alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013609311/wahabi-tidak-berilmu
wahabi tidak berilmu?
inilah satu kesalahan kalian yang suka sembarang sebut, asal bunyi, cuap cuap sana sini tanpa tahu siapa dan hanya mengikuti guru kalian. dan ana lampirkan dengan jelas pendapat habib habib kalian yang katanya berilmu luas itu.

ustad - ustad kelompok sawah ( salafi wahabi ) - 2009/11/04 18:10 Assalamualaikum Wr Wb,

Habib munzir yang ku cintai,
mohon penjelasan sbb :

Siapa sih ustad - ustad yang dijadikan rujukan oleh kelompok sawah

Sekarang banyak buku yang diterjemahkan oleh kelompok salafi yang katanya banyak kandungannya yang selewengkan arti dan maksudnya,

Bib mohon diijinkan saya menjadi murid dan mohon ujajah seluruh amalan, mohon admin dapat menyebutkan amalannya

Demikian terima kasih

sipenanya


Re:ustad - ustad kelompok sawah ( salafi wahabi ) - 2009/11/05 18:48 Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh,

kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya semoga selalu menaungi hari hari anda,

Saudaraku yg kumuliakan,
banyak sekali, namun pimpinannya adalah Ibn Abdul wahab yg mereka jadikan Imam padahal tak sampai ke derajat Al Hafidh sekalipun apalagi Hujjatul Islam (Al Hafidh adalah yg telah hafal 100.000 hadits berikut sanad dan matannya, hujjatul islam adalah yg hafal lebih dari 300.000 hadits dg sanad dan hukum matannya).

yg masa kini diantaranya Ibn Baz, dan Abdurrahman assudaisiy, yg suaranya banyak di stel oleh masjid masjid ahlussunnah waljamaah, tanpa mereka tahu bahwa Abdurrahman assudeisiy itu wahabi yg telah mengarang suatu buku yg menjatuhkan hadits hadits shahih pada Shahih Bukhari.
banyak muslimin ahlussunnah waljamaah tidak tahu itu, dan menganggapnya suaranya bagus dan merdu, padahal Rasul saw sudah memperingatkan bahwa kelak akan muncul mereka yg membaca alqur;an dg baik namun hanya sampai tenggorokan saja, (hatinya tidak tersentuh kemuliaan dan kesucian Alqur;an) mereka semakin jauh dari agama islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya, mereka sibuk memerangi orang islam dan membiarkan penyembah berhala (mereka membuat jutaan buku untuk memerangi akidah orang islam, dan tidak membuat itu untuk membenahi para agama lain), jika aku menemui mereka akan kuperangi mereka (Shahih Bukhari)

semoga Allah swt memberikan mereka hidayah, kita terus memerangi mereka, bukan dg senjata tentunya, karena mereka adalah saudara muslimin kita namun salah arah karena kedangkalannya dalam syariah, kita berusaha membenahinya semampunya.

saudaraku saya belum layak menjadi murid maka bagaimana saya menjadi guru, kita bersaudara dalam keluhuran dunia dan akhirat abadi, saling mengisi dan mengingatkan.

saya ijazahkan seluruh dzikir salafusshalih, semua doa Rijaalussanad dan semua doa dan dzikir dari seluruh para wali dan shalihin, munajat dan dzikir para Ahlusshiddiqiyyatul Kubra, kepada anda, Ijazah sempurna yg saya terima dari Guru Mulia kita Al Allamah Al Musnid Alhabib Umar bin hafidh yg sanadnya muttashil (bersambung) pada segenap para ulama, muhaddits, para wali dan shalihin. Ijazah ini mencakup seluruh surat dalam Alqur’an, wirid, dzikir, amalan sunnah, dan doa Nabi Muhammad saw dan doa para Nabi dan Doa seluruh Ummat Muhammad saw, dan seluruh Hamba Allah yg shalih. semoga anda selalu dalam kemuliaan Dzikir dan Cahya Munajat mereka. Amiin

Demikian saudaraku yg kumuliakan, semoga dalam kebahagiaan selalu, semoga sukses dg segala cita cita,

Wallahu a'lam

jawaban orang yang sangat dipuja puja pengikutnya
dan ini untuk meluruskan pandangan habib habib kalian yang terlalu luas. Diambil dari jawaban salah satu yang mencintai para ulama dengan sewajarnya untuk membela hak ulama tersebut pada thread dari

budhiZjunior (setan yang berwujud manusia yang bisanya bikin keraguan dalam hati dan mengadu domba sesama kaum muslimin)
http://www.kaskus.co.id/showthread.p...#post662452184.

