alexa-tracking

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000011435510/cerita-meninggalnya-adolf-hitler-di-indonesia
Cerita Lengkap Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia
Quote:Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Quote:
Cerita dibawah ini adalah cerita yang ditulis oleh wartawan senior dari surat kabar atau koran Pikiran Rakyat yang terbit di Jawa Barat. Cerita ini dipublikasikan dalam beberapa artikel di koran Pikiran Rakyat dalam beberapa kali terbitan. Silahkan dibaca dan disimak dengan baik :


Quote:TEKA-TEKI kematian diktator Jerman Adolf Hitler, kembali jadi perbincangan hangat. Koran The Daily Telegraph pada 28 September 2009 menurunkan satu laporan, tengkorak yang selama ini diduga milik Hitler dan disimpan di Rusia ternyata, bukanlah tengkorak tokoh tersebut. Dalam Program History Channel Documentary, koran yang terbit di Inggris itu menjelaskan, tengkorak tersebut merupakan tengkorak perempuan yang meninggal di bawah usia 40 tahun.

Dengan informasi ini, semakin terbuka munculnya spekulasi seputar kematian tokoh Perang Dunia II tersebut. Selama ini, sebagian masyarakat dunia meyakini pemimpin Nazi (Nationalsozialismus) Jerman tersebut, tewas bunuh diri di salah satu bunker di Berlin pada 30 April 1945 bersama kekasihnya Eva Braun. Ketika itu usia Hitler 56 tahun.

Sebagian lagi beranggapan, Hitler berhasil melarikan diri bersama Eva Braun, kemudian menghabiskan masa tuanya di Brasil, Argentina, atau wilayah lainnya di Amerika Selatan. Masing-masing pihak mengemukakan berbagai argumen yang memperkuat dugaan mereka. Sejumlah dokumen diungkapkan dan para saksi pun berbicara.

Selain versi yang sudah lama dikenal dunia, terdapat versi Indonesia yang boleh jadi merupakan versi terbaru. Dalam versi itu dijelaskan tentang kemungkinan Hitler melarikan diri ke Indonesia dan meninggal di Surabaya. Dugaan ini didasarkan pada penuturan seorang dokter warga Bandung, Sosrohusodo.

Sosro adalah dokter lulusan Universitas Indonesia. Dia menuliskan pendapatnya pada satu artikel di Pikiran Rakyat pada 1983. Kemudian pada 1994 saya bertemu dengan Sosrohusodo. Hasil wawancara itu dimuat Pikiran Rakyat pada 24 Februari 1994 dalam bentuk artikel yang cukup panjang. Artikel itulah yang kemudian wara-wiri di dunia maya belakangan ini.

Pertemuan dengan Sosrohusodo ketika itu dilakukan atas permintaannya. ”Saya ini sudah tua. Akan tetapi, saya masih memiliki satu beban besar yang hingga kini belum terungkap, yaitu mengenai diktator Jerman Adolf Hitler,” katanya, saat berbincang di rumahnya Jln. Setiabudhi seberang kampus UPI Bandung. Rumahnya tidak begitu besar, tetapi halamannya cukup luas. Raut gelisah terlihat di wajah Sosrohusodo.

Dia pun memperlihatkan setumpuk dokumen yang tampak lusuh. Diikat dengan beberapa belit benang. Antara lain berisi foto-foto lama, yang memperlihatkan seorang lelaki dan perempuan bule warga negara Jerman, paspor, dan buku harian dengan tulisan steno. Terdapat pula foto seorang wanita Sunda, yang disebutnya sebagai sumber amat penting dan memperkuat teorinya itu.

Lelaki dalam foto-foto itu bernama dr. Poch, pemimpin salah satu rumah sakit umum di Pulau Sumbawa Besar. Sosro sempat bertemu langsung beberapa kali dengan Poch, saat bertugas sebagai tenaga kesehatan di kapal Hope yang dijadikan rumah sakit pada 1960.

”Melalui perbincangan tentang masa lalunya dan ciri-ciri fisik, saya semakin yakin Poch bukan orang sembarangan. Saya curiga dialah Adolf Hitler yang misterius itu. Apalagi, dia ditemani seorang perempuan yang menurut saya wajahnya mirip Eva Braun, kekasihnya. Akan tetapi, keyakinan ini saya pendam sangat lama. Hingga saya selesai bertugas di kapal Hope, rasa penasaran itu belum terjawab,” kata pria kelahiran Gundih Jawa Tengah, yang saat itu berusia 63 tahun.


Spoiler for Kaki Kiri dr. Poch tidak Normal:


Spoiler for Tulisan di Majalah ”Zaman”:


Quote:LANJUT DIBAWAH YA GAN...

Lanjutan

Spoiler for Pengakuan Wanita Asal Babakan Ciamis:


Spoiler for Buku Harian Misterius tentang Kisah Pelarian Nazi:

Lanjutan

Spoiler for Rute Pelarian Hitler Dalam Tulisan Steno:


Spoiler for Makam G.A. Poch di Ngagel Utara, Surabaya:


Spoiler for Tambahan Foto:


Quote:ADA TAMBAHAN DIBAWAH GAN, SILAHKAN DISIMAK JUGA

Quote:
Sekian, semoga bermanfaat. Jika agan berkenan mohon untuk di-rate emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star dan kalau berkenan juga ane minta emoticon-Blue Guy Cendol (L) emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Ane kutip dari website-nya dosen ane gan. Dan dosen ane juga mengutip dari beberapa edisi surat kabar/koran Pikiran Rakyat yang terbit di Jawa Barat, jadi penulis dari semua artikel di atas adalah wartawan senior dari Pikiran Rakyat.
SUMBER


Quote:
Mampir ke thread bermutu ane yang lain gan :

[Ngakak] Kumpulan Gambar Animasi Gif Bikin Ngakak

Fotografi Macro Karya Nicolas Reusens

Nge-Cheat Plants Vs Zombies [Pict ++]

Banci Nyanyi Jorok Bikin Ngakak Guling-guling :D

[UNIK] Masyarakat Cireundeu Tidak Mengkonsumsi Nasi Selama 88 Tahun

Bahan bakar minyak (bbm) jenis terbaru dari pertamina gan... Berani nyoba ???

Penulis artikel

Quote:
Setelah ane telusuri lebih lanjut, ternyata wartawan senior dari Pikiran Rakyat yang mewawancarai dr. Sosrohusodo bernama Enton Supriyatna, lewat blognya beliau juga menceritakan bahwa beliau pernah diajak oleh seorang warga Singapura untuk menelusuri sosok dr. Poch ini, tetapi beliau menolaknya, kenapa? berikut penuturan beliau:


Quote:
Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Quote:
“HALLO…ini dengan Bapak Enton Supriyatna?” tanya penelepon dalam bahasa Indonesia terpatah-patah, suatu malam belum lama ini.

“Ya…betul. Maaf dengan siapa ini?” saya balik bertanya.

“Perkenalkan saya Steven Chong (sebut saja demikian) dari Singapura,” jawabnya. Chong. Siapa Chong? Rasa-rasanya saya tidak punya teman bernama Chong di Singapura.

Identitas dan tujuannya mengontak saya, diketahui setelah dia nyerocos hampir dua jam lamanya, lewat saluran telepon internasional. Panas rasanya kuping ini, mendengarkan Chong bertutur. Tapi tak tega menghentikan perbincangan, meski malam itu banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Satu hal yang membuat gagang telepon tetap menempel di telinga adalah, Chong bercerita tentang tulisan saya di Pikiran Rakyat edisi 24 Februari 1994. Tulisan itu berdasarkan wawancara dengan dr. Sosro Husodo. “Saya tertarik dengan tulisan yang bapak buat 18 tahun lalu ini. Sampai sekarang masih sering saya baca dan tersimpan dengan baik,” ujar Chong.

Artikel tersebut bercerita tentang kemungkinan pemimpin NAZI Adolf Hitler hidup di Pulau Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, pada tahun 1960-an. Diktator Jerman itu diduga meninggal pada 1970 di RS Karangmenjangan, Surabaya dalam usia 81 tahun.

Memang pada 1994 saya mewawancari dr. Sosro Husodo di rumahnya Jalan Setiabudhi, seberang gerbang timur kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Sosro bercerita panjang lebar tentang pengalaman istimewanya saat bertugas sebagai dokter di RS Hope, rumah sakit kapal, di Sumbawa Besar pada tahun 1960-an.

Dia bertemu dengan seorang dokter asing bernama Poch, pemimpin rumah sakit umum di pulau itu. Namun bagi Sosro, Poch bukan sekadar seorang dokter. Dari perjumpaan sehari-hari dengan Poch, Sosro menemukan banyak hal unik yang menuntunnya pada dugaan kuat bahwa orang tersebut adalah Adolf Hitler. Jadi, Hitler tidak mati dalam bunker bersama Eva Braun, melainkan melarikan diri lewat laut dan terdampar di Indonesia.

