alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013956359/ask-your-pulmonologist---ruang-diskusi-penyakit-paru-dan-saluran-pernafasan
Ask Your Pulmonologist - Ruang Diskusi Penyakit Paru dan Saluran Pernafasan
Hallo agan-agan, dengan segala kerendahan hati saya memberanikan diri membuka threat ini. Nama saya dr. sugeng hartono M.Ked (Paru), Sp.P, menyelesaikan studi spesialis paru pada fakultas kedokteran universitas sumatera utara.

Bagi agan-agan yang ada permasalahan atau membutuhan informasi tentang penyakit paru dan saluran pernafasan (TBC, pneumonia, kanker paru, penyakit pleura, asma, sesak nafas dll), silahkan bertanya di treat ini, saya akan mencoba menjawab semampu saya. Harapan nya dengan adanya treat ini dapat membantu agan2 dan juga sebagai sarana saya untuk terus memperdalam ilmu di bidang saya. Terima kasih

Diskusi Terbaru

Quote:Original Posted By kevyudistira
Hai Dokter.

Terima kasih banyak sebelumnya sudah berbagi. Mau tanya Dok. Saya didiagnosa kena Mild Fibrosis, atau Fibrosis Ringan.
Gejalanya memang ketika bernapas seperti berat gitu. Saya seperti merasakan paru kaya ga ngembang banget kalo napas.
Saya juga sudah ke dokter spesialis paru di jakarta, 2 dokter yang berbeda. Dan diberikan obat, tapi tidak ada antibiotiknya.

Menrut dokter seperti apa penanganan untuk kasus fibrosis ini ? Dan apakah perlu CT Scan?
Terima kasih.


Hi kevyudistira..
Sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu fibrosis.
Fibrosis kalau diartikan ke bahasa Indonesia artinya adalah jaringan Parut, yaitu jaringan yang terbentuk sebagai akibat proses penyembuhan karena luka. Mungkin kamu pernah memiliki bekas luka, atau melihat teman yang memiliki bekas luka, ya itulah jaringan parut, jaringan fibrosis. Akan lebih terlihat jelas pada orang yang memiliki bekas luka bakar, biasanya jaringan parut/fibrosis akan terlihat jelas.

Sifat jaringan fibrosis ini adalah kaku/keras, sedangkan sifat jaringan paru adalah lunak, malah seperti sponge, bisa mengembang dan mengempis. Akibat nya jika ada jaringan fibrosis maka akan mengakibatkan terganggunya gerakan paru-paru (compliance paru akan terganggu).

Apakah kondisi ini berbahaya, jawabnnya adalah tidak, tapi kondisi ini akan mengakibatkan menurunnya fungsi paru, mudah capek, mudah sesak, tidak puas bernafas etc.

Dengan penjelasan di atas CT Scan bisa perlu bisa tidak, kalau 2 sp.P sudah mengatakan fibrosis, saya rasa tidak ada gunanya lagi utk CT-Scan, toh ct scan di sini hanya akan berperan sebagai alat diagnostik, tapi kalau pengen puas ya boleh-boleh saja.

Mudah-mudah informasi ini bisa membantu...

[/QUOTE]


Quote:Original Posted By sugenghartono
Siang Gan, semoga sehat selalu.
Dari foto ro saya tidak bisa lihat jelas.
Jadi ane beri penjelasan dari keterangan tertulis aja ya.

Dari keterangan foto ro, agan dicurigai menderita TB paru. Foto ro memang merupakan salah satu pendukung untuk mendiagnosa TB paru. Namun harus didukung beberapa hal lagi, di antara nya:
- Hasil periksa dahak (sputum BTA), jika positif agan dipastikan menderita TB paru
- Hal-hal lain seperti: batuk kronik (batuk di atas 2 minggu), penurunan BB, batuk darah, demam berulang yg tidak tinggi etc.

Semoga dapat membantu. Tksh








Quote:Original Posted By B16B05
OK...ane akan kembali kunjungi dokter paru ane....btw Istri ane sdh ane periksakan ke dokter juga dan Alhamdulillah Sehat, tapi Gan ane juga punya bayi baru 5 bulan...( saya tidak sekamar dengan bayi sejak di vonis TB) kira - kira bagaimana dengan bayi saya itu ya Gan?...(masi tetep kuat ASI nya dan masi tetap ceria seperti biasa)...apakah ada imunisasi ataw vaksin nya kah Gan supaya si Bayi sehat ...dan setelah 2 minggu pengobatan apakah saya sdh boleh gendong si bayi?....

Thanks GAn atas pencerahannya
Dok, saya mau tanya..
Kaka angkat saya di-diagnosis kena bronchitis..

Dengan gejala :
1. Badan demam, sejak hari selasa kemarin (10 April 2012)
2. Lemas
3. Batuk-batuk (ada dahak)
4. Sesak napas
5. Nyeri di bagian dada

Sebelumnya sudah sekitar 1 bulan yang juga merasakan hal yang sama, tapi tidak separah ini dan sudah mengikuti tes dahak, tapi hasil negatif. waktu itu nafsu makan berkurang. dan disuruh balik ke rs untuk mengambil hasil tes kembali (katanya c untuk memastikan virus/bakteri TB benar atau tidak)

Yang mau jadi pertanyaan:
1. Apakah kaka saya benar mengidap penyakit TB?
2. Apakah saya harus mencari 2nd opinion? dikarenakan konsul ke dokter yang berbeda2..
3. Apakah harus tes medik lainnya? seperti rontgen dada dan tes dahak kembali? (dikarenakan tes dahak tidak menjamin orang tersebut negatif, kata dokter yang terakhir dia konsul)
4. Langkah apa, yang seharusnya saya lakukan jika kaka saya batuk nya mulai parah?

