alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000008183106/yang-kerja-di-deplu-sekarang-kemenlu-share-yuk
Smile 
Yang kerja di Deplu (Sekarang Kemenlu) Share Yuk ^^
Maaf kalo emoticon-Purple Repost


Ane mahasiswi PTN di Depok yang lagi nyusun skripsi, target ane sih kalo dah lulus pengen coba ngelamar di Deplu, sapa tau hoki emoticon-Embarrassment.
Nah ane butuh gambaran dan juga masukan nih tentang
- lingkungan kerja disana
- peraturan disana yang mesti dipatuhin para pegawainya
- apa yang mesti kita siapin biar bisa tembus tes2 untuk masuk sana dari agan2/Sista2 yang kerja di Kementerian Luar Negeri
-apa aja posisi yang ditawarkan di sana emoticon-I Love Indonesia

Mari share disini gan, siapa tau banyak kaskuser lain yang cita-citanya jadi diplomat atau staff lokal juga emoticon-Smilie

Tolong emoticon-Rate 5 Star ya gan/sist biar nggak tenggelem emoticon-Embarrassment


Ane nggak nolak yang seger2 sekedar untuk ngijoin ane emoticon-Toast tapi jangan emoticon-Blue Guy Bata (L) ya gan/sist, ane cuman nubie yang pengen tau dunia kerja di luar sana emoticon-Frown

emoticon-I Love Kaskus
emoticon-Hot News laporan, sampai saat ini belom ada yang share. emoticon-Bingung orang Deplu nggak ada yang ngaskus apa ya?

Lowongan Kerja Pada Perutusan Tetap Republik Indonesia pada Perhimpunan Bangsa-Bangsa

Lowongan Kerja Pada Perutusan Tetap Republik Indonesia pada Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia tenggara (ASEAN)

Perutusan Tetap Republik Indonesia pada Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia tenggara (ASEAN) membuka lowongan kerja sebagai berikut:

1. Sekretaris Umum (SU)
2. Staf Administrasi (SA)
3. Staf Bidang Politik (SPo)
4. Staf Bidang Protokol (SPr)
5. Resepsionis (Res)
6. Staf Persuratan (Kur)
7. Supir Operasional (DRV)

Persyaratan
1. Pria/ Wanita max. 35 thn
2. Menguasai Bahasa Inggris
3. Pendidikan min D-3 (No. 1 s/d 5) , SMA/ Sederajat (No. 6 s/d 7)
4. Memiliki pengetahuan dasar mengenai ASEAN
5. Menguasai Aplikasi perkantoran (No. 1 s/d 5) dan aplikasi akuntansi (No. 2)
6. Menguasai Keprotokolan, prosedur imigrasi, dan dokumentasi perjalanan (No. 4)
7. Memiliki pengetahuan dasar mengenai perawatan kendaraan, SIM A (No. 7), SIM C dan kendaraan sendiri (No. 6)


Lamaran agar dikirimkan langsung atau per surat ke alamat:

Jl. Mangunsarkoro No. 1, Menteng Jakarta Pusat, 10310, Indonesia,
or
pr_asean_ri@yahoo.com

Tulis kode posisi yang dilamar di sudut kiri atas amplop atau di subyek surel. Lamaran dikirim paling lambat 1 (satu) bulan setelah iklan ini terbit (04 Mei 2011).

Panitia tidak melakukan kontak apapun dengan peserta diluar komunikasi melalui e-mail tersebut diatas.


_________________________________________________________________

Pengumuman ini sebenarnya udah lama, sekitar 1 bulan lalu...klo ga salah closing date tanggal 4 Mei 2011. Jadi kalau yang minat buru-buru daftar dan kiri surat lamaran aja! emoticon-Smilie
emoticon-I Love Indonesia thanks gan infonya! Sayangnya ane belom lulus emoticon-Frown

Nanti ane share ke temen2 emoticon-I Love Kaskus
kenapa tidak di thread yang ada tentang CPNS/PNS aja jadi tidak double gitu.

Kemlu itu termasuk tiga kementerian utama atau disebut tri infirat apa namanya (kalau kagak salah sebut)

3 kementerian Utama itu : 1) Kemdagri, Kemlu, Kemhan. yang laennya adalah kementerian pendukung.

di Kemlu yang sangat diidam-idamkan itu menjadi Diplomat, sama seperti di kemdagri yaitu Pejabat Pengawas PEmerintah dan di Kemham Intelnya kalau ane kagak salah.
ayo semangat!emoticon-I Love Indonesia banyak peluang kok!!!emoticon-Kiss
Quote:Original Posted By kusanagi_kyo
kenapa tidak di thread yang ada tentang CPNS/PNS aja jadi tidak double gitu.

