alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000012105855/973397331769175817699658new-official-loungemelek-hukum966817691758176997339733
Quote:Original Posted By merdeka.com
Saya tidak memberikan copyright kepada mereka. Tetapi disini saya bisa saja mempermasalahkan projectnya, mulai dari tahap tahap awal. Karna saya sendiri yang pegang. Dan mereka hanya memegang file finalnya saja.


Pertama saya setuju kalau agan mengirim somasi atau peringatan, kalau bisa diajukan melalui surat tertulis, sebagai bukti bahwa sudah pernah diperingatkan.

Kedua, copyright itu hak untuk mendistribusikan, mengopi, menyebar luaskan. Misal band a merupakan pencipta dan penyanyi lagu b, memberikan hak untuk menyebarluaskan kepada studio rekaman c untuk jangka waktu berapa tahun gtu.

Perjanjian agan sama klien gimanana, apakah agan dibayar sebagai kreator doang sehingga selanjutnya film menjadi milik klien sehigga klien mempunyai hak penuh thd penyebar luasan tsb (copyright), sistem beli putus?

Klo menurut ane, kronologi agan belum jelas sih. Apakah si klien sudah melakukan penyebar luasan thd karya, seperti melakukan pengopian atau pengunggahan ke channelnya atau melakukan screening, yg mana merupakan kegiatan komersil aja belum jelas. Jadi masih sulit menebak bentuk pelanggarannya hak ciptanya.

Tapi secara perdata, karena ada perjanjian agan berupa pwrjanjian order film dan honor agan ga dibayar. Mengindikasikan sudah ada perbuatan wanprestasi. Dengan demikian persoalan keperdataannya sudah ada, namun untuk persoalan hak cipta masih kabur.


Quote:Original Posted By roamroyen
Quote:Original Posted By merdeka.com
Saya tidak memberikan copyright kepada mereka. Tetapi disini saya bisa saja mempermasalahkan projectnya, mulai dari tahap tahap awal. Karna saya sendiri yang pegang. Dan mereka hanya memegang file finalnya saja.


Pertama saya setuju kalau agan mengirim somasi atau peringatan, kalau bisa diajukan melalui surat tertulis, sebagai bukti bahwa sudah pernah diperingatkan.

Kedua, copyright itu hak untuk mendistribusikan, mengopi, menyebar luaskan. Misal band a merupakan pencipta dan penyanyi lagu b, memberikan hak untuk menyebarluaskan kepada studio rekaman c untuk jangka waktu berapa tahun gtu.

Perjanjian agan sama klien gimanana, apakah agan dibayar sebagai kreator doang sehingga selanjutnya film menjadi milik klien sehigga klien mempunyai hak penuh thd penyebar luasan tsb (copyright), sistem beli putus?

Klo menurut ane, kronologi agan belum jelas sih. Apakah si klien sudah melakukan penyebar luasan thd karya, seperti melakukan pengopian atau pengunggahan ke channelnya atau melakukan screening, yg mana merupakan kegiatan komersil aja belum jelas. Jadi masih sulit menebak bentuk pelanggarannya hak ciptanya.

Tapi secara perdata, karena ada perjanjian agan berupa pwrjanjian order film dan honor agan ga dibayar. Mengindikasikan sudah ada perbuatan wanprestasi. Dengan demikian persoalan keperdataannya sudah ada, namun untuk persoalan hak cipta masih kabur.

Perjanjian disini itu lebih tepatnya. Mereka order terhadap saya. Kemudian setelah beres mereka screaninh film tersebut. Dan mereka tidak memperbanyakan film itu. Tetapi yang jelas mereka mengorder film itu sendiri untuk kepentingan tugas akhir mereka. Jadi jika memang mereka sudah selesai sidang/screaning film tersebut. Berarti mereka tidak lagi memperdulikan masalah salary saya?
Quote:Original Posted By merdeka.com
Perjanjian disini itu lebih tepatnya. Mereka order terhadap saya. Kemudian setelah beres mereka screaninh film tersebut. Dan mereka tidak memperbanyakan film itu. Tetapi yang jelas mereka mengorder film itu sendiri untuk kepentingan tugas akhir mereka. Jadi jika memang mereka sudah selesai sidang/screaning film tersebut. Berarti mereka tidak lagi memperdulikan masalah salary saya?


Okey brarti jelas ini bukan soal pelanggaran hak cipta ya gan. Sehingga kita cut aja pembahasan soal hak cipta di atas.

Terkait persoalan sudah ada perjanjian, dan klien agan tidak melaksanakan perjanjian tsb. Itu namanya sudah perbuatan wanprestasi, atau ingkar janji. Untuk hal tersebut mekanisme yg bisa dilakukan melakukan gugatan perdata wanprestasi di pengadilan untuk menuntut klien agan melaksanakan kewajibannya tsb, serta membayar denda kerugian yg ditimbulkan karena tidak dilaksanakan kewajibannya tersebut. Sebelum mengajukan gugatan wanprestasi tsb, ada baiknya agan memberikan somasi/teguran/peringatan agar klien agan melaksanakan kewajibannya, dan dibuat tertulis biar ada bukti pernah diperingatkan sebelumnya.

