alexa-tracking

[only muslim] mengapa fpi harus dibubarkan ?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013271758/only-muslim-mengapa-fpi-harus-dibubarkan
Smile 
[only muslim] mengapa fpi harus dibubarkan ?
[only muslim] mengapa fpi harus dibubarkan ?


FPI bicara salah, gak bicara dibilang lemah. Semua serba salah sodara.


[QUOTE=] “Kalau semua petani menanam padi dan tak ada yang
memberantas hama, maka bersiaplah
menerima panen yang gagal.


Kalau
semua petani memberantas hama dan
tak ada yang menanam padi maka
bersiaplah tidak makan.


Demikian juga penerapan amar ma'ruf nahi munkar, Kedua pekerjaan itu harus dilakukan secara
harmonis.
[/QUOTE]


Bismillah...
[QUOTE=]Permisi momod, vbot, juragan semua, artikel ini bukan pembelaan, atau pun untuk cari perhatian. Saya hanya ingin sedikit memberi pencerahan, hidup ini haruslah berimbang sodara.[/QUOTE]


[QUOTE=]INI SUSAHNYA PUNYA PRESIDEN PINTAR, TAPI PANDIR

susilo bambang yudhoyono: seharusnya FPI intropeksi diri kenapa mereka di tolak di kalteng.

umat: kenapa anda tidak bilang itu sewaktu ahmadiyah dibubarkan ? Kenapa anda tidak bilang, "seharusnya ahmadiyah intropeksi diri kenapa dia ditolak masyarakat".

umat:Dan kenapa anda tidak bilang, "seharusnya syi'ah intropeksi diri kenapa dia ditolak masyarakat."

umat: seharusnya bapak juga intropeksi diri, kenapa bapak begitu ditolak oleh masyarakat? emoticon-Cool[/QUOTE]



[only muslim] mengapa fpi harus dibubarkan ?
silahkan anda nilai sendiri



Articles | on Friday, 24
February 2012 04:27

[QUOTE=]
Penolakan kehadiran FPI (Front Pembela Islam) di Palangkaraya oleh masyarakat Dayak memicu penolakan serupa di Jakarta. Lebih 100 orang yang tergabung dalam Gerakan Anti Kekerasan Tanpa FPI malah meminta pemerintah segera membubarkannya.
Rentetan penolakan dan permintaan pembubaran Ormas pimpinan Habib Riezeq tersebut sering terjadi belakangan ini. Bahkan, Mendagri Gamawan Fauzi pun mulai memberi warning kepada FPI agar bersiap bubar kalau dikategorikan sebegai Ormas anarkis (Republika, 12 Februari 2012).

Mengapa FPI harus dibubarkan ?

Pro dan kontra Kesan masyarakat terhadap keberadaan FPI yang identik dengan kekerasan tidak salah sepenuhnya. Seringkali tindakan anggota FPI mengundang kontroversi. Didukung anggota fanatik, bukan rahasia lagi nuansa kekerasan selalu mengiringi aksi jalanan mereka. Apalagi ketika aksi terjadi tak jarang diiringi penyerbuan bersenjata, perusakan tempat-tempat hiburan malam, sampai pada perusakan kaca gedung pemerintah.


Meski demikian tidak semua komponen masyarakat kontra keberadaan mereka. Banyak juga yang sepakat, terutama masyarakat yang tak percaya lagi dengan keberadaan kepolisian menghadapi berbagai praktik kemaksiatan yang mewabah di tengah kehidupan masyarakat.
Ambillah contoh panti pijat, diskotik, bar, dan tempat hiburan malam yang tanpa berdosa beroperasi di pemukiman penduduk. Kalau tidak ada FPI, mana mungkin tempat yang sering dijadikan ajang transaksi kemaksiatan itu dapat ditutup.


FPI malah menjadi ‘kebutuhan’ bagi sebagian masyarakat. Tanyakan hal ini kepada masyarakat jalan Ketapang, Jakarta Pusat. Penduduk Jalan Ketapang yang mayoritas Betawi ini, sering jengkel atas arogansi preman yang menjadi centeng berbagai tempat hiburan (maksiat) di sekitarnya.