Sosro memperlihatkan bukti-bukti yang ditemukannya. Antara lain ciri-ciri fisik, penyakit, kebiasaan, tulisan, buku harian, juga cara bicaranya. Menurutnya, semua itu persis sama dengan ciri-ciri yang dimiliki Hitler. Apalagi didukung berbagai artikel yang dibacanya di kemudian hari. Sosro mengaku sudah mengecek tulisan stenografi dalam buku harian Poch, yang berisi rute pelariannya dari Jerman. Stenografi itu memang berasal dari tahun 1940-an, saat Hitler hidup, berkuasa dan dikabarkan mati.

Lalu, apa hubungan dengan Chong? Lelaki yang mengaku penguasaha di bidang properti ini punya hubungan khusus dengan keluarga Sosro, dan dia beberapa kali berkunjung ke Bandung. Setelah Sosro meninggal, istri dokter tersebut menyerahkan hal yang bersangkut-paut dengan misteri Hitler kepada Chong. Sekaligus memintanya untuk melanjutkan pengungkapan misteri tersebut.

“Ini persoalan besar Pak. Mungkin akan menjadi sebuah berita besar dunia, jika kita mampu mengungkap misteri tersebut. Saya ingin mengajak Bapak untuk bekerja sama menjalankan misi ini. Kita harus bertemu secepatnya,” tutur Chong bersemangat.

Chong mengajak bertemu di Batam, untuk membicarakan langkah selanjutnya. Bahkan dia meminta saya menyiapkan materi jumpa pers di Singapura tentang masalah tersebut. Selanjutnya, akan dijajaki kemungkinan masuk saluran televisi CNN.

Saya sudah jelaskan kepadanya, saya tidak memiliki data lain soal Hitler itu. Saya hanya mendapatkan data dari almarhum dr. Sosro Husodo. Itu saja. Sementara jika akan melakukan investigasi, membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Namun Chong tampaknya begitu bersemangat. Hari-hari berikutnya dia menelepon lagi, mengirim SMS, dan e-mail.

Akhirnya saya menolak ajakan kerja sama itu, karena tiga hal. Pertama, saya tidak mungkin bepergian dalam waktu lama, meninggalkan pekerjaan sehari-hari. Kedua, saya tidak punya banyak dana untuk melakukan perjalanan dan mencari data soal Hitler. Sedangkan Chong sendiri tidak menjajikan adanya dana khusus untuk proyek ini. Ketiga, rasa-rasanya, ada hal yang lebih penting dalam hidup saya ketimbang mendalami masalah ini.

Maafkan saya, Chong….

SUMBER


Quote:ANE TAMBAHIN INFORMASI LAGI DIBAWAH, SILAHKAN DISIMAK DENGAN BAIK
wah klau beneran akan heboh tugan,,,,emoticon-Hammer2,,

Pemberitaan di media

Quote:
Ane ambil dari vivanews.com gan, ada beberapa pemberitaan tentang sosok dr. Poch ini, silahkan disimak:



Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Hitler Meninggal di Indonesia?



VIVAnews - Diktator Jerman, Adolf Hitler diyakini tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945. Namun, fakta itu kini dipertanyakan.

Seperti dikutip dari laman Daily Telegraph, Senin 28 September 2009, Program History Channel Documentary Amerika Serikat menyatakan tengkorak milik Hitler yang disimpan Rusia bukan milik pemimpin NAZI tersebut.

Itu adalah tengkorak perempuan berusia di bawah 40 tahun, bukan Hitler yang dinyatakan meninggal di usia 56 tahun.

Penemuan ini, menguatkan kembali teori konspirasi bahwa Hitler tidak mati pada 1945. Dia diduga melarikan diri dan mati di usia tua.

Sejumlah teori beredar soal dimana kematian Hitler. Ada yang mengatakan Hitler meninggal di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, bahkan Indonesia.

***

Jurnalis Argentina sekaligus pengarang buku 'Bariloche Nazi', Abel Basti meyakini Hitler tewas di Argentina pada 1960.

Basti mengklaim Hitler melarikan diri dari Jerman menggunakan kapal selam. Bersama belahan jiwanya, Eva Braun, Hitler diyakini menghabiskan hari-hari terakhirnya di sebuah kota bernama Bariloche. Basti mendasarkan klaimnya atas keterangan beberapa saksi.

Kemudian, seperti dikutip laman Salisburypost, 30 Agustus 1999, artikel surat kabar pada 17 Juli 1945, memberitakan Hitler dan Eva braun terlihat di Argentina.

Seorang wartawan mengirim cerita dari Montevideo ke Chicago Times -- Hitler dan Braun melarikan diri ke Argentina dengan kapal selam. Keduanya hidup di kompleks orang-orang Jerman di Patagonia.

Sementara, klaim bahwa Hitler meninggal di Brazil didasarkan pengakuan anggota NAZI bahwa Hitler meninggal pada 1980 di Brazil.

Brazil diketahui sebagai tempat pelarian para mantan pengikut Hitler. Sebuah makam NAZI bahkan ditemukan di pedalaman Hutan Amazon, lengkap dengan lambang NAZI di nisan yang berbentuk salib.

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


***
Sebuah artikel mengejutkan telah lama beredar di sejumlah mailing list dan laman jejaring sosial. Artikel itu berisi versi lain cerita kematian diktator Jerman, Adolf Hitler. Dikatakan Hitler meninggal di Indonesia.

Cerita ini berawal dari sebuat artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar.

Dia menceritakan pengalamannya bertemu dengan dokter tua asal Jerman bernama Poch di Pulau Sumbawa Besar tahun 1960. Poch adalah pimpinan sebuah rumah sakit terbesar di pulau tersebut.

Klaim yang diajukan dr Sosrohusodo jadi polemik. Dia mengatakan dokter tua asal Jerman yang dia temui dan ajak bicara adalah Hitler di masa tuanya

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- Dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Keyakinan Sosro, bahwa dia bertemu Hitler dan Eva Braun, membuatnya makin tertarik membaca buku dan artikel soal Hitler. Kata dia, setiap melihat foto Hitler di masa jayanya, dia makin yakin bahwa Poch, dokter tua asal Jerman yang dia temui adalah Hitler.

Keyakinannya bertambah saat seorang keponakannya, pada 1980, memberinya buku biografi Adolf Hitler karangan Heinz Linge yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia oleh Try Budi Satria.

Dalam halaman 59 artikel itu diceritakan kondisi fisik Hitler di masa tua. "Sejumlah orang Jerman tahu Hitler menyeret kakinya saat berjalan, penglihatannya makin kabur, rambutnya tak lagi tumbuh. Kala perang makin berkecamuk dan Jerman terus dipukul kalah, Hitler menderita kelainan syaraf."

Saat membaca buku tersebut, Sosro makin yakin, sebab kondisi fisik yang sama dia temukan pada diri Poch.

Dalam buku tersebut juga diceritakan tangan kiri Hitler selalu bergetar sejak pertempuran Stalingrad (1942 -1943) -- yang merupakan pukulan dahsyat bagi tentara Jerman.

Sosro mengaku masih ingat beberapa percakapannya dengan Poch yang diduga adalah Hitler. Poch selalu memuji-muji Hitler. Dia juga mengatakan tak ada pembunuhan di Auschwitz, kamp konsentrasi yang diyakini sebagai lokasi pembantaian orang-orang Yahudi.

"Saat saya bertanya soal kematian Hitler, dia mengatakan tak tahu. Sebab, saat itu situasi di Berlin dalam keadaan chaos. Semua orang berusaha menyelamatkan diri masing-masing," kata Sosrohusodo, seperti dimuat laman Militariana.

Sosro mengaku pernah memeriksa tangan kiri Poch yang selalu bergetar. Saat menanyakan kapan gejala ini mulai terjadi, Poch lalu bertanya pada istrinya yang lalu menjawab, "ini terjadi ketika Jerman kalah di pertempuran dekat Moskow. Saat itu Goebbels mengatakan padamu bahwa kau memukuli meja berkali-kali."

Goebbels yang disebut istri Poch diduga adalah Joseph Goebbe, menteri propaganda Jerman yang dikenal loyal dengan Hilter. Kata Sosro, istri Poch, yang diduga Eva Braun, beberapa kali memanggil suaminya 'Dolf', yang diduga kependekan dari Adolf Hitler.

Usai membaca artikel-artikel tersebut, Sosro mengaku menghubungi Sumbawa Besar. Dari sana, dia memperoleh informasi dr Poch meninggal di Surabaya.

