alexa-tracking

Fenomena Habib "H A", pimpinan majlis Numus yang Diduga Cabuli murid2nya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013054009/fenomena-habib-quoth-aquot-pimpinan-majlis-numus-yang-diduga-cabuli-murid2nya
Fenomena Habib "H A", pimpinan majlis Numus yang Diduga Cabuli murid2nya
[quote=]BARU-BARU ini media massa memberitakan tentang sosok habib muda berinisial HA yang dilaporkan melakukan perbuatan cabul terhadap sejumlah anak-anak usia belasan tahun. Secara lebih spesifik, Arrahmah.com edisi 08 Februari 2012 menurunkan berita itu dengan judul “Diduga Homoseks dan lakukan pencabulan, Habib H dilaporkan ke polisi”. Sedangkan yustisi.com edisi 08 Februari 2012 mendeskripsikan habib H dengan uraian “berwajah ganteng dan sering kerahkan massa”.

Meski media hanya menuliskan sosok habib tersebut dengan inisial H atau HA saja, namun kekuatan sistem gethok-tular (berita dari mulut ke mulut) yang dilakukan korban dan keluarganya, mampu menembus batasan-batasan yang dibuat berdasarkan etika jurnalistik dan azas praduga tak bersalah versi hukum pidana.

Apalagi sebelumnya, sekitar tanggal 05 dan 06 Februari 2012, seseorang yang menamakan dirinya jabonjaya pada sebuah forum media online, menurunkan obrolan tertulisnya secara agak panjang lebar. Obrolan itu dilengkapi dengan beberapa dokumen, termasuk foto sosok yang sedang dibicarakan. Bahkan, lembaga tempat si habib berkiprah pun disebut, meski hanya dengan inisial NM saja. Meski hanya inisial, namun karena dilengkapi dengan penyebutan lokasi yang jelas yaitu Kampung Kandang (Jagakarsa, Jakarta Selatan), maka semakin mudahlah proses identifikasi.

Sosok dimaksud tak lain tak bukan adalah Habib Has bin Ja’far bin Umar bin Ja’far Assegaf, atau biasa disingkat Habib Has Assegaf saja. Ia lahir di Kramat Empang Bogor, pada tahun 1977. Berarti kini usianya sekitar 35 tahun. [/quote]

[quote=]Kasus pelecehan seks yang dilakukan Has Assegaf ini sebelum diberitakan media massa, telah lebih dulu dibincangkan oleh jabonjaya di forum sebuah media online. Pada kesempatan ini, obrolan tertulis tersebut dimuat apa adanya. Namun, yang menyangkut hal-hal teknis seperti kaidah menggunakan huruf besar dan kecil kami terapkan. Begitu juga dengan singkatan kata yang lazim digunakan bahasa gaul, kami perjelas.

Senin 30 Januari (2012) lalu, serombongan ibu-ibu berjilbab menyewa angkot dari selatan Jakarta datang ke kantor MUI di sekitar Tugu proklamasi. Mereka adalah bekas jamaah sebuah majelis sholawat. Hampir dua bulan ini, para ibu itu berjuang membongkar kasus pencabulan yang dilakukan sang pemimpin majelis sholawat, berinisial HA.

Dalam laporannya ke MUI disebutkan, kasus pencabulan terhadap murid lelaki terjadi sejak tahun 2002 lalu di kampung kandang Jakarta Selatan. Namun, karena korbannya satu orang, kasus tidak dilaporkan. Orang tua korban tidak ingin kasus ini menjadi fitnah.

Rumor semakin kuat. sejumlah murid juga mengaku dicabuli, jumlahnya belasan murid lelaki usia 14-19 tahun. Mereka dioral dan mengoral sang habib. Bahkan, mereka diminta foto telanjang dan di-email ke habib cabul. Sampai akhirnya, awal November 2011, sang Habib sendiri mengaku di hadapan pengurus dan orang tua korban. Sambil memohon, si Habib mengaku bahwa pencabulan terhadap murid-murid lelakinya itu karena “hal-hal kewalian” yang diterimanya.

