alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011551379/no-sara-mesjid-yes-gereja-no
Thumbs up 
Satu Alasan Kenapa Jepang Lebih MAJU dari Negara kita
KASKUSer yang baik selalu
budayakan
emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star dan COMMENT


Numpang sharing aja gan .. tadi lagi browsing , nemu artikel beginian..
NO OFFENSE, NO SARA, cma sekedar sharing dan untuk renungan aja..
emoticon-I Love Kaskusemoticon-I Love Indonesia

perlu di ingat, ini
BUKAN pengalaman TS, di atas sudah disebutkan ,TS hanya share artikel saja..dan di bawah ada sumber nya kok..

UPDATE Tambahan dari kaskuser :
Quote:Quote:sebener nya udah di taruh dari kemarin di bawah. tapi kayak nya ga ad yang baca, jadi ane taru atas.
by agan perineum

Quote:request by agan Hakace
makasih udah bantu sharing gan emoticon-shakehand:



Quote:
DI BACA BAIK-BAIK YA GAN
Quote:“Hampir saja kita kecolongan, Bang”, kata staf administrasi yang berjilbab itu mengadu, setelah sekian lama tak bertemu saya karena saya lama meninggalkan tanah air untuk tugas belajar.

“Ada apa?”, tanya saya.

“Iya, beberapa waktu lalu orang-orang Kristen berniat mendirikan gereja di kampus ini. Untung kita cepat tahu, lalu bergerak mencegahnya. Alhamdulillah kita berhasil.”

“Kenapa dicegah? Kenapa dihalangi?”

“Lho, kan…..”

“Mbak, saya ini hampir 8 tahun tinggal di Jepang. Selama itu saya jadi minoritas dalam hal agama. Coba Anda bayangkan bagaimana rasanya kalau niat saya hendak membangun mesjid atau beribadah selama saya berada di Jepang dihalangi orang.”

“Mbak mengkhawatirkan kristenisasi?” tanya saya. Ia mengangguk.

“Apa iya kalau berdiri gereja di kampus ini lantas orang berbondong-bondong masuk Kristen?”.

Ia lalu terdiam, dan percakapan kami berakhir.


Quote:Pola fikir staf administrasi tadi sebenarnya pernah saya anut. Waktu itu saya masih kuliah di UGM dan aktif di organisasi dakwah kampus. Saat itu di UGM belum ada mesjid, dan kami sedang bersiap untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan mesjid. Mantan Rektor, alm. Koesnadi Hardjasoemantri menjadi ketua panitia.

Saat itu kami mendengar bahwa orang-orang Kristen akan mendirikan gereka di kampus. Lokasinya tak jauh dari lahan yang hendak digunakan untuk membangun mesjid. Kami langsung bereaksi. Rencana pembangunan gereja ini harus dihentikan!

Kami, beberapa aktivis Islam di kampus melakukan berbagai lobi. Yang terutama tentu kepada Rektor. Pergilah kami menghadap Rektor, menanyakan soal rencana itu, dan tentu saja (niatnya) menekan Rektor agar membatalkan atau mencegah rencana itu kalau benar adanya.

Sambil menunggu di ruang tamu kantor Rektor, kami berbincang dengan sekretaris Rektor. Topiknya tentu soal yang sama dengan yang hendak kami adukan ke Rektor. Lucunya, belakangan baru kami tahu bahwa sekretaris Rektor tadi adalah seorang penganut agama Kristen. Ampun, deh!


Quote:Pola fikir saya berubah saat saya merasakan pengalaman menjadi minoritas. Yaitu saat saya kuliah di Jepang. Saya pernah tinggal di kota kecil di bagian selatan Jepang. Jumlah orang Islam di kota itu sangat sedikit. Tak lebih dari 50 orang. Hampir semua adalah mahasiswa asing.

Karena jumlah kami kecil, kami tak mampu untuk sekedar menyewa apartemen untuk digunakan sebagai mesjid, sebagaimana dilakukan oleh muslim di berbagai kota. Kami mengandalkan kebaikan hati satu dua profesor yang mau meminjamkan ruangan di kampus untuk dijadikan mushalla.

Suatu ketika kami tak lagi diperbolehkan memakai ruangan itu. Alasan pihak kampus, ruangan itu akan dipakai untuk keperluan akademik. Lagipula Jepang adalah negara sekuler, urusan peribadatan warga tidak boleh melibatkan fasilitas milik pemerintah. Saat itu kami benar-benar kesulitan. Kami harus salat Jumat berpindah-pindah tempat. Untunglah akhirnya ada profesor yang mau membantu mencarikan ruangan untuk dijadikan mushalla.

Di kota lain di mana saya pernah tinggal juga, kami menyewa dua ruangan apartemen untuk dijadikan mushalla. Di situlah kami melaksanakan shalat Jumat serta pengajian. Bagian lain dari apartemen ini adalah tempat tinggal yang disewa oleh orang lain, orang Jepang. Kami harus berhati-hati agar aktivitas kami tidak mengganggu kenyamanan mereka.