Terima kasih
Quote:Original Posted By LoveChio
Dok, saya mau tanya..
Kaka angkat saya di-diagnosis kena bronchitis..

Dengan gejala :
1. Badan demam, sejak hari selasa kemarin (10 April 2012)
2. Lemas
3. Batuk-batuk (ada dahak)
4. Sesak napas
5. Nyeri di bagian dada

Sebelumnya sudah sekitar 1 bulan yang juga merasakan hal yang sama, tapi tidak separah ini dan sudah mengikuti tes dahak, tapi hasil negatif. waktu itu nafsu makan berkurang. dan disuruh balik ke rs untuk mengambil hasil tes kembali (katanya c untuk memastikan virus/bakteri TB benar atau tidak)

Yang mau jadi pertanyaan:
1. Apakah kaka saya benar mengidap penyakit TB?
2. Apakah saya harus mencari 2nd opinion? dikarenakan konsul ke dokter yang berbeda2..
3. Apakah harus tes medik lainnya? seperti rontgen dada dan tes dahak kembali? (dikarenakan tes dahak tidak menjamin orang tersebut negatif, kata dokter yang terakhir dia konsul)
4. Langkah apa, yang seharusnya saya lakukan jika kaka saya batuk nya mulai parah?

Terima kasih


Secara umum infeksi pada paru-paru terbagi 2 LoveChio, yaitu yang infeksi akut dan infeksi kronis. Infeksi dianggap kronis jika gejala yang timbul lebih dari 2 minggu.

Dari iformasi yang agan sampaikan maka kakak agan kmungkinan terkena infeksi yang kronis, di Indonesia penyebab infeksi kronis yang tersering adalah TBC. Namun untuk memastikannya, selain gejala yang ada, pemeriksaan dahak dan pemeriksaan radiologis (rontgent) diperlukan.

1. Memang jika hasil dahak negative tidak berarti jika seseorang itu negative terhadap TBC (false negative), namun jika hasil positif maka sang penderita positif menderita TBC.

2. Saran saya jika di kota anda ada dokter spesialis paru, anda coba mencari 2nd opinion pada beliau dan melanjutkan pengobatan pada beliau, saya tidak sarankan anda terlalu banyak berganti2 dokter, karena hal itu akan dapat menyebabkan bias nya pengobatan dan juga menjadikan biaya berobat mahal.

3. Ya, seperti yang telah saya sampaikan diatas. Gejala klinis lain yang perlu diketahui apakah kakak agan mengalami penurunan berat badan semenjak mengalami batuk, demam nya apakah naik turun atau demam tinggi (penderita TB biasanya mengeluhkan demam yang naik turun)

4. Kakak anda harus berobat sampai tuntas dan dinyatakan dokter sudah sembuh. Kebanyakan penderita penyakit paru-paru mengambil keputusan sendiri bahwa dirinya sudah sembuh.

Mudah-mudahan informassi ini dapat membantu agan dan semoga kakak agan cepat sembuh.
(BTW karena kita berada dalam forum kaskus, manggilnya jangan dokter dunk …. Boleh nama (sugeng), bro, atau agan lebih baik …. emoticon-Wink

Walaupun kakak agan belum tentu menderita TB artikel ini mungkin bermanfaat
http://sugenghartono.com/8-fakta-ten...-anda-ketahui/
gan ane penderita TBC sekarang udah bulan ke dua terapi obat 6 bulan. tapi kadang masih batuk darah,
berat badan : 61 kg
obat yang dikasih :
1x rimfapicin,
1x inh,
2x pirazinamide,
1 1/2 ethambutanol
1x neorodex
pertanyaan ane:
1. perlu ga obat tambahan / herbal yang bisa ngilangin batuk darah nya
2. penyebab batuk darah itu dikarenakan aktivitas bakteri atau ada faktor lain seperti salah makan gitu
3. trus pertolongan pertama pas batuk darah itu harus gmn

Spoiler for hasil test darah:
Spoiler for hasil rontgen:
Quote:Original Posted By dovisuke
gan ane penderita TBC sekarang udah bulan ke dua terapi obat 6 bulan. tapi kadang masih batuk darah,
berat badan : 61 kg
obat yang dikasih :
1x rimfapicin,
1x inh,
2x pirazinamide,
1 1/2 ethambutanol
1x neorodex
pertanyaan ane:
1. perlu ga obat tambahan / herbal yang bisa ngilangin batuk darah nya
2. penyebab batuk darah itu dikarenakan aktivitas bakteri atau ada faktor lain seperti salah makan gitu
3. trus pertolongan pertama pas batuk darah itu harus gmn

Spoiler for hasil test darah:
Spoiler for hasil rontgen:


Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada teman sejawat yang telah dan sedang mengobati agan, ane akan mencoba memberikan jawaban. Berat badan agan sekarang 61 kg (>60kg), saya tidak tahu berat badan awal agan saat mendapat pengobatan OAT. Dengan berat badan demikian maka dosis OAT yang agan dapat harus nya …
- Rifampicin 600mg/hari (1x)
- INH 300mg/hr (1x)
- Pirazinamide 1500mg/hr (1x)
- Ethambutol 1500mg/hr (1x)
- Neurodex meruupakan vitamin

Batuk darah bukan disebabkan salah makan, namun merupakan akibat penyakit yang memang sedang agan derita. Dari foto rontgent yang agan perlihatkan terlihat lesi yang sudah sangat luas di kedua lapangan paru, mungkin agan dulunya terlambat berobat atau berobat namun tidak sungguh2. (hasil cek darah agan dalam batas normal)

Memang waktu pengobatan TB lama, 6 bulan, malah bisa lebih, dalam waktu pengobatan tersebut terkadang masih bisa timbul gejala penyakit, termasukbatuk darah. Yang perlu agan perhatikan, apakah batuk darah nya frekuensi nya semakin berkurang, jumlahnya semakin sedikt, apakah berat badan agan semakin naik.

