alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jero : Indonesia Sangat Butuh Film Impor!
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000009561465/jero--indonesia-sangat-butuh-film-impor

Jero : Indonesia Sangat Butuh Film Impor!

Jero: Indonesia Sangat Butuh Film Impor!
gimana menurut agan2??emoticon-Rate 5 Star

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero Wacik menegaskan, Indonesia masih sangat membutuhkan film-film impor, terutama film produksi Hollywood, Amerika Serikat (AS).

Di Indonesia, saat ini total ada 600 layar (bioskop). Dengan jumlah sebanyak ini, kita butuh 300 buah film. Sementara di sisi lain, film Indonesia sendiri hanya ada 80.

"Makanya, film impor harus diberikan jalan. Pemerintah bisa berkorban dulu, tidak dapatkan pajaknya," ujar Jero di Jakarta, Rabu (6/7/2011).

Ia menegaskan, prioritas pertama pemerintah saat ini adalah membiarkan film-film impor masuk kembali dahulu. Lalu, bersamaan dengan hal itu segera diselesaikan persoalan tunggakan pajak impor dari importir.

Saat ini, ada dua importir film yang masih bermasalah dengan pajak. Untuk perusahaan yang mendaftar sebagai importir baru, meskipun masih berafiliasi dengan pihak perusahaan lama, Jero berpandangan, sebaiknya Kementerian Keuangan dapat meloloskannya. Ia khawatir, jika dibiarkan terlalu lama, bioskop-bioskop akan mulai sepi dan mati, sehingga menambah pengangguran. Apalagi, pemerintah menargetkan jumlah layar bioskop akan bertambah menjadi 1.000 layar.

Kalo menurut ane gan,emang para importir salah dan wajib bayar denda pajak,tapi kita juga harus pikirkan nasib karyawan/i di Bioskop2, jumlahnya lumayan loh gan,jgn sampai nambah pengangguran lagi gan, masalah pembayaran pajak bisa dilakukan secara bertahap asal para penegak hukum bekerja dengan benar dan memastikan wajib pajak gak meninggalkan tugasnyaemoticon-I Love Indonesia


Sumber
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 6
Post ini telah di hapus oleh
Quote:


setubuh gan,tapi kemarin2 menbudpar kita koar2 kalo hollywood yg butuh kita karna kita pasar ideal,tapi sekarang,nelan ludahnya sendiri
iya donk, ane stuju.

masa kita disuguhi pelem pocong ngesot, kunti, komedi garing, ama pelem cerita agama mulu emoticon-Nohope
Post ini telah di hapus oleh
ane lebih milih berhenti nonton film hollywood daripada harga diri bangsa ini diinjak-injak.

dengan tegas ane berpendapat "kita tidak butuh film hollywood"

emoticon-Cool
jadi intinya, dia nyuruh pemerintah mengalah kepada para importir film impor?

semakin banyak dong importir yang akan dimanja di negeri ini emoticon-Embarrassment
Quote:


yaelah ganemoticon-Cape d...,emang apa yg buat harga diri kita diinjak2?justru harga diri kita diinjak2 ketika warga kita semua pada rame2 ke negara tetangga hanya buat nonton pilem hollywood,
jangan monopoli dan kartel disini dong
patuhi aturan, jangan kemplang pajak

pemilik distributor/bioskop dikuasai oleh satu keluarga
biang kerok segalanya

perancis, inggris, india, iran, thailand, filipina
silahkan promosi kebudayaan anda disini
Quote:


gak gitu juga gan,proses hukum tetap berjalan,tapi coba pikirkan juga masyarakat dan pegawai bioskop,kan kasihan kalo terlalu lama akhirnya bioskop2 pada ditutup,pengangguran nambah,dll
i like film barat apalagi korea hihihi
Jero : Indonesia Sangat Butuh Film Impor!
Ya tergantung undang-undangnya lah. Kalau memang film impor harus bayar pajak, ya bayar pajak.

