alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013614363/calon-gubenur-pilihan-rakyat-hnw--saya-siap-menjadi-gubernur--jakarta
[Calon Gubenur Pilihan Rakyat] HNW : Saya siap menjadi Gubernur Jakarta
Jakarta (ANTARA News) - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menyatakan siap menjalankan amanah partainya menjadi kandidat calon gubernur (cagub) dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun ini.

"Dalam polling internal, nama saya paling tinggi. Sebagai kader PKS, saya siap menjalankan amanah partai," kata Hidayat di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin.

Ia menambahkan, kandidat calon wakil gubernur yang akan dipilih untuk berpartisipasi dalam pemilihan pemimpin DKI Jakarta lebih baik juga berasal dari PKS.

Sementara kader PKS yang juga anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Al Habsy menyatakan, PKS memastikan akan mengusung Hidayat Nurwahid sebagai kandidat calon gubernur DKI Jakarta.

Dia mengatakan, "99,9 persen Hidayat diusung PKS sebagai calon gubernur DKI Jakarta."

Sementara untuk kandidat calon wakil gubernur, menurut dia, sebaiknya berasal dari partai lain.

"Alasannya, belajar pada pilkada lalu, PKS tidak menggandeng partai lain dan kekuatan partai sangat lemah sehingga kalah," katanya.(Zul)

Editor: Maryati

http://www.antaranews.com/berita/302...-cagub-jakarta

ane dan seluruh jajaran kader PKS beserta seluruh muslim di jakarta mendukung Pak Hidayat nur Wahid Menjadi gubernur dan mengubah DKI Jakarta menjadi lebih baik dan Islami emoticon-I Love Indonesia
hmm.. mungkin kalo ntar SBY udah gak jadi presiden lagi, bisa juga nyalonin jadi Gubernur DKI. Biar kata jabatannya turun, yg penting masih punya jabatan dan kantornya juga masih di Jakarta
Page One Index

Quote:Original Posted By b3nx2
ayo ayo
abis kerja,,pedagang,nyari uang
pas pulang malem ke rumah langsung pasang spanduk
pas hari minggu bukannya istirahat malah ngadain baksos,sunatan massal
pas pemilu mengajarkan cara mencontreng/mencoblos ke masyarakat ( tapi masyarakat malah milih pemimpin yg ngasih 50-150rb alias serangan fajar jam 10malem-2 pagi) ada apakah ??

klo memang pks sudah di diberi kemenangan pasti akan datang !!
seumur2 gw hidup yg rajin di daerah gw yg baksos cuma ini partai,,,partai laen cuma 5 tahun sekali emoticon-Hammer (S)

gw dukung hnw-didik !!!
yg laen nothing emoticon-Ngakak


dgn masuknya Jokowi dan HNW tambah sengit aja nih pertarungan memperebutkan DKI 1
Quote:Original Posted By hotmanparis.
dgn masuknya Jokowi dan HNW tambah sengit aja nih pertarungan memperebutkan DKI 1


iya gan,baru kali ini ane begitu bernafsu ingin ikut pilkada emoticon-Cool

tinggal wakilnya aja yang belum ketahuan nih(masih jadi rahasia internal)
Nih Profil Pak Hnw silakan agan baca-baca dulu,PAK Hidayat ini sudah terkenal Internasional

Quote:Hidayat Hur Wahid semasa kecil bercita-cita menjadi dokter. Alasannya sederhana. Karena ingin dirinya dapat membantu sesama. Namun, keikhlasannya menjalani skenario hidup dari Allah membawanya ke dunia yang tak pernah dicita-citakannya: dunia politik. Kendati demikian, tekadnya tak berubah. Di manapun beraktivitas, dia selalu berupaya menjadi bagian dari solusi. Bukan justru bagian dari masalah. Hidayat kecil hidup seperti anak-anak desa lainnya. Bermain di sawah, mencari ikan di sungai dan menggembala ternak. Ayah beliau yang seorang guru berpikir jauh ke depan. Hidayat dikirimnya ke pondok pesantren moderen Gontor. Rupanya, inilah yang menjadi dasar bagi langkah besar Hidayat ke masa depan.
Hidayat Hur Wahid
Biografi Hidayat Hur Wahid dari Biografi Web
Dari Gontor, Hidayat melanjutkan pendidikannya ke Madinah, Arab Saudi. Sebentar saja di sana. Hanya 13 tahun…

Sepulang dari Madinah, sebetulnya Hidayat ingin pulang dan mengamalkan ilmunya di Yogyakarta. Dekat dengan kampung kelahiran di Prambanan. Namun, teman-temannya di Jakarta mencegatnya. Mereka membutuhkan peran Hidayat.

