alexa-tracking

Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007982171/kisah-duit-quotcekakquot-dan-kostum-garuda
Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
Quote:
Di Balik Sukses PSM Undip
KISAH DUIT "CEKAK" DAN KOSTUM "GARUDA"

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia



Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda

Paduan Suara Mahasiswa Universitas Diponegoro - 1st Vietnam International Choir Festival & Competition 2011










JAKARTA, KOMPAS.com — Kesuksesan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Diponegoro (PSM Undip) meraih 3 emas dan 1 perak, serta juara umum pada 1st Vietnam International Choir Festival & Competition 2011 di Hoi An, Vietnam Tengah, 15-19 Maret lalu, telah banyak diketahui masyarakat karena mendapat liputan media nasional di Tanah Air. Akan tetapi, sepertinya tak banyak yang tahu cerita di balik kesuksesan mereka itu. Berikut ini, seperti dituturkan I Nyoman Gurntha, Staf Fungsi Pensosbud KBRI Hanoi, yang sempat bercengkerama dengan beberapa anggota PSM Undip:




Biasanya, kalau sebuah tim keluar sebagai pecundang dalam suatu pertandingan atau perlombaan, sudah pasti salah satu penyebab yang disebut-sebut adalah karena minimnya fasilitas dan dukungan dana sejak persiapan. Atau mungkin, ada lagi hal lain yang disebutkan agar kekalahan itu bisa diterima dan masuk akal.



Namun, tidak demikian halnya dengan tim PSM Undip. Semangat juang mereka memang luar biasa. Dedikasi mereka untuk mengharumkan kan nama almamater dan bangsa patut diacungi jempol. Ya, walaupun mereka bukan siapa-siapa sebelum berangkat ke arena festival internasional. Mereka hanya sekumpulan anak-anak muda yang tidak memiliki apa-apa, kecuali mimpi bisa mengikuti kompetisi internasional dan ingin mengharumkan nama Undip, juga Indonesia, seperti yang dikemukakan oleh Astrid, salah seorang anggota tim yang ikut berlomba di Vietnam.




”Kami tidak punya apa-apa. Kami biasa menggunakan ruang terbuka untuk tempat latihan. Bahkan, jika tempat tersebut digunakan oleh UKM lain, latihan di pinggir jalan pun jadi,” ujar Astrid.

”Dana jelas tidak ada. Kami kumpulkan sedikit demi sedikit dari hasil 'mengamen', jual pakaian bekas, cari job sana-sini, donatur, dan dari kantong pribadi,” tuturnya.



Quote:
Tapi, Tuhan memang tidak pernah tidur.
Dia memberikan hujan pada mereka yang menyiapkan ladangnya
sehingga akhirnya dengan keterbatasan kami bisa pergi ke Vietnam.




- Astrid -





Tidak hanya Undip. Ada 8 tim paduan suara lain dari Indonesia yang ikut ambil bagian pada festival itu. Tiga di antaranya, yaitu Taulud Serafim, Gita Swara, The London School, juga merebut medali. Ketiga tim itu masing-masing meraih satu medali emas.

Prestasi itu semakin lengkap setelah medali perak juga diraih oleh empat tim lainnya, yakni Vajra Gita Nusantara dan ACS Jakarta masing-masing 2 perak, Methodist 1 Youth Choir, dan Voice Art masing-masing 1 perak. Jadi, tim-tim asal Indonesia merebut 6 emas dan 7 perak pada festival itu.




Namun, berbeda dengan tim Undip, tim-tim lain itu mampu sampai di tempat kompetisi dan kembali ke daerah masing-masing menggunakan transportasi jalur udara. Sementara tim PSM Undip hanya mampu menggunakan jalur udara dari Jakarta ke Ho Chi Minh dan dari Ho Chi Minh ke Jakarta.

Berdasarkan cerita mereka, dari Ho Chi Minh-Hoi An pulang-pergi, tim itu menggunakan bus sewaan. Mereka juga tinggal di penginapan kelas ekonomi, bukan hotel berkelas. Bahkan, mereka juga harus segera pulang setelah lomba tanpa mengikuti pengumuman hasil lomba pada acara penutupan karena kantong sudah ”cekak”.