Tentu saja, para ibu dan orang tua korban tidak percaya. “Mana ada Wali mengumbar syahwat,” begitu umpat orang tua korban. Para korban pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Komandan FPI Riziek Shihab, akhir november (2011). Namun, Si Habib cabul lebih gesit, dia melapor ke Riziek sehari sebelumnya. Si Habib Cabul, mengatakan akan ada fitnah buatnya.

Korban pun kecewa. Karena, Rizik yang biasanya garang, tiba-tiba adem ayem. Para pelapor juga mendapat teror. Bahkan seorang ibu yang gigih mengungkap kasus ini diberitakan telah mati dengan mata mendelik karena memfitnah sang habib cabul. Berita kematian si Ibu itu disebar lewat facebook murid setia si Habib.

Padahal, jelas-jelas si ibu tetap sehat wal afiat. Teror tidak berhenti di situ. Rumah Si ibu pemberani ini juga didatangi puluhan murid lelaki si habib. Di tengah malam, mereka masuk ke halaman rumah si ibu sambil memukul rebana dan menyanyi, menyebut sang ibu sebagai tukang fitnah.

Kasus ini sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pertengahan Desember 2011. Belasan korban pencabulan siap bersaksi. Tapi polisi belum juga memeriksa sang habib. Sementara saat ini masih banyak abg lelaki yang menginap di rumah si habib.

Mengapa Kasus terpendam sekian lama? Di sebagian ummat Islam, masih percaya bahwa jika melaporkan kasus ini atau menceritakan tindakan kriminal seorang habib akan mendapat celaka. Tapi mereka juga tidak bisa menjelaskan darimana dalilnya, apa ayat dan hadistnya?

Padahal, Nabi Muhammad Saw saja, akan memotong tangan Fathimah, puterinya, jika mencuri. Lha, ini habib entah keturunan ke berapa, kok seakan-akan kebal hukum. Justru Rasulullah telah memberikan contoh persamaan di depan hukum.

Sebenarnya, majelis sholawat ini banyak diprotes oleh para orang tua. Sebab, acara berlangung mulai pukul 10 malam hingga pukul 01-02 dinihari. Apalagi, tempat yang berpindah-pindah. Para remaja putera-puteri senang saja karena bisa pulang subuh. Tapi apa dampaknya? Beberapa abg puteri hamil.

Di beberapa tempat seperti di daerah pejaten di dekat Republika, majelis ini sudah ditolak. Selain soal kasus pencabulan, juga soal perilaku murid-murid si habib cabul. Mereka tidak sholat Ashar, meski asik mendirikan panggung.

Selain pencabulan terhadap remaja lelaki, sang habib juga meminta murid wanitanya untuk mengirim foto telanjang ke HP-nya. Sang murid wanita bertanya kepada Si ibu pemberani itu. Namun, saat itu si Ibu yang juga pengurus majelis tersebut ragu, apakah benar itu permintaan si habib?

Keraguan sang ustazah berubah menjadi keyakinan setelah semakin banyak laporan. Dan semakin yakin setelah si Habib itu sendiri mengaku melakukan pencabulan karena tidak kuat menahan 1000 cahaya atau hal kewalian dalam dirinya di hadapan lima orang termasuk dirinya.

Tapi sang Ustazah bukanlah orang bodoh. Dia melihat begitu banyak bukti kelakuan murid-muridnya. Termasuk percakapan di facebook, antara si Habib dengan para murid yang sedang dibujuk untuk melakukan tindakan tak senonoh.


[quote=]Sungguh sangat mengherankan kenapa polisi belum segera menangkap si HA pimpinan majeleis NM, padahal sudah dilaporkan sejak 16 Desember 2011 lalu. 15 orang korban siap menjadi saksi. Pelakunya juga sudah mengaku berdalih karena kewalian di hadapan 5 orang saksi. Para pendukungnya juga sudah membenarkan ajaran sesat si habib, bahwa ada wali yang suka pegang payudara perempuan sembarangan di Yaman. Si Murid dungu juga sudah mengancam si ibu pemberani itu, tentu atas suruhan gurunya.