Kemlu itu termasuk tiga kementerian utama atau disebut tri infirat apa namanya (kalau kagak salah sebut)

3 kementerian Utama itu : 1) Kemdagri, Kemlu, Kemhan. yang laennya adalah kementerian pendukung.

di Kemlu yang sangat diidam-idamkan itu menjadi Diplomat, sama seperti di kemdagri yaitu Pejabat Pengawas PEmerintah dan di Kemham Intelnya kalau ane kagak salah.


Biar lebih spesifik aja gitu gan emoticon-Malu
Iya emang yang paling diincer di Kemlu itu diplomat, atau senggaknya staf lokal di negara2 yang punya hub. diplomatik.
Kalo atase sendiri masuknya kemana ya gan? emoticon-Bingung (S)


Quote:Original Posted By widyaswara
ayo semangat!emoticon-I Love Indonesia banyak peluang kok!!!emoticon-Kiss


emoticon-I Love Indonesia iyaaa..yang pasti keknya bukan ke arah diplomat emoticon-Hammer berat keknya emoticon-Big Grin
tiduuur tiduuurrr emoticon-Peluk
xxxxxxxxxxxxxxxxx
Kalo ane kebetulan ambil program studi Rusia gan. Ya bahasanya, sejarahnya, politiknya, budaya segala sepaket. Kalo liat pengalaman senior2 yang jebol Kemenlu sih rata2 diplomat sama staf lokal. Tapi ane nggak ngerti soal yang berkaitan dengan diplomat emoticon-Frown

Kalo atase sendiri sistemnya gimana gan? Ada info nggak?
agan cewe apa cowo ya?
klo cewe, sayang klo jadi diplomat
nanti suaminya gimana?
soalnya diplomat kan posting 2 tahun di luar, 2 tahun di indo
pindah2 terus.
nanti suaminya kerjanya gimana?
kesian cuman numpang hidup sama ente.

jarang ada diplomat cewe meskipun ada
ujung2nya suaminya sekolah sm mengajar doang emoticon-Hammer2
sukses deh gan/sis
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
Quote:Original Posted By kaskus.forum
agan cewe apa cowo ya?
klo cewe, sayang klo jadi diplomat
nanti suaminya gimana?
soalnya diplomat kan posting 2 tahun di luar, 2 tahun di indo
pindah2 terus.
nanti suaminya kerjanya gimana?
kesian cuman numpang hidup sama ente.

jarang ada diplomat cewe meskipun ada
ujung2nya suaminya sekolah sm mengajar doang emoticon-Hammer2
sukses deh gan/sis


ane cewe gan emoticon-Embarrassment
Iya sih, apalagi ane denger katanya kalo diplomat dah merit, salah satunya nggak boleh kerja formal gitu (CMIIW) emoticon-Confused:
Ane sih nggak terobsesi banget jadi diplomat, ane pengen kerja yang berhubungan sama budaya & pariwisata emoticon-Bingung (S)
Senior ane cewe ada yang dah keterima, lagi pendidikan sekarang.

Quote:Original Posted By B 383 KX
program bahasa bisa tuh coba yang PDK
coba aja pas tesnya buka, kan gak ada salahnya, klo rejeki pasti gak kemana emoticon-Big Grin
klo atase ane kurang tau

enak banget ya klo masuk kemenlu bisa keluar negeri emoticon-Matabelo


iya rencananya emang ane mau coba, kali aja rejeki emoticon-Big Grin

Enak sih keliatannya, tapi tingkat stressnya tinggi dan kabarnya nggak terikat jam kerja, suka-suka atasan gitu emoticon-Cape d... (S) bakalan agak ribet juga sih buat cewe kalo dipikir2
ikd share yah' qu jurs. akuntansi msh bisa gg yah? kyakny kalu di deplu myoritas jurs. fisip ama ilmu budaya (sastra dll) . . . emoticon-Games

Informasi seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil kementerian luar negeri

INFORMASI SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN LUAR NEGERI




POSISI YANG TERSEDIA
A. Pejabat Dinas Luar Negeri
1. Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK)
Lulusan Sarjana (S-1) atau Magister/Master (S-2) menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK);
\t \t \t \t
2. Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT)
Lulusan Sarjana (S-1) menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT)
\t \t \t \t
3. Petugas Komunikasi (PK)
Lulusan Diploma 3 (D-3) menjadi CPNS Golongan II untuk dididik menjadi Petugas Komunikasi (PK).