Kami mengumpulkan dana untuk pembangunan mesjid. Belasan tahun diperlukan hingga akhirnya dana itu terkumpul. Baru 3 tahun yang lalu kota tempat saya tinggal itu memiliki mesjid. Untungnya pemerintah Jepang yang sekuler itu tidak menghalangi. Selama syarat-syarat mendirikan bangunan dipatuhi tidak ada masalah.

Semua kejadian yang saya alami di Jepang itu mengingatkan saya pada nasib minoritas, khususnya orang Kristen di Indonesia. Mereka sering kesulitan mendirikan gereja. Beribadah di ruko atau di rumah milik sendiri pun sering diganggu. Kami, muslim yang minoritas di Jepang, untungnya tidak mengalami hal itu. Alangkah indahnya kalau minoritas di negeri muslim juga tidak mengalami hal itu.


Quote:Kembali ke cerita di kampus tempat saya kerja tadi. Di kampus ini ada mesjid yang cukup besar. Dulu dibangun oleh Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila. Lalu, di setiap fakultas didirikan mushalla yang juga tak kecil. Tapi itu pun ternyata tak cukup. Di banyak bangunan di fakultas masih saja ada ruangan yang difungsikan sebagai mushalla. Bagi mereka yang malas untuk ke mushalla fakultas, bisa shalat di mushalla kecil ini. Yang sedikit rajin berjamaah di mushalla fakultas. Yang lebih rajin, ke mesjid.

Melihat ini semua saya merasa sesak. Keterlaluan benar orang muslim ini.

Jaman Rasulullah masih hidup, di Madinah hanya ada satu mesjid. Apa umat Islam ketika itu tidak mampu membangun lebih dari satu? Rasanya tak mungkin. Orang-orang ketika itu rela menyumbangkan apa saja untuk Islam. Mesjid hanya satu dengan tujuan persatuan. Di situlah semua orang berjamaah, bersilaturrahmi. Di satu tempat.

Kota Madinah ketika itu memang kota kecil. Saya tentu tak berharap kota sebesar Jakarta hanya punya satu mesjid. Itu tak masuk akal. Tapi saya yakin kota Madinah di jaman itu lebih besar dari area kampus saya. Kalau Madinah cukup dengan satu mesjid, kenapa kampus tidak? Kenapa kampus masih perlu ditambah dengan beberapa mushalla, plus puluhan ruangan untuk pengganti mushalla?

Dalam situasi yang sudah berlebih itu, orang Islam masih ribut ketika orang Kristen hendak mendirikan satu gereja. Hanya satu gereja saja.

Adilkah kita ini? Tidakkah kita ini berlebihan? Seingat saya tidak adil dan berlebihan adalah dua sifat yang dibenci Allah.

Source



Quote:
seseorang yang pintar, pastilah dia juga berkaca pada orang lain. tidak hanya dari diri sendiri

Spoiler for jangandibuka:


mampir sini dulu gan :
SEJARAH KAPAL TITANIC
BELUM PERNAH LIAT GERBANG NAGA BENERAN?MASUK SINI!

KLIK DISINI BUAT YANG MAU KASI CENDOL emoticon-Malu

thread ane yang lain : KLIK
Pola Pikir Bijaksana dari seseorang yang berintelektual...
Saya menghargai dan sangat setuju dengan pemikiran agan...

Menghargai dan menolong kaum minoritas itu adalah tugas mayoritas, bukannya menyudutkan...Thanks gan buat sharingnya...emoticon-I Love Indonesia (S)
jujur aja, org pribumi itu pikirannya sempit emoticon-Smilie
gk mau kalah & maunya menang euy
lupa ya kita pny pancasila ?
kalo lupa ya mending pindah kewarganegaraan sono, ke arab kek serah deeh
jgn munafik aja emoticon-Smilie
nice share TS !
Quote:Original Posted By azhen
Pola Pikir Bijaksana dari seseorang yang berintelektual...
Saya menghargai dan sangat setuju dengan pemikiran agan...

Menghargai dan menolong kaum minoritas itu adalah tugas mayoritas, bukannya menyudutkan...Thanks gan buat sharingnya...emoticon-I Love Indonesia (S)


sama sama gan ...emoticon-shakehand:
bantu rate yah ...