Originally Posted by vamas View Post
WAHABI YANG MANA YANG SESAT ??

Tentu hal ini membuat kita bertanya-tanya, mungkin bagi mereka yang PRO akan merasa marah dan sangat tidak setuju, dan yang KONTRA mungkin akan tertawa sepuas-puasnya..Maka siapakah sebenarnya Wahabi ini??
Bagaimanakah sejarah penamaan mereka??
Marilah kita simak dialog Ilmiah yang sangat menarik antara Syaikh Muhammad bin Sa’ad Asy Syuwai’ir dengan para masyaikh/dosen-dosen disuatu Universitas Islam di Maroko

Salah seorang Dosen itu berkata: “Sungguh hati kami sangat mencintai Kerajaan Saudi Arabia, demikian pula dengan jiwa-jiwa dan hati-hati kaum muslimin sangat condong kepadanya,dimana setiap kaum muslimin sangat ingin pergi kesana, bahkan antara kami dengan kalian sangat dekat jaraknya. Namun sayang, kalian berada diatas suatu Madzhab, yang kalau kalian tinggalkan tentu akan lebih baik, yaitu Madzhab Wahabi.”
Kemudian Asy Syaikh dengan tenangnya menjawab: “Sungguh banyak pengetahuan yang keliru yang melekat dalam pikiran manusia, yang mana pengetahuan tersebut bukan diambil dari sumber-sumber yang terpercaya, dan mungkin kalian pun mendapat khabar-khabar yang tidak tepat dalam hal ini.
Baiklah, agar pemahaman kita bersatu, maka saya minta kepada kalian dalam diskusi ini agar mengeluarkan argumen-argumen yang diambil dari sumber-sumber yang terpercaya,dan saya rasa di Universitas ini terdapat Perpustakaan yang menyediakan kitab-kitab sejarah islam terpercaya. Dan juga hendaknya kita semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat Fanatisme dan Emosional.”
Dosen itu berkata : “saya setuju denganmu, dan biarkanlah para Masyaikh yang ada dihadapan kita menjadi saksi dan hakim diantara kita.”
Asy Syaikh berkata : “saya terima, Setelah bertawakal kepada Allah, saya persilahkan kepada anda untuk melontarkan masalah sebagai pembuka diskusi kita ini.”

