alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Beda arsene wenger dengan alex ferguson
4.21 stars - based on 19 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007876961/beda-arsene-wenger-dengan-alex-ferguson

Beda arsene wenger dengan alex ferguson

Mlm agan2 smua..

Ane mau share neh (ane fans berat "THE GUNNERS")

Berikut adalah tulisan Anton Alifandi BBC INDONESIA yang merupakan tulisan terakhir beliau.

Dalam jagat kepelatihan sepakbola Inggris pada era Liga Primer, pamor Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger belum ada tandingannya.

Di bawah asuhan Ferguson dan Wenger, Manchester United dan Arsenal berhasil meramu dua hal yang didambakan setiap pecinta sepakbola, yaitu membentuk tim yang sukses sekaligus menghibur penonton.

Selama beberapa tahun Jose Mourinho dan Rafael Benitez ikut meramaikan persaingan di papan atas Liga Inggris, tetapi menurut saya mereka tidak bisa disebut senapas dengan Ferguson dan Wenger karena permainan yang mereka suguhkan mengorbankan estetika sepakbola.

Berkat keberhasilannya di Chelsea, Mourinho masih mempunyai banyak penggemar terutama di sekitar Stamford Bridge, tetapi bagi saya omongan Mourinho yang kontroversial lebih menghibur daripada permainan timnya di lapangan.

Idem ditto dengan Rafael Benitez yang suka memasang dua gelandang bertahan di Liverpool, suatu formasi yang menunjukkan kepribadian yang berhati-hati dan strategi mencari kemenangan bukan dengan menyerang tetapi dengan serangan balik.

Benitez marah sekali ketika Jorge Valdano mengatakan t**i yang digantung di ujung lidi akan dipandang sebagai karya seni oleh para pendukung Liverpool, artinya betapapun buruk gaya permainan Liverpool, para pendukung mereka yang fanatik akan membiarkan kelemahan itu selama timnya terus menang.

Saya sependapat dengan Valdano yang kritiknya menurut juga berlaku bagi Chelsea di bawah asuhan Mourinho.

Sebaliknya Arsene Wenger selalu teguh dengan imannya bahwa sepakbola indah tak boleh dikorbankan demi meraih sebuah piala juara, meskipun timnya sudah enam tahun tak memegang piala juara.

Ukuran sukses

Dalam konperensi pers mingguannya, Wenger membela diri dari keluhan para pendukung Arsenal yang amat kecewa dengan kekalahan beruntun Arsenal dalam beberapa minggu terakhir.

Arsenal kalah dari Barcelona di Liga Champions, disingkirkan oleh Manchester United dari Piala FA, kalah di final Piala Liga dari Birmingham, dan tampaknya hanya akan menduduki urutan kedua di Liga Primer di belakang MU.

Wenger berpendapat bahwa keadaan ini sama sekali bukan bukti kegagalan, dia mengingatkan bahwa timnya lebih unggul dari Chelsea dan Manchester City yang anggarannya berlipat lebih besar daripada Arsenal.

Dia juga menunjukkan bahwa usia rata-rata timnya baru 23 tahun, dibanding Barcelona yang pemainnya rata-rata berumur 27 tahun.

Wenger juga membela diri Arsenal selalu tampil di Liga Champions selama 15 tahun terakhir, prestasi yang hanya bisa ditandingi oleh Manchester United.

Bagi Wenger 15 tahun di kompetisi paling bergengsi di Eropa, walau tanpa menjadi juara, lebih bermakna dari satu Piala FA.

Tertib anggaran

Wenger juga teguh memegang prinsip keseimbangan anggaran klub, dia tidak mau membelanjakan uang melebihi pemasukan Arsenal dari penjualan tiket, royalty hak siar dan merchandising.

Sejak David Seaman pensiun, Arsenal tidak pernah mempunyai kiper tangguh sekaliber Edwin van der Sar, Pepe Reina dan Peter Cech, yang menjadi syarat mutlak bagi sebuah tim yang ingin menjadi juara.

Memang Arsenal sempat berminat untuk membeli Mark Schwarzer dan Shay Given tetapi tetap saja Arsene Wenger tidak pernah terlihat ngotot mencari kiper yang bisa menjaga timnya dari kebobolan gol yang tidak perlu.

Wenger juga menjawab keluhan bahwa barisan belakangnya tidak sebagus tim-tim papan atas lainnya dengan mengatakan bahwa Arsenal kemasukan lebih sedikit dibanding Manchester United.

Statistik tidak bisa menggambarkan kondisi secara keseluruhan, misalnya salah paham antara kiper Wojciech Szczescny dan Laurent Koscielny yang membuat Arsenal kalah di final Piala Liga.

Dalam pertandingan pekan lalu Manuel Almunia nyaris kemasukan gol gara-gara kesalahan sepele melawan Blackburn, kesalahan yang bisa membuat pemain-pemain di depannya ragu dan bimbang.

Walaupun begitu Wenger tetap saja mempertahankan Almunia yang sudah tujuh tahun memakai kostum Arsenal, suatu hal yang tidak mungkin ditolerir oleh Ferguson.