Setuju Ntarluq. Sebab Jika kasus ini tak terungkap, banyak orang-orang yang mengaku habib berbuat kriminal semaunya…

Anehnya lagi ada rekannya sesama habib juga percaya dan mengatakan bahwa si Habib cabul ini adalah Pilihan Allah untuk Ummat. Tentu saja pembenaran itu dijadikan alasan bodoh bagi murid-murid dungu si habib untuk membelanya.

Belum keluar di manapun. Karena korban ditakut-takuti buka suara dan dicekoki ajaran sesat kalo membuka kasus ini akan sial. Padahal si habib cabul itu yang pasti sial. Tapi bekas pengurus (NM) sudah melaporkan ke MUI tanggal 30 Januari 2012. Kalo ente ada teman wartawan, tanya aja ke Polda Metro. Sudah ada tuh laporannya tanggal 16 Desember 2012 (mungkin maksudnya 2011 -red). Kenapa belum ada di media? Kita lihat saja nanti….
(http://forum.kompas.com/megapolitan/...id-lelaki.html)[/quote][/quote]

[quote=]
Obrolan Jabonjaya itu terjadi pada tanggal 05 dan 06 Februari 2012. Beberapa hari kemudian, kasus Habib Has Assegaf ini muncul di media massa. Korban dan pelaku sudah diperiksa, namun polisi belum menetapkan Habib Has Assegaf sebagai tersangka, setidaknya sampai tanggal 08 Februari 2012.

Alasannya, Habib Hassan Assegaf melakukan perabaan (bukan pelecehan seksual) dalam rangka melakukan pengobatan alternatif. Begitu kata pihak berwenang. Kedua, pertama kali kasus ini terjadi pada 2002, namun mengapa baru pada akhir tahun 2011 dilaporkan? Begitu alasan aparat.

Keluarga korban menjelaskan, kasus tahun 2002 diselesaikan secara musyawarah. Namun itu tidak membuat Habib Has Assegaf insyaf. Kelakuannya makin merajalela, sampai akhirnya jatuh banyak korban. Salah satu korban dimaksud adalah adik kandung korban Habib Has Assegaf yang terjadi tahun 2002. Keluarga korban juga menjelaskan, kasus tahun 2002 tidak sekedar meraba-raba tapi dalam bentuk lainnya.

Kasus Habib Has Assegaf ini perlu diwaspadai, boleh jadi ia merupakan salah satu cara baru kalangan syi’ah menyerang umat Islam. Sebelumnya, umat Islam diserang melalui penetrasi budaya, nikah mut’ah, lulusan Qum, dan narkoba, kini diserang melalui penerapan penyimpangan seks (homosex dan free sex).


Kemunculan Habib Has Assegaf yang masih muda dan dalam tempo singkat bisa menjadi ‘konglomerat’ muda di lahan dakwah, tentu melahirkan tanda tanya besar, dari mana dana yang dia himpun? Kalau dari sumbangan suka rela jama’ah, dari penjualan buku-buku dan audio-visual (kaset, CD-DVD) dan sebagainya, rasanya hal yang sama sudah dijalani pihak lain. Namun tidak secepat itu.

Apakah pertumbuhan cepat lembaga-lembaga berbau paham sesat syi’ah –termasuk merebaknya sejumlah majlis taklim yang berbau syi’ah– di Indonesia beberapa tahun belakangan ini ada kaitannya dengan aktivitas bisnis haram seperti narkoba yang sejak pertengahan 2009 didominasi warga negara Iran? Wallahua’lam… (haji/tede/nahimunkar.com)[/quote]


sumber: http://nahimunkar.com/11067/fenomena...ari-majlis-nm/
[quote=]Gatra berhasil memperoleh testimoni sejumlah korban. Salah satunya, sebut saja Mamat, yang mengaku dicabuli Hasan sejak 2002 sampai 2006, ketika berusia 18-22 tahun.

Modusnya belum separah korban pasca-2006. Saat punya hasrat, Hasan memanggil korban ke kamarnya via SMS, telepon, BlackBerry Messenger (BBM), atau pesan Facebook.

