alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010696745/gtgt-pesona-kuburan-purbakala-ke039te039-kesu039-khas-toraja-ltlt
Smile 
~ Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA ~

Quote:Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<

Lokasi

Code:
[CENTER][COLOR="DarkGreen"][SIZE="4"][FONT="Book Antiqua"][B]Kete' Kesu
sebelah selatan kota Rantepao,
Ibukota Kabupaten Tana Toraja.[/B][/FONT][/SIZE][/COLOR][/CENTER]




Sekilas Kete' Kesu

Quote:KETE Kesu merupakan satu dari sekian banyak lokasi wisata di Kabupaten Toraja Utara yang cukup menarik minat turis manca negara maupun domestik. Setiap wisatawan yang ke Toraja, akan menyempatkan diri berkunjung ke objek wisata yang masih menyimpan panorama kepurbakalaan berupa kuburan batu yang diperkirakan berusia sekitar 500 tahun bahkan lebih tua lagi.

Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Kubur di Kete' Kesu


Quote:JIKA ingin menyaksikan perkampungan asli Toraja datanglah ke Kete Kesu. Berusia lebih dari 400 tahun. Konon, kondisinya tetap seperti 400 tahun lalu. Kete Kesu adalah kompleks tongkonan (rumah tradisional Toraja) yang paling populer dan paling indah di Toraja.

Kete Kesu terletak di kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Indonesia. Berada sekitar empat kilometer sebelah selatan kota Rantepao atau 14 kilometer sebelah utara Makale.

Sebagai tempat wisata, Kete Kesu cukup lengkap, terutama bagi yang hendak memotret kehidupan komunal tradisional orang Toraja. Kete Kesu adalah sebuah area di mana beberapa tongkonan berdiri berjajar, dilengkapi dengan lumbung padi (alang sura), area upacara pemakaman (rante), dan tempat pertemuan adat.

Tongkonan-tongkonan itu lengkap dengan berbagai ornamen seperti ukiran khas Toraja dan tanduk kerbau yang disusun di muka. Semakin banyak dan semakin tinggi tanduk yang tersusun menandakan semakin tinggi derajat sosial penghuninya. Di dalam kompleks Kete Kesu ada juga museum yang menyimpan berbagai artefak kuno.

Sementara di sekitar kompleks Kete Kesu ada liang (pekuburan tradisional) berupa lubang-lubang pada batu cadas. Ada pula panorama persawahan yang indah menghampar. Dengan itu semua Kete Kesu adalah sebuah poros di mana masyarakat hidup, menentukan pranata, menjalani kehidupan, dan memenuhi berbagai kebutuhan.

Tongkonan tersebut didirikan oleh Puang Ri Kesu dan diwariskan secara turun temurun kepada kekerabatannya. Turunan Puang Ri Kesu masih hidup sekarang. Kompleks itu menjadi cagar budaya, tetap digunakan sebagai ajang kegiatan adat tapi tidak ditinggali. Kete Kesu adalah potret kebudayaan megalitik di Tana Toraja yang paling lengkap.

Berbagai souvenir dijajakan penduduk di sekitar kompleks tongkonan itu. Ada nampan, tatakan gelas, gelang, kalung, patung, hiasan dinding, dan lukisan. Semuanya bermotif ukiran Toraja karya tangan mereka. Tatakan gelas dijual Rp 1.000, nampan Rp 20.000 Rp 25.000, sedangkan lukisan yang diukir bisa jutaan rupiah.

Dari arah Rantepao, pengunjung berbelok ke jalan kecil sejauh tiga kilometer yang bisa dilewati dua kendaraan. Bisa dengan kendaraan pribadi atau fasilitas transport hotel.


Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Makam lain di kete' kesu


Quote:Kete' Kesu adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Toraja. Kete' Kesu berarti "pusat kegiatan". Sebutan itu sesuai dengan apa yang bisa ditemui di sana, yaitu adanya perkampungan, tempat kerajinan ukiran, dan kuburan. Pusat kegiatan adalah deretan rumah adat yang disebut "tongkonan", berasal dari kata "tongkon" yang berarti "duduk bersama-sama". Deretan tongkonan ini (sebagian masih dihuni), berhadapan dengan deretan lumbung padi yang disebut "alang".

Di Kete' Kesu juga terdapat pengukir-pengukir yang handal membuat ukiran untuk rumah adat, hiasan dinding, souvenir, dan tau-tau (patung untuk menghormati orang meninggal yang dikuburkan). Di Kete' Kesu juga terdapat dua jenis kuburan, yaitu kuburan di bukit batu dan kuburan yang berupa bangunan. Kuburan di bukit batu ini sudah sangat tua. Tumpukan "erong" (peti mati) sudah banyak yang lapuk, dan tulang-tulang berserakan di alam terbuka.



Keistimewaan

Quote:Keistimewaan Kete' Kesu adalah bangunannya yang benar-benar masih asli, ditandai dengan atapnya yang terbuat dari anyaman daun. Pada bangunan-bangunan tradisional yang baru, banyak digunakan atap seng sebagai pengganti anyaman daun. Di Kete' Kesu juga terdapat semua unsur penting dalam budaya masyarakat Toraja, yaitu tongkonan (rumah), alang (lumbung padi), kuburan, dan tempat pembuatan kerajinan ukiran.

Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<

Tongkonan khas Toraja


Quote:Di tempat ini, wisatawan akan dengan mudah menyaksikan tumpukan tulang-belulang dan tengkorak manusia yang disimpan dalam sebuah wadah. Wadah penyimpanan tulang-belulang ini menyerupai sampan atau perahu.