Di antara zaman Peter Schmeichel, Fabien Barthez dan Edwin van der Sar, Manchester United mempunyai beberapa kiper mediocre seperti Massimo Taibi, Tim Howard dan Roy Carroll tetapi Ferguson tidak pernah berhenti mencoba mendapat kiper yang pantas untuk timnya.

Membangun tim

Arsene Wenger berkali-kali mengatakan dia lebih menyukai membangun tim dari awal daripada membeli pemain yang sudah jadi dengan harga mahal.

Rekam jejaknya selama di Arsenal menunjukkan kehebatannya dalam memoles pemain.

Thiery Henry, Emmanuel Petit, Patrick Vieira, Nicolas Anelka, Cesc Fabregas, Jack Wilsehere dan masih banyak lagi, menunjukkan ketajaman mata Wenger dalam melihat pemain potensial.

Pemain-pemain yang umumnya dibeli dengan harga murah dan menjadi bintang di Arsenal untuk kemudian dilepas pada saat permainan mereka mulai menurun.

Menurut saya rekor Wenger lebih hebat daripada Ferguson dalam menghasilkan pemain muda. Fergie memang membidani generasi Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, dan Garry Neville, dan kemudian juga membeli Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo ketika mereka masih berusia remaja.

Bedanya dengan Wenger, Ferguson membeli Rooney dengan harga £25 juta dan Ronaldo dengan harga £12 juta yang menunjukkan bahwa boss Manchester United ini tidak segan-segan meminta direksinya membuka dompet untuk mendapat pemain-pemain yang menurutnya bagus.

Gaya permainan

Pragmatisme Alex Ferguson juga bisa dilihat dalam menyusun timnya.

Dalam kondisi normal Manchester United akan turun ke lapangan dengan niat menang melalui permainan menyerang, tetapi menghadapi tim-tim tertentu seperti Barcelona atau Arsenal, Ferguson akan memakai taktik untuk meredam daya serang lawan.

Ini misalnya terlihat dalam semi final Liga Champions melawan Barcelona tahun 2008 lalu, dimana United datang ke Camp Nou dengan niat mencari seri dan mencekik irama permainan Barca.

United berhasil menahan Barcelona 0-0 dalam pertandingan itu dan mencuri kemenangan 1-0 di Old Trafford untuk maju ke final dan mengalahkan Chelsea.

Memang taktik itu tidak selalu berhasil seperti di final Liga Champions tahun berikutnya melawan Barcelona, tetapi keadaan ini menunjukkan bahwa Ferguson mau berkompromi bila keadaan mengharuskan.

Sebaliknya Wenger bermain dengan cara yang sama tanpa peduli siapa lawan mereka.

Penonton berdecak kagum melihat pertandingan Liga Champions antara Barcelona melawan Arsenal tahun lalu dan tahun ini.

Akan tetapi jelas bahwa dalam empat pertandingan itu, meski Arsenal sekali main seri dan sekali menang, Arsenal diberi pelajaran bermain sepakbola oleh salah satu tim terbaik sepanjang sejarah.

Walaupun begitu sulit dibayangkan bahwa Wenger akan jera dan mengubah gaya permainan timnya.

Siapa yang lebih hebat di antara Wenger dan Ferguson tentu tergantung ukuran mana yang kita pakai.

Kalau dilihat dari piala juara, Ferguson jelas unggul dengan 11 juara Liga Primer, lima Piala FA, dan dua Liga Champions, dibanding tiga juara Liga Primer dan empat juara Piala FA yang diraih Wenger.

Tetapi dari gaya permainan dan kemampuan membentuk pemain muda menjadi bintang, saya kira Wenger sedikit lebih bagus.

Hati saya mengatakan Wenger lebih hebat tetapi kepala saya mengatakan Ferguson lebih unggul.

******

Demikian gan sdikit share dari ane (yang udah ane ksh sumber nya diatas).
Moga bermanfaat gan..

Kali2 aja ada yg berkenan kasih seciprat CENDOL nya bwt ane.. Alhamdulillah... emoticon-Big Grin
Yang bantu ratting aja jg.. Alhamdulillah.. emoticon-Big Grin

Yang penting BRAVO ARSENAL...!!!!!!

Thx
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 8
emoticon-I Love Kaskus

bravo arsenal!!
glory glory united emoticon-Big Grin
biar gmn hidup ancelotti emoticon-Big Grin
kira-kira beliau-beliau mau jadi pelatih timnas indonesia gak ya
emoticon-I Love Indonesia
setuja ama TS
Yang penting BRAVO ARSENAL...!!!!!!
Beda arsene wenger dengan alex ferguson
Quote:


Seeep!!! Arsenal'll always in our heart..

Btw bagi cendolnya dunk om (sama2 the gunners mania) hehe.. emoticon-Big Grin
emh tiap pelatih emang punya gaya kepelatihan masing2 gan
nice gan. tapi ane tetep suka mirinho..
Beda arsene wenger dengan alex ferguson
ane sih tetep "Kenny Dalglish" gan emoticon-Peace
emoticon-Mewek emoticon-Matabelo ane kagum sama ente gan,
ane jg sbnrnya pnggemar the gunner,arsenal apalagi sama arsene wenger...
tapi ane sering bimbang dan ga bisa menerima kekalahan2 yg sering meninpa arsenal,dan keteguhan dan kegigihan arsene tak membeli pemain2 bintang,dan bermental juara...

tapi setelah ane baca share dari agan semakin meneguhkan hati ane akan arsenal,ane semakin mendungkung arsene wenger sang profesor lapangan hijau dan si kulit bundar...

thanks bgt atas share nya gan,bravo arsenal n arsene wenger.. kelak kau akan menjadi the real winer... emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Kaskus
yg bener itu beda na alex ferguson sama arsene wenger
klo alex ferguson AF
klo arsene wenger AW
krik krik krik
bukannya waktu main di kandang Barca kemarin

Arsenal mainnya serba tanggung tuh, nyerang kagak, bertahan parah emoticon-Embarrassment

jadi kalo di bilang arsene wenger konsisten dengan skema menyerang

ane rasa tidak
wah nice info,, btw ane lebih milih arsene juga gan
ah masa sih arsenal ga pragmatis jg gan? kemaren aja pas lawan barcelona di camp nou, ga ada shot sama sekali tuh gan arsenal... emoticon-Bingung
Tp apa guna nya membentuk pemain bintang, tp setelah itu untuk di lego ke klub lain....??buat apa??
Berarti bener apa kata evra "Arsenal hanya tempat berlatih untuk anak2"
No offense..emoticon-Stick Out Tongueeace:
soal mempertahankan cara bermain saya rasa juga tidak...buktinya bermain di Camp Nou arsenal sama sekali tidak pernah shot on goal...artinya strategi dalam bermain itu emang gak bisa mono...ngapain tiap suit ngeluarin gunting2 terus kalo kalah...emang Wenger menghasilkan pemain muda berbakat...tapi pertanyaannya bisakah dia membuat pemain muda berbakatnya itu menjadi juara?harus di akui arsenal beberapa tahun terakhir cuma di anggap "tempat latihan"...
memakai strategi yang sama di setiap pertandingan menurut saya juga 0...jadi yang jelas strategi dari permainan itu bervariasi...soal mempertahankan adat istiadat permainan bola itu bisa di lihat dari mayoritas cara bermain...bukan hanya dari 1 permainan...
emoticon-2 Jempol glory Manshester United emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol
wah, gan...ane red army & ane kurang sreg sama tulisan di atas

Ukuran sukses

semua orang tahu Ferguson jauh lebih senior dari wenger dan jauh lebih banyak trofi yang diraihnya sebagai ukuran sukses. Wenger sudah 15 tahun ? Ferguson telah 25 tahun beredar di jagat sepakbola inggris dengan jumlah total 34 piala (seluruh kejuaraan). Belum termasuk yang mereka raih musim ini

Membangun tim

jangan salah sangka mengira pemain didikan MU hanya sebatas Giggs, Scholes, Beckham, atau Neville bersaudara.Nama John O'shea, Wes Brown, Darren Fletcher jangan dilupakan. Dan pemain lama seperti Nicky Butt, Ole Gunnar Solskjaer, Steve Bruce, dan Gary Pallister juga harus masuk hitungan karena tulisan di atas memuat nama Henry, Petit, dan Vieira

dan lagi BANYAK pemain didikan MU yang besar di Old Trafford kemudian dibeli tim lain dan jadi poros permainan tim barunya. Contoh: Gerard Pique, Danny Webber, Kieran Richardson, dan masih banyak lagi.

Gaya permainan

Ferguson mengubah gaya permainannya karena dia tahu mana yang terbaik untuk dipakai saat melawan tim-tim kuat. Karena mungkin dia tahu strategi biasa tidak akan cukup untuk dipakai di saat rawan seperti semifinal LC 2008 lalu (vs Barca)

sebaliknya jika bermain dengan strategi yang sama secara terus-menerus, arus permainan tim akan mudah terbaca dan playmaker sehebat Fabregas pun akan mati kutu.Lagipula, strategi yang dipakai pun harus disesuaikan dengan strategi lawan agar permainan timnya sendiri bisa berkembang dalam pertandingan

sebagai perbandingan resmi, IFFHS pun menempatkan Sir Alex di peringkat ke3 dari 100 pelatih terbaik dunia sepanjang sejarah dibawah peringkat Rinus Michels & Johan Cruyff, sementara Wenger cukup berada di urutan 10.

No flaming, correct if i wrong
masih nyimak gan , pokoknya menurut ane untuk permainan arsenal lebih asik , passing cepat , dan semua bermain dari mulai bek hingga stiker ... itu menurut ane

No flaming, correct if i wrong emoticon-Peace
setelah dibaca dan disimak, ini bukan perbandingan tp lebih pada membanggakan arsen wenger dan arsenal IMHO CMIIW (btw ane fans red devil n ane bukan bermaksud menjelek2an cuma berpendapat)
Halaman 1 dari 8


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di