alexa-tracking
Kategori
Kategori
Pengumuman! KASKUS punya fitur baru: MENTION! Berkomunitas jadi makin seru! Cekidot!
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?
4.89 stars - based on 28 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000007555123/mengapa-yang-kaya-semakin-kaya

Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?

Sekedar Share Info Gan
Kalo ada yang salah mohon kritik n sarannya, maklum masih newbie emoticon-Malu

Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.


Kenapa orang menengah bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.


Kenapa orang miskin bablas miskin ?

Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.

Contoh :

Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.


Silahkan dijawab dengan kejujuran masing-masing dibawah ini :


Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?

Semoga bermanfaat buat Agan-aganemoticon-I Love Indonesia

SUMBER


Mampir Gan
[QUOTE]Kumpulkan Poin dan Tukarkan Hadiah Sesukamu :thumbup[/QUOTE]



Spoiler for Komentar:
Diubah oleh ferdi91
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 139
masalah pola pikir ya gan.. emoticon-Big Grin
Spoiler for keren:


sumpah like it banget bro... ini baru newbie keren... emoticon-Angkat Beer

alasan yg mau gw tambahin nih bro...
- perhatiin deh kalo orang kaya pergi kmn2... dandanan nya sering kali seadanya aja... ga jarang kan kita liat yg naek mobil mewah turun ke mall cm pake celana pendek + sendal seadanya ?
- berbeda dengan orang kelas menengah ato bawah... mereka ke mall dandan nya poll2an...

karena menurut gw... orang kaya tuh uda ga pusing ama gaya nya... tp orang2 kelas bawah masi pusing dengan penampilan buat nutupin status sosial nya...oleh karena itu pola pikir lah yg nentuin kekuatan finansial mereka...bisa hemat ? ato makin boros ?
Ane s7 bget gan.

D tambah si kaya sering sedekah.
bener juga nih ts
ane demen nih trit kek gini emoticon-Big Grin








Mengapa Yang Kaya Semakin Kaya?
emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:
bener banget sob. orang kaya semakin kaya karena persentase pengeluaran (untuk hidup, senang2, dll) dari total kekayaannya kecil dan bisa terus mengecil. ini ga bisa dilakukan oleh kalangan menengah (yg ga kuat nahan nafsu konsumsi), apalagi yg miskin (bahkan terpaksa utang sekedar untuk makan).

makanya, buang kartu kredit. jaga perasaan dan hubungan dengan istri dan anak2 (yg bujangan, ya dengan anggota keluarga inti) agar rumah terasa menyenangkan biar ga sedikit2 maunya jajan aja.

berapa pun penghasilan yg ada, selalu sisihkan sebagian untuk ditabung. ga usah nunggu tabungan ngumpul banyak, begitu cukup langsung belikan emas satu dua gram (sekalian buat ngurangin nafsu belanja). dalam beberapa tahun, tabungan emas ente udah buat bisa nyicil rumah (ga rugi kalo beli rumah, karena nilainya terus meningkat). kalo ga ditempatin, kontrakin aja, murah ga papa (sekalian ngilangin biaya listrik dll). selebihnya, ane belum tau, karena ane masih berjuang buat mewujudkan rencana ini.

ane terkesan ama omongan ts: jangan sampai kita diperbudak konsumsi. masak iya seluruh waktu harus dihabiskan buat nyari duit?
:emoticon-Sundul: emoticon-Sundul: emoticon-Sundul:
good newbie emoticon-army:
Setuju sm TS. Beberapa hari yg lalu gw baca di Koran Trkemuka di Indonesia. Jd di artikel dituliskan, bahwa pembelanjaan dari masyarakat Ke atas itu mulai menurun. Tp masyarakat bawah-menengah meningkat.

Jd orang2 golongan atas Mikirnya uda Investasi aja. Kaya ReksaDana, Asuransi, dsb. Tp Golongan menengah kebawah lbih getol utk belanja. Salah satu badan peneliti, Neilsen bilang bwh angka penyimpanan uang di masy atas mningkat.

Klo dbilang, ini efek dari pndidikan juga. Org smakin tinggi pndidikannya, smakin bisa & paham trhadap kelangsungan hidupnya. Contoh; Uda jadi CEO Prusahaan, ke kantor malah naek speda, pulang kerja malah ng-gym, hdup tdk merokok, dst. Beda hal'ny dgn supir angkot, mreka tahu'ny cuma ngopi, ngrokok, sama kerokan.

Pnyebab jauhnya org kaya dan miskin, engga bisa dipungkiri juga dari faktor pendidikan. Contoh simple, orang2 kaya skolah di sekolah mahal. Dimana nanti mreka akan dididik untuk berpikiran maju kedepan & besar. Mnjadi orang sukses dsb. Kecil kmungkinan akan mikirin orang2 miskin.

Coba seandainya yg kaya & miskin, sekolahnya disatuin. Dan di sekolah itu semua harus SERAGAM tidak ada status sosial, jd yg kaya ga bole seenaknya, dan yg miskin bs mndpat fasilitas yang sama. Perlahan, pola pikir anak kaya yg ada di sekolah itu bs berubah. Hal ini harusnya terwujud di sekolah Negeri. Sayangnya pemerintah ga bisa mikir kesitu, karna yg dipikir cuma duid dan Gengsi. Gw sbg alumni skolah negeri aja sedih ngliat skolah gw cuma mikirin duid & gengsi. Alhasil jurang miskin-kaya makin lebar deh.


So, jika gw punya uang banyak. Gw akan investasiin ke Masyarakat yg punya potensi. Sebut aja contoh, daerah wisata selam di Sulawesi. Gw ingin invest pnginapan & tmpat blajar bahasa Inggris. Biar masy' lokal bs bhs Inggris, kmudian bs melayani para orang Asing, dan nanti kedepannya yg namany pnghasilan akan datang dgn sendirinya. Karna gw tahu, org asing lebih bisa hargai Alam & Budaya dbanding org Indo sendiri...
nama nya juga orang kaya berusaha terus agar tetap kaya gan emoticon-Cool
buat para orang miskin: kerja lu tod emoticon-fuck jangan malas2 lu emoticon-Mad:
jadi, beban negara aja lu emoticon-Mad:
manteb pemikirannya TS emoticon-thumbsup
karena korupsi gan
emoticon-Cape d...

Quote:
Quote:
emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:
emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:
emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:emoticon-Sundul:
btul tuh gan sma sprty ibu ane klo lbaran psti ane dsuruh pke baju yg baru2 pdhal ane nggk ska akhirnya berantem emoticon-Hammer (S)
niat + berusaha emoticon-Kiss (S)
sekali lg tergantung orangnya gan..
bagaimana org itu menikmati hidup..
berarti orang kaya pengusaha, orang menengah pekerja kayanya gan emoticon-Peace
Halaman 1 dari 139


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di