Gatra memperoleh copy perbincangan pesan Facebook Hasan dengan akun "Mengemis Doa Kalian" dengan salah satu muridnya. Ada beberapa istilah dan kode khusus yang dipakai. Misalnya, Hasan mengajak "spg", "dicolein", membawa "vcd beef", minta "ditelen", "yg hot ok", atau "musti lebih hebat mainnya". Pesan lain mengisyaratkan permintaan murid beraksi berdua di depan Hasan.

"Kami disuruh mijitin," kata Mamat saat ditemui Gatra, Kamis pekan lalu, usai mengadu ke KPAI. Setelah memijit kaki, Mamat ditawari untuk dibersihkan hati dan nafsunya. "Saya disuruh nyium bibirnya, nelen ludahnya, dan nyium dadanya," tutur Mamat.

Hasan minta diperlakukan bagaikan pacar Mamat. "Lampiasin semua nafsu ente ke ane kalau ente mau dijaga nafsunya sama ane," kata Hasan, ditirukan Mamat. Hasan mengklaim, tindakan itu dilakukan dalam kapasitas sebagai wali. "Ini hal wali. Ane melakukan ini buat ngeredam nafsu ente supaya nggak liar," tutur Hasan.

Awalnya Mamat percaya. Pada 2006, Mamat melawan. Lantaran diminta mencopot sarung Hasan. Tahun 2007, Mamat keluar dari NM. Ia tak bercerita kepada keluarga. "Saya malu," katanya. Ketika kasus ini meledak pada 2011, Mamat tak bisa lagi menyimpannya. Apalagi, adik kandungnya, sebut saja Andi, 19 tahun, juga jadi santapan Hasan.

Andi dicabuli sejak 2006, ketika berusia 13 tahun. Mamat marah besar. "Saya tidak bisa toleransi lagi. Ini bukan wali. Saya harus menghentikan," ungkapnya, geram. Kepada Andi, Hasan meyakinkan hendak menghilangkan kejahatan dalam tubuhnya. "Daripada nanti kebejatan ente dibuka Allah di Padang Mahsyar, lebih baik dibuka ke ane. Biar ane yang nanggung," kata Hasan.

"Adik saya disuruh cium bibir, nelen ludah, gigit lidah, kemaluannya dipegang-pegangin," ungkap Mamat. Kepada korban lainnya, perilaku Hasan lebih buas. Hasan sampai melakukan sodomi dan oral sex. "Kalau oral, sampai ada gaya 69 segala,"papar Mamat.

Kepada korban, Hasan royal. Mereka diberi uang saku Rp 50.000 sampai Rp 700.000. Ada yang dikasih ponsel. Doktrin kewalian pembungkus aksi cabul itu, kata Mamat, disampaikan secara pribadi, tidak dalam pengajian terbuka.

Perilaku Hasan makin merajalela sejak 2006. "Karena dia mulai punya rumah sendiri," katanya. Sebelum itu, Hasan menumpang tinggal berpindah-pindah pada sejumlah jamaah kaya pencinta habib. Pada 2002, menurut Mamat, aksi cabul Hasan pernah terbongkar. Ada korban yang mengadu kepada keluarganya, tapi diselesaikan secara kekeluargaan. "Hasan ngaku dan taubat," kata Mamat.

Kepada Mamat, Hasan pernah bilang, aksinya berhenti sendiri setelah menikah. Mamat dan keluarga korban percaya dan sepakat meredamnya. Ternyata, setelah Hasan menikah pada 2004, aksinya berlanjut. Korban terbanyak adalah remaja yang sehari-hari tinggal di rumah Hasan di Gang Kahfi, Jagakarsa, untuk membantu operasional NM.

Salah satu korban yang dipaksa melakukan oral sex dan mengonani Hasan adalah Jeki, sebut saja begitu, sepupu Hasyim Assegaf, sosok berada yang pernah memfasilitas berdirinya NM. Gatra menemuinya usai melapor ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Selasa lalu. Aksi cabul Hasan, kata Jeki, untuk mengeluarkan setan dari tubuh korban.