Poch meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Sementara istrinya yang asal Jerman pulang ke tanah airnya, Poch diketahui menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial S. Dia diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Setelah menutup mulut, S akhirnya memberi semua dokumen milik suaminya pada Sosro. termasuk foto perkimpoian, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

"Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, S juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

Sosro mengaku tak ada maksud tersembunyi di balik pengakuannya. "Saya hanya ingin menunjukan Hitler meninggal di Indonesia," kata dia.

Hingga saat ini apakah Hitler tewas di bunker, di Argentina, Brazil, atau Indonesia, belum bisa dipastikan. Kisah akhir hayat 'sang Fuhrer' terus jadi misteri.

SUMBER



Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Warga Mengira dr Poch Mantan Tentara NAZI



VIVAnews - Berlin, Argentina, Brazil, dan Indonesia diduga jadi tempat akhir hayat mantan diktator Jerman, Adolf Hitler. Di Indonesia kisah soal Hitler muncul dari sosok dokter bernama Poch -- dokter Jerman di Sumbawa Besar.

Aries Zulkarnaen, salah satu saksi keberadaan dr Poch mengatakan dokter itu punya dua kepribadian yang bertolak belakang, pemarah namun sering bercanda dengan warga.

"Dia pemarah, banyak memberi resep dengan mulut [menyebutkan nama obat], tapi kalau ada yang tanya lagi, dia bilang, kan sudah saya bilang," kata Aries ketika dihubungi VIVAnews, Senin 22 Februari 2010.

Poch juga akan marah jika pasiennya menyebut penyakit yang mereka derita. "Apa kamu dokter?," kata Aries, menirukan gertakan yang sering diucapkan Poch.

Ditambahkan Aries, Poch yang dia kenal juga humoris. "Nggak takut guyon dengan masyarakat," kata dia.

Yang paling menonjol dari Poch, ungkap Aries, adalah caranya menyetir mobil Jeep kap terbukanya.

"Jalan-jalan di Sumbawa dulu belum bagus, tapi dia menyetir dengan satu jari. Luar biasa," kata Aries.

"Itu tanda-tanda dia mantan tentara," tambah Aries.

Meski tak pernah menyangka bahwa Poch adalah Hitler, Aries mengaku masyarakat memperkirakan dia mantan tentara NAZI.

"Dia sangat enerjik, kelihatan sekali tentaranya. Warga saat itu sudah mengira dia mantan tentara NAZI," jelas dia.

SUMBER


Quote:LANJUT DIBAWAH GAN emoticon-Smilie KALO CAPEK BACANYA, NGOPI DULU AJA GAN.WKWK
panjang bener
ane simak2 dulu gan
Quote:LANJUTAN


Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Kesaksian Mantan Pasien Dokter Poch 'Hitler'



VIVAnews - Diktator Jerman, Adolf Hitler dikabarkan meninggal di Indonesia, tepatnya di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelum ke Surabaya, Hitler diduga menyaru sebagai Poch, seorang dokter yang pernah bertugas di Sumbawa Besar.

Penelusuran VIVAnews soal kebenaran cerita ini diawali dari Sumbawa. Seorang saksi, bernama Ahmad Zuhri Muhtar mengaku memang ada dokter bernama Poch yang bekerja di Rumah Sakit Umum Sumbawa. Poch juga berpraktek di Balai Kesehatan Ibu dan Anak (BKIA) yang saat ini menjadi Puskesmas Seketeng.

"Kebetulan Puskesmas itu ada di dekat rumah," kata Ahmad ketika dihubungi VIVAnews, Senin 22 Februari 2010.

Ahmad mengaku saat duduk di kelas 1 atau 2 Sekolah Dasar, dia menjadi pasien dokter Poch.

"Saya sering diperiksa. Waktu itu perasaan saya takut. Gayanya kayak gitu bukan gaya dokter. Itu ingatan saya waktu masih kecil," kata dia.

Dokter Poch yang dia kenal nampak garang. "Kalau dikatakan galak, nggak juga. Bahasa Indonesianya pas-pasan, dan ada gaya-gaya menggertak," kata dia.

Ahmad menceritakan ciri-ciri dr Poch yang dia kenal. "Kepala botak, kumis tebal merah jagung. Dia juga memakai kaca mata," kata dia.

Poch juga agak pincang. "Mobilnya Jeep kap terbuka, seperti buatan Jerman. Kalau menyetir dengan satu tangan, gaya geng-geng begitu," tambah Ahmad.

Pria kelahiran 1955 itu menceritakan Poch datang menumpang kapal asing 'Hope'. Kapal itu membawa obat-obatan dan menyediakan pengobatan gratis.

"Saya ingat, para penumpang dan kru-kru kapal dibawa turun melihat karapan kerbau di dekat rumah saya. dr Poch juga ada di komunitas itu," tambah dia.

Terkait informasi yang menyatakan Poch adalah Hitler, Ahmad mengaku tak tahu pasti. Meski, dia mengakui ada kemiripan Poch dengan foto Hilter yang dia lihat di sejumlah media dan buku.

Kata Ahmad, harus ada kajian yang lebih ilmiah. Bagaimanapun, Hitler adalah sosok besar dalam sejarah yang layak diungkap kehidupannya.

"Saat ini soal Hitler seakan terabaikan. Padahal kalau mau menguak kisah ini sudah ada pintu masuknya, dokter Poch di Sumbawa besar dan makamnya di Ngagel," kata Ahmad.

SUMBER



Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

dr. Poch 'Hitler' Masuk Islam


VIVAnews - Adolf Hitler, diktator Jerman dan orang yang diyakini bertanggung jawab atas pembantaian bangsa Yahudi, diduga menghabiskan akhir hayatnya di Indonesia -- sebagai dr Poch, dokter tua asal Jerman.

Menurut mantan pasiennya, Ahmad Zuhri Muhtar (55), dr Poch tinggal di rumah dinas dokter di Kompleks Rumah Sakit Sumbawa bersama istrinya yang asal Jerman.

Ketika istrinya itu kembali ke negeri asalnya, Poch lalu kesepian. "Dia menyendiri lalu kimpoi lagi dengan istinya yang asal [Pulau] Jawa, saya tidak tahu persisnya, mungkin Garut," kata Ahmad kepada VIVAnews, Senin 22 Februari 2010.

Ada lagi fakta menarik soal dr Poch yang diungkap Ahmad. Kata dia, dr Poch bahkan masuk Islam karena menikah dengan perempuan muslim.

"Dinikahkan secara Islam, resepsinya di pendapa kabupaten. Ceritanya seperti itu," tambah Ahmad.

dr Poch lalu pindah ke Surabaya, ke tempat istri barunya.

Keterangan Ahmad bersesuaian dengan kisah yang diungkap dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertemu Poch di Sumbawa.

Kata Sosro, setelah istrinya yang asal Jerman, diduga Eva Braun, meninggalkannya, Poch yang diduga sebagai Hitler menikah lagi dengan wanita Sunda asal Bandung berinisial 'S'. Terakhir 'S' diketahui tinggal di Babakan Ciamis.

Awalnya 'S' menutup mulut, namun akhirnya kepada Sosro, dia menyerahkan sejumlah dokumen milik suaminya, termasuk foto perkimpoian, surat izin mengemudi lengkap dengan sidik jari Poch.

Ada juga buku catatan berisi nama-nama orang Jerman yang tinggal di beberapa negara, seperti Argentina, Italia, Pakistan, Afrika Selatan, dan Tibet. Juga beberapa tulisan tangan steno dalan bahasa Jerman

Buku catatan Poch berisi dua kode, J.R. KepaD No.35637 dan 35638, kode simbol lelaki dan perempuan.

"Ada kemungkinan buku catatatan dimiliki dua orang, Hitler dan Eva Braun," kata Sosro.

Ada juga tulisan yang diduga rute pelarian Hitler -- yakni B (Berlin), S (Salzburg), G (Graz), J (Jugoslavia), B (Belgrade), S (Sarajevo), R (Rome), sebelum dia ke Sumbawa Besar.

Istri kedua Poch, 'S' juga menceritakan suatu hari dia melihat suaminya mencukur kumis dengan gaya mirip Hitler. Ketika dia bertanya, suaminya menjawab, "jangan bilang siapa-siapa."

Poch yang diduga adalah Hitler meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun.

Sebuah makam di Ngagel jadi pintu masuk untuk menyelidiki kebenaran cerita akhir hayat 'sang Fuhrer'.

Apakah Hitler benar tewas bunuh diri di bunker di Berlin pada 30 April 1945, atau apakah mati dalam usia tua di Argentina, Brazil, Amerika Selatan, atau Indonesia -- masih harus dikaji kebenarannya.