Dosen itu pun berkata :
“Baiklah kita ambil satu contoh, ada sebuah fatwa yang menyatakan bahwa firqoh wahabi adalah Firqoh yang sesat. Disebutkan dalam kitab Al-Mi’yar yang ditulis oleh Al Imam Al-Wansyarisi, beliau menyebutkan bahwa Al-Imam Al-Lakhmi pernah ditanya tentang suatu negeri yang disitu orang-orang Wahabiyyun membangun sebuah masjid, “Bolehkan kita Sholat di Masiid yang dibangun olehorang-orang wahabi itu ??” maka Imam Al-Lakhmi pun menjawab: “Firqoh Wahabiyyah adalah firqoh yang sesat, yang masjidnya wajib untuk dihancurkan, karena mereka telah menyelisihi kepada jalannya kaum mu’minin, dan telah membuat bid’ah yang sesat dan wajib bagi kaum muslimin untuk mengusir mereka dari negeri-negeri kaum muslimin “.
(wajib kita ketahui bahwa Imam Al-Wansyarisi dan Imam Al-Lakhmi adalah ulama ahlusunnah)
Dosen itu berkata lagi : “Saya rasa kita sudah sepakat akan hal ini, bahwa tindakan kalian adalah salah selama ini,”
Kemudian Asy Syaikh menjawab : ”Tunggu dulu..!! kita belum sepakat, lagipula diskusi kita ini baru dimulai, dan perlu anda ketahui bahwasannya sangat banyak fatwa yang seperti ini yang dikeluarkan oleh para ulama sebelum dan sesudah Al-Lakhmi, untuk itu tolong anda sebutkan terlebih dahulu kitab yang menjadi rujukan kalian itu !”
Dosen itu berkata: ”Anda ingin saya membacakannya dari fatwanya saja, atau saya mulai dari sampulnya ??”
Asy Syaikh menjawab: ”Dari sampul luarnya saja.”
Dosen itu kemudian mengambil kitabnya dan membacakannya: ”Namanya adalah Kitab Al-Mi’yar, yang dikarang oleh Ahmad bin Muhammad Al-Wansyarisi. Wafat pada tahun 914 H di kota Fas, di Maroko.”
Kemudian Asy Syaikh berkata kepada salah seorang penulis di sebelahnya: “Wahai syaikh, tolong catat baik- baik, bahwa Imam Al-Wansyarisi wafat pada tahun 914 H. Kemudian bisakah anda menghadirkan biografi Imam Al- Lakhmi??”
Dosen itu berkata: “Ya.”
Kemudian dia berdiri menuju salah satu rak perpustakaan, lalu dia membawakan satu juz dari salah satu kitab-kitab yang mengumpulkan biografi ulama. Didalam kitab tersebut terdapat biografi Ali bin Muhammad Al-Lakhmi, seorang Mufti Andalusia dan Afrika Utara.
Kemudian Asy Syaikh berkata : “Kapan beliau wafat?”
Yang membaca kitab menjawab: “Beliau wafat pada tahun 478 H“
Asy Syaikh berkata kepada seorang penulis tadi: “Wahai syaikh tolong dicatat tahun wafatnya Syaikh Al-Lakhmi” kemudian ditulis.
Lalu dengan tegasnya Asy Syaikh berkata : “Wahai para masyaikh….!!! Saya ingin bertanya kepada antum semua …!!! Apakah mungkin ada ulama yang memfatwakan tentang kesesatan suatu kelompok yang belum datang (lahir) ???? kecuali kalau dapat wahyu????”
Mereka semua menjawab : “Tentu tidak mungkin, Tolong perjelas lagi maksud anda !”
Asy syaikh berkata lagi : “Bukankah wahabi yang kalian anggap sesat itu adalah dakwahnya yang dibawa dan dibangun oleh Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab????”
Mereka berkata : “Siapa lagi???”
Asy Syaikh berkata: “Coba tolong perhatikan..!!! Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H.
Nah, ketika Al-Imam Al-Lakhmi berfatwa seperi itu, jauh RATUSAN TAHUN lamanya sebelum syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab lahir..bahkan sampai 22 generasi ke atas dari beliau sama belum ada yang lahir..apalagi berdakwah..
