alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013847714/share-kampus-paling-sulit-di-dunia-ternyata-ada-di-indonesia-gan
[SHARE] Kampus PALING SULIT di DUNIA, ternyata ada di INDONESIA Gan!
Assalammu'alaikum Wr.Wb.

agan,
thread berikut merupakan pengembangan dari thread saya ini:
[SHARE] Kampus Di Indonesia yang Jauh Lebih sulit daripada di Jerman & Austria gan!!!

berikut isi threadnya emoticon-Smilie

Quote:
Di Indonesia ada Perguruan Tinggi Kedinasan yang terletak di Bintaro Tangerang,
kalau belum tahu namanya silakan googling ya gan emoticon-Smilie

Nah di Kampus tersebut,
Evaluasi Studinya ada 2 gan,

1. Semester Ganjil itu IP semester harus lebih dari sama dengan 2,40 kalau kurang dari itu DO langsung tanpa kesempatan mengulang

2. Semester Genap itu IP Kumulatif di Semester Ganjil dan Genap di tahun pelajaran tersebut harus lebih dari sama dengan 2,75
dan kalau kurang dari itu, akan langsung DO langsung tanpa kesempatan mengulang emoticon-Matabelo

kelebihan di kampus tersebut adalah:

a. Setelah lulus kuliah, langsung kerja emoticon-Smilie

b. Kuliah Gratis, dan buku dipinjamkan emoticon-Smilie


Saya pernah di Kuliah di Kampus tersebut 2 semester gan, dan IPK ane dapat 2,63.
Jadi waktu itu saya di Drop-Out,

Saya sedih, jelas..

tetapi saya mencoba melakukan riset kecil-kecilan mengenai hal ini..
Apakah saya yang begitu bodohnya sehingga tidak bisa lulus atau memang ada yang kurang tepat?

Nah yang menarik untuk dibahas adalah bagaimana dengan Perguruan Tinggi di Luar Negeri?
apakah sesulit PTK tersebut?


Berikut Komparasi saya dengan teman saya yang kuliah di Jerman:


Quote:Original Posted By 3304wxmi
buset dah, bisa kena DO jg kalo uni gw nerapin kayak gt jg.

waktu S1 di indo dl, kalo gak salah uni gw kasih minimal IPK 2.0 deh and maximal semester 16. kalo udh semester 16 biasanya DO. kalo IPK dibawah 2.0 jg DO. evaluasi di semester 4 trus tiap 2 semester jd. 4, 6, 8 dst.

kalo disini, asal gak ngulang lbh dari 2 kali ya fine2 aja. tapi beberapa mata kuliah cm dikasih kesempatan 1 kali doang ngulangnya... itu jg udah banyak makan korban...


Quote:Original Posted By -RaVe-
kuliah dimana gan IPK 2.63 kok di DO, ngeri amat kampusnya emoticon-Takut

kalo di kampus gw IPK di bawah 1.5 3 semester baru di DO


Quote:Quote:Original Posted By NoUkiEs
mengulang disini itu maksudnya, (1) kl ujian nggak lulus terus dikasih kesempatan mengulang atau (2) kl ujian lulus tapi nilainya pas2an terus dikasih kesempatan mengulang buat perbaikin nilai?

kl buat no (1) itu ada di Jerman, biasanya kl student ga lulus ujian dapet kesempatan mengulang 2-3 kali, tergantung kebijakan masing2 uni

tapi no (2) ga ada di Jerman. Jadi intinya, misalnya lo nulis ujian dan lulus, biarpun cuma dapet D, ya pasrah aja, nilainya ga bisa diperbaikin lagi


Quote:Original Posted By 3304wxmi
no 2 sepertinya ada,
biasanya sebelum nilai masuk examination office, professor kasih tau and kasih jadwal review jawaban. biasanya bisa memperbaiki nilai disini, asal punya argument yg solid atas jawabannya dan memang jawaban yg dia kasih sudah bener.



Di Austria gan:

Quote:Original Posted By schizophrenic


Hallo,

Gw dulu nggak kuliah di Jerman, tapi di Austria, tapi gw rasa tetap relevan sama pertanyaanlo. emoticon-Smilie

Paling nggak di Uni gw dulu nggak ada yang namanya evaluasi belajar. Tapi untuk program gw, diplom, sebelum lulus semua mata kuliah vordiplom (6 semester pertama) nggak boleh masuk ke semester selanjutnya (diplom). Walaupun misalnya cuma kurang satu kelas, kalau nggak lulus itu ya berarti semester depan harus ngulang satu kelas itu aja. emoticon-Smilie Nilainya 1 sampai 5, 1 paling bagus, 5 gagal, selama nilainya 1 sampai 4 nggak masalah, yang penting semua mata kuliah grundstudium lulus.

Bachelor juga sama rasanya, di akhir semester 4, semua mata kuliah semester 1-4 harus lulus, baru boleh ambil semester 5.

Gimana juga mulai semester 7 (diplom) atau semester 5 (bachelor) kan mulai yang namanya spesialisasi untuk nulis skripsi atau thesis.

Nah, di uni gw dulu sayangnya, untuk milih spesialisasinya tergantung nilainya, harus lebih tinggi dari 2. Misalnya mata kuliah x lebih rendah dari 2 (jadi kalau nilainya 3,0 atau 4,0), nggak bisa ambil spesialisasi di bidang x, jadi ya bahaya juga kalau nilainya semua rata2 cuma 3 atau 4, harus ngulang salah ujian sampai bisa dapat nilai 2 untuk bisa nulis skripsi.

*****

Gw sendiri nggak ngerti sistem IPK di Indo, jadi nggak tau apa 2,63 itu jelek atau bagus, atau rata2nya berapa, gw cuma tau 4 itu bagus.

Tapi terlepas dari IPK 2,63 itu bagus atau jelek, gw rasa DO itu bukan jalan keluar. emoticon-Smilie

Konsep DO itu semestinya bukan untuk menyaring di awal, tapi di akhir. emoticon-Smilie

Misalnya untuk program Bachelor 6 semester, diberi toleransi 3 semester, total 9 semester kalau sampai semester 9 nggak lulus ya di DO, nah disini konsepnya baru pas.

Kalau baru 2 semester pertama, bisa tapi agak susah lihat progress. Yang penting kan itu, progress. 2 semester pertama IPnya 4 lalu semester 3 dan seterusnya anjlok, kan ya useless. emoticon-Smilie


Australia Gan:

Quote:Original Posted By luvingmynewmac
Di Aussie, fail subject yg sama lebih dari 2 kali itu di DO dan dideportasi ke negara asalnya dari aussie n diblock 3 thn kecuali kalau ada channel dari dalam kek temen gw emoticon-Smilie




******

Nah setelah membandingkan dengan beberapa Perguruan Tinggi di Negara lain,
bisa dikatakan bahwa PTK tersebut sangat sangat sangat kurang tepat dalam Evaluasi Study gan emoticon-Matabelo

Karena tidak memberi kesempatan mengulang dan standar Evaluasi yang terlalu tinggi emoticon-Matabelo

mungkin ada yang mengatakan:

1. Kuliah di PTK tersebut gratis, jadi tidak masalah kalau Evaluasi Studi sesuka hati!

Di beberapa negara maju, Perguruan tinggi biaya sangat lebih murah daripada UMR dan bahkan banyak yang gratis seperti di Jerman.

Ibarat anda memberi sedekah ke orang,
apakah anda berhak berbuat semena-mena terhadap orang yang anda beri?

kalau tidak ikhlas, mending tidak usah memberi ya gan emoticon-Smilie

jadi menurut saya hal tersebut kurang tepat untuk menerapkan Evaluasi Studi yang semena-mena emoticon-Smilie

2. Kuliah di PTK tersebut lulus langsung kerja, jadi terserah dong!

Saya rasa hal tersebut tidak ada korelasi langsung emoticon-Smilie

sekalil lagi,
kalau tidak ikhlas, mending tidak usah memberi ya gan emoticon-Smilie


*****

Nah kita pun bisa bertanya-tanya,
mengapa PTK tersebut bisa menerapkah Evaluasi Studi yang begitu tinggi?

1. Tidak diawasi langsung oleh DIKTI Kemendiknas

seperti yang kita ketahui Perguruan Tinggi Negeri seperti UI, ITB, UGM, Unair, UB, IPB diawasi oleh DIKTI jadi tidak bisa semena-mena dalam menerapkan Evaluasi Studi

Evaluasi Studi di Perguruan Tinggi Negeri yaitu:

- Setiap 2 tahun, mahasiswa wajib IP diatas 2,0

- Bagi mahasiswa yang menempun 4 semester, wajib sudah menempuh 40 sks, dan 8 semester wajib 80 sks (kalau tidak salah gan, mohon pembetulannya ya emoticon-Smilie )

2. Ada kemungkinan untuk menerapkan GENGSI

nah ini yang saya sangat kurang setuju,

ada beberapa desas-desus yang mengatakan sistem DO di PTK tersebut yang sangat sulit tetap diberlakukan karena agar ada "branding" sebagai tempat kuliah orang-orang pintar..

sepertinya korelasinya terlalu sangat sulit digabungkan, antara evaluasi studi yang terlalu ketat dengan pintar,

karena tempat perkuliahan adalah untuk mencari ilmu bukan mencari Gengsi emoticon-Smilie

*****

Harapan saya dengan membuat thread ini adalah,
agar teman-teman yang pernah mengalami masa sulit seperti saya dapat bangkit gan emoticon-Smilie

karena bisa jadi kita tidak pintar, tetapi lingkungan tempat belajar kita yang kurang tepat emoticon-Smilie

dan bila mau belajar,
kita bisa menjadi lebih baik emoticon-Smilie

Ingat Rhenald Kasali Phd waktu kuliah di FE UI IPK beliau cuma 2,49 tetapi bisa menjadi Professor emoticon-thumbsup

tentu kita bisa menjadi lebih baik gan emoticon-Smilie

oh ya bagaimana dengan TS sendiri?

Alhamdulillah semester depan TS skripsi di PTN di Ibukota provinsi emoticon-Smilie

IPK mencapai 3,15 dan IP semester kemaren sudah bisa Cumlaude (3,57)


berikut ada beberapa yang berkomentar


Quote:Quote:Original Posted By donsantoso
ketika anda DIBERI kesempatan utk kuliah di tempat tsb, anda tentu tau segala syarat2 nya... dan anda menerima itu dg tetap kuliah di tempat tersebut.

nah bila anda akhir nya tidak mampu memenuhi syarat nya, wajar kan klo anda tidak di perkenankan lagi kuliah disana?

ibarat kata; ANDA DIBERI DENGAN SYARAT DAN KETENTUAN. dan anda tau semua syarat dan ketentuan nya... dan menerima nya dg tetap kuliah disana... so siapa yg salah? tentu saja ANDA yg tdk bisa memenuhi syarat.



terima kasih gan,
iya gan saya tahu emoticon-Smilie

akan tetapi apakah hal tersebut sudah tepat?

iya SAYA tidak memenuhi syarat,
akan tetapi apakah syarat tersebut sudah tepat gan?

mengingat perguruan Tinggi negeri semaca UI, ITB, ITS, UNAIR,
UNDIp TIDAK menggunakan syarat seperti itu

bahkan kampus di Australia, Jerman, Austria emoticon-Smilie

Kampus Di Indonesia yang jauh lebih sulit daripada di Jerman dan Austria mungkin lebih baik diganti

Paling sulit di Dunia ya gan emoticon-Big Grin


******

di atas sudah ada yang mewakili dari Jerman, Austria, dan Australia,
mungkin ada juragan lain yang mengetahui apakah ada yang jauh lebih sulit dari kampus PTK di Bintaro, Tangerang, Indonesia?

kalau memang benar tidak ada,

mungkin kita bisa bangga punya kampus dengan evaluasi studi paling tidak tepat di seluruh dunia emoticon-Matabelo

semoga dengan adanya thread ini,
bisa ada perbaikan ke depannya ya gan emoticon-Smilie

kasian kalau nanti anak-anak kita atau cucu kita
kuliah di sana,
hanya karena kuliah gratis dan langsung kerja,
akan tetapi tidak ada kesempatan mengulang sama sekali..
langsung DO,
itu pun karena tidak memenuhi skala IPK 2.75 dari 4 dalam 2 semester

apa kata duniaaaaaaaaaaaaa emoticon-Big Grin



Quote:
Artikel Saya yang lain gan:


Cara Meningkatkan IPK dari 2 Koma, menjadi 3 Koma

Mengenal Macam-Macam Kredit di Bank [Jangan Sampai Ketipu Bunga Yg Katanya Murah Gan]

Cara Agar Mahasiswa Bisa Liburan ke Singapura n KL dengan Uang Sendiri




Quote:
Thread Saya yang lain gan:

Thread - Thread di Kaskus

Komentar Juragan

Thread ane yang lain gan:

Quote:Lebih Baik Mau Tahu [Kompilasi dari THREAD saya yg diview 140.000 Kali!]

Dimana Ada Kemauan Disitu Ada Jalan [Testimoni dari Mimin Gan!]

[SHARE] Cara Beli Koran 4.500, cuma membayar 2.300 gan!

[SHARE] Cara Meningkatkan IPK dari 2 Koma, menjadi 3 Koma gan!

[SHARE] Kampus Di Indonesia yang Jauh Lebih sulit daripada di Jerman & Austria gan!!!

[SHARE] Hati-hati Pinjam Uang di Bank dengan Sistem bunga ini gan!



Quote:Original Posted By spearow
sesama penghuni kampus itu, ane mo bagi pengalaman temen sekamar ane yang cukup menyedihkan. klo bisa numpang di page wan yoi gan..

Original Posted By quote for cerita

jadi kronoologisnya, dia adalah kakak tingkat ane. yang ambil cuti pas semester 4(ane masih semester 2) karena dia ada indikasi penyakit jantung, harus istirahat total, sehingga dia harus ambil cuti 1 tahun dan menjalani semester 4 tahun berikutnya, yaitu bersamaan dengan ane kuliahnya.

dia IPKnya klo ga salah sih skitar 3,skian gitu, dia kan udh menyelesaikan studi smpai smester 3. kurang 3 semster lagi tuh dia udh lulus!

pas udah kulah. di semester 4 ni dia kena musibah , gara2 beda kurikulum!
dia dapet matkul akuntansi pemerintahan dua, padahal dia belum dapat akuntansi pemerintahan 1, yang dimana mata kuliah ini ane dapet waktu ane semester 3. alhasil ada beberapa pembelajaran yang udah dia lewatin.

dia dapet manajemen keuangan yang dulu dia udah dapet mata kuliahnya di semester 3. [di kampus stan ini sistem mata kuiahnya paket 3 tahunan gan]

jadi singkat cerita selama setahun dia nunggu, dia gabung sama angkatan ane untuk berjuang di kampus itu. selama satu semester berlalu, angkatannya dia(kakak kelas ane) udah pada ujian dan lulus dari stan. tapi dia masih nunggu pengumuman untuk masuk semester 5 bersama ane.

tapi apa yang terjadi? IPKnya di bawah standar, yang sekarang udah ganti IPK minimal jadi 2,75 bukan 2,6 lagi!. dia dapet IPK skitaran 2.7 (ane lupa)

gimana perasaan agan kalo jadi dia???

udah kuliah 1,5 tahun. terus sakit jantung, nunggu selama setahun. (total 2,5tahun) stlah itu dia kuliah lagi satu semester. (total 3 tahun, dan harusnya dia udah lulus sama teman2nya) tetapi harusnya nambah 1 tahun lagi, dan ternyata al hasil?? Tuhan berkehendak lain sehingga dia harus DO!



batin gw, kejem amat nie kampus.
ada juga cerita lain yaitu temen sekelas gw dengan IPK 3.01 kena DO gara2 mata kuliahnya akuntansi perpajakan kena D, yaitu sekitar nilainya ga boleh dibawah 55, dia dapetnya 54!


tetapi, kalo TS pengen update skrg, ni kampus ter seram di dunia, tahun ini lagi ga buka pendaftaran. semenjak ada kasus gayus, yang merubah citra kampus STAN jadi kampus korupsi, dan bergantinya menteri bu SRI MUL, jd Pak Agus M. banyak isu yang berkembang bahwa STAN mau di tutup. akan diganti menjadi kampus pendidikan khusus yg udah jadi PNS.

udah ga jadi kampus ter seram di dnia lagi deh sistem nya.

tapi ga tau juga sih, smua cuman isu.emoticon-Bingung (S)

pesan yang mo ane sampaikan:
1. sebenarnya bener juga, kalo agan udah masuk KOTAK bernama sistem, maka agan harus tunduk atas KOTAK sistem itu sendiri. kalo tidak agan harus keluar dan cari kotak sistem yang lain, mungkin lebih sempit atau lebih luas.

saran ana:
1. kalo ga suka sama kOTAK sistem tertentu, kita boleh mengkritik, tetapi tidak boleh menyalahkan. kita boleh membandingkan, tetapi tidak boleh menjelekkan. hal yang paling bijak adalah mari kita coba buat kotak sistem kita sendiri. (semisal, bikin bisnis sendiri, sekolah swasta sendri, atau kampus swasta sendiri)

gak ada yang mudah di dunia ini, tetapi gak ada yang gak mungkin terjadi di dunia ini kecuali mencium keningmu sendiri.

semoga pembaca paham pesan pesan yang ane sampaikan.

semangat pada TS, gak semua bisa dilihat dengan ANGKA (nilai/IPK)

untuk info penyemangat aja. temen sekamar ane yang kena DO sekarang udah punya bisnis makanan sendiri(dia bikin kotak sistemnya sendiri) dan alhamdulillah insyaallah udah ada cabangnya dan bisa punya penghasilan yang mungkin bisa lebih atau sebanding dibandingkan gaji PNS di Kemenkeu




Quote:Quote:Original Posted By shiitdamn
berat juga ya kalo semester 1 IP pas 2.40 harus 2.75 di semester 2


oh saya kurang memberi informasi gan,

di semester 1,
kalau IPK kurang dari 2.40 (kalau tidak salah 2.4 atau 2.45) langsung DO tanpa Ba bi bu emoticon-Matabelo

Quote:
Quote:Original Posted By phaeton
kata siapa ITB gak nerapin sistem seperti itu?
saat Tingkat 1 (TPB) kita hanya diberi kesempatan 1 semester pendek (8SKS kalo gak salah...cmiiw) untuk memperbaiki nilai dan bila tetap tidak memenuhi syarat IPK minimal 2.0 langsung di-DO tanpa basa basi emoticon-Ngakak


kan minim 2.0 gan,
nda 2.4 di semester ganjil,
dan ipk 2.75 di semester genap emoticon-Big Grin


Quote:Quote:Original Posted By capelza
ane kuliah di UGM awal2nya emang berat. Palagi ane ambil psikologi, 4 semester awal dilalui dengan nasakom, tapi setelah serius alhamdulilah lulus dengan 3,1 dan kerja ditempat yang lumayan


wow ane masukin pejwan gan!

terima kasih sharingnya dari UGM emoticon-Smilie


Quote:
Quote:Original Posted By hisky
gila itu IPK 2,63 di DO..
untung ane ga kuliah di situ..


semoga ke depannya ada perbaikan gan emoticon-Smilie



Quote:Original Posted By Deny.Eno
aku smstr 1&2 jeblog gan,,tp mulai smstr 3 & strsnya alhamdulillah bagus gan,,tp kmpus sy tdk sesadis kmpus agan peraturannyaemoticon-Blue Guy Peace


selamat ya gan emoticon-Smilie

semoga semua kampus kayak agan nantinya emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By para.site
mungkin karena kedinasan gan kan ente dibayarin tuh pake duit negara, jadi standar nya harus tinggi biar outputnya ga asal2an emoticon-Angkat Beer


sebenarnya bukan karena masalah dibayarin negara atau bukan gan,
mengingat kalau di luar negeri,
beasiswa yang tiap bulan dikasih uang saku puluhan juta
( ADS Australia memberi uang saku 16-18 jt tiap bulan untuk penerimanya)
dan masih memberi kesempatan mengulang

saya rasa Indonesia, Pendidikannya paling hebat emoticon-Smilie

Quote:Original Posted By andry26.
gile lu ndro, IPK 2,63 di DO gmn ane klo kuliah disonooooooo emoticon-Hammer (S)


buahahahaha..
pakai kayaknya warkop DKI agan ini emoticon-Ngakak

Quote:Quote:Original Posted By adrianinter
kembali ada thread yang nyinggung kampus ane lagi emoticon-Repost

tolonh gan, berenti ngejelekin kampus ane.
emang STAN salah apa sama agan agan sekalian?
kalo emang gak bisa menuhin syarat, berarti agan emang tidak masuk kualifikasi
sebelum masuk agan kan tau syarat dan resikonya
walaupun begitu, kampus ane tetep banyak peminatnya?


Quote:Original Posted By hitamkelam


ya terus kenapa kalau DO dari situ?? emangnya ente harus sibuk ngasi penjelesan ke orang2 kenapa DO, dan lain sebagainya.. kampus paling sulit?? apa definisi sulitnya ni?? coba bayangkan kampus2 lain, mahasiswa dan orangtuanya harus sibuk cari bayaran tiap semester, temen gw bahkan orang ga mampu, tiap semester sibuk cari bantuan, bukankah itu juga sulit.. mentang2 ente DO jangan kecilkan kesulitan orang lain dong.
udahlah ga usah sibuk menyalahkan sistem, liat ke diri sendiri, perbaiki diri ente sendiri jangan sibuk cari kambing hitam ya..




maaf agan kalau kurang berkenan..

saya tidak menjelakkan gan,
maaf kalau ada yang menyinggung...

tetapi judul dan isi komparasi dengan kampus di luar negeri,
benar kan gan kalau kampus paling suling di dunia?

iya gan,
memang saya dan teman-teman yang kena DO adalah tidak memenuhi evaluasi studi kampus agan..

akan tetapi apakah evaluasi studi tersebut layak?
meningat kampus di jerman, australia, austria saja tidak seperti itu,,

maaf gan kalau kurang berkenan..

semoga ke depan ada perbaikan emoticon-Smilie



Quote:Original Posted By grahairpan
ane pikir juga kurang manusiawi tuh gan, gak dikasih kesempatan kedua..
buat agan2, kalo merasa finansialnya kurang dan mau kuliah gratis.. kejar aja PTN yang agan favoritkan.. bejibun kok beasiswa kalo di PTN, di kampus ane malah yg ngajuin beasiswa dibawah quota dari beasiswa yang bersangkutan...
PTN itu kampus rakyat..emoticon-I Love Indonesia

ane kuliah di Unpad, banyak kok beasiswa, temen ane ada yang kuliah gratis sampe lulus, plus dapet uang saku lagi..

hidup mahasiswa.. hidup rakyat Indonesia.. emoticon-I Love Indonesia

berat juga ya kalo semester 1 IP pas 2.40 harus 2.75 di semester 2

Komentar juragan 2

Quote:Original Posted By basmus
Maaf sebelumnya,ane komen no offense ya gan .
Ane salah satu mahasiswa disitu . Dan dari awal masuk situ sebenernya seluruh mahasiswa udah tau adanya peraturan tsb,jadi tugas kita sbg mahasiswa ya harus berpacu dengan peraturan tsb . Semua mahasiswa yg kuliah disitu udah tau dari awal masuk tentang sistem DO dan adanya minimal IP ataupun minimal nilai per mata kuliah,dan mereka semua juga tau kalo sampe mereka gak bisa mencapai target tsb,mereka akan lgsg di DO TANPA ADA KESEMPATAN KEDUA . Jadi sebenernya bukan sistem kampus yg salah . Kampus menerapkan sistem tsb karena dari jaman dulu standar kampus tsb memang sudah tinggi meskipun tidak setinggi skrg gan,dan itu memang perintah lgsg dari Kemenkeu,secara kampus tsb memang lgsg berada dibawah naungan Menkeu . Ini cuma buat penetral keadaan aja,karena ane juga udah banyak ngeliat temen2 ane yg belajarnya pada gak serius dan kemudia di DO,tapi temen2 ane yg emang belajarnya bener2 itu aman sentosa kok gan . Ane jg bukan orang yg alim dan rajin,tapi seenggaknya ane selalu mematuhi aturan disitu,jadi walaupun nilai ane jg pas2an,tapi ane aman . Dan yg agan2 sekalian perlu tau,mahasiswa yg di DO tiap tahunnya itu sedikit banget dibandingkan dengan jumlah seluruh mahasiswa yg sekolah di kampus tsb,jadi agan2 bisa liat kan bahwa sebenernya yg di DO itu ya emang bener2 mahasiswa yg kurang mampu mengikuti sistem di kampus tsb .

Ada temen ane,dia ip smt 1 itu 2,43 (minimal 2,4) . Ane udah pesimis dia bakal di DO di smt 2 yg minimal ip nya itu 2,75 . Tapi ternyata ipk smt 2 nya itu sampe sekitar 2,9an,dan akhirnya dia selamat gan,itu karena ane tau dia betul2 belajar buat ngejar nilainya yg ketinggalan jauh,jadi di kampus tsb kalo kita mau berusaha sebenernya bisa kok gan kuliah sampe lulus .

Jadi intinya,sebelum agan2 memilih kampus,sebaiknya agan perkirakan dulu apakah nanti kedepannya agan bisa mengikuti sistem di kampus tsb atau tidak,jangan hanya tergiur dengan pendidikan gratis dan pasti kerja dari kampus tsb . Oya satu lagi,pendidikan di Indonesia itu berbeda gan dengan diluar negeri,kemampuan finansial pemerintahnya pun jauh berbeda sehingga di luar negeri mungkin mampu memberi beasiswa full tanpa adanya sistem DO .

Sekali lagi ini ane no offense . Skrg ane udah lulus dari kampus tsb dan ane udah jadi pegawai di Kementrian Keuangan RI dan alhamdulillah sampe skrg semuanya lancar2 aja . Kalo bisa dipajang di pejwan ya gan,biar bisa pada baca juga




ane masih SMP gan.. blm tau.. emoticon-Big Grin
kata siapa ITB gak nerapin sistem seperti itu?
saat Tingkat 1 (TPB) kita hanya diberi kesempatan 1 semester pendek (8SKS kalo gak salah...cmiiw) untuk memperbaiki nilai dan bila tetap tidak memenuhi syarat IPK minimal 2.0 langsung di-DO tanpa basa basi emoticon-Ngakak
ane kuliah di UGM awal2nya emang berat. Palagi ane ambil psikologi, 4 semester awal dilalui dengan nasakom, tapi setelah serius alhamdulilah lulus dengan 3,1 dan kerja ditempat yang lumayan
kata dosen2 ane yang pernah kuliah di Luar Negeri gan, di Indonesia tuh memang paling berat. emoticon-Hammer (S)
Quote:Original Posted By phaeton
kata siapa ITB gak nerapin sistem seperti itu?
saat Tingkat 1 (TPB) kita hanya diberi kesempatan 1 semester pendek (8SKS kalo gak salah...cmiiw) untuk memperbaiki nilai dan bila tetap tidak memenuhi syarat IPK minimal 2.0 langsung di-DO tanpa basa basi emoticon-Ngakak


kan minim 2.0 gan,
nda 2.4 di semester ganjil,
dan ipk 2.75 di semester genap emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By rahmat2008
kata dosen2 ane yang pernah kuliah di Luar Negeri gan, di Indonesia tuh memang paling berat. emoticon-Hammer (S)


apalagi kl tidak ada kesempatan mengulang sama sekali gan emoticon-Hammer2
gila itu IPK 2,63 di DO..
untung ane ga kuliah di situ..
Quote:Original Posted By hisky
gila itu IPK 2,63 di DO..
untung ane ga kuliah di situ..


semoga ke depannya ada perbaikan gan emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By standley
ane masih SMP gan.. blm tau.. emoticon-Big Grin


semoga bisa menjadi refensi gan emoticon-Smilie
aku smstr 1&2 jeblog gan,,tp mulai smstr 3 & strsnya alhamdulillah bagus gan,,tp kmpus sy tdk sesadis kmpus agan peraturannyaemoticon-Blue Guy Peace
Quote:Original Posted By Deny.Eno
aku smstr 1&2 jeblog gan,,tp mulai smstr 3 & strsnya alhamdulillah bagus gan,,tp kmpus sy tdk sesadis kmpus agan peraturannyaemoticon-Blue Guy Peace


selamat ya gan emoticon-Smilie

semoga semua kampus kayak agan nantinya emoticon-Smilie
ane calon mahasiswa tahun ini gan

:takut :takut
mungkin karena kedinasan gan kan ente dibayarin tuh pake duit negara, jadi standar nya harus tinggi biar outputnya ga asal2an emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By para.site
mungkin karena kedinasan gan kan ente dibayarin tuh pake duit negara, jadi standar nya harus tinggi biar outputnya ga asal2an emoticon-Angkat Beer


sebenarnya bukan karena masalah dibayarin negara atau bukan gan,
mengingat kalau di luar negeri,
beasiswa yang tiap bulan dikasih uang saku puluhan juta
( ADS Australia memberi uang saku 16-18 jt tiap bulan untuk penerimanya)
dan masih memberi kesempatan mengulang

saya rasa Indonesia, Pendidikannya paling hebat emoticon-Smilie
STAN ya gan? emoticon-Matabelo
Itu STAN bkn gan ?