Di Jakarta, Hidayat pun serius beraktivitas sebagai tenaga pengajar di UIN Syarif Hidayatullah, Universitas Muhammadiyah dan Universitas Islam Asy Syafiiyah. Tampaknya Allah punya skenario lain. Rekan-rekan Hidayat yang semula membuat LSM, kemudian mendirikan partai. Tunduk pada keputusan musyawarah, Hidayat pun didaulat menjadi deklarator Partai Keadilan (PK).
Berawal di PK inilah Hidayat berkiprah di dunia politik yang terkenal kejam, penuh intrik dan secara salah kaprah dianggap sebagai dunia yang kotor dan menghalalkan segala cara. Namun, politik tidak mengubah prinsip hidup Hidayat yang dipegangnya sejak kecil. Hidayat bertekad menjadikan politik sebagai bagian dari solusi permasalahan bangsa. Bukan sebaliknya, menjadikan politik sebagai sumber masalah bagi bangsa.

Kiprah Hidayat di PK dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus menanjak. Bahkan, Hidayat pernah dua kali menjadi “Presiden”. Yakni, Presiden PK dan PKS. Hidayat juga menunjukkan prestasi yang luar biasa. Di bawah kepemimpinannya, PKS berhasil meraih suara 7,3 persen pada Pemilu 2004. Padahal, dalam Pemilu 1999, PK baru mendapat 1,53 persen suara. Hidayat juga menjadi salah satu anggota DPR periode 2004-2009 yang terpilih dengan suara melebihi Bilangan Pembagi Pemilih (BPP). Hal ini menunjukkan bahwa Hidayat adalah figur yang siap mengemban amanah apapun dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi tinggi.

Kemampuannya sebagai pemimpin juga diperlihatkan ketika menjadi Koordinator Lapangan aksi sejuta umat menentang agresi Amerika Serikat ke Irak pada tahun 2003. Aksi yang diikuti beragam komponen masyarakat itu berlangsung dengan tertib dan damai.

Hidayat juga pembelajar yang cepat. Dia belajar dengan maksimal di mana saja dia mendapat amanah tugas. Termasuk ketika terpilih sebagai Ketua MPR periode 2004-2009. Hidayat mengaku, dulu dia tak akrab dengan Undang-Undang Dasar. Tetapi kini UUD 1945 dihafalnya luar kepala. Ini karena Hidayat selalu berprinsip, apapun amanah yang didapat, dia akan mengerjakannya dengan maksimal.

Dia dengan cepat dikenal sebagai politisi yang senantiasa mengedepankan moralitas. Selaras dengan profilnya yang sederhana, low profile dan tawadhu (rendah hati). Sosok Hidayat sebagai pribadi dan pemimpin berjiwa sosial sudah sangat dikenal masyarakat. Dia selalu terlibat aktif dalam berbagai aktivitas sosial dan peduli korban bencana. Sebut saja bencana banjir ibukota, tsunami Aceh, gempa Yogya dan Jateng serta lokasi-lokasi bencana lainnya. Sebut juga aktivitasnya dalam menyantuni anak-anak yatim, pembangunan masjid dan pesantren, pemberian beasiswa bagi pelajar tak mampu dan berbagai aktivitas sosial lainnya.

Sebagai dai, saat ini Hidayat berperan sentral dalam pembangunan Masjid Raya Al Muttaqun, Prambanan, Klaten. Idul Adha 1429 H lalu, dia menjadi imam sekaligus khatib di Alun-alun Klaten. Tanpa canggung, dia pun menyembelih sendiri dua ekor sapi kurban. Sebelumnya, ketika Idul Fitri 1429 H di Boyolali, dia menyampaikan khutbah di hadapan ribuan jamaah. Sampai saat ini, Hidayat juga masih aktif mengisi khutbah Jumat di masjid-masjid serta mengisi acara-acara kajian Islam di stasiun-stasiun televisi.

Kepedulian Hidayat terhadap keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila juga tak diragukan lagi. Dalam berbagai kesempatan Hidayat selalu menegaskan: Pancasila dan NKRI adalah kesepakatan final bangsa Indonesia. Begitu pula komitmennya pada UUD ’45. Hidayat selalu menyatakan sebagai pihak yang berada di garda terdepan untuk mempertahankannya.

Hidayat juga diterima tokoh-tokoh internasional. Sejumlah seminar, dialog dan forum-forum diskusi tingkat internasional dihadirinya. Mulai dari dialog agama di Makkah, dialog antaragama di Madrid, Spanyol, seminar isu-isu kontemporer dengan Lee Kuan Yew di Singapura hingga konferenesi internasional Amerika dan Islam di Doha, Qatar.