KAIF ??? GIMANA INI???” (Merekapun terdiam beberapa saat..)
Kemudian mereka berkata: “Lalu sebenarnya siapa yang dimaksud Wahabi oleh Imam Al-Lakhmi tersebut ?? mohon dielaskan dengan dalil yang memuaskan, kami ingin mengetahui yang sebenarnya !”
Asy Syaikh pun menjawab dengan tenang : “Apakah anda memiliki kitab Al-Firaq Fii Syimal Afriqiya, yang ditulis oleh Al-Faradbil, seorang kebangsaan Francis ?”
Dosen itu berkata: “Ya ini ada”
Asy Syaikh pun berkata : “Coba tolong buka di huruf “wau” .. maka dibukalah huruf tersebut dan munculah sebuah judul yang tertulis “Wahabiyyah“
Kemudian Asy Syaikh menyuruh kepada Dosen itu untuk membacakan tentang biografi firqoh wahabiyyah itu.
Dosen itu pun membacakannya: ”Wahabi atau Wahabiyyah adalah sebuah sekte KHOWARIJ ABADHIYYAH yang dicetuskan oleh Abdul Wahhab bin Abdirrahman bin Rustum Al-Khoriji Al-Abadhi, Orang ini telah banyak menghapus Syari’at Islam, dia menghapus kewajiban menunaikan ibadah haji dan telah terjadi peperangan antara dia dengan beberapa orang yang menentangnya. Dia wafat pada tahun 197 H di kota Thorat di Afrika Utara. Penulis mengatakan bahwa firqoh ini dinamai dengan nama pendirinya, dikarenakan memunculkan banyak perubahan dan dan keyakinan dalam madzhabnya. Mereka sangat membenci Ahlussunnah.
Setelah Dosen itu membacakan kitabnya Asy Syaikh berkata : “Inilah Wahabi yang dimaksud oleh imam Al-Lakhmi, inilah wahabi yang telah memecah belah kaum muslimin dan merekalah yang difatwakan oleh para ulama Andalusia dan Afrika Utara sebagaimana yang telah kalian dapati sendiri dari kitab-kitab yang kalian miliki. Adapun Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su’ud-Rahimuhumallah-, maka dia bertentangan dengan amalan dakwah Khowarij, karena dakwah beliau ini tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid ’ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.
Syubhat yang tersebar dinegeri-negeri Islam ini dipropagandakan oleh musuh- musuh islam dan kaum muslimin dari kalangan penjajah dan selain mereka agar terjadi perpecahan dalam barisan kaum muslimin.
Sesungguhnya telah diketahui bahwa dulu para penjajah menguasai kebanyakan negeri-negeri islam pada waktu itu,dan saat itu adalah puncak dari kekuatan mereka. Dan mereka tahu betul kenyataan pada perang salib bahwa musuh utama mereka adalah kaum muslimin yang bebas dari noda yang pada waktu itu menamakan dirinya dengan Salafiyyah. Belakangan mereka mendapatkan sebuah pakaian siap pakai, maka mereka langsung menggunakan pakaian dakwah ini untuk membuat manusia lari darinya dan memecah belah diantara kaum muslimin, karena yang menjadi moto mereka adalah “PECAH BELAHLAH MEREKA, NISCAYA KAMU AKAN MEMIMPIN MEREKA ”
Sholahuddin Al-Ayubi tidaklah mengusir mereka keluar dari negeri Syam secara sempurna kecuali setelah berakhirnya daulah Fathimiyyah Al-Ubaidiyyin di Mesir, kemudian
beliau (Sholahuddin mendatangkan para ulama ahlusunnah dari Syam lalu mengutus mereka ke negeri Mesir, sehingga berubahlah negeri mesir dari aqidah Syiah Bathiniyyah menuju kepada Aqidah Ahlusunnah yang terang dalam hal dalil, amalan dan keyakinan.
(silahkan lihat kitab Al Kamil Oleh Ibnu Atsir)
semoga agan2 semua bisa lebih selektif dalam menerima informasi