Apakah korban menikmati? "Enggak, kami semua berat. Kami kayak dicuci otak, kalau nggak nurutin, nanti kualat," kata Jeki kepada Taufiqurrohman dari Gatra. Ada keinginan keluar dari jerat Hasan. "Tapi kami tuh kaya terikat. Kami pengen keluar, tapi ada saja ancaman dalam batin. Ntar kami dimusuhin, dibilang durhaka, pokoknya diintimidasi," katanya. "Kami selama ini tertipu mata melihat dia punya murid ribuan, ditambah doktrin-doktrin itu."

Selasa sore, saat di LPSK, Jeki tiba-tiba menerima BBM dari temannya yang masih bergabung di lingkaran Hasan. Sebut saja Isal. Ia menunjukkan gelagat ingin keluar. "Ana tidak bisa lagi bersandiwara atas hal ini. Ini fakta dan bukan hasud," tulis Isal dalam BBM-nya kepada Jeki. Ia berharap, makin banyak temannya di lingkaran Hasan yang mau keluar.

Sumber: http://www.gatra.com/hukum/31-hukum/...suruh-mijitinq[/quote]

menurut ane,
Habib di Indonesia sudah dikultuskan oleh masyarakat sebagai orang 'alim yang semua ucapan dan perbuatannya pasti bener atau dengan kata lain maksum jadi semua yang diomongin, dilakuin dan disuruh sama habib pasti bener. padahal kan kaga ada orang yang maksum selain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam yang di beri wahyu oleh Allah.


Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barangsiapa yang lambat amalnya, maka kemuliaan nasabnya tidak bisa mempercepatnya”.[H.R Muslim]

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata ketika menjelaskan hadits di atas :

“Barangsiapa yang amalnya kurang, maka tidaklah bisa dicapai dengan kedudukan orang2 yang beramal. Sudah seharusnya seseorang tidak bersandar dengan kemuliaan nasab dan keutamaan nenek moyangnya, sedangkan dia kurang dalam amalnya” [Syarh Shahiih Muslim, 17/22-23 – via Syamilah].

Rasulullah 'alaihish shalaatu was salaam juga bersabda:
"Wahai Fatimah putri Muhammad, wahai Shofiyyah binti Abdil Muthholib bibi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, hendaknya kalian berdua beramal sholeh untuk menyelamatkan kalian, karena sesungguhnya aku tidak bisa menolong kalian berdua sedikitpun" (HR Muslim no 206)

Allah subhaanahu wa ta'aala berfirman:
إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ
Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu” [QS. Al-Hujuraat : 13]

jadi kaga ada kemuliaan dan jaminan surga walaupun dia keturunan Nabi Muhammad. Karena orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertaqwa, tidak memandang apakah dia keturunan Nabi atau bukan, apakah mukanya kayak orang arab atau tidak, apakah kulitnya putih atau hitam..

KOMEN2 KASKUSER
Quote:

Quote:

Quote:


Quote:

Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
“Janganlah kalian duduk-duduk di (tepi) jalanan,” para sahabat berkata,”Sesungguhnya kami perlu duduk-duduk untuk berbincang-bincang.” Beliau berkata,”Jika kalian tidak bisa melainkan harus duduk-duduk, maka berilah hak jalan tersebut,” mereka bertanya,”Apa hak jalan tersebut, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab,”Menundukkan pandangan, tidak mengganggu (menyakiti orang), menjawab salam, memerintahkan kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar”. (H.R. Bukhori dan Muslim)

Hadits tsb menyebutkan hak2 jalan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah tidak mengganggu (menyakiti orang). klo mao jujur semua orang pasti sependapat klo majlis2 yang biasa habib adakan itu mengganggu orang lain berarti tidak memenuhi hak2 jalan yang Rasulullah perintahkan.