Mengenai obat herbal saya tidak bisa memberi komentar,namun jika agan berniat mengkonsumsi obat seperti itu, pastikan terdaftar di POM atau Depkes, hal ini untuk memastikan bahwa yang agan konsumsi aman, namun ingat OAT TIDAK BOLEH DIHENTIKAN.
Saran saya agan saat control ke dokter agan menyampaikan bahwa agan masih batuk darah, sehingga beliau dapat memberi obat anti pendarahan kepada agan.

Saat agan batuk keluar darah yang penting agan jangan panic, dan jangan menahan batuk, batuk seperti biasa saja (kalau agan menahan batuk, ntar bisa bahaya, bisa terjadi obstruksi), agan juga bisa berbaring ke sisi yang sakit jika agan merasa ada yang sakit pada dada agan. Segera lah menuju RS atau klinik untuk mendapat pertolongan. Namun perlu agan perhatikan juga apakah darah hanya berupa bercak bercampur dahak, atau hanya darah, dan juga volume nya.

Pada akhir bulan ke dua, agan akan diperiksa ulang, foto rontgent ulang, periksa dahak ulang, dan juga pemeriksaan klinis lainnya (Fisik diagnostic dan juga berat badan). Mudah2an hasil nya semuanya membaik ya gan …… Saran saya … Ini yang sangat penting … Agan tidak boleh PUTUS BEROBAT, apapun yang terjadi, selalu konsultasi dan sampaikan keluhan agan ke dokter yang merawat agan, jangan khawatir gan, penyakit ini InsyaA Pasti sembuh jika agan teratur berobat dan minum obat.



Quote:Original Posted By sugenghartono


Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada teman sejawat yang telah dan sedang mengobati agan, ane akan mencoba memberikan jawaban. Berat badan agan sekarang 61 kg (>60kg), saya tidak tahu berat badan awal agan saat mendapat pengobatan OAT. Dengan berat badan demikian maka dosis OAT yang agan dapat harus nya …
- Rifampicin 600mg/hari (1x)
- INH 300mg/hr (1x)
- Pirazinamide 1500mg/hr (1x)
- Ethambutol 1500mg/hr (1x)
- Neurodex meruupakan vitamin

Batuk darah bukan disebabkan salah makan, namun merupakan akibat penyakit yang memang sedang agan derita. Dari foto rontgent yang agan perlihatkan terlihat lesi yang sudah sangat luas di kedua lapangan paru, mungkin agan dulunya terlambat berobat atau berobat namun tidak sungguh2. (hasil cek darah agan dalam batas normal)

Memang waktu pengobatan TB lama, 6 bulan, malah bisa lebih, dalam waktu pengobatan tersebut terkadang masih bisa timbul gejala penyakit, termasukbatuk darah. Yang perlu agan perhatikan, apakah batuk darah nya frekuensi nya semakin berkurang, jumlahnya semakin sedikt, apakah berat badan agan semakin naik.

Mengenai obat herbal saya tidak bisa memberi komentar,namun jika agan berniat mengkonsumsi obat seperti itu, pastikan terdaftar di POM atau Depkes, hal ini untuk memastikan bahwa yang agan konsumsi aman, namun ingat OAT TIDAK BOLEH DIHENTIKAN.
Saran saya agan saat control ke dokter agan menyampaikan bahwa agan masih batuk darah, sehingga beliau dapat memberi obat anti pendarahan kepada agan.

Saat agan batuk keluar darah yang penting agan jangan panic, dan jangan menahan batuk, batuk seperti biasa saja (kalau agan menahan batuk, ntar bisa bahaya, bisa terjadi obstruksi), agan juga bisa berbaring ke sisi yang sakit jika agan merasa ada yang sakit pada dada agan. Segera lah menuju RS atau klinik untuk mendapat pertolongan. Namun perlu agan perhatikan juga apakah darah hanya berupa bercak bercampur dahak, atau hanya darah, dan juga volume nya.

Pada akhir bulan ke dua, agan akan diperiksa ulang, foto rontgent ulang, periksa dahak ulang, dan juga pemeriksaan klinis lainnya (Fisik diagnostic dan juga berat badan). Mudah2an hasil nya semuanya membaik ya gan …… Saran saya … Ini yang sangat penting … Agan tidak boleh PUTUS BEROBAT, apapun yang terjadi, selalu konsultasi dan sampaikan keluhan agan ke dokter yang merawat agan, jangan khawatir gan, penyakit ini InsyaA Pasti sembuh jika agan teratur berobat dan minum obat.





wah.. makasih ya dok, emoticon-2 Jempol ane bantu rate thread nya aja ya blom ISO soalnya emoticon-Malu (S)
Pak dokter saya mau tanya mengenai paru-paru saya yg bermasalah

Saya Pria dengan perawakan kurus sejak dari masih kecil sampai sudah besar. Usia saya sekarang 35 tahun, tinggi 170 cm, berat 45 kg
Saya sudah berhenti merokok sejak thn 2002.

Waktu thn 2002 saya didiagnosa menderita TBC, lalu saya diharuskan minum obat oleh dokter selama 6 bulan tanpa putus. Tapi saya tidak mengikuti perintah dokter. Saya minum obat TBC efektif cuma 1 bulan saja. Setelah itu saya tidak minum obat lagi sampai thn 2003.

