-Matabelo
emoticon-Ngacir
jd kangen green canyon gan...terutama mas marli dan kang adbul emoticon-Malu (S)

lanjutannya ya gan
Quote:Original Posted By jazuel
ane pernah ikut rafting pake perahu.. kalo body rafting. berarti badannya dihanyutkan gitu ya..wew.. dengernya serem..
tapi patut dicoba tuh.. ditunggu lanjutannya TS..



follow @jazuely


Ga seram sama sekali, malah asik kok.
Lihat saja foto-foto yg sudah saya upload, semua sudah selesai di upload
mantap neh FR nya jadi pengen jalan-jalan ... emoticon-Big Grin

habis berapa biaya nya bos ...
Quote:Original Posted By murdock
mantap neh FR nya jadi pengen jalan-jalan ... emoticon-Big Grin

habis berapa biaya nya bos ...


Sekitar 750rb saja perorang
Udah termasuk bensin, penginapan 2 malam, dan makan seafood sepuasnya di Pantai Pangadaran.

Kalo ikut rombongan naik bis dan ada EO mungkin bisa lebih murah.
Quote:Original Posted By D'killz
wah... green canyon itu di pangandaran ya? selain naik mobil bisa naik apa lg?kereta atau pswt gt bsa ga gan?


pesawat susi air dari halim perdana kusumah jkt dan husein sastranegara bdg

kereta sampai tujuan banjar..dari banjar dilanjutkan menggunakan bis kecil menuju pangandaran/cijulang-green canyon gan.....
emoticon-Cendol (S) MANTAPP gan seru banget yah body rafting tuh...

Spoiler for Body Rafting:
Green Canyon + Body Rafting emang mantap gan emoticon-thumbsup
ane juga baru kesana minggu lalu untungnya lg musim kemarau, airnya hijau jernih tp ya capek naek2 batuemoticon-Ngakak
nyobain lompat di batu payung ga?emoticon-Malu (S)
×