SUMBER


Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

Makam dr Poch 'Hitler' Tak Bertanggal Lahir



VIVAnews - Benarkah dokter Poch yang meninggal di RS Karang Menjangan, Surabaya, Adolf Hilter yang melarikan diri dari tanah kelahirannya? Di manakah makam diktaktor Jerman itu?

Penelusuran VIVAnews, Senin 22 Februari 2010, menemukan tempat peristirahatan dr Poch berada di Pemakaman Umum Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya.

Makam itu berada di pojok bagian selatan dengan kondisi yang mengenaskan dan tidak terawat. Selain kusam, makam yang dilapisi batu granit hitam itu juga dipenuhi rumput golang-galing.

Makam berukuran 2x1 meter itu dikelilingi pagar besi yang sudah berkarat. Ada sebuah pintu masuk menuju makam yang sudah tidak bisa dibuka lagi karena kondisi pintu yang saling menempel akibat karat. Pagar tersebut kini beralih fungsi menjadi jemuran. Dua helai pakaian terlihat menghiasi pagar itu.

Dokter Poch merupakan satu-satunya orang bule yang dimakamkan di pemakaman tersebut. Warga sekitar tidak tahu si bule yang dimakamkan itu dari mana asalnya. Sebagian menyebut dari Belanda, lainnya lagi menyebutkan bule Inggris.

Di atas makam tersebut tertulis identitas "dokter GA Poch". Hanya inilah satu-satunya identitas yang menunjukkan bahwa makam itu memang makam orang yang pernah memimpin rumah sakit di Sumbawa Besar. Tidak ada identitas lain yang tertulis di batu berukuran 20x10 cm tersebut.

Kolom lahir dan wafat dibiarkan kosong, sehingga tidak ada identitas kapan Poch dilahirkan dan wafat. Selain nama, identitas lain yang tertulis di batu itu hanya nomor urut makam, yakni 'CC 258'.

Yono (48), tukang batu, yang kini menjaga kompleks pemakaman itu menuturkan, Poch dimakamkan sekitar tahun 1970. "Saya diberitahu kuncen makam yang meninggal 5 tahun lalu," katanya.

Yono yang tinggal di sekitar makam itu mengingat saat sang dokter dimakamkan, usianya sekitar 10 tahun. Saat itu ia melihat banyak dokter yang mengikuti prosesi pemakaman.

Kok bisa tahu itu dokter? "Karena banyak yang pakai baju putih-putih kayak dokter. Banyak orang Belanda-nya," kata Yono.

SUMBER


Quote:MASIH LANJUT DIBAWAH GAN emoticon-Smilie

Lanjut Gaaannnn

Quote:LANJUUUUTTT

Quote:
Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

Makam dr Poch 'Hitler' Terakhir Ditengok 1980


VIVAnews - Makam dr Poch yang diduga Adolf Hitler di Tempat Pemakaman Umum Ngagel Utara, Jalan Bung Tomo, Surabaya, kini tidak terawat. Tidak ada sanak famili yang mengurus makam tersebut.

Makam yang terletak di pojok selatan TPU itu terakhir kali dikunjungi sekitar 30 tahun silam.

Yono (48), tukang batu yang kini menjaga kompleks pemakaman itu mengungkapkan, cerita dari juru kunci (kuncen) makam yang sudah meninggal lima tahun lalu, terhitung dua kali makam itu dikunjungi.

"Pertama sekitar 1972 ada yang datang ziarah, kemudian sekitar tahun 1980. Itu yang terakhir, setelah itu sampai sekarang tidak pernah ada lagi," kata Yono saat ditemui VIVAnews, Senin kemarin.

Pengunjung terakhir, kata dia, delapan orang asing, tiga perempuan dan lima laki-laki yang mengaku datang dari Jakarta. Namun mereka tidak menyebutkan apakah masih ada hubungan keluarga atau tidak.

Makam dr Poch kini ditumbuhi rumput dan tanaman rambat yang oleh warga sekitar disebut golang galing. Makam berukuran 2x1 meter itu dikelilingi pagar besi yang sudah berkarat. Pintu pagar itu sudah sulit dibuka karena lengket akibat sudah lama tidak dibuka. Satu-satunya yang menandakan makam itu tempat peristirahatan dr Poch adalah nama 'dr GA Poch' yang tertulis di nisannya.

Selain nama, tertulis pula 'CC 258' yang merupakan nomor urut makam. Sedangkan tempat lahir dan wafat dibiarkan kosong. Dokter Poch dimakamkan pada 1970. Dia meninggal di RS Karang Menjangan, Surabaya. Dia satu-satunya orang asing yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

Yono yang tinggal tidak jauh dari pemakaman itu juga bercerita, makam tersebut dua kali dipugar oleh RS Karang Menjangan. Terakhir makam itu dilapisi batu granit abu-abu hitam.

Yono yang saat dr Poch dimakamkan masih berusia 10 tahun ingat saat dimakamkan, banyak dokter yang datang. Dia tahu dari baju putih yang dikenakan mereka. "Di RS Karang Menjangan kan dulu banyak dokter asing," kata dia.

Sementara warga lain, Supi'i (49) yakin dr Poch adalah tentara asing yang bertugas di bagian medis. "Dia dibawa dari luar Pulau Jawa dan meninggal di sini. Itu cerita kuncen di sini dulu," kata dia.

SUMBER



Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

Apakah Dr Poch Itu Hitler? Ini Pendapat LIPI


VIVAnews - Adolf Hitler, diktator Jerman pelaku genosida bangsa Yahudi disebut-sebut adalah dr Poch yang meninggal di Surabaya. Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) belum memiliki kesimpulan apakah dokter tua asal Jerman yang bertugas di kapal rumah sakit 'Hope' di Sumbawa Besar itu adalah Adolf Hitler.

"Memang ada cerita tentang seorang dokter di Sumbawa Besar, dr Poch. Saya juga mendengar itu," kata Sejarawan LIPI Asvi Warman Adam dalam perbincangan dengan VIVAnews.

Asvi mengakui memang belum ada kesimpulan kepastian apakah dr Poch itu adalah Adolf Hitler. Asvi juga belum pernah menemukan tulisan atau bukti lain keterkaitan antara dokter tua asal Jerman itu dengan Hitler.

"Buktinya tidak jelas. Apakah orang itu Hitler atau bukan. Jadi, tentunya kita tidak memastikan di sini," kata pria yang mendapat gelar doktor dari Ecole des Hautes Etudes en S. Sociales, Paris pada 1990 ini.

Menurut Asvi, bukti makam atau kuburan dr Poch belum cukup untuk membuktikan bahwa dia adalah 'sang Fuhrer'. Begitu juga dengan pengakuan lisan kesaksian dari seseorang.

"Ini dikatakan orang Nazi. Apakah mendarat secara beramai-ramai atau orang per orang. Kita harus melacak lagi," ujar peneliti senior LIPI ini.

Asvi beranggapan dugaan dr Poch itu adalah Hitler lebih tepatnya disebut 'sejarah populer'. Dan itu belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Kenapa Hitler memilih Indonesia? Itu cerita yang terpisah dari konteks sejarah Indonesia. Tidak ada kaitannya dengan sejarah Indonesia," tegasnya.

Dr Poch diketahui meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Namun, fakta di mana 'sang Fuhrer' menghabiskan akhir hayatnya belum bisa dipastikan sampai saat ini. Ada yang yakin Hitler tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945.

Ada juga versi lain, bahwa pemimpin Nazi ini meninggal di Argentina, Brazil, atau sebuah tempat di Amerika Selatan.

SUMBER



Quote:MASIH LANJUT DIBAWAH emoticon-Big Grin
Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

Istana Bicara Soal Hitler



VIVAnews - Kabar diktaktor Jerman, Adolf Hitler, meninggal di Surabaya sampai juga ke Istana Negara. Juru bicara presiden, Julia Pasha, mengaku sudah mendengarnya. Apa kata dia?

"Susah verifikasi kebenarannya, harus dipastikan kepada yang tahu sejarah," kata Julian di Istana Negara, Jakarta, Kamis 25 Februari 2010.

Pemerintah sendiri, kata Julian, tidak berniat mengecek kebenarannya. "Nggak-lah harus sejarawan yang bisa memberikan klarifikasi," kata Julian.

Spekulasi bahwa Hitler meninggal di usia tua di Surabaya, Indonesia diawali artikel di Harian Pikiran Rakyat pada tahun 1983. Penulisnya bernama dr Sosrohusodo -- dokter lulusan Universitas Indonesia yang pernah bertugas di kapal yang dijadikan rumah sakit bernama 'Hope' di Sumbawa Besar.

Kata Sosrohusodo, Poch, dokter tua Jerman yang dia temui di Sumbawa adalah Hitler.

