alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000012726755/dekap-erat-botol-susu-dan-kecup-teguh-buat-yusuf-korban-xenia-maut
Kesel 
Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf

Quote:Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
DEKAP dan KECUP TERAKHIR - Cuplikan video yang beredar di YouTube. Terlihat Teguh tengah mendekap putra tunggalnya, Yusuf Sigit. Teguh yang masih mendekap erat Yusuf, juga berusaha membangunkan istrinya yang tergeletak. Istri Teguh selamat tapi tidak bagi Yusuf. Untuk membangunkan Yusuf, Teguh masih sempat memberikan botol susu dan kecupan di kening buat bocah malang tersebut.


Quote: Seumur hidup, Teguh Hadi tak akan melupakan kejadian Minggu (22/1/2012) pagi. Rencana indah untuk berlibur bersama keluarga di kawasan Monumen Nasional (Monas) berubah jadi tragedi mengerikan.
Yusuf Sigit, putra tunggal Teguh, meninggal dalam dekapan sang ayah setelah tubuh mungil itu terpental dari gendongan sang ibunda lantaran sebuah mobil Xenia hitam bernomor polisi B 2479 XI menghantam 13 orang pejalan kaki di depan Kantor Kementerian Perdagangan.
Pria yang datang dari Jepara ini menuturkan sesaat sebelum kejadian, ia dan enam keluarganya hendak berkunjung ke Monas. Sejak pagi, mereka sudah berangkat dari rumah ibu Teguh di daerah Kali Pasir menuju Monas.
"Kami sudah di Jakarta sejak Jumat sore dan menginap di rumah ibu saya di Kali Pasir. Minggu kemarin, anak-anak pengin liat Monas," kata Teguh ketika dijumpai di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (23/1/2012).
Rombongan keluarga ini berjalan santai dari arah Tugu Tani menuju Monas dengan posisi Teguh dan keponakannya, Kenny, berada di baris depan. Kemudian istri dan anaknya berada di belakangnya. Lalu adik, bibi dan keponakannya yang lain di baris paling belakang. Hanya dalam waktu singkat, siang yang menyenangkan bagi keluarga Teguh berubah menjadi siang kelabu.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli ini melihat orang-orang tercintanya tergeletak berlumuran darah di berbagai penjuru. Secara spontan, ia langsung menggendong putranya yang terlempar dari gendongan istrinya. Kemudian, ia menghampiri satu per satu anggota keluarganya yang ternyata sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi kepala belakang yang tak berhenti mengeluarkan darah. Ia juga terus berusaha membangunkan buah hati dalam dekapannya.
"Saya sudah tidak tau lagi mobil yang nabrak saya gimana. Yang saya tau, kami ditabrak setelah mobil itu nabrak anak-anak yang berjalan berlawanan arah dengan kami," ungkapnya lirih. Yang ia lakukan saat itu hanya ingin segera menyelamatkan anggota keluarganya.
Dalam kondisi panik dan tak percaya putra semata wayangnya telah tiada, ia masih terus berusaha memberikan botol susu untuk Yusuf. Namun bocah kecil itu tidak lagi merespon sang ayah dan dengan penuh kasih Teguh masih menggendongnya dan memberikan kecupan pada kening anaknya.
"Yah mungkin ini jalan dari Tuhan. Sudah dibawa ke Jepara dan saudara-saudara saya yang ngurus. Mau ke sana juga, tapi nanti istri saya siapa yang jaga. Dia juga kehilangan," ujarnya.
Menurutnya, setelah kondisi istrinya, Siti Mukaromah, membaik dan stabil, ia akan segera kembali ke Jepara dan tetap meneruskan hidup. "Kendati demikian, ia masih berharap ada itikad baik dari pelaku yang mengakibatkan nyawa sembilan orang melayang begitu saja, untuk bertanggung jawab.
"Jangan lah lewat sms atau telepon. Tapi datang kemari ke masing-masing keluarga korban. Kami semua tidak tahu apa-apa dan menjadi korban," tuturnya"
.


source

videonya :

youtube-thumbnail


capturenya :

Spoiler for yusuf:


"Iya benar ane jg berharap ada itikad baik dari sanak keluarga pelaku yang mengakibatkan nyawa sembilan orang melayang begitu saja, untuk bertanggung jawab.
"Jangan lah lewat sms atau telepon. Tapi datanglah ke masing-masing keluarga korban. Mereka semua tidak tahu apa-apa dan menjadi korban," Mari kita doakan semoga mereka diberi kesabaran dan kekuatan oleh Tuhan. Amin!! emoticon-rose