Selain tumpukan tulang-belulang, beberapa kuburan ‘megah’ milik para bangsawan dengan desain yang cukup unik juga dapat dijumpai di tempat ini. Puluhan bahkan ratusan hasil kerajinan tangan dan senjata tajam khas masyaraat Toraja juga dijajakan di sekitar lokasi wisata Kete Kesu.

Saat luwuraya.com berkunjung ke lokasi wisata yang berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kota Rantepao, beberapa turis asing yang mengaku berasal dari Jerman tengah menikmati suasana pekuburan purbakala yang konon kabarnya tidak terdapat di daerah lain.

Jika beruntung, maka wisatawan juga dapat menyaksikan Pesta Rambu Solo seperti halnya yang dialami puluhan turis asal Jerman tersebut. Saat berkunjung ke Kete Kesu, keluarga besar enam Tongkonan yang berada di Kete Kesu menggelar Pesta Adat Rambu Solo atau Pesta Kematian.

Keenam besar tokokonan yang menggelar Rambu Solo yaitu Tongkonan Bamba, Tongkonan To' Sendana, Tongkonan Kesu’, Tongkonan Tonga, Tongkonan Rura’ Lompo, dan Tongkonan Borong.

Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Tongkonan


Seperti sudah menjadi tradisi, Pesta Rambu Solo kerap diadakan pada bulan November hingga akhir Desember. Selain turis mancenagara, puluhan wisatawan domestic dan pejabat Pemerintah Provinsi Sulsel yang kebetulan berada di Toraja untuk menghadiri puncak Perayaan Lovely December, juga terlihat asyik menyaksikan pesta adat ‘tertinggi’ masyarakat Toraja tersebut.

"Terus terang, saya baru pertama kali menyaksikan pekuburan purbakala seperti di Kete Kesu,” kata salah seorang pejabat Pemprov Sulsel yang berkunjung ke Kete Kesu bersama beberapa rekannya.

Antonius, salah seorang wisatawan lokal menyatakan obyek wisata Kete Kesu seharusnya mendapat perhatian dan sentuhan khusus dari pemerintah agar obyek wisata ini terpelihara sehingga semakin ramai di kunjungi wisatawan.

“Jika memang memungkinkan, dibangun prasarana atau obyek wisata lain sebagai penunjang sehingga wisatawan yang berkunjung ke sini (Kete Kesu?) tidak merasa bosan,” katanya.

Sebagai salah satu obyek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan, keberadaan Kete Kesu memberi kontribusi cukup besar bagi daerah ini. Yusuf Tangke, pengelolah Kete Kesu menyatakan, omzet yang didapat dari retribusi pengunjung bisa mencapai puluhan juta per bulan.

"Khusus untuk bulan November hingga Desember, retribusi dari pengunjung yang sudah terkumpul sudah mencapai Rp 150 juta,” kata Yusuf Tangke.


Quote:Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Lapangan Rumput dan Tonggak2 Batu utk mengikat Kerbau


Quote:Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Rumah Tradisional Kete' Kesu


Quote:Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Foto dari Keluarga yang Dimakamkan di Ke’te’ Kesu


Quote:Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
Pengukir di Kete' Kesu


SUMBER1
SUMBER2

Quote:Semoga Dengan adanya trit ini bisa menambah wawasan kaskuser tentang tempat2 menarik yang tersembunyi di Indonesia emoticon-thumbsup:

Quote:[HARGAILAH USAHA KERAS TS BIKIN TRIT emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Supported by:

Quote:>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
semoga bermanfaat gan emoticon-Angkat Beer
ini yg katanya mayatnya bisa hidup ya gan? emoticon-Takut
Quote:Original Posted By jaketkaosKASKUS
ini yg katanya mayatnya bisa hidup ya gan? emoticon-Takut


iya gan emoticon-Big Grin
cocok buat agan yg bernyali besar emoticon-thumbsup
semoga bermanfaat gan emoticon-Angkat Beer
kete'kesu emoticon-Matabelo
emang wajib rate bintang 5 tritnya agan islamholic emoticon-2 Jempol
umba nakua kareba sangmane?

kampung halaman ane nih TS emoticon-Angkat Beer
Quote:Original Posted By cabolaki
kete'kesu emoticon-Matabelo
emang wajib rate bintang 5 tritnya agan islamholic emoticon-2 Jempol


wah, ada traveler enthu mampir emoticon-Matabelo
di tana toraja sangat tinggi hal hal mistik yg mereka lakukan....srem juga.,....emoticon-Takut apalagi kuburan di gowa ntu ...

...........

Hih.... takutt..
Quote:Original Posted By jordan22
di tana toraja sangat tinggi hal hal mistik yg mereka lakukan....srem juga.,....emoticon-Takut apalagi kuburan di gowa ntu ...


bener gan serem abizz
mana sebelum dimasukin ke rumah peti matinya diguncang2
seremmmmmmm

serem banget ya gan emoticon-Takut

but nais share emoticon-2 Jempol


MAMPIR KESINI JUGA GAN>> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
wah pasti banyak yang gentayangan tuh emoticon-Takut
ane waktu ke toraja ke makam yang di goa doang..
Quote:Original Posted By sapingunging
ane waktu ke toraja ke makam yang di goa doang..


gimana gan bagi2 crita donk, ane sendiri blm pernah ksana emoticon-Smilie
Quote:Original Posted By Apeglie
wah pasti banyak yang gentayangan tuh emoticon-Takut


ini objek wisata keren kok gan, gak usah takut emoticon-Smilie
toraja menyimpan banyak hal unik yang bisa dipotensikan pemerintah daerahnya om
:thumbub:
:Rate5 >> Pesona Kuburan Purbakala Ke'te' Kesu' Khas TORAJA <<
serem gan emoticon-Takut
Quote:Original Posted By lucive
serem gan emoticon-Takut


gak serem kok gan emoticon-Smilie