B. Dokter/Dokter Gigi
1. Dokter Umum
Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Umum.
\t \t \t \t
2. Dokter Gigi
Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Gigi


I. KETENTUAN UMUM
a. Proses Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia.
b.Bersedia mengikuti seluruh proses tahapan seleksi di Jakarta atas biaya sendiri.
c.Pelamar tidak diperkenankan menghubungi/berhubungan dengan pejabat/pegawai Kemlu dalam kaitannya dengan proses seleksi.
d.Seluruh tahapan proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun.

II. PERSYARATAN UMUM \t \t \t
a. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
b. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
c. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
d. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.
e. Tidak bersuami/beristrikan seorang yang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan.
f. Sehat jasmani dan rohani.
g. Bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 (lima) tahun dan ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah

III. PERSYARATAN KHUSUS
A. PEJABAT DIPLOMATIK DAN KONSULER (DIPLOMAT/PDK) \t \t
a. Berijazah Sarjana (S-1) dan Magister/Master (S-2):
1. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Jurusan Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Studi Kawasan, Ilmu Komunikasi/Hubungan Masyarakat, Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Negara)

2. Ilmu Hukum (Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Bisnis, Hukum Internasional, Hukum Administrasi Negara)

3. Ilmu Ekonomi (Jurusan Manajemen Pemasaran dan Studi Pembangunan)

4. Sastra/Ilmu Pengetahuan Budaya (Arab, China, Inggris, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol)

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK:
- Sarjana (S-1) minimal 2,75 (dua koma tujuh lima); dan
- Magister/Master (S-2) minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

\t \t \t \t
B. BENDAHARAWAN DAN PENATA KERUMAHTANGGAAN PERWAKILAN (BPKRT)
a. Berijazah Sarjana (S-1) Jurusan Akuntansi

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).
\t \t
C. PETUGAS KOMUNIKASI (PK)
a. Berijazah Diploma 3 (D-3):
1. Jurusan Teknik Telekomunikasi;
2. Jurusan Teknik Informatika;
3. Jurusan Teknik Komputer;
4. Jurusan Teknologi Informasi; dan
5. Jurusan Matematika.

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

\t \t
D. DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI
a. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK Profesi Dokter minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

b. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai Dokter/Dokter Gigi yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia.
c. Tidak sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PDDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).


V. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI
A. Seleksi penerimaan PDK, BPKRT, dan PK dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi

2. Ujian Tulis Substansi dalam Bahasa Indonesia dan Inggris (meliputi masalah nasional, internasional dan pengetahuan umum)

3. Ujian Kemampuan/Penguasaan Bahasa Inggris atau Bahasa Asing Lainnya (Arab, China, Inggris, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol) berdasarkan pilihan peserta

4. Tes Pemeriksaan Psikologi dan Wawancara Substansi serta Tes Penguasaan Teknologi Informasi/Komputer

5. Peserta yang lulus pada setiap tahapan ujian akan diumumkan melalui situs https://e-cpns.deplu.go.id

6. Seleksi dilakukan dengan sistem gugur dan keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat
\t \t \t \t
B. Seleksi penerimaan Dokter dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi

2. Ujian Kompetensi Tertulis

3. Tes Pemeriksaan Psikologi dan Wawancara



Untuk Dicatat:
1. Bagi lulusan luar negeri S1, biasanya kan ngga belajar PKN (Pendidikan Kewarganegaraan), itu wajib loh ternyata. Jadi percuma klo udah sampai tahap wawancara tapi ga ada Mata Kuliah PKN di Transkrip-nya ga bakalan diterima Gan (Berdasarkan Pengalaman). Jadi dengan terpaksa ambil S2 dulu...baru deh bisa ikutan lagi.