”Tapi, Tuhan memang tidak pernah tidur. Dia memberikan hujan pada mereka yang menyiapkan ladangnya sehingga akhirnya dengan keterbatasan kami bisa pergi ke Vietnam. Kami satu-satunya tim yang menempuh perjalanan Ho Chi Minh - Hoi An pulang-pergi dengan bus selama 22 jam sekali jalan. Kami satu-satunya tim yang memilih paket akomodasi kelas ekonomi dua. Tapi, saya pribadi merasa senang menjalaninya, mungkin juga teman-teman yang lain sehingga perjalanan yang panjang jadi tidak terasa. Semua terasa menyenangkan,” kisah Astrid mengenang pengalamannya bersama 45 teman-temannya saat berada di Vietnam.




Bahkan, lanjut dia, saat kompetisi memperebutkan mahkota tertinggi festival, yaitu Grand Champion (Baca: Raih Juara, Nasib Undip Malah Terlunta), tim PSM Undip tampil hanya menggunakan kaus bekas berwarna biru tua. Meskipun demikian, mereka tampil all out, tanpa beban, ceria, dan penuh semangat.




”Lihat ini, Pak, baju kaus kami. Sebenarnya, di balik lambang Garuda ini ada logo organisasi. Karena kami tidak punya biaya untuk beli tambahan kostum, kami cari akal. Di atas logo itu kami tempeli lambang Garuda dan di belakang (punggung) kami tulis Indonesia,” celoteh Bode, dirigen PSM Undip sambil memperlihatkan dan membolak-balik kaus rekayasanya di Rumah Sakit Da Nang saat menunggu Febri.






Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda

Dobe dan Dony saat ini masih mendampingi rekan sekaligus pimpinan rombongan PSM Unpad, Febriyanto
yang terbaring lemah di Rumah Sakit Ho Chi Minh.





Sukses tim PSM Undip ternyata banyak mendapat halangan. Tidak hanya karena Febriyanto, komandan tim yang masuk rumah sakit, tetapi musibah lain juga mereka alami. Semasa persiapan, ada anggota tim yang terjatuh. Saat di Ho Chi Minh, mereka juga kehilangan uang bekalnya sebesar 1.000 dollar AS.




”Banyak halangan untuk bisa sampai di sini. Saat masa-masa latihan di Indonesia, anggota kami ada yang terjatuh. Di Ho Chi Minh kami kehilangan uang dan Febri masuk rumah sakit,” tutur Bode menjelang tengah malam sambil duduk lesehan bersama staf KJRI di lorong Rumah Sakit Da Nang, Sabtu (19/3/2011).


Meskipun demikian, mereka yang sejak semula bekerja sebagai sukarelawan untuk tim PSM Undip tidak mengendurkan semangatnya membantu Febri. Mereka bahkan menggali dukungan dana dan berhasil. Mereka justru memompa motivasi untuk terus semangat berlomba.


”Kami tetap bersyukur. Nyatanya, kami tetap bisa bertahan di Vietnam. Tetapi kami sedih, selama kompetisi ini, teman kami Febri harus dirawat di Rumah Sakit Da Nang dan sampai sekarang masih belum bisa berkumpul bersama kami di Indonesia. Sedih sekali dan saya menangis setiap mengingatnya. Sekarang kami semua sudah berada di Indonesia dengan selamat, tapi masih ada teman kami, Febriyanto, Dobe dan Dony yang masih tertinggal di Vietnam. Semoga Febri bisa cepat pulih dan dibawa pulang ke Tanah Air. Kami semua sayang dan merindukan mereka,” ujarnya.


”Kami juga terus menggalang dukungan untuk kesembuhan Febri dan mendoakan mereka. Kami di Semarang menggalang dana. Selain iuran, bantuan alumni dan kerabat, kami juga menggalang dana dari seluruh warga yang mungkin tidak mengenal Febri agar turut terketuk hatinya. Para alumni di Jakarta pun terus menggalakkan dukungan,” ujarnya.


Dana kini mulai terkumpul (Baca: Undip Fasilitasi "Gerakan Peduli Febri"). Hanya mungkin jumlahnya masih jauh dari angka yang harus didapat. Namun, tim PSM Undip tetap yakin jumlah tersebut akan terus bertambah setiap harinya.

