alexa-tracking

$ Kaskuser Bengkulu Entrepreneur $

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010826850/kaskuser-bengkulu-entrepreneur
$ Kaskuser Bengkulu Entrepreneur $
Quote:

Ide-ide dari Penghuni KBE

Quote:




Quote:



Quote:



Quote:



Quote:



Quote:



Quote:


Quote:

Cuplikan kisah Robert T. Kiyosaki mengenai pembelajaran finansial

Good room din emoticon-Big Grinemoticon-Cendol (S) emoticon-I Love Indonesia (S)


Sebelumnyo sayo ndak berbagi kisah tentang Robert T. Kiyosaki dari buku Rich Dad Poor Dad (salah satu bacaan wajib entrepreneur muda)
Ceritanya...


Robert T. Kiyosaki menceritakan bagaimana ayahnya memberi pelajaran finansial yang tidak ia dapati di sekolah. Robert memiliki dua orang ayah dan keadaan ekonominya sangat berbeda, yang satu kaya dan yang satu lagi miskin. Ayah yang miskin berpendidikan tinggi dan inteligen, memiliki gelar Ph.D dan menyelesaikan pendidikan sarjana kurang dari 2 tahun. Beliau mengenyam pendidikan di Stanford University, University of Chicago, dan Northwestern University, semuanya dengan beasiswa penuh. Sedangkan ayah yang kaya tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMP-nya.

Kedua ayahnya itu berhasil dalam karier mereka, bekerja keras sepanjang hidupnya. Keduanya memperoleh penghasilan besar. Ayah yang miskin berjuang secara finansial sepanjang hidupnya. Yang lainnya kelak akan menjadi salah satu orang terkaya di Hawaii. Masalah yang timbul adalah Robert bingung harus memilih pendapat ayah yang mana mengenai finansial.
Contoh kasus adalah ketika kedua ayahnya melihat suatu barang yang ingin dimiliki dan mereka saling mengeluarkan pendapat. Ayah Miskin berkata : “Saya tidak mampu membelinya”, sedangkan Ayah Kaya berkata : “Bagaimana saya bisa membelinya”. Tampak sekali perbedaannya, yang miskin memberi pernyataan dan berhenti disitu tanpa berusaha, sedangkan yang kaya memberi pertanyaan dan berusaha untuk mendapatkan apa yang ia mau.

Kedua ayahnya memiliki pandangan berbeda dalam hal finansial. Ayah yang miskin selalu mengajarkan untuk melalui jalan yang biasa orang lain tempuh, sedangkan ayah yang kaya menganjurkan memilih jalan yang berbeda dari orang lain agar mampu membuat perbedaan dalam hal positif. Pada akhirnya Robert memilih nasihat ayah yang kaya karena pembelajaran finansial yang sangat baik walaupun ayah yang miskin memiliki semua gelar universitas karena pengelolaan uang tidak diajarkan disekolah.

Menurut sayo pribadi untuk menjadi kayo, kito sebaiknyo idak melulu menggali ilmu pengetahuan secara umum, tetapi perlu mempelajari pengelolaan finansial. Kito harus menyadari bahwa kito harus mulai memahami cakmano uang bekerjo untuk kito, bukan sebaliknyo.

Cuma sharing dari apo yang sudah dibaco
Sayo pun masih belajar
emoticon-Big Grin

Lanjutan Ide-ide dari Penghuni KBE

Quote:
Quote:


Quote:


emoticon-thumbsup:
adalah buku yg sangat menginspirasi hidup sayo sejauh ini emoticon-thumbsup:
====
"Melihat Botol Setengah Berisi, Bukan Setengah Kosong"
$ Kaskuser Bengkulu Entrepreneur $
Quote:


bisnis apa sekarang om emoticon-I Love Kaskus (S)
share donk ke kita-kita ilmunya
sapa tau jadi inspirasi bagi kita yang masih pemula ini emoticon-Angel
Quote:

apa aja yang bisa dibisniskan daku jalanin emoticon-Embarrassment
dari kecil dah lahir dari keluarga pedagang emoticon-Malu
kuliah pun ambil jurusan Komunikasi Bisnis emoticon-Smilie
klo ilmu, masih cetek, sama2 belajar kita emoticon-Smilie
walopun pekerjaan abdi negara, akan tetapi bisnis udah mendarah daging dan menjadi cita2 yang mulai dirintis dari sekarangemoticon-army:
Quote:

wah sangat patut di contoh,.!
ada referensi bisnis yang cocok bwt mahasiswa seprti ane gak om?

mhon bimbingannya emoticon-Angel
ijin mantau gan, banyak ilmu cak nyo nih...
siapo tahu ikutang pintar emoticon-Angel amin
Reserved dulu mumpung di pejwan gan.....emoticon-Malu
Ijin nyimak gan..!mana tw dpat ilmu yg bermanfaat ntar..!!tlong untuk senior2 KRB share dumx ilmunya...!!emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


Quote:


Quote:


wah padahal ini isinya sesepuh semua.! emoticon-Angel
ayo donk agan-agan share dimari pengalamannya dalam dunia bisnis
mulai dari modal awal,resiko,tantangan serta keuntungannya emoticon-I Love Indonesia (S)
Quote:


Kita sama2 belajar gan...mungkin dari sini kita bisa bertukar pikiran..emoticon-Angkat Beer
Quote:


silahkan gan siapa tau ad yang nyangkut d kepala emoticon-Ngakak
Quote:


sep bang ane ke TKP dlu _____ emoticon-Ngacir

sambil baca2 sapa tau ada inspirasi baru buat ane emoticon-Big Grin

Quote:


waduh apaan lagi sich ini emoticon-Cape d... (S)
hohohoho caknyo ada yg ndak masuk ke dunia enterpreneur nih emoticon-Belo

salah satu hal yang ane suka dari daerah yg sedang berkembang seperti Bengkulu adalah....MASIH BANYAKNYA BERBAGAI MACAM BIDANG ENTERPRENEUR YANG BISA KITA GELUTI DAN KEMBANGKAN

segala sesuatu yang berskala besar di Jawa, disini masih dalam skala menengah, bahkan beberapa masih berskala imut2 emoticon-Malu (S)

ada sebuah pendapat dari nenek moyang ane yang tukang dagang keliling lintas negara...bahwa untuk masuk kedalam dunia bisnis...maka kamu diwajibkan untuk menjadi orang yang penuh inovasi, dan sebisa mungkin menjadi market leader...

sebagai lulusan sekolah tukang ngibul...serta anak yang tumbuh dari keluarga pedagang kaki lima, ane bisa bilang bahwa nasehat moyang ane sepenuhnya benar emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:


Ane masih inget banget gan,waktu (alm) ajie massaid mampir ke bengkulu,beliau bilang kepada media:
SAYA MELIHAT BENGKULU SAAT INI SAMA SEPERTI JAKARTA TAHUN 70'AN
Sebagian ada yang kontra dengan pernyataan tersebut,tapi saya jujur pro dan setuju dengan pernyataan tersebut,kenapa bisa demikian,ada beberapa point yang bisa di ambil:
1.Di lihat dari struktur bangunan,memang bisa berbeda jauh,andai anda baru pulang dari jakarta dan pulang ke curup sambil melihat keindahan kota bengkulu,di hati pun mengangguk bahwa benar apa yang di katakan beliau,bahwa kota tercinta saya saat ini sama seperti jakarta tahun 70an.
2.dari suasana kendaraan yang jauh dari kata macet,dan adanya lampu merah yang bisa di hitung dengan jari bila seluruh lampu merah di kumpulkan seluas kota kita.
3.dari penerangan jalan yang bisa kita nilai,bahwa kita cukup mengelus dada bahwa di tengah kota saja sedemikian minim,apalagi ke pedalaman seperti kepahiang,curup,dan lebong misalnya.
4.dan andai saya bertemu dengan bung adjie saat itu,ingin saya berucap,bang kayaknya bagus jakarta taun 70an dech,soalnya jalan lintasnya lebih baik drpd bengkulu yang sekarang

Tapi inilah kota kita,
inilah kota yang membuat kita begitu mencintainya,
Inilah kota tempat di mana kami mengais rejeki dan menyekolahkan anak2 kami
Inilah kota di mana anda,kita dan kami bangga akan bengkulu.

MAri kita bangun kota ini dengan setetes ilmu dan kemauan layaknya anak muda jakarta 70'an yang bisa dengan hebat membangun kotanya saat itu.

Regional kita punya anak2 muda hebat,punya entrepreneur yang sukses,dan dengan itu semua Insya Allah kita akan jauh lebih maju.

BIarkan nama2 seperti Robert T kiyosaki,purdi e chandra,dan siapapun namanya yang membuat kita takjub dengan mereka.

Tapi jangan biarkan anak2 dan cucu kita juga mengenal beliau,tapi ajari mereka agar takjub dengan yang namanya Mc doel,dedi kingabie,andika,yoga,bang perry ataupun fabioiswen dan semua kaskuser yang telah dan sukses membangun bengkulu dan menjadi contoh bagi mereka.
Amiinnn..emoticon-Angel
ambo jugo sekarang sedang berusaha mengeluarkan ide2 dari kepala ambo untuk jadi entrepreneur. beberapa udah ambo diskusikan kek kawan2 kuliah ambo. tapi sebagian ide masih kebentur di masalah dana.

Kenapa entrepreneur?? karena setelah ambo jadi karyawan, ternyata "gak jiwa gw bgt".

"jadilah orang yang bosan digaji, karena lebih enak menjadi orang yang menggaji"
Yos.Gatari
emoticon-Belo
dah mulai banyak para sesepuh yg angkat bicara emoticon-thumbsup:
Quote:


ini dah dikasih pencerahan sama bang iswen

Quote:
Quote:


Ah si agan ane jadi malu..emoticon-Malu
×