2. Diusahakan untuk bisa menguasai bahasa lain selain bahasa Inggris (Bhs Inggris Wajib Hukumnya). Bahasa PBB akan menjadi nilai tambah (biasanya sih lebih diutamakan)
Quote:Original Posted By amberly
ikd share yah' qu jurs. akuntansi msh bisa gg yah? kyakny kalu di deplu myoritas jurs. fisip ama ilmu budaya (sastra dll) . . . emoticon-Games


hmm..kurang tau juga sist, makanya ane minta yang tau untuk pada share disini emoticon-Big Grin coba cek website resminya Kemlu aja sist emoticon-Smilie

Spoiler for Kemlu:


Spoiler for Karir Kemlu:


Quote:Original Posted By anggatrenggana
INFORMASI SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
KEMENTERIAN LUAR NEGERI




POSISI YANG TERSEDIA
A. Pejabat Dinas Luar Negeri
1. Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK)
Lulusan Sarjana (S-1) atau Magister/Master (S-2) menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Pejabat Diplomatik dan Konsuler (Diplomat/PDK);
\t \t \t \t
2. Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT)
Lulusan Sarjana (S-1) menjadi CPNS Golongan III untuk dididik menjadi Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan Perwakilan (BPKRT)
\t \t \t \t
3. Petugas Komunikasi (PK)
Lulusan Diploma 3 (D-3) menjadi CPNS Golongan II untuk dididik menjadi Petugas Komunikasi (PK).


B. Dokter/Dokter Gigi
1. Dokter Umum
Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Umum.
\t \t \t \t
2. Dokter Gigi
Lulusan Pendidikan Profesi Dokter menjadi CPNS Golongan III untuk mengisi posisi Dokter Gigi


I. KETENTUAN UMUM
a. Proses Seleksi Penerimaan CPNS Kemlu terbuka untuk semua Warga Negara Indonesia.
b.Bersedia mengikuti seluruh proses tahapan seleksi di Jakarta atas biaya sendiri.
c.Pelamar tidak diperkenankan menghubungi/berhubungan dengan pejabat/pegawai Kemlu dalam kaitannya dengan proses seleksi.
d.Seluruh tahapan proses seleksi ini tidak dipungut biaya apapun.

II. PERSYARATAN UMUM \t \t \t
a. Warga Negara Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia, dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
b. Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
c. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/Polri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
d. Tidak berkedudukan sebagai CPNS atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tidak sedang terikat perjanjian/kontrak kerja dengan instansi lain.
e. Tidak bersuami/beristrikan seorang yang berkewarganegaraan asing atau tanpa kewarganegaraan.
f. Sehat jasmani dan rohani.
g. Bersedia menjalani ikatan dinas selama 5 (lima) tahun dan ditempatkan di seluruh wilayah Negara Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah

III. PERSYARATAN KHUSUS
A. PEJABAT DIPLOMATIK DAN KONSULER (DIPLOMAT/PDK) \t \t
a. Berijazah Sarjana (S-1) dan Magister/Master (S-2):
1. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Jurusan Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Studi Kawasan, Ilmu Komunikasi/Hubungan Masyarakat, Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Negara)

2. Ilmu Hukum (Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Bisnis, Hukum Internasional, Hukum Administrasi Negara)

3. Ilmu Ekonomi (Jurusan Manajemen Pemasaran dan Studi Pembangunan)

4. Sastra/Ilmu Pengetahuan Budaya (Arab, China, Inggris, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol)

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK:
- Sarjana (S-1) minimal 2,75 (dua koma tujuh lima); dan
- Magister/Master (S-2) minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

\t \t \t \t
B. BENDAHARAWAN DAN PENATA KERUMAHTANGGAAN PERWAKILAN (BPKRT)
a. Berijazah Sarjana (S-1) Jurusan Akuntansi

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).
\t \t
C. PETUGAS KOMUNIKASI (PK)
a. Berijazah Diploma 3 (D-3):
1. Jurusan Teknik Telekomunikasi;
2. Jurusan Teknik Informatika;
3. Jurusan Teknik Komputer;
4. Jurusan Teknologi Informasi; dan
5. Jurusan Matematika.

b. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK: minimal 2,75 (dua koma tujuh lima).

c. Menguasai bahasa Inggris dengan baik (lisan dan tulisan) dan/atau bahasa PBB/asing lainnya (Arab, China, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol).

\t \t
D. DOKTER UMUM DAN DOKTER GIGI
a. Lulusan Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau Perguruan Tinggi Luar Negeri yang program studinya terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada saat tanggal kelulusan, dengan persyaratan IPK Profesi Dokter minimal 3,00 (tiga koma nol nol).

b. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai Dokter/Dokter Gigi yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia.
c. Tidak sedang mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PDDS) atau Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS).