Quote:Original Posted By mikung
Ayah
terimakasih telah mengajakku ke Monas
aku belu...m pernah lihat Monas
senang sekali hatiku diajak ayah melihat Monas

... Pagi itu aku digendong ibu
kita jalan bersama ayah, nenek dan bibi
pagi yang indah
cuaca pun cerah
kita berjalan bersama menuju Monas

Kita semua bahagia
jarang sekali kita bisa jalan-jalan seperti ini
ayah sibuk mencari nafkah
aku sudah lama rindu ayah

Ayah
tiba-tiba kita lihat mobil hitam itu
melayang dari depan
menggelinding menimpa kakak-kakak itu
lalu menimpa kita semua
aku pun terpental
terlepas dari pelukan ibu

Ayah
maafkan aku mendahuluimu
aku masih sangat ingin bersamamu
ingin bermain denganmu
ingin berlama-lama dalam pelukanmu
tapi Allah lebih menyayangiku
Allah menginginkanku pulang...

Ayah
terimakasih sudah berusaha keras menyelamatkanku
terimakasih sudah mencoba memberiku minum
terimakasih sudah memelukku dan menciumku
aku sayang ayah sampai kapanpun

Ayah
kita akan berjumpa kembali di alam yang jauh lebih baik daripada alam dunia


Quote:Original Posted By berliantrading
DRIVE SAFELY PLEASE, don't drive drunk
This video is a good reminder to DRIVE SAFE, you see how many lives are killed
youtube-thumbnail


Quote:Original Posted By GieAj
TS taro pekiwan nih foto dari fb temen. Asli gw terharu banget tiap kali liat nih foto.

kaskus lg ga bs upload ya? ane kasih linknya aja ya

Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)

Kecupan Terakhir untuk si buah hati



update news :

Ibunda Afriyani Minta Maaf Kepada Keluarga Korban

youtube-thumbnail




Quote:"meminta maaf itu lbh mudah drpd memberi maaf"
itikad baik....moga2 abis sadar dari sakau narkoba si pelaku sadar dan mau bertanggung jawab minimal minta pengampunan dari korban2nya secara langsung emoticon-Turut Berduka
iyye,, gw ngennes tuuh liat bapak yg gendoong anakknya,, terus nyodorrin botol susuu iitu emoticon-Frownemoticon-Frown

besook gw carriin youtubenya deh
sekarrang udah nganntuk
liat videonya ikut sedih gan waktu tuh bpk gendong anaknya
Ane pernah liat vidnya diyoutube.. Perih hati ane liatnya emoticon-Frown Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
Gak tega liaatnya gaaaan gw mau nangis mewek dengernya. Gw juga punya anak kebayang aj wajah anak gw kek gtu. Agan2 pasti sama kek gw. Buat pelaku penabrak biadab lo, semoga orang kek loh terbakar dijahanam selamanya. Agan agan bayangin sendiri dech kalau anak agan kek gtu uda mewek gw anjrit
Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
dulu gue juga pernah liat kecelakaan di depan rumah, memang tidak sememilukan peristiwa ini, korbannya dua orang, kakek2 lwan motor, yang satu selamat dan yang lain meninggal, sedabgkan si pengendra motor, luka2 ringan, tapi sipengendara ini berani bertanggung jawab, distopnya taxi diantarkannya korban ke rumah sakit, dan datang kerumah korban menyatakan bersedia menaggung biaya pengobatan dan meminta maaf, kasusnya toh ga sampai ke polisi, mungkin gara2 lihat si anak muda ini berani datang, dan bertanggung jawab (padahal itu anak kononnya cuma pegawai mini market) akhirnya keluarga mau memaafkan itu anak...

yang penting itikad baik, ini kok kelihatannya si pelaku cuek2 saja...kalau dibilang di tahanan kaga bisa telp atau apa2, di tv tadi gue lihat dia masih mian BB, kok kelihatannya cuma peduli"berapa hukuman yang bakal gue dapat yah" bukannya "berapa nyawa yang gue ambil yah" padahal yang namanya ngambil nyawa orang sih, seumur hidup bakal terngiang2 dikepala...emoticon-Takut:
emoticon-Cape d...

dasar tersangka........


turut berduka buat para korban

emoticon-Berduka (S)

semoga saja pelaku mendapat ganjaran yang setimpal
Quote:Original Posted By hhendryz
itikad baik....moga2 abis sadar dari sakau narkoba si pelaku sadar dan mau bertanggung jawab minimal minta pengampunan dari korban2nya secara langsung emoticon-Turut Berduka


sementara dari perwakilan pihak keluarga pelaku aja dulu gan yg mengunjungi keluarga korban beritikad baik meminta maafkan jg bisa..