Di tahun 2003 suara saya hilang ( suaranya ngebass) & pada waktu berbicara nafas saya engap / susah. Saya dibawa ke dokter THT dan menurut dokter THT, Tenggorokan & pita suara saya tidak apa-apa. Lalu saya disarankan untuk Rontgen Thorax dan hasilnya saya didiagnosa oleh dokter spesialis paru-paru menderita TBC.

Pada thn 2003 saya menjalani instruksi dokter spesialis paru2 untuk minum obat TBC selama 8 Bulan tanpa putus. Setelah 8 bulan minum obat TBC, yang saya rasakan suara saya kembali normal ( Cempreng / Keras ) & nafas saya tidak berat / engap lagi.. Hasil foto thorax pun hasilnya TBC saya sudah hilang, tapi ada flek / bekas luka akibat TBC di paru2 atas kanan. Dokter bilang TBC saya sudah sembuh tapi menimbulkan bekas / luka di paru2 atas kanan. Dokter bilang flek / bekas luka dari TBC tsb tidak apa2

Pada Tahun 2007 saya mengalami suara saya hilang lagi seperti thn 2003 dulu( ngebass ) & nafas agak berat. Saya berobat ke dokter spesialis paru - paru yg dulu merawat saya waktu TBC. Saya dianjurkan untuk Foto Thorax dulu dan hasilnya menurut dokter bekas luka TBC / flek di paru-paru kanan atas menunjukkan gejala aktif seperti ada tumbuh sel kanker / Tumor. Tapi untuk memastikan ada / tidaknya sel kanker / tumor saya harus di CT SCAN. Dari hasil CT SCAN tsb dokter juga belum bisa menemukan sel kanker / tumor di paru2 kanan atas saya. Setelah CT SCAN, dokter menyarankan saya untuk di BRONKOSKOPI . Dan hasil BRONKOSKOPI itu dokter juga belum bisa menemukan sel kanker / tumor di paru2 kanan atas. Langkah terakhir yg diambil oleh dokter tsb dengan menyuruh saya untuk di BIOPSI ( Sample daging paru2 kanan atas saya diambil untuk diteliti di lab ). Hasilnya pun nihil tidak ada sel kanker / tumor.

Semakin hari suara saya semakin hilang ( ngebass ) & nafas agak engap waktu berbicara sampai dengan tahun 2012 sekarang ini.
Tapi saya tidak batuk & mengeluarkan dahak sama sekali. Saya pun sudah tidak merokok sejak thn 2002.

Kadang saya merasakan nyeri di punggung kanan saya seperti ditusuk -tusuk jarum. Mungkin nyeri itu timbul dari paru2 kanan atas saya.

Yang ingin saya tanyakan kepada Bapak Dokter, penyakit apa yg saya derita saat ini ? Gimana caranya agar suara saya keras kembali & nafas saya ringan lagi

Saya bingung mau balik lagi ke dokter. Soalnya waktu thn 2007 ke dokter spesialis paru - paru & menjalani Rontgen, CT Scan, Bronkoskopi & Biopsi, hasilnya pun nihil.. Malah oleh dokter saya cuma dikasih Obat Theragram & Pronicy saja.

Mohon maaf kalau penjelasan saya terlalu panjang. Terima kasih..
hi, sebelum-nya saya mau berterima kasih sudah bikin thread ini..

saya di diagnosa menderita TB sekitar 8 bulan lalu di Malaysia, saya menjalani obat nya selama 4 bulan (saya lupa nama obat-nya apa, tapi di makan 4 butir setiap pagi). tanpa ada kelalai-an sama sekali.

setelah itu saya sambung dokter umum deket rumah, katanya ada sedikit kemajuan, tapi 4 bulan terlalu awal untuk bisa sembuh. trus obat-nya d ganti.. jadi
malam : pehadoxin F, pvrazinamide 500mg, ethambutol 500mg, rifampicin 600mg
pagi: ethambutol 500mg + pvrazinamide 500mg.

obat untuk malam, sangat2 jarang terlewat-kan, mungkin sekali setiap 2 bulan, sedang yg pagi, agak kacau.. seminggu sekali bisa kelupaan.

anyway.. 6 bulan pertama, semua-nya going very well.. 2 bulan lalu, mulai ada dahak lagi dan kadang kembali sesak napas.. 2 hari ini dada terasa sedikit sesak, napas rasa-nya ngka gitu nyampe, kalau di tarik penuh, kadang2 berasa kaya gimana gitu..

gua agak paranoid soal jantung, n bikin ngka bisa tidur.. please help me..

gua uda book ticket k Malaysia tgl 14, utk check up dengan specialist yg sm lagi. tapi gua agak khawatir.. apakah perlu ECG untuk memastikan itu bukan jantung?

terima kasih banyak..
Quote:Original Posted By ab01
Pak dokter saya mau tanya mengenai paru-paru saya yg bermasalah

Saya Pria dengan perawakan kurus sejak dari masih kecil sampai sudah besar. Usia saya sekarang 35 tahun, tinggi 170 cm, berat 45 kg
Saya sudah berhenti merokok sejak thn 2002.

Waktu thn 2002 saya didiagnosa menderita TBC, lalu saya diharuskan minum obat oleh dokter selama 6 bulan tanpa putus. Tapi saya tidak mengikuti perintah dokter. Saya minum obat TBC efektif cuma 1 bulan saja. Setelah itu saya tidak minum obat lagi sampai thn 2003.