V. TAHAPAN DAN JADWAL SELEKSI
A. Seleksi penerimaan PDK, BPKRT, dan PK dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi

2. Ujian Tulis Substansi dalam Bahasa Indonesia dan Inggris (meliputi masalah nasional, internasional dan pengetahuan umum)

3. Ujian Kemampuan/Penguasaan Bahasa Inggris atau Bahasa Asing Lainnya (Arab, China, Inggris, Jepang, Perancis, Rusia, Jerman dan Spanyol) berdasarkan pilihan peserta

4. Tes Pemeriksaan Psikologi dan Wawancara Substansi serta Tes Penguasaan Teknologi Informasi/Komputer

5. Peserta yang lulus pada setiap tahapan ujian akan diumumkan melalui situs https://e-cpns.deplu.go.id

6. Seleksi dilakukan dengan sistem gugur dan keputusan Panitia tidak dapat diganggu gugat
\t \t \t \t
B. Seleksi penerimaan Dokter dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Seleksi Administrasi

2. Ujian Kompetensi Tertulis

3. Tes Pemeriksaan Psikologi dan Wawancara



Untuk Dicatat:
1. Bagi lulusan luar negeri S1, biasanya kan ngga belajar PKN (Pendidikan Kewarganegaraan), itu wajib loh ternyata. Jadi percuma klo udah sampai tahap wawancara tapi ga ada Mata Kuliah PKN di Transkrip-nya ga bakalan diterima Gan (Berdasarkan Pengalaman). Jadi dengan terpaksa ambil S2 dulu...baru deh bisa ikutan lagi.

2. Diusahakan untuk bisa menguasai bahasa lain selain bahasa Inggris (Bhs Inggris Wajib Hukumnya). Bahasa PBB akan menjadi nilai tambah (biasanya sih lebih diutamakan)


emoticon-I Love Indonesia waahh kereenn gaann..ini yang buat 2011 ya?
PKN? Haduuhh..dulu ane dapet nggak ya? emoticon-Amazed
Sip gan, nanti ane mao kursus dulu ngegembleng bahasa Rusia ane yang masih kacau balau emoticon-Big Grin
Trims banyak infonya emoticon-I Love Indonesia
gan, gw udah cari info ttg seleksi di atas, tapi koq pas gw buka: https://e-cpns.deplu.go.id/ , koq katanya pendaftaran udah ditutup ya gan?

pendaftaran untuk seleksi berikutnya kapan ya? agan" sekalian ada yang tau ga?
soalnya gw pengen banget kerja di deplu, mengingat gw dulu ambil program HI pas kuliah dulu (gw fresh grad :maho ).

anyway, bahasa tambahan slaen English cuman dibatasi bahasa resmi PBB doang ya gan? gw bisanya Belanda T___T
goodluck agan2 emoticon-Shakehand2







emoticon-Kaskus Radio
Sent from iPad™ 2
Quote:Original Posted By Lyubovnitsa
Maaf kalo emoticon-Purple Repost


Ane mahasiswi PTN di Depok yang lagi nyusun skripsi, target ane sih kalo dah lulus pengen coba ngelamar di Deplu, sapa tau hoki emoticon-Embarrassment.
Nah ane butuh gambaran dan juga masukan nih tentang
- lingkungan kerja disana
- peraturan disana yang mesti dipatuhin para pegawainya
- apa yang mesti kita siapin biar bisa tembus tes2 untuk masuk sana dari agan2/Sista2 yang kerja di Kementerian Luar Negeri
-apa aja posisi yang ditawarkan di sana emoticon-I Love Indonesia

Mari share disini gan, siapa tau banyak kaskuser lain yang cita-citanya jadi diplomat atau staff lokal juga emoticon-Smilie

Tolong emoticon-Rate 5 Star ya gan/sist biar nggak tenggelem emoticon-Embarrassment


Ane nggak nolak yang seger2 sekedar untuk ngijoin ane emoticon-Toast tapi jangan emoticon-Blue Guy Bata (L) ya gan/sist, ane cuman nubie yang pengen tau dunia kerja di luar sana emoticon-Frown

emoticon-I Love Kaskus


Hi, saya kebetulan kerja di Kemlu emoticon-Smilie Saya akan mencoba menjawab pertanyaan2nya anda emoticon-Big Grin

1. Lingkungan kerja disini enak dan profesional. Jadi ada jenjang karir yang jelas (kalau mau naik gelar diplomatik gimana) dan lain sebagainya.