Tiga belas tahun menuntut ilmu di Madinah, Arab Saudi tidak membuat Hidayat tercerabut dari akar budaya Jawa. Hidayat tetaplah Wong Jowo yang suka wayang. Dia bahkan mengidolakan tokoh Kresna. Alasannya, Kresna adalah sosok pemimpin yang bijak, mengayomi, menjaga persatuan dan bisa mencari solusi bagi setiap masalah.

Di rumah orangtuanya di Kadipaten, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten, Hidayat menyimpan hingga tiga buah wayang Kresna bersama kitab-kitab kuning. Kecintaan pada wayang ditunjukkan dengan kesediaannya menjadi Anggota Dewan Pembina Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) dan hadir membuka festival wayang internasional pertama di Surabaya.

Hidayat kini tak lagi hanya milik PKS. Hidayat sudah menjadi milik bangsa. Makin banyak kalangan yang merasa turut “memiliki” Hidayat. Hidayat dengan gembira menyambut siapa saja untuk turut bersamanya berjuang demi bangkitnya kembali Indonesia.

Sebagai wujud cinta tanah kelahiran, kini Hidayat siap menjalankan tugas dari partai untuk dicalegkan di Dapil V Jateng (Klaten, Solo, Boyolali, Sukoharjo). Tekadnya tetap sama. Yakni berusaha memaksimalkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat melalui kewenangan sebagai anggota dewan untuk menyusun anggaran, mengontrol eksekutif dan membuat UU yang berpihak pada keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Hidayat berharap semua pihak berupaya menghadirkan Pemilu di Dapil V yang berkualitas. Karenanya, seluruh pihak diminta berpartisipasi dalam pesta demokrasi ini dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran, black campaign dan money politics.

Profil
Nama: Dr. HM. Hidayat Nur Wahid, MA
Tempat/Tanggal Lahir: Klaten, 8 April 1960

Alamat:
- Jl. Widya Chandra IV/16, Jakarta (Rumah Dinas Ketua MPR)
- Jl. H. Rijin RT 01/09 No. 196, Jatimakmur, Pondok Gede, Bekasi
- Kadipaten, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten (Rumah Orangtua)

Nama Istri:
- (Almarhumah) Hj. Kastian Indriawati
- dr. Diana Abbas Thalib, MARS.

Nama Anak:
* dari istri pertama:
1. Inayatu Dzil Izzati
2. Ruzaina
3. Alla Khairi
4. Hubaib Shidiqi
* dari istri kedua:
1. Nizar Muhammad

Pendidikan:

SDN Kebondalem Kidul I, Prambanan, Klaten (1972)
Pondok Pesantren Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur (1973)
Pondok Modern Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur (1978)
IAIN Sunan Kalijaga, Fakultas Syariah, Yogyakarta (1979)
Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Saudi Arabia; (1983)
Program Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah Arab Saudi, jurusan Aqidah (1987)
Program Doktor Pasca Sarjana Universitas Islam Madinah, Arab Saudi, Fakultas Dakwah dan Ushuludiin, Jurusan Aqidah (1992)

Organisasi:

Anggota Pelajar Islam Indonesia (PII) (1973)
Andalan Koordinator Pramuka Gontor bidang kesekretariatan (1977-1978)
Training HMI IAIN Yogyakarta (1979)
Sekretaris MIP PPI Madinah Arab Saudi (1981-1983)
Ketua I Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Saudi Arabia (1983-1985)
Peneliti LKFKH (Lembaga Kajian Fiqh dan Hukum) Al Khairot
Ketua Umum LP2SI (Lembaga Pelayanan Pesantren dan Studi Islam) Al-Haramain Jakarta (sejak 1993)
Anggota Pengurus badan Wakaf Pondok Modern Gontor (1999)
Pengurus Islamic Center IQRO Bekasi
Ketua Dewan Pendiri Partai Keadilan (PK)
Ketua Majelis Pertimbangan Partai Keadilan (1998-1999)
Anggota Steering Commitee IIFTIHAR untuk International Seminar and Workshop on Islamic Economics (1999)
Presiden Partai Keadilan (PK) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (2000-2004)
Ketua Majelis Syuro Ikatan Da’i Indonesia (IKADI)
Ketua Forum Dakwah Indonesia
Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI (2005-2010)
Anggota Dewan Pembina Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI)
Wakil Ketua Wali Amanat Al Quds Foundation yang diketuai Syaikh Prof. Dr. Yusuf Al Qaradhawy
Anggota Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Ketua Dewan Pembina Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI)

Pekerjaan:

Dosen Pasca Sarjana Magister Studi Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
Dosen Pasca Sarjana Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
Dosen Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah JakartaDosen Fakultas Ushuluddin (Program Khusus) IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Dosen Pasca Sarjana Universitas Asy-Syafi’iyah, Jakarta
Ketua LP2SI (Lembaga Pelayanan Pesantren dan Studi Islam) Yayasan Al-Haramain, Jakarta
Dewan Redaksi Jurnal Kajian Islam Ma’rifah Jakarta
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia (MPR RI) (2004-2009)

nah gitu gak usah malu om JOK
ini baru seru, balonnya lebih dari 2, kira kira kumis menang gak ya??? emoticon-Big Grin
yang namanya kecap gak ada yang nomor 2.
semua paket berhak mempromosikan dirinya.