Quote:Original Posted By bebek.jr.1988
iyye,, gw ngennes tuuh liat bapak yg gendoong anakknya,, terus nyodorrin botol susuu iitu emoticon-Frownemoticon-Frown

besook gw carriin youtubenya deh
sekarrang udah nganntuk


iye gan, ane jg sedih liatnya.. emoticon-Frown btw ane udh dpt tuh link youtube nya

Quote:Original Posted By santosaheru
liat videonya ikut sedih gan waktu tuh bpk gendong anaknya


Quote:Original Posted By gackt_lestat
Ane pernah liat vidnya diyoutube.. Perih hati ane liatnya emoticon-Frown Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)


iya gan sedih banget, palagi dgr ada yg bacain syahadat/adzan ke yusuf.. emoticon-Frown emoticon-Frown

Quote:Original Posted By pengulum69
Gak tega liaatnya gaaaan gw mau nangis mewek dengernya. Gw juga punya anak kebayang aj wajah anak gw kek gtu. Agan2 pasti sama kek gw. Buat pelaku penabrak biadab lo, semoga orang kek loh terbakar dijahanam selamanya. Agan agan bayangin sendiri dech kalau anak agan kek gtu uda mewek gw anjrit
Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)


miris gan.., ane jg liat videonya udh hmpir mewek..., tega bener tuh sopir yg nabrak, gimana klo anaknya dia ntar yg ditabrak org kyk gitu... emoticon-Frown
anak kecil meregang nyawa ditangan bapak nyah emoticon-Frown

jika sudah takdir bisa dimana saja, kapan saja dan siapa saja emoticon-Frown Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
speechless... emoticon-Frown emoticon-Frown

Kalo sudah begini, mesti nya Yang Terhormat Bapak SBY turun tangan berantas narkoba.


Semua yang berkaitan dengan kejadian ini, termasuk pesta narkoba nya, berlangsung di sekitar istana kepresidenan..
Woi....DPR jangan sibuk ngurusin jual beli tank leopard bekas aja lu lu pade...
Bantulah rapikan keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki supaya ga ada kejadian tragis kayak begini lagi
Nitip berita gan, semoga gak emoticon-Repost

Keluarga Korban Minta Afriyani Dihukum Mati

VIVAnews - Mulyadi Hamdan, ayah almarhum Ari alias Buhari (17), menegaskan dia dan keluarga sama sekali tidak dapat memaafkan pengemudi Xenia yang menewaskan anaknya.

Menurut Mulyadi, walaupun keluarga sang penabrak, Afriyani Susanti, datang ke rumahnya dengan seribu maaf, permintaan maaf tidak akan mereka beri.

"Saya sama sekali tidak akan memaafkan. Tidak terima sebelum dia dihukum mati atau [penjara] seumur hidup," kata Mulyadi saat ditemui di rumahnya di kawasan Johar Baru, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa 24 Januari 2012.

Begitu pula jika, keluarga pelaku mendatangi rumahnya dan memohonkan maaf. Dia tetap teguh dalam pendirian.

"Keluarga tersangka mau datang silakan, saya tidak ada urusan. Urusan saya adalah sama anaknya," terang Mulyadi.

Dia pun mempersilakan pelaku dan keluarga bermain-main dalam proses persidangan, sehingga pada akhirnya dapat memperingan hukuman.

Namun Mulyadi secara terang-terangan akan menunggu untuk memastikan hukuman setimpal bagi wanita bertubuh tambun itu. Jika tidak, maka dia menegaskan akan membalas kematian anaknya.

"Hakim memvonis 6-7 tahun silakan, saya yang tunggu kebebasan dia. Saya nggak main-main, nggak ikhlas. Anda semua jadi bukti ucapan saya," ancam Mulyadi.

Sembilan orang tewas ditabrak mobil Xenia yang dikendarai oleh Afriyani Susanti. Polisi telah menetapkan Afriyani sebagai tersangka dalam kecelakaan maut itu.

Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu. Dia dijerat pasal berlapis terkait Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Selain ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang Afriyani dan tiga orang temannya yang berada di dalam mobil juga ditetapkan sebagai tersangka pengguna narkoba. Keempatnya dikenakan pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dan Obat-obatan Terlarang. (ren)

source

Miris gan, keluarga korban gak terima dg ancaman 6 tahun emoticon-Turut Berduka
Sedih banget gan,ane jadi inget anak ane..

emoticon-Mewek Dekap Erat, Botol Susu, dan Kecup Teguh Buat Yusuf (korban xenia maut)
seandainya hal itu menimpa ane gan..ane juga ga bakalan terima..apalagi ada kabar kalo si penabrak sama sekali ga merasa bersalah dan masih bisa ketawa-ketiwi di dalam sel..ane sampai sekarang masih ga berani nonton videonya...antara miris dan kasihan banget liat para korban..apalagi liat screenshoot bapak yang gendong anaknya...emoticon-Berduka (S) emoticon-Berduka (S)
tapi kalo liat si penabrak..rasanya ingin ane lempar emoticon-Blue Guy Bata (L) sampe mokat..biar dia tau rasanya dia....
jelas lah ga terima cuman 6 taun .. sandal jepit aja 5 taun ... masa 9 nyawa akibat narkoba dan nyetir mabok + ga ada surat kelengkapan kendaraan dan SIM cuman beda setaun ama maling sendal ???

*di Indonesia kalo mau jadi Penjahat, sekalian aja yg KAKAP ... karna hukum bisa dibeli ... kalo maling kroco mah ujungnya mati di massa atau menderita di bui jauh lebih lama ....
vonis apaan 6-7 thn?? jelas ga fair buat korban lah emoticon-Gila
gw udah nontn videonya tuh kemaren, sumpah ngenes banget. kasian ga tega gw emoticon-Mewek
siapa yg terima keluarganya mati dengan cara spt itu. itu bukan kematian secara takdir, itu adalah kematian akibat pembunuhan . hukum pembunuhan adalah pelaku harus di bunuh, selama keluarga korban tidak iklas.
Quote:Original Posted By autoband
Nitip berita gan, semoga gak emoticon-Repost

Keluarga Korban Minta Afriyani Dihukum Mati

VIVAnews - Mulyadi Hamdan, ayah almarhum Ari alias Buhari (17), menegaskan dia dan keluarga sama sekali tidak dapat memaafkan pengemudi Xenia yang menewaskan anaknya.

Menurut Mulyadi, walaupun keluarga sang penabrak, Afriyani Susanti, datang ke rumahnya dengan seribu maaf, permintaan maaf tidak akan mereka beri.

"Saya sama sekali tidak akan memaafkan. Tidak terima sebelum dia dihukum mati atau [penjara] seumur hidup," kata Mulyadi saat ditemui di rumahnya di kawasan Johar Baru, Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Selasa 24 Januari 2012.

Begitu pula jika, keluarga pelaku mendatangi rumahnya dan memohonkan maaf. Dia tetap teguh dalam pendirian.

"Keluarga tersangka mau datang silakan, saya tidak ada urusan. Urusan saya adalah sama anaknya," terang Mulyadi.

Dia pun mempersilakan pelaku dan keluarga bermain-main dalam proses persidangan, sehingga pada akhirnya dapat memperingan hukuman.

Namun Mulyadi secara terang-terangan akan menunggu untuk memastikan hukuman setimpal bagi wanita bertubuh tambun itu. Jika tidak, maka dia menegaskan akan membalas kematian anaknya.

"Hakim memvonis 6-7 tahun silakan, saya yang tunggu kebebasan dia. Saya nggak main-main, nggak ikhlas. Anda semua jadi bukti ucapan saya," ancam Mulyadi.

Sembilan orang tewas ditabrak mobil Xenia yang dikendarai oleh Afriyani Susanti. Polisi telah menetapkan Afriyani sebagai tersangka dalam kecelakaan maut itu.

Dia terbukti berkendara tanpa membawa STNK, tak memiliki SIM, merusak fasilitas umum dan menghilangkan nyawa atas kecelakaan itu. Dia dijerat pasal berlapis terkait Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan. Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Selain ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang Afriyani dan tiga orang temannya yang berada di dalam mobil juga ditetapkan sebagai tersangka pengguna narkoba. Keempatnya dikenakan pasal 127 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dan Obat-obatan Terlarang. (ren)

source

Miris gan, keluarga korban gak terima dg ancaman 6 tahun emoticon-Turut Berduka


iya gan ane juga kurang sreg kalo pelaku cuma dihukum 6 tahun penjara, minimal hukuman seumur hidup dan maksimal hukuman mati, wajar klo keluarga korban ngerasa dendam ama pelaku krn masih diliputi emosi, sedih yg berkecamuk, tp itulah musibah/cobaanNya yg tidak bs kita duga kapan waktu, tempat dan siapa saja bs mengalaminya, kita manusia hrs bs mengambil hikmahnya sbg pembelajaran hidup dan harus slalu ingat kepadaNYA. Jauhi Narkoba/Miras dan smua hal2 yg dilarang Agama, krn itu sdh terbukti sangat2 merugikan diri sendiri dan orang lain yg tdk bersalah. sorry jadi ceramah pulak nih... emoticon-Hammer