Nah sekarang ente masih mau belain dan ngikutin habib2 ente itu apa ngikutin Rasulullah 'alaihish sholaatu was salaam????
wah ane tau gan nih berita
dia juga pernah ane liat di majalah sekolah
tentang suka bikin jalanan macet ]
KASKUS Ads
Quote:

iya bener gan suka bikin jalanan macet sampe sekitar 4 km
ngadain pengajian kok malah ngerugiin orang banyak emoticon-Cape d...
emng orang sufi gitu menyimpang dari dulu, baca ini gan dari ustadz salaf http://www.facebook.com/SofyanRuray/...84849624865566
bener bener memalukan lah emoticon-Cape d...

nih pic nya gan

Fenomena Habib "H A", pimpinan majlis Numus yang Diduga Cabuli murid2nya
setuju gan! habib disini kyanya diagungkan bak Nabi! emoticon-Blue Guy Bata (S)
pada zaman dahulu Baginda Rasulullah tidak begitu hidup dalam kesedarhanaan dan fokus pada penyebaran Agama Islam! emoticon-Cool
astagfirullah..... kiamat ini dunia klo bgini emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)emoticon-Bata (S)
waduh ini mah pencemaran nama baik agama nih emang orangnya ckckck

kacau, ane ga pernah percaya sama orang model gini, mau pengajian aja, repotin orang emoticon-Frown
ckck emoticon-Cape d... (S)
gak habis pikir ane sma orang indonesia, apa mereka mencari kebenaran ya? cari aj tu d kitab qta yaitu al quran,
ap karena menyandang habib gt d percaya?
apa iya habib itu turunan nabi muhammad SAW langsung?
saya pernah mendengar cerita teman bahwa keturunan nabi muhammad SAW langsung sudah habis d bunuh pada jaman ap gt,
dan kalau memang msh ada, di arab pun mereka akan malu atau akan menutupi bahwa mereka adalah keturunan nabi muhammad lansung, kenapa?
karena mereka takut terjadinya musyrik
lha kalau d sni qo malah gembor2an kya gt,
huft kapan ya indonesia tidak d jajah?
ya ampuunnn, gak jaminan orang yg punya reputasi kayak gitu emoticon-Cape d...

Quote:
Quote:

bener gan orang yang homo kayak kaumnya Nabi Luth harus dihukum sesuai ajaran Islam, ane nukil pendapatnya Imam Asy-Syafi'i disini:


قال الشافعي وبهذا نأخذ برجم اللوطي محصناً كان أو غير محصن


“Berkata Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, berdasarkan riwayat ini kami berpendapat menghukum rajam bagi pelaku hubungan sejenis, baik yang sudah pernah menikah maupun yang belum pernah menikah.”

bukti fb ajakan mesum si hasan

bisa dilihat disini, gan.. "SPG" kata ajakannya= baik kali ya


http://forum.kompas.com/megapolitan/...uat-cabul.html
Quote:

wah dari mukanya emang keliatan maho bener yak gan :maho: :maho:
Quote:

waduh parah bahasanya habib masak kayak gitu emoticon-Cape d...
habib kagak bener itu mah
percuma walaupun dia bener keturunan Nabi tapi kelakuan sama omongan kayak kaumnya Nabi Luth emoticon-Hammer2
oya bnrn gtu?

Quote:
waduh kelakuannya parah bgt gan masa habib kayak gt
emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S)
ane nyimak aja gan ... emoticon-Malu (S)
takutnya ada comment yang g bener dari keyboard ane emoticon-Hammer2
ntar jadi pertikaian emoticon-Blue Guy Peace
bkin malu habib2 laen aj,tpi ga komeng ah tkut sara
innalillahi..
beneran ga tuh gan?
tambah rusak aja zaman sekarang
lagi lagi media....
masih pada percaya aja ente semua sama media zaman sekarang...

asal ente semua tau aja..

skrg tuh udah bnyak golongan manusia yg akan mmperpecahkan umat Nabi...
dg cara menimbulkan fitnah" yg mngadu dombakan Habaib dan Muhibbin..
shingga org" slain AHLUSSUNNAH WAL JAMA'AH akan senang bila umat yg paling kuat (ASWAJA) pecah belah..

harusnya kita sebagai umat Islam khususnya para habaib dan para Muhibbinmenunjukkan kecintaan dan kekuatan persatuan agar mereka tidak gampang TERKECOH....

dan ane yakin, yg bikin ulah isu" seperti ini adalah org antek" wahabi dan yahudi yg ber topeng Ahlussunnah wal Jama'ah....

ALLOHU AKBAR...
SHOLLU A'LAA MUHAMMAD....