jadi sekali lagi ana mau bertanya kepada kalian.
kalian nisbatkan kepada siapa gelar wahabi yang buruk itu? karena habib kalian hanya menyebutkan ibn abdul wahhab? bukankah dia membuat keraguan diantara hati kaum muslimin?

maka Ibnu Asakir mengatakan:
لحوم العلماء مسمومة
[ Daging para ulama' adalah beracun ]

Barangsiapa berani menggigitnya, menyobeknya dengan cara merendahkan, menghina harga diri mereka maka akan terkena racunnya. Binasalah dia karena racun tersebut….

Ini adalah nasehat bagi mereka-mereka yang berani menyobek-nyobek harga diri para ulama’ Hafizhahumullah Ta’ala tanpa burhan dan bukti ...

Berhati-hatilah, kelak kita akan di mintai hujjah oleh Allah atas mereka, sedangkan mereka menyandang gelar "mujtahid", dan kita tidak.,
dan sekali lagi ana tanya untuk minta klarifikasi

yg masa kini diantaranya Ibn Baz, dan Abdurrahman assudaisiy, yg suaranya banyak di stel oleh masjid masjid ahlussunnah waljamaah, tanpa mereka tahu bahwa Abdurrahman assudeisiy itu wahabi yg telah mengarang suatu buku yg menjatuhkan hadits hadits shahih pada Shahih Bukhari.
banyak muslimin ahlussunnah waljamaah tidak tahu itu, dan menganggapnya suaranya bagus dan merdu, padahal Rasul saw sudah memperingatkan bahwa kelak akan muncul mereka yg membaca alqur;an dg baik namun hanya sampai tenggorokan saja, (hatinya tidak tersentuh kemuliaan dan kesucian Alqur;an) mereka semakin jauh dari agama islam seperti cepatnya menjauhnya anak panah dari busurnya, mereka sibuk memerangi orang islam dan membiarkan penyembah berhala (mereka membuat jutaan buku untuk memerangi akidah orang islam, dan tidak membuat itu untuk membenahi para agama lain), jika aku menemui mereka akan kuperangi mereka (Shahih Bukhari)


apakah beliau yang disebutkan diatas tampak seperti orang yang kurang ilmu dan mengarang buku yang menjatuhkan hadits tanpa ilmu? kan kita sebagai kaum muslimin tahu, kalau untuk menjadi seorang imam dimasjidil harom itu ilmu agamanya pasti lebih baik daripada orang yang hanya bisa menghujat? apakah sipenuduh iri akan suaranya yang banyak distel dimasjid masjid ahlussunnah sampai bilang beliau baca al qur'an hanya sampai pada tenggorokannya? bagaimana bisa sipenuduh tahu urusan hati? urusan yang ghoib? apakah sipenuduh Robb? tuhan?
Setiap orang memiliki persepsi ?ª?? beda-beda terhadap orang laen emoticon-Cool
ane ga pernah tau yang namanya wahabi gan
barulah setelah ane baca thread agan taunya
Quote:Original Posted By paijoblondo
Setiap orang memiliki persepsi ?ª?? beda-beda terhadap orang laen emoticon-Cool

memang gan, tapi bukan berarti harus bilang kalau para ulama pemberi fatwa tentang agama islam disaudi itu rendah ilmunya kan? mana yang lebih rendah derajatnya orang yang tertuduh dan tidak terbukti daripada penuduh dengan tuduhannya terbukti salah? semoga negara yang aku cintai ini dihindari dari orang munafik yang berpura pura mengetahui segalanya.
Quote:Original Posted By 443440
ane ga pernah tau yang namanya wahabi gan
barulah setelah ane baca thread agan taunya

yah gan, mau dibilang apa, mereka hanya menyebut kata kata wahabi tanpa mau mencari tahu kebenarannya sendiri apa itu wahabi yang disebut mereka sebagai para perusak agama sedangkan syaikh muhammad bin abdul wahhab yang dituduh sebagai penyebar ajaran sesat itu diakui oleh ulama manapun didunia sebagai orang yang luas ilmunya kecuali bagi mereka yang kurang berpikir dan hanya mengiyakan apa yang disampaikan habib habibnya.

kita hidup mencari jatidiri sebagai makhluk ciptaan Alloh yang sempurna, mencari kebenaran yang hakiki untuk beribadah tanpa melebih lebihkannya dari apa yang diajarkan rasululloh. karena mereka tahu itu adalah sesuatu yang tidak diajarkan rasululloh, tapi mereka tetap melaksanakannya.
Ya gan, kadang2 sebagian dari kita ini suka sekali menuduh dengan tanpa ilmu, atau kadang pula menuduh hanya sekedar ikut2an saja, ......

Padahal yang dituduh adalah orang2 yang ikhlas dalam mengamalkan ilmunya, dan sedari kecil sudah belajar agama dengan baik,.....

Mudah2 an kita semua bisa mendapatkan pelajaran dari hal ini,.....
Ane salafy gan, bukan wahabi.
Quote:Original Posted By sikasman
Ya gan, kadang2 sebagian dari kita ini suka sekali menuduh dengan tanpa ilmu, atau kadang pula menuduh hanya sekedar ikut2an saja, ......

Padahal yang dituduh adalah orang2 yang ikhlas dalam mengamalkan ilmunya, dan sedari kecil sudah belajar agama dengan baik,.....