Pasca perang “terbuka” antara
puluhan laskar FPI dengan sekitar hampir tiga ratus preman centeng itu, yang terjadi di penghujung tahun 1998, kini warga di Jalan Ketapang merasa lebih tenang dan bermartabat.


FPI menjadi terkenal dengan aksi-aksi kontroversi, seperti menutup sejumlah diskotik, merazia tempat pelacuran/ perjudian dan tempat maksiat lainnya serta melakukan sweeping di tempat hiburan malam. Tak jarang tindakan FPI ini juga mengundang konfik dengan masyarakat, tokoh dan Ormas lainnya bahkan dengan basis agama yang berbeda.
Dengan kegarangan itu, banyak pihak merasa terganggu. Tak terkecuali kelompok liberal, yang dimotori oleh tokoh-tokoh agama, nasionalis maupun kader partai politik. Mereka menuntut pembubaran FPI karena merasa telah menjadi hakim swasta yang tidak saja bertugas mengadili kejahatan, tapi juga keimanan seseorang.[/QUOTE]
pertamax

sambungan

Bukan didominasi FPI

Salah seorang deklarator FPI Habib Rizieq pernah mengatakan,“Kalau semua petani menanam padi dan tak ada yang memberantas hama, maka bersiaplah menerima panen yang gagal. Kalau semua petani memberantas hama dan tak ada yang menanam padi maka bersiaplah tidak makan. Kedua pekerjaan itu harus dilakukan secara harmonis.
Demikian juga amar ma’ruf dan nahi munkar, keduanya harus ada yang melakukan. Karena itu harus ada rakyat yang bekerja untuk membangun negeri dan harus ada polisi yang menjaga keamanan rakyat. Dan sebagai negara dengan mayoritas Islam maka di Indonesia harus ada pula umat Islam yang menjaga keamanan agama Islam. Untuk itulah FPI didirikan. Semoga ini menjadi pembagian tugas harmonis yang saling menguatkan.”


Pernyataan Rizieq bukan tanpa alasan. Baik aparat penegak hukum maupun umat Islam tak mampu berbuat semestinya ketika kemaksiatan merajalela. Begitu juga dengan kasus-kasus pelecehan Islam yang seringkali dianggap sebagai ungkapan kebebasan berekspresi, tak membuat pemerintah tanggap menghukum pelakunya, dibiarkan bebas seolah-olah negeri ini membuka ruang pelecehan bagi kesucian agama Islam.


Ketika bentrok antara massa FPI dengan AKKBB (Aliansi Kebangsaan Untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan) yang sampai menyeret Munarman ke penjara, atau kasus penyerangan Jamaah Ahmadiyah Indonesia di Ciketing, tidak selalu merepresentasikan bahwa FPI sungguh-sungguh melakukan tindak kekerasan yang mengarah kepada tindak kriminal.


Mereka mempunyai keyakinan bahwa mereka harus turun ke jalan karena merasa nilai-nilai Islam sering dilecehkan, sementara
tak satu pun elemen umat Islam yang berani turun ke jalan, lalu mereka tampil ke depan sebagai pembela Islam.



Bukan saja kurang, bahkan tidak adil kalau legalitas pembubaran FPI atas dasar tuduhan tindak kekerasan yang mereka lakukan. Justru mereka tampil ke depan karena ketidak mampuan aparat keamanan melakukan tugasnya membebaskan negeri ini dari berbagi tindak kriminil yang merajalela di tengah warga.


Timbangan perlu digunakan sebagai neraca keberadaan mereka: lebih besar manfaat atau mudharat.
Seperti contoh, anggota kepolisian, banyak melakukan tindakan anarkis (Kasus mesuji). Dan banyak pula diantara mereka yang melakukan pungli, premanisme, tindak asusila, dan sebagainya, maka apakah hanya dengan itu polisi pantas dibubarkan ?
KASKUS Ads

sambungan

Kalau anarkhisme yang dijadikan alasan pembubaran FPI sesungguhnya masalahnya tidak sesederhana itu.


