alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011542053/dibuat-di-indonesia-tapi-made-in-malaysia
Love 
Dibuat di Indonesia, Tapi Made in Malaysia
Quote:Warga di Dusun Pareh, Desa Semunying Jaya, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, melestarikan budaya kearifan lokal berupa anyaman tikar berbahan pelepah bemban atau semacam daun pandan. Hasil anyaman itu dijual ke Pasar Biawak, Malaysia. Warga Pareh memilih menjual ke Malaysia karena hanya berjarak 15 kilometer dari kampung mereka. Ibukota Kecamatan pun lebih jauh, harus ditempuh dengan empat jam perjalanan menyusuri sungai dengan perahu. Selain lebih dekat, Salbiah (55) yang menekuni keterampilan warisan ibunya ini sejak usia 15 tahun menyatakan harga yang didapat dari Malaysia juga lebih baik. Anyaman tikar ini biasa dijual Rp 150 ribu per unit di Malaysia. Namun untuk bisa masuk ke Malaysia, selalu ada yang meminta pungutan keamanan. Salbiah lalu menjual anyaman itu pada seorang bandar, yang kemudian memberi merek Malaysia pada anyaman itu. “Ya, boleh dikatakan diklaimlah anyaman kita itu sama Malaysia, mau diapakan coba," kata Salbiah.

Quote:Dibuat di Indonesia, Tapi Made in Malaysia

Anyaman ini pun sebenarnya mulai langka. Selain hanya ditekuni orang tua, bahan baku pun semakin sulit diperoleh. Desi (45), seorang warga lainnya, mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan baku pelepah bemban karena lahan tumbuhnya dibabat untuk ekspansi perkebunan kelapa sawit. Desi dan Salbiah merupakan dua di antara 100-an kepala keluarga di kampung Pareh yang hidup rukun menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Namun, meski meski berbahasa Indonesia dengan baik, warga Pareh tak menikmati sajian informasi berita dan hiburan Indonesia. Lokasi kampung mereka yang dekat dengan Malaysia membuat siaran radio dan televisi yang mereka nikmati adalah dari Malaysia. Konsekuensinya, mereka lebih mengetahui berita negeri jiran itu dibanding perkembangan ekonomi-politik negeri sendiri. Kondisi yang terisolir juga membuat kebutuhan bahan pokok mereka lebih banyak diperoleh dari kawasan Malaysia. Gas elpiji, mie instan, gula dan sejenisnya diperoleh dari Malaysia. Sementara saluran listrik dan air bersih belum ada. Untuk keperluan sehari hari menggunakan air sungai di desa tersebut. Untuk transportasi, mereka memakai akses darat dan sungai. Di Dusun Pareh terdapat fasilitas pendidikan yaitu sekolah dasar. Namun jika hujan turun, sekolah pun libur karena lokasinya dekat sungai. Masyarakat sudah berkali–kali mengadu ke Pemerintah Kabupaten Bengkayang untuk memperbaiki situasi ini namun belum terealisasi. Sebenarnya jalan lintas Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Jagoi Babang dengan Malaysia segera dibangun untuk membuka keterisoiasian. Sebuah akses jalan tembus sudah ada namun kondisi jalan rusak parah, banyak lubang besar. Di sekitar jalan itu sudah tak ada lagi hutan karena sudah habis dibabat, hanya tinggal tunas saja.


Quote:Humm... kasian bgt...

Jangan salahkan Malaysianya, karena you know lah emoticon-Big Grin

Tp patut jadi renungan nih buat pemerintah jgn hanya merhatiiin kota2 gede aja, perhatiin tuh sono yg perbatasan kalo gak mau warganya pindah ke laen hati emoticon-No Hope


http://unik-qu.blogspot.com/2011/08/...i-made-in.html
Amankan emoticon-army:
semoga bermanfaat gan emoticon-Angkat Beer
kota kecil semakin terpurukk...... malingsia memanfaatkan emoticon-Cool
satu lagi
karya bangsa kita
yg dicolong sana
turut prihatin emoticon-rose
Quote:Original Posted By islamholic




http://unik-qu.blogspot.com/2011/08/...i-made-in.html



I'm agree with you gan. Perhatian pemerintah masih kurang terhadap mereka yang di perbatasan sana.
bukannya dah biasa tuh gan, gag cuman malaysia aja. mereka suka mengimpor bahan2 setengah jadi dr indonesia dengan harga murah terus difinishing bentar dilabelin trus dimasukin lagi ke indonesia dengan harga berlipat-lipat.
Harus jadi cambukan nih buat departemen perdagangan dan perindustrian kita,.

wah,turut berduka emoticon-Turut Berduka
patut buat koreksi diri bg bangsa ini nich emoticon-Frownemoticon-Frown



berani klik yg ini gan ??? emoticon-Ngakak (S) emoticon-Ngakak (S)

KELUARGA MISKIN
kasihan gan, bangsa kita.....selalu begitu

Quote:PERAHU ANTISIPASI TSUNAMI
PERAWATAN MATA UNTUK PENGGUNA KOMPUTER
cHARGE HANDPHONE TANPA LISTRIK
LAMPU INI MAMPU MENYALA SELAMA 100 TAHUN!!!
PENAMPAKAN UFO DI PERNIKAHAN PANGERAN WILLIAM
PERILAKU ANEH AKIBAT FACEBOOK
malingsa emoticon-Cape d... (S) bangetttttttt
Udah biasa gan, pokok nya nanti2 kalo ada makanan/kerajinan/budaya cepet2 dipantenin dah takut digondool ma tuh negara !! Dibuat di Indonesia, Tapi Made in Malaysia
ni pelan" di caplok gan... dari hal yg kecil sampe hal besar.. emoticon-Mad:

terlalu lunak kita gan sama tetangga emoticon-army:
Quote:Original Posted By nengiyud
malingsa emoticon-Cape d... (S) bangetttttttt


bukan salah malaysia gan, tp pemerintah kita emoticon-Cape d...
kalo mo klaimnih klaim bogem mentah ane emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Najis malayshit mah. numpang pekione gan emoticon-Cool
Kok bs yaa..., dibuat di Indo tp made in Malay..., hrsnya khan made in Indo lg... emoticon-Malu (S)
ah, biasa Gan...
itu mah kerjaannya tetangga kita..
tenang saja...
coba deh kalo agan2 pada berani ngecek punggungnya PM Malaysia
pasti di situ ada tulisannya "Made in Indonesia"
warnanya merah putih lho...




Spoiler for bukti:
prihatin deh, punya kita diakui2 mlu, udah bosen ane Dibuat di Indonesia, Tapi Made in Malaysia
parah kan gan emoticon-Cape d...
Quote:Original Posted By produkasliJawa
ah, biasa Gan...
itu mah kerjaannya tetangga kita..
tenang saja...
coba deh kalo agan2 pada berani ngecek punggungnya PM Malaysia
pasti di situ ada tulisannya "Made in Indonesia"
warnanya merah putih lho...




Spoiler for bukti:


masak sih gan ? emoticon-Bingung