2. Peraturan Kerja yang mesti dipatuhi adalah peraturan kerja yang sama dengan PNS lainnya dan Permen yang mengatur mengenai jabatan diplomat (kalau masuk jadi diplomat). Ada yang beberapa peraturan yang beda, kayak menikah tidak boleh dengan WNA, kalau sesama diplomat diperbolehkan emoticon-Big Grin

Selain itu, Rule of thumb-nya sama ajalah dengan kantor2 lain pada biasanya.

3. Bisa dibaca disini emoticon-Big Grin http://sekdilu35.wordpress.com/2010/...-dengan-kemlu/
Selain itu penerimaan tes masuk Kemlu juga sudah profesional dan mendapat sertifikat ISO jadi enggak ada selip2an nama dan duit.

4. Posisi yang ditawarkan ada 3, yaitu:

PDK: Pejabat Diplomatik dan Konsular. Buat tips bisa baca link di atas emoticon-Big Grin
PK: Petugas Komunikasi. => Biasanya D3 IT
BPKRT: Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggan Perwakilan => sekarang S1 Akuntansi

Nah, ada posisi lain namanya local staff. Local staff ini pegawai kontrak yang bekerja di Perwakilan tertentu. Jadi kontrak kerja mereka dengan perwakilan dimana mereka bekerja dan mereka bukanlah PNS.

Selain itu juga dikenal Atase Teknis, yang ini biasanya perwakilan dari kementerian/lembaga lain. Ada yg dari TNI (Atase Militer), Kemdiknas (Atase Pendidikan), Kemdag (Atase Perdagangan) dll. Kalau atase teknis ini tidak setiap perwakilan ada.


Semoga dapat menjawab emoticon-Smilie Kalau ada pertanyaan silakan, japri juga bisa.
Quote:Original Posted By keios
gan, gw udah cari info ttg seleksi di atas, tapi koq pas gw buka: https://e-cpns.deplu.go.id/ , koq katanya pendaftaran udah ditutup ya gan?

pendaftaran untuk seleksi berikutnya kapan ya? agan" sekalian ada yang tau ga?
soalnya gw pengen banget kerja di deplu, mengingat gw dulu ambil program HI pas kuliah dulu (gw fresh grad :maho ).

anyway, bahasa tambahan slaen English cuman dibatasi bahasa resmi PBB doang ya gan? gw bisanya Belanda T___T


iya nih, kira2 kapan sih biasanya pendaftaran dibuka tiap taun? emoticon-Bingung

Coba simak komeng di bawah ni gan, ada yang udah di Kemlu emoticon-Big Grin

Quote:Original Posted By Esse
goodluck agan2 emoticon-Shakehand2



emoticon-Kaskus Radio
—Sent from iPad™ 2


thanks gan, mohon doanyaaa emoticon-I Love Indonesia

Quote:Original Posted By calupict
Hi, saya kebetulan kerja di Kemlu emoticon-Smilie Saya akan mencoba menjawab pertanyaan2nya anda emoticon-Big Grin

1. Lingkungan kerja disini enak dan profesional. Jadi ada jenjang karir yang jelas (kalau mau naik gelar diplomatik gimana) dan lain sebagainya.

2. Peraturan Kerja yang mesti dipatuhi adalah peraturan kerja yang sama dengan PNS lainnya dan Permen yang mengatur mengenai jabatan diplomat (kalau masuk jadi diplomat). Ada yang beberapa peraturan yang beda, kayak menikah tidak boleh dengan WNA, kalau sesama diplomat diperbolehkan emoticon-Big Grin

Selain itu, Rule of thumb-nya sama ajalah dengan kantor2 lain pada biasanya.

3. Bisa dibaca disini emoticon-Big Grin http://sekdilu35.wordpress.com/2010/...-dengan-kemlu/
Selain itu penerimaan tes masuk Kemlu juga sudah profesional dan mendapat sertifikat ISO jadi enggak ada selip2an nama dan duit.