”Kami sudah kembali mengamen dan menjual pakaian bekas lagi. Saya yakin, dengan kesatuan hati dan semangat, pasti kami bisa membawa pulang Febri ke Tanah Air dalam keadaan sehat. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan KBRI dan KJRI, serta masyarakat Indonesia di Vietnam kepada kami. Tanpa dukungan mereka sulit rasanya Febri bisa dipindahkan ke rumah sakit di Ho Chi Minh,” papar Astrid melalui surat elektronik.






Sumber I


Sumber II






Quote:
”Lihat ini, Pak, baju kaus kami. Sebenarnya, di balik lambang Garuda ini ada logo organisasi. Karena kami tidak punya biaya untuk beli tambahan kostum, kami cari akal. Di atas logo itu kami tempeli lambang Garuda dan di belakang (punggung) kami tulis Indonesia,”





[FONT="Comic Sans MS"]

Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda

Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda


emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka


Pak... sudahkah "ANDA" berjuang selayaknya "MEREKA"...?!!!

Demi "ANDA"

Demi "KAMI" dan...

Demi "INDONESIA"...












Maaf kalau repost emoticon-Peace
hanya berbagi yang selayaknya di ketahui dan di renungkan
bersama... emoticon-I Love Indonesia (S)



















= INFO TERBARU =

http://astrid-wodejia.blogspot.com/







= KOMENTAR AGAN-AGANWATI =

http://www.kaskus.co.id/showpost.php...2&postcount=24





= SS THREAD =

http://www.kaskus.co.id/search_resul...2GARUDA%22&sa=






wah keren gan threadnya
nice inpoh ilmu nambah lagiKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
tetep berjuang tetep cintai Indonesiaemoticon-thumbsup

jangan ditiru orang2 gila ini....
Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda






Quote:

Save Our Lounge


Semboyan2 Negara di Dunia

Bagi Bagi Cendol Gratis


Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
krna bnyak tulisan. ijin nyimak dlo gan emoticon-Ngacir2Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
Quote:Original Posted By geraremon
wah keren gan threadnya
nice inpoh ilmu nambah lagi


Cepet banget bacanya ane salut gan emoticon-Big Grin emoticon-Big GrinKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
kmren bca di suaramerdeka, bth brapa ratus juta , bt biayanya rs.Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
pusing gan ane mikirnya emoticon-Hammer2Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
perjuangan yg berat skali untuk jadi juara. Tuhan tidak akan lupa menurunkan hujan d tanah ladang.Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
Quote:Original Posted By abjo gadul
kmren bca di suaramerdeka, bth brapa ratus juta , bt biayanya rs.Kisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda




sedih gan... emoticon-Turut Berduka

semoga aja cepat mendapat pertolongan gan...

bagaimanapun MEREKA adalah pahlawan BANGSA

yang telah membawa nama INDONESIA emoticon-I Love Indonesia

buset ampe kostum pun diakalin. .
salut bgt dah bwt PSM undip. .
emoticon-I Love IndonesiaKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
Terharu ane gan emoticon-BeloKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
Quote:Original Posted By kuya rock
buset ampe kostum pun diakalin. .
salut bgt dah bwt PSM undip. .
emoticon-I Love IndonesiaKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda






bagian ini gan yang bener2 ane saluti...

ketika membaca ini... ane langsung membalikan kondisi...

dan ane berpikir... MEREKA hebat telah lalui itu semua

emoticon-I Love IndonesiaKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda
wew. besok ane masuk UNDIP aja deh emoticon-thumbsup
wah keren gan..
baru tau ane perjuangan mereka emoticon-Big Grin

ane bantu emoticon-Rate 5 Star ya emoticon-Big Grin
@TS tolong beritahu kemana dan bagaimana caranya kami untuk membantu biaya pengobatan Febri?
terharu bangat ane gan bacanya emoticon-Turut Berduka


lekas sembuh deh buat Febry
Quote:Original Posted By mgreantara
@TS tolong beritahu kemana dan bagaimana caranya kami untuk membantu biaya pengobatan Febri?



Kasihan bangat gan...
tolong di share gan bagaimana caranya...


emoticon-Rate 5 Star gan emoticon-Selamat
ini baru pembuktian...

tidak hanya sekedar berbicara tapi bergerak demi nama Bangsa emoticon-I Love Indonesia
Ane terharu bacanya ganKisah Duit "Cekak" dan Kostum Garuda