Quote:Original Posted By .o.o
jujur aja, org pribumi itu pikirannya sempit emoticon-Smilie
gk mau kalah & maunya menang euy
lupa ya kita pny pancasila ?
kalo lupa ya mending pindah kewarganegaraan sono, ke arab kek serah deeh
jgn munafik aja emoticon-Smilie
nice share TS !


makasih gan ... cuma sekedar share aja dari artikel orang ..bantu rate yah ,,
jgn ngomong gitu gan ..nanti banyak yang tersinggung loh..emoticon-Ngakak: kalo agan lahir di Tanah Air kita ini, brarti agan juga orang pribumi kan?
dan gak semua orang begitu ..hanya butuh waktu aja agar pikiran setiap orang yang seperti itu terbuka ...emoticon-Smilie
Nah pola pikir yang seperti ini nih yang perlu dimiliki oleh semua penduduk Indonesia.
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By jedadz
Nah pola pikir yang seperti ini nih yang perlu dimiliki oleh semua penduduk Indonesia.
emoticon-I Love Indonesiaemoticon-2 Jempol


iya gan ..baik nya kita semua berkaca pada orang lain ...emoticon-Smilie
nice!
orang2 kayak TS nih yg harus dibudidayakan!
bhinneka tunggal ika semboyan kita,masa cuma sebatas semboyan?
harusnya itu diwujudkan.
andai orang2 yg sepemikiran TS itu mayoritas,dijamin Indonesia bukan cuma jadi negara yg demokratis,tp juga jd negara maju krn cara pemikirannya gak sempit dan adil serta gak berlebihan.

***** send,cendol besok,abis meluncur tadi sore soalnya

keep posting gan! emoticon-2 Jempol
Quote:Original Posted By hikariouji
nice!
orang2 kayak TS nih yg harus dibudidayakan!
bhinneka tunggal ika semboyan kita,masa cuma sebatas semboyan?
harusnya itu diwujudkan.
andai orang2 yg sepemikiran TS itu mayoritas,dijamin Indonesia bukan cuma jadi negara yg demokratis,tp juga jd negara maju krn cara pemikirannya gak sempit dan adil serta gak berlebihan.

***** send,cendol besok,abis meluncur tadi sore soalnya

keep posting gan! emoticon-2 Jempol



makasih gan ... di tunggu cendol nyaaaaa !emoticon-Genit:
saya juga heran gannn sama Muslim2 itu emoticon-Cape d...

Gereja di tutup krn gak punya izin

ada gak berita Masjid di tutup krn gak punya izin ???
Quote:Original Posted By Stahn89
saya juga heran gannn sama Muslim2 itu emoticon-Cape d...

Gereja di tutup krn gak punya izin

ada gak berita Masjid di tutup krn gak punya izin ???


ntah lah gan ..emoticon-Berduka (S)
di indonesia terlalu banyak orang munafik dengan benteng agama gan...
coba berkaca dr jepang, walaupun tidak beragama, tapi bisa menghargai orang.
Quote:Original Posted By miracle_kid
di indonesia terlalu banyak orang munafik dengan benteng agama gan...
coba berkaca dr jepang, walaupun tidak beragama, tapi bisa menghargai orang.


setuju sama ente gan ... di indo emang banyak orang menggunakan agama sebagai benteng ... padahal ...........emoticon-Cape d... (S)
setuju bgt gan pada sok suci semua padahal rasulullah pernah bersabda agamu agamu agamaku agamaku

selam ga saling ganggu ga masalah
Quote:Original Posted By kangtogog
setuju bgt gan pada sok suci semua padahal rasulullah pernah bersabda agamu agamu agamaku agamaku

selam ga saling ganggu ga masalah


iya gan ,,, setuju ma ente ..emoticon-shakehand
sundul dulu ah ..emoticon-Malu
setuju gan, Indonesia pnya semboyan bhinneka tunggal ika,bukan hanya suku namun agama juga diberi hak yg sama..Thanks gan!!nice post
Quote:Original Posted By miracle_kid
di indonesia terlalu banyak orang munafik dengan benteng agama gan...
coba berkaca dr jepang, walaupun tidak beragama, tapi bisa menghargai orang.


stuju gan, itu jga yg bkn ane lbh suka jepang dr negara sndiri, kbyakan pda munafik, sok2x beragama jadi org suci tp klakuannya jstru sbaliknya... cih cacad ga bakal maju lah klo bgini mlo... emoticon-Mad:
salut buat pemikiran saudara. sulit untuk membuka pikiran kaum awam. cuma segelintir orang yg walaupun diberi penjelasan bgini akan berubah paradigma.
semoga Indonesia tetap menjadi negara yg menjunjung tinggi toleransi beragama.
Quote:Original Posted By exoduser
salut buat pemikiran saudara. sulit untuk membuka pikiran kaum awam. cuma segelintir orang yg walaupun diberi penjelasan bgini akan berubah paradigma.
semoga Indonesia tetap menjadi negara yg menjunjung tinggi toleransi beragama.


banyak orang berpikran pendek ... semboyan 'bhineka tunggal ika' udahh mulai pudar ...
Dari sudut pandang ane sebagai muslim, ndak masalah ada yang mendirikan rumah ibadah agamanya. Kecuali aliran2 ga jelas, cabul, dan ekstrim yang sekarang banyak bermunculan. Betapa dangkal pikirannya, kalau disitu ada tempat ibadah lain, terus mereka berbondong2 pindah agama. Kalau itu memang terjadi, emang tu salah yang punya gereja? Iman muslim sekarang ini yang tipis sekali. Berdakwahlah untuk menebalkan iman mereka. Bukan untuk memusuhi agama lain.