Di tahun 2003 suara saya hilang ( suaranya ngebass) & pada waktu berbicara nafas saya engap / susah. Saya dibawa ke dokter THT dan menurut dokter THT, Tenggorokan & pita suara saya tidak apa-apa. Lalu saya disarankan untuk Rontgen Thorax dan hasilnya saya didiagnosa oleh dokter spesialis paru-paru menderita TBC.

Pada thn 2003 saya menjalani instruksi dokter spesialis paru2 untuk minum obat TBC selama 8 Bulan tanpa putus. Setelah 8 bulan minum obat TBC, yang saya rasakan suara saya kembali normal ( Cempreng / Keras ) & nafas saya tidak berat / engap lagi.. Hasil foto thorax pun hasilnya TBC saya sudah hilang, tapi ada flek / bekas luka akibat TBC di paru2 atas kanan. Dokter bilang TBC saya sudah sembuh tapi menimbulkan bekas / luka di paru2 atas kanan. Dokter bilang flek / bekas luka dari TBC tsb tidak apa2

Pada Tahun 2007 saya mengalami suara saya hilang lagi seperti thn 2003 dulu( ngebass ) & nafas agak berat. Saya berobat ke dokter spesialis paru - paru yg dulu merawat saya waktu TBC. Saya dianjurkan untuk Foto Thorax dulu dan hasilnya menurut dokter bekas luka TBC / flek di paru-paru kanan atas menunjukkan gejala aktif seperti ada tumbuh sel kanker / Tumor. Tapi untuk memastikan ada / tidaknya sel kanker / tumor saya harus di CT SCAN. Dari hasil CT SCAN tsb dokter juga belum bisa menemukan sel kanker / tumor di paru2 kanan atas saya. Setelah CT SCAN, dokter menyarankan saya untuk di BRONKOSKOPI . Dan hasil BRONKOSKOPI itu dokter juga belum bisa menemukan sel kanker / tumor di paru2 kanan atas. Langkah terakhir yg diambil oleh dokter tsb dengan menyuruh saya untuk di BIOPSI ( Sample daging paru2 kanan atas saya diambil untuk diteliti di lab ). Hasilnya pun nihil tidak ada sel kanker / tumor.

Semakin hari suara saya semakin hilang ( ngebass ) & nafas agak engap waktu berbicara sampai dengan tahun 2012 sekarang ini.
Tapi saya tidak batuk & mengeluarkan dahak sama sekali. Saya pun sudah tidak merokok sejak thn 2002.

Kadang saya merasakan nyeri di punggung kanan saya seperti ditusuk -tusuk jarum. Mungkin nyeri itu timbul dari paru2 kanan atas saya.

Yang ingin saya tanyakan kepada Bapak Dokter, penyakit apa yg saya derita saat ini ? Gimana caranya agar suara saya keras kembali & nafas saya ringan lagi

Saya bingung mau balik lagi ke dokter. Soalnya waktu thn 2007 ke dokter spesialis paru - paru & menjalani Rontgen, CT Scan, Bronkoskopi & Biopsi, hasilnya pun nihil.. Malah oleh dokter saya cuma dikasih Obat Theragram & Pronicy saja.

Mohon maaf kalau penjelasan saya terlalu panjang. Terima kasih..


Sebelumnya saya mohon maaf karena baru bisa balas sekarang
-\tMengenai apakah yang anda derita tumor paru atau bukan, menurut saya sangat kecil sekali kemungkinan itu adalah tumor. Tumor paru merupakan tumor yang sangat ganas, walaupun bukan tumor dengan jumlah penderita terbanyak, namun tumor paru merupakan tumor dengan angka kematian yang paling tinggi. Jika anda dicurigai menderita tumor paru-paru sejak 2007, maka jika hal itu memang tumor paru, maka anda saat ini kemungkian besar sudah meninggal dunia (maaf saya berkata demikian).
-\tTB paru sering meningglkan gejala sisa. Apalagi pada orang yang dulu pernah berobat tidak teratur (seperti pengalaman anda). Gejala itu timbul bisa akibat terjadinya fibrosis (jaringan parut pada paru), penebalan dinding pleura dan lain-lain.
Saran saya buat anda, anda kembali memeriksa diri anda ke dokter paru. Jika nanti dilakukan pemeriksaan ulang seperti rontgen atau ct-scan, maka akan dapat dinilai apakah ukuran nya semakin membesar atau menetap (stasioner), harapan saya foto rontgen dan ct-scan terdahulu masih ada. Anda juga perlu memeriksakan ulang ked r THT tentang kondisi suara anda.
Yang perlu anda cek pribadi adalah :
-\tApakah berat badan anda semakin menurun (semakin kurus)? Atau tidak. Jika tidak semakin kurus, mudah2an anda tidak ada masalah, hanya sequel atau sisa sakit terdahulu
-\tApakah suara anda semakin memburuk atau menetap. Jika menetap, mudah2an tidak ada masalah juga.
Mudah2an informasi dari saya dapat membantu, mhn maaf jika ada yang kurang berkenan.
Quote:Original Posted By greatgan
hi, sebelum-nya saya mau berterima kasih sudah bikin thread ini..

saya di diagnosa menderita TB sekitar 8 bulan lalu di Malaysia, saya menjalani obat nya selama 4 bulan (saya lupa nama obat-nya apa, tapi di makan 4 butir setiap pagi). tanpa ada kelalai-an sama sekali.

setelah itu saya sambung dokter umum deket rumah, katanya ada sedikit kemajuan, tapi 4 bulan terlalu awal untuk bisa sembuh. trus obat-nya d ganti.. jadi
malam : pehadoxin F, pvrazinamide 500mg, ethambutol 500mg, rifampicin 600mg
pagi: ethambutol 500mg + pvrazinamide 500mg.