Bukti-bukti yang diajukan Sosrohusodo, adalah bahwa dokter tersebut tak bisa berjalan normal --- dia selalu menyeret kaki kirinya ketika berjalan.

Kemudian, tangannya, kata Sosrohusodo, tangan kiri dokter Jerman itu selalu bergetar. Dia juga punya kumis vertikal mirip Charlie Chaplin, dan kepalanya gundul.

Kondisi ini diyakini mirip dengan gambaran Hilter di masa tuanya -- yang ditemukan di sejumlah buku biografi sang Fuhrer. Saat bertemu dengannya di tahun 1960, orang yang diduga Hitler berusia 71 tahun.

Menurut Sosrohusodo, dokter asal Jerman yang dia temui sangat misterius. Dia tidak punya lisensi untuk jadi dokter, bahkan dia sama sekali tak punya keahlian tentang kesehatan.

Poch diketahui meninggal pada 15 Januari 1970 pukul 19.30 di Rumah Sakit Karang Menjangan Surabaya karena serangan jantung, dalam usia 81 tahun. Dia dimakamkan sehari kemudian di daerah Ngagel.

Namun, fakta di mana 'sang Fuhrer' menghabiskan akhir hayatnya belum bisa dipastikan sampai saat ini. Ada yang yakin Hitler tewas bunuh diri di sebuah bunker di Berlin pada 30 April 1945.

Ada juga versi lain, bahwa pemimpin Nazi ini meninggal di Argentina, Brazil, atau sebuah tempat di Amerika Selatan.

Makam dr Poch sendiri di Tempat Pemakaman Umum Ngagel Utara, Surabaya kini tidak terawat. Di atas makam tersebut kini ditumbuhi rumput liar dan tanaman rambat yang oleh warga sekitar disebut golang galing. Makam itu dikelilingi pagar yang sudah berkarat. Sebuah pintu masuk kini sulit dibuka karena sudah saling menempel akibat karat yang melekat kuat. Pagar itu kini dimanfaatkan penjaga makam untuk menjemur pakaian.

Di nisan berbatu granit hitam abu-abu itu hanya tertulis identitas sang dokter sebagai 'dr GA Poch'. Tidak ditulis kapan Poch lahir dan kapan ia wafat. Selain namanya, identitas lain yang dituliskan hanyalah 'CC 258', yakni nomor urut makam. Dia satu-satunya orang asing yang dimakamkan di pemakaman tersebut.

Tidak banyak yang tahu sejarah makam dr Poch karena kuncen makam tersebut sudah meninggal lima tahun silam. Beberapa orang yang pernah mendapat cerita dari sang kuncen mengatakan, dr Poch dimakamkan oleh dokter-dokter yang bertugas di RS Karang Menjangan, tempatnya dirawat di Surabaya.

SUMBER




Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia

NAZI Pasti Berusaha Selamatkan Hitler


VIVAnews - Mantan penguasa Jerman, Adolf Hilter dikabarkan meninggal di Surabaya. Sebuah makam bertuliskan dr GA Poch di TPU Ngagel, Surabaya jadi pintu masuk untuk menguak kebenaran misteri ini.

Suhartoko dosen Sejarah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyikapi lunak informasi tersebut. "Benar atau tidak, itu sebuah sejarah besar, kita harus merasa tertantang untuk menelusurinya," kata Suhartoko mengawali obrolan dengan VIVAnews di kampus Unesa, Kamis, 25 Februari 2010.

Diterangkan dia, Jerman pernah menjadi pusat perhatian dunia. Jerman adalah negara kuat, yang tengah mengembangkan nuklir di jamannya.

Itulah yang membuat posisi Jerman diperhitungkan oleh banyak negara.

"Di kepemimpinan Adolf Hitler, Jerman tengah menyiapkan pengerjaan reaktor senjata nuklir di Afrika Barat. Diberi nama Guns of Navarone. Jika itu terwujud, Jerman menjadi negara superpower tidak ada yang menandingi," lanjut dosen sejarah itu.

"Saat negara itu hancur, Amerika Serikat dan Uni Soviet saling berebut apa saja yang dimiliki Jerman. Termasuk tokoh-tokoh dan ilmuwan NAZI," terang lulusan S2 UGM ini.

"Saat terjadi kerusuhan besar-besaran, banyak orang pintar atau ilmuwan Jerman yang hilang. Ada yang menyebut mati dibunuh ada juga yang mengatakan diculik dan dibawa ke negara lain. Banyak juga yang hingga saat ini belum diketahui rimbanya," lanjut dia.

Terkait sejumlah spekulasi yang muncul terkait kematian Hitler, Suhartoko mengatakan bisa jadi pascakerusuhan, Adolf Hitler menghilang.

Dosen itu menyebut, sebagai pucuk pimpinan itu hal wajar, NAZI pasti berusaha melindungi dan menyelamatkan pimpinannnya. Kalau tidak, ia juga akan menjadi korban target "perburuan" orang pintar asal Jerman.

"Nah, yang dihubungkan dengan pelariannya ke Indonesia inilah yang perlu dikaji dengan cermat.

Apalagi, sekarang muncul dugaan makam dr GA Poch di TPU Ngagel adalah Hitler. Ini menarik, karena Indonesia khususnya Surabaya akan kembali tercatat sebagai perjalanan panjang sejarah dunia. Ini tugas Anda menelusurinya," kata Suhartoko.

Ditanya kemungkinan ada pelarian tentara NAZI ke Indonesia, menurutnya itu sangat mungkin. Sebab, kala itu Indonesia masih 'dikuasai' Belanda. Dikatakan, bisa jadi dengan menyaru sebagai tenaga medis, Hitler ataupun orang NAZI lainnya masuk ke Indonesia.

Mereka lalu melakukan tugas kemanusiaan di Pulau Sumbawa Besar. "Itu mungkin saja lho terjadi," katanya.

Terlepas, dia [dr Poch] Hitler atau bukan, melakukan kegiatan pengobatan di daerah terpencil, adalah peluang untuk menghilangkan jejak. "Ini menarik," lanjutnya.

Soal hijrahnya Poch ke Surabaya dan lalu dirawat di RS Karang Menjangan, Suhartoko memberikan beberapa kemungkinan.

Pertama, mungkin saja, Poch sengaja menyembunyikan identitas. Mengaku sebagai sebagai tenaga medis PMI Internasional, hingga dirawat di Karang Menjangan.

"Itu sangat mungkin, sebab sesama petugas kemanusiaan atau (PMI) Internasional Karang Menjangan -yang saat itu dikuasai asing- pasti menerima dan memberikan layanan," kata dia.

Kemungkinan kedua, Poch dirawat sebagai tentara. Di Surabaya dulu, tentara berpangkat tinggi dirawat di RS Simpang dan RS Darmo. Sementara, Karang Menjagan menjadi rujukan pasien umum, dan juga tentara.

Atau, kemungkinan ketiga, Poch juga ikut bekerja di RS Karang Menjangan sebagai dokter.

Sayangnya, RS Simpang yang diduga menyimpan dokumen sejarah berubah menjadi pertokoan. Arsip atau dokumen itu tidak diketahui rimbanya.

"Saya yakin, semua dokumen saat itu ada di RS Simpang yang kini sudah hilang," ujar dia.

SUMBER



Quote:DIBAWAH MASIH ADA KALO MASIH MAU BACA emoticon-Big Grin

Lanjut gan

Quote:

Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


dr Poch 'Hitler', Jejak Tentara Nazi di RI

VIVAnews - Dokter GA Poch yang meninggal di Surabaya tahun 1970 lalu diduga sebagai Adolf Hitler, yang sedang menyaru. Sinyalemen ini menimbulkan pertanyaan baru soal kedatangan tentara Jerman ke Indonesia. Bagaimana bisa 'diktator Jerman' dan tentara Nazi masuk ke Indonesia?

Mungkin tidak banyak yang tahu, Jerman adalah sekutu Jepang saat Perang Dunia II. Dari penelusuran berbagai sumber, tentara Nazi datang ke Indonesia setelah Belanda menyerah kepada Jepang tahun 1942 lalu.

Mereka datang dengan menggunakan sejumlah kapal selam dengan menyelami Samudera Hindia, Laut Jawa, Selat Sunda, Selat Malaka sepanjang 1943-1945. Beroperasinya kapal selam merupakan perintah Fuehrer Adolf Hitler kepada Panglima Angkatan Laut Jerman (Kriegsmarine), Admiral Karl Doenitz.

Tujuannya, membuka blokade lawan yang dibutuhkan Jepang yang kala itu sedang menduduki Indonesia dan Malaysia. Jepang sendiri akhirnya menyerah kepada sekutu pada 1945.

Kedatangan tentara Jerman dengan kapal selam ini juga diakui Kedutaan Besar Jerman di Indonesia. Dalam websitenya yang dikutip VIVAnews, Selasa 23 Februari 2010, mereka mencatat para tentara ini memang datang ke Indonesia dengan menumpang kapal selam, yang bertugas membawa bahan-bahan baku penting selama perang bagi Angkatan Laut Jerman, dari Indonesia yang ketika itu dijajah oleh Jepang, melalui jalur perairan yang diblokir oleh pihak sekutu. Melalui rencana Angkatan Laut Jerman yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut, banyak pelaut yang gugur saat itu.

Pasca menyerahnya Jepang, tentara Jerman yang masih tersisa di Indonesia kemudian hidup tidak menentu. Mereka pindah ke pemukiman di sekitar perkebunan teh di kawasan Cikopo, Megamendung, Bogor hingga akhir hayatnya.

Sepuluh tentara Jerman dimakamkan di pemakaman Arca Domas, dua diantaranya tidak dikenal. Mereka meninggal karena menderita sakit maupun akibat tindak kekerasan. Makam tersebut berada kurang lebih pada ketinggian 1.000 meter dekat kota Bogor, atau sekitar 70 km selatan Jakarta. Jalan menuju lokasi kecuali beberapa meter terakhir telah diaspal.

Pada awal abad ke-20 daerah tersebut merupakan bagian dari suatu perkebunan teh yang besar milik dua bersaudara asal Jerman Emil dan Theodor Helfferich (kakak tertua mereka Karl Helfferich pada masa Perang Dunia I menjabat sebagai Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Wakil Kanselir Jerman). Pada tahun 1926 mereka mendirikan tugu peringatan untuk mengenang Skuadron Kekaisaran Jerman di Asia Timur. Monumen tersebut masih berada di tempat tersebut dan merupakan bagian dari makam.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor sendiri memasukkan kompleks pemakaman militer Jerman ini dalam situs sejarah peninggalan Perang Dunia II. Makam yang dibangun pada 15 Juni 1945 itu dianggap memiliki nilai sejarah dan kebudayaan tinggi.

SUMBER



Quote:FOTO OM SULETLER
Spoiler for Foto hitler paling keren:

Pendapat dari agan-agan

Quote:PENDAPAT DARI AGAN-AGAN

Quote:Original Posted By arlnov
kaloo ane cuma mau nambahin nih yah gan... didengerin sukur ga didengerin juga gpp karena anee cuma tukang jagal babi bukan ahli sejarah emoticon-Ngakak
Spoiler for foto:

ohh iyaa perkenalin anee cuma koki dan waktu dulu pernah kerja di perusahaan kapal pesiar di jerman ( river cruise ship), singkat cerita ketika tamu2x sedang makan siang di sebuah kota bernama dusseldorf ( tidak makan di atas kapal) anee ikut plesiran ke kota itu karena memang ga ada kerjaan pas siang2x... sibuk2x motretin kota tersebut
Spoiler for foto:

dusseldorf

tiba2x ada kakek2x menepuk pundak saya dan bertanya "darimana kamu berasal nak? ( tentunya pakai bahasa inggris, walaupun saya juga heran kok ada kakek2 jerman faseh bahasa inggris, karena setahu saya org jerman itu malas belajar dan tidak bisa berbahasa inggris) tentu saya jawab " saya dari indonesia pak, saya bekerja di kapal yang sandar itu." jawab saya sembari menunjuk salah satu kapal yang memang berasal dari satu company walau beda kapal
Spoiler for foto:

Entah knapa walau saya tertarik dengan sosok orang tua ini saya tidak mengabadikannya dengan kamera ( n73) yang saya bawa emoticon-cystg: dan yg saya gunakan dan juga entah kenapa walaupun sosok org tua ini menarik perhatian saya tapi tidak satupun pertanyaan yang terlontar dari mulut sayaemoticon-Hammer (S)
lalu dia bertanya lagi " hai anak muda apa yang kau lakukan jauh 2 pergi dari negerimu yang sangat kaya untuk bekerja di sini?"
"saya kerja di kapal itu sebagai tukang masak pak," jawab saya
sosok tua itu hanya geleng2x kepala saja...sembari berucap " ck..ck..ck kamu tahu negerimu itu sangat kaya bahkan bisa disebut terkaya di dunia ini, peradaban eropa bisa seperti ini juga karena negerimu, banyak negera berhutang pada negerimu anak muda, dan tahukah kamu bahwa perang dunia ke dua juga tercipta karena peran penting pemimpin negerimu saat itu yang secara langsung atau tidak langsung arsitek PDII berikut Biaya2x perang dunia ke 2 sesungguhnya adalah peran pemimpin negerimu yang sangat briliant ?" emoticon-Belomatabelo
bagaimana bisa?" tanyaku

orang tua itu hanya tersenyum dan berkata " jika saya jelaskan tidak cukup makan waktu 2-3 hari..ini membutuhkan waktu ! tapi silahkan kau pelajari kembali cuplikan2x sejarah bangsamu sendiri
bagaimana perang dunia ke dua bisa terjadi, apa itu poros jakarta- berlin-tokyo-italy ( rome), dan kapan bangsamu proklamirkan kemerdekaan,
sembari tersenyum dan berjalan meninggalkan diriku yang terbengong2x emoticon-Matabelo


Quote:Original Posted By Ryan Saint
kalau bukti bukti bisa di verifikasi sih dah jelas itu Hitler.
kalau dari muka dan tingginya orang tersebut juga jelas bahwa orang tersebut orang asing bukan orang Indonesia asli.

yang menarik memang Hitler mampu menutupi keberadaannya dan bisa menutup rahasianya.

bisa saja Hitler tetap memberikan clue walau dia menutupi keberadaannya, karena dia yakin bahwa ingin di ketahui kelak lokasi dia berada terakhir.


Quote:Original Posted By Fr3Nc3 L10n
Gan.......ane sebenernya dah lama tertarik sama kasus2 kyk gini
tp ane mo ngasih pendapat klo mau ngebuktiin kasus ini sebenernya masih bisa tp ada beberapa pertimbangan

contoh cara pembuktian nya :

1. rekonstruksi wajah via gambar/foto => sangat mudah dilakukan tp keakuratan nya sangat jauh dari 100%

2. Crosscek data => di pejwan dikatakan bahwa ada dokumen SIM yg bersidik jari, bila SIM itu diterbitkan/dibuat di Indonesia dan dilakukan oleh Dr Poch sendiri, maka bisa dicek sidik jarinya dengan kepunyaan Hitler tapi apakah Jerman/negara lain menyimpan dokumen sidik jari Hitler?

3. Tes DNA => tentu cara ini adalah satu2 nya cara yg 100% akurat tapi apakah sampai sekarang Hiteler mempunyai saudara kandung atau turunanya yg masih hidup / tidak bersembunyi?


Quote:Original Posted By Icihara
hemmm kalo pendapat ane..... di liat dari segi penampilan terakhir dan ciri2 fisiknya mirip gan...... kalo buat menyimpulkan masih gk bisa... soalnya kenapa.... karena bukti fisiknya gak akan pernah terungkap.... karena satu...... hitler pada jaman dia berkuasa udah ngancurin bukti paling penting keberadaan dia....(kampunganya sendiri di ancurin sama dia, di jadiin tempat latihan perang altelery) jadi bukti sidik jarinya pas lahir jg pasti ilang.

terus kan dia orang penting pasti pengikut setianya bakalan ngumpetin rapet2 tuh semua data2 rahasianya dia... jadi mau cari dimana lagi....

dan terakhir kalo menurut ane buat pembuktian hitler meninggal di indonesia masih kurang satu bukti penting lagi..... cari eva burmen (katanya) yg katanya sebelum dr poch nikah dia pergi kejerman sama anak kecil.....

nah cari tuh anak kecil... terus ambil darahnya... kalo sekarang mungkin umurnya msh sktr 30-40an tahun.... kalo dia udah ketemu baru bisa terungkap...
terima kasih gan ini pendapat saya... gimana pendapat anda?



Quote:Original Posted By kontceng
kl makamnya di bongkar...diambil dna-nya trus di cocokin ama dna keturunan "hitler" beneran mungkin bs terkuak misteri dr.Poch gan...


Quote:Original Posted By YinYang77
Wah artikel menarik tuh gan, tapi masih banyak perlu penelitian kalau memang Hitler ada di Indonesia, tapi ane setuju kalau pihak Nazi pasti punya rencana darurat kalau kalah perang Gan...
mantabs gan...!!!
emoticon-Rate 5 Star


Quote:Original Posted By djoulleys
ane dah ngebahas dikampus ane di brisbane ,,,siswa yang dari jerman ma kebanyakkan eropa ga ada yg percaya gan,,,, emoticon-Sorry
mrk bilang rumor kematian hitler emank banyak disebar di penjuru dunia,,, termasuk di indonesia,,,,bukti DNA ga pernah ada gitu gan katanya,,,,emoticon-Sorry
btw nice info gan komplit ada fotonya,,,, emoticon-2 Jempol


Quote:Original Posted By sepatugaia
Luar biasa yah gan emoticon-Big Grin,...

Iyah gan ane juga sempet baca tentang artikel yg nulis kisah itu...
Di artikel tersebut ane baca juga kalo Hitler pun mengagumi Presiden pertama kita loh Bung Karno, karena pidato-pidatonya itu sama akan dirinya, yg selalu mengebu-gebu dan terbakar emosi, apalagi kalo bicara soal AS dan sekutunya.
Makanya setiap BK berpidato, Hitler/ Dr. Poch itu selalu dengerin sungguh-sungguh.
Hebatkan!!!

Trus, kenapa pula, Dy memilih Indonesia sebagai tujuan pelariannya dan kenapa sumbawa?

Indonesia merupakan Negara Islam terbesar didunia, artinya setiap umat islam yang ada di negara kita pasti anti pati terhadap Israel ato Yahudi, maka dari itu dy memilih indonesia karen tidak mempunyai Hubungan diplomatik ama Israel yang mana Israel/yahudi pada saat itu mengejar-ngejar Hitler untuk mempertanggungjawabkan pembantaian kaum yahudi.
Itu yang di yakini hitler, kalo pun tertangkap Indonesia ga mungkin nyerahin begitu saja!

Segitu aja gan emoticon-Big Grin , setau ane hehe....
Kali aja ga salah hehehe Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia


Quote:Original Posted By denso1977
Wah Mantab neh GAN ceritanya, kalo bener bisa merubah sejarah dunia neh heheh.... Kirim ke TRANS TV aj ato TRANS 7, biasany mereka kan paling demen bikin cerita2 mengungkap misteri & sejarah...

emoticon-Toastemoticon-2 Jempolemoticon-Kaskus Bangetemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Kaskus

Untu AGAN TS ane kasih emoticon-Rate 5 Star


Quote:Original Posted By gimskieh
wah threadnya menarik gan, enak di bacanya walau panjang juga ane rela relain baca abis, malahan ada beberapa kalimat yang ane baca berulang-ulang, kalo emang saksi sejarah menyatakan demikian mustinya ada tindak lanjut dari pemerintah kita untuk meneliti sejarah ini, ini sejarah dunia gan....tidak ada seorangpun didunia ini yang nga kenal ama adolf hitler, seorang legendaris perang dunia ke II, yang dimata dunia barat seorang diktaktor,pembunuh massal, walau kita semua tau sendiri mungkin saja sejarah sengaja dibelokan untuk kepentingan dunia barat.....nice inpoh gan. lanjut terus penulusurannya....besok cek kulkas gan emoticon-Big Grin
Quote:KOMENTAR DARI AGAN YANG MEYAKINI HITLER MENINGGAL DI INDONESIA

Quote:Original Posted By Ricky.Aldryan
sumpah ane ngefans bgt ama adolf hitler,,,agan maen deh krumah ane,,dikamar ane dr buku2 ampe poster beliau smua,,
emoticon-Mewek ane percaya gan klo emg hitler itu meninggal diindo..
smua bukti udh cukup jelas buat ane.. skr kita cuma mengenang keagungan beliau dan berbangga gan dya udh menunjuk negara indonesia sbagai persinggahan diakhir hidupnya,,smoga diterima dsisinya amin.. emoticon-Berduka (S)


Quote:Original Posted By aris_ramadhan
kalo baca sejarahnya kan hitler mati bunuh diri, tapi kalo liat foto Dr. Poch ane yakin dia itu hitler, soalnya mirip banget, mirip sih bisa aja kebetulan tp ane ada keyakinan laen, ane lebih yakin kalo itu hitler beneran...

ane suka yg berbau sejarah, makanya ane komen di mari....


Quote:Original Posted By sastroyes
wah ini baru thread keren, soalnya ane sgt tertarik dgn hal2 seperti ini, semacem teori konspirasi, biasalah sekutu kan doyan banget ngaku2 ud ngebunuh musuh2nya tapi ga pernah bs ngebuktiin foto jenazahnya yg asli, jd mgkin di thread ini beneran kalo hitler bnr meninggal di Indonesia, dari fotonya aja keliatan sgt mirip bgt mukanya


Quote:Original Posted By sapicupu
ok gan ane bisa ambil kesimpulan si poch adalah hitler karena difoto ane bisa liat bahwa mirip sangat dari poto hitler awal sampai tuhe... atu lagi klo agan mau masukan teori dengan bukti2 ini shilakan masukan ke dinas sejarah jerman gan emoticon-Smilie ada googling aja gan mereka kemungkinan bisa kasih hadiah loh termasuk klo sumber nya pak sosro ini masih idup klo ndak ya gak tau lagi deh emoticon-Hammer2

konspirasi bisa terjadi dimana saja kapan saja emoticon-Cape d... (S) oh ya gan coba aja cari2 website musium jerman karna salah satu pemilik musium itu mantan pengikut setia hitler klo gak salah emoticon-Smilie


Quote:Original Posted By agsa.agis
wahhh..
ane sendiri ada perasaan yakin Poch adalah Hitler...
hmmm...
kasian juga tapi ada kesalnya juga gara2 Hitler pernah ngebantai ratusan bahkan ribuan jiwa.. emoticon-Marah
kasian juga hidup tuanya tdk tenang.. dan dikenang sebagai sosok lain.. sebagai G.A. Poch..


Quote:Original Posted By AliAgram
bagus banget bos infonya.. membuka mata ane tentang sejarah.. gw pribadi sangat percaya dengan apa yang di tulis dalam artikel di atas karena berdasarkan pengalaman seorang dokter.. dan aye juga percaya kalao hitler bukanlah pembunuh ribuan org di Kamp Auschwicz, Polandia


Quote:Original Posted By siqidal
Nice Share Ganemoticon-2 Jempol
kalo liat dari semua bukti yang ada kaya'y bisa jd bener itu smua'y gan..emoticon-Bookmark (S)
Quote:KOMENTAR DARI AGAN YANG TIDAK MEYAKINI HITLER MENINGGAL DI INDONESIA

Quote:Original Posted By nyoez
banyak kontroversinya emang tokoh yg 1 ini emoticon-Big Grin
mulai dari saat dia masih hidup hingga wafat
banyak versi sih soalnya tentang kematian beliau
ada yg bilang tewas pas di serang soviet
ada yg bilang bunuh diri
ada yg bilang tewas di luar jerman

kalo ane pribadi sih ga yakin beliau meninggal di indo emoticon-Big Grin
masih banyak bukti yg ga konkret menurut ane sih
mungkin dimana meninggalnya beliau hanya para petinggi nazi dan Tuhan yg tau emoticon-Smilie


Quote:Original Posted By thethemit
serupa tapi tak sama gan
menurut ane karena banyak warga Indonesia yang belom kenal DR. Poch pada saat itu, dan karena Hitler lebih dikenal dan DR. Poch memiliki keserupaan wajah dengan Hitler maka banyak warga yang menganggap DR. Poch itu Hitler
just my 2 cents


Quote:Original Posted By chanee
ane pernah baca artikel ini,dan kesimpulan ane,itu bukan hitler... ga ada bukti yg mengarah ke hittler..


Quote:Original Posted By fabressi
nais share gan..

masa sih gan? baru tau ane..

tp setelah ane baca2, kayanya bukan deh, poch cuma terinspirasi sama hitler emoticon-Big Grin



Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia
wah baru tau gw emoticon-Matabelo Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia
Quote:KOMENTAR ANEH DAN NYELENEH

Quote:Original Posted By sadi24
Dari semua yang ane baca dari atas sampe bawah ... hanya satu,,,
ANE YAKIN SI SULE KETURUNAN HITLER, MIRIP BANGET!!!emoticon-Hammer2


Quote:Original Posted By MonMonShop
wew.. ini orng yg ngejajah negara gue kan?? GRRR!!


Quote:Original Posted By dcantripe
Ngekos dimana tuh gan si hitler... emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By silamarsia
Dan pak sosro pun membuat pabrik teh emoticon-Cool


Quote:Original Posted By tebe89
bener gan ane yakin hitler meninggal di indonesia soalnya ada keturunannya tuh
Haji JOJON gan emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By ojeck666
hoax kali gan,,jauh amat maennya hitler ke indonesia

this post originally by OJECK666


Quote:Original Posted By Dunia
hitler kabur ke indo karena cewe2 di indo cakep2 kali yah

emoticon-Ngakak (S)


Quote:Original Posted By lonewolfblues
coba aja laporin ke SBY sp tau dia lg cari sesuatu utk dijadiin bahan promosi atau berita sensasional jd bisa di follow up ,sp tau bener2 hitler kan lumayan indonesia bakal lebih heboh lg...


Quote:Original Posted By Sickest8teen
ribet juga ya ngurus orang yang udah mati,mau di kubur dimana aja semoga tenang dialam lain hitler


Quote:Original Posted By r4imu
paling kejedot tembok
goblok sih kumis kok di pelihara
Quote:SEKEDAR BERTUKAR PENDAPAT

Quote:Quote:Quote:Original Posted By Nene234
Ini hoax apa ga ya emoticon-Bingung ?
Klo ini beneran, ane bingung nih gan TS emoticon-Bingung ...
Klo misal ini beneran, apa yg tjd dgn istri pertamanya Hitler(yg namanya Eva apalah itu) emoticon-Bingung ?
Waktu itu masih hidup ga emoticon-Bingung ? Kamsud ane waktu kimpoi ama ibu S apa Eva masih hidup ato gmn emoticon-Bingung ?
Mungkin ga yah syarat bg org asing yg ingin tinggal lama di Indo waktu itu, syaratnya harus kimpoi ama org lokal emoticon-Bingung ?
Trus kimpoinya di pendopo kan? Katanya pendopo utk org penting...berarti masyarakat sekitar sana udah tau Poch = Hitler ato Hitler ini kerja di instansi pemerintah emoticon-Bingung ? Kamsud ane berarti waktu itu dia org berpengaruh di Sumbawa dong emoticon-Bingung ?
Jawab ya TS sekalian bantu sundul emoticon-Big Grin Cerita Meninggalnya Adolf Hitler di Indonesia



Quote:Original Posted By wendiid
Haha, ane juga gak ngerti semua gan. emoticon-Big Grin
Mungkin kita sharing pendapat aja ya, karena agan nanya sama ane, ane juga cuma bisa mengeluarkan pendapat ane ky gmana. Kalo ane lebih meyakini dr poch itu memang hitler, makanya ane jawab dengan asumsi si dr poch itu hitler.


Kalo sama eva itu ane juga kagak tau, pak sosro sebagai saksi sejarahnya sendiri kan tidak mengetahui pasti kenapa eva itu pulang ke jerman, mungkin ada alasan tertentu buat pulang ke jerman. Dan tidak semua orang tau kalau dr poch dan istrinya adalah sosok hitler dan eva karena kondisi masyarakat waktu itu meyakini bahwa hitler dan istrinya telah terbunuh, makanya si dr poch sama istrinya tetep berada dalam penyamarannya.

Waktu kimpoy sama ibu S (ngakak dlu ane, wkwkwk) ane juga kagak tau gan, gak tergambarkan jelas di sini, pak sosro selaku saksipun tidak mengetahui jelas perihal masalah ini karena memang sosok dr poch sendiri kan tertutup. Kalo mau, agan wawancara aja Ibu S di babakan Ciamis, tanya2 aja sama dia, haha.

Yang di pendopo itu akad nikah mungkin gan, bukan kimpoy. emoticon-Cape d... (S)
Mungkin karena masyarakat sumbawa sendiri telah mengenal sosok dr poch ini sebagai seorang pemimpin rs di sumbawa yang berpengaruh dan membantu masyarakat, sehingga sosok beliau sangat dihargai.

Sebelum kerja di rs kan dia kerja di rs kapal gt kalo di cerita, mungkin karena sosok kepemimpinan poch yang luar biasa saat memimpin misi kemanusiaan sebagai seorang pemimpin rs di kapa gt, makanya diangkat jadi pemimpin rs pemerintah di sumbawa.

itu cuma sekedar pendapat ane gan, emoticon-Smilie




Quote:Quote:Quote:Original Posted By bebencaproex
gan,ane pernah denger juga dari guru PKn ane di sekolah,dulu katanya hitler jago operasi wajah,jadi dia ngoprasi wajah salah satu bawahannya biar mirip dia,yang mati di jerman itu,terus dia pergi pake kapal selam, nah dia terdampar di salah satu pulau di Indonesia yang konon di Madura, disana dia ngoprasi wajahnya sendiri biar engga mirip hitler, makanya dulu ada kejadian yang dinamain Agresi Militer II kan? orang luar udah tau kalo hitler terdampar di Indo, cuman AM II engga nemuin hitler,alhasil hitler nikah dengan salah satu perempuan Indo,dan jadi dokter di salah satu rumkit di Jawa Timur atau dimana saya lupa ceritanya --a . nah disana dia jadi dokter bedah. dan anaknya pun jadi dokter juga gan! . sebelum meninggal dia cerita ke istrinya kalo dia itu hitler, dan nunjukin barang barang dia yang dikubur di belakang pekarangan rumahnya, dan dia bilang ke istrinya jangan bilang2 ke keluarga apalagi anaknya kalo dia itu hitler. nah lama kelamaan istrinya itu cerita ke salah satu radio di Bandung kalo dia itu istri hitler. sisa ceritanya ane lupa,udah lama soalnya guru Pkn ane cerita gitu emoticon-Bingung

Menurut ente gimana gan?


Quote:Original Posted By wendiid
ceritanya hampir mirip-mirip gan. Intinya ada beberapa fakta dan saksi yang mendukung teori kalau hitler lari dan bersembunyi di Indonesia, kemudian dia hidup dan meninggal di sini. Bukan tanpa alasan memang menjadikan Indonesia sebagai tempat persembunyian yang aman bagi dia. Dia seorang pemimpin besar, pasti punya banyak pengikut setia yang bisa membawa hitler kemanapun sebagai tempat persembunyian, termasuk sumbawa Indonesia. Sekarang pada intinya adalah menindaklanjuti apa yang menjadi sebuah cerita dan dugaan ini, caranya dengan melakukan penelitian dan tes DNA orang yang diduga adalah hitler. emoticon-Smilie Mungkin guru agan pernah baca juga satu artikel yang menjelaskan kalau hitler memang meninggal di sini.




Quote:Quote:Quote:Original Posted By inyooyni
menarik gan klo masalah adolf hitler, terutama ttg kematiannya..

cmn ada beberapa hal yg ane curigain.
kenapa kumis dia tetep di potong seperti itu (*yg seperti chaplin) , logikanya org yg ingin kabur / mengasingkan diri pasti hal pertama adalah menghapus seluruh jejaknya, apalagi apperance/penampilan khas dia dengan kumis yg pendek seperti itu. ini kurang masuk akal buat ane, apalagi berita kematian hitler yg paling santer terdengar adalah kematiannya beserta keluarganya di jerman (pil sianida + nembak kepala sendiri), disini jelas dia mau mengasingkan diri dgn mengaburkan kematiannya. tp jika dia tetap menggnakan kumis khasnya itu, bisa dibilang ini konyol.


Quote:iya juga sih gan. tapi gak koyol juga kalo menurut ane. karena ane termasuk pada orang yang meyakini kalo si dr poch adalah hitler. Kalau emang lingkungan di sekitar dia dirasa aman, mungkin gak jadi masalah gan, toh dia tinggal di pulau sumbawa yang mungkin jauh dari kejaran2 musuh dia. orang sebesar hitler, pasti punya pengikut yang selalu melindungi dia dan memantau kondisi om hitler. Kita tau sendiri gan kalo masyarakat Indonesia jaman dlu masih terbelakang, gak banyak yang tau juga mungkin tentang sosok hitler seperti apa. Dan mungkin niatnya juga bukan untuk menghapus jejak gan, tapi lebih ke menyelamatkan diri, ane yakin kalo sosok pemimpin seperti hitler gak kan takut juga sama mati, tapi dia juga gak mau kalo harus mati sia2. Jadi karakter/penampilan dia tetap jadi ciri khas buat dia tanpa harus takut sama musuh2nya dia. Walohualam. sekedar berpendapat.
ane bantu sundul ya gan
Quote:Original Posted By BrickExecutor
ane bantu sundul ya gan


oke, thx gan. Btw trit ane tentang belanda bikin ane dibata2. emoticon-Frown
emoticon-Frown emoticon-Frown Salah kynya ane bikin itu trit.
Agan-agan yang ganteng yang cantik, ane minta cendolnya, ane dibata-batain ampe merah ky gini gara2 satu thread doang, padahal ane gak bermaksud bkin kesel orang. emoticon-Frown emoticon-Frown emoticon-Frown emoticon-Frown sedih ane kena bata gt, mana cendol susah banget dapetnya, ane juga blm ISO. emoticon-Frown emoticon-Frown emoticon-Frown
×