Pertama, kebanyakan masyarakat sekitar biasanya mendukung aksi FPI. Keberadaan diskotik, bar, dan panti pijat yang berdekatan dengan pemukiman banyak menimbulkan pengaruh negatif bagi warga, terutama generasi mudanya. Mengharapkan pihak keamanan dan pemerintah menutup berbagai tempat kemaksiatan tersebut jelas mustahil karena tempat hiburan tersebut secara rutin mengirimkan upeti kepada aparat setempat.


Kedua, harus dibedakan kekerasan yang terjadi karena rebutan lahan parkir, persaingan antara organisasi pemuda (OKP) yang murni tindak kriminil disejajarkan dengan kekerasan yang timbul akibat sweeping diskotik, lokalisasi perjudian dan pelacuran, dan tempat-tempat maksiat lain.
Kalau tindakan seperti ini dianggap sebagai “kekerasan” berbau kriminal, sungguh sangat keterlaluan dan bertentangan dengan akal sehat. Semestinya yang dikategorikan kriminal adalah mabuk, judi, dan prostitusi. Kalau ada pihak yang ingin mencegah tindak kriminal dan penyakit masyarakat, seharusnya didukung, bukan malah dikriminalisasi.


Ketiga, citra buruk FPI lebih banyak diciptakan oleh media daripada kenyataannya di lapangan media massa juga jangan menjadi sumber provokasi. Selain harus bersikap profesional dan memenuhi etika jurnalistik, media massa juga jangan sok tahu dalam hal-hal yang berkaitan dengan agama.
Kasus pemuatan foto Munarman mencekik anggotanya sendiri, yang oleh salah satu media nasional ditulis mencekik anggota AKKBB, menunjukkan bahwa media itu menaruh antipati atas keberadaan FPI, dan pro atas keberadaan AKKBB.


Pemerintah harus menyadari, sesungguhnya kelahiran FPI disebabkan ketidaktegasan pemerintah dan aparat keamanan memberikan jaminan kehidupan yang aman, tertib, dan tenteram bagi masyarakat.

Kemunculan FPI lantaran rakyat sudah muak dengan pembiaran kemaksiatan dan perilaku yang melanggar norma agama. Hakim yang mudah disuap, jaksa yang korup, polisi yang gampang disogok, sehingga kemaksiatan dan premanisme merajalela di negeri ini.
Maka, FPI pun muncul sebagai wadah aspirasi
masyarakat yang resah dengan kemungkaran serta membantu aparat penegak hukum menjalankan tugas-tugasnya di tengah warga.
Sebaiknya yang harus menjadi fokus perhatian pemerintah adalah menyelesaikan akar masalah yang menjadi penyebab FPI tetap menggunakan tangannya mencampuri berbagai tugas aparat keamanan, bukan malah membubarkannya.


Partai yang petingginya korupsi pun tidak lantas dibubarkan partainya. Padahal, kejahatan korupsi lebih parah dibandingkan kekerasan fisik.

Dalam UU, korupsi terkategori sebagai extra-ordinary crime yang tentu saja lebih berbahaya daripada bentrokan fisik.
Wallâhu A’lam

(Arfanda Siregar : Penulis adalah Dosen Politeknik Negeri Medan/Direktur Lembaga Penelitian Agama Dan Sosial (Lepas).
bikin rusuh gan , anarkis bawa2 nama agama zzz
INDONESIA Bhinneka Tunggal Ika mas bro bukan cuma 1 agama....FPI begitu arogan membawa nama agama... kalo mo jadi preman jgn bawa² agama.... kyk PARTAI POLITIK = PREMAN ... mereka ga bawa² agama..... itu sensitif mas bro.... kalteng mereka sudah hidup rukun antar umat beragamanya, FPI koar koar nya di indo doang.... kenapa ga berjihad ke arab sana??.... warga kita disana *maaf* di hukum pancung.... kalian malah rusuh dinegara sendiri.....
no offense
yang jadi masalah.. fpi udah di pojokkan sama media. yang ada di media cuma pas lagi berantemnya ga diceritakan awal mula kenapa bisa bentrok dll.. jadi kalo berdasarkan media saja ya pasti ane ga setuju soalnya kesannya asal langsung menghancurkan aja.