Mudah2 an kita semua bisa mendapatkan pelajaran dari hal ini,.....

ana setuju dengan agan ini. . . emoticon-Shakehand2
Quote:Original Posted By cheeroel
Ane salafy gan, bukan wahabi.

ana juga salafy gan, tapi kita sebagai umat islam harusnya meyakini Muhammad bin Abdul Wahhab dan muridnya sebagai orang yang difitnah itu merupakan seorang alim ulama yang baik sesuai dengan kesepakatan ulama. jadi jangan ada lagi panggilan wahabi, apalagi dari kalangan salaf yang memanggilnya, berarti dia tidak mengikuti generasi salaf (terdahulu) dengan baik.

dan untuk semua, tunaikan dulu kewajiban kalian sebagai seorang muslim yang baik ketika panggilan telah datang.
ane pengikut salaf al-shalih gan,
tapi ane bukan salafi yang selama ini digembar-gemborkan banyak orang
ane tidak pernah mempermasalahkan kawan-kawan salafi selama mereka mampu bersikap bijaksana dengan sesama muslim lainnya.
ane memang berbeda pendapat dengan kawan-kawan salafi tetapi ane juga tidak anti dengan salafi
Quote:Original Posted By cheeroel
Ane salafy gan, bukan wahabi.


Apa bedanya tolol? sini lempar bata lagi ke gw!
Quote:Original Posted By irhabi2001
ane pengikut salaf al-shalih gan,
tapi ane bukan salafi yang selama ini digembar-gemborkan banyak orang
ane tidak pernah mempermasalahkan kawan-kawan salafi selama mereka mampu bersikap bijaksana dengan sesama muslim lainnya.
ane memang berbeda pendapat dengan kawan-kawan salafi tetapi ane juga tidak anti dengan salafi


memang perbedaan pendapat dimananya gan? ana juga pengikut ajaran salafy yang lurus, dan ana mengakui syaikh muhammad bin abdul wahhab rahimahumullah sebagai salah seorang mujaddid, tidak ada pengkhususan kepada beliau, karena golongan salaf hanya meyakini kalau beliau adalah orang yang baik ilmunya. dan sesuai ijma ulama, kalau beliau adalah seorang mujaddid.

Dalam sebuah hadits yang shahih dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا”

“Sesungguhnya Allah akan mengutus (menghadirkan) bagi umat ini (umat Islam) orang yang akan memperbaharui (urusan) agama mereka pada setiap akhir seratus tahun.” [1]
nyimak gan emoticon-Malu (S) dan ga ngerti emoticon-Ngakak

agan diatas jangan berantem masih pagi emoticon-army


Spoiler for buka unyu:


Quote:Original Posted By dergio


Apa bedanya tolol? sini lempar bata lagi ke gw!



Nama nya aja beda kk

Wahabi tuh kan asal nya nama orang
mau wahabi kek. salafi kek, syiah kek, ane ga urus gan, yang penting jalannya lurus...
mmg dah akhir jaman. banyak guru2 palsu,ajaran2 yg diselewengkan.
mending byk berdoa, mohon petunjuk Yang Kuasa, bukan minta petunjuk kepada orang2 yg dianggap guru2 agama, tapi kelakuan tidak mencerminkan perkataannya
rized personnel only
stay alive ! dont text and drive
celular phone prohibited ( di pom bensin)
no weapons allowed an premises
do not swim if you have diarrhea(notice di hospital)
this animal is dangerous ( di kebun binatang)
watch your step
Quote:Original Posted By noei
mau wahabi kek. salafi kek, syiah kek, ane ga urus gan, yang penting jalannya lurus...
mmg dah akhir jaman. banyak guru2 palsu,ajaran2 yg diselewengkan.
mending byk berdoa, mohon petunjuk Yang Kuasa, bukan minta petunjuk kepada orang2 yg dianggap guru2 agama, tapi kelakuan tidak mencerminkan perkataannya


makanya mampir kesini gan,
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13635800

dan dengarlah dengan baik dan sabar.

Al-Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata : “Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat. (Mawai’zh lilImam Al-Hasan Al-Bashri, hal.185 )
Quote:Original Posted By ade.adnan
makanya mampir kesini gan,
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13635800

dan dengarlah dengan baik dan sabar.