jadikan pilkada sebagai pesta demokrasi rakyat.

emoticon-I Love Indonesia

jangan lupa polling agan untuk paket dalam pilkada jakarta
http://livebeta.kaskus.co.id/thread/...i-jakarta-2012
Quote:Original Posted By pAHAcenter
bantu sundul de emoticon-Malu (S)
kacian threadnya tidak laku dibanding thread WI-HOK emoticon-Cendol (S)

ga laku(belum laku) di kaskus bukan berarti ga laku di dunia nyata gan emoticon-Peace

Quote:Original Posted By minzi cool
ini baru seru, balonnya lebih dari 2, kira kira kumis menang gak ya??? emoticon-Big Grin


si kumis sih masih jadi lawan yang tangguh karena dia kan incumbent dan dibeking ama pns

tapi tetep deh yakin Pak NHW bisa memberikan yang terbaik dan perlu diketahui Basis terkuat PKS itu ya di jakarta
Semakin berbau parpol ini BPLN emoticon-Ngakak

sukses buat pak ustadz, selamat mendirikan wilayah khilafah kecil kecilan dulu
emoticon-Ngakak
Quote:Original Posted By DPRD


kalo PKS kalah lagi di pertarungan pilkada jakarta gimana?
balik ke ruko kah? taroh kemana ya kira2 ntar muka nya ini partai seandai nya kalah telak ntar.

kalo gw sih kagak bakalan milih partai munafik


kalau kalah ya berarti rakyat jakarta belum siap dipimpin orang terbaik emoticon-Malu
mau balik ke ruko mau balik ke kontrakan ga amsalah selama masih istiqomah dengan perjuangan Negara Syariah dan rakyat kecil

ane ga suruh ente milih pak HNW kok emoticon-Malu
Ane bahagia sekali mendapat dukungan dari para Arab Wannabe... emoticon-Blue Guy Cendol (S)

Visi ane akan menjadikan Kota Jakarta Menjadi Kota Jakarta Arabiya...
emoticon-Blue Guy Peace
Quote:Original Posted By DPRD


kenapa pula jakarta belum siap di pimpin oleh yang terbaik? bukannya malah yang terbaik harus lah memimpin. atau jangan2 kader2 pks bukanlah yang terbaik jadi tidak layak untuk memimpin emoticon-Malu


ya mungkin saja otak dan sikap mereka ga bisa sanggup dipimpin orang terbaik.
kadang kan rakyat lebih suka yang pencitraan banci tampil yang prestasinya cuma seupil emoticon-Malu
Quote:Original Posted By PKSpilihanku
ya mungkin saja otak dan sikap mereka ga bisa sanggup dipimpin orang terbaik.
kadang kan rakyat lebih suka yang pencitraan banci tampil yang prestasinya cuma seupil emoticon-Malu


ente lekas balik ke Markas PKS, WC belon disikat tuh..malah ngaskus.. emoticon-Mad:

Ntar ane Pecat ente jadi Calon Arab Wannabe baru tauk...
emoticon-Mad:
Quote:Original Posted By HidayatNurWahid


ente lekas balik ke Markas PKS, WC belon disikat tuh..malah ngaskus.. emoticon-Mad:

Ntar ane Pecat ente jadi Calon Arab Wannabe baru tauk...
emoticon-Mad:


agan sapa emang,ngaku2 pak HNW emoticon-Ngakak
sejak kapan ane jadi arab wannabe

dasar kafir emoticon-army
Quote:Original Posted By PKSpilihanku
agan sapa emang,ngaku2 pak HNW emoticon-Ngakak
sejak kapan ane jadi arab wannabe

dasar kafir emoticon-army


Dasar OfficeBoy Markas PKS... malah ngatain ane Kapir...emoticon-Mad:

Awas loe... ntar kalo ane balik ke Markas tak ane kasi minum Kencing Onta biar pinteran dikit...
emoticon-Mad:
wah tambah sengit nih persaingan pilgub dki emoticon-Big Grin
Quote:Original Posted By mas minke
wah tambah sengit nih persaingan pilgub dki emoticon-Big Grin


dukung yang Terbaik ya gan emoticon-I Love Indonesia

PKS + Hidayat Nur Wahid = Jawaban masalah jakarta emoticon-I Love Indonesia

kita liat aja nanti siapa yang akan menang
yang pilihan rakyat lah yang akan menang kelak emoticon-Cendol (S)