4. Posisi yang ditawarkan ada 3, yaitu:

PDK: Pejabat Diplomatik dan Konsular. Buat tips bisa baca link di atas emoticon-Big Grin
PK: Petugas Komunikasi. => Biasanya D3 IT
BPKRT: Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggan Perwakilan => sekarang S1 Akuntansi

Nah, ada posisi lain namanya local staff. Local staff ini pegawai kontrak yang bekerja di Perwakilan tertentu. Jadi kontrak kerja mereka dengan perwakilan dimana mereka bekerja dan mereka bukanlah PNS.

Selain itu juga dikenal Atase Teknis, yang ini biasanya perwakilan dari kementerian/lembaga lain. Ada yg dari TNI (Atase Militer), Kemdiknas (Atase Pendidikan), Kemdag (Atase Perdagangan) dll. Kalau atase teknis ini tidak setiap perwakilan ada.


Semoga dapat menjawab emoticon-Smilie Kalau ada pertanyaan silakan, japri juga bisa.


waahh akhirnya dari Kemlu ada juga yang mampirrrr emoticon-I Love Indonesia
kalo boleh tau agan/sista udah berapa lama di Kemlu? Diplomatkah atau yang lainkah?

Soal rule itu, denger2 kalo di Kemlu nggak boleh nikah sama WNA, beda agama, sama suami/istrinya nggak boleh kerja ya? Apa bener? Kalo cewek, ribet dong, masa suaminya nggak kerja? emoticon-Bingung

Trus apa bener kalo local staff itu nggak ada jenjang kariernya alias seumur2 ya jadi local staff aja, nggak naik2 gitu. Untuk local staff sendiri, biasanya deskjobnya apa sih gan/sist?

Kalo pengen kerja yang berkaitan dengan atase itu posisinya ada apa aja ya? Trus apa tetep ikut pendaftaran yang Kemlu atau ke kementrian masing2?

Thanks berat ya gan/sist atas sharenya, membantu sangat. Maap ya ane nanya lagi, banyak pula emoticon-Big Grin

emoticon-I Love Indonesia
Quote:Original Posted By Lyubovnitsa
iya nih, kira2 kapan sih biasanya pendaftaran dibuka tiap taun? emoticon-Bingung

Coba simak komeng di bawah ni gan, ada yang udah di Kemlu emoticon-Big Grin



thanks gan, mohon doanyaaa emoticon-I Love Indonesia



waahh akhirnya dari Kemlu ada juga yang mampirrrr emoticon-I Love Indonesia
kalo boleh tau agan/sista udah berapa lama di Kemlu? Diplomatkah atau yang lainkah?

Soal rule itu, denger2 kalo di Kemlu nggak boleh nikah sama WNA, beda agama, sama suami/istrinya nggak boleh kerja ya? Apa bener? Kalo cewek, ribet dong, masa suaminya nggak kerja? emoticon-Bingung

Trus apa bener kalo local staff itu nggak ada jenjang kariernya alias seumur2 ya jadi local staff aja, nggak naik2 gitu. Untuk local staff sendiri, biasanya deskjobnya apa sih gan/sist?

Kalo pengen kerja yang berkaitan dengan atase itu posisinya ada apa aja ya? Trus apa tetep ikut pendaftaran yang Kemlu atau ke kementrian masing2?

Thanks berat ya gan/sist atas sharenya, membantu sangat. Maap ya ane nanya lagi, banyak pula emoticon-Big Grin

emoticon-I Love Indonesia


Saya masih anak bawang. Bagian PDK (Pejabat Diplomatik dan Konsuler).

Kalau soal rule kimpoi, pada dasarnya yang dianut adalah UU Perkimpoian, ditambah g boleh ama WNA (kecuali diWNI-in). Kalau soal bekerja, apabila penempatan di Indonesia, boleh kok bekerja. Kalau di luar negeri, yang tidak diperbolehkan adalah bekerja secara tetap, jadi tidak mutlak.

Kalau local staff ya seumur2 jd LS, kecuali kalau daftar jadi CPNS Kemlu (Pernah kejadian). Kerjanya yang bantu2 Home Staff (diplomat). Bisa bantu nerima WNI yang mau perpanjang paspor, dlldsb.

Kalau atase ada 2 jenis, atase pangkat diplomat yang paling bawah dan atase teknis. Kalau yang dimaksud atase teknis (Perdagangan dll) daftarnya di Kementerian asal masing2, bukan Kemlu. Dan siapa yang menempatinya ya bergantung pada kebijakan Kementerian masing2.

Gpp. Bisa lewat PM juga nanyanya.