Al-Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata : “Wahai manusia, sesungguhnya aku tengah menasihati kalian, dan bukan berarti aku orang yang terbaik di antara kalian, bukan pula orang yang paling shalih di antara kalian. Sungguh, akupun telah banyak melampaui batas terhadap diriku. Aku tidak sanggup mengekangnya dengan sempurna, tidak pula membawanya sesuai dengan kewajiban dalam menaati Rabb-nya. Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat. (Mawai’zh lilImam Al-Hasan Al-Bashri, hal.185 )



yaitu gan, beragama itu memang hrs dengan memakai hati, telinga dan mata, bkn cmn dgn hdist dan Alquran, kl cmn belajar hadist cmn buat berdebat baut apa? ..mo di bilang hebat dah hapal alquran dan hadist? bangga?
memberi nasehat boleh, tapi asal agan tau, 1 ayat alquran saja , di taruh disitu 10 ulama besar, pasti beda pemahaman / makna soal ayat tss, intinya apa, yaitu ane bilang diatas, banyak2 minta petunjuk Allah, karena kitab itu di tulis dengan bahasanya Allah, jadi cuma Allah saja yg tau apa makna sebenarnya dari ayat2 alquran itu gan,
di alquran ada makna yg tersirat, ada yg tersurat, paham kan maksudnya?
nah yg tersirat ini yg jadi masalah, karena orang dgn seenak udelnya sendiri mengartikan dan memahami sesuai keinginannya,(contoh, bidadari, setan di belenggu di bln puasa, tp kok msh aja ada yg bunuh?) makanya byk2 minta petunjuk
sama yg buat kitab aja gan, Allah.insya Allah pasti di kasih tau dgn caraNya yg indah. bakal kecewa kita kl bersandar sama pemahaman manusia.
Quote:Original Posted By noei
yaitu gan, beragama itu memang hrs dengan memakai hati, telinga dan mata, bkn cmn dgn hdist dan Alquran, kl cmn belajar hadist cmn buat berdebat baut apa? ..mo di bilang hebat dah hapal alquran dan hadist? bangga?
memberi nasehat boleh, tapi asal agan tau, 1 ayat alquran saja , di taruh disitu 10 ulama besar, pasti beda pemahaman / makna soal ayat tss, intinya apa, yaitu ane bilang diatas, banyak2 minta petunjuk Allah, karena kitab itu di tulis dengan bahasanya Allah, jadi cuma Allah saja yg tau apa makna sebenarnya dari ayat2 alquran itu gan,
di alquran ada makna yg tersirat, ada yg tersurat, paham kan maksudnya?
nah yg tersirat ini yg jadi masalah, karena orang dgn seenak udelnya sendiri mengartikan dan memahami sesuai keinginannya,(contoh, bidadari, setan di belenggu di bln puasa, tp kok msh aja ada yg bunuh?) makanya byk2 minta petunjuk
sama yg buat kitab aja gan, Allah.insya Allah pasti di kasih tau dgn caraNya yg indah. bakal kecewa kita kl bersandar sama pemahaman manusia.


memberi nasehat boleh, tapi asal agan tau, 1 ayat alquran saja , di taruh disitu 10 ulama besar, pasti beda pemahaman / makna soal ayat tss, intinya apa, yaitu ane bilang diatas, banyak2 minta petunjuk Allah, karena kitab itu di tulis dengan bahasanya Allah, jadi cuma Allah saja yg tau apa makna sebenarnya dari ayat2 alquran itu gan,


hehe, afwan gan, itu agan tau, makanya gan, bukan pendapat satu ulama yang diikuti, tapi pendapat para ulama (pendapat para ulama disini, bukan pendapat MUI atau pendapat majelis majelis yang ga tau kita itu apa, pendapat yang diikuti adalah pendapat para ulama yang diakui seluruh umat muslim didunia, itu pelajaran berharga yang ana dapat dari ta'lim), makanya bisa ada fatwa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhnya umatku tidak akan bersepakat pada kesesatan. Oleh karena itu, apabila kalian melihat terjadi perselisihan maka ikutilah kelompok mayoritas (as-sawad al a’zham).” (HR. Ibnu Majah, Abdullah bin Hamid, at Tabrani, al Lalika’i, Abu Nu’aim. Menurut Al Hafidz As Suyuthi dalam Jamius Shoghir, ini adalah hadits Shohih)
ane gak tau hati seseorang gan emoticon-Big Grin