Kalau mau film impor bebas pajak, bikin lah undang-undang baru.

Gak usah cari masalah dengan menteri keuangan.

Kalau ditekan pengusaha ya jangan mewek. Gak usah nangis, gak usah merengek.
Quote:

masalahnya biar masyarakat tau tentang yang ane bold di berita ini.
adil gak sih, kalau produsen film nasional bayar pajak secara tertib, tapi para importir dibiarkan aja ngemplang pajak. emoticon-Embarrassment

Quote:
ane pingin nonton lagi film holywood ,
kalo gak ada bolywood yah gpp.

yang penting ada woodnya.
pilem holiwood emang keren2 gak seperti pilem indowood emoticon-Big Grin
pilem indowood isinya norak2 palagi sinetron emoticon-Najis (S)
wah kalo gitu pemerintah rugi dong???
tapi disisi lain juga karyawan bioskop juga banyak yg di PHK.
wahh jadi bingung jg nu
haha
menurut ane sih emank bagusnya dilolosin dulu gan ...
masalahnya sekarang kan Indonesia sendiri belum sanggup untuk membuat Film" layar lebar sekaliber Hollywood
daripada sekarang mengorbankan rakyat , apa salahnya jika importir film luar diloloskan terlebih dahulu , sambil secara bertahap film" Indonesia memulai kembali membangun kualitas filmnya , saya yakin Indonesia pasti mampu . Daripada sekarang pemerintah gambling kek gini , kualitas film lokal ngga maju , importir luar ogah import film lagi ... rugi double dah pemerintah gini caranya sih ....
terlepas dari potensi meredupnya bisnis bioskop, menurut ane pendapat pak Jero Wacik ini sangat tidak tepat, ini spt "menantang" menkeu melalui media, apalagi dsaat menkeu gencar2 nya menertibkan importir2 nakal.

apalagi beliau sampai berkata seperti ini :
Quote:


itu sama saja memberi angin bagi importir2 nakal yang selama ini berlindung dibalik kroni2 nya mereka untuk lepas dari tuntutan pembayaran pajak.
Kalau keran impor sudah dibuka dan film2 impor masuk, emang ada jaminan kalau mereka bakal mao membayar tunggakan pajak nya sekaligus mematuhi peraturan pajak kita?

Menurut ane langkah tegas menkeu sudah tepat, kita butuh orang2 spt ini, bukan orang2 yang dikit2 langsung menyerah dari "tuntutan" asing. Kalau buka sana sini, dan disuruh memenuhi ketentuan belakangan, bisa jadi bulan2an lah indo

Perkataan JW mengenai "pemerintah bisa berkorban dulu" pun sama sekali nggak sensitif, yang seharusnya menikmati pajak kan rakyat indonesia, bukan cuma pemerintah, jadi itu sama aja JW bilang :
Rakyat Indonesia berkorban aja dulu, gak dapat pajak nya, asal film impor bisa masuk ke Indo.

Ane penggemar film2 asing bermutu, dan tentu juga film indonesia bermutu. Ane rela2 aja nggak nonton film impor, (sorry buat para penggemar film impor yaa, pendapat ane pribadi)...tp rasanya kok kurang tepat mengorbankan kepentingan yang lebih besar (nasional) demi masuknya film asing...

CMIIW gans
otaknya si wacik bner2 JERO=ZERO=GOBLLOGG=0


orang miskin saja diharuskan byar pajak....

ini malah film asing utang byarr pajakk.......



dasar mentri jatahh premann...!!gk becuss
ane mendukung gan,daripada ane nonton film2 g karuan buatan indonesia
lagian kan bisa masalahnya diselesaikan secara perlahan emoticon-I Love Indonesia
Quote:


sudah dijawab dengan sangat baik di postingan agan krk.hammett, jadi menteri kok malah nyalahin pemerintah, udah gitu pakai menantang kementerian lain lagi, gini nih kalau menterinya gak punya pendirian emoticon-Cape d... (S)

Quote:
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di