jaman sekarang ga ada yang bisa dipercayaemoticon-Cape d...
Cuman ngerusak citra islam emoticon-No Hope
Quote:

wuakaka, negara sendiri aja masih ancur akhlaknya mau pake jihad ke arab, lolol, org2 kaya loe itu seperti liat orang mencuri tapi diem aja
Quote:


Maksud anda ? Merusak citra islam ? Tlong jelaskan... Citra apa yg di rusak.

sabda rasul: "Islam itu datang dengan asing, maka kembali juga dalam keadaan asing"

Contoh, cuma islam agama yang paling "aneh" jika dibandingkan dengan agama yang lain, selebihnya saya gak mau komentar. Nanti dianggap SARA.
anarkis gan, bawa2 nama agama lagi, emang ada agama yang ngajarin anarkis? , mending per orangannya, lah ini 1 geng nya (fpi) yang anarkis , (no offense, cuma liat dari kenyataan dan fakta)
Spoiler for cekibrot:




emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)emoticon-Blue Guy Cendol (L)
ane DUKUNG FPI 100% !!!!!!!!!!!!
emoticon-Shakehand2
Ane setuju deh sama TS..
Orang ² yg bilang FPI memperburuk citra Islam emg udh berbuat apa utk memperbaiki citra Islam?
Anggap aja lah impas kalo ada yg berpendapat FPI memperburuk citra Islam.. kan FPI juga mengirim relawan Ke Aceh (tsunami), Gaza, Mentawai & Merapi.. hanya saja kebaikan FPI ga pernah dipublikasikan Media kebanyakan..

emoticon-2 Jempol buat usaha TS. Yg penting TS udah mengingatkan..

Quote:



Pertanyaan agan sama dgn yang ini.

"itu gan si anu anarkis bgt mentang-mentang polisi, emang ada ya polisi di ajarin anarkis ?"

Gak ada agama yang mengajarkan anarkis.

Gue jg pernah anarkis, gue pernah gebukin maling ampe jontor. Hahaha...

Tapi kalo gebukin org Solat, atau pak ustad belum pernah gan.



Jadi, anarkis itu tergantung,

Contohnya kasus fpi, pernah gak fpi sibuk nyariin orang ke pasar karna lagi belanja ikan ? Atau pernah gak fpi itu ngerusak sekolah ? Menganggu ketentraman, sibuk tawuran untuk berebut "lahan" kyk john key dan preman tanah abang lainnya ? pernah kaga ? Kalo pernah laporin aja, sapa yg jahat pasti di tindak...

seperti hal nya Ada polisi yang bertingkah bejat, polisinya yg pecat, bkan institusinya yg bubarkan.

Maaf kepanjangan.

emoticon-Sundul emoticon-Sundul :su2 :su2
emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up emoticon-Sundul Up
Quote:


Makasih gan... Makasih udah mampir
emoticon-2 Jempol
Quote:


ane yakin yang pengen FPI di bubari itu :
1) orang yang sering mabok pinggir jalan,didalem diskotik n warung remang -remang, klo FPI ada mereka ga akan bebas nenggak

2) PSK yang mangkal di lampu merah sampe ke hotel-hotel, selama FPI masih berdiri, mereka tidak tenang menjajakan jualan mereka.

3) orang-orang yang ngaku nabi, klo FPI ada, mereka ga akan bisa nyekokinajaran mereka ke orang-orang yang goblog n ga ngerti soal agama.

masih ada tambahan???
skrng jgn melihat dari sisi positif kalau FPI itu adalah simbolis dari agama islam yg terbesar diindonesia...kita lihat kejadiaan apa saja yg mereka lakukan..baik bersikap dan bertindak...inget kejadian monas?FPI seenaknya bertindak anarkis...kalau emang ada prosedur mereka bertindak dalam beragama ya jgn sampai melukai...
kalau emang FPI harus dipertahankan buktikan yg terbaik...semua org bisa menilai gan...mana yg baik mana yg buruk...
merusak citra Islam
ga kaya yg di Qur'an gan
FPI emoticon-frog
Kata2 pertamanya dalem yeee?? emoticon-Ngakak (S)
×