Jika nilai kerugian agan dibawah 200juta, agan bisa menggunakan mekanisme gugaatan sederhana di pengadilan. Di mana dengan mekanisme tsb, penyelesaian perkara perdata bisa lebih cepat dan murah karena tidak sampai 2 bulan sudah berkekuatan hukum tetap. Untuk info cara mengajukan gugatan sederhana baca Konsultasi Masalah Hukum Yg Nilainya Kecil Dengan Mekanisme Gugatan Sederhana

emoticon-Blue Guy Cendol (L)


Quote:Original Posted By roamroyen
Quote:Original Posted By merdeka.com
Perjanjian disini itu lebih tepatnya. Mereka order terhadap saya. Kemudian setelah beres mereka screaninh film tersebut. Dan mereka tidak memperbanyakan film itu. Tetapi yang jelas mereka mengorder film itu sendiri untuk kepentingan tugas akhir mereka. Jadi jika memang mereka sudah selesai sidang/screaning film tersebut. Berarti mereka tidak lagi memperdulikan masalah salary saya?


Okey brarti jelas ini bukan soal pelanggaran hak cipta ya gan. Sehingga kita cut aja pembahasan soal hak cipta di atas.

Terkait persoalan sudah ada perjanjian, dan klien agan tidak melaksanakan perjanjian tsb. Itu namanya sudah perbuatan wanprestasi, atau ingkar janji. Untuk hal tersebut mekanisme yg bisa dilakukan melakukan gugatan perdata wanprestasi di pengadilan untuk menuntut klien agan melaksanakan kewajibannya tsb, serta membayar denda kerugian yg ditimbulkan karena tidak dilaksanakan kewajibannya tersebut. Sebelum mengajukan gugatan wanprestasi tsb, ada baiknya agan memberikan somasi/teguran/peringatan agar klien agan melaksanakan kewajibannya, dan dibuat tertulis biar ada bukti pernah diperingatkan sebelumnya.

Jika nilai kerugian agan dibawah 200juta, agan bisa menggunakan mekanisme gugaatan sederhana di pengadilan. Di mana dengan mekanisme tsb, penyelesaian perkara perdata bisa lebih cepat dan murah karena tidak sampai 2 bulan sudah berkekuatan hukum tetap. Untuk info cara mengajukan gugatan sederhana baca Konsultasi Masalah Hukum Yg Nilainya Kecil Dengan Mekanisme Gugatan Sederhana

emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Thanks gan. Akhirnya bisa tidur nyenyak. Okelah makasih banyak. Sorry gan belom iso jadi belom bisa kasih ijo ijo. Makasih banyakemoticon-Embarrassment


Quote:Original Posted By merdeka.com


Saya tidak memberikan copyright kepada mereka. Tetapi disini saya bisa saja mempermasalahkan projectnya, mulai dari tahap tahap awal. Karna saya sendiri yang pegang. Dan mereka hanya memegang file finalnya saja.


Baik, jadi agan tidak memberikan hak cipta kepada pemesan. Nah, karena pelanggaran hak cipta ada ancaman pidananya maka ini bisa dijadikan senjata yang efektif untuk meminta hak pembayaran atas jasa yang agan berikan.

Kemudian bila sudah ada perbuatan si pemesan yang dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran hak cipta maka ancaman dalam somasi bisa lebih variatif dan konkrit.
Quote:Original Posted By bk.admin
Baik, jadi agan tidak memberikan hak cipta kepada pemesan. Nah, karena pelanggaran hak cipta ada ancaman pidananya maka ini bisa dijadikan senjata yang efektif untuk meminta hak pembayaran atas jasa yang agan berikan.

Kemudian bila sudah ada perbuatan si pemesan yang dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran hak cipta maka ancaman dalam somasi bisa lebih variatif dan konkrit.


Emang apa gan bentuk pelanggaran hak ciptanya dalam kasus ini? Hehehehehe.... *Justwannaknow*


Quote:Original Posted By roamroyen
Quote:Original Posted By bk.admin
Baik, jadi agan tidak memberikan hak cipta kepada pemesan. Nah, karena pelanggaran hak cipta ada ancaman pidananya maka ini bisa dijadikan senjata yang efektif untuk meminta hak pembayaran atas jasa yang agan berikan.

Kemudian bila sudah ada perbuatan si pemesan yang dapat dikualifikasi sebagai pelanggaran hak cipta maka ancaman dalam somasi bisa lebih variatif dan konkrit.


Emang apa gan bentuk pelanggaran hak ciptanya dalam kasus ini? Hehehehehe.... *Justwannaknow*


Itu di bagian bawah kan saya tulis "bila", gan. Jadi memang harus ada penyelidikan lebih lanjut.

Tapi meski belum ada pelanggaran hak cipta pun boleh kan memperingatkan adanya potensi pemidanaan itu kepada pihak yang menguasai film hasil editan, misal karena ybs tidak memegang hak cipta maka tidak boleh mengumumkan/mempertunjukkan film itu ke khalayak umum dan jika nekad bisa dipidanakan berdasarkan UU Hak Cipta. Dengan redaksional yang tepat potensi semacam ini bisa memberikan efek lumayan bagi upaya meminta hak pembayaran jasa editing.
Melek hukum kaskus mau bikin group gitu ga hehe emoticon-Big Grin