obat untuk malam, sangat2 jarang terlewat-kan, mungkin sekali setiap 2 bulan, sedang yg pagi, agak kacau.. seminggu sekali bisa kelupaan.

anyway.. 6 bulan pertama, semua-nya going very well.. 2 bulan lalu, mulai ada dahak lagi dan kadang kembali sesak napas.. 2 hari ini dada terasa sedikit sesak, napas rasa-nya ngka gitu nyampe, kalau di tarik penuh, kadang2 berasa kaya gimana gitu..

gua agak paranoid soal jantung, n bikin ngka bisa tidur.. please help me..

gua uda book ticket k Malaysia tgl 14, utk check up dengan specialist yg sm lagi. tapi gua agak khawatir.. apakah perlu ECG untuk memastikan itu bukan jantung?

terima kasih banyak..


hi, sebelum-nya saya mau berterima kasih sudah bikin thread ini..

saya di diagnosa menderita TB sekitar 8 bulan lalu di Malaysia, saya menjalani obat nya selama 4 bulan (saya lupa nama obat-nya apa, tapi di makan 4 butir setiap pagi). tanpa ada kelalai-an sama sekali.

setelah itu saya sambung dokter umum deket rumah, katanya ada sedikit kemajuan, tapi 4 bulan terlalu awal untuk bisa sembuh. trus obat-nya d ganti.. jadi
malam : pehadoxin F, pvrazinamide 500mg, ethambutol 500mg, rifampicin 600mg
pagi: ethambutol 500mg + pvrazinamide 500mg.

obat untuk malam, sangat2 jarang terlewat-kan, mungkin sekali setiap 2 bulan, sedang yg pagi, agak kacau.. seminggu sekali bisa kelupaan.

anyway.. 6 bulan pertama, semua-nya going very well.. 2 bulan lalu, mulai ada dahak lagi dan kadang kembali sesak napas.. 2 hari ini dada terasa sedikit sesak, napas rasa-nya ngka gitu nyampe, kalau di tarik penuh, kadang2 berasa kaya gimana gitu..

gua agak paranoid soal jantung, n bikin ngka bisa tidur.. please help me..

gua uda book ticket k Malaysia tgl 14, utk check up dengan specialist yg sm lagi. tapi gua agak khawatir.. apakah perlu ECG untuk memastikan itu bukan jantung?

terima kasih banyak..

Pengobatan TB memerlukan waktu minimal 6 bulan pengobatan, gold standart untuk TB paru adalah pemeriksaan dahak atau sputum (walaupun bisa ditegakkan dari gejala klinis dan radiologis)

Setelah selesai pengobatan ideal nya pasien dipastikan sudah sembuh atau tidak, bukan berarti selesai masa pengobatan pasien telah sembuh, maka dilakukan evaluasi :
-\tgejala klini (keluhan, berat badan, dll)
-\t foto toraks (perbaikan dengan kondisi sebelumnya)
-\tPemeriksaan dahak, jika diawal pengobatan memang dilakukan pemeriksaan dahak.

Yang saya sedikit sesalkan mengapa agan waktu control di Indonesia ke dokter umum, bukan maksud saya dokter umum kita tidak bagus, namun agan kan awal nya dari Malaysia dan dengan spesialis di sana, mengapa bukan dengan spesialis paru Indonesia.

Tentunya nanti agan akan diperiksa ulang, apakah ada masalah kembali di paru atau juga di jantung. Untuk mengetahui apakah agan ada masalah jantung juga tentu ada pemeriksaan atau informasi lain yang perlu diketahui.

Namun infomasi sederhana apakah sesak tersebut akibat penyakit jantung atau tidak, dapat agan nilai dengan cara berikut:
-\tJika agan sesak terutama saat atau sesudah beraktifitas, maka itu timbul dari jantung
-\tApakan agan ada bengkak2 (oedem) pada kaki. Jika iya kmungkinan masalah jantung
-\tApakah agan saat malam hari sering buang air kecil. Jika iya kmungkinan jantung
-\tApakah agan tidur dengan bantal lebih dari 1, menggunakan 2-3 bantal, jika iya kemungkinan jantung.

Sekedar informasi buat kita semua:

-\t saat ini jumlah mahasiswa Mlaysia kedokteran yang belajar di fakultas kedokteran USU lebih dari 1000 org. Tentu banyak faktor mengapa mereka mau belajar di Indonesia, saya tidak mau berkomentara banyak tentang itu, namun salah satu hal adalah karena jumlah kasus infeksi di Indonesia cukup tinggi, sedangkan di Malaysia sudah jauh sangat menurun.

-\tKemampuan seorang dokter tentu ditunjang dengan tersedia nya alat dan jumlah kasus (pengalaman) yang dia tangani. Memang jumlah alat kita pada beberapa RS kalah dibandingkan Malaysia, namun jika untuk TB paru janganlah ke Malaysia. Satu org dokter paru di Indonesia per hari mgkn menangani 5-10 kasus TB, karena penderita TB di Indonesia cukup banyak.

Mudah2an berkenan .....
Quote:Original Posted By sugenghartono
Sebelumnya saya mohon maaf karena baru bisa balas sekarang
-\tMengenai apakah yang anda derita tumor paru atau bukan, menurut saya sangat kecil sekali kemungkinan itu adalah tumor. Tumor paru merupakan tumor yang sangat ganas, walaupun bukan tumor dengan jumlah penderita terbanyak, namun tumor paru merupakan tumor dengan angka kematian yang paling tinggi. Jika anda dicurigai menderita tumor paru-paru sejak 2007, maka jika hal itu memang tumor paru, maka anda saat ini kemungkian besar sudah meninggal dunia (maaf saya berkata demikian).
-\tTB paru sering meningglkan gejala sisa. Apalagi pada orang yang dulu pernah berobat tidak teratur (seperti pengalaman anda). Gejala itu timbul bisa akibat terjadinya fibrosis (jaringan parut pada paru), penebalan dinding pleura dan lain-lain.
Saran saya buat anda, anda kembali memeriksa diri anda ke dokter paru. Jika nanti dilakukan pemeriksaan ulang seperti rontgen atau ct-scan, maka akan dapat dinilai apakah ukuran nya semakin membesar atau menetap (stasioner), harapan saya foto rontgen dan ct-scan terdahulu masih ada. Anda juga perlu memeriksakan ulang ked r THT tentang kondisi suara anda.
Yang perlu anda cek pribadi adalah :
-\tApakah berat badan anda semakin menurun (semakin kurus)? Atau tidak. Jika tidak semakin kurus, mudah2an anda tidak ada masalah, hanya sequel atau sisa sakit terdahulu
-\tApakah suara anda semakin memburuk atau menetap. Jika menetap, mudah2an tidak ada masalah juga.
Mudah2an informasi dari saya dapat membantu, mhn maaf jika ada yang kurang berkenan.


terima kasih atas informasinya pak dokter...
Sundul dulu ah .......
emoticon-I Love Kaskus
emoticon-I Love Kaskus

TB Kelenjar

Selamat siang pak dokter..

Saya mau nanya nii ,

Udah hampir 6 bulan ini tmn deket saya di vonis kena TB Kelenjar,
dia sudah menjalani pengobatan tapi tetep masih belum sembuh.
udah di biopsi 3x,tapi masih mengeluarkan cairan dan itu sakit katanya .
nah apa menurut dokter itu normal ?

dan saya mau nanya lagi,apa TB Kelenjar itu menular ?
cara penularan nya sperti apa ?
saya khawatir saya tertular juga, walaupun sampe skrg blm ada gejala2 yang saya rasakan ,,

Terima kasih dokter ..
ane mau ikutan konsuLtasi nih gan...
begini gan ane Laki² umur 29 tahun, berat badan 45kg tinggi 160cm...
ane perokok gan kira² sehari bisa habis 12 batang(maks)...
nah kemaren kan ane batuk nih gan,trus ane minum obat batuk woods expectorant tuh gan,kemudian batuknya ga iLang² juga kan maLah kemaren 2 hari yg LaLu ane puLang kerja jaLan kaki (jaraknya tidak terLaLu jauh dari kontrakan ke tempat kerja,sekitar 400-an meter) tiba² dada sesak gan...
ane sampe duduk 2-3kaLi tuh dijaLan...
jadi napas bener² sesek gan...
maLemnya ane periksa ke dokter takutnya ada yg serius gitu gan...
kemudian sama dokternya cuman disuruh hisap obat (pake mesin kotak dan ada maskernya,maskernya nyemburin asep gitu gan) katanya buat ngurangin sesak napasnya gan...
kemudian ane dikasih juga obat minum gan itu mereknya LASAL,dia mengandung saLbutamoL dan Guaifenesin...
nah pas ane nanya dokternya itu ane kena penyakit apa,dokternya cuman jawab kaLo ane kena radang saLuran pernapasan...
nah pas ane baca dikertas LabeL obat itu obatnya buat asma bronkiaL dan bronkitis kronis....
yang ane mau tanya,apakah bener ane cuma kena radang saLuran pernapasan atau kena bronkitis gan...
trus kaLo misaLnya bronkitis itu apa harus istirahat totaL seLama berhari hari?? karena saya bekerja diperantauan gan...
sama kaLo obat buat bronkitis yg bagus apa gan???
sudah 2 hari ini saya tidak merokok sebatangpun...
ane minta pendapat dan saran perawatan dari agan...
Quote:Original Posted By upilsemut
Selamat siang pak dokter..

Saya mau nanya nii ,

Udah hampir 6 bulan ini tmn deket saya di vonis kena TB Kelenjar,
dia sudah menjalani pengobatan tapi tetep masih belum sembuh.
udah di biopsi 3x,tapi masih mengeluarkan cairan dan itu sakit katanya .
nah apa menurut dokter itu normal ?

dan saya mau nanya lagi,apa TB Kelenjar itu menular ?
cara penularan nya sperti apa ?
saya khawatir saya tertular juga, walaupun sampe skrg blm ada gejala2 yang saya rasakan ,,

Terima kasih dokter ..


Penyakit TB secara umum dibagi 2:
1. TB Paru
2. TB Ekstra Paru

TB Kelenjar termasuk tb ekstra paru, pengobatan tb ekstra paru, umum nya lebih lama dari tb paru. Untuk tb kelenjar lama pengobatan bisa 6-9 bulan dan tergantung kondisi si penderita.

TB kelenjar umumnya tidak menular, walaupun demikian pencegahan tetap perlu diperhatikan buat teman agan, seperti batu dengan menutup mulut, dan tidak buang dahak atau ludah sembarangan.

Mudah-mudahan berkenan terima kasih
Quote:Original Posted By orangee_luv
ane mau ikutan konsuLtasi nih gan...
begini gan ane Laki² umur 29 tahun, berat badan 45kg tinggi 160cm...
ane perokok gan kira² sehari bisa habis 12 batang(maks)...
nah kemaren kan ane batuk nih gan,trus ane minum obat batuk woods expectorant tuh gan,kemudian batuknya ga iLang² juga kan maLah kemaren 2 hari yg LaLu ane puLang kerja jaLan kaki (jaraknya tidak terLaLu jauh dari kontrakan ke tempat kerja,sekitar 400-an meter) tiba² dada sesak gan...
ane sampe duduk 2-3kaLi tuh dijaLan...
jadi napas bener² sesek gan...
maLemnya ane periksa ke dokter takutnya ada yg serius gitu gan...
kemudian sama dokternya cuman disuruh hisap obat (pake mesin kotak dan ada maskernya,maskernya nyemburin asep gitu gan) katanya buat ngurangin sesak napasnya gan...
kemudian ane dikasih juga obat minum gan itu mereknya LASAL,dia mengandung saLbutamoL dan Guaifenesin...
nah pas ane nanya dokternya itu ane kena penyakit apa,dokternya cuman jawab kaLo ane kena radang saLuran pernapasan...
nah pas ane baca dikertas LabeL obat itu obatnya buat asma bronkiaL dan bronkitis kronis....
yang ane mau tanya,apakah bener ane cuma kena radang saLuran pernapasan atau kena bronkitis gan...
trus kaLo misaLnya bronkitis itu apa harus istirahat totaL seLama berhari hari?? karena saya bekerja diperantauan gan...
sama kaLo obat buat bronkitis yg bagus apa gan???
sudah 2 hari ini saya tidak merokok sebatangpun...
ane minta pendapat dan saran perawatan dari agan...


Sebelumnya saya mau bertanya :
- apakah ini pertama kalinya agan mengalami sesaknafas?
- apakah saat sesak tersebut nafas agan berbunyi? seperti org asma atau bengek
- apakah agan ada riwayat alergi? apakah di pagi hari agan sering bersin atau ber ingus ...?

Saran saya adalah:
- agan harus benar-benar berhenti merokok , harus total gan, jika tidak penyakit agan akan semakin memburuk .....
- Dari informasi yang agan saya sampaikan, agan belum lah terkena bronkitis kronis .... namun jika agan tetap merokok, perjalanan penyakit agan akan ke sana ...

Mudah2an berkenan ....

Definisi

Dokter saya ingin bertanya. Apakah definisi dari pertahanan humoral?
Quote:Original Posted By dimbkyh
Dokter saya ingin bertanya. Apakah definisi dari pertahanan humoral?


Mudah-mudahan link ini dapat membantu
http://sugenghartono.com/sistem-pertahanan-paru/
Quote:Original Posted By sugenghartono
Sebelumnya saya mau bertanya :
- apakah ini pertama kalinya agan mengalami sesaknafas?
- apakah saat sesak tersebut nafas agan berbunyi? seperti org asma atau bengek
- apakah agan ada riwayat alergi? apakah di pagi hari agan sering bersin atau ber ingus ...?

Saran saya adalah:
- agan harus benar-benar berhenti merokok , harus total gan, jika tidak penyakit agan akan semakin memburuk .....
- Dari informasi yang agan saya sampaikan, agan belum lah terkena bronkitis kronis .... namun jika agan tetap merokok, perjalanan penyakit agan akan ke sana ...

Mudah2an berkenan ....


oke akan saya jawab satu satu ya dok...

-iya, ini pertama kaLinya saya sesak nafas...
-tidak ada suara mengi pada nafas saya saat sesak gan...
-riwayat aLergi tidak ada gan...
-iya kadang kadang saat bangun tidur hidung saya mampet dan kadang bersin...

sekarang kondisi sudah muLai normaL gan,hanya saya masih merasa ada dahak yang mengganjaL di dada...
kadang saya batuk dan mengeLuarkan dahak putih keruh tapi kentaL gan...
tapi tidak setiap hari...
sekarang saya berhenti merokok totaL gan, berarti sudah 2 buLan saya tidak merokok...
saya juga meLakukan terapi meminum banyak air putih saat bangun tidur dan sering menjemur punggung(teLanjang) pada sinar matahari...
ini hasiL rontgennya...
Cor : Besar dan Bentuk NormaL
Pulmo : Apex kanan kiri bersih, perseLubungan(-),noduL(-),cavitas(-)
HiLus tebaL dan vaskuLer tampak ramai,infiLtrat(+)disekitarnya
KGB paratracheaL dan ParahiLer tidak membesar
Kedua sinus tajam
Diagfragma kanan kiri normaL
TuLang-tuLang tampak normaL,tak tampak grs fraktur

Kesan : Bronchitis chronis dengan sekunder Infeksi

yang saya mau tanyakan apakah ada obat untuk membantu membersihkan infiLtrat didaLam paru paru saya dok???
atau infiLtrat ituLah yg keLuar menjadi dahak keruh itu dok???

Smile 
TBC

Gan, saya di vonis TB oleh dokter dan sudah seminggu ini saya rutin minum obat ( ada 4 macem plus supplemen dan vitamin) yang ingin saya ketahui adalah batuk saya ini yang masih berdarah (dahak dan darah) perlu saya tambahkan hasil rontgen nya adalah :
1. Cor tak membesar
2. Aorta dan medlastinum tak melebar
3. Kedua hilus tak menebal
4. Corakan bronchovascular kedua paru kasar
5. Tampak infiltrat di lapangan atas paru kiri dan kanan ( terutama paru kiri)
6. Curiga gambaran honey comb dilapangan atas paru kiri
7. Sinus kostofrenikus kanan tumpul. Sinus kostofrenikus kiri lancip
8. Kedua diafragma baik

Kesan : Cor normal, Proses spesifik paru disertai pleuritis kanan, suspek bronchiectasis di paru kiri atas

yang saya ingin tahu sampai berapa saya batuk berdarah ini dan bronchiectasis saya ini apakah gawat? ataw hanya efek dari TB nya

Mohon pencererahannya ya Gan

Thank